Pj Bupati PALI Temui Keluarga Pasien yang Merasa kecewa atas Pelayanan di Puskesmas Abab


PALI. SININEWS.COM -- Setelah menyidak Puskesmas Abab Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (17/5/21) Penjabat Bupati PALI DR H Rosidin Hasan langsung mengunjungi kediaman Siska, salah satun warga yang meluapkan kekecewaannya di sosial media yang menilai pelayanan pada Puskesmas Abab buruk mengakibatkan ibu Siska meninggal dunia. 


Pj Bupati PALI mengajak Asisten II, Kepala Dinas Kesehatan  Kepala Puskesmas Abab dan Camat Abab.

"Persoalan ini selesai. Saya kunjungi rumah duka dan bertemu pihak keluarga meminta maaf dan harus tabah dalam menghadapi musibah ini," ucap Bupati. 

Sementara Siska mengatakan bahwa unggahannya di sosial media hanya luapan kekecewaan karena panik dan tidak ada maksud untuk menyudutkan profesi atau suatu instansi.

"Kematian memang sudah suratan dan mungkin jalannya ibu saya meninggal dengan sebab seperti ini. Tapi saya ingin kedepan pelayanan di puskesmas Abab ditingkatkan jangan sampai terulang lagi," harapnya. (sn/perry)
Share:

Dikeluhkan Pelayanannya, Pj Bupati PALI Sidak Puskesmas Abab


PALI. SININEWS.COM -- Menyikapi adanya keluhan yang disampaikan sejumlah masyarakat terhadap pelayanan pada Puskesmas Abab Kecamatan Abab terutama ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang salah satu keluhan diunggah oleh salah satu warga dan sempat viral di sosial media membuat Penjabat Bupati PALI DR H Rosidin Hasan turun langsung dan mendatangi Puskesmas Abab pada Senin (17/5/21).

Kedatangan Pj Bupati PALI didampingi Asisten II Husman Gumanti, kepala dinas Kesehatan PALI., Mudakir, ketua PPNI PALI,  Ernawati dan ketua IBI PALI. 

Pj Bupati menyikapi kejadian itu agar dijadikan cerminan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan paradigma pelayan harus dirubah dengan mengedepankan senyuman meski pun senyuman tidak mengenyangkan tapi menciptakan sugesti. 

"Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan sebagai garda terdepan ayo kita layani sepenuh hati. Ketika ada pasien sembuh pasti ada pahala yang didapat meski pahala tidak nampak tapi kedamaian dan ketengan pasti kita rasakan," pesan Bupati dihadapan puluhan pegawai Puskesmas Abab. 


Ditambahkan Pj Bupati bahwa sebagai para medis punya peran sangat penting dalam dunia kesehatan, ditangan para medis banyak orang sembuh.

"Tapi kalau dalam memberikan pelayanan tidak sesuai atau dengan raut wajah tidak bersahabat maka pasien yang datang hendak berobat mungkin akan tambah sakit. Namun kalau pelayanan sepenuh hati dan diawali senyuman, mungkin saja saat melihat petugas medis menyapa dengan senyuman pasien akan sembuh sebelum diobati. Untuk itu, ayo rubah mindset kita dan kejadian ini jadi pelajaran kita agar tidak terulang lagi," imbuhnya. 

Bupati menegaskan dirinya tidak mau lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan buruk dari fasilitas kesehatan. 

"Berikan pelayanan terbaik karena tugas  kita untuk melayani," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinkes PALI juga menyampaikan hal sama dan berpesan kepada seluruh pegawai Puskesmas Abab agar meningkatkan pelayanan publik. 

"Jadikanlah sebagai pemacu kita untuk dapat berbenah diri dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat supaya masyarakat terlayani dan tidak menimbulkan keluhan," kata Kadinkes. (sn/perry)




Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 16 Mei 2021






 

Share:

Pelayanan UGD Puskesmas Abab PALI Dikeluhkan, Salah satu dokter Sebut Miss Komunikasi


foto. ilustrasi 

PALI. SININEWS.COM -- Dinilai kurang memuaskan, pelayanan kesehatan pada ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikeluhkan sejumlah warga yang merasa kecewakan. 


Warga sangat menyayangkan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat yang dianggap tak maksimal, apalagi pada ruang UGD yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kegawatdaruratan yang menyangkut nyawa manusia. 

Seperti yang diutarakan Siska (22) warga Desa Betung yang merasa tak mendapat pelayanan kurang baik saat membawa sang Ibu Supna Binti Nawas (56) berobat ke ruang Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas Abab Desa Betung beberapa hari lalu. 

Dirinya (Siska) merasa kecewa karena menilai petugas di UGD seperti kurang peduli terhadap kondisi ibunya yang saat itu perlu pertolongan cepat. Namun akibat hal itu, nyawa sang Ibu tak dapat tertolong meski telah sempat dibawa ke RS di Kota Prabumulih.

Siska menceritakan awalnya kejadian tersebut pada,  Senin (10/5/2021) sore sekitar jam 17.00 Wib.

Saat itu ibunya mengeluh sesak nafas dan niat dari awal sebenarnya dibawa ke RS Bunda Prabumulih.

Namun karena merasa keadaan darurat, sehingga Ibunya sangat membutuhkan oksigen atau penanganan sementara yang akhirnya harus dibawa terlebih dahulu ke ruang UGD Puskesmas Abab. 

"Sangat disayangkan, pelayanan ruang UGD di Puskesmas Betung Abab kurang baik. Padahal, saat kami datang tidak ada pasien lain diruangan tersebut, hanya ada ibu. Sementara beberapa perawat serta PNS hanya berdiri didepan ruangan. Lalu, saya menghadap perawat tersebut dan dijawab segeralah dibawa ke RS Prabumulih dan tanpa adanya upaya perawatan terlebih dahulu." kenangnya kepada sejumlah awak media, Minggu (16/5/21). 

Saat itu ditambahkan Siska terjadi perdebatan lantaran Ibunya membutuhkan oksigen, namun tak diberikan dan hanya menjawab petugas di UGD jangan ditunda lagi untuk dibawa ke RS.

"Saat hendak berangkat didalam mobil pribadi, Ibu sesak nafas dan saudara yang berada bersamanya kembali membujuk agar dipinjamkan oksigen. Kemudian, saya minta tolong kepada dokter di Puskesmas bersangkutan agar meminta oksigen via telpon. Akhirnya dipinjamkan oksigen oleh perawat jaga di UGD meski terlihat setengah hati," katanya. 

Siska menjelaskan bahwa setelah dipasangkan oksigen, kondisi ibunya menjadi tenang.

"Kami sudah berada didalam mobil mau berangkat, baru ada tawaran mobil ambulan. Sangat telat. Itu pun tawaran dengan menggerutu," jelasnya lagi.

Lalu, didalam perjalanan sekira 15 menit dari Desa Betung menuju Desa Pengabuan oksigen tersebut habis. Kemudian, ibunya menjerit kesakitan lantaran kehabisan oksigen dan terus dibawa ke RS Prabumulih sekira satu jam perjalanan. 


"Saat sampai di IGD RS Bunda Prabumulih ibu masih bernafas. Kemudian diberikan upaya perawatan namun nyawa Ibu tak tertolong lagi karena kurang oksigen," terangnya. 


Keesokan harinya, Selasa (11/5/2021) Ibu Supna dimakamkan, kemudian ia kembali ke ruang UGD Puskesmas Abab untuk mengembalikan oksigen. Dengan emosi dan ditenangkan pihak keluarga.


"Pelayanannya sangat tidak maksimal. 
Kita sama-sama tidak tahu kalau akhirnya meninggal, namun setidaknya ada upaya terlebih dahulu. Niat awal saya tidak ada menyebutkan atau judge instansi atau profesi. Saya niatnya agar tidak ada korban lain dan ini cara saya meluapkan amarah, agar dirembukkan supaya lebih baik lagi kedepannya." tutupnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Betung Abab melalui salah seorang dokter bertugas di Puskesmas tersebut dr Aman Rohman berkata hal demikian mungkin terjadi Miss komunikasi, dimana kala itu pihak keluarga panik dan emosi.

"Kami menerima saran dan kritik. Pelayanan akan kita tingkatkan. Yang bersangkutan juga tidak ada maksud apa-apa hanya ingin konfirmasi dengan pihak jaga saat itu.Kami meminta waktu untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini dan kita ada pimpinan dan hari ini hari libur akan kembali menemui konfirmasi sama-sama ke rumah Siska pada hari Senin." jelasnya. (sn/perry)
Share:

BERSAMA PEMDES TEMPIRAI UTARA DPRD SUMSEL SENTUH LANSIA DENGAN KURSI RODA


PALI,  Sininews. Com -- Mengakomudir keluhan Masyarakat Lanjut Usia (Lansia)  lumpuh warga Desa Tempirai utara Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Rizal Kanedy,  SH, Mh Ketua Komisi 5 bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Provinsi sumatera selatan, turun ke pedesaan santuni warga Lansia Lumpuh dengan memberikan 2 unit Kursi roda, disambut antusias Masyarakat dan jajaran Pemerintahan setempat, yang pelaksanaannya ( 16/5/2021) dihalaman rumah kediaman Ratena Dewi makdin ( penerimaan bantuan) Tempirai Utara.

Dalam sambutannya Rizal Kanedy wakil Rakyat Dapil 2 Kabupaten PALI ini,  bahwa Bantuan ini merupakan rasa kepedulian sebagai wakil Rakyat dan wujud kemanusiaan terhadap orang tua kita yang sudah berusia uzur ( Lansia) sehingga dengan kursi Roda ini sedikit meringankan beban para  Lansia. 

Lanjut wakil rakyat yang merakyat dan dikenal sapaan RK ini, menghimbau pada Pemerintah Desa dan Masyarakat agar selalu senergi dalam menciptakan inovasi Pembangunan Desa yang berkelanjutan serta selalu berkonsultasi dengan instansi terkait baik ditingkat Kabupaten maupun ditingkat Provinsi sumatera selatan. 

Juga takalah pentingnya peran Para Pemuda di Desa perlu jadi perhatian khusus untuk di bimbing dan dibina sehingga dapat menjadi generasi muda yang cerdas dan Terampil.... Ungkap wakil Rakyat wong Penukal ini..! 

Demikian Kepala Desa Tempirai utara Hermanto sahiman didampingi PLD Kemendes Awek Bayumi, SP,  mengapresiasi atas kepedulian DPRD Provinsi sumatera selatan terhadap warga Desa nya (lansia) yang membutuhkan kursi Roda.

Serta mengajak warga Tempirai utara,  hendaknya banyak bersyukur atas sekecil apapun bantuan, sehingga menjadi barokah dan bermenfaat bagi penerima bantuan tersebut....Harap Hermanto.... !!


(Bungharto/SN).

#Umum

Share:

Pemuda Tempirai Siap Aksi Nyata Dalam Pembangunan Desa


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan pemuda desa Tempirai Raya menggelar temu kangen pemuda di Desa Tempirai Timur, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Sabtu (15/5/2021) malam. Kegiatan tersebut mengusung tema 'Peranan Pemuda dalam Pembangunan Desa'.


Ketua Pelaksana, Eko Marhen mengatakan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi banyaknya pemuda Desa Tempirai Raya mempunyai potensi dan keahlian yang dimilikinya.


"Tentunya dengan kita berdiskusi dan bertukar gagasan ini, nantinya kita bisa kolaborasi. Sesuai peranan dan kemampuan masing-masing untuk terlibat dalam pembangunan Desa," ujar Eko.


Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Tempirai Selatan, Sapikal Usman, Kepala Desa Tempirai Timur, M. Teguh Jaya, Akademisi yang juga senior Desa Tempirai, Awaludin, Ketua Karang Taruna Tempirai Selatan dan Timur serta tamu undangan lainnya.


"Dalam catatan sejarah juga anak muda telah melakukan perjuangan dan pergerakan. Apalagi hari ini pemuda Desa Tempirai kami lihat makin banyak. Oleh karena itu, kontribusi dan aksi nyata terus kita lakukan," tambahnya, apalagi ini masih suasana lebaran untuk saling memaafkan. 



Sekretaris Pelaksana, Eki Setiawan menambahkan, dirinya menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh tamu undangan yang telah hadir dan yang telah donasi untuk membantu jalan acara tersebut. 


"Kegiatan ini gerakan kolektif teman-teman pemuda, sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar. Kami sampaikan terima kasih banyak," kata Eki. 


Eki berharap, kegiatan tersebut dalam terus berlanjut sehingga apa yang dilakukan memberikan dampak yang luas untuk kemajuan kepada masyarakat khususnya pemuda. 


Sebagai informasi, kegiatan temu kangen pemuda tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat, guna mencegah penyebaran Covid-19. (sn/eko)

Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 15 Mei 2021






 

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 14 Mei 2021






 

Share:

WARGA TEMPIRAI RAYA TUNAIKAN SHOLAT IDUL FITRI DIMASJID CARA SEDERHANA

PALI,  sininews. Com -- Allah Akbar - Allah Akbar  - Allah Akbar...! Begitu lah suara gema takbir yang dilantunkan para jemaah Sholat Idul Fitri di setiap Masjid Masjid di 4 Desa yaitu Desa Tempirai,  Tempirai Utara, Tempirai Timur dan Tempirai selatan yang dikenal dengan sebutan Tempirai Raya. 

Pada sholat Idul fitri dan Perayaan Lebaran tahun 2021/ 1442 Hijriah ini,  dilaksanakan Warga Tempirai Raya dimasjid dengan cara sederhana,  dimana ditengah Pademi Covid Warga dan Pemerintah setempat sepakat untuk merayakannya cara sederhana dan mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Pada sholat Idul fitri di Masjid Agung Babusalam Tempirai selatan ( 13/5/2021), Sebagai khotib Amron Sulaiman menyampaikan isi khotbanya bertema "Meningkatkan Ketakwaan dan Keimanan pada Allah SWT".

Yang secara luas khotib mengajak para Jemaah sholat Idul Fitri agar umat Islam selalu berpegang Teguh pada ajaran Agama Islam secara baik dan benar serta dapat mengemplentasikannya dalam kehidupan sehari hari,  untuk menuju kesalamatan Dunia dan Akhirat.

Menurut Kades Tempirai Timur  M. Teguh Jaya Anuar salah satu Jemaah Sholat ied, Kegiatan Sholat ied tahun ini memang didesain sesederhana mungkin mengingat bencana Pademi Covid 19 masih belum mereda secara total,  sehingga Pemerintah Desa bersama Panitia  Perayaan sepakat melaksanakan sholat ied di Masjid Desa masing masing dan tetap patuh pada protokol Kesehatan (Prokes). 

Lanjut Kepala Desa,  kegiatan sholat di Masjid Agung Babusalam dihadiri juga Kapolsek Penukal Utara IPTU.  Bambang Wahyudi berserta jajaranya sebagai upaya bagian pengawasan Siaga pencegahan Pembatasan  kegiatan Masyarakat terhadap penyebaran Covid 19.

Dan menghimbau Masyarakat agar tetap waspada terhadap penyebaran Covid 19, serta setiap Pemerintah Desa sudah membuat beberapa pos siaga Covid 19 disetiap Kampung juga menfasilitasi Sinitizer dan Masker untuk Masyarakat. Ujar M. Teguh


(Bungharto/SN).

Share:

Lebaran Ala Anak-anak Kampung Inggris Tempirai-PALI



PALI. SININEWS.COM -- Dihari lebaran Idul Fitri 1442H anak anak dari LKP Abri English Course Kampung Inggris Tempirai-PALI dari Desa Tempirai serta Rani English Course dari Desa Madu Kincing Kecamatan Penukal Utara diundang oleh Pj Bupati PALI, DR H Rosyidin Hasan, Kamis (13/5/21).

Pada undangan ini mereka diajak untuk having a dinner (makan malam bersama).

Setelah having a dinner anak anak Kampung Inggris Tempirai-PALI diberikan kesempatan untuk mengucapkan eid Mubarak kepada Gubernur Sumatera Selatan dan harapan agar orang nomor satu di provinsi Sumatera Selatan itu bersedia mengunjungi Kampung Inggris Tempirai-PALI. 

Pada pertemuan ini anak anak menunjukkan skill mereka masing-masing.

Raden, anak dari Madu Kincing yang baru berusia 9 tahun namun telah mampu bela diri serta Ramonsha anak dari Tempirai yang baru berusia 11 tahun membawakan story telling di depan Pj Bupati.

Tentu saja aksi anak-anak itu menggugah simpatik Pj Bupati dan beliau dengan senang hati memberikan mereka hadiah.

Pada kesempatan itu juga Mr Abri, Founder of Kampung Inggris Tempirai-PALI menjelaskan dihadapan Pj Bupati mengenai progres dan harapan kedepannnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts