Banjir Permintaan Perbaikan PJU

PRABUMULIH — Bagian umum setda Kota Prabumulih banyak menerima pengaduan untuk perbaikan lampu penerangan jalan umum.

"Sangat banyak permintaan, terutama diperkampungan banyak lampu rusak," kata Kepala Bagian Umum Alwi SE.

Menurutnya setiap pengaduan buang masuk ke pihaknya akan ditindaklanjuti. "Ada laporan kita cek tindak lanjut," katanya.

Akibat banyak permintaan pihak bagian umum melihat ketersedian stok  yang ada. "Selagi masih ada stok kami perbaiki," tegasnya.

Dalam kesempatan itu kata dia, perbaikan lampu jalan di Sudirman selama Juni sudah dilakukan di 35 titik. "Itu dari tugu air mancur sampai kantod DPRD," imbuhnya.(SN)
Share:

Prabumulih Dibantu Sumur Bor oleh Kementerian

PRABUMULIH - Tahun 2020 ini, Kota Prabumulih mendapat bantuan dua unit sumur bor dari Kementerian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM).

Dua sumur bor itu dibangun di desa Tanjung Menang Kecamatan Prabumulih Selatan dan desa Sinar Rambang Kecamatan RKT.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Matnur Latief ST MM. "Iya dapat 2 unit, Desa Tanjung Menang dan Desa Sinar Rambang," ujarnya.

Adapun bantuan sumur bor di dua desa tersebut karena merupakan kawasan rawan krisis air bersih bila kemarau tiba.
"Krisis air setiap tahun, mudah mudahan sumur bor bermanfaat dan ini sangat disambut baik masyarakat," ungkap Kepala Desa Sinar Rambang Indarqo.

Menurutnya, masyarakat bukan tak mampu membuat sumur bor sendiri. Namun karena berada diwilayah tambang sehingga usaha membuat sumur bor selalu gagal.

 "Kalaupun bisa kedalamnya terbatas tidak keluar air, harus buat sumur gali itupun harus ditempat tertentu. Dengan sumur bor ini kedalamnya ratusan meter," terang Indarqo.(SN)
Share:

Jalur Tol Lintasi Prabumulih, Ridho Usul Dua Permintaan

PRABUMULIH.SININEWS - Perlintasan  tol yang melintasi Kota Prabumulih akan berbeda dari perlintasan tol pada umumnyo.

Dimana Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM berharap dan mengusulkan agar dibangun rest area atau tempat istirahat diarea jalur tol.

Tujuannya agar pengguna jalan bisa beristirahat sembari menikmati kuliner khas Kota Prabumulih. "Kita mintalah ada rest area, orang mau makan nanti tidak bisa," kata Ridho.

Selain meminta kepada pihak tol dibangun rest area. Ridho Yahya juga meminta agar jalan dari gerbang keluar menuju tugu tani dilebarkan. Tepatnya dari jalur exit desa Karangan. "Kita tidak mau macet, kalau bisa masuk Prabumulih tidak macet," imbuhnya.

Atas dua permintaan itu, menurut Ridho kemungkinan akan dikabulkan. "Kita berdoa Insya Allah dikabulkan,"tukasnya.(SN)
Share:

Ratusan ASN Pemerintah Kota Prabumulih di Rombak. Wawako : Semoga Amanah

Foto : Wakil walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri,SH melakukan pelesapan dan pemasangan pangkat kepada salah satu ASN yang dimutasi, rabu (8/7/20)
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri,S.H melantik 167 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopoan Rumah Dinas Walikota Prabumulih, rabu pagi (8/7/20) 

Mutasi ratusan pejabat dari lingkungan Pemerintahan Kota Prabumulih kembali terjadi diantaranya pada golongan esellon II sebanyak 6 orang, golongan esellon III sebanyak 51 orang dan Esellon IV sebanyak 104 orang  serta 15 orang pada eselon VI 

Pelantikan 175 pejabat yang dimutasi masal tersbut tertuang berdasarkan keputusan walikota Prabumulih 219/KPTS/BKPSDM.III/2020 
Foto : Mulyadi Musa Staf Ahli walikota di mutasi ke Dinas Kominfo menggantikan Muhammad Ali
Salah satu pejabat dari golongan IV yakni Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Drs.H.Muhammad Ali, M.Si dimutasi ke Kepala Badan Satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Posisi lamanya diisi kembali oleh Staff Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs.Mulyadi Musa,M.Si

“kita harap Jabatan baru ini dapat diemban dengan sebaik-baiknya” tegas Fikri Walikota Prabumulih saat diwawancara awak media usai pelantikan 

Ditengah wabah virus corona Acara pelantikan digelar dengan standar Covid-19, panitia menyediakan tempat cuci tangan hingga pengukuran suhu tubuh bagi ASN yang akan diresmikan (pelantikan mutasi) serta tempat duduk yang berjarak 1 meter
Sementara itu, Elman, ST selaku Sekretaris Daerah Kota Prabumulih saat dibincangi mengatakan pelantikan mutasi 175 ASN ini sudah lama direncanakan namun hal tersebut terhalang akibat pandemi virus corona di Prabumulih 

“ini sudah lama ya direncanakan, tidak ada kaitannya dengan Resuffle pak presiden” candanya kepada media ini

Dirinya berharap dengan adanya penggantian posisi baru ini, bisa melayani masyarakat lebih baik dan mampu menjadi perpanjangan tanga pemerintah yang bisa mendengar keluhan masyarakat (tau/sn)    
Share:

Bertambah, 83 Warga Ogan Ilir Terpapar Positif Covid-19

INDRALAYA, SININEWS.COM -- Jumlah kasus positif corona virus disease (covid-19) di Kabupaten Ogan Ilir (OI) terus mengalami peningkatan. Bertambahnya kasus covid-19 diketahui setelah tim gugus tugas Kabupaten OI menerima hasil "update" terakhir sampai dengan Rabu (8/7) pukul 17.00.

Warga Kabupaten OI yang terpapar covid-19 berjumlah 83 kasus. "Hari ini ada penambahan sebanyak delapan kasus. Semula 75 kasus. Kini menjadi 83 kasus," kata Wahyudi selaku juru bicara Timgus percepatan penanggulangan covid-19 Kabupaten OI.

Dijelaskan Wahyudi, bertambahnya jumlah delapan kasus covid-19 setelah dilakukan "test swab" dengan hasil positif covid-19. 

Mereka yang terpapar covid-19 tersebut, umumnya warga yang berdomisili di kawasan Kecamatan Indralaya Selatan.

"Rata-rata dari mereka yang terpapar covid-19 berusia diatas 40 tahun, laki-laki dan perempuan, berasal dari Kecamatan Indralaya Selatan," papar Juru Bicara tanpa menyebut lokasi Desa yang dimaksud.

Secara keseluruhan, sample yang dilakukan pemeriksaan berjumlah 631 orang, perinciannya, OTG 620 orang, ODP 3 orang dan PDP 8 orang. "Jumlah sample negatif sebanyak 328 orang, positif 83 orang. Kemudian untuk sample yang masih dalam pemeriksaan berjumlah 220 orang," papar Juru Bicara Wahyudi Wibowo.(Ber)
Share:

Perkebangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 8 Juli 2020






Share:

Pastikan Penyelenggara Pemilu Aman dari Corona, KPU PALI Rapid Tes PPK dan PPS

PALI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan rapid test terhadap penyelenggara ad hoc, yakni seluruh anggota PPK dan PPS Se-Kabupaten PALI dengan mendatangkan tim medis dari RSUD Talang Ubi, Rabu (8/7) di sekretariat KPU PALI berbarengan dengan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemutakhiran data penyusunan daftar pemilih tingkat PPK dan PPS dalam hadapi Pilkada di Bumi Serepat Serasan.

"Rapid tes ini memang wajib bagi seluruh penyelenggara ad hoc, termasuk Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Hanya saja pelaksanaan rapid tes dibagi menjadi tiga gelombang, mulai tanggal 8 - 10 Juli 2020," ungkap Sunario SE, ketua KPU PALI didampingi seluruh anggota KPU lainnya.

Dijelaskan Sunario bahwa gelombang pertama dilaksanakan tanggal 8 Juli 2020 yang diikuti oleh PPK dan PPS dari kecamatan Talang Ubi.

"Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini sebagai wujud pelaksanaan protokol pencegahan penularan Covid-19 untuk memastikan setiap tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati PALI tahun 2020 dilaksanakan dengan aman bagi seluruh warga PALI," tukasnya.

Hasil rapid tes pada gelombang pertama, diakui Sunario seluruhnya negatif.

"Alhamdulillah kali ini negatif semua. Tetapi apabila ada yang reaktif setelah rapid tes, maka kita akan arahkan untuk swab dan yang bersangkutan di isolasi sampai sembuh. Akan tetapi bagi PPDP yang hasil rapid tes menyatakan reaktif, maka yang bersangkutan harus diganti," tandasnya. (sn)
Share:

Tekan Penyebaran Corona di PALI, Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Bakal Didirikan di Setiap Kecamatan

PALI -- Kasus positif Covid-19 di Bumi Serepat Serasan melonjak dua kali ini lipat dalam minggu ini, membuat pemerintah kabupaten PALI langsung mengambil langkah cepat untuk antisipasi dan menekan penyebaran virus corona.

Pemkab PALI langsung menggelar rapat koordinasi dengan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (FKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PALI, Selasa (7/7), di ruang Rapat Pemkab PALI.

Dari hasil rapat tersebut, disepakati akan dilakukan evaluasi posko yang berada di setiap perbatasan kabupaten PALI serta akan membentuk posko percepatan penanganan covid-19 di setiap kecamatan.

"Jadi, untuk posko di setiap kecamatan akan berfungsi selain untuk pencegahan juga sebagai posko pengaduan dari masyarakat. Serta juga melakukan tracking kepada pasien dan keluarga pasien yang terpapar covid-19," kata Sekda PALI, Syahron Nazil.

Disamping itu, Sekda juga menegaskan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI untuk perketat pengawasan pegawai dan stafnya.

"Perketat pengawasan di lingkungan OPD masing-masing, serta lingkungan keluarga. Dan usahakan untuk tidak berinteraksi di ruang publik. Tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kabupaten PALI," sambung Sekda.

Sekda juga meminta peran serta media dalam menyebarkan informasi yang fakta. "Sepertinya oknum masyarakat masih mengganggap sepele covid-19. Nantinya di videotron yang ada di Simpang Lima, kecamatan Talang Ubi akan diberikan informasi jumlah positif corona di PALI, dan kami harap masyarakat peka bahwa virus corona ada di sekitar kita, dan kita harus waspada," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yudhi Suhariyadi, SIk juga menyampaikan bahwa saat ini posko di perbatasan tidak lagi efektif, karena posko di perbatasan hanya dilakukan pengecekan suhu.

"Sementara, banyak pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk itu, sekarang sudah waktunya kita melakukan tracking dari dalam. Selain itu, kepada pengurus masjid dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang benar dalam pelaksanaan ibadah sholat Jumat, karena temuan kami masih ada beberapa masjid yang memperbolehkan jamaah yang tidak pakai masker sholat Jumat. Kami juga minta peran Kakan Kemenag PALI, untuk turut mensosialisasikan hal tersebut," pungkasnya.

Sementara itu, selain Sekda dan Kapolres PALI, hadir dalam rapat koordinasi antara perwakilan Danramil Talang Ubi, Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Junaidi Anuar, kakan Kemenag kabupaten PALI, H. Hasanudin, SAg, seluruh kepala OPD dan camat serta lurah di lingkungan Pemkab PALI. (sn)
Share:

BLT-DD di PALI Nyambung Sampai September, Tapi...

PALI -- Bantuan Langsung Tunai yang berasal dari Dana Desa (BLT-DD) di wilayah Bumi Serepat Serasan untuk mengatasi permasalahan disaat situasi pandemi corona bakal dilanjutkan setelah penyaluran BLT-DD tahap April-Juni sebagian besar telah selesai. Hanya saja, jumlah yang diterima bakal berkurang 50 persen, dari semula Rp 600.000/bulan menjadi Rp 300.000/bulan.

Hal itu dikemukakan A Gani Akhmad Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dikatakan A Gani Akhmad bahwa saat ini memang ada beberapa desa yang belum merampungkan penyaluran BLT-DD yang ketiga dan tengah fokus menyelesaikannya.

"Meski ada yang belum rampung, tetapi sesuai arahan pemerintah pusat bahwa BLT-DD untuk disambung kembali. Yang semula hanya sampai bulan Juni, kini bakal bertambah tiga bulan lagi, yakni hingga bulan September," ungkap A Gani, Rabu (8/7).

Artinya dengan berlanjutnya bantuan tersebut, dijelaskan A Gani penerima bantuan yang tadinya hanya menerima Rp 1,8 juta bertambah tiga bulan menjadi Rp 2,7 juta.

"Tadinya menerima Rp 600.000/bulan selama tiga bulan, dari April sampai Juni, dan disambung lagi dari Juli sampai September menerima Rp 300.000/bulan," terangnya.

Hanya saja untuk data penerima ditegaskan A Gani bakal dievaluasi, jadi tidak mesti mengambil data yang lama.

"Nantinya penerima dievaluasi dan diserahkan ke kepala desa masing-masing. Apabila ada perubahan atau penambahan maupun pengurangan, maka kepala desa harus melakukan musyawarah desa dan kemudian diajukan ke kecamatan serta DPMD," tukasnya.

Diketahui bahwa penerima BLT-DD di PALI pada periode April sampai Juni berjumlah 11.653 Kepala Keluarga (KK) dengan menyerap anggaran Dana desa sebesar Rp 6,9 M lebih.(sn)
Share:

Kabar Baik, Air Bersih dari Intake Tanah Abang Segera Mengalir

PALI -- Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membawa kabar baik ditengah kisruhnya warga Kecamatan Talang Ubi yang menjadi pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PALI Anugerah yang saat ini alami kekurangan pasokan air bersih akibat distribusi dari PDAM Muara Enim di stop lantaran ada tunggakan yang belum dibayar.

Kabar baik disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Perkim, Ahmad Hidayat Rabu (8/7). Menurut Ahmad Hidayat bahwa pihaknya saat ini telah memulai pekerjaan jaringan air bersih dari intake Tanah Abang menuju ke booster yang ada di Pendopo Kecamatan Talang Ubi. 

"Insyaallah akhir bulan Juli ini pekerjaan penyambungan jaringan pipa selesai dan air bersih sudah bisa mengalir ke masyarakat di bulan Agustus mendatang," ungkap Ahmad Hidayat. 

Meski ada kendala permasalahan lahan di lokasi booster Simpang Raja, tetapi dikatakan Ahmad Hidayat bahwa jaringan pipa air bersih sementara waktu tidak harus melalui booster tersebut. 

"Dari Intake yang ada di Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang disalurkan ke booster yang ada di Desa Sinar Dewa. Kemudian dipompa lagi langsung menuju booster di pendopo. Jadi tidak harus melalui booster Simpang Raja agar air bersih bisa segera dinikmati masyarakat," tukasnya. 

Untuk pengelolaan air bersih, ditambahkan Ahmad Hidayat tetap dilakukan PDAM PALI Anugerah. 

"Kita hanya membangun jaringan, untuk pengelolaan dilakukan pihak PDAM. Dan mudah-mudahan rencana bulan Agustus air bersih sudah mengalir ke masyarakat bisa terlaksana dan tidak ada hambatan lagi," harapnya. (sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts