Kantor Disdik PALI Aman dari Covid-19, Ini Pernyataan Kadinkes

PALI -- Adanya isu salah satu staf pada kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang diduga terkonfimasi covid-19 dibenarkan Kepala Dinkes PALI Mudakir, Sabtu (15/8).

Tetapi hal itu diakui Mudakir bahwa sudah berlangsung satu bulan lalu dan saat ini yang bersangkutan telah melalui isolasi mandiri selama 14 hari serta  sesuai aturan baru dari kementerian kesehatan bahwa apabila terkonfimasi covid-19 gejala ringan dan selama isolasi mandiri tidak mengalami hal buruk maka dinyatakan sembuh tidak harus melalui swab tes lagi.

"Pasien konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat/kritis dinyatakan sembuh apabila telah memenuhi kriteria selesai isolasi dan dikeluarkan surat pernyataan selesai pemantauan, berdasarkan penilaian dokter di fasyankes tempat dilakukan pemantauan atau oleh DPJP. Dan yang bersangkutan itu terkonfirmasi tanpa gejala juga telah isolasi mandiri," ungkap Mudakir. 

Pada saat salah satu staf Disdik  dinyatakan terkonfirmasi covid-19, Mudakir menyebut bahwa pihaknya langsung tracking dan swab tes seluruh pegawai Disdik.  

"Alhamdulillah hasil swab seluruh pegawai Disdik sudah keluar dan hasilnya negatif semua," jelasnya. 

Terpisah, Kamriadi Plt kepala Disdik PALI mengatakan bahwa staf yang dinyatakan terkonfirmasi corona sudah masuk kerja lagi.

"Kejadian itu sudah satu bulan lalu dan seluruh pegawai kami di swab yang hasilnya semuanya negatif. Jadi masyarakat tidak perlu takut untuk mengurus keperluannya di Disdik PALI," ucapnya. (sn) 
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 14 Agustus 2020







Share:

Kisruh Tapal Batas Yang tak Berujung, DPRD Kota Prabumulih akan Tinjau Kembali

Foto : Ilustrasi Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno didampingi Wakil Ahmad Palo,SE
PRABUMULIH, SININEWS.COM  - Kisruh tapal batas Muara Enim dengan Kota Prabumulih yang berada antara Desa Gunung Raja dan Kelurahan Gunung Kemala kembali mencuat, setelah sebelumnya beberapa tahun lalu diperatanyakan warga, jumat (14/8)

Sebelumnya kamis pagi (13/8) Lembaga Masyarakat yang tergabung dalam Forum Gerakan Rakyat Untuk Daerah (Garuda) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Prabumulih Mengggugat (APM) mendatangi kantor DPRD Kota Prabumulih

Dalam pertemuan dengan sejumlah Dewan Perwakilan rakyat yang dipimpin langsung Sutarno,SE masyarakat meminta agar pemerintah untuk lebih peduli dengan tanah perbatasan yang diklaim terus mengalami pergeseran

Menanggapi hal tersebut tim media ini kembali berhasil mewawancarai Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih Ahmad Palo, SE dikantornya, dirinya mengatakan akan segera melakukan peninjauan langsung kelapangan

"Kita masih menunggu penyelesaian dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan sesegera mungkin akan kita lakukan peninjauan" jelasnya

Masih kata Palo sapaan akrabnya itu pihaknya telah menyurati Pemprov agar segera dilakukan peninjauan ulang

"Ya kita surati dulu Provinsi yang menuntukan kalo kita siap kapan pun" tutupnya (sn/tau)
Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 13 Agustus 2020







Share:

Perkembangan Terkini Covid-19 Pali Pertanggal 12 Agustus 2020







Share:

Pelayanan KB Tidak Maksimal, Muara Enim Butuh 79 PKBL Lagi

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Kedepan, pekerjaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sangatlah berat. Karena pelayanan harus terus dilakukan dengan maksimal. Namun, hal itu tidak bisa terlaksana mengingat minimnya tenaga Penyuluh KB / Petugas Lapangan KB (PLKB).

Jumlah PLKB di Muara Enim saat ini ada 49 orang. Terdiri dari 39 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 10 orang Non PNS. “Jika berdasarkan jumlah Desa di Kabupaten Muara Enim, ada 256 Desa. Dan idealnya 1satu orang per dua Desa. Artinya, masih banyak sekali kekurangnya,” ujar Yan Riyadi, selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Muara Enim saat mengikuti audiensi PLKB Non PNS dengan Bupati / Walikota Seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Selasa (11/08/2020).

Untuk mencukupi hal tersebut, lanjut Yan, pihaknya akan melakukan pemetaan. Sehingga bisa dipenuhi secara bertahap guna memaksimalkan pelayanan, dalam waktu 5 tahun kemudian. “Nanti rasio petugas lapangan terhadap jumlah desa makin mengecil, dan hasilnya pun semakin efektif,” tambahnya.

Pemkab Muara Enim saat ini, lanjut Yan lagi, tetap berharap untuk tindaklanjut yang real terhadap kondisi ataupun posisi dari PLKB lapangan. “Semoga PLKB Non PNS Lingkup Pemkab Muara Enim dapat segera mendapatkan angin segar. Artinya dapat jalan untuk menuju PNS baik dari jalur CPNS ataupun PPPK,” ujar Yan Riyadi.

Terkait itu, Pemkab siap untuk mempersiapkan hal-hal pendukung, meliputi pemetaan dari semua aspek PLKB yang ada di lapangan. “Kemudian tindaklanjut dari Pusat untuk menerima usulan. itu hal yang paling kita harapkan dari Pemerintah Pusat,” harapnya.

H Noprijal, Deputi ADPIN BKKBN Pusat mengatakan, Pertemuan saat ini sangatlah penting. Dan ini sangat berpengaruh pada kinwrja BKKBN kesepannya. Dan hal ini sangatlah berat, karena pleayanan harus terus dilakukan.

Sementara itu, Kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo menerangkan, Keberadaan PLKB Non PNS dalam pelayanan kependudukan sangatlah membantu karena berdasarkan dari beberapa keterangan, pekerjaan dan kinerja dari PLKB Non PNS tidak jauh berbeda dengan PNS, sehingga sudah seharusnya diberikan bantuan penerima manfaat dari penggunaan anggaran.
Share:

Bentuk Sinergitas, Kapolres Prabumulih Silaturahmi Ke Koramil 404-02 Dan Memberikan Masker TNI POLRI 

PRABUMULIH, SININEWS.COM  - Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan tali silaturahmi, Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya, S.H., S.I.K.,M.H., bersama Kapolsek jajaran Polres Prabumulih, mengunjungi Koramil 404-02 Prabumulih, Rabu (12/08/2020). 

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya, S.H., S.I.K.,M.H., mengunjungi Koramil 404-02 Prabumulih, di sambut oleh Danramil 404-02 Prabumulih beserta seluruh personel Koramil Bhabinkamtibmas menyambut lansung kedatangan Kapolres beserta rombongan. 

Kemudian Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya, S.H., S.I.K.,M.H., Dalam kunjungan silaturahmi ini untuk mempererat silaturahmi antara anggota TNI dan Polri, saling mendukung dan meningkatkan rasa persaudaraan dalam pelaksanaan tugas dan mengedepankan saling menghargai sebagai keluarga. 

Selalu solit dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif, Pada kesempatan tersebut Kapolres Prabumulih memberikan Masker berlogo TNI-POLRI kepada Danramil 404-02 Prabumulih sebagai bentuk sinergitas dan kerjasama instansi TNI-POLRI yang sudah terjalin sangat baik di Kota Prabumulih.

"Ini sebagai wujud Sinergitas TNI-Polri di Kota Prabumulih yang sudah terjalin dengan sangat baik dan sebagai ucapan terimakasih kami kepada Jajaran TNI khususnya Koramil 404-02 Prabumulih yang telah banyak membantu kita dalam menjaga Kamtibmas diwilayah Kota Prabumulih. Semoga ini dapat kita pertahankan dan kedepan bisa lebih kita tingkatkan lagi, "kata Kapolres di sela-sela kegiatannya. (Ril/sn)
Share:

Wali Kota Prabumulih Sambut Baik Program SMSI Kota Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM menyambut baik kehadiran Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai wadah bernaungnya media-media online. Hal ini diungkapkannya saat menerima audiensi Pengurus Daerah SMSI Kota Prabumulih, Rabu (12/8).

Orang nomor satu di Kota Prabumulih ini mengaku siap mendukung program SMSI dan mengajak anggota SMSI untuk bersinergi dan menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan guna kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Nanas.

“Kita berharap, selain menjalankan fungsi kontrolnya. Media online di bawah naungan SMSI, bisa menjadi corong pemerintah dalam memberikan informasi program pembangunan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut ayah tiga anak ini, Pemkot Prabumulih bukan anti kritik. Namun demikian, hendaknya pemberitaan yang dibuat harus sesuai dengan fakta dilapangan. 

“Selain harus berimbang, juga keakuratannya dan bukan hoax. Untuk itu, para wartawan media online harus meningkatkan kualitas dan profesionalnya,” pungkasnya.

Sementara, dalam kesempatan tersebut juga Ketua SMSI Kota Prabumulih, Donni SH menyampaikan, selaku salah satu konstituen Dewan Pers, SMSI hadir untuk mempersatukan dan memajukan media online khususnya yang ada di wilayah Kota Prabumulih.

“SMSI mengajak Pemkot bersinergi, khususnya dalam mengawal program yang dijalankan untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat Prabumulih,” kata Donni.

Ia menerangkan, SMSI merupakan organisasi perusahaan atau pemilik media online yang memiliki visi misi mewujudkan industri media siber yang sehat, mandiri, dan bermartabat di era industri 4.0. Salah satunya lewat program newsroom siberindo.co, sebagai wadah untuk mengangkat martabat dan bisnis bagi media anggota. Di samping melakukan pendataan dan verifikasi media anggota selaku perpanjangan tangan Dewan Pers.

“Namun tentunya, SMSI juga mohon dukungan dari Pemkot, terutama dalam peningkatan kerja sama, anggaran, dan lain-lainnya,” terang Mantan Ketua PWI Kota Prabumulih ini.

Lebih jauh Donni kembali menyebutkan, SMSI juga mendorong wartawan media online dan pemilik media online meningkatkan kemampuan serta profesionalitas dalam hal pemberitaan. “Salah satunya dengan menggundang tenaga analis IT, dan pelaksanaan UKW,” imbuhnya.(SN)
Share:

Per Tanggal 15 Agustus Ini SK Gugus Tugas Covid-19 PALI Berakhir

PALI -- Meski angka kasus terkonfimasi positif Covid-19 di Bumi Serepat Serasan masih menunjukkan peningkatan, tetapi Surat Keputusan (SK) gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal segera berakhir per tanggal 15 Agustus 2020 ini.

Hal itu diungkapkan Ketua harian gugus tugas Covid-19 PALI, Junaidi Anuar baru-baru ini. Menurut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI itu bahwa SK gugus tugas Covid-19 untuk kedepannya masih menunggu keputusan gubernur Sumatera Selatan.

"Apakah SK itu diperpanjang atau tidak, kita menunggu arahan atau keputusan gubernur. Mengingat kasus Covid-19 di PALI masih saja ada penambahan," ungkap Junaidi Anuar.

Walaupun masa kerja gugus tugas menghitung hari, tetapi diakui Junaidi bahwa tidak mengendurkan tugas timnya dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

"Kita terus bekerja hingga pelosok, sosialisasi pencegahan tetap kita lakukan pada setiap kesempatan bahkan setiap pasar kalangan kita pantau agar masyarakat tertib dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai standar Covid-19," tukasnya.

Kedepan dikemukakan Junaidi bahwa Pemkab PALI bakal membentuk tim gabungan dalam upaya pendisiplinan masyarakat supaya patuhi protokol kesehatan.

"Tim gabungan itu terdiri dari TNI, Polri, Satpol.PP, Dishub, BPBD, Dinkes dan instansi terkait lainnya. Tugas tim gabungan sendiri dalam menegakan disiplin kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Untuk sanksi sudah dirancang dan sebagai dasar hukumnya kita berpatokan pada edaran menteri serta surat dari gubernur. Dari Pemkab PALI sendiri akan mengeluarkan SK tim gabungan sebagai kekuatan hukumnya, kemungkinan akan dikeluarkan Perbup," urainya.

Pembentukan tim gabungan itu ditegaskan Juniadi sebagai langkah pemerintah kabupaten PALI dalam menekan dan memutus penyebaran virus corona.

"Untuk itu kami mengajak masyarakat agar patuhi anjuran pemerintah dalam menghindari penyebaran Covid-19 dengan cara pakai masker, hindari kerumunan, jaga pola makan, jaga kesehatan serta jaga kebersihan dan juga kita tetap waspada karena semua orang berpotensi menularkan dan tertular virus corona," ajaknya. (sn)
Share:

Perkembangan Covid-19 di PALI per 11 Agustus, 82 Kasus Terkonfimasi, 61 Sembuh dan 5 Meninggal







Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts