Pastikan Penyelenggara Pemilu Aman dari Corona, KPU PALI Rapid Tes PPK dan PPS

PALI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan rapid test terhadap penyelenggara ad hoc, yakni seluruh anggota PPK dan PPS Se-Kabupaten PALI dengan mendatangkan tim medis dari RSUD Talang Ubi, Rabu (8/7) di sekretariat KPU PALI berbarengan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemutakhiran data penyusunan daftar pemilih tingkat PPK dan PPS dalam hadapi Pilkada di Bumi Serepat Serasan.

"Rapid tes ini memang wajib bagi seluruh penyelenggara ad hoc, termasuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Hanya saja pelaksanaan rapid tes dibagi menjadi tiga gelombang, mulai tanggal 8 - 10 Juli 2020," ungkap Sunario SE, ketua KPU PALI didampingi seluruh anggota KPU lainnya.

Dijelaskan Sunario bahwa gelombang pertama dilaksanakan tanggal 8 Juli 2020 yang diikuti oleh PPK dan PPS dari kecamatan Talang Ubi.

"Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini sebagai wujud pelaksanaan protokol pencegahan penularan Covid-19 untuk memastikan setiap tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI tahun 2020 dilaksanakan dengan aman bagi seluruh warga PALI," tukasnya.

Hasil rapid tes pada gelombang pertama, diakui Sunario seluruhnya negatif.

"Alhamdulillah kali ini negatif semua. Tetapi apabila ada yang reaktif setelah rapid tes, maka kita akan arahkan untuk swab dan yang bersangkutan di isolasi sampai sembuh. Akan tetapi bagi PPDP yang hasil rapid tes menyatakan reaktif, maka yang bersangkutan harus diganti," tandasnya. (sn)
Share:

Tekan Penyebaran Corona di PALI, Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Bakal Didirikan di Setiap Kecamatan

PALI -- Kasus positif Covid-19 di Bumi Serepat Serasan melonjak dua kali ini lipat dalam minggu ini, membuat pemerintah kabupaten PALI langsung mengambil langkah cepat untuk antisipasi dan menekan penyebaran virus corona.

Pemkab PALI langsung menggelar rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, Selasa (7/7), di ruang Rapat Pemkab PALI.

Dari hasil rapat tersebut, disepakati akan dilakukan evaluasi posko yang berada di setiap perbatasan kabupaten PALI serta akan membentuk posko percepatan penanganan covid-19 di setiap kecamatan.

"Jadi, untuk posko di setiap kecamatan akan berfungsi selain untuk pencegahan juga sebagai posko pengaduan dari masyarakat. Serta juga melakukan tracking kepada pasien dan keluarga pasien yang terpapar covid-19," kata Sekda PALI, Syahron Nazil.

Disamping itu, Sekda juga menegaskan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI untuk perketat pengawasan pegawai dan stafnya.

"Perketat pengawasan di lingkungan OPD masing-masing, serta lingkungan keluarga. Dan usahakan untuk tidak berinteraksi di ruang publik. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten PALI," sambung Sekda.

Sekda juga meminta peran serta media dalam menyebarkan informasi yang fakta. "Sepertinya oknum masyarakat masih mengganggap sepele covid-19. Nantinya di videotron yang ada di Simpang Lima, kecamatan Talang Ubi akan diberikan informasi jumlah positif corona di PALI, dan kami harap masyarakat peka bahwa virus corona ada di sekitar kita, dan kita harus waspada," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suhariyadi, SIk juga menyampaikan bahwa saat ini posko di perbatasan tidak lagi efektif, karena posko di perbatasan hanya dilakukan pengecekan suhu.

"Sementara, banyak pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk itu, sekarang sudah waktunya kita melakukan tracking dari dalam. Selain itu, kepada pengurus masjid dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang benar dalam pelaksanaan ibadah sholat Jumat, karena temuan kami masih ada beberapa masjid yang memperbolehkan jamaah yang tidak pakai masker sholat Jumat. Kami juga minta peran Kakan Kemenag PALI, untuk turut mensosialisasikan hal tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, selain Sekda dan Kapolres PALI, hadir dalam rapat koordinasi antara perwakilan Danramil Talang Ubi, Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Junaidi Anuar, kakan Kemenag kabupaten PALI, H. Hasanudin, SAg, seluruh kepala OPD dan camat serta lurah di lingkungan Pemkab PALI. (sn)
Share:

BLT-DD di PALI Nyambung Sampai September, Tapi...

PALI -- Bantuan Langsung Tunai yang berasal dari Dana Desa (BLT-DD) di wilayah Bumi Serepat Serasan untuk mengatasi permasalahan disaat situasi pandemi corona bakal dilanjutkan setelah penyaluran BLT-DD tahap April-Juni sebagian besar telah selesai. Hanya saja, jumlah yang diterima bakal berkurang 50 persen, dari semula Rp 600.000/bulan menjadi Rp 300.000/bulan.

Hal itu dikemukakan A Gani Akhmad Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dikatakan A Gani Akhmad bahwa saat ini memang ada beberapa desa yang belum merampungkan penyaluran BLT-DD yang ketiga dan tengah fokus menyelesaikannya.

"Meski ada yang belum rampung, tetapi sesuai arahan pemerintah pusat bahwa BLT-DD untuk disambung kembali. Yang semula hanya sampai bulan Juni, kini bakal bertambah tiga bulan lagi, yakni hingga bulan September," ungkap A Gani, Rabu (8/7).

Artinya dengan berlanjutnya bantuan tersebut, dijelaskan A Gani penerima bantuan yang tadinya hanya menerima Rp 1,8 juta bertambah tiga bulan menjadi Rp 2,7 juta.

"Tadinya menerima Rp 600.000/bulan selama tiga bulan, dari April sampai Juni, dan disambung lagi dari Juli sampai September menerima Rp 300.000/bulan," terangnya.

Hanya saja untuk data penerima ditegaskan A Gani bakal dievaluasi, jadi tidak mesti mengambil data yang lama.

"Nantinya penerima dievaluasi dan diserahkan ke kepala desa masing-masing. Apabila ada perubahan atau penambahan maupun pengurangan, maka kepala desa harus melakukan musyawarah desa dan kemudian diajukan ke kecamatan serta DPMD," tukasnya.

Diketahui bahwa penerima BLT-DD di PALI pada periode April sampai Juni berjumlah 11.653 Kepala Keluarga (KK) dengan menyerap anggaran Dana desa sebesar Rp 6,9 M lebih.(sn)
Share:

Kabar Baik, Air Bersih dari Intake Tanah Abang Segera Mengalir

PALI -- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membawa kabar baik ditengah kisruhnya warga Kecamatan Talang Ubi yang menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PALI Anugerah yang saat ini alami kekurangan pasokan air bersih akibat distribusi dari PDAM Muara Enim di stop lantaran ada tunggakan yang belum dibayar.

Kabar baik disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Perkim, Ahmad Hidayat Rabu (8/7). Menurut Ahmad Hidayat bahwa pihaknya saat ini telah memulai pekerjaan jaringan air bersih dari intake Tanah Abang menuju ke booster yang ada di Pendopo Kecamatan Talang Ubi. 

"Insyaallah akhir bulan Juli ini pekerjaan penyambungan jaringan pipa selesai dan air bersih sudah bisa mengalir ke masyarakat di bulan Agustus mendatang," ungkap Ahmad Hidayat. 

Meski ada kendala permasalahan lahan di lokasi booster Simpang Raja, tetapi dikatakan Ahmad Hidayat bahwa jaringan pipa air bersih sementara waktu tidak harus melalui booster tersebut. 

"Dari Intake yang ada di Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang disalurkan ke booster yang ada di Desa Sinar Dewa. Kemudian dipompa lagi langsung menuju booster di pendopo. Jadi tidak harus melalui booster Simpang Raja agar air bersih bisa segera dinikmati masyarakat," tukasnya. 

Untuk pengelolaan air bersih, ditambahkan Ahmad Hidayat tetap dilakukan PDAM PALI Anugerah. 

"Kita hanya membangun jaringan, untuk pengelolaan dilakukan pihak PDAM. Dan mudah-mudahan rencana bulan Agustus air bersih sudah mengalir ke masyarakat bisa terlaksana dan tidak ada hambatan lagi," harapnya. (sn) 
Share:

Perkebangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 7 Juli 2020










Share:

Disayangkan! Masih Ada Pedagang Pasar Prabumulih Yang Reaktif Menolak di Tes Swab. Tedjo : Tetap Harus Isolasi

Foto : dr.Happy Tedjo Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Prabumulih melakukan Tes Rapid Virus Corona secara mendadak di kepada sejumlah pedagang pasar di Pasar Tradisional Modern (PTM), dari tes secara acak tersebut petugas Gugus Tugas Covid-19 Prabumulih menemukan 7 sampel Reaktif

Sejak dilakukan tes Rapid tersebut sejumlah pedagang yang dinyatakan Reaktif telah dilakukan Tes Swab namun sangat disayangkan 3 diantaranya menolak untuk di Tes Swab oleh petugas 

Hal tersebut dinyatakan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dr.Happy Tedjo diruang kerjanya, selasa (7/7/20). Dirinya mengatakan sejak dilakukan rapid tes pihaknya telah menghimbau untuk dilakukan Isolasi Mandiri dan melakukan Tes Swab 

“sudah kita tindak lanjuti ada yang mau (tes swab) ada yang tidak. Screning itu bukan Diagnosa tapi mengindikasikan didaerah itu ada penularan kita harapkan mereka yang di rapid melakukan isolasi hingga daya tahan tubuh meningkat sehingga waktu tes swab diharapkan bisa negatif” jelasnya kepada media ini 

Disinggung mengenai tindak lanjut hasil tes swab para pedagang, Tedjo sapaan akrabnya itu mengatakan sejauh ini masih ada warga yang takut dan enggan melakukan tes swab setelah dinyatakan Reaktif

“ya sudah ada yang di tes swab ada juga yang menolak, sekarang ada tiga yang sudah di tes swab dan hasilnya masih menunggu” ucapnya seraya mengatakan hasil tes swab ketiga pedagang pasar tradisional modern selama kurang lebih 7 -10 hari kedepan"

Sejauh ini perkembangan Status Covid-19 di Kota Prabumulih masih di zona kuning setelah sebelumnya sempat bertengger di zona hijau, dari informasi dilapangan mengatakan hal tersebut dikarenakan waktu lalu terdapat pasien yang positif Covid-19 yang berstatus (KTP) warga Prabumulih yang sebenarnya merupakan warga asli Palembang (tau/sn)    
Share:

Melalui Program TMMD, Tentara Bangun Desa Sarang Elang - Pulau Negara Ogan Ilir

INDRALAYA, SININEWS.COM - Melalui program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) Desa Sarang Elang dan Desa Pulau Negara Kecamatan Pemulutan menjadi pilihan.

Pembangunan Desa yang melibatkan unsur TNI melalui program TMMD ini, terdiri dari dua komponen antara lain yakni komponen fisik dan non fisik. Untuk pembangunan fisik, TNI dilibatkan membangun akses pelebaran jalan menuju Desa Sarang Elang serta pembangunan rehab masjid. 

Kemudian untuk kegiatan non fisik di Desa setempat, TNI turut dilibatkan melakukan giat bhakti sosial khitanan massal, penyuluhan program Keluarga Berencana (KB) serta kegiatan rohani. 

Giat TMMD tahun 2020 di Desa Sarang Elang - Pulau Negara, Selasa (7/7) dibuka langsung Dirsismet Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Brigjen TNI Achmad Said didampingi Kasrem Kodam 2 Sriwijaya bersama Dandim 0402 OI/OKI Letkol Czi Zamroni SSos. 

Dalam paparannya Dandim Letkol Czi Zamroni SSos menyampaikan, program TMMD di Desa Sarang Elang - Pulau Negara Pemulutan Kabupaten OI melibatkan sebanyak 150 personil TNI masing-masing dari kesatuan Yonzipur 2/SG dan Batalyon Kavaleri (Yonkav). Selama bertugas beberapa bulan di Desa Sarang Elang - Pulau Negara, ke-150 orang personil TNI tersebut, tugas utamanya dilibatkan untuk melaksanakan pembangunan fisik pelebaran akses jalan masuk menuju Desa setempat. 

"Untuk tahapan pembangunan pelebaran akses jalan sudah berjalan 30 persen begitu pun juga pelaksanaan rehab masjid saat ini masih berlangsung," papar Dandim Letkol Czi Zamroni SSos. 

Sementara diketahui, sebagian pendanaan giat TMMD ini bersumber dari Mabes TNI, Kodam 2 Sriwijaya, serta APBD Pemda Kabupaten OI senilai Rp 2 Milyar. 

Sistem pengerjaannya ada yang dilakukan secara "tender" melibatkan pihak ketiga dan swakelola TNI. Ratusan personil TNI yang dilibatkan selama TMMD Sarang Elang - Pulau Negara, mereka tinggal di rumah-rumah penduduk Desa setempat. Diwaktu bersamaan Dirsismet Pusterad Brigjen TNI Achmad Said mengatakan, pada dasarnya kedatangan jajarannya kesini sebagai suport dalam Satuan Komando Wilayah (Satkowil) dalam program TMMD. 

"TMMD merupakan program akselerasi yang sasarannya untuk kesejahteraan masyarakat. TNI hanya pekerja," ucap Brigjen TNI Achmad Said. 

Dikatakan Dirsismet Pusterad melalui giat TMMD ini juga diharapkan dapat menyatukan TNI dengan masyarakat. Utamanya partisipasi masyarakat Dengan adanya TMMD ini, dapat memberikan efek domino yang lebih besar ke masyarakat. 

"TNI hadir di Desa tidak hanya dilibatkan untuk melaksanakan pembangunan fisik saja. Melainkan juga melaksanakan giat penyuluhan rohani kepada warga. Dengan harapan kedepannya tidak ada konflik antar warga, menurunnya angka kriminalitas hingga sisi positif lainnya," kata Brigjen TNI Achmad Said.(Ber)
Share:

Pengobatan Gratis, Bila Ada Penderita "Bibir Sumbing", Bupati Ogan Ilir Himbau Warga Segera Lapor

INDRALAYA, SININEWS.COM - Bekerjasama dengan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Pemerintah Daerah setempat menghimbau warganya bila ada penderita "bibir sumbing" untuk tidak segan-segan melapor. 

Selanjutnya, akan langsung ditindaklanjuti dengan cara dilakukan tindakan medis operasi sampai akhirnya calon pasien dimaksud benar-benar sembuh dari penyakit bibir sumbing dan langit-langit sumbing. 

Ini disampaikan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam SE SH MM, Senin (6/7) saat mengunjungi kediaman Elvano balita tiga bulan pasien penderita bibir sumbing di Desa Tanjung Agung Kecamatan Indralaya Kabupaten OI. 

Dikatakan Bupati HM Ilyas, penderita bibir sumbing yang diberikan pengobatan gratis tersebut, tidak hanya bagi balita saja. Melainkan anak-anak maupun orang dewasa. 

"Kita himbau bagi yang melihat atau pun menemukan warga penderita bibir sumbing untuk segera melapor ke pemerintah Desa setempat baik ke Kepala Desa atau pun pihak Puskesmas. Nanti selanjutnya akan segera kita tindaklanjuti," kata orang nomor satu di Kabupaten OI ini seraya mengingatkan kepada warga jangan khawatir mengenai biaya pengobatan. "Semuanya kita berikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun," ucap Bupati HM Ilyas. 

Dijelaskan Bupati HM Ilyas, pada dasarnya dalam hal penanganan calon pasien bibir sumbing di Kabupaten OI ini, Pemda bekerjasama dengan BPC HIPMI OI serta Yayasan Umi Romlah. 

Untuk calon pasien balita berusia tiga bulan berjenis kelamin laki-laki penderita sumbing yang diberi nama Elvano ini, selanjutnya akan dibawa ke RS Muhammadiyah Palembang dan ditangani oleh tim medis dokter spesialis bedah. Calon pasien tersebut nantinya akan dilakukan operasi bedah secara bertahap sampai akhirnya benar-benar dinyatakan sembuh dan sehat seperti balita-balita lainnya. 

Sementara itu, Ketua HIPMI Kabupaten OI Sadra Nugraha menyampaikan bahwasannya sejak lebih dari tiga tahun terakhir, pihaknya sudah melakukan penanganan operasi bibir sumbing sebanyak 90 orang pasien. 

"Ya, alhamdulillah operasinya berjalan lancar tanpa hambatan. Bahkan sudah banyak yang sembuh seperti sediakala. Targetkan kita kedepan Kabupaten Ogan Ilir bebas dari penyakit bibir sumbing dan langit-langit sumbing," ucap Sada Nugraha.(Ber)
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 6 Juli 2020






Share:

Upaya Bangkitkan Sepak Bola Prabumulih Berkompetisi di Liga Satu, PT.EMG Lirik Persipra


Foto : Fauzi Toldo (tengah) Koordinator PT.EMG wilayah Sumsel serta Ketua PSSI PrabumulihYopi Indra Putra
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Sepak bola di Kota Prabumulih dilirik sponsor untuk mengembangkan permainan dan pengelolahan manajemen sepak bola Persatuan Sepak Bola Prabumulih (Persipra), PT.Energi Media Global (EMG) menawarkan diri untuk membangkitkan sepak bola di Prabumulih secara Peofesional dengan tahap awal akan mengadakan seleksi pemain lokal, senin (6/7/20) 

Audensi PT.EMG dengan Pemerintah Kota Prabumulih terkait penawaran Kerjasama yang ditunjukan kepada Pemkot dan Askot PSSI kota Prabumulih diruang kerja walikota memberikan penawaran pengelolahan manajemen sepak bola Club PERSIPRA ke divisi tiga hingga ditargetkan masuk Liga Satu

Fauzi Toldo selaku koordinator PT.Energi Media Global wilayah Sumatera Selatan mengatakan pihaknya menawarkan beberapa opsi untuk menghidupkan lagi sepak bola di Kota Nanas diantaranya dengan melakukan kompetisi lokal untuk menjaring pemain berbakat yang ada di Kota Prabumulih 
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :
Dalam penawaran itu, pihak perusahaan membawa tiga sponsor untuk bekerjasama yakni sponsor dari air mineral, Aparel dan Pertamina 

Tak hanya itu pihaknya menargetkan Persatuan Sepak Bola Prabumulih (Persipra) masuk dalam Liga Satu dengan pengelolaan manajemen yang baik dengan kontrak selama 5 tahun kedepan

"Rencana kita kontrak 5 tahun, Tahun pertama lolos tingkat provinsi, tahun kedua lolos liga dua, tahun ketiga partisipasi di Liga Dua dan terget kita masuk dalam kompetisi Liga Satu” ucap Fauzi diruang tunggu Walikota sebelum audensi dilakukan

Sementara itu, Yopi Indra Putra Ketua PSSI Kota Prabumulih menyambut baik rencana pengelolaan manajemen sepak bola kota Prabumulih dengan profesional dan berharap kerjasama tersebut terjalin dengan baik dan menjadi jalan untuk melahirkan pemain terbaik dari Kota Nanas 

“ya kita sambut baik lah, kita akan siapkan semua kebutuhan menuju level nasional, harapan kita ini waktu yang tepat untuk pemain sepak bola Prabumulih khusus Persatuan Sepak Bola Prabumulih bermain di level nasional” jelasnya (tau/sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts