Camat RKT "Ngadek" Setiap Desa / Kelurahan Akan Digilir

NGADEK : Camat Rambang Kapak Tengah (RKT) Prabumulih Satria Karsa,SE 

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Camat Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih Satria Karsa,SE kembali membuat hal yang tak biasa, kali ini Pria asal Sukarami itu membuat trobosan baru, selasa (2/3).

Ngantor ke Desa dan Kelurahan atau disingkat "NGADEK" kini menjadi program pertamanya bahkan di Prabumulih usai dirinya dilantik menjadi Camat Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih.

Program "Ngadek" bertujuan untuk mempermudah pelayanan masyarakat RKT mengingat sebagian besar wilayah Desa Kelurahan disana berjarak sangat jauh dan memakan waktu yang lama jika berurusan kekantor Camat.

"Sekarang programnya sudah jalan, kita gelar sebulan dua kali ngantor (Ngadek) itu setiap hari Jumat usai senam pagi" jelas Satria, seraya mengatakan pihaknya juga menggandeng UPTD KB, UPTD PBB beserta Kasi Pemerintahan lainnya untuk mempermudah urusan.

Pelayanan masyarakat (Ngadek) diharapkan dapat mempermudah masyarakat untuk berurusan seperti halnya membuat KK, KTP, Pengurusan PBB dan lainnya.

Tak hanya itu, seiring program Ngadek mantan Lurah Tanjung Rambang itu juga memberikan beberapa bantuan sembako kepada masyarakat secara langsung .

"Kita juga memberikan bantuan sembako seperti beras dan lainnya, jadi selain bisa ngantor di Desa/Kelurahan kita juga bisa cek langsung kondisi masyarakat" Lanjutnya.

Program ngadek minggu ini diketahui akan digelar di Kantor Desa Rambang Senuling dan dilanjutkan solat Jumat berjemaah, dan setiap bulan akan digilir untuk ngantor disetiap desa /Kelurahan se RKT(tau/sn)

Share:

Kejari PALI Sebut Bakal Ada Pejabat PALI Jadi Tersangka Kasus Normalisasi Sungai Abab



foto. Kepala Kejari PALI (doc) 


PALI. SININEWS.COM --  Tidak lama lagi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal menetapkan tersangka kasus dugaan penyalahgunaan anggaran proyek normalisasi sungai kecamatan Abab dari Desa Batung ke Desa Tanjung Kurung Kecamatan Abab yang pembangunannya menggunakan APBD PALI tahun 2018 yang berdasarkan temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp 5 milyar lebih. 


Hal itu diungkapkan langsung Kepala Kejari PALI Agung Arifianto, Selasa (2/3/21). Menurutnya, kasus tersebut sudah menjadi prioritas program 100 hari kerja menjadi Kepala Kejari PALI. 

"Penetapan kasus proyek normalisasi sungai kecamatan Abab tinggal menunggu jumlah pasti kerugian negara. Calon tersangka pastinya lebih dari satu orang, diantaranya bakal ada pejabat dan pihak ketiga," tandasnya. 

Disamping akan mengumumkan calon tersangka kasus normalisasi Sungai kecamatan Abab, Agung juga menegaskan bahwa Kejari PALI akan menuntaskan kasus dugaan penyalahgunaan anggaran di Sekwan PALI tahun 2017. 

"Dalam kasus itu, ada satu tersangka sudah kita tahan dan satu lagi masih DPO. Kasus ini akan kita tuntaskan, termasuk kasus di Sekwan tahun 2020 akan kita tuntaskan juga," tukasnya. 

Target 100 hari kerja lainnya sebagai Kepala Kejari PALI, Agung juga bakal menyelesaikan kasus robohnya atap pasar Air Itam yang telah menetapkan tersangkanya. 

"Tersangka ada di luar PALI semua. Sudah dipanggil tapi tidak datang dengan alasan sakit. Namun dalam waktu dekat ini akan dilakukan pemanggilan tahap kedua. Target dalam 100 hari kerja, kasus robohnya atap pasar Air Itam sudah bisa dilimpahkan," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Bank Sumsel Babel Pendopo PALI Kenalkan Penggunaan Barcode QRIS


PALI. SININEWS.COM -- Mendorong konsumen untuk bertransaksi digital dengan mulai mengimplementasikan transaksi nontunai dengan barcode Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia, Bank Pembangunan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Cabang Pendopo Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gencar mensosialisasikan penggunaan barcode QRIS ke berbagai instansi dan pelaku usaha. 


Seperti contoh pada Selasa (2/3/21), pihak Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo PALI  yang dipimpin langsung kepala cabang Darmiansyah didampingi kepala cabang pembantu Bank Sumsel Babel Tanah Abang, Mayhardi dan timnya mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi mensosialisasikan penggunaan barcode QRIS. 



Bukan hanya mensosialisasikan ke pihak RSUD saja, tetapi Bank Sumsel Babel juga mensosialisasikan ke pasien agar menggunakan barcode QRIS saat melakukan pembayaran di RSUD Talang Ubi. 


"Pengenalan transaksi non tunai dengan barcode QRIS ini terus kita lakukan. Terlebih pada masa pandemi corona ini, yang mana dalam menekan penyebaran covid-19 harus mengurangi transaksi langsung tunai. Dengan QRIS dapat mengurangi kontak fisik, masyarakat tidak perlu gunakan uang tunai, dari sisi merchant juga akan lebih mudah tidak perlu menyiapkan uang kembalian," ujar pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo. 


Ditambahkannya bahwa sejak diluncurkan transaksi digital menggunakan barcode QRIS, pengguna QRIS dari kalangan pelaku usaha dan instansi di PALI sudah ada 30 pengguna. 



"Target kita pada akhir Maret 2021 ini 100 pengguna dari pelaku usaha atau instansi. Sebab, peluang itu terbuka lebar lantaran ada banyak pelaku usaha di PALI dengan bermacam-macam usahanya," tukasnya. 


Selain RSUD Talang Ubi, Darmiansyah juga menyebut sudah mensosialisasikan ke Dinas Kesehatan dan instansi lain diluar pelaku usaha. 


"Dalam waktu dekat ini kita akan mensosialisasikan ke Dinas Pendidikan dalam pembayaran dana BOS menggunakan barcode QRIS. Juga kita akan kembangkan ke daerah-daerah, seperti kecamatan Tanah Abang, Penukal dan lainnya," terangnya. 


Dengan adanya barcode QRIS dari Bank Sumsel Babel, dr Tri Fitrianty Direktur RSUD Talang Ubi merespon positif. Menurutnya dengan pembayaran nontunai saat pandemi sangat membantu dalam menekan angka penyebaran covid-19. 


"Hanya saja kami sarankan pada fitur barcode QRIS harus disertakan keterangan transaksi, lantaran di rumah sakit ini banyak transaksi yang masuk. Tetapi secara keseluruhan, itu sangat membantu kami dalam hal pembayaran oleh pasien yang berobat ke rumah sakit ini," kata direktur RSUD Talang Ubi yang biasa di sapa dr Fitri itu. (sn/perry)

Share:

PENDAMPING PERTANIAN BESUTAN PROVINSI SUMSEL SAMBANGI DESA BINAANNYA


PALI, SININEWS.COM -- Dalam upaya meningkatkan ekonomi pada sektor petanian dan perkebunan serta menuju swasembada pangan di Provinsi Sumatera Selatan, pada tahun 2020 yang lalu, melalui Keputusan Gubernur H. Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mencetak  seribu kader pendamping pertanian dan perkebunan dari berbagai jurusan lulusan S1 Fakultas Pertanian untuk disebarkan ke pelosok desa se-Sumatera selatan. 


Dalam penyebaran kader pendamping pertanian ini, untuk Kabupaten Penukal Abab Lematang  Ilir  (PALI) mendapat kuota 17 orang pendamping untuk 5 kecamatan,  diantaranya BP3 Penukal meliputi  Kecamatan Penukal dan Kecamatan Penukal utara mendapat 7 Orang Pendamping (penyuluh). 

Pada giat perdananya, Senin (1/3/21) para penyuluh ini langsung turun ke desa-desa binaannya melakukan tatap muka (silahturahmi) dengan para kepala Desa dan masyarakat tani  se-Tempirai Raya. (Desa Tempirai, Desa Tempirai Utara,  Desa Tempirai Timur dan Desa Tempirai selatan)  dalam wilayah Kecamatan Penukal utara Kabupaten PALI. 


Para penyuluh yang didampingi PPL senior Nurul Yakin bersama para ketua Gapoktan dan Poktan se Tempirai Raya ini,  disambut baik oleh para Kepala Desa dan Masyarakat Tani. Serta dalam interaksi kebersamaan  ini tentunya Kepala BP3 Penukal Judin, SP melalui PPL Nurul Yakin, menitipkan para Kader Penyuluh  ini kiranya masyarakat tani dan pemerintah  desa se Tempirai Raya dapat selalu sinergi membangun komunikasi dan koordinasi dengan PPL yang baru.

"Sehingga informasi kegiatan pertanian dapat berjalan baik," ujar Nurul Yakin. 


Adapun kader penyuluh ( PPL) dimaksud mendapat tugas ke Desa Binaanya sebagai berikut:


1. Aji Dwi Putra,SP (Desa Air Itam) 

2. Andini Dwi Putri, SP,  (Desa Air Itam Timur

3. ‎Lindi Rhamona, SP (Desa Air Itam Utara) 

4. ‎Eko Subagia, SP (Desa Tempirai induk) 

5. ‎Lamella Nintha Pinem,STP (Desa Tempirai Utara) 

6. ‎Devi Irawan, SP (Desa Tempirai Timur) 

7. ‎Fitri Agus Rini, SP ( Tempirai selatan) sekaligus  sebagai PPOPT  (Pendamping Peningkatan  Ekonomi  Petani) Kecamatan Penukal Utara. 


Sementara itu, Kepala Desa Tempirai Muhamad Jonot mewakili Kepala Desa lainya,  menyambut baik atas kehadiran para penyuluh, "Kami berharap kiranya para penyuluh dapat mendampingi masyarakat tani Se Tempirai Raya dengan bersungguh-sungguh agar para petani mendapat formula cara bercocok tanam yang baik," harap Kades. 


Kades juga mengajak para penyuluh ikut berpartisipasi mendorong terciptanya berbagai program pertanian untuk dapat digelontorkan ke masyarakat Tani, "baik program pertanian pemerintahan daerah maupun pemerintahan pusat," imbuhnya. 


Dalam kesempatan  yang sama,  Ketua Gapoktan Tempirai Timur Suharto mewakili Kelompok Tani se Tempirai Raya maupun se-kabupaten PALI,  berharap kedepan kiranya pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat membantu  prasarana pertanian modern dan mengadakan berbagai pelatihan secara berkesenambungan.

Disamping itu,  praktisi penggiat tani ini, mengapereasi Gubernur Sumatera selatan H. Herman Deru atas di bentuknya kader penyuluh Pertanian.

"Insyaallah harapan ke depan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat mengakomodir para ketua Gapoktan atau Poktan Desa untuk dijadikan sebagai penyuluh swadaya mengingat akan lebih epektif dan potensial  sebagai pelaku tani sekaligus sebagai penyuluh atau pendampingan masyarakat Tani," pungkasnya. 


(Bungharto /SN)

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 1 Maret 2021

 






Share:

Hujan Disertai Angin Kencang Tadi Malam, Atap Rumah Warga Anak Petai Roboh

RUSAK : Atap Rumah milik Zainudin warga Kelurahan Anak Petai Terbang akibat tertiup angin kencang saat hujan tadi malam puku 19.00 wib, minggu (28/3)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Atap Rumah warga Rt.01 Rw.02 Kelurahan Anak Petai Kecamatan Prabumulih Utara melayang usai diterjang angin saat hujan deras tadi malam sekira pukul 19.00 Wib, senin (1/3).

Kejadian tersebut menimpah Zainudin (57) yang saat ini sedang berada didalam rumah, ketika hujan lebat disertai angin kencang atap rumah yang terbuat dari seng itu melayang dan terangkat.Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang didapat dari beberapa sumber angin kencang disertai hujan lebat juga menghantam rumah dibeberapa tempat di Prabumulih Timur yakni di Kelurahan Muara Dua. 

Sementara itu, Lurah Anak Petai A.Yani saat dikonfirmasi membenarkan rumah warganya di Rt.01 Rw.02 mengalami rusak parah akibat hujan tadi malam.

“ya ada dua rumah yang menjadi korban hujan tadi malam, tapi satunya rusak ringan” tuturnya. 

Diketahui, Pihak Pemerintah Kelurahan Anak Petai telah mengecek lokasi rumah warga yang menjadi korban dan telah melaporkan kepihak terkait. 

"ini berkasnya sudah saya laporkan ke pak Wali” tutup Lurah.

SIMAK VIDEONYA.



Share:

Tim Kajian UU ITE Hadirkan Terlapor dan Pelapor

 


SINI NEWS | Tim kajian Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), hari ini dijadwalkan mulai meminta masukan sejumlah narasumber. Untuk kesempatan pertama hari ini, tim akan menghadirkan beberapa warga masyarakat yang pernah dilaporkan atau pihak terlapor

terkait UU ITE. Tak hanya itu, tim bentukan Menko Polhukam ini juga akan menghadirkan pihak yang pernah melaporkan (pelapor). 


Dari kalangan terlapor ada Baiq Nuril, Saiful Mahdi, Dandhy Dwi Laksono, dan Ahmad Dhani Prasetyo. Akan hadir pula Bintang Emon, Singky Soewadi dan Diananta Putra Sumedi. Sementara dari kalangan pelapor adalah Muannas Al Aidid dan Ade Armando. Latar belakang mereka beragam, dari publik figur, dosen, hingga jurnalis. 


"Hari ini sesuai jadwal yang telah disepakati oleh tim, kami akan mengundang beberapa narasumber yang berasal dari latar belakang yang beragam. 


Mereka adalah orang-orang yang pernah memiliki pengalaman sebagai terlapor maupun sebagai pelapor di kasus yang terkait dengan U ITE," ujar Ketua Tim Kajian UU ITE Sugeng Purnomo, di kantornya Senin (1/3).


Menurut Sugeng, pertemuan perdana dengan para narasumber ini dilakukan secara virtual, dan terbagi menjadi dua sesi pertemuan.  


"Di sesi pertama hari ini, narasumber yang diundang melalui saluran virtual antara lain Baiq Nuril, Bintang Emon, Dandhy Dwi Laksono dan beberapa yang lain, 8-9 orang. Karena jumlah terlapor dan pelapor cukup banyak, maka akan dilanjut dengan sesi kedua Selasa besok," tambah Sugeng.


"Masukan dan pandangan yang diberikan oleh narasumber nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi tim, baik untuk sub tim 1 yang akan menghasilkan panduan, maupun bagi sub tim 2 yang akan mengkaji kemungkinan revisi” ujar Sugeng yang juga Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam.


Selain melibatkan beberapa narasumber dari berbagai klaster seperti pelapor dan terlapor, aktivis/praktisi/masyarakat sipil, akademisi, pers dan lain-lain, tim juga membuka Hotline bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan melalui email di: KajianUUITE@polkam.go.id dan SMS/WhatsApp di: 082111812226. Tutup

Share:

Pasca Ditarik, Posko Covid-19 di PALI Bakal Dibangun di Seluruh Kelurahan


PALI. SININEWS.COM -- Dengan menurunnya jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Bumi Serepat Serasan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan penyebaran covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menarik posko Covid-19 dan rencananya akan dibangun di setiap kelurahan dalam kecamatan Talang Ubi. 

Dikatakan Junaidi Anuar, ketua harian Satgas covid-19 PALI bahwa penarikan posko covid-19 yang berjumlah empat titik karena melihat tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sudah meningkat. 

"Tingginya kesadaran masyarakat dalam memakai masker menjadikan salah satu dasar kita untuk menarik posko covid-19 terhitung tanggal 28 Februari 2021. Juga dengan adanya penurunan jumlah terkonfirmasi covid-19 di PALI," ujar Junaidi Anuar, Senin (1/3/21).

Meski posko ditarik, tetapi dikatakan Junaidi Anuar bahwa operasi Yustisi dan penyemprotan cairan disinfektan tetap berjalan pada titik-titik yang dianggap perlu dilakukan penyemprotan. 

"Ini tetap kita lakukan untuk menekan penyebaran covid-19 juga mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan. Karena meski zona kuning, kita tidak mau kecolongan bahkan kita harus bisa menjadikan PALI zona hijau," tandasnya. 

Dijelaskan Junaidi bahwa dengan ditariknya posko covid-19 di empat titik, yakni di Talang Bulang, Raja, Simpang Lima Pendopo dan Kota Baru nantinya akan dibangun di setiap kelurahan. 

"Direncanakan akan dibangun di 
6 kelurahan, tetapi diawali rapat koordinasi terlebih dahulu dengan instansi terkait, seperti Dinkes, TNI, Polri,  PSC 119, Dishub, Satpol-PP, Camat dan lurah. Karena dalam 6 kelurahan itu masih terdapat warga yang terkonfirmasi covid-19. Mudah-mudahan dengan upaya ini, penyebaran covid-19 di kabupaten PALI bisa ditekan," harapnya. (sn/perry)



Share:

Reses Anggota DPR RI H. Alex Noerdin Resmikan Penggunaan Sumur Bor dan Lampu Penerangan di Lahat


LAHAT - Wakil Ketua Komisi VII, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golongan Karya H, Alex Noerdin beserta rombongan melaksanakan kegiatan Reses di Kabupaten Lahat, diantataranya Siaturahmi dengan Pengurus DPD Partai Golkar Kab. Lahat dan Anggota Fraksi di Rumah Kediaman Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat Sri Marhaeni Wulansih, SH, keluarahan Talang Jawa Selatan Kec. Lahat (28/2)


Dalam kunjungan ini Mantan Gubernur Sumatera Selatan ini  melakukan beberapa rangkaian kegiatan diantarabya, Peresmian Penggunaan Sumur Bor Desa Keban Kacamatan Lahat Kabupaten Lahat dan  Peresmian Penggunaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya serta Peninjauan Sumur Bor di MAN Lahat. 


Peninjauan ini merupakan realisasi bantuan tahun 2020 lalu, yakni membangun sumur Bor untuk masyarakat Desa Keban Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel.

Bantuan Pembangunan sumur Bor bersumber dana dari aspirasi DPR RI farksi Golkar,di Daerah dapil II Sumatra selatan (Sum-sel) untuk membantu warga yang sulit mendapatkan air bersih seperti di Desa Keban ini.


Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lahat Sri Marhaeni Wulansih ,  mengatakan bahwa bantuan sumur bor ini sangat membantu warga sekitar yang mana Desa Keban ini sangat sulit mendapatkan air bersih.


"Alhamdulillah Bapak Haji Alex Noerdin hari ini hadir ditengah-tengah kita dengan agenda kegiatan Reses Anggota DPR RI, antara lain peninjauan dan peresmian penggunaan Sumur Bor di Desa Keban Kecamatan Lahat dan Peresmian penggunaan Lampu Penerangan Jalan di area MAN Lahat,  ini yang sangat diharapkan oleh masyarakat setempat, sehingga terealisasi sudah apa yang menjadi keinginan Rakyat untuk mendapatkan air bersih serta penerangan yang sangat dibutuhkan, semoga apa yang telah diberikan oleh Bapak Haji Alex akan menjadikan amal ibadah rejeki yang mengalir dan selalu terang benderang dan kelancaran dalam menjalankan tugas sebagai Anggota DPR RI di Jakarta,"ujar Wakil Ketua II DPRD Lahat ini. 


Dalam sambutannya H Alex Noerdin  menyampaikan kepada seluruh Kader Partai Golkar untuk selalu besinergi dalam rangka menghadapi pemilu mendatang dan menyatakan Golkar harus menjadi yang terdepan.


“Saya sangat berharap kepada para kader baik dari ranting maupun Dewan Perwakilan Daerah (DPD) agar bersama -sama lebih menjadikan partai Golkar menjadi Partai tertinggi dalam perolehan suara di pemilu mendatang,”harap Mantan Gubernur Sumsel 2 Periode dan Politisi Seniior ini. 

 

H Alex Nurdin menambahkan bahwa sebanyak 700 lampu automatis tenaga matahari disebar di Sumsel, untuk Kabupaten Lahat  dibantu 30 unit lampu dan Insya Allah tahun depan akan ditambah lagi.

Lampu- lampu jalan ini semoga dapat membantu penerangan ditempat yang strategis tentu saja utamakan di kantong - kantong suara Golkar,"ujar H. Alex Noerdin.

Share:

MPPDT Gagas Sapta Pesona Keindahan, Usung Tempirai Menjadi Desa Wisata


Tempirai, PALI. SININEWS.COM  -- Organisasi Massa Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) menggelar aksi penanaman 105 bibit pohon  Tabebuya terdiri dari 45 bunga pink dan 60 kuning  bunga  di Desa Tempirai Raya pada lokasi pinggir jalan raya Dahau Desa Tempirai diarea Cerucup, Lubuk Padu dan Lokasi Wisata Pulau Pasir Putih pada hari Ahad (28/2/2021)


Kegiatan tersebut dihadiri oleh H.Asri AG-Ketua DPRD Kab.PALI, Efendi-Kadis Pariwisata PALI,Camat yang diwakili, Semua perangkat PemDes Tempirai Raya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemangku Adat, Tokoh Pemuda dan Civitas Akademika.


Ketua DPRD Kabupaten PALI Asri AG menyatakan sangat mendukung kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh MPPDT. Sebab hal tersebut adalah upaya untuk melastarikan alam terkhusus Desa Tempirai yang akrab sekali dengan alam. 



"Pada perinsipnya kami mendukung kegiatan MPPDT ini, apalagi ini berkaitan dengan penghijauan . Nah, kami dari DPRD kabupaten PALI berasal dari fraksi PDIP, Minggu kemarin kami secara nasional sudah melakukan penanaman pohon di Celiwung tersebar seluruh wilayah Jakarta," ujarnya.


"Dan saya akan hadir apalagi ini berkaitan dengan melastarikan alam. Apalagi kita didesa  sangat menyatu dengan alam. Jadi kita harus melastarikan ini," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Umum MPPDT, Subiyanto mengatakan, Kegiatan ini dilakukan MPPDT dengan menggalang Donasi dari orang-orang Tempirai dimanapun berada dan orang yang peduli dan berkomitmen untuk wujudkan mimpi besar Wang Tempirai untuk mewujudkan Desa Tempirai Raya yg MAJU dengan cara dijadikan Desa Wisata, 


"Hal ini secara paralel menunggu  proposal MPPDT yg sudah diajukan ke Bupati PALI," katanya.


Disamping itu kegiatan ini mendapat dukungan yg antusias dari masyarakat karena MPPDT mengusung tema sedekah oksigen yg sehat untuk masyarakat dan ciptakan SAPTA PESONA Keindahan pemandangan di Desa Tempirai yg insyaa ALLAH seperti bunga Sakura di Jepang.


Meski demikian, Jumlah donatur yg berpartisipasi sebanyak 78 orang selain pengurus MPPDT (Dewan Dewan Penasehat, Penyantun, Dewan Pakar, Pengurus, Pengawas dan BP MPPDT) juga partisipasi DPRD PALI Bpk H.Asri AG, Bpk Aswawi Mansyur dan beberapa pejabat Pemkab PALI.

Dari Donasi tsb MPPDT selain tanam 105 pohon Tabebuya juga memberikan contoh 10 pot warna merah-putih ditanam pohon palem putri untuk donasi dlm rangka HUT RI ke 76.



"Penanaman ini sebagai aktualisasi dari Think Big Start Small untuk jadikan Tempirai Raya desa wisata.

Tidak hanya itu, MPPDT akan terus berusaha semaksimal mungkin sesuai peran dan fungsi ormas MPPDT untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Terlebih memberikan edukasi publik dan advokasi kebijakan publik," tegasnya.



Kami juga menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan juga menyerahkan kepada masyarakat Desa Tempirai Raya agar pohon Tabebuya dan pohon palem yg ada di rawat agar tumbuh dan berkembang baik memberikan oksigen yg sehat serta menghasilkan keindahan.... insyaa ALLAH diberikan kemudahan dan Keberkahan.


Warga Desa Tempirai Heru dan Abri sangat bersyukur adanya penanaman pohon tabebuya di Desa Tempirai ini. Tentunya tidak hanya menjadi penghijauan tetapi inj menjadi menjadikan Desa Tempirai menjadi Desa Wisata.


"Kami sangat apresiasi dan mendukung penanaman pohon tabebuya ini. Ini merupakan langkah inovasi menjadikan desa wisata. Tentunya kami sebagai generasi muda akan menjadi yang terdepan untuk melakukan perawatan dan menjaganya," tandasnya. (yogi)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts