29 Ribu ASN Menerima Bansos, Bukhori Menuntut Mensos Lebih Selektif Terima Usulan Bansos dari Pemda


JAKARTA, SININEWS.COM - Menteri Sosial (Mensos) Risma mengungkap sebanyak 28.965 Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif tercatat sebagai penerima bantuan sosial. 


Bantuan sosial seperti Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) diterima oleh ASN yang tersebar di berbagai instansi dan lembaga yang tersebar di seluruh kota/kabupaten di Indonesia. 


Atas temuan itu, Mensos Risma menegaskan akan menghentikan bansos bagi hampir 29 ribu ASN tersebut.


Menanggapi kabar tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf mengapresiasi kerja keras Mensos dalam mengungkap fakta terkait. Dirinya mendukung langkah tegas Mensos untuk segera mencabut bantuan sosial bagi penerima yang tidak berhak. 


“Jika benar demikian, maka saya mendukung tindakan tegas Mensos, yakni mencabut langsung dari daftar penerima manfaat. Bahkan jika perlu, para oknum ASN ini wajib mengembalikan bansos yang bukan haknya dengan menggantinya sesuai dengan jumlah nominal manfaat yang selama ini telah mereka terima!” tegas Bukhori di Jakarta, Kamis (18/11/21).


Di sisi lain, anggota Komisi Sosial ini mengaku geram karena masih ada oknum aparatur negara yang mengambil sesuatu yang bukan haknya. 


Padahal, menurutnya, selama pandemi mereka tetap menerima gaji dari negara, di saat sebagian besar warga bahkan kesulitan untuk sekadar makan. 


Sebab itu, dirinya berharap program revolusi mental yang pernah dicanangkan oleh pemerintah tidak hanya menjadi kebijakan jargon belaka.


“Yang lebih parah dari persoalan kemiskinan adalah memberantas mental miskin. Mental miskin ini adalah wujud keserakahan, selalu merasa kurang kendati sudah diberi kecukupan,” sambungnya.


Penyakit mental ini, demikian Bukhori menambahkan, juga bisa menjalar ke siapapun, termasuk aparatur negara. Sehingga dampak dari penyakit ini tidak hanya merugikan individu, melainkan negara juga turut menanggung beban kerugian yang ditimbulkan.


"Pada akhirnya, program revolusi mental yang telah diundangkan oleh pemerintah melalui Inpres No. 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental, patut dipertanyakan efektivitasnya selama ini," imbuh legislator PKS ini.


Lebih lanjut, politisi dapil Jawa Tengah 1 ini mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) untuk kembali melakukan evaluasi terhadap daftar penerima manfaat BPNT dan PKH. 


Dirinya mengimbau agar Kemensos melakukan seleksi yang lebih ketat atas usulan bansos dari pemerintah daerah demi mencegah terjadinya peristiwa serupa berulang.


Untuk diketahui, pemutakhiran/verifikasi dan validasi DTKS sesuai dengan amanat UU Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan Peraturan Menteri Sosial Nomor 28 Tahun 2017 tentang Pedoman Umum Verifikasi dan Validasi DT-PFM dan OTM menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.


Alurnya, hasil musyawarah desa/kelurahan menyerahkan daftar warga pemerlu kepada Dinas Sosial. Selanjutnya Dinas Sosial akan melakukan verifikasi dan validasi (verivali) dengan kunjungan rumah tangga. 


Data yang telah diverivali kemudian dilaporkan kepada bupati/walikota untuk disahkan oleh Gubernur dan diteruskan kepada Menteri Sosial. 


Anggota Baleg ini menambahkan, pihaknyanmendukung upaya “bersih-bersih” Mensos dalam membenahi DTKS. 


Menurutnya hal itu penting dilakukan demi memastikan tidak ada lagi bantuan sosial dari pemerintah yang salah sasaran pada penyaluran selanjutnya. 


“Saya berharap persoalan exclusion error dan inclusion error dalam waktu cepat bisa teratasi sehingga tidak ada lagi hak orang miskin yang mesti terkorbankan. Kemensos juga perlu memperkuat koordinasi dan konsultasinya bersama Komisi VIII DPR agar dalam menjalankan fungsinya lebih terarah dan berdampak langsung pada masyarakat,” pungkasnya. (Rel)

Share:

Lepas Kontingen Porprov, Bupati PALI Berharap Bisa Raih Ranking Teratas


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Pali sekaligus Ketua umum KONI Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM melepas kontingen kabupaten PALI Porprov XIII di OKU Raya Sumsel tahun 2021, Jumat (19/11/21) di Sanggar Pramuka Simpang Raja kelurahan handayani Mulya.

Acara pelepasan Kontingen dihadiri Kajari PALI, Polres PALI juga sejumlah kepala OPD dilingkup Pemkab PALI. 

"Tolong jaga nama baik kabupaten PALI. Jaga sportifitas, jaga kebersamaan, jangan ego masing-masing cabor ditunjukkan, karena anda bukan bawa nama cabor tapi bawa kabupaten PALI," pesan Bupati. 

Pada ajang bergengsi Porprov ini, Bupati berharap Kontingen dari PALI bisa menang dan membawa medali.


"Kita berharap menang, tapi menang yang martabat, sesuai moto kita yaitu kita datang, kita berjuang kita menang. Tunjukkan kemampuan kita. Pada Porprov lalu kita meraih ranking tiga provinsi Sumatera Selatan, kalau bisa Porprov tahun ini kita bisa meraih ranking satu," harap Bupati. 

Sementara itu, Junaidi Anuar ketua Kontingen kabupaten PALI menyebut bahwa Porprov di OKU Raya dilaksanakan mulai tanggal 21 s/d 28 November 2021, dimana pembukaan acara tersebut dilaksanakan pada Minggu tanggal 21 November 2021.

"Jumlah Kontingen ada 447 orang dan ada 18 cabang olahraga yang diikuti Kontingen PALI. Target kita adalah minimal mempertahankan capaian pada Porprov ke XII di Prabumulih yaitu duduk sebagai ranking ke tiga. Karena sejumlah Cabor berpotensi menjadi lumbung  untuk mendulang mendali," terang Junaidi Anuar. (sn/perry)

Share:

Musrenbang RPJMD Digelar Bappeda PALI


PALI. SININEWS.COM - Wujudkan pembangunan suatu daerah, sangatlah penting dibutuhkan perencanaan pembangunan yang mempuni agar dapat berjalan dengan sesuai arah dan tujuannya. Hal inilah yang mendasari diperlukannya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), agar tingkat keberhasilan mencapai yang ditargetkan.


Hal tersebut tentunya menjadi dasar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD tahun 2021-2026, untuk mempercepat pembangunan di Bumi Serepat Serasan.


Dalam Musrenbang yang dilaksanakan di ruang rapat kantor Bupati PALI bilangan jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi, Hadir langsung Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Kabid Pengendalian Evaluasi dan Rencana Startegis Bappeda Sumsel, Hari Wibawa SP MM. Perwakilan PUBMTR provinsi Sumsel melalui Kabid Pengembangan Jaringan Jalan, Ir Ridwan MM, OPD, muspida dan sejumlah tokoh yang ada di kabupaten PALI.


Dalam sambutannya, Bupati PALI, sangat mengharapkan masyarakat melalui perwakilan yang ada dapat memberikan ide, gagasan, sumbang saran, serta beebagai masukan yang bersifat konstruktif dalam rangka penyempurnaan rencana RPJMD tersebut dengan tema PALI SERASI NiA (Sentra Ekonomi Rakyar, Agamis, Sejahtera, Inovatif, Nyaman, Indah dan Aman)


"Tentunya Visi keberlanjutan ini merupakan cita-cita pembangunan Kabupaten PALI tahun 2016-2021, untuk menuntaskan agenda pembangunan tersebut tentunya kita harus menyesuaikan dengan strategi dan arah kebijakan dengan isu permasalahan, peluang dan tantangan yang akan dihadapi serta selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi," beber Orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan ini, Kamis (18//11/2021).


Untuk mewujudkan visi tersebut, lanjut Bupati PALI, perlunya misi diantaranya mempekuat sarana dan prasana ekonomi rakyat berbasis semberdaya dan kearifan lokal yang mandiri berdaya saing dan ditunjang oleh keamanan yang kondusif, serta mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan industri hilir.


"Meningkatkan pemerataan pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, mewujudkan tata pemerintah yang bersih, jujur, profesional, dan demokratis berbabis pelayananpada masyarakat, mengembangkan sumber daya insani berkualitas dan lingkunhan sosial budaya yang kompetitif serta religius, tentunya hal tersebut harus bersama kita lakukan agar tercapai," imbuhnya.


Bupati PALI juga menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, dimana pada tahun 2019 diurutan kedua provinsi Sumsel setelah Kabupaten Muara Enim. Dan pada tahun 2020 ditengah pandemi covid-19, kabupaten PALI tetap masih dapat meningkat sebebasar 0,28 persen.


"Alhamdulillah selain perkembangan ekonomi yang meningkat, penurunan angka kemiskinan pengangguran tahun 2020 Kabupaten PALI menjadi yang terbaik di Provinsi Sumsel. Tak hanya itu, untuk Indeks Pembanguan Manusia (IPM) tahun 2020 PALI juga terbaik. Sedangkan untuk penurunan pengangguran, Kabupaten PALI satu-satunya yang mampu menurunkan angka pengangguran. Untuk saat ini, Kabupaten PALI juga akan tetap fokus pada pembangkitan ekonomi panca pandemi," jelas Bupati PALI.


Dikesempatan yang sama, Kepala Bappenda Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni SP MM, sangat berharap adanya masukan saran dari pemangku kepentingan, serta tokoh, untuk mewujudkan pembangunan Kabupaten PALI lebih baik lagi demi tercapainya PALI SERASI NIA.


"Kita sangat berharap, ada sumbang saran, ide, dan inofasi dalam Musrembang RPJMD ini yang sifatnya membangun untuk kabupaten PALI. Meskipun sudah banyak keberhasilan yang dicapai, terutama bidang infrastruktut dasar dan konektivitas, baik berupa pembangunan jalan dan jembatan, maupun pembangunan infrastruktur pendididkan, kesehatan dan permukiman, dan kita harus lebih lagi untuk melakukan yang terbaik," singkatnya.


Sedangkan, dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) provinsi Sumsel, melalui Kabid Pengembangan Jaringan Jalan, Ir Ridwan MM, menjelaskan bahwa Kabupaten PALI yang posisinya di tengah dari wilayah Sumsel menjadi sangat strategis dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi.


"Kabupaten PALI merupakan darmerah startegis di Sumsel, dimana wilayahnya terletak ditengah-tengah, mudah dijangkau dari daerah lain. Dengan meningkatkan akses jalan yang baik, makan akan mempermudah peningkatan ekonomi, salah satunya jalan PALI-MURA yang saat ini sudah menjadi jalan provinsi dan tengah proses peningkatan," jelasnya


Sementara, Kabid Pengendalian Evaluasi dan Rencana Startegis Bappeda Sumsel, Hari Wibawa SP MM berpesan untuk hal-hal yang harus ditindaklanjuti pasca Musrembang RPJD tersebut, yang diantaranya Bappeda menyampaikan Rancangan Akhir Perubahan RPJMD Kabupaten PALI Tahun 2021-2026 kepada Sekretaris Daerah (Sekda) melauli perangkat perangkat daerah yang membidangi hukum paling lambat 5 (lima) hari setelah Musrembang dilaksanakan.


"Lalu Sekda menugaskan Kepala Perangkat Daerah yang membidangi hukum untuk melakukan, pengharmonisasian,

pembulatan dan pemantapan rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD Kabupaten PALI. Kepala Daerah menyampaikan rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan RPJMD Kabupaten PALI untuk dibahas dalam rangka memperoleh persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah," beber Hari Wibawa


Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, rancangan peraturan daerah tentang RPJMD terdiri dari rancangan peraturan daerah dan rancangan akhir perubahan RPJMD, Rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Kabupaten PALI kemudian disampaikan kepada Gubernur untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.


"Hasil evaluasi rancangan praturan daerah tentang RPJMD Kabupaten PALI dituangkan ke dalam Keputusan Gubernur yang

akan disampaikan kepada Bupati. Pemerintah memiliki 7 hari kerja untuk memperbaiki dokumen Ranperda RPIMD berdasarkan Keputusan gubernur, Bappeda Sumsel untuk dilakukan telaahan dan mendapatkan noreg. Dokumen RPJMD yang sudah ditetapkan digunakan sebagai instrumen penyelenggaraan pemerintah daerah," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

BIMTEK PENGELOLAAN KEUANGAN DESA, BPKP SUMSEL BERIKAN PEMBEKALAN


Palembang. SININEWS.COM -- Dalam rangka meningkatkan kapasitas Pengelolaan Keuangan Desa secara Transparan dan Akuntabel. Pemerintahan Desa se Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan melalui Operator Desa dan Kaur Keuangan Desa  diberi  Bimbingan tehnis secara intensif Pengelolaan sistem Keuangan Desa (Siskeudes)  sejak 15 s/d 18 Nopember 2021, dengan standar protokol Kesehatan Covid 19.


Acara yang digelar ruang audiotorium Hotel Amaris Palembang ini,  dibuka oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir H. Heri Amalindo, MM diwakili Sekretaris Daerah Kartika Yanti, SH. MH,  didampingi Kadin PMD Agani Akhmad, SH. Msi, dihadiri Pimpinan BPKP wilayah Sumsel, para Camat dan 65 Kepala Desa se Kabupaten PALI. 


Setelah pemukulan gong tanda resmi Pembukaan Bimtek Siskeudes tahun 2021 Sekretaris Daerah Kartika Yanti,SH,MH Dalam sambutannya memberikan arahan juga memberikan apreasiasi atas semangat kemauan belajar Aparatur Desa Kabupaten PALI dalam pengelolaan Keuangan Desa dengan aplikasi sistem Keuangan Desa (Siskeudes). 


Dan diharapkan setelah melaksanakan bimtek ini,  para peserta dapat menyerap berbagai materi yang disampaikan oleh Narasumber sehingga nantinya dapat diimplentasikan dalam tata kelola keuangan Desa dengan baik dan benar. 


Serta mendorong para peserta pada kegiatan ini hendaknya diikuti dengan sungguh sungguh sehinggga hasil Bimtek ini dapat berdayaguna di Desanya Masing masing. 


"Disamping itu,  siskeudes ini merupakan Aplikasi terbaik dalam tata kelola keuangan Desa sehingga dapat membantu proses percepatan dalam setiap pelaporan keuangan Desa," pesan Sekda PALI. 


Ditambahkan Kadin PMD Kabupaten PALI A Gani Akhmad,SH.Msi bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemda PALI melalui Dinas PMD untuk terus mendorong peningkatan Kapasitas para Aparatur Desa,


"Sehingga Pembangunan Kabupaten PALI bukan hanya pembangunan fisik saja yang digalakan, akan tetapi pembangunan Sumberdaya Manusia (SDM) pun menjadi bagian perioritas berkelanjutan," ucap A Gani. 


Dan dilain waktu  Setelah hampir sepekan Bimtek Siskeudes yang dipandu oleh Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Sumatera selatan ini.


Pada penutupan usai kegiatan (kamis 18/11/2021), dalam sambutan Kadin PMD Kabupaten PALI A Gani Akhmad, SH, Msi yang diwakili Kepala Bidang Pemberdayaan Edy Irawan,Sip,Msi merasa bangga atas keseriusan para peserta mengikuti Bimtek Siskeudes dengan baik, dan diharapkan dapat meningkatkan proposional kerja dibidang tata kelolah keuangan Desa, sehingga progres pelaporan setiap kegiatan dapat berjalan baik dan akurat (up to date).


Edy Irawan ANS Berpangkat Pembina IV a.  ini,  meminta para peserta untuk terus belajar dan mengembang diri untuk menjadi Aparatur Desa yang terampil dan berdedikasi. 

"Sehingga kedepannya dapat menjadi agen kecerdasan berkesembungan untuk masa depan PALI yang cemerlang," harapnya. 


(Bungharto/SN)

Share:

Sejumlah Pelaku Industri Rumahan di PALI Terima Bantuan


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka meningkatkan partisipasi perempuan di  bidang kewirausahaan dan salah satu program upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia khususnya kab penukal abab lematang Ilir. Hari ini jumat tgl 19 november 2021, Dinas pemberdayaan perempuan perlindungan anak ( PPPA ) propinsi Sumatera Selatan mengadakan kegiatan penyerahan bantuan kepada pelaku industri rumahan yg berada di kecamatan talang ubi .kecamatan penukal dan kecamatan tanah abang kab penukal abab lematang Ilir


Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumsel, Henny Yulianti, S.IP.,Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) DPPPA Provinsi Sumatera Selatan, Ihwan Mulyawan beserta jajarannya, Camat Tanah Abang, sejumlah kepala desa serta pelaku industri rumahan di desa Tanah Abang Jaya.

"Program ini merupakan salah satu upaya untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Juga salah satu amanat Presiden Republik Indonesia, melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah meningkatkan partisipasi perempuan di bidang kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan salah satu inisiasi yang telah dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam memperkuat pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, salah satunya melalui Model Pengembangan Industri Rumahan (IR)," terang Kepala DPPKBPPPA PALI, Dra Hj Yenni Nopriani. 

Yang menjadi sasaran dari Industri Rumahan ini dijelaskan Yenni adalah perempuan pelaku usaha level mikro atau bahkan ultra mikro. Kelompok  usaha ini sebagian besar belum tersentuh program pemerintah, mereka umumnya melakukan produksi usaha di rumah sendiri dengan peralatan sederhana, berada di wilayah kantong kemiskinan. Pemberdayaan ekonomi perempuan kelompok usaha mikro atau ultra mikro sangat strategis. 

"Jika semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk memberdayakan mereka dengan baik dan sungguh-sungguh, maka kontribusi yang dapat diberikan sangatlah besar untuk pertumbuhan dan kemajuan ekonomi bangsa. Mengingat jumlah perempuan pelaku IR sangat banyak di Indonesia begitu pun di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir khususnya," imbuhnya. 

Upaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan IR ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, tapi sebagai pintu masuk menuju terwujudnya ketahanan keluarga. 

Hal ini disebabkan karena kemajuan ekonomi berdampak pada tingginya tingkat pendidikan anak, anak mendapat asupan gizi yang baik, dan hak-hak anak lainnya dapat terpenuhi. Selain itu, meningkatkan ekonomi dapat membangun hubungan baik antara suami dan istri karena salah satu pemicu terjadinya tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) adalah masalah ekonomi. Suami harus bisa mendukung pekerjaan istri memahami pentingnya pemberdayaan  ekonomi perempuan.

"Program ini sangat bermanfaat khususnya untuk para perempuan pelaku industri rumahan. Kami Dinas PPKBPPPA juga telah memberikan pendampingan berupa pembinaan kepada para pelaku IR di desa-desa untuk memperkuat keterampilan dan kapasitas mereka dan juga direncanakan untuk anggaran tahun 2022 akan diberikan bantuan alat usaha bagi pelaku usaha perempuan," tutup kepala DPPKBPPPA PALI. (sn/perry)



Share:

PEMDES PERSIAPAN TEMPIRAI BARAT SOSIALISASI PEMBINAAN KARANG TARUNA


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka menyerap dan merealisasikan Dana Bantuan Gubernur Sumatera H. Herman Deru tahun anggaran tahun 2021, pada Kamis,(18/11/2021), Pemerintahan Desa Persiapan Tempirai Barat Kecamatan Penukal utara  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Sosialisasi Pembinaan Karang Taruna, dengan standar Protokol Kesehatan Covid 19


Acara yang dipusatkan di aula Kantor Desa bersama (Tempirai selatan/Barat) dihadiri  unsur Muspika Kecamatan Penukal utara, Pemuda-Pemudi Karang Taruna, jajaran Perangkat Desa Persiapan, anggota BPD perwakilan Dapil Tempirai Barat Ibrahim,SE,  Linmas dan Tokoh Masyarkat lainnya. 


Pada sambutan Kepala Desa Persiapan Tempirai barat Faizen Haji ujang Nanang, didampingi sekdesnya Syamsul Bahri,

Memberikan dorongan semangat dan konsisten mendukung gerakan kepemudaan yang tergabung dalam wadah Karang Taruna.


Disamping kegiatan kepemudaan dibidang olahraga, Kepala Desa menginisiasi bila Karang Taruna Tempirai barat dapat menciptakan usaha kreatif  sehingga tercipta lapangan pekerjaan, baik untuk Karang Taruna maupun masyarakat umumnya.


Senada disampaikan Maka Giansar, SH Camat Penukal utara, dalam arahannya.

Bahwa peran generasi muda sangat penting dalam membangun sebuah Desa,


Maka untuk itu, melalui Karang Taruna hendaknya para pemuda Desa mampu berinovasi untuk melahirkan kreativitas yang nantinya akan berwujud usaha ekonomi kreatif ditengah Masyarakat.


Camat Penukal utara sebagai Pembina kepemudaan, berharap kedepan Karang Taruna Tempirai Barat bisa meng siasati dan  menggali potensi Desa untuk dijadikan usaha baru, antara lain potensi Pertanian,Perkebunan, peternakan dan lainya.


Sebagai pesan moral,  jauhi pergaulan yang bermalas malasan dan Narkoba, serta jangan malu bertani, tetap semangat.

Sebab masa depan Generasi muda akan ditentukan kreativitas saat ini.


Dilanjutkan, pemaparan Materi Pembinaan Karang Taruna disampaikan Rizal, SE secara rinci berbagai kegiatan,


Antara lain, Menitik beratkan pada ketertiban administrasi kelembagaan Karang Taruna, dan program kegiatan Karang taruna berkelanjutan secara transparan dan akuntabel, sehingga Karang Taruna dapat berdaya guna bagi Pemerintah Desa dan Masyarakat



(Bungharto/SN)

Share:

Audensi Panitia Konferkot PWI Prabumulih, Ridho Yahya Dukung Penuh

Foto : Walikota Prabumulih Ridho Yahya pose bersama panitia konferkot PWI Prabumulih, Kamis, (18/11/21).

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Persatuan Wartawan Prabumulih (PWI) Kota Prabumulih audensi bersama Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM diruang kerjanya terkait akan diselenggarakannya konferensi kota (Konferkot) Kamis, (18/11/21). Audensi tersebut didampingi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Prabumulih Drs.Mulyadi Musa,M.Si.


Kegiatan Konferkot PWI Kota Prabumulih yang akan digelar pada Selasa 23 November 2021 mendatang didukung penuh oleh Pemerintah Kota Prabumulih melalui kebijakan Ridho Yahya akan memfasilitasi kegiatan tersebut di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota.


“Untuk kegiatan teman-teman wartawan nanti bisa pakai gedung kesenian” jelasnya kepada ketua Panitia Konferkot saat audensi seraya berharap Konferkot PWI Prabumulih digelar dengan cara Aklamasi.


“Kalau bisa Aklamasi saja, buat apa capek berkompetisi apalagi sudah mengantongi dukungan lebih dari 60 persen” tuturnya.


Ditempat yang sama, Ketua Panitia Konferkot Abi Samran,SH mengaku sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas kebijakan serta dukungan Walikota Prabumulih yang secara penuh memfasilitasi kegiatan PWI yang digelar 3 tahun sekali itu.


“Allhamdulillah, kami sangat berterimakasih dan apresiasi kepada Walikota Ridho Yahya setiap kegiatan PWI selalu didukung penuh” ucapnya.


Pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Prabumulih periode 2021-2024 saat ini diikuti dua kandidat yang sudah mengembalikan berkas pencalonan yakni Mulwadi (Kemong) Incumben dan Novlis Heriansyah. (tau/sn)

Share:

Dugaan Kecurangan, Cakades No.1 Karang Bindu Laporkan Kades Tepilih?

Foto : Bustomi (kiri) dan timses memperlihatkan bukti kecurangan Kades terpilih Desa Karang Bindu, Rabu (17/11/21)

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Salah satu peserta calon kades Desa Karang Bindu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih tidak menerima hasil dari Pilkades Karang Bindu yang berlangsung pada Minggu (14/11/2021) lalu.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Bustomi Saputra SPd Msi, salah satu peserta Calon Kepala Desa Karang Bindu nomor urut 01 saat dimintai keterangan oleh awak media, Selasa (06/11/2021).

Ia menilai bahwa, Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa Karang Bindu diduga penuh dengan kecurangan yang dilakukan oleh salah satu Calon Kepala Desa yang saat ini terpilih. 

Bahkan, kecurangan-kecurangan tersebut melibatkan Oknum perangkat Desa yang saat ini masih Aktif.

"Pilkades tersebut penuh dengan kecurangan-kecurangan. Dan saya mempunyai bukti-bukti terkait itu," jelasnya seranya menunjukkan Copy bukti-bukti kecurangan yang ia miliki.

Dalam kesempatan itu ia juga mengungkapkan, Dalam Pilkades tersebut Banyak kejanggalan kejanggalan lain menjurus kepada kepentingan calon kepala sesa lain lain.

"Bahkan saya mempunyai, Chat WhatsApp dari oknum Perangkat Desa ke ketua Bumdes Desa dengan nada Menekan agar memilih salah satu calon Kades lain. Padahal Seharusnya perangkat desa kan harus netral. Bukannya berpihak. Dan Ini salah satu kecurangan," jelasnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada panitia pemilihan Kepala Desa Karang Bindu untuk membatalkan hasil dari Pemelihan tersebut.

"Saya minta keada pihak panitia untuk membatalkan hasil Pemilihan tersebut, dan melakukan pemilihan ulang. Serta bukti-bukti kecurangan ini besok akan melaporkan ke Team 7 Panitia Pemilihan Calon Kades Karang Bindu," tukasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Team Redaksi belum mengkonfirmasi terkait hal Tersebut ke pihak-pihak yang berwenang

SIMAK VIDEONYA



Share:

POLSEK PENUKAL UTARA GANDENG PEMDES TEMPIRAI TIMUR GIATKAN VAKSINASI COVID 19


PALI. SININEWS.COM -- Sejalan program pemerintah pusat tentang kewajiban dan kepatuhan warga negara menerima  vaksinasi untuk menangkal penyebaran virus Covid 19, pada Selasa, (16/11/2021), Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Polsek Penukal utara bersama Pemdes Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara menggelar vaksinasi Sinovac Covid 19.


Acara yang dipusatkan Balai Desa Tempirai Timur ini. Kapolsek Penukal utara beserta jajarannya didamping Tim Medis Puskesmas Tempirai dan para perangkat Desa Tempirai berjalan lancar dengan standar protokol kesehatan Covid 19.


Menurut Kapolsek Penukal Utara diwakili IPTU Simangunsong pada awak Media ini, untuk merealisasikan percepatan Vaksinisasi di Kecamatan Penukal utara,  kali ini memakai rumus TREE IN ONE, dimana bekerja secara terpadu terdiri dari Kepolisian Sektor, Tim Medis Puskemas dan Pemerintahan Desa. 


Lanjut IPTU Simangunsong didampingi Brigka Dhana Bhabinkamtibmas Tempirai Timur,  

Pihaknya terus bekerja secara Maraton dari Desa ke Desa,  sehingga kegiatan Vaksinisasi ini,  (ke 1 dan Ke dua ) diharapkan dapat rampung akhir tahun 2021.


Ditambahkan Brigka Dhana Bhabinkamtibmas Tempirai Timur,  mengajak semua lapisan Masyarakat untuk mengikuti Vaksinasi Covid 19 sebagai kewajiban Warga Negara yang baik.


Demikian Ketua Tim Medis Vaksinasi Puskemas Tempirai dr. TR. Aja Maulida Suta menjelaskan bahwa kegiatan Vaksinisasi hari ini, antuias warga Desa Tempirai Timur memberikan nilai positif sehingga pasien Vaksinasi dapat terserap 230 peserta  65% kaum perempuan dan 35 % kaum lelaki, yang di dominasi pada Pelayanan 95 % Vaksinasi perdana dan 5 % Vaksinasi lanjutan ke dua. 


Melalui pesan washappnya Kepala Desa Tempirai Timur M. Teguh Jaya, tetap konsisten mendukung program Vaksinasi Covid 19 ini, 

Meskipun Kepala Desa tidak bisa hadir dilokasi kegiatan dikarenakan urusan Dinas di Kota Palembang, 


namun dirinya telah mengintruksikan jajaran perangkatnya untuk mendampingi dan menfasilitasi kegiatan ini dengan baik.


Serta menghimbau pada warganya yang belum melaksanakan Vaksinisasi agar segera mendaftar diri di Puskemas Tempirai maupun digerai gerai Vaksinisasi di berbagai Desa tetangga.


(Bungharto/SN)

Share:

Tanam Perdana Padi SRI Organik, Pertamina Pendopo Nyatakan Bisa Panen Februari 2022


PALI. SININEWS.COM -- Tanam Perdana padi SRI organik program pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan dilakukan PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Pendopo Field, Selasa (16/11/21) diatas lahan seluas lebih kurang 1,5 hakter yang dikelola kelompok tani binaan Pertamina Pendopo. 


Kegiatan tanam perdana yang akan menjadi pilot projek pertanian organik di wilayah Bumi Serepat itu dihadiri Sr Manager Pendopo Field I Wayan Sumerta, Kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI, Ahmad Jhoni, kepala Balitbang PALI Hairiman, Kepala Dinas LH, Bakrin dan sejumlah petinggi di Pertamina Pendopo Field. 

Setelah melakukan kegiatan tanam perdana padi SRI, seluruh yang hadir meninjau PPMP Pendopo untuk melakukan panen perdana berbagai jenis sayuran organik yang dikelola kelompok tani binaan Pertamina dengan pendampingan petugas ahli organik dan herbal yang didatangkan oleh Pertamina dari pulau Jawa. 

I Wayan Sumerta mengatakan bahwa tanam padi SRI organik program pertanian sehat ramah lingkungan merupakan program CSR yang sebelumnya telah dilakukan Pertamina Pendopo di wilayah Jirak kabupaten Muba. 

"Program ini telah kami mulai sejak tahun 2019 di Jirak. Dan setelah diamati ternyata hasilnya cukup baik kemudian kami coba kembangkan di PALI yang akan menjadi pilot projek ke dua program CSR seperti ini. Sekarang tanam perdana padi SRI organik, dan direncanakan pada tanggal 26 februari 2022 sudah bisa panen, namun secara berkala akan dipantau perkembangannya," ungkap I Wayan. 

Dengan adanya program tersebut, I Wayan berharap mendagangkan manfaat bagi warga sekitar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"pada PPMP Pendopo ini baru berjalan sekitar empat bulan, hasilnya memang kalau padi organik belum ada karena baru tanam perdana, namun untuk berbagai macam sayuran sudah ada yang panen dan hasilnya sudah bisa dipetik oleh anggota kelompok tani. Semoga saja, sesuai harapan kami dengan adanya program ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat," harapnya. 

Sementara itu, Ahmad Jhoni kepala Dinas Pertanian kabupaten PALI memberikan apresiasi terhadap program CSR Pertamina Pendopo yang menurutnya selaras dengan program pemerintah yakni pertanian berkelanjutan ramah lingkungan. 

"Kami juga sampaikan terimakasih kepada Pertamina Pendopo yang telah membina petani. Program ini menjadi pelopor pertanian ramah lingkungan di kabupaten PALI dan harapan kami bisa dikembangkan ke petani lainnya yang ada di kabupaten PALI," kata Ahmad Jhoni. 

Ahmad Jhoni juga berharap lahan sawah di kabupaten PALI bisa dipertahankan karena dari data yang dimiliki semula PALI memiliki luas baku sawah 7.500 hektar turun menjadi 5.100 hektar. 

"Kedepan padi ramah lingkungan serta sejumlah sayuran bisa berkembang di PALI yang pada akhirnya bisa menyejahterakan petani," tutupnya. (sn/perry)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts