Bawa Dua Desa Rakor di Palembang, Kepala DPMD PALI Tekad Jadikan Seluruh Desa di PALI Mandiri


PALI. SININEWS.COM -- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) A Gani Akhmad menyatakan bahwa dirinya bersama jajaran bertekad memajukan seluruh desa yang ada di Bumi Serepat Serasan agar mandiri dan mempunyai inovasi dalam mengembangkan potensi di desanya. 


Dalam mewujudkan seluruh desa di PALI agar bisa berprestasi, mempunyai inovasi juga mandiri, A Gani Akhmad membawa dua desa yaitu Desa Tempirai Selatan kecamatan Penukal Utara dan Desa Tanah Abang Selatan kecamatan Tanah Abang untuk ikuti  Rapat Koordinasi tingkat Provinsi Sumatera Selatan melalui Program kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pembangunan Desa dan Perdesaan tahun 2021 di Grand Hotel INNA Palembang belum lama ini. 

Dijelaskan A Gani bahwa dipilihnya dua desa itu sebagai Duta Desa Inspiratif setelah melalui verifikasi dalam memberikan dukungan secara administrasi dan tata kelola penyerapan kegiatan dengan nilai cukup baik.

"Ada 74 desa di Provinsi Sumatera Selatan ikuti acara itu, dua desa diantaranya dari PALI. Kegiatan itu bertujuan meningkatkan program Pemberdayaan dan Desa  demi tercapainya  SumSel Maju Untuk Semua," ujar A Gani, Kamis (10/6/21).

Ditambahkan kepala DPMD yang dikenal akrab dengan seluruh kepala desa di PALI bahwa dengan ditunjuknya dua desa sebagai Duta Desa Inspiratif diharapkan akan memberi congok desa-desa lainnya untuk terus berkarya memajukan desanya. 

"Tentu saja akan kita dampingi seluruh desa menuju desa mandiri yang berprestasi. Kita gerakkan seluruh jajaran di DPMD PALI memantau dan mengarahkan desa di PALI terutama dua desa yang telah dipercaya sebagai duta agar menjadi motor penggerak desa lainnya," tukas A Gani. 

Disamping menggerakkan seluruh jajarannya, A Gani akui bahwa pihaknya sangat antusias menjadikan desa di PALI mandiri. 

"Dukungan administrasi tentu kita berikan.  Karena apabila seluruh desa maju maka secara otomatis kabupaten kita juga ikut maju. Artinya mewujudkan PALI cemerlang Sumsel Maju untuk Semua bisa tercapai," harapnya. 

Sementara itu, Safikal Usmam Kades Tempirai selatan merasa bangga dan menjadi suatu kehormatan bagi dirinya dapat diberikan kesempatan untuk ikut Rakor tata kelola Pemerintahan Desa ditingkat Provinsi. 

"Sehingga dari Rakor ini,  banyak ilmu pengetahuan yang diserap dan berbagi pengalaman dengan Desa yang sudah maju dari 74 Desa peserta Rakor se Sumatera Selatan," kata Safikal Usman. (sn/perry)
Share:

Nobar KPK End-Game, Abi Fadhilah : Korupsi di Indonesia masih tinggi yang salah satunya disebabkan birokrasi yang tidak konsisten


Yogyakarta. SININEWS.COM -- Sejumlah aktivis Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menggelar nonton bareng (Nobar) KPK End-Game serta diskusi dengan tajuk Pelemahan KPK dan Implikasi Terhadap Ekonomi Nasional, pada Rabu (9/6/2021).


Diskusi digelar tidak hanya luring (tatap muka), tetapi juga secara daring sehingga seluruh rakyat Indonesia bisa menyaksikan langsung diskusi yang menghadirkan Pemantik, seorang mahasiswa Magister Ekonomi Pembangunan (MEP), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Abi Fadhilah, SE. 

Dalam materi yang sampaikan, pria kelahiran Lubuklinggau, 20 Juni 1998 itu yang merupakan putra dari kepala cabang Bank SumselBabel Pendopo Kabupaten PALI Sumatera Selatan, Darmiansyah SH menegaskan bahwa pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan suatu amanah reformasi bagi Indonesia. 

Namun entah kenapa, sambung Abi saat ini terjadi pelemahan terhadap organisasi anti rasuah tersebut. 

"Kasus KPK yang melemah menjadi tanda tanya, pasalnya aksi penggerogotan sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya revisi UU KPK yang menjadi benteng paling tebal akhirnya jebol juga. Bahkan, terakhir kasus pegawai KPK yang banyak disingkirkan menjadi topik panas saat ini," ungkap putra dari Darmiyansah, Kepala Cabang Bank Sumselbabel, Cabang Pendopo, kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan itu. 

“KPK yang terus dilemahkan akan menimbulkan suatu marginalisasi, oleh karenanya KPK harus tetap independent dengan membawa transparansi, akuntabilitas dan tata kelola di sektor strategis seperti ekonomi, industri, pertanian, serta penidikan dan kesehatan,” lanjutnya.

Alumni FBE UII Jogja itu juga menuturkan bahwa potensi pelemahan KPK dapat memperbesar ancaman pada APBN Indonesia. "Pasalnya sejak era reformasi, Indonesia menerapkan asas desentralisasi fiskal dan dekonsentrasi. Oleh karenanya, jika tidak ditindak lanjuti dengan tegas oleh KPK, jelas ini dapat menjadi ladang basah bagi para elit-elit daerah," katanya menambahkan. 

Dalam konteks masalah sosial, Abi menceritakan bahwa kemiskinan dan ketimpangan menjadi masalah yang selalu melekat bagi Indonesia. Pemerintah mengendalikan masalah sosial ini dengan memperkuat alokasi bansos. 

"Akan tetapi, lanjut Abi, alokasi bansos yang diharapkan dapat menjadi daya gedor mendorong ekonomi kalangan bawah, malah terjadi tindakan korupsi. Misalkan saja kasus Kepala Desa yang korupsi dana bansos dalam beberapa waktu yang lalu," imbuhnya. 

Dari sisi Indeks Persepsi Korupsi, Duta Besar Global Action Ambassador UN-HABITAT itu menuturkan bahwa Indonesia memiliki skor IPK 37 dan berada pada posisi 102. 

"Artinya, korupsi di Indonesia masih tinggi yang salah satunya disebabkan birokrasi yang tidak konsisten. Sebagai langkah transformasi ekonomi yang bersih tanpa korupsi, perlu strategi dan inovasi yang dilakukan diantaranya memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan, membangun pendidikan moral, fokus dalam program produktif, mendorong gerakan anti korupsi," Jelas pemuda 23 tahun itu. 

Abi berharap, akan ada upaya-upaya untuk kembali memperbaiki sistem tata kelola pemerintahan yang baik. 

"Hal itu akan semakin cepat terwujud jika ada political-will dan political action yang mengarah ke sana, disertai upaya menegakkan tata kelola pemerintahan yang baik," tutupnya. (sn) 
Share:

DUTA PALI TEMPIRAI SELATAN DAN TANAH ABANG SELATAN IKUTI RAKOR DPMD SUMSEL


Palembang. SININEWS.COM -- Dalam rangka meningkatkan program Pemberdayaan dan Desa  demi tercapainya SumSel Maju untuk semua, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (9/6/2021), menggelar Rapat Koordinasi Provinsi Program kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pembangunan Desa dan Perdesaan tahun 2021.


Acara di ikuti DPMD Kabupaten /Kota dan 74 Desa se Sumatera Selatan ini dilaksanakan di Aula grand Hotel INNA Palembang, dengan mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.


Dari Dinas PMD Kabupaten PALI membawa dua Kepala Desa berprestasi, yaitu Desa Tempirai selatan Kecamatan Penukal Utara dan Desa Tanah Abang Selatan kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI. 


Menurut Kadin PMD PALI A Gani Akhmad didampingi P3MD Kabupaten PALI menjelaskan bahwa Dua  Desa ini setelah diverifikasi memberikan dukungan secara administrasi dan tata kelola Penyerapan kegiatan dinilai cukup baik. 


"Sehingga patut direkomendasikan untuk ikut Rakor tata kelola Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta tepat guna mengarahkan program perdesaan untuk kepentingan Masyarakat di tingkat Provinsi sumatera selatan," kata A Gani. 


Sebagai Duta Desa Desa se Kabupaten PALI, diharapkan Dua Kepala Desa ini ( Safikal Usman Kades Tempirai selatan dan Erwadi Kades Tanah Abang Selatan), dapat menginspirasi dan berbagi Pengalaman kepada Kepala Desa lainnya, 


"Serta DPMD PALI selalu mendorong agar Kepala Desa tetap konsisten untuk menjadi Desa berprestasi yang maju dan Mandiri," harap A Gani. 


Demikian Safikal Usmam Kades Tempirai selatan,  merasa bangga dan suatu kehormatan bagi dirinya dapat diberikan kesempatan untuk ikut Rakor tata kelola Pemerintahan Desa ditingkat Provinsi. 


"Sehingga dari Rakor ini,  banyak ilmu pengetahuan yang diserap dan berbagi pengalaman dengan Desa yang sudah maju dari 74 Desa peserta Rakor se Sumatera Selatan," ungkap safikal Usman


( Bungharto/Sn)

Share:

PEMDES TEMPIRAI TIMUR PEDULI PENDIDIKAN ALOKASIKAN SERAGAM SISWA


PALI, Sininews. -- Sejalan Program IDM berbasis SDGs 2021 dibidang Pendidikan,  Pemerintahan Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 

Selasa,  9/6/2021 menggelar Pemberian bantuan Seragam Sekolah dan alat Tulis pada puluhan siswa kurang mampu tingkat Sekolah Menengah Umum ( SMU) 

Kegiatan yang dilaksanakan diplataran halaman Rumah Kepala Desa ini, dihadiri Ketua BPD, Babinsa,  TP. PKK,  PD/PLD dan Masyarakat lainya berjalan lancar dengan Protokol Kesehatan Covid 19.

Menurut Kepala Desa Tempirai Timur M. Teguh Jaya Anuar, Kegiatan ini merupakan realisasi APBDes  2021,  sebagai upayah Kepedulian Pemerintah Desa terhadap dunia Pendidikan untuk warganya Para siswa Kurang mampu tingkat Sekolah Menengah Atas ( SMU) Sementara pada tahun lalu (2020) Kegiatan serupa sudah di laksanakan untuk Siswa kurang mampu tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) 

Sehingga dengan bantuan ini dapat meringankan beban orangtua dan mendorong semangat belajar siswa serta mendongkrak peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Pendidikan.. Harap... M. Teguh Jaya Anuar. 

Ditambahkan Ketua BPD Tempirai Timur Adam Malik,  mengapreasi Pemerintah Desa yang telah membantu dan Peduli pada Masyarakat kurang mampu untuk mendorong anaknya  meningkatkan minat belajar  lebih baik lagi. Ujar Adam Malik pada awak Media ini. 

Setelah(Bungharto/SN)


Share:

Paslon Hero Dilantik Hari Senin Ini



foto. doc


PALI. SININEWS.COM -- Kepala Bagian Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah (Setda) PALI, Rusdi secara singkat mengabarkan pelantikan Paslon Bupati dan Wakil Bupati PALI terpilih H Heri Amalindo-Soemarjono (Hero) bakal dilaksanakan pada hari Senin tanggal 14 Juni 2021 di Griya Agung Palembang.


"Pelantikan hari Senin  pukul 09.00 WIB di Griya Agung Palembang," singkat Rusdi, Rabu (9/6/21).

Sementara itu, ketua KPU PALI Sunario SE juga menyampaikan informasi sama. 

"Untuk pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih Insya Allah kalau tidak ada halangan akan direncanakan  pelaksanaanya hari Senin ini tanggal 14 Juni 2021 di Griya Agung Palembang yang akan dilantik oleh gubernur Sumatera Selatan Bapak H Herman Deru," kata Sunario. 

Namun hingga  saat ini, pihaknya belum dapat undangan secara resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten PALI, maupun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. 

"Kalau  KPU PALI sampai saat ini belum dapat undangan, mungkin undangannya dalam beberapa hari ke depan sampai ke KPU," tukasnya. (sn/perry)
Share:

Babak Baru Kasus Normalisasi Sungai Abab, Tiga Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka


PALI. SININEWS.COM -- Setelah melalui beberapa proses penyidikan, akhirnya pada Rabu (9/6/21)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menetapkan tiga tersangka tentang dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) dalam pekerjaan normalisasi sungai Abab kecamatan Abab pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI Tahun Anggaran 2018.

Dalam press release yang digelar di Kejari PALI bilangan Jalan Merdeka Simpang Palawan kelurahan Talang Ubi Selatan, Kepala Kejari PALI menjelaskan bahwa tim penyidik kejari PALI berdasarkan hasil ekspose dari tim penyidik menyatakan dalam perkara tersebut telah memperoleh lebih dari 2 alat bukti.

"Untuk itu Tim penyidik menetapkan saat ini ada 3 (tiga) orang yang dianggap patut untuk bertanggung jawab sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dalam perkara atas dugaan tindak pidana Korupsi Dalam Pekerjaan Normalisasi Sungai Abab," Jelas Kejari PALI Agung Arifianto, didampingi Kasi Pidum Kejari, Kasi Intel dan sejumlah jajaran lainnya.

Pada penetapan tersangka tersebut, lanjut agung, berdasarkan surat penetapan tersangka no:print-tap 615,616,617/L.6.22/Fd.1/06/2021, dimana dimana kerugian negara mencapai angka Rp 3,2 Milyar rupiah.

"Ketiga tersangka terbut berinisial SDH, JD, RN, saat ini para tersangka telah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka namun dikarena para tersangka ingin didampingi oleh PH (Penasehat Hukum, red) sehingga pemeriksaan ditunda dan kami akan melakukan pemanggilan selanjutnya. Dua dari PNS dan satu tersangka lain non PNS," imbuhnya.

Dalam proses penetapan, pihak Kejari telah memanggil saksi yang dilakukan pemeriksaan dalam perkara tersebut sebanyak 36 orang saksi.

"Untuk tambahan, dalam kerugian tersebut, para tersangka telah mengembalikan Rp 500 Juta, kepada kas daerah. Namun proses hukum tetap kita lanjutkan," tegasnya. (sn/perry)
Share:

Resmi dibentuk, Formatur JMSI Prabumulih Audiensi Dengan Pemerintah Kota

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Formatur Pengurus Cabang (Pengcab) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kota Prabumulih, Rabu (9/6) melakukan audiensi dengan Walikota Prabumulih dalam rangka persiapan dan pematangan Pelantikan/Pengukuhan Pengcab JMSI Kota Prabumulih masa bakti 2001-2006 yang akan dilaksanakan di gedung kesenian Komplek rumah dinas Walikota Prabumulih.


Pada kegiatan audiensi tersebut tampak Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, Assisten III M Rasyid SAg, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kom-Info), Drs Mulyadi Musa dan formatur Pengcab JMSI Kota Prabumulih.


Formatur Ketua Pengcab JMSI Kota Prabumulih Novis Heriansyah SH, pada paparannya menyampaikan rencana pelantikan pengukuhan Pengcab JMSI Kota Prabumulih 29 Juni mendatang akan dihadiri Ketua Pengurus daerah (Pengda) JMSI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Pengurus Pusat JMSI diantaranya Dewan Pembina, Djan Faris, Ketua Umum (Ketum), Joko Santosa, Sekretaris umum (Sekum), Mahmud Marhabah.


"Sebagaimana petunjuk dan arahan Pengurus Pusat dan Pengda JMSI Sumsel, Pengcab JMSI Kota Prabumulih nantinya Siap bersinergi dengan Pemerintah kota Prabumulih dalam hal turut mensosialisasikan program kerja dan mempublikasikan prestasi yang dicapai Pemerintah kota kepada masyarakat serta mempromosikan potensi daerah Kota Prabumulih kepada pemerintah pusat secara vertikal dan kepada para investor serta pihak terkait lainnya," paparnya.


Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya pada tanggapannya menyambut baik kehadiran JMSI di Kota Prabumulih, dirinya berharap  kehadiran JMSI dapat memberikan warna lain dalam dunia publikasi dengan menyajikan topik berita aktual, tajam dan terpercaya sesuai dengan kondisi terkini.


"Mengenai rencana kehadiran sejumlah pengurus daerah dan pengurus pusat JMSI, kami sebagai tuan rumah tentunya akan memberikan sambutan dan pelayanan terbaik, sejumlah fasilitas yang diperlukan akan dipersiapkan sebaik mungkin, semoga moment pelantikan dan pengukuhan Pengcab JMSI Kota Prabumulih ini dapat memperkuat tali silaturahmi yang telah terjalin selama ini," pungkasnya. (*)

Share:

Salah satu Rumah Dinas Pegawai Dalam Komplek Pertamina Pendopo Terbakar


PALI. SININEWS.COM -- Kebakaran terjadi dalam Komplek Pertamina Pendopo pada Rabu (9/6/21).

Api membakar rumah dinas salah satu pegawai bagian produksi Pertamina Pendopo.
 
Api diketahui sekitar pukul 11.15 WIB yang langsung membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. 

Dari keterangan Bambang, staff di Pertamina Pendopo menerangkan bahwa rumah dinas pegawai itu dihuni Afrizal, pekerja bagian produksi.

"Penyeban kebakaran masih kita selidiki, sementara pemilik rumah saat kejadian tidak berada di rumah dan keluarganya tengah mudik ke kampung halamannya," ungkap Bambang. 

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, tapi dikatakan Bambang kondisi rumah dan isinya hangus.

"Beruntung tidak ada korban jiwa dan tidak menjalar ke rumah lainnya. Dalam memadamkan api, pihak Pertamina menurunkan mobil damkar dibantu dari Dinas Damkar Pemkab PALI. Dan lebih kurang 30 menit, api berhasil dipadamkan," terangnya. (sn/perry)

Share:

Terkait Penertiban Pedagang Nanas, Kasat Pol PP Beri Solusi

 

Foto : TAUFIK/ sininews.com / Kasat Pol PP Prabumulih Hartono, SE, M.Si

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Terkait pro dan kontra penertiban sejumlah pedagang nanas di sepanjang jalan jenderal Sudirman Kota Prabumulih beberapa waktu lalu ditanggapi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), rabu (9/6/21).

 

Sebelumnya Anggota Pol PP Prabumulih menertibkan sejumlah pedagang Nanas disepanjang jalan Sudirman Kelurahan Cambai Kota Prabumulih arah RM Siang Malam dan berhasil mengamankan 2 pedangang nanas yang membandel.

 

“ Kemarin Kita amankan dua pedagang nanas yang berjualan telah memakan badan jalan, untuk barang bukti nanas pedagang kita amankan sementara untuk di data” jelas Kasat Pol PP Hartono, SE.Msi ditemui diruangannya.

 

Masih kata Kasat, penertiban pedagang bukan tanpa alasan dan sudah beberapakali diberikan peringatan agar segera menertibkan secara mandiri sebelum diamankan petugas Pol PP, hal tersebut ujar Hartono, sangat mengganggu pengguna jalan jika terus dibiarkan karena telah memakan badan jalan.

 

“boleh jualan tapi jangan dipinggir jalan karena mengganggu dan menyebabkan macet” lanjutnya seraya mengatakan buka lapak jualan bisa di geser sedikit melewati parit karena tidak terlalu mengganggu fungsi jalan umum sebenatnya”

 

Pengetahuan umum jalan merupakan fasilitas umum dari pemerintah yang digunakan untuk jalan kendaraan masyarakat agar aktifitas berjalan lancar dan akan terganggu tata kota jika para pedagang nekat berjualan dipinggir jalan sudirman yang dikhawatirkan menjadi korban kecelakaan kendaraan jika tetap membuka lapak ditepian jalan.

 

Sementara itu, sejumlah barang bukti nanas yang disita anggota Sat Pol PP tampak masih dikantor dan belum diambil oleh pedagang dan Kasat Pol PP telah memberikan peringatan untuk membuat perjanjian kepada pedagang yang masih membandel. (tau/sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA



 

 

Share:

Situasi Terkini Covid-19 Pertanggal 08 Juni 2021






 

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts