Aneh! Minyak Goreng 14 Ribu di PALI Menghilang, Harga 20 Ribu Banyak


PALI. SININEWS.COM -- Masyarakat di Bumi Serepat Serasan terutama ibu-ibu rumah tangga mempertanyakan keberadaan minyak goreng yang katanya oleh pemerintah harganya disamaratakan menjadi Rp 14.000 per liter, tetapi kenyataannya, makin hari keberadaan minyak goreng makin langka termasuk di toko serba ada atau minimaret. 


Sekalipun saat pasokan minyak goreng di minimarket datang, warga langsung menyerbu dan berebut sehingga dalam sekejap minyak goreng harga Rp 14.000 per liter ludes. 

Untuk ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional, seperti di pasar inpres Pendopo kecamatan Talang Ubi, pedagang mengaku sudah dua hari ini distributor tidak mengirim pasokan sehingga minyak goreng di pasar tradisional kosong. 

Tetapi setelah ditelusuri di warung-warung di pedesaan, minyak goreng rupanya mudah didapat, hanya saja harganya masih bertengger di harga Rp 20 ribu per liter. 

"Kalau disini kapan pun kami butuh minyak goreng pasti ada di warung langganan. Harganya masih tetap Rp 20 ribu per liter. Saya belum pernah merasakan adanya minyak goreng harga Rp 14 ribu," ujar Mina, salah satu warga Jerambah Besi kecamatan Talang Ubi, Rabu (16/2/22).

Terpisah, Nurlela, salah satu warga Gang Masjid, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, mengaku jika banyak toko yang tidak menjual minyak goreng, dengan harga Rp 14 ribu.

"Kebanyakan tidak ada yang jual harga yang ditetapkan Pemerintah, dengan alasan tidak ada pemasok minyak goreng yang datang. Dan itu sudah terjadi sejak dua hari ini. Jikapun ada harganya bukan Rp14 ribu, tapi Rp20 ribuan per liternya," ucap pedagang makanan itu. 

Sementara, Yani, salah satu penjual minyak goreng mengatakan, jika dirinya tidak menjual minyak goreng karena tidak ada pemasok minyak goreng yang mengantar ke tokonya dengan alasan sedang kosong.

"Jadi kita sementara, tidak jual karena memang pemasok yang biasanya mengantar tidak kunjung datang. Setelah dihubungi, alasannya dari agen memang lagi kosong. Dan apabila masih ada yang jual, berarti mereka masih ada stok lama," jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI, Ahmad Deni menerangkan jika pihaknya akan segera berkoordinasi langsung ke Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel, untuk mengatasi kejadian minyak goreng di Bumi Serepat Serasan.

"Perihal harga minyak goreng yang masih tinggi serta mulai jarang ditemukan di toko, kami sudah mengetahui hal itu. Segera kami akan koordinasi ke Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel," terangnya. (sn/perry)
Share:

HPN, Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia Laporkan Hasil Kongres Dan Laporan Kegiatan Tahunan

JAKARTA, SININEWS.COM- Sehubungan Dengan Hari Pers Nasional Tahun 2022 Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia laporkan perjalanan dari Hasil Kongres Gedung Juang Menteng Raya No 31 Jakarta Pusat, Februari 2022.

Laporan kegiatan Tahunan tersebut di berikan kepada Instansi Terkait yang berhubungan dengan Kepentingan Organisasi, antara Lain Kementerian dalam Negeri Republik Indonesia dengan tembusan Presiden Republik Indonesia melalui Kemensesneg, Kementrian Kominfo, Kementrian Hukum dan Ham,Kapolri serta Dewan Pers.

Laporan kegiatan tersebut berbentuk kegiatan Pemberian SK dan Mandat di seluruh Wilayah Provinsi Kabupaten dan Kota di Indonesia yang di tembuskan kepada pihak Forkompinda Setempat, dengan harapan bahwa Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah berpartisipasi mengawasi serta mengawal pembangunan di berbagai sektor yang telah di tetapkan Oleh Pemerintah Pusat Kepentingan Masyarakat.

Melakukan pengawalan dan Pengawasan yang dimaksud dengan Jalan memonitor melakukan investigasi  dan meramu menjadi Pemberitaan yang baik dan benar sesuai dengan Tupoksi dan tugas Media dan para Insan Jurnalis dalam pelaksanaan Tugasnya.

Namun menurut data serta informasi yang Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia terima, saat ini masih banyak tugas jurnalistik yang mendapat hambatan, bai Intimidasi,Kriminalisasi, serta tindakan Kekerasan terhadap wartawan yang bertugas.

Dalam menyikapi hal ini tentu tidak terlepas dari peran Para Penegak Hukum yang melindungi Hak dan perlindungan terhadap kerja para pencari berita, Serta pihak Dewan Pers yang sepatutnya melakukan pembinaan baik kepada pihak Media maupun para wartawan yang dinyatakan melanggar rambu-rambu kode etik wartawan.

Untuk itu Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia berpesan melalui Pengurus Provinsi,Kota dan Kabupaten, hendaknya memberikan bimbingan jenjang Pendidikan dan Latihan (Diklat) Uji Kompetensi wartawan (UKW) kepada pengurus dan Anggota nya yang bermitra dan bergabung dalam wadah Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia. Dengan harapan tidak melanggar etika Pers serta faham tentang bagaimana melakukan Konfirmasi, Investigasi dan menulis yang baik dan benar dengan tidak merugikan orang lain serta melanggar Undang undang ITE,

Dengan Hari Pers Nasional ini banyak kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang telah dilakukan oleh Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia di Daerah-daerah, dan mendapat respon yang positif dari semua pihak karena dimuat dan di beritakan lewat media, kegiatan kegiatan ini perlu di pertahankan untuk untuk edukasi dan kebersamaan.

Dengan Semangat Perjuangan dan etos kerja yang tinggi dari pergerakan dan Karya Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia di Daerah dapat menangkal pemberitaan Hoax yang dapat merugikan masyarakat dan semua pihak.

Semoga Di Hari Pers Nasional ini Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia dapat memberikan dan mengajak edukasi Anggota nya serta kepentingan masyarakat pada umumnya. 

Share:

Bank Sumsel Babel Undi Tabungan Pesirah, Bentuk Apresiasi Terhadap Nasabah


SININEWS.COM
- Bank Sumsel Babel (BSB) cabang Kota Prabumulih menggelar Grand Prize undian tabungan Persirah priode Januari – Desember 2021, pada Senin (14/2/2022).

Sejumlah pejabat dan tamu dari nasabah prioritas hadir menyaksikan acara yang di gelar di atrium gedung BSB Kota Prabumulih itu.

 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih Elman ST, pejabat Dinas Sosial Provinsi Sumsel maupun Kota Prabumulih dan juga pihak Kepolisian turut hadir dalam pengundian Pesirah tersebut.

Kepala Cabang BSB Kota Prabumulih, Tian K Yamin dibincangi usai acara, undian tersebut merupakan bentuk apresia yang diberikan oleh BSB kepada Nasabah.

“Kegiatan ini merupakan upaya kita untuk memberikan pelayanan prima kepada nasabah bank sumsel, IsyaAllah acara seperti ini rutin kita gelar setiap tahunnya,” katanya.

Masih di jelaskan Tian, setiap nasabah berhak mendapatkan hadiah tersebut dengan syarat wajib memiliki tabungan Persirah dan memiliki saldo minimal Rp 300.000 yang beku, satu bulan sebelum acara undian dilaksankan.

“Jika ingin mendapatkan hadiah tabungan pesirah selalu tingkatkan saldo anda, semakin banyak saldo makin banyak kesempatan menang undian,” tuturnya 

Untuk pemenang, bisa segera mengambil hadiah dengan membawa KTP (kartu tanda penduduk), Kartu Keluarga (KK), buku tabungan dan tidak boleh diwakilkan serta membayar pajak hadiah.

Sekda Kota Prabumulih, Elman ST yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, Bank Sumsel Babel banyak membantu masyarakat Prabumulih baik sektor perekonomian maupun pemerintah.

“Kita berharap nasabah bisa tambah maju karena adanya perputaran yang saling menguntungkan,” tukasnya.

Dalam undian tabungan Persirah tersebut diketahui 9 nama nasabah yang beruntung mendapatkan hadiah menarik, dan 1 diantaranya berhasil mendapatkan hadiah Grand Prize satu unit mobil Toyota Kijang Innova Warna Hitam.

Adapun nama-nama yang beruntung mendapatkan hadiah dari tabungan Persirah yakni;

Rosderita Dongoran dari cabang Prabumulih berhasil mendapatkan Grand Prize satu Unit Mobil Toyota Kijang Inova.

Maisaro dari cabang Gelumbang berhasil mendapatkan sepeda motor ke 1. Sepeda motor ke 2 diraih oleh Dipe Anom R dari cabang Prabumulih 

Juwairah mendapatkan hadiah Kulkas Dari cabang prabumulih. Lita Justika mendapatkan hadiah Laptop dari cabang Prabumulih .

Rolanda QQ Sabrina M mendapatkan Smart TV,dari cabang Prabumulih,Novita Sarimendapatkan hadiah Kulkas dan Laptop.dari cabang Gelumbang.

Kemudian Busroni cabang Gelumbang yang mendapatkan TV LED 40 In.(SN)

Share:

Hj Sri Kustina Terus Genjot Kelompok Tani Tingkatkan Ekonomi Ditengah Pandemi


OKU Selatan. SININEWS.COM -- Ditengah Pandemi covid-19 yang hingga kini belum berakhir, tentunya banyak masyarakat juga pelaku usaha yang terdampak negatif menyebabkan menurunnya pendapatan perekonomiannya. Dalam mendorong masyarakat untuk bangkit dari dampak pandemi global tersebut, Ir Hj Sri Kustina anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dari fraksi Nasdem terus bergerak tanpa lelah menyemangati masyarakat untuk tetap berkarya. 


Dengan terjun langsung ketengah-tengah masyarakat, anggota DPR-RI dari Dapil Sumatera Selatan II yang meliputi 11 kabupaten/kota itu terus menyerap aspirasi masyarakat, terutama keluhan atau kendala masyarakat kemudian mencari solusi agar permasalahan itu bisa terpecahkan. 



Seperti pada kunjungannya kali ini Sabtu (12/02/2022), istri dari Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM, mengunjungi Desa Pagar Dewa kecamatan Warkuk Ranau Selatan kabupaten OKU Selatan dengan mendatangi dan bertatap muka langsung bersama masyarakat setempat di tujuh titik. 


Yakni di Kantor Desa untuk bertemu pemerintah desa dan perangkatnya, kemudian di Posyandu, lalu menyempatkan diri bertemu ibu-ibu majlis Ta'lim pada Pengajian Al-Hidayah. Setelah itu mengunjungi Kelompok tani padi, lalu Kelompok tani Kopi dan kelompok tani Cabai. 


Dalam pertemuan itu, panitia menerapkan protokol kesehatan ketat, dalam mencegah penyebaran covid-19 juga antisipasi masuknya covid jenis baru yakni Omicron yang diketahui penyebaranya sangat cepat. 



Pada kunjungan ke Desa Pagar Dewa, seperti biasa, Hj Sri Kustina seperti biasa membagikan oleh-oleh berupa sembako dalam membantu masyarakat juga bantuan dana untuk menambah modal usaha kepada Kelompok tani serta benih ikan. 


"Kunjungan saya ke Desa Pagar Dewa adalah dalam rangka melaksanakan fungsi yang dimiliki oleh anggota DPR-RI yaitu fungsi pengawasan,  Legislasi dan penganggaran," ungkap Hj Sri Kustina yang saat ini dipercaya sebagai anggota Komisi IV yang mana ruang lingkupnya membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Kelautan.


Ditambahkan Hj Sri Kustina bahwa tujuan lain dalam mengunjungi warga Desa Pagar Dewa adalah untuk mendapat masukan dari masyarakat langsung, baik dari pemerintah daerah setempat, tokoh masyarakat maupun masyarakat umum lainnya. 



"Terkait jalannya program-program pemerintah, saya butuh masukan dari masyarakat. Saya juga akan tetap memperjuangkan program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat agar tetap berkelanjutan," tukasnya. 


Hj Sri Kustina juga mengingatkan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 ini harus tetap patuhi protokol kesehatan dan ikut program vaksinasi meskipun banyak yang terdampak ekonomnya akibat pandemi global ini. 


"Pandemi yang terjadi saat ini telah berdampak terhadap berbagai sektor ekonomi dalam masyarakat, saya berharap semoga masyarakat desa Pagar Dewa tidak banyak yang terdampak. Untuk atasi permasalahan yang terkena dampak pandemi, saya berharap kita bersama-sama bisa menemukan solusinya. Saya juga mengajak kepada perangkat desa juga seluruh masyarakat untuk bersatu padu  turut serta membangun desa dengan mengoptimalkan potensi desa yang ada dengan dikerjakan bersama-sama agar desa ini lebih makmur, maju dan sejahtera," ajaknya. (sn/perry)

Share:

Firdaus Hasbullah Nahkodai KORMI PALI


PALI. SININEWS.COM -- Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi terbentuk, Kamis (10/2/22).


Pengacara muda kelahiran Abab, yakni Firdaus Hasbulah SH secara aklamasi terpilih jadi ketua KORMI kabupaten PALI.

Terpilihnya FH melalui Musyawarah Daerah (Musda) perdana berlokasi di Aula Pertemuan Pemkab PALI yang dihadiri langsung oleh Korwil Sumsel, Drs Ahmad Yani SH DIPL IWuF.

Ahmad Yani berharap kepada KORMI  PALI, meskipun baru terbentuk dengan delapan induk organisasi olahraga harus berpacu hadapi Pornas di Kota Palembang pada Juli mendatang.

"Alhamdulillah, KORMI PALI sudah terbentuk, dengan diketuai Firdaus Hasbulah. Dengan delapan induk organisasi olahraga yang telah terbentuk, kami dari Provinsi berharap pada Pornas nanti PALI mampu ikut serta dan menyumbangkan medali," ungkapnya.

Korwil Sumsel juga menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 47 induk organisasi olahraga yang ada diSumsel, dan kota Palembang akan menjadi tuan rumah perhelatan Pornas.

"Pornas sebentar lagi dilaksanakan tahun 2022 ini pada bulan Juli mendatang. Dengan 47 induk organisasi olahraga yang ada di Sumsel tentunya akan siap. Untuk peserta selain dari Kota/kabupaten yang ada di Indonesia, juga akan di ikuti 11 negara asing," terangnya. 

Sementara, FH, ketua KORMI PALI yang baru saja terpilih secara aklamasi mengharapkan kepada kepengurusan yang nanti tergabung dalam KORMI PALI, untuk sama-sama bahu membahu dalam menciptakan tujuan terbentuknya KORMI ini.

"Alhamdulillah dan terimakasih, atas amanah dan kepercyaannya kepada saya untuk memimpin KORMI PALI. Tanggung jawab KORMI adalah untuk menjadi masyarakat Kabupaten PALI bugar, sehat, dan tentunya menjaga nilai olahraga tradisional yang ada di masyarakat," kata FH. 

Lebihlanjut, FH menjelaskan bahwa, tugas pertama KORMI PALI adalah untuk mempersiapkan atlit-atlit dalam menghadapi Pornas mendatang.

"Kita menyesuaikan jadwal provinsi untuk mempersiapkan pelantikan dan penjaringan atlit yang akan berlaga pada Pornan Juli mendatang dan KORMI PALI harus mengirim. Tentunya, dalam pembinaan atlit kita akan mendatangkan pelatih-pelatih dari provinsi dan nanti kita akan koordinasikan langsung," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Diduga Mark Up,Penegak Hukum Diminta Telusuri Pengadaan Proyek Pembangunan Gedung Puskesmas Panang Enim*


MUARA ENIM, SININEWS.COM  -- Diduga ada selisih anggaran (mark up) di Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim terkait proyek pembangunan gedung puskesmas di Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim dengan kode tender 7711107 (PEMBANGUNAN PUSKESMAS KEC.PANANG ENIM) dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Yang mana diketahui sebelum pemenang tender di umumkan,pada laman LPSE tertera nilai pagu paket proyek atau HVS adalah sebesar Rp.3.582.211,000,- (Tiga Miliar, Lima Ratus Delapan Puluh Dua Juta,Dua Ratus Sebelas Ribu Rupiah),namun setelah diadakan lelang terbuka dan dimenangkan oleh CV Tiga Muara dengan anggaran pelaksanaan menjadi sebesar Rp.2.939.399,- (Dua Miliar,Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta,Tiga Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah).

Terdapat selisih anggaran yang cukup signifikan pada pekerjaan proyek tersebut kalau di lihat dari nilai anggaran di HVS dan nilai anggaran pelaksanaan,dengan jumlah selisih sebesar Rp.642.812,- (Enam Ratus Empat Puluh Dua Juta,Delapan Ratus Dua Belas Ribu Rupiah) atau selisih sebesar ± 18% dari nilai HVS.

Dari dugaan selisih yang cukup sangat signifikan tersebut besar dugaan telah terjadi Mark Up pada lelang proyek tersebut,dengan demikian tim media ini mencoba menelusuri kebenarannya dengan meninjau langsung proyek bangunan puskesmas tersebut,Selasa (08/02/2022) di Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan.

Dari hasil tinjauan media ini dilapangkan, nampak dengan jelas di lokasi tersebut berdiri bangunan yang setengah jadi dengan desain pintu dan jendela yang terbuat dari kaca serta suda terpasang meteran listrik di bangun tersebut dan terlihat juga kalau dinding pada bangunan tersebut belum di plester,serta lantai dan plafon pada bangunan itu juga belum di ada penghalusan.

Menindak lanjuti hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim Selamet Oku mengatakan bahwasanya Proyek bangunan gedung Puskemas Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan tahap Awal yang mengunakan anggaran APBD 2021 sebesar Rp 2.939.399,- (Dua Miliar,Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta,Tiga Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah) untuk tahap I (SATU) tersebut sudah selesai dan sudah sesuai tinggal melanjutkan ke tahap selanjutnya.

"Untuk proyek pembangunan gedung Puskemas tahap Awal tersebut suda selesai dan sudah sesuai,dan bahkan sudah diperiksa oleh para pihak pihak terkait."Paparnya

Terkait adanya dugaan selisih harga atau Mark Up senilai Rp.642.812,- (Enam Ratus Empat Puluh Dua Juta,Delapan Ratus Dua Belas Ribu Rupiah) atau senilai ± 18% dari nilai HVS pada nilai proyek tersebut Selamet Oku menjelaskan bahwa dirinya tidak melihat adanya Mark Up dalam pengerjaan proyek tersebut hanya saja pada saat proses tender pihak pemenang tender memberikan penawaran ± 18% dibawah harga HVS.yaitu sebesar 

Rp 2.939.399,- (Dua Miliar,Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Juta,Tiga Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Rupiah).

"Saya suda sampaikan dan tegaskan kepada pihak pemenang lelang bahwasanya,dengan nilai penawaran yang sudah di tawarkan tersebut jangan sampai mengurangi mutu dan kwalitas dari bangunan tersebut."ujar Selamet Oku dengan tegas.

Kita bersyukur lanjut Selamet Oku, pemenang tender dari proyek pengerjaan gedung Puskemas Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan dengan menggunakan anggaran ± 18% lebih murah dari harga HVS tersebut adalah Putra daerah Kabupaten Muara Enim sendiri.

"Besar harapan Kita dengan dikerjakannya proyek pembangunan gedung Puskemas Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan tersebut oleh putra Daerah bisa dapat menciptakan Lapangan kerja dan menambah pendapatan masyarakat sekitar." Ujar Selamet Oku.

Terkait dugaan adanya Mark Up pada proyek pembangunan gedung Puskemas Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan tersebut Denni Kristian Aktivis Anti Korupsi Kabupaten Muara Enim meminta kepada pihak penegak hukum agar kiranya dapat menelusuri dan menindak tegas para pelaku yang terbukti melakukan dugaan adanya Mark Up senilai Rp.642.812,- (Enam Ratus Empat Puluh Dua Juta,Delapan Ratus Dua Belas Ribu Rupiah) pada proyek pembangunan gedung Puskemas Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan tersebut.

"Jika memang terbukti dugaan tersebut,tangkap dan Adili agar bisa memberi efek jera kepada pihak lain agar tidak melakukan hal yang sama di kemudian harinya."Pungkas Denni. (Asep/SN)

Share:

Mantan Sekwan PALI DPO Kasus Dugaan Penyalahgunaan Anggaran TA 2017 Berhasil Ditangkap


foto. (dok) Arif Firdaus 


PALI. SININEWS.COM -- Dikabarkan Kejaksaan Agung menangkap DPO kasus korupsi pengelolaan belanja daerah di Sekretariat DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) senilai Rp6 miliar lebih.


DPO tersebut bernama Arif Firdaus. Arif merupakan terpidana dalam kasus korupsi di kabupaten PALI propinsi Sumatera Selatan. Ia ditangkap tim Kejagung di wilayah Jabar.

Dikutip dari media INILAH KORAN Bandung, bahwa Arif Firdaus ditangkap di wilayah kabupaten Purwakarta Jawa Barat. 

"Arif Firdaus diamankan di wilayah Purwakarta, kemarin," kata Dodi Gazali Emil, KasiPenkum Kejati Jabar, saat dihubungi via ponselnya, Rabu 9 Februari 2022.

Dodi mengatakan Arif Firdaus ditangkap tim Kejagung dibantu dengan tim intelijen Kejati Jabar. Oleh tim gabungan ia langsung di bawa ke Jakarta dan direncanakan untuk dibawa ke Sumsel, untuk menjalani penahanan.

"Terpidana akan diberangkatkan ke Sumatera Selatan guna dilaksanakan eksekusi," katanya.

Arif sendiri sudah mendapat vonis 15 tahun bui. Saat akan dieksekusi ia mangkir dan melarikan diri.

Selama pelariannya, ia bersembunyi di sebuah rumah Kampung Babakan Pameungpeuk, Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Di rumah itu pulalah ia akhirnya tertangkap.

Kasusnya sendiri, ia terbukti melakukan tindak korupsi dalam pengelolaan belanja daerah di Sekretariat DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Perbuatannya merugikan negara sebesar Rp 6.115.822.424. (sn) 
Share:

Polisi Sigap Tenangkan Keluarga Korban yang Ngamuk Saat Rekonstruksi Pembunuhan Talang Tumbur


PALI. SININEWS.COM -- Saat Unit Pidum Satuan Reskrim Polres PALI menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan pada Rabu (9/2/22) yang dilakukan tersangka Diding (27) Warga Talang Baru kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI terhadap pasangan suami istri yang sudah lanjut usia warga Talang Tumbur yang disaksikan puluhan keluarga korban diwarnai sedikit insiden. 


Pasalnya, diduga tidak kuasa menahan emosi setelah menyaksikan 30 adegan yang digelar, salah satu cucu korban mengamuk dan berupaya menyerang tersangka. 

Namun, anggota polisi yang mengawal jalannya rekonstruksi langsung sigap menenangkan keluarga korban.


Selain diwarnai insiden itu, isak tangis juga pecah dari sejumlah keluarga korban yang tak kuasa menyaksikan adegan yang cukup sadis yang diperagakan tersangka. 

"Saya berharap pelaku dihukum berat atau hukuman mati," kata salah satu keluarga korban.

Tetapi keributan yang sempat terjadi tidak berlangsung lama karena berhasil ditenangkan anggota polisi. Tersangka pun langsung dibawa ke sel tahanan dengan menggunakan kursi roda karena luka tembak dibagian kakinya belum sembuh. (sn/perry)
Share:

Sadis, Lampiaskan Sakit Hatinya Diding Belah Perut Korban


PALI. SININEWS.COM -- Sadis, apa yang dilakukan Diding Arianto (27) warga Talang Baru kelurahan Talang Ubi Barat kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memang cukup sadis. 


Pasalnya, karena memiliki dendam akibat diomeli korban bernama Marsidi (80) warga Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat saat tersangka meminta rambutan, tersangka langsung merencanakan untuk menghabisi nyawa korban serta istrinya.

Rencana tersangka pun dilakukan pada Minggu malam (2/1/22) lalu. Yang sebelumnya tersangka mengintai sekeliling rumah lalu mencongkel dinding rumah bagian belakang korban dengan kayu. 

Setelah masuk ke bagian dapur rumah korban, tersangka menemukan sebilah kapak lalu menuju kamar korban yang tengah tertidur. 

Pertama sekali tersangka mendekati Sumini (65) istri dari Marsidi, Sumini saat itu tengah tertidur lelap dengan posisi miring arah kanan dikamarnya yang terpisah dengan kamar suaminya. 

Tersangka tanpa basa basi langsung membacok ke arah bagian leher dan kepala korban dengan kapak yang digenggamnya. 

Korban Sumini pun menggelapar didalam kamarnya, lalu tersangka mendatangi kamar Marsidi yang saat itu juga tengah tertidur lelap dengan posisi telentang. 

Tanpa pikir panjang lagi, tersangka membacok ke arah muka korban secara membabi buta karena pikirannya sudah tertutup dendam. 

Mengetahui korban Marsidi sudah terluka parah dan tidak berdaya, kemudian tersangka kembali mendatangi korban Sumini lalu menariknya ke ruang tengah. 

Setelah itu, tersangka juga menarik korban Marsidi ke ruang tengah disatukan dengan korban Sumini. 

Lagi-lagi, tersangka membacokan kapaknya kearah dada korban Marsidi lalu ditarik kebagian parut sehingga perut korban terbelah, padahal korban telah meninggal dunia. 

Adegan-adegan sadis itu terungkap saat unit Pidum Satuan Reskrim Polres PALI menggelar rekonstruksi pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Bumi Serepat Serasan. 

Diketahui ada 30 adegan yang diperagakan dengan mengadirkan beberapa saksi dan sejumlah Keluarga korban. 

"Motifnya adalah dendam karena tersangka sakit hati lantaran tidak diberikan rambutan saat tersangka meminta rambutan kepada korban Marsidi. Dari pengakuan tersangka, korban juga mengomeli tersangka," ungkap Kapolres PALI AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Marwan didampingi Kanit Pidum Ipda Fahri Persada STRK, Rabu (9/2/22).

Setelah melakukan aksinya, kedua korban ditutup dengan kain dan hendak dibakar.

"Dari pengakuan tersangka, korban yang telah tidak bernyawa hendak dibakar, tetapi saat mencari korek api tidak ditemukan. Lalu tersangka mencari dan mengumpulkan barang-barang berharga dengan niat menghilangkan jejak agar korban meninggal seolah-olah akibat perampokan. Tersangka pun meletakan kapak didekat dinding rumah dengan sebelumnya melumuri lumpur agar tidak ditemukan sidik jari," terangnya. 

Akibat perbuatannya, ditegaskan Kasat Reskrim tersangka terancam hukuman mati atau seringan-ringannya kurungan penjara 20 tahun. 

"Aksi tersangka adalah pembunuhan berencana dengan hukuman mati atau 20 tahun penjara," tandasnya. 

Diketahui sebelumnya bahwa pasca kejadian berdarah pada Minggu (2/1/22), unit Pidum Satuan Reskrim Polres PALI berhasil menangkap pelaku kurang dari 2 X 24 jam, saat pelaku hendak melarikan diri ke wilayah Muba. Pelaku ditangkap di perbatasan PALI-Muba di wilayah Kecamatan Penukal Utara. 

Pelaku pun dihadiahi timah panas lantaran melawan anggota polisi saat hendak ditangkap. (sn/perry)
Share:

Susuri Aliran Air, Wabup dan Sejumlah OPD PALI Cari Solusi Banjir


PALI. SININEWS.COM -- Memecahkan permasalahan banjir dan longsor yang kerap terjadi di sejumlah titik dalam wilayah kecamatan Talang Ubi, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo melalui Wakil Bupati Drs H Soemarjono bersama kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Damkar, Dishub, Satpol-PP, Dinas PU, Dinas Perkim serta sejumlah OPD terkait lainnya turun ke lokasi mengecek dan mencari penyebab banjir.


Ada beberapa titik yang ditinjau Wabup serta rombongan, yakni Simpang Empat, Talang Miring Kelurahan Talang Ubi Timur, Talang Pipa kelurahan Talang Ubi Barat, Jembatan Sungai Abab samping Kantor Dinas Pendidikan, Talang Tumbur kelurahan Talang Ubi Barat dan terakhir di Rejosari kelurahan Talang Ubi Utara. 



Dalam mencari solusi banjir, Wabup bersama rombongan tak segan menyusuri anak sungai dan drainase untuk memastikan aliran air lancar dan ketika mendapati drainase kurang memadai, Wabup memerintahkan Dinas PU untuk mencatat dan mencarikan solusinya. 


"Kita hari ini meninjau sejumlah lokasi yang biasa terjadi banjir ketika musim penghujan dan mengajak sejumlah OPD terkait untuk mencarikan solusinya agar masyarakat terbebas dari banjir," ujar Wabup, Selasa (8/2/22).


Ditambahkan Wabup untuk penanganan banjir, pihak BPBD, Dinsos dan Dinkes serta OPD lainnya telah berupaya keras selalu siaga dilokasi banjir, namun untuk pemecahan masalahnya, secara teknis dari Dinas PU yang akan menjawabnya. 



"Insyaallah pada Jum'at mendatang kita akan rapat koordinasi dengan OPD terkait guna langkah apa yang akan diambil dalam menuntaskan masalah banjir juga longsor," tukas Wabup. 


Dari hasil pengecekan, Wabup akui ada dibeberapa titik terkendala drainase yang tidak mampu menampung dan mengalirkan air hujan.


"Contoh di Simpang Empat adalah kurang besarnya volume gorong-gorong dan drainase. Pasalnya, dari beberapa penjuru, air deras kala hujan turun ke arah Simpang Empat, sementara drainase serta gorong-gorong terlalu kecil," terangnya. 



Untuk pelaksanaan perbaikan saluran air atau kendala lainnya agar masalah banjir bisa diatasi, Wabup menyatakan bahwa diupayakan menggunakan anggaran perubahan atau melalui BanGub karena pada anggaran induk tidak memungkinkan. 


"Namun untuk pembersihan sungai, kita ajak perusahaan melalui CSRnya. Karena aliran sungai terlihat dangkal dan terdapat banyak sampah. Mudah-mudahan dengan keroyokan seperti ini permasalahan banjir bisa diatasi. Juga kepada masyarakat agar jaga lingkungan sekitar tetap bersih dan jangan buang sampah sembarangan terlebih ke dalam sungai agar aliran air lancar," tutupnya.(sn/adv)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts