Laporan Harian Kabupaten PALI 30 Mei 2021

 

Kab. PALI (30-05-2021)

Total : 446

Probable : 28

Konfirmasi : 184

Discarded : 231

Proses : 0   

Suspek diambil swab per 18 mei : 188

Konfirmasi : 148

Discarded : 16


2. KONTAK ERAT

Total : 1390

Discarded : 1.081

Proses : 0

Menjadi suspek : 7

Menjadi konfirmasi : 232


3. KONFIRMASI POSITIF

Total : 498

Sembuh : 458

Meninggal : 36

Proses : 4

Dirawat RS : 0

Isolasi mandiri : 4

Share:

Alasan Aturan, Evi Pastikan Tak Jadi Maju Dalam Pemilihan Ketua KONI Kota Prabumulih Periode 2021-2025,


Prabumulih, sininews.com - Disebut-sebut bakal ikut bersaing dalam pemilihan Ketua KONI Kota Prabumulih periode 2021-2025, anggota DPRD Kota Prabumulih Evi Susanti SE menyatakan mengurungkan niatnya tersebut. 

Masalah aturan menjadi alasan dan pertimbangan politisi Partai Persatuan Pembangunan itu menarik diri untuk ikut bersaing. "Awalnya saya tertarik karena ada beberapa cabor siap memberikan dukung kepada saya, tapi setelah mempelajari aturan. Akhirnya saya nggak jadi maju," ujar ketua cabor binaraga ini. 

Menurutnya, sudah jelas ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 pada pasal 40 tentang sistem keolahragaan nasional, bahwa pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi, komite olahraga kabupaten dan kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik. 

Kemudian diperjelas dengan peraturan pemerintah nomor 16 tahun 2007 tentang penyelenggaraan keolahragaan pada pasal 56, bahwa bahwa pejabat publik dan pejabat struktural dilarang menjadi pengurus KONI. 

Tidak hanya itu sambung Evi, larangan itu juga di sampaikan dan dipertegas dalam surat edaran Mendagri, Menpora dan KPK. "Bahkan undang-undang ini sudah dilakukan  judical review di Mahkamah Konstitusi, dan MK menguatkan aturan ini," jelasnya. 

Jadi kata dia, apabila dirinya menabrak aturan itu padehal ia saat ini duduk di lembaga yang membuat peraturan tentunya kata dia, hal itu tidaklah elok. "Bahkan mengetahui aturan ini, teman-teman DPRD sempat meminta Kadispora Prabumulih yang menjadi ketua harian KONI Prabumulih untuk mundur," tukasnya. 

Tidak hanya itu, politisi yang dikenal kritis di DPRD Prabumulih ini sempat menanyakan ke beberapa daerah yang sudah melaksanakan pemilihan. Hasilnya kata dia, beberapa daerah itu aturan tersebut dijadika satu persyaratan. "Kita nanya ke provinsi, aturan itu ditegakkan, kemudian ke Lahat, Muara enim, Palembang dan terbaru informasinya Ogan Ilir yang sudah lebaran kemarin melakukan pemilihan, semunya memasukkan aturan itu menjadi salah satu persyaratan," terangnya. 

Untuk itu, ia menegaskan kalu dirinya tidak maju karena ingin taat dan patuh aturan yang berlaku. 

Sebelumnya, Ketua IPSI kota Prabumulih, H Eddy Rianto SH MH menegaskan kalo undang-undang dan peraturan pemerintah jelas melarang pejabat menjadi ketua KONI.


Share:

Pimpin Study Banding ke Brebes, Pj Bupati PALI Ingin Peternak Itik dan Pelaku Usaha Telur Asin di PALI Makin Maju


PALI. SININEWS.COM --  Penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR H Rosidin Hasan didampingi Ketua TP.PKK PALI Hj Elly Ismiani pimpin langsung kegiatan study banding ke Kabupaten Brebes provinsi Jawa Tengah sejak Kamis hingga Minggu (26-30/5/21) dalam mengembangkan usaha peternakan itik atau bebek yang sudah banyak digeluti masyarakat di Bumi Serepat Serasan. 


Dalam kegiatan study banding, Pj Bupati PALI mengajak Dinas Perikanan dan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Staff Ahli bagian Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Humas dan Bagian Umum juga sejumlah peternak itik dan pelaku usaha pembuatan telur asin. 


Seluruh rombongan menyambangi peternakan itik milik H Imron yang telah sukses dalam mengembangkan usahanya serta mengunjungi beberapa usaha telur asin di kabupaten Brebes. 

Study banding kali ini terlihat istimewa, lantaran kedatangan rombongan disambut langsung pejabat teras atas di kabupaten Brebes. Dimana sejak kedatangan rombongan, Sekda Brebes Ir Joko Gunawan yang menyambut dan menjemput rombongan di penginapan menuju kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) kabupaten Brebes. 


Setelah datang ke kantor Dinas DPKH Brebes, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH telah menunggu kedatangan rombongan bersama Kepala DPKH dr hewan Ismu Subroto juga staff ahli serta jajaran. 

Usai pertemuan dengan wakil bupati Brebes, Pj Bupati PALI dipercaya pengurus Masjid Agung kabupaten Brebes untuk menjadi khotib sholat Jum'at yang menyampaikan khotbahnya dihadapan ratusan warga Brebes yang menunaikan ibadah sholat Jum'at di Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat kabupaten Brebes. 


Tidak sampai disitu, setelah menunaikan ibadah sholat Jum'at, Pj Bupati PALI diundang Bupati Brebes Idza Priyanti SE untuk makan siang bersama di Pendopo rumah dinas Bupati Brebes yang juga mengajak sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemda Brebes. 

Saat pertemuan itu, terlihat suasana hangat dan keakraban antara dua pimpinan daerah tersebut. Kedua pemimpin itu melakukan sharing dan tukar pengalaman serta mengenalkan dan menjelaskan kondisi daerahnya masing-masing.


"Untuk menambah atau menggali dan mengembangkan potensi yang ada di PALI, kami mengajak pelaku usaha dan peternak itik belajar ke Brebes karena selain kabupaten yang terkenal dengan telur asinnya itu ada banyak kesamaan iklimnya dengan PALI, juga dinilai berhasil dalam sektor peternakan itik," ucap Pj Bupatinya PALI dihadapan Bupati Brebes dan jajarannya. 

Pj Bupati PALI berharap seluruh peserta baik dari OPD terkait yang ikut dalam kegiatan tersebut dan peternak itik juga pelaku usaha menggali ilmu dan studi tiru dari Brebes.


"Kemudian sepulangnya dari sini, peserta bisa mengadopsi atau bahkan menciptakan inovasi baru yang nantinya bisa menjadi ikon daerah serta menularkan ilmu yang didapat kepada warga lainnya di kabupaten PALI," harap Bupati yang memang asli lahir di Kabupaten Brebes itu. 

Sementara itu, Bupati Brebes mempersilakan rombongan study banding dari PALI untuk belajar di kabupaten Brebes namun bupati Brebes mengingatkan seluruh peserta tetap menerapkan protokol kesehatan karena masa pandemi corona belum berakhir.

Bupati Brebes juga menjelaskan bahwa potensi Brebes bukan hanya dari sektor peternakan itik saja, tapi masih banyak potensi lainnya yang mampu mengharumkan nama daerah juga mengangkat perekonomian masyarakat Brebes yang mungkin saja bisa diterapkan di kabupaten PALI. 

"Bukan hanya peternakan itik dan telur asin saja yang sudah mampu mengangkat perekonomian masyarakat dan menjadikan terkenalnya kabupaten Brebes, tapi juga banyak olahan dan varian dari telur asin serta bawang merah. Diantaranya kripik telur asin juga bawang pasta. Dari sektor peternakan, sapi Brebes yang diberi nama sapi Jabres tidak kalah terkenal," terang Bupati Brebes. 

Untuk menggali potensi di PALI dan Sumsel yang bisa diadopsi ke Brebes, Idza Priyanti juga tertarik mengunjungi kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan. 

"Harapan kami dari Brebes juga bisa melihat ke PALI dan mencari potensi yang juga bisa diadopsi dari Sumatera Selatan ke kabupaten Brebes yang tujuan akhirnya menyejahterakan masyarakat melalui UMKM," harapnya. (sn/adv)
Share:

HUT LANSIA NASIONAL Ke-25 PARA PENGASUH ORANG TUA JOMPO BUTUH DUKUNGAN PEMDA PALI

PALI,  Sininews. -- Sebagai mana tertuang dalam Undang Undang Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia (Lansia), pada Bab.IV Pasal 7 :Menyebutkan bahwa Pemerintah,  Masyarakat dan Keluarga Bertanggung jawab terhadap Kesejahteraan Para Lansia. 

Pada Hari Ulang Tahun ke 25 Lansia Nasional,  yang jatuh pada tanggal 29 Mei 2021, Terdata melalui akun @Kemensosri jumlah Lansia saat ini 26.82 juta jiwa atau 9,92 prosen dari jumlah penduduk Indonesia. 

Maka untuk itu para Pengasuh Orang tua Jompo (Lansia)  se Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mendorong Pemda PALI dan berharap adanya peningkatan kepedulian terhadap orang tua Jompo ( Lansia)  yang mareka rawat setiap hari. 

Terungkap dari salah seorang Pengasuh orang tua jompo (ibu kandung nya)  Arujih 48 tahun (29/5/2021), menuturkan pada awak Media ini,  bahwa mengasuh atau merawat orang tua jompo bukan perkara gampang,  kita butuh kesabaran dan ketelatenan sehingga nilai pengabdian ini bisa menjadi amal ibadah.

Akan tetapi apabila tidak sabar akan menimbulkan fitnah dan gejolak dalam keluarga, tidak semua orang punya kesabaran untuk mengurus orang tua jompo yang cengengnya seperti anak kecil. 

Lanjut Arujih penggarap tani karet ini,  saya sudah mengurus ibu ku ini sudah 4 tahun yang harus diurus seperti anak kecil. 

Dimana ibu ku ini yang bernama Aisyah ini  sudah berusia 90 tahun, sejak ditinggal Bapak 7 tahun yang lalu ( almarhum) kondisi kesehatan ibu makin hari makin menurun. 

Dengan wajah memelas mengenang perjuangan pengabdian mengurus orang tua,  warga Madu Kincing Kota Baru Penukal Utara ini, berharap pada Pemda PALI agar sedekit punya perhatian pada para orang tua jompo dibumi serepat serasan ini,  diantara nya meningkatkan pelayanan Kesehatan secara rutin (kontrol Lansia)  dan bantuan asupan gizi ....harapnya. 

Hal senada diperkuat Yusri Kolbi, S. Kom salah satu penggiat sosial PALI,  membenarkan bahwa masih banyak orang tua jompo termasuk orang tua lumpuh/cacat dipesisir Desa Desa masih kurang sentuhan.

Terkait kepedulian dan Kemanusian,  Kami mendorong Pemda PALI, untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan dan bantuan Kursi roda bagi yang lumpuh....! Ujar... Yusri Kolbi. 

(Bungharto/SN).

#Umum

Share:

6-5, Persipra Allstar Unggul Melawan Persita Old Star Tangerang, Dalam Laga Friendly Match Di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih.


PRABUMULIH, Sininews.com -- Dengan skor akhir 6-5 Persipra Allastar Kota Prabumulih unggul menghadapi Persita Oldstar Tangerang dalam laga Persahabatan Persipra All Star Kota Prabumulih Melawan Persita Oldstar Tangerang di Stadion Talang Jimar Kota Prabumulih, Sabtu (29/05).

Kehadiran Persita Oldstar Tangerang mengundang kahadiran warga Kota Prabumulih untuk menyaksikan Perfoma Persipra Allstar melawan Club asal Tangerang tersebut, namun dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan dengan cara memakai masker dan menjaga jarak di Kursi Penonton Stadion Talang Jimar.

Tak hanya bertanding Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM dan Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH memberikan Cindra Mata Kepada Team Persita OldStar Atas Kehadirannya di Stadion Kesebelasan Persipra Prabumulih dan Juga Kopi Dempo Khas Prabumulih.

Dengan Gol Perdana yang di Ciptakan Oleh Nomor Punggung 9 yang dikenakan Oleh Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH di susul Oleh Asep dengan Nomor  Punggung 67 serta abeng Nomor Punggung 27 dan Hattrick Yang di Persembahkan Oleh Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM hingga Wasit meniup pluit Panjang dengan skor yang di pimpin oleh Squad Persipra Allstar yakni 6-5 antar Persipra Allstar Kota Prabumulih melawan Persita Oldstar Tangerang.

Dalam Laga tersebut Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM mengatakan bahwa laga Friendly Match itu adalah salah satu hiburan untuk masyarakat di kota Prabumulih.

"Maen itu nomor dua sebenarnya, tapi di saat Corona, hargo Karet toron ini kita menghibur masyarakat Kota Prabumulih, allhamdullilah kawan-kawan Kito dari Tanggerang Dateng kesini, itu suatu kebanggaan di saat-saat musim Covid ini kita bisa menghibur, menang kalah itu biasalah" ucap Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM saat di bincangi seusai berlaga.

Dalam hal itu, Ridho Yahya juga menjelaskan bahwa kebersamaanlah yang bisa membuat bahagia.

"Yang buat senang itu bukan harta, bukan jabatan tapi kebersamaan lah yang membuat kita bahagia" tuturnya

Tak hanya itu Ridho juga mengatakan bahwa Squad Pesipra Allstar siap untuk melawan balasan dari kesebalasan Persita Oldstar Tangerang.

"Nanti kita dikabari, katanya dia mau ngundang artis, nanti kita di ajaknya main ke sana, Kito siap melawannya" kata Ridho.

Selain itu Spiderman Cile dari Kesebalasan Persita Oldstar Tangerang Cristian Carrasco sangat takjub atas 3 Gol yang di persembahkan oleh Seorang Walikota Prabumulih dan ia mengharap untuk tahun depan bisa kembali menginjakan kaki di Rumput Stadion Persipra Kota Prabumulih.

"Ya lumayan baguslah 3 gol, kita enjoylah disini masyarakat bisa senang senang gitu, mudah mudahan tahun depan bisa balik lagi kesini" pungkasnya. (AA/SN)

Share:

Dir Binmas Polda Sumsel Didampingi Polres PALI Cek Lomba Poskamling di Sedupi, Kades : Kami Bangga


PALI. SININEWS.COM -- Tim Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Sumatera Selatan pada Sabtu(29/5/21) datangi Desa Sedupi kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka pengecekan lomba Poskamling tingkat provinsi. 


Yang hadir pada saat pengecekan tersebut dari Dir Binmas adalah AKBP. Drs.M.Thoat Achmad SH.,M.Si, Kompol  Naserwen, AKP Undang Effendi, Aipda Dadang Hermawan.

Sementara dari Polres PALI hadir Kanit Binkamsa Ipda Maryono, Ba sat Binmas Bripda Ade Noven dan Ba sat Binmas Bripda M. Rahzu.


Kemudian dari Polsek Tanah Abang turun langsung Kapolsek AKP Bambang Yulianto SH. MH, Kanit Binmas Aiptu LD. umar said dan Bhabinkamtibmas Bripka Wahyu. K.

Dari pihak desa Sedupi adalah, Kades Sedupi, Amran, seluruh kadus, BPD, perangkat desa, Linmas dan erwakilan masyarakat.

Tentu saja, atas terpilihnya desa Sedupi mewakili kabupaten PALI dalam lomba Poskamling, Kades merasa bangga dan berharap menjadi penyemangat desanya untuk terus meningkatkan pengamanan di wilayahnya. 


"Kami bangga karena ini menjadi sebuah penghargaan bagi kami dan akan menambah semangat kami untuk terus menghidupkan kegiatan ronda malam. Karena dengan adanya poskamling, menciptakan rasa aman, dan ketertiban, serta tingkat kesadaran masyarakat akan rasa aman itu sendiri. Selain itu, dengan Siskamling dapat meningkatkan rasa persaudaraan atau kekompakan antar tetangga," kata Kades kepada media ini. (sn/perry)
Share:

Ridho Yahya dan Dirjen Binalattas Kemenaker Tandatangani Penyerahan Lahan Pembangunan UPTP BLK


PRABUMULIH.Kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) di dunia kerja harus didukung dengan penyediaan pasokan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan industri setempat. Atas dasar itulah Kementerian Ketenagakerjaan mendirikan Unit Pelaksana Teknis Pusat Balai Latihan Kerja ( UPTP - BLK) di kota Prabumulih Provinsi  Sumatera Selatan.

Dipercayanya kota Prabumulih oleh pihak Kemenaker untuk memiliki UPTP BLK terbesar dan terlengkap di Sumsel, dikarenakan banyak program-program yang berhasil dijalankan dengan baik dan menjadi percontohan nasional. Pihak Kemenaker sendiri akan membangun fasilitas UPTP BLK pada bulan Agustus 2021 ini dilahan seluas 17 hektare menggunakan dana APBN.

Kepastian pembangunan UPTP BLK setelah Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM dan Dirjen Binalattas Kemenaker RI, Budi Hartawan melakukan 

penandatanganan penyerahan lahan untuk pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pusat Balai Latihan Kerja ( UPTP - BLK) diruang rapat gedung Pemkot Prabumulih, Jumat (28/5/2021) pukul 10.00 WIB. Dilanjutkan dengan melakukan peninjauan lapangan lahan pembangunan UPTP BLK yang berada di Desa Tanjung Raman.

Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, dirinya merasa bangga karena Kemenaker akan membangun UPTP BLK di Desa Tanjung Raman pada bulan Agustus ini. Dan berharap agar pembangunan BLK UPTP ini mampu menciptakan tenaga kerja yang siap pakai di dunia usaha dan industri. 

"Harapan saya semoga pembangunan BLK UPTP ini dapat segera terwujud, agar bisa mengembangkan pelatihan yang kompetensi serta menciptakan SDM yang siap bersaing di pasar kerja," katanya.

Ridho menambahkan, dengan adanya UPTP BLK di kota Prabumulih para pekerja di Sumatera Selatan yang mencari pekerjaan tapi tidak mempunyai skill akan dilatih disini. Sehingga mempunyai keterampilan atau skill untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang membutuhkan pegawai.  

"Nanti dinas tenaga kerja kabupaten/kota se Sumatera Selatan cukup butuh apa bagi perusahaan-perusahaan. Nanti para pekerja bisa dilatih di UPTP BLK Prabumulih sesuai skill masing-masing yang dibutuhkan perusahaan," terangnya.

Sementara Dirjen Binalattas Kemenaker,  Budi Hartawan menambahkan, Walikota Prabumulih sudah menyerahkan lahannya dan Kemenaker akan segera membuat  perencanaannya dan pembangunannya. Dan insya allah bulan Agustus sudah kita bangun secara fisik dan melakukan peletakan batu pertamanya. 

"BLK Kemenaker ini menjadi BLK provinsi Sumsel yang ditempatkan di kota Prabumulih. Dan diharapkan sebagai BLK kota Prabumulih sebagai pembina untuk BLK-BLK yang lain di provinsi Sumsel serta ujung-ujung bagi BLK lain seperti provinsi Jambi, Bengkulu dan lain-lain," ungkapnya.

Masih kata Budi Hartawan menjelaskan, pihaknya akan membangun perencanaan UPTP BLK secara utuh tetapi akan membangun secara multiyers. "Jadi ditahap awal akan dibangun beberapa workshop dulu dan beberapa sesuai anggaran yang ada, dan juga waktu yang diperlukan untuk nanti Desember 2021 selesai," ujarnya.

Lebih lanjut Budi Hartawan mengungkapkan, banyak hal yang diperlukan Pemkot Prabumulih termasuk bagimana mempelajari kondisi pasar kerja yang ada di Prabumulih serta provinsi Sumsel seluruhnya. Sehingga nanti BLK yang ada di kota Prabumulih ini menjadi tempat pelatihan kompetensi bagi pencari kerja di Sumsel maupun provinsi lainnya.

"Tujuan pemerintah pusat dalam pendirian UPTP BLK di kota Prabumulih yakni terjadinya peningkatan keterampilan dan kompetensi dari para pekerja yang ada di kota Prabumulih maupun bagi daerah lainnya ataupun keseluruhan," bebernya.

Dirjen Binalattas Kemenaker, Budi Hartawan menerangkan, pelatihan-pelatihan atau kejuruan-kejuruan yang dibuat di BLK ini tentunya memperhatikan kebutuhan industri yang ada di Sumsel maupun secara nasional seperti apa. 

Adapun kejuruan tersebut, lanjut Budi Hartawan meliputi Teknik Mekanika/Las, Otomotif, Garmen Appareal, Aneka Kejuruan, Bisnis dan Manajemen, Teknik Informasi dan Komunikasi.

Share:

Bupati Brebes Jamu Pj Bupati PALI dan Rombongan


PALI. SININEWS.COM -- Kegiatan study banding rombongan Penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR H Rosidin Hasan didampingi Ketua TP.PKK PALI Hj Elly Ismiani bersama rombongan yang mengajak Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten PALI, Balitbangda, Staff Ahli bidang Ekonomi, pembangunan dan keuangan, Humas dan Bagian Umum juga beberapa peternak itik juga pelaku usaha pembuatan telur asin ke Kabupaten Brebes provinsi Jawa Tengah dimulai Jumat hingga Minggu (28-30/5/21) mempunyai kesan istimewa. 


Betapa tidak, kedatangan rombongan dari PALI disambut sejumlah pejabat teras atas di kabupaten penghasil bawang merah itu, dari kepala dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Staff Ahli, Sekda, Wakil Bupati Brebes bahkan saat sholat Jum'at pun, Pj Bupati PALI dipinta pengurus Masjid Agung Brebes untuk menjadi Khotib.

Tidak sampai disitu, setelah sholat Jum'at, Bupati Brebes Idza Priyanti SE mengundang Pj Bupati dan rombongan untuk bertemu di Pendopo rumah dinas Bupati. 

Bukan hanya mengajak bertemu, Bupati Brebes menjamu seluruh rombongan dari PALI untuk makan siang bersama yang juga mengajak sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemda Brebes. 


Saat pertemuan itu, terlihat suasana hangat dan keakraban antara dua pimpinan daerah tersebut. Kedua pemimpin itu melakukan sharing dan tukar pengalaman serta mengenalkan dan menjelaskan kondisi daerahnya masing-masing.

"Saya dan masyarakat mengucapkan selamat datang di kabupaten Brebes. Hanya saja kami tetap mengingatkan tetap menerapkan protokol kesehatan karena masa pandemi corona belum berakhir," ucap Bupati Brebes. 

Bupati Brebes juga mempersilahkan rombongan PALI untuk menggali sebanyak-banyaknya potensi di Brebes yang bisa dan cocok dikembangkan di PALI. 

"Bukan hanya peternakan itik dan telur asin saja yang sudah mampu mengangkat perekonomian masyarakat dan menjadikan terkenalnya kabupaten Brebes, tapi juga banyak olahan dan varian dari telur asin juga bawang merah. Diantaranya kripik telur asin juga bawang pasta. Juga dari sektor peternakan, sapi Brebes sudah dikenal dengan nama sapinya Jabres," terang Bupati Brebes. 

"Harapan kami dari Brebes juga bisa melihat ke PALI dan mencari potensi yang juga bisa diadopsi dari Sumatera Selatan ke kabupaten Brebes yang tujuan akhirnya menyejahterakan masyarakat melalui UMKM," harapnya. 


Sementara Pj Bupati PALI menyatakan dirinya dan rombongan merasa tersanjung karena penyambutan dari Pemda Brebes diluar ekspektasi. 

Pj Bupati PALI juga mengenalkan kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan yang juga banyak mempunyai potensi.

Untuk menambah atau menggali dan mengembangkan potensi yang ada di PALI, Pj Bupati mengajak pelaku usaha dan peternak itik belajar ke Brebes karena selain kabupaten yang terkenal dengan telur asinnya itu ada banyak kesamaan iklimnya, juga dinilai berhasil dalam sektor peternakan itik. 

"Kami ingin seluruh peserta baik dari OPD terkait yang ikut dalam kegiatan ini dan peternak itik juga pelaku usaha menggali ilmu dan studi tiru dari Brebes. Kemudian sepulangnya dari sini, peserta bisa mengadopsi atau bahkan menciptakan inovasi baru yang nantinya bisa menjadi ikon daerah serta menularkan ilmu yang didapat kepada warga lainnya di kabupaten PALI," harap Bupati yang memang asli lahir di Kabupaten Brebes. (sn/perry)
Share:

Pantau Kesiapan Posko PPKM Mikro, Unit Binmas Polres PALI Datangi Dua Desa Ini


PALI. SININEWS.COM -- Unit Binmas Polres PALI dan  Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi mengutus Iptu Rusdan ,Aipda M joko, Aipda Afandi abay  dan Bripka Kurniadi Bhabinkantibmas Polsek Talang Ubi untuk melakukan monitoring posko PPKM skala mikro desa Semangus dan Sushi Baung kecamatan Talang Ubi pada Jumat (28/5/2021) sejak pukul 10.00 wib sampai selesai. 


Dijelaskan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution bahwa kegiatan itu dalam rangka melaksanakan pengecekan kesiapan posko PPKM skala mikro di desa-desa dalam kecamatan Talang Ubi.

"Kami juga memberikan himbuaan tentang prokes dan panel data posko PPKM dan memansang spanduk areal wajib masker," ujar Kapolres PALI. 

Kemudian untuk warga luar yang masuk ke desa untuk didata dan wajib melapor
kepada RT dan RW atau kepala dusun. 

"Hasil pantauan kami, situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan kondusif," tutupnya. (sn/perry)
Share:

Pj Bupati PALI Dipercaya Pegurus Masjid Agung Brebes Jadi Khotib Sholat Jum'at


Brebes. SININEWS.COM -- Disela kesibukannya memimpin rombongan dari kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka study banding di kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah, Penjabat Bupati PALI DR H Rosidin Hasan dipercaya pengurus Masjid Agung yang menjadi ikon kabupaten penghasilan bawang merah itu menjadi khotib sholat Jum'at. (28/5/21).


Dalam mengisi khotbah, Pj Bupati PALI mengajak jamaah sholat jum'at di Masjid Agung Brebes untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. 

Diketahui bahwa Pj Bupati PALI didampingi ketua TP.PKK PALI Hj Elly Ismiani memimpin rombongan terdiri dari Dinas Peternakan, Balitbangda, Staff Ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan, Humas dan Bagian Umum kabupaten PALI serta mengajak sejumlah peternak itik dan pelaku usaha telur asin lakukan study banding ke kabupaten Brebes dimulai sejak hari ini hingga Minggu (30/5/21).

Alasan ketertarikan Pemkab PALI belajar ke Brebes karena melihat banyak kesamaan iklim di kabupaten tersebut dengan kondisi di PALI. Dimana Brebes sudah memiliki banyak potensi yang mampu mengangkat perekonomian masyarakat seperti peternakan itik dan pembuatan telur asin yang potensi itu bisa diadopsi di kabupaten PALI. (sn/perry)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts