Laporan DH-DS Tidak Dilanjutkan, Tim Kuasa Hukum Hero Kemungkinan Bakal Lapor Balik


PALEMBANG. SININEWS.COM -- Laporan dugaan pelanggaran Terstruktural Sistematis dan Masif (TSM) yang dilakukan Paslon nomor urut dua Heri Amalindo-Soemarjono yang dilayangkan tim kuasa hukum Paslon nomor urut satu Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi (DH-DS) beberapa hari lalu, rupanya dinilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel tidak memenuhi syarat. 


Setelah ditelaah lebih lanjut atas laporan itu, Bawaslu Sumsel akhirnya mengeluarkan Putusan, yaitu Bawaslu Sumsel menyatakan tidak dapat menindaklanjuti laporan tersebut karena tidak memenuhi syarat materil sebagaimana yang disyaratkan Perbawaslu Nomor 9 tahun 2020. 

"Syarat formil terpenuhi tapi syarat materiil tidak terpenuhi karena pelanggaran TSM yang dilaporkan tersebut paslon masih berstatus sebagai Kepala Daerah yang sah sebelum yang bersangkutan ditetapkan sebagai calon," ucap Junaidi saat dikonfirmasi, kemarin (27/10). Dalam sidang yang digelar di aula gedung Bawaslu Sumsel ini dipimpin Ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto turut dibacakan amar putusan beserta yang menjadi alasan untuk tidak melanjutkan pelaporan paslon nomor urut satu tersebut. 

Sementara ketua tim advokasi paslon nomor urut dua, Heri-Soemarjono, Adv.Firdaus Hasbullah,SH yang dikonfirmasi perihal putusan Bawaslu Sumsel ini mengaku sudah mendengar.

"Alhamdulillah kami sudah mendengar putusan Bawaslu tersebut atas laporan yang dilakukan tim kuasa hukum paslon satu tersebut," ungkap Firdaus dikonfirmasi kemarin (27/10).

 Menurut Firdaus, tidak terbuktinya pengaduan terhadap paslon nomor urut dua ini tidak terlepas dari peran Bawaslu Sumsel yang pastinya telah mengkaji laporan pelanggaran Terstruktur, Sistematis dan Massif (TSM) tersebut secara cermat.

 Sehingga diputuskan tidak memenuhi syarat materil sesuai ketentuan yang tertuang di dalam pasal 24 ayat dua (a) Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 9 tahun 2020. Yang intinya menyatakan laporan pelangaran adminiatrasi pemilihan tidak memenuhi syarat formal/materil sehingga laporan tidak dapat dilanjutkan ketahapan sidang pemeriksaan. 

Firdaus menyebut tak cuma sekali tim kuasa hukum paslon satu melapor ke Bawaslu tapi sudah dua kali. Sebelumnya, mereka melapor ke Bawaslu PALI juga terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon nomor urut dua.
 
"Atas putusan Bawaslu Sumsel ini kami sampaikan terima kasih dan tidak tertutup kemungkinan kami bakal melayangkan laporan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon nomor urut satu," pungkas Firdaus.

Sedangkan, Tim Hukum Paslon 01 Riasan Syahri SH MH mengatakan, Bawaslu Provinsi Sumsel memang sudah membacakan putusan pendahuluan tentang belum lengkapnya syarat untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

"Untuk itu kita akan menunggu putusan pendahuluan secara tertulis yang telah dibacakan oleh Banwaslu Provinsi Sumsel, satu hari kerja setelah pembacaan yang dilakukan hari ini," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa pihaknya akan memperlajari lebih lanjut materi putusan pendahuluan tersebut, dan perkara tidak akan ada dua putusan, dan apabila ada yang kurang akan kita lengkapi sesuai dengan data-data didalamnya.

"Jadi nantinya akan masuk ke pokok pemeriksaan. Dan hal ini memang merupakan hal yang biasa terjadi didalam perkara. Yang jelas kita akan ambil putusan pendahuluan itu dan akan kita pelajari," terangnya.

Sementara, Ketua KPU Kabupten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sunario SE mengatakan, bahwa pihaknya hingga saat ini belum mengetahui hasil keputusan Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan terkait laporan pasangan calon nomor urut 01.

"Kita justru belum mengetahui adanya informasi tidak ditindaklanjutnya laporan Paslon 01 terhadap paslon 02 yang tengah di proses Banwaslu Provinsi Sumsel," ujarnya, Selasa (27/10).

Senada dikatakan, Ketua Banwaslu Kabupaten PALI Heru Muharam, bahwa pihaknya belum juga mengetahui adanya informasi tidak bisa menindaklanjuti laporan Paslon 01 yang diproses Banwaslu Provinsi Sumsel. "Maaf saya belum dapat informasi tersebut, jadi belum bisa memberikan tanggapan. Takut salah," singkatnya. (sn/perry)
Share:

Gelar Audensi Dengan Walikota Prabumulih, Kantor Hukum "SAW" Siap Dampingi Perkara Hukum

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Elman,ST menerima langsung Silaturahmi dan sekaligus pengenalan kantor hukum “Law Office SAW” diruang kerja Sekda, selasa (27/10) 

Dalam pertemuan tersebut Manager Law Office SAW Abi Samran,SH mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Prabumulih yang telah memberikan kesempatan untuk berdialog dalam pelayanan dibidang hukum 

Dirinya menjelaskan kantor Hukum SAW memberikan kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Bagi seluruh masyarakat di Kota Prabumulih yang bermasalah dengan hukum untuk dibantu pendampingan perkara 

"kita siap membantu dalam perkara mengenai hukum, dan kita juga telah mendirikan Lembaga Bantuan Hukum bagi warga kurang mampu yang tersandung kasus untuk didampingi penangan perkara” jelasnya kepada media ini 

Kantor Hukum SAW yang berkantor di Jalan Jenderal Sudirman Samping RM.Dieng Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu telah banyak melakukan kegiatan pendampingan hukum bagi warga kurang mampu dengan LBH yang juga berkantor disana

“kita juga pernah membantu pendampingan hukum bagi warga kurang mampu, disana kita juga berikan edukasi tentang hukum” lanjutnya seraya mengatakan “SAW” Office juga melayani Jasa Konsultasi 

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya,MM melalui Sekda Elaman,ST mengatakan sangat mengapresiasi kantor Hukum SAW hal itu menurutnya bisa membantu rekan-rekan ASN bahkan warga yang bermasalah hukum untuk mendapat pendampingan

"kita sangat dukung ya apalagi ada bantuan hukum (LBH) gratis itu sangat membantu warga” katanya (tau/sn)

Share:

Keputusan KPU Ogan Ilir Dinilai "Kabur", Paslon HM Ilyas - Endang Kembali Masuk Gelanggang Pilkada


INDRALAYA--Mahkamah Agung (MA) RI resmi mengabulkan permohonan keberatan pasang calon (paslon) HM Ilyas Panji Alam - Endang PU Ishak terkait hasil keputusan diskualifikasi yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir (OI). Majelis hakim MA mengabulkan permohonan paslon HM Ilyas - Endang setelah tim hukum secara resmi menerima surat keputusan yang disampaikan oleh MA, Selasa (27/10). 

Dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (27/10) pukul 16.00, Prahara Andrie Kusuma SH selaku ketua tim hukum paslon Ilyas - Endang menjelaskan, setelah selama beberapa hari menjalani proses persidangan di Mahkamah Agung RI. Hasilnya, keputusan diskualifikasi terhadap paslon Ilyas - Endang yang disampaikan oleh KPU Kabupaten OI dianggap "kabur" dan tidak memenuhi syarat.

Berdasarkan keputusan majelis hakim MA, paslom Ilyas - Endang tidak terbukti melakukan pelanggaran sebagaimana dimaksud pasal 71 ayat 3 undang-undang nomor 1 tahun 2017 tentang peraturan Pilkada. "Mengingat keputusan incrach Mahkamah Agung merupakan keputusan final dan mengikat. KPU Kabupaten OI harus mengembalikan kembali posisi paslon HM Ilyas - Endang sebagai peserta Pilkada serentak Kabupaten OI tahun 2020," jelas Tim Hukum Prahara Andrie Kusuma, seraya menyebut hasil putusan MA membatalkan surat keputusan yang disampaikan oleh KPU Kabupaten OI tertanggal 12 Oktober 2020 tentang pembatalan sebagai peserta Pilkada paslon HM Ilyas - Endang. 

Sementara diketahui, berdasarkan aturan perundang-undangan keputusan MA bersifat final dan mengikat. Jadi, apapun hasil putusan yang disampaikan oleh majelis hakim MA RI termasuk keputusan pembatalan SK diskualifikasi yang disampaikan oleh KPU Kabupaten OI terhadap paslon HM Ilyas - Endang kembali harus dicabut oleh KPU Kabupaten OI. 

Hasilnya paslon urut 02 Ilyas - Endang kembali menjadi peserta Pilkada serentak 2020 Kabupaten OI bertarung bersama paslon urut 01 Panca - Ardhani. Kemudian, beberapa waktu lalu, tim kuasa hukum KPU Kabupaten OI Muallimin SH menyatakan, KPU Kabupaten OI akan tunduk terhadap keputusan MA. 

"Kalau keputusan terhadap pemohon dalam hal ini paslon urut 02 diterima oleh MA. Maka kami akan menuruti hasil dari keputusan itu dan menindaklanjuti semua hasil dari keputusan itu," ucap Tim Kuasa Hukum KPU Kabupaten OI Muallimin SH.(Ber)

Share:

MEMBANGUN GENERASI PERADABAN MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER


SININEWS.COM
 - Setiap tanggal 28 Oktober, Bangsa kita selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda, yaitu hari dimana perjuangan dan peradaban gerenasi muda Indonesia dan salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.


Pemuda seperti yang pernah dikatakan oleh Ir. Soekarno "Beri aku seribu orang tua maka akan kucabut Semeru dari akarnya, dan beri aku sepuluh pemuda maka akan aku guncang dunia". Pemuda dalam kalimat tersebut mengandung makna bahwa kekuatan sepuluh orang pemuda dapat mengalahkan seribu orang tua, hal ini bukan dalam arti kekuatan sebenarnya akan tetapi dalam bentuk impian dan harapannya bagi negeri dan bangsanya.

Pemuda yang merupakan tulang punggung daripada sebuah bangsa, karena baik dan buruknya pemuda di masa kini menentukan arah kehidupan bangsa di masa mendatang. Dalam memajukan sebuah bangsa generasi tua memiliki keterbatasan, sementara generasi muda memiliki semangat yang menyala, fisik yang luar biasa dan otak yang cemerlang serta visi yang kokoh laiknya motor yang menjadi penggerak dari Peradaban Bangsa.

Pemuda dalam arus modernisme dan globalisasi saat ini, banyak yang tergerus baik dalam keimanan, wawasan, keoptimisan dan pendirian yang kokoh demi membawa misi semangat perubahan. Lantas bagaimana pemuda dapat berperan untuk bangsa dan negaranya. Dalam hal ini pemuda mesti sedikit melihat kepada sejarah agar mendapat intisari perilaku mereka di masa lalu untuk membentuk masa depan.

Masa depan suatu bangsa adalah tergantung kepada generasi muda yang saat ini sedang tumbuh berkembang menyerap berbagai macam ilmu. Berbagai macam ilmu tersebut dapat diperoleh dari mana saja karena pengaruh globalisasi, internet, teknologi, dll. Untuk itu para generasi muda harus memiliki filter yang mampu menyaring berbagai macam informasi yang masuk agar tidak salah arah yang dapat mempengaruhi karakter suatu bangsa nantinya.
Globalisasi yang membawa informasi secara masif telah  mempengaruhi gaya dan pandangan hidup generasi muda. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu membangun karakter generasi muda di era global, merupakan sesuatu yang imperative dalam upaya membentuk generasi unggul berkepribadian bangsa.

Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Masa depan bangsa Indonesia ditentukan oleh generasi muda bangsa ini. Oleh karena itu, generasi muda bangsa Indonesia merupakan faktor penting untuk bisa mewujudkan cita-cita bangsa serta mempertahankan kedaulatan bangsa. Namun pada kenyataannya, generasi muda di Indonesia saat ini cenderung mengkhawatirkan perilakunya bagi kelanjutan masa depan bangsa ini.

Problem kebangsaan pada era globalisasi ini telah membawa dampak yang luas bagi kehidupan. Dampak globalisasi tersebut ada yang positif, ada pula yang negatif. Dampak negatif inilah yang menjadi permasalahan yang sangat kompleks, apalagi bagi bangsa Indonesia. Banyak kasus yang terjadi pada generasi bangsa sekarang ini, mulai dari tawuran, narkoba, pergaulan bebas, hingga konflik sosial yang dapat mengancam disintegrasi bangsa. Hal tersebutlah yang akan berujung pada hilangnya karakter bangsa.

Patut kita pahami, bangsa Indonesia merupakan suatu bangsa yang memiliki jumlah penduduk yang  besar dengan adat-istiadat dan budaya yang bermacam-macam. Tidak ada bangsa lain yang sebesar dan seberagam ini selain bangsa Indonesia. Kenyataan itu mempengaruhi masyarakat dalam membangun pola interaksi satu sama lain. Dengan kebesaran ini, konflik akan selalu ada. Maka dari itu, bangsa Indonesia menjadi harga yang dipertaruhkan di masa depan.

Dari kondisi yang demikian kompleks ini, untuk mengatasi problem kebangsaan tersebut dapat dilakukan dengan menanamkan pendidikan karakter pada generasi bangsa melalui proses pendidikan di sekolah. Dimana, pendidikan karakter dapat menjadi salah satu alat untuk menyaring efek negatif dari globalisasi tersebut. Pendidikan karakter amat sangat penting untuk membangun generasi bangsa Indonesia yang berakhlak, berbudi pekerti, dan berperilaku baik.

Pendidikan karakter hadir atas keprihatinan kondisi dekadensi moral generasi bangsa yang semakin memprihatinkan. Namun, dalam pelaksanaannya di sekolah, pendidikan karakter belum optimal dijalankan. Padahal, seiring dengan arus globalisasi yang telah masuk dalam seluruh kehidupan, pembangunan karakter sungguh sangat mendesak untuk dikaji dan diimplementasikan di sekolah.
Pada dasarnya, tujuan pendidikan tidak hanya mentransfer ilmu dari seorang guru kepada peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan diharapkan bisa membentuk kepribadian seorang peserta didik agar memiliki kepribadian dan karakteristik yang kuat serta mental yang tangguh sebagai generasi penerus untuk mewujudkan cita-cita bangsa di masa depan. Oleh karenanya, pendidikan karakter merupakan kebutuhan mendesak  untuk segera diterapkan di Indonesia.

Proses pendidikan diharapkan tidak hanya menciptakan generasi yang mempunyai nilai akademis bagus. Namun juga mampu mewujudkan siswa berkarakter kuat yang kelak menjadi generasi penerus cita-cita luhur para pendiri bangsa ini. Agar proses pendidikan tersebut berhasil guna, peran guru sebagai sosok panutan sangat penting dan menentukan. Karena guru tidak hanya seseorang yang bertugas mengajar, tetapi juga bertanggung jawab terhadap perkembangan karakter peserta didik. Guru bertanggung jawab untuk mewariskan sistem nilai kepada peserta didik dan menerjemahkan sistem nilai itu melalui kehidupan pribadinya. Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara, tentang Trilogi Pendidikan, yaitu Ing Ngarso Sung Tuladha (di depan menjadi teladan), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah memberi semangat) dan  Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan) haruslah menjadi ruh dalam membangun generasi peradaban.(ril)

Oleh: Bayumie Syukri, AP., SE., M. Si
Praktisi dan Pemerhati Pendidikan dan Sosial Budaya
Share:

Arwana Hibah 10 Ribu M2 Keramik ke Kodam II/SRIWIJAYA


INDRALAYA--PT Arwana Citramulia Tbk memberikan hibah 10 ribu meter persegi keramik kepada Kodam II/Sriwijaya. Penyerahan hibah bantuan 10 ribu keramik secara simbolis tersebut, diserahkan langsung oleh CEO PT Arwana Citramulia Tbk Tandean Rustandy kepada Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi. Kegiatan berlangsung Selasa (27/10) bertempat di Plant IV Desa Tanjung Pering Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dalam sambutannya CEO PT Arwana Citramulia Tbk Tandean Rustandy mengatakan, kerjasama dengan konstitusi (Pemerintahan) ini, sudah merupakan rutinitas perusahaan yang bergerak di bidang produksi keramik.

Dimana, sejak berdirinya PT Arwana Citramulia Tbk 26 tahun silam saat ini sudah memiliki lima plant salah satunya yakni plant IV di Kabupaten OI. "Arwana merupakan singkatan dari Arab, Jawa dan China. Dimana pada tahun 2001, PT Arwana sudah menjadi perusahaan milik bangsa dan negara. Di Sumsel saat ini, kami sudah MoU dengan Polda Sumsel dan Kodam II Sriwijaya. Kerjasama ini bukan secara pribadi. Tapi juga secara konstitusi," tutur Tandean Rustandi.

Tandean menyampaikan merasa bangga karena dapat memberikan kontribusi pada pemerintah baik Sipil, Polri dan Militer. Dikatakan Tandean, selain kepada instansi pemerintah, pihaknya juga rutin memberikan CSR dalam bentuk hibah yang diberikan kepada masyarakat serta menyelenggarakan kegiatan bakti sosial berupa renovasi rumah ibadah, sekolah serta pengobatan gratis.

Ia menambahkan, kedepannya Arwana tetap memberikan kontribusi yang berarti bagi bangsa dan masyarakat. Usai menerima bantuan secara simbolis berupa 10 ribu meter persegi keramik dari PT Arwana, Pangdam II/SRIWIJAYA Mayjen TNI Agus Suhardi menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT Arwana terkhusus CEO Tandean Rustandy. "Semoga kerjasama ini kedepan terjalin dengan baik," kata Pangdam Mayjen Agus Suhardi.

Disamping itu, orang nomor satu di jajaran Kodam II/Sriwijaya ini juga mengapresiasi lingkungan industri yang ada di plant IV Arwana Citramulia Tbk Indralaya Ogan Ilir. Dimana, perusahaan yang selain memproduksi keramik juga terlihat disini lingkungan yang asri yang lebih mengutamakan penghijauan. 

"Kita berharap PT  Arwana dapat meningkatkan partisipasinya," ujar Pangdam seraya menyampaikan partisipasi kepada manajemen Arwana yang telah peduli memberikan beasiswa pendidikan S2 kepada personilnya di jajaran Kodam II/Sriwijaya.(Ber)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 27 Oktober 2020

 



Share:

Temui Warga, Heri Amalindo Bakal Hitamkan Cor Beton Jalan Tempirai


PALI. SININEWS.COM -- Calon bupati petahana H Heri Amalindo temui warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, Selasa (27/10). Kedatangan Cabup PALI ini tidak lain dalam mengisi jadwal kampanye untuk menyampaikan visi misinya dalam meraih simpatik masyarakat untuk memenangkan kontestasi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Heri Amalindo juga datang untuk mendengarkan aspirasi masyarakat setempat. 


Pada pertemuan tersebut, banyak masyarakat Desa Tempirai ucapkan terimakasihnya terhadap kinerja Heri Amalindo saat menjabat sebagai bupati PALI atas capaiannya selama ini, salah satunya pembangunan akses jalan Tempirai menuju pusat pemerintahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Sebab, sebelum ada perbaikan dan pengecoran yang telah dilaksanakan pada saat kepemimpinan Heri Amalindo kondisinya sangat memperhatikan bahkan waktu tempuh kala itu bisa berjam-jam. 

Tetapi saat ini, masyarakat Desa Tempirai apabila hendak menuju Ibukota PALI tidak sampai setengah jam dengan menggunakan kendaraan roda dua atau menggunakan mobil telah tiba ditujuan. 

"Kami sangat bersyukur, sekarang ini menuju Talang Ubi bisa lebih cepat. Kalau dulu tahun 2013 untuk tiba ke Talang Ubi harus berkeliling melewati Babat dan Talang Bulang, sekarang sudah lebih cepat" kata Abdul Malik Sholeh, tokoh masyarakat Tempirai. 

Menurut Malik Sholeh, saat ini akses menuju ibukota kabupaten lebih cepat. Warga tidak perlu berkeliling melewati Babat dan Talang Bulang, Pemkab PALI telah membangun jalan pintas Tanjung Baru menuju Talang Ojan sehingga lebih cepat dan bisa ditempuh hanya 30 menit saja.

"Kalau dulu tahun 2013, jalan Tanjung Baru menuju Talang Ojan tidak bisa dilewati. Jangankan mobil, sepeda motor saja tidak bisa lewat" terang Malik Sholeh.

"Tapi sekarang jalannya sudah dicor dan diaspal mulus. Terima kasih pak. Kami dukung bapak untuk memimpin PALI dua periode" ujar Malik Sholeh.

Namun demikian, Malik Sholeh mewakili masyarakat Tempirai Raya berharap Heri Amalindo saat memimpin pada periode kedua nanti, mengaspal jalan cor yang belum di aspal.

"Sebagai anak kepada bapak, kami meminta pada periode kedua nanti, jalan cor yang belum diaspal itu ditimpa cat hitam. Biar lebih mulus, hitamkan lagi pak" pinta Malik Sholeh.

Menanggapi hal tersebut, Heri Amalindo mengakui bahwa sebagian jalan memang baru dicor agar pondasi jalan menjadi kuat. Dia juga mengungkapkan, dirinya sudah memprogramkan jalan yang sudah dicor akan di aspal agar masyarakat lebih mudah mengangkut hasil pertanian.

"Ini sudah menjadi program kami untuk melapisi jalan cor dengan aspal. Insya Allah di periode kedua nanti, aspal akan memuluskan jalan di Tempirai" terang Heri. 

Dalam kunjungan ke Tempirai, Heri Amalindo berkomunikasi dengan masyarakat Tempirai Timur, Generasi Milenial, Ibu-ibu dan elemen masyarakat lainnya. 

Antusias masyarakat sangat tinggi terlihat dengan semangat warga mengikuti kegiatan meskipun dibatasi oleh protokol kesehatan secara ketat. (sn/perry)
Share:

Direktorat Jenderal Pajak Sumsel Babel Berikan Penghargaan KSWP Terhadap Pemerintah PALI


PALI. SININEWS.COM --  Kembali, torehan prestasi dicapai Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atas capaian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang telah menjalankan implementasi KSWP atau Konfirmasi Status Wajib Pajak di tingkat pemerintah daerah tahun 2017-2020.


Penghargaan itu dari Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumsel dan Kepulauan Babel disampaikan kepala kantor KPP Pratama Prabumulih, Budi Setiawan, Selasa (27/10) dan diterima langsung Plt Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, disaksikan kepala DPMPTSP PALI, Alfian Herdi, asisten II Husman Gumanti serta sejumlah OPD terkait dilingkup Pemkab PALI. 

Kepala kantor KPP Pratama Budi setiawan menyebut bahwa penghargaan itu dinilai dari tingkat kepatuhan warga PALI perihal pelaporan pajak.

"Penghargaan ini adalah konfirmasi status wajib pajak atau KSWP. Harapan kami Pemkab PALI melalui DPMPTSP lebih meningkatkan kerjasamanya dengan DJP. Dengan meningkatnya KSWP ini, kami juga berharap wajib pajak lainnya yang ada di kabupaten PALI dapat lebih baik lagi dalam menunaikan kewajibannya dalam hal pengelolaan perpajakan," terang Budi Setiawan. 

Sementara itu, Alfian Herdi menyebutkan bahwa penghargaan itu dicapai berkat kerjasama seluruh masyarakat PALI. 

"Ini tidak lepas dari dukungan masyarakat PALI yang menjadi wajib pajak yang telah melaporkan data pajaknya," ujar Alfian. 

Diakuinya bahwa DPMPTSP PALI selalu memberitahukan kepada masyarakat yang hendak mengurus izin usaha maupun yang lainnya untuk selalu melampirkan pajak pribadinya. 

"Disamping itu NPWP harus tertera ketika akan mengurus keperluannya di DPMPTSP. PBB juga harus dilampirkan serta syarat pendukung lainnya. Kalau data itu belum lengkap, kita tidak akan memproses," tandasnya. (sn/perry)





Share:

Kularahan GIB Bangun Posyandu Dengan Gotong-Royong, Ridho : Kita Siap Bantu

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM didampingi Ketua dan Wakil TP-PKK Kota Prabumulih Hj Suryani Ngesti Rahayu dan Reny Handayani melakukan pelatakan batu pertama pembangunan Posyandu Cendrawasi di Jalan Mentawai Gang Sersan Parman Rt.02 Rw.01 Kelurahan Gunung Ibul Barat (Gib), selasa (27/10) 

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Karang Taruna (KT) GIB Wedy Saputra, Perwakilan Perusahaan PT.Perta Samtan Gas Hary Maradona dan Perusahan air mineral Winro serta para donatur dari berbagai elemen 

Pembangunan Posyandu diharapkan dapat menambah motifasi semangat dalam pelayanan kesehatan yang saat ini Posyandu Cendrawasi banyak dikunjungi warga sekitar untuk kegiatan kesehatan dilingkungan Kelurahan Gunung Ibul Barat 

"Posyandu Cendrawasi ini banyak pengunjungnya (Aseptor) jadi kita berinisiaptif dengan bergotong royong membangun gedung posyandu dari modal yang disumbang oleh donatur” jelas Joko Arif Trianto Lurah Gunung Ibul Barat 

Tanah wakaf dari warga GIB seluas 338 meter persegi itu akan dibangun Posyandu Cendrawsi 1 dengan dana yang terkumpul sekira Rp.13 juta dan bahan material yang terkumpul dari sukarelawan warga sekitar

“untuk materialnya warga kita kompak bahkan ada yang bantu centong semen” canda Arif kepada awak media

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ridho Yahya sangat mendukung kegiatan pembangunan yang dilakukan warga GIB dengan dana mandiri yang didapat dari sumbangan warga dan para donatur 

"kita sangat apresiasi ya warga keluarahan GIB yang mampu membangun dengan gotong royong tapi kita akan tetap bantu jika nanti ada kekurangan” ucap Ridho

Terpisah,Hendri Lie, SE Owner air mineral Winro yang turut memberikan sumbangsi terhadap pembangunan Posyandu Cendrawasi di Kelurahan GIB mengatakan akan siap membantu pemasangan atap Posyandu

"Sesuai permintaan pak wali tadi ya kita usahakan bantu atap nantinya" ungkapnya

Untuk diketahui pembangunan Posyandu tersebut ditargetkan selesai pada akhir bulan November mendatang (tau/sn)

Share:

Pendaftar BPUM di PALI Membludak


PALI. SININEWS.COM -- Sedikitnya 2000 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKMM)  di Bumi Serepat Serasan mendaftarkan diri untuk menjadi penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari kementerian koperasi dalam menopang pelaku UMKM ditengah pandemi corona agar tetap berjalan. 


Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop UMKM) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Heri Saputra menuturkan bahwa dengan membudaknya pendaftar, dirinya tidak menjamin semuanya menerima bantuan itu. 

"Program tersebut sudah berjalan sejak akhir bulan Juli hingga sekarang. Dan saat ini juga kami masih menerima usulan pelaku UKM yang kemudian usulan tersebut diteruskan ke Dinas Koperasi provinsi Sumsel dan Kementerian Koperasi. Program BPUM akan berakhir pada bulan November 2020. Untuk itu, ayo pelaku UMKM silahkan daftar langsung ke kantor Diskop UMKM," ajak Heri, Selasa (27/10).

Lebih lanjut, Heri Saputra juga mengaku kesulitan dalam mendata pelaku UMKM yang sudah menerima BPUM atau BLT UMKM itu. 

"Karena, verifikasi penerima langsung dilakukan kementerian dan BPKP. Setelah dinyatakan berkas lengkap, maka bantuan tersebut langsung dikucurkan ke rekening pelaku UMKM tersebut. Jadi yang menentukan jumlah penerima BLT UMKM itu dari kementerian. Kendati demikian, kami berharap para pelaku UMKM yang sudah menerima BLT UMKM agar segera melapor kepada kami, untuk kami data dan dilaporkan kepada pimpinan," tambah Heri. 

Sementara untuk cek penerima  BPUM bisa login melalui eform.bri.co.id/bpum.

"Jika pelaku UMKM sudah mendaftar, tiga minggu pasca pendaftaran silahkan di cek di link eform.bri.co.id/bpum. Total se-indonesia penerima BLT UMKM mencapai 12 juta orang. Kami berharap banyak pelaku UMKM kabupaten PALI yang menerima BPUM. Adapun persyaratan bagi yang ingin mendaftar antara lain, fotocopy KTP, fotocpy KK, nomor hp, surat keterangan Usaha, dan fotocopy buku rekening," terangnya. (sn/perry) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts