Dugaan Pencemaran Nama Baik, Kuasa Hukum Laporkan Wagub Mawardi ke Polda Sumsel


INDRALAYA--Setelah sebelumnya calon Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam melaporkan Wakil Gubernur Sumsel Ir Mawardi Yahya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik. Kini giliran mantan Gubernur Sumsel dua periode 2008 - 2018 Ir H Alex Noerdin yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI ikut melaporkan Mawardi Yahya ke Polda Sumsel terkait. Laporan yang diadukan Alex Noerdin juga terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh orang nomor dua di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. 

Menurut Dedy Heryansyah SH selaku tim kuasa kuasa Alex Noerdin mengatakan, laporan dugaan pencemaran nama baik telah diterima oleh tim penyidik Polda Sumsel tertanggal 9 November LP:STTLP/858/XI/2020. Mengenai kasus yang dilaporkan sama halnya dengan kasus yang dilaporkan oleh Ilyas Panji Alam. Dalam laporan tersebut, ketika Mawardi Yahya memberikan kata sambutan pada acara resepsi pernikahan salah satu warga Kabupaten OI. Kepada masyarakat dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan bahwa salah satu pasangan calon dalam Pilkada Kabupaten OI telah didiskulaifikasi oleh KPU OI. 

Karena melakukan pelanggaran penggunaan dana bansos dalam Pilkada. "memang bahaya pak, waktu Pak Ishak mekki (pada saat menjabat sebagai bupati OKI) yang kena Pak muslim dan Waktu Pak alex (pada saat menjabat Gubernur sumsel) ado tigo atau empat yang masuk penjara". Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir ini Wagub Sumsel Mawardi Yahya kerap turun langsung ke lapangan mendampingi putranya berkampanye di Kabupaten OI yang maju sebagai peserta di Pemilukada. 

Sementara itu, menurut Andri Kusuma SH selaku Ketua Tim Hukum pasangan Ilyas - Endang mengatakan bahwa pasal yang di sangkakan adalah pasal 310 KUHP. "Jadi ini adalah pidana umum dan bukan pidana pilkada tapi andrie juga mengingatkan bahwa wakil gubernur harus bersikap netral dan tidak boleh berpihak," ucapnya.(Ber)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 9 November 2020

 



Share:

Kesiapsiagaan Tanggap Bencana, Polres Prabumulih Gelar Apel

PRABUMULIH, SININEWS.COM  – Polres Prabumulih melaksanakam apel kesiapsiagaan terpadu dalam rangka mengantisipasi bencana alam di wilayah kota prabumulih, Sekda Kota Prabumulih Elman, ST., M.M., selaku inspektur upacara, Bertempat di halaman mapolres prabumulih, Senin (09/11/2020) 

Kegiatan Apel Gelar Pasukan kesiapsiagaan tanggap bencana 2020, dipimpin langsung oleh Sekertaris Daerah Kota Prabumulih Elman, ST, MM didampingi AKBP Siswandi , S.I.K., S.H., M.H., Dan Sub Denpom, Danramil Kota Prabumulij serta dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, dan Pimpinan Instansi kota Prabumulih Kegiatan tersebut juga dihadiri para PJU, Personel Gabungan dari unsur TNI – POLRI, Dishub, Damkar, Basarnas

Dalam amantnya Sekertaris Daerah Kota Prabumulih menyampaikan, menindak lanjuti informasi dari Bamakag terkait memasuki musim penghujan dan kaitannya dengan bencana alam seperti, Banjir, tanah longsor dan angin luting beliung. 

Untuk itu TNI, Polri pemerintah kota prabumulih dan Instansi terkait di bentuk dalam sebuah tim penanggulangan bencana alam di kota prabumulih. sinergitas antar stake holder sangat penting dalam rangka keberhasilan penanganan dan penanggulangan bencana alam sewaktu-waktu bisa datang dan terjadi. 

“Personel gabungan, jika adanya bencana alam. Semuanya, siap bahu membahu dalam rangka menanganinya,” Sambungnya, tidak hanya personel, perlu disiapkan. Tetapi, sarana prasarananya juga harus selalu siap. Sehingga, jika adanya bencana alam bisa dilakukan penanggulangan dengan cepat. 

“Peralatan seperti perahu karet, alat pemotong kayu, dapur umum, dan lainnya. Harus selalu berfungsi dengan baik, Sehingga, bisa dimanfaatkan jika diperlukan,” jelas kapolres 

Sekretaris Daerah kota Prabumumih, Elman ST MM juga menyambut baik, apel tersebut dalam rangka penanggulangan dan penanganan bencana alam. 

“Kita siap bersinergi, lewat BPBD dan Dinsos. Guna penanganan bencana alam, jika sewaktu-waktu bisa datang,”. Usai kegiatan, Sekda Elman ST MM menyerahkan masker. Lalu, sabun cuci tangan dan juga hand sanitizer. Dalam rangka mendukung dan penegakkan Protkes.(ril/sn)

Share:

H Asri AG Lantik Agustian dan Rommy jadi Anggota DPRD PALI


PALI. SININEWS.COM -- Setelah melalui beberapa tahapan, akhirnya Agustian Syaputra resmi jadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Pengganti Antar Waktu (PAW) terhadap Devi Haryanto yang maju sebagai Calon Bupati PALI pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. 

Selain Agustian Syaputra, Rommy Suryadi juga resmi jadi anggota dewan PAW terhadap Darmadi Suhaimi yang mendampingi Cabup Devi Haryanto.

Pelantikan dua nama itu digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI melalui rapat paripurna ke XIV, Senin (9/11) di ruang rapat paripurna DPRD PALI dihadiri Plt Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, Kapolres PALI, ketua KPU PALI, Bawaslu dan sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkup Pemkab PALI. 

Proses pelantikan sendiri dilakukan ketua DPRD PALI H Asri AG dengan disaksikan 18 orang anggota Dewan dari 23 anggota dewan yang ada serta seluruh yang hadir. Proses pelantikan juga tetap menerapkan protokol kesehatan untuk hindari penyebaran covid-19. 




"Berdasarkan SK Gubernur Sumatera Selatan nomor 592/kpts/I/2020 tentang peresmian Rommy Suryadi sebagai anggota DPRD PALI masa jabatan 2019-2014 menggantikan Darmadi Suhaimi dari PAN yang mengundurkan diri karena maju sebagai Cawabup PALI. Dan SK nomor 593/kpts/I/2020 peresmian Agustian Syaputra menjadi anggota DPRD PALI menggantikan Devi Haryanto dari partai Demokrat yang mengundurkan diri karena maju pada Pilkada sebagai Cabup PALI," jelas H Asri AG.

Ketua DPRD PALI juga berpesan bahwa sumpah jabatan itu akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan Yang Maha Esa. 

"Jabatan ini juga amanah yang harus diemban dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat serta menyerap aspirasi masyarakat," pesannya. 


Sementara itu, Plt Bupati PALI ucapkan selamat kepada kedua anggota dewan PAW yang telah dilantik. Ferdian Andreas Lacony juga menyampaikan pesan agar anggota dewan yang baru saja dilantik tetap jalankan tugas sebagai anggota DPRD dengan penuh amanah.

"PAW merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya pemenuhan kelengkapan DPRD, karena diketahui ada dua anggota dewan harus mengundurkan diri terkait Pilkada. Ini juga dilakukan agar anggota DPRD bisa optimal dalam menjalankan tugasnya dan untuk berkolaborasi serta kedepan hubungan antara legislatif dan eksekutif bisa lebih baik. Sebab Kemajuan suatu daerah bisa dilaksanakan secara optimal kalau kita saling bersatu, bergotong royong dan bersinergi serta saling bergandengan tangan satu tujuan untuk membangun kabupaten ini," jabarnya. (sn/adv)








Share:

SK Pemberhentian Devi dan Darmadi Sebagai Anggota DPRD PALI Telah Diterima KPU, Agustian dan Rommy Siap Dilantik


PALI. SININEWS.COM -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sunario SE menyebut bahwa Surat Keputusan (SK) pemberhentian Devi Haryanto dan Darmadi Suhaimi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI yang ditandatangani Gubernur Sumatera Selatan telah diterima KPU pada tanggal 30 Oktober 2020 lalu.


Artinya, menurut Sunario bahwa Devi Haryanto dan Darmadi Suhaimi yang diketahui sudah ditetapkan sebagai Paslon dengan nomor urut 1 telah syah memenuhi syarat maju pada Pilkada PALI yang bakal digelar serentak 9 Desember 2020 mendatang. 

"Sebagai syarat maju untuk berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan, Devi Haryanto dan Darmadi Suhaimi yang sebelumnya menjadi anggota DPRD Kabupaten PALI harus berhenti jadi anggota dewan. Prosesnya sudah berjalan sejak dua mantan anggota dewan itu mendaftar sebagai cabup dan cawabup," terang Sunario, Senin (9/11).

Ditambahkan Sunario bahwa selain sebagai syarat maju pada Pilkada PALI, SK pemberhentian ity juga jadi syarat mutlak Pergantian Antar Waktu (PAW). 

"Diketahui bahwa pengganti untuk Devi Haryanto adalah Agustian Syaputra dan pengganti Darmadi Suhaimi adalah Rommy Suryadi. Atas keluarnya SK pemberhentian itu, kedua nama itu sudah bisa dilantik jadi anggota DPRD PALI," tambahnya. 

Sunario juga menyebut bahwa SK pemberhentian Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi telah diumumkan dan dipampang di papan pengumuman KPU PALI. 

"Tanggal 30 Oktober 2020 SK itu diantarkan ke KPU dan langsung kita umumkan," tutupnya. 

Diketahui sebelumnya bahwa Devi Haryanto anggota DPRD PALI dari Partai Demokrat dan Darmadi Suhaimi anggota DPRD PALI dari PAN maju pada Pilkada PALI sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati dengan nomor urut 1. (sn/perry)





Share:

Pastikan Penyelenggaraan Pilkada Berjalan Lancar, Hj Sri Kustina Kunjungi Dapil Sumsel II


PALI. SININEWS.COM -- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Nasdem, Sri Kustina berkunjung ke Dapilnya di Sumatera Selatan II untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 berjalan dengan lancar. 


Tugas tersebut merupakan salah satu kewajibannya sebagai anggota DPR RI Komisi II untuk mengawasi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 bersama Kementerian Dalam Negeri, KPU hingga Bawaslu Republik Indonesia.


Upaya pengawasan juga dilakukan Sri Kustina pada masa reses, ketika menemui masyarakat secara langsung di Dapilnya Sumatera Selatan II.

Pada saat pandemi covid-19 seperti sekarang Sri Kustina tetap melaksanakan protokol kesehatan  ketika menyambangi rumah-rumah warga.


Pada 2 November 2020 lalu, ia mengunjungi beberapa beberapa desa Seperti Desa Simpang Tais, Talang Bulang, Beruge Darat, Benuang, Kartadewa, Sinar Dewa, Dewa Sebane, Panta Dewa, Jeramba Besi, dan pada hari Rabu (4 November 2020) beberapa perwakilan tokoh warga dari 9 desa dan 5 kelurahan di undang ke kediaman pribadinya.


Mereka menerima bantuan sembako dari Ir. Hj. Sri Kustina itu yang nantinya akan di bagikan kepada seluruh kepala keluarga di 9 Desa yaitu desa talang akar, maju jaya, suka damai, sukamaju, sungai ibul serta desa Benakat minyak, sungai baung, simpang solar dan desa Semangus serta 5 kelurahan yaitu kelurahan talang ubi selatan, talang ubi timur, talang ubi barat, talang ubi Utara dan kelurahan pasar bhayangkara tanpa terkecuali.


"Sudah ada beberapa catatan aspirasi yang disampaikan masyarakat terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Nanti akan kita ajukan ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para penyelenggara pemilu," ujar Sri. 


Dia  menjelaskan beberapa temuan di masyarakat terkait penyelenggaraan Pilkada 2020 salah satunya mengenai sosialisasi pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi yang berbeda secara teknis dengan pilkada sebelumnya.


"Sekarang kan lagi pandemi otomatis ada beberapa hal teknis yang berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Perlu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19," terangnya. 


Sri Kustina juga mengimbau kepada para penyelenggara Pilkada 2020 di setiap daerah di dapilnya Sumatera Selatan II yang melaksanakan pilkada,  untuk menjalin koordinasi yang intens, guna memastikan penerapan protokol kesehatan sesuai dengan PKPU No. 13 Tahun 2020. 


"Ya kita berharap momen Pilkada Serentak 2020 nanti tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Jadi memerlukan partisipasi aktif antara masyarakat dan para penyelenggara pilkada," pungkasnya.

Share:

Reses Hj Sri Kustina di PALI adalah Kunjungan Rutin ke Dapilnya


PALI. SININEWS.COM -- Sejak tanggal 2 November 2020, anggota DPR RI Fraksi Nasdem Sri Kustina mulai sibuk melakukan kunjungan rutin ke dapilnya di Sumatara Selatan II. 


Sebelumnya, sesuai jadwal pada 4-5 November 2020 Sri Kustina akan kembali melanjutkan kegiatan reses untuk membantu masyarakat di Kabupaten PALI. Namun sempat dihalang-halangi dan dipolitisir dengan isu pilkada di kabupaten tersebut. 


Atas rencana ini masyarakat sebenarnya menyambut kegiatan Sri Kustina dengan sangat antusias.

Pasalnya kegiatan reses seperti pembagian paket bantuan bahan-bahan pokok di tengah pandemi dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.



"Saya sangat bersyukur dengan kegiatan yang dilakukan Ibu Dewan (Sri Kustina) dengan bagi-bagi sembako, apalagi lagi masih Covid-19. Itu artinya walaupun Ibu Dewan sudah jadi,  tetap memperhatikan nasib kita dan tidak lupa, " Ujar Anto warga Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.


Anto juga menuturkan, tidak banyak anggota dewan yang telah terpilih kemudian masih konsisten untuk melakukan kunjungan ke dapilnya dan tetap memberikan bantuan serta mendengarkan berbagai aspirasi di mana dapilnya berasal. 


"Kalau yang lain kan kadang sudah kepilih mereka lupa sama kami yang memilih mereka, jarangkan silaturahmi dengan kami. Tapi kalo Ibu Sri Kustina itu sering mengunjungi kami," pungkasnya.


Rencananya pada reses kali ini Sri Kustina akan memberikan bantuan kepada 22.016 kepala keluarga untuk meringankan beban warga disaat pandemi covid-19 yang tersebar di dalam wilayah Kecamatan Talang Ubi. (ril, sn) 

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 8 November 2020

 



Share:

Jumputan Nanas Prabumulih Pukau Pengunjung Palembang Fashion Food Festival 2020 

PALEMBANG, SININEWS.COM - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Prabumulih unjuk kebolehan di acara Malam Karya Kriya Sriwijaya Palembang Fashion Food Festival 2020 yang digelar di Atrium Palembang Indah Mall (PIM), Sabtu malam (7/11). 

Dalam sesi pagelaran busana daerah, Dekranasda Kota Prabumulih menampilkan enam motif kain jumputan khas Kota Nanas. Penampilan model yang membawakan kain inovasi pengrajin Kota Prabumulih tersebut berhasil memukau pengunjung yang menyaksikan acara itu. 

Kain kreasi putra-putri daerah itu tampak sangat anggun saat dipamerkan di catwalk. Perpaduan warna sederhana serta bentuk gaun yang elegan menarik perhatian pengunjung. Tak terkecuali, pejabat yang hadir di acara malam itu. 

Seperti Gubernur Sumsel H Herman Deru, Ketua Dekranasda Sumsel, Hj Febrita Lustia Deru, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemprov Sumsel. 

Turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten/kota di Sumsel serta unsur Forkopimda. Ketua Dekranasda Kota Prabumulih, Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho mengatakan kain jumputan yang dipamerkan merupakan hasil dari kreasi serta inovasi pengrajin yang ada di Kota Prabumulih. 

Menurutnya, bahan kain memanfaatkan limbah dari buah nanas yang banyak terdapat di wilayahnya. 

"Alhamdulillah, Dekranasda Kota Prabumulih malam ini bisa ikut serta di Malam Karya Kriya Sriwijaya yang digelar Dekranasda Provinsi Sumsel. Kami hari ini menampilkan kain jumputan yang bahannya berasal dari limbah buah nanas," ujar Suryanti saat dibincangi wartawan usai acara. 

Suryanti mengatakan ada enam motif kain jumputan yang dipamerkan dalam pagelaran busana tersebut. Desain pakaian yang dikenakan para model dibuat oleh desainer Miranti yang sudah terkenal di dunia fashion tanah air. 

"Pagelaran kita namanya Simbur Cahaya Bungaran. Artinya aturan atau kaedah yg menghasilkan cahaya dari kota Nanas," katanya. 

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua PKK Kota Prabumulih ini menuturkan kegiatan tersebut menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah yang dihasilkan oleh masyarakat. Baik berupa kain maupun makanan. Dimana masing-masing daerah menampilkan keunggulan yang ada di wilayahnya. "Harapannya, promosi ini bisa meningkatkan permintaan kain khas daerah. 

Sehingga pengrajin dapat bangkit di tengah situasi krisis akibat Pandemi Covid-19 seperti saat ini," bebernya. Suryanti juga menegaskan pengrajin kain daerah terus didorong untuk bisa terus bereksperimen dan menghasilkan inovasi produk yang bisa disukai masyarakat. 

Dekranasda Kota Prabumulih telah berupaya meningkatkan keahlian para pengrajin melalui berbagai kegiatan pelatihan. Organisasi juga aktif dalam mempromosikan dan memasarkan hasil karya dari pengrajin. Suryanti menuturkan kain jumputan khas Kota Prabumulih juga nantinya akan terus dikembangkan. 

"Kain yang saat ini kan berasal dari limbah buah Nanas. Nah, kedepannya kami akan membuat suatu kain yang bahannya berasal dari serat nanas. Mudah-mudahan di 2021 bisa terlaksana," ucapnya. 

Ketua Dekranasda Sumsel, Hj Febrita Lustia Herman Deru mengatakan Malam Karya Kriya Sriwijaya untuk memotivasi dan membantu UMKM agar tetap bersemangat membuat kerajinan. Terutama busana dan kain khas Sumsel. 

"Kegiatan ini juga di diharapkan menjadi ajang bagi para desainer untuk terus berkarya walaupun sedang menghadapi Pandemi Covid-19," pungkasnya. (Kominfo Prabumulih)

Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 7 November 2020

 



Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts