Balai Desa Tempirai Raya Diserbu Warga

Caption. Operasi pasar di desa Tempirai Raya


PALI. SININEWS.COM -- Ratusan warga Tempirai Raya kecamatan Penukal Utara menyerbu balai desa terbesit, Kamis 22 september 2022.


Kedatangan warga desa itu rupanya ingin mendapatkan sembako harga terjangkau yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten PALI melalui operasi pasar. 


Opera pasar murah tersebut digelar dalam membantu masyarakat pasca harga BBM bersubsidi naik. 


Ada sekitar 3ribu kepala keluarga yang mendapatkan paket sembako yang dibeli dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga di pasarkan.


Tentu saja, atas digelarnya operasi pasar murah itu, M. Teguh Jaya Kepala Desa Tempirai Timur mewakili warganya mengapresiasi atas kepedulian Pemda PALI  atas kondisi lonjakan harga sembako yang beredar akhir-akhir ini.


"Warganya merasa terbantu atas operasi pasar reguler, dimana saat ini  harga karet terjun bebas sementara harga sembako meroket," ujar Kades. 


Ditambahkan Evanto, salah satu warga berharap kegiatan itu bisa digelar secara rutin. 


"Kami harapkan ini berkelanjutan, secara rutin. Karena kami sangat membutuhkan bantuan seperti ini meski tidak gratis, namun harganya hanya 50 persen dari harga pasaran," pintanya.(sn/bungharto)

Share:

Prioritas Pengembangan Infrastruktur Dasar, Bupati PALI Harapkan Nota Keuangan R-PAPBD Disepakati Bersama


PALI. SININEWS.COM -- Meski sudah hampir 90 persen jalan di wilayah Bumi Serepat Serasan telah layak dilalui kendaraan, tetapi pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas menjadi prioritas pembangunan daerah kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2022 ini.


Hal itu disampaikan Bupati PALI Dr Ir H Heri Amalindo MM saat menyampaikan pengantar nota keuangan Rencana Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PABPD) tahun anggaran 2022 dalam rapat paripurna XI DPRD kabupaten PALI pada Senin (19/9/22) kemarin. 



Prioritas pembangunan daerah yang masih fokus pada pengembangan infrastruktur dasar, salah satu contoh adalah jalan dikemukakan orang nomor satu di kabupaten PALI itu agar perekonomian masyarakat cepat bangkit. 


Karena menurut H Heri Amalindo salah satu faktor pendorong meningkatnya ekonomi kerakyatan adalah infrastruktur jalan yang baik sehingga memudahkan aktivitas masyarakat sehari-hari.


"Pada tahun 2022 ini, kita mengusung tema pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis Sumber Daya Lokal, salah satu prioritas pembangunan daerah adalah pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas," ungkap Bupati dihadapan forum rapat paripurna. 


Selain pengembangan infrastruktur dasar dan konektivitas, Bupati juga menyebut penanganan dampak pandemi covid-19 juga menjadi sasaran prioritas pembangunan daerah. 



"Prioritas lainnya adalah penurunan angka kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Lalu peningkatan produktivitas dan daya saing hasil pertanian, perkebunan serta perikanan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup juga ketahanan bencana," jabar Bupati. 


Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketua, wakil ketua dan Anggota DPRD atas dukungan dan kerjasama yang baik bersama-sama  Pemkab PALI dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan di kabupaten PALI. 


"Suksesnya program pembangunan ini tak lepas dari dukungan semua lapisan masyarakat terutama dari DPRD kabupaten PALI," ucapnya. 



Pada tahun 2022 mengusung tema pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis Sumber Daya Lokal dengan prioritas pembangunan daerah sebagai berikut:


Menyinggung pada pembahasan rapat paripurna kali ini, Bupati Pali menjabarkan sesuai amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 Pasal 310 ayat (2) diatur bahwa perubahan KUA dan perubahan PPAS yang telah disepakati bersama antara kepala daerah dan pimpinan DPRD menyetujui dasar dalam penyusunan R-PAPBD yang sudah disiapkan.


Dimana dipaparkan Bupati, R-PAPBD tahun anggaran 2022 meliputi:


A. Pendapatan 


Pendapatan pada APBD tahun anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp1.225.336.967.645,- sedangkan pada perubahan APBD berubah menjadi sebesar Rp1.264.432.937.089,- atau bertambah sebesar Rp39.095.969.444,- yang terdiri dari: 


1.Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang merupakan pendapatan dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah, yang diproyeksikan sebesar Rp69.938.182.694,- sedangkan pada perubahan APBD tidak mengalami perubahan. 


2. Pendapatan transfer yang merupakan pendapatan dari transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah yang diproyeksikan sebesar Rp1.155.398.784.951,- sedangkan pada perubahan APBD berubah menjadi sebesar Rp1.194.494.754.395,- atau bertambah sebesar Rp39.095.969.444,-


3. Lain-lain pendapatan daerah yang sah merupakan pendapatan dari hibah, lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan diproyeksikan sebesar Rp0,- sedangkan pada perubahan APBD tidak mengalami perubahan. 


B. Belanja 


Belanja pada APBD tahun anggaran 2022 diproyeksikan sebesar Rp1.561.836.967.645,- sedangkan pada perubahan berubah menjadi sebesar Rp1.611.934.898.319,- atau bertambah sebesar Rp50.097.930.674,- yang terdiri dari :


1.Belanja operasi yang merupakan belanja kebutuhan pegawai, barang dan jasa, bunga, subsidi, hibah, bantuan sosial sebesar Rp718.405.471.501,- sedangkan pada perubahan APBD berubah menjadi sebesar Rp751.913.386.755,- atau bertambah sebesar Rp33.507.915.254,- 


2. Belanja modal yang merupakan belanja untuk kebutuhan belanja tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja jalan, belanja jaringan irigasi dan belanja modal aset tetap lainnya dalam rangka pembangunan daerah sebesar Rp703.231.646.912,- sedangkan pada perubahan APBD berubah menjadi sebesar Rp697.989.688.652,- atau berkurang sebesar Rp5.241.958.260,-


3. Belanja tidak terduga sebesar Rp4 miliar sedangkan pada perubahan APBD tidak mengalami perubahan. 


4. Belanja transfer yang merupakan belanja untuk belanja bagi hasil dan belanja bantuan keuangan sebesar Rp136.199.849.232,- sedangkan pada perubahan APBD berubah menjadi sebesar Rp156.773.514.822,- atau bertambah sebesar Rp20.573.665.590,-


Dari perbandingan antara pendapatan dan belanja pada rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2022 terjadi defisit sebesar Rp347.501.961.230,-


C. Pembiayaan 


1. Penerimaan pembiayaan 

Penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp336.500.000.000,- sedangkan pada perubahan APBD berubah sebesar Rp347.501.961.230,- atau bertambah sebesar Rp11.001.961.230,- yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya dan penerimaan pinjaman daerah. 


2. Pengeluaran pembiayaan 

Pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp0 sedangkan pada perubahan tidak mengalami perubahan. 


3. Pembiayaan Netto

Pembiayaan netto diproyeksikan sebesar Rp336.500.000.000,- sedangkan pada perubahan APBD berubah sebesar Rp347.501.961.230,- atau bertambah sebesar Rp11.001.961.230,- yang digunakan untuk menutupi defisit antara pendapatan dan belanja yang dikemukakan sebelumnya. 


4. Sisa lebih pembiayaan anggaran 


Sisa lebih pembiayaan anggaran daerah tahun berkenaan pada APBD tahun 2022 diproyeksikan sebesar Rp0,- sedangkan pada perubahan APBD tahun 2022 tidak mengalami perubahan. 


Sehingga total APBD tahun anggaran 2022 sebesar Rp1.561.836.967.645,- sedangkan pada Rancangan Perubahan APBD menjadi sebenar Rp1.611.934.898.319,- atau bertambah sebesar Rp50.097.930.674,-


"Harapan kami apa yang telah disampaikan dapat disetujui dan disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD kabupaten PALI sehingga dapat dijadikan peraturan daerah (Perda) tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2022," harap Bupati.(sn/adv)

Share:

Bawaslu PALI Beri Kejutan, 5 Pelamar Pertama Calon Panwaslucam Dapat Cokelat


Caption. Komisioner Bawaslu PALI dan Kasek Bawaslu terima berkas pendaftaran calon Panwaslucam 


PALI. SININEWS.COM -- Setelah pengumuman penerimaan pendaftaran calon Panwaslucam dibuka, pelamar mulai berdatangan ke sekretariat Bawaslu kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak hari pertama yaitu sesuai jadwal per hari ini tanggal 21 sampai 27 september 2022.


Pada tahapan ini, rupanya Bawaslu kabupaten PALI memberikan apresiasi terhadap 5 pendaftar pertama. 


Apresiasi tersebut berupa coklat kemasan yang diberikan Bawaslu PALI kepada 5 pendaftar pertama calon Panwaslucam.


"Apresiasi ini untuk menambah ketertarikan putra-putri terbaik di kabupaten PALI agar ikut serta dalam penjaringan sebagai calon Panwaslucam," ujar H Heru Muharam, Ketua Bawaslu PALI, Rabu 21 september 2022.


Sebab ditambahkan H Heru Muharam yang didampingi ketua Pokja perekrutan Basrul S.A.P dan Iwan Dedi komisoner Bawaslu dan Adi Kurniawan,S.A.P,M.Si selaku korsek Bawaslu PALI sekaligus sekretaris Pokja, bahwa pendaftaran masih terbuka lebar. 


"Pendaftaran masih terbuka lebar. Untuk itu silahkan daftarkan diri anda meski pun itu dari kaum disabitias," tukasnya. 


Dalam hal ini  Awali PALI tidak pandang bulu dan melakukan penjaringan secara profesional. 


"Kalau semua tahapan dilalui dan persyaratan terpenuhi, mudah-mudahan lolos. Karena kami akan bekerja profesional sebab Panwaslucam merupakan perpanjangan tangan Bawaslu," terangnya. (sn/perry)

Share:

Bunda Paud Kota Prabumulih Serahkan Langsung Bantuan Kepada TK Negeri Pembina


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Kota Prabumulih terima langsung bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) Bangunan Area Bermain di Luar Ruangan menggunakan Dana Alokasi khusus (DAK) Fisik 2022, Rabu (21/09/2022).


Penyerahan bantuan tersebut di seraklan langsung oleh Bunda Paud Kota Prabumulih Sekaligus Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho yang di dampingi Oleh Wakil Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hj Reni Indayani Skm juga Kadisdikbud Kota Prabumulih Riduan S. Pd., M. Si Kepada Pihak TK  Negeri Pembina. 

Acara yang berlangsung di aula TK Negeri Pembina itu di hadiri oleh unsur Pemerintah Kota Prabumulih, Kader PKK Kota Prabumulih, Tenaga Pengajar TK Negeri Pembina, Wali Murid dan Juga Siswa dan Siswi TK Pembina Negeri. 

Atas bantuan yang di berikan oleh Pemerintah Kota Prabumulih kepada TK Pembina Negeri, Kepala TK Negeri Pembina menghaturkan Terimakasi atas bantuan yang di berikan oleh Pemerintah Pusat. 

"saya mewakili seluruh guru, para siswa dan wali murid TK Negeri Pembina mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan yang di berikan kepada kami," ucap Tirna Aini pada Kata sambutannya.

Sementara Bunda Paud Kota Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho menerangkan bahwa bantuan tersebut di berikan Pemerintah pusat melalui Dana DAK 2022.

"Allhamdullilah ibu-ibu
ibu-ibu Tahun 2022 ini TK Negeri Pembina menerima bantuan dari pusat melalui Dana Alokasi Khusus atau DAK Ibu - ibu," terang Bunda Paud Kepada Wali murid yang hadir. 

Dengan bantuan tersebut Istri Wako Prabumulih Ridho Yahya itu mengharapkan agar anak-anak TK Pembina dapat lebih giat menuntut ilmu kedepannya. 

"di depan ada pagar jadi anak-anak kita dapat aman, dan ada permainan seperti ayunan, jungkat-jungkit, prosotan dan lainya dan juga semoga anak-anak dengan hadirnya taman bermain ini dapar giat dan tidak bermalasan dalam belajar ke sekolaj," ucapnya. 

Usai menyerahkan bantuan APE Bangunan Area Bermain Luar Ruangan, bunda Paud bersama rombongan melihat dan meninjau langsung dari bantuan tersebut. (Ril/sn) 



Share:

Laga Seru Antara Dua Kepala Daerah Sumatera Selatan Di Lapangan Hijau


LAHAT, SININEWS.COM - Walikota Prabumulih H Ridho Yahya, MM beserta Rombongan Tim Sepak Bola Persipra All Star Bertanding Sepak Bola dallam rangka Friendly Match antara Persipra All Star Prabumulih dengan Kesebelasan Lahat United Kabupaten Lahat. 

Selain bertanding Sepak Bola Walikota Prabumulih sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Kabupaten Lahat Cik Ujang dan Masyarakat Lahat. 

Turut hadir Sekda Kabupaten Lahat Chandra, Dandim 0405 Letkol Infantri Tony Eko Priyono, Ketua KONI Lahat, Kepala OPD Lahat. 

Hasil Pertandingan 5 - 6, UntukKemenangan Lahat United Kabupaten Lahat. 

Setelah pertandingan Walikota Prabumulih dan Tim Persipra All Star dan rombongan di Jamu Makan Malam di Kediaman Rumah Dinas Bupati Lahat Cik Ujang. 

Pertandingan ini diadakan di Lapangan Gelora Serame Kelurahan Pasar Baru Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat. (Ril/Sn) 

Share:

Grand Final Pemilihan Putra Putri Sriwijaya 2022 Berlangsung Di Hotel Aryaduta Palembang


PALEMBANG, SININEWS.COM - Ketua Tim PKK Kota Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho bersama Wakil Ketua Tim PKK Kota Prabumulih Hj Reni Indayani Fikri menghadiri Malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Sriwijaya Tahun 2022 di Hotel Aryaduta Palembabg, Sabtu 17 September 2022.

Grand final ini diikuti oleh peserta dari Kabupaten dan Kota se Sumsel. 

Para peserta telah melalui tahapan-tahapab yang telah ditetapkan panitia. 

Mulai presentasi potensi daerah; melakukan anjangdana; photoshoot baju adat daerah masing-masing; intervieun; gala dinner; focus group discussion; kelas sampai tahap grand final. 

Dari hasil penilaian dewan juri dipilih enam orang untuk menjadi juara dalam berbagai katagori. 

Diharapkan, para pemenang dalam pemilihan Putra Putri Sriwijaya ini dapat mengenalkan potensi budaya dan sejarah Provinsi Sumatera Selatan, baik di kancah nasional bahkan internasional. 

Berikut hasil lengkap grand final Pemilihan Putra Putri Sriwijaya Tahun 2022.

1.

Putra Putri

Muhammad Ihsan Maulana Caturpansy (Palembang 1)

Inaayah Mufiidah (Palembang 2)

Wakil 1 

Berkha Dwi Cahya (Palembang 2)

Shania Nabila (OKUS) 

Wakil 2

Shera Aditia Pratama (OI)

Yayang Inggriani M (Prabumulih

Harapan 1 

M. Ahnaf Ariq Anaqi (Pagaralam)

GPCB Fatimah Zahratul Jannah (Pagaralam)

Harapan 2

Ferdy Wanda Maulana (Prabumulih)

Syaharani Putri Tarisyah (Palembang 1)

Harapan 3

M.Andre Meidiansyah(Muara Enim)

Tasya Maulidiyah(Muara Enim)

Berbakat

Melani Ayatul Zuryati (Banyuasin)

Fotogenic

1. Talitha Alya Githa (Lahat)

2. Nopra Dianto ( Empat lawang )

Persahabatan

Favorit

1. Aqilah Permata Syahada (Empat Lawang

2. Taghsya Dhaneswara Patya ()

Share:

Saat Press Release Kasus Pembunuhan Guci, Tangis Penyesalan Pecah

Caption. Tersangka N


PALI. SININEWS.COM -- Kejadian berdarah di Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI pada Kamis malam 15 September 2022 lalu sekitar pukul 22.30 WIB menyisakan penyesalan mendalam bagi tersangka N warga Talang Ubi. 


Sambil berurai air mata, N menyatakan penyesalannya karena telah gelap mata menyebabkan nyawa Paridin warga Simpang Tais kecamatan Talang Ubi melayang ditangannya. 


"Saya menyesal pak," ucap N, saat ditanyai Kasat Reskrim Polres PALI AKP Marwan SH usai gelar press release, Selasa 20 september 2022 di halaman Mapolres PALI. 


Perbuatan N yang terbilang sadis itu dijabarkan Kapolres Pali AKBP Efrannedy SIK saat press release di halaman Polres PALI, Selasa 20 september 2022.


Dijelaskan Kapolres PALI perbuatan sadis tersangka akibat tersulut sakit hati lantaran istrinya diduga selingkuh. 


Karena saat berada di rumahnya, dibilangan Bhayangkara, istrinya dijemput oleh korban menggunakan sepeda motor menuju salah satu cafe di Beracung. 


Penjemputan istri N terlihat dengan mata kepalanya, karena saat istri N dijemput korban tengah berada di dalam rumah. 


Tersangka N pun berupaya mengejar keduanya dengan kendaraan sepeda motor serta menyelipkan sebilah pisau dipanggangnya. 


Setelah putar puter mencari istri dan korban, tersangka N berpapasan dengan korban serta istrinya yang berboncengan keluar dari salah satu cafe di Beracung. 


Saat berpapasan itu, tersangka sempat menyetop laju kendaraan yang dikendarai keduanya. 


Tapi korban tidak mengindahkan. 


Lalu tersangka mengejar korban.


Tersangka memepet sepeda motor korban dan memukul kepala korban  hingga korban terjatuh. 


Setelah korban terjatuh, tersangka mengambil pisau lalu menusuk korban ke bagian leher dan dada korban. 


Setelah kejadian itu, tersangka kabur ke daerah Lampung Tengah. 


Polisi pun mengejar tersangka dan berhasil menangkapnya di Lampung Tengah lalu membawa ke Mapolres PALI. 



Tersangka dijerat pasal berlapis tentang pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati, atau seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara. (sn/perry)

Share:

Istri Korban Pembunuhan Guci Tidak Percaya Suaminya Selingkuh

Caption. Istri korban, Sonia


PALI. SININEWS.COM -- Sonia, istri korban pembunuhan di Guci kecamatan Alang Ubi kabupaten PALI pada Kamis 15 september 2022 tengah malam lalu tidak mempercayai keterangan tersangka N yang Disampaikan Kapolres PALI saat press release hari ini. 


Dimana tersangka N yang ditangkap di Lampung Tengah pada Sabtu kemarin menyebut motifnya perselingkuhan. 


"Setahu saya, dia (suaminya) tidak banyak tingkah. Belum pernah terdengar bermain perempuan apalagi istri orang," ucap Sonia usai menyaksikan press release, 20 september 2022.


Sonia berharap polisi terus memeriksa tersangka untuk mengungkap alasan lain selain perselingkuhan. 


"Saya yakin suami saya orang baik, tidak selalu yang disampaikan tersangka," imbuhnya. 


Atas meninggalnya sang suami, Sonia sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.


"Kalau kami berharap dihukum seberat-beratnya perbuatan tersangka karena suami saya adalah tulang punggung keluarga yang meninggalkan dua anak yang masih kecil-kecil," pintanya. 



Diketahui bahwa saat press release di halaman Polres PALI, Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK menerangkan bahwa motif pembunuhan di Guci adalah sakit hati. 


berawal pada hari Kamis tanggal 15 September 2022, sekira pukul 21.00 WIB, istri pelaku inisial L saat sedang berada dirumah di Bhayangkara dijemput oleh korban Paridin. 


Korban diduga selingkuhan istri tersangka N. 


Saat menjemput istri tersangka, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam.


Kejadian itu dilihat oleh suaminya atau pelaku yang sedang berada didalam rumah.


Kemudian pelaku pun mengejar dan mencari istrinya dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Verza sambil membawa sebilah pisau yang diselipkan dipinggang.


Pelaku mencari istrinya di cafe sekitar  Beracung tetapi tidak bertemu, karna saat itu istrinya dan korban sedang bersetubuh di salah satu kamar cafe itu. 


Selanjutnya pelaku masih terus mencari istrinya dan akhirnya pelaku berpapasan dengan istrinya yang sedang dibonceng oleh korban keluar dari cafe itu.  


Sehingga pelaku menghentikan sepeda motor korban, tetapi korban tidak mau berhenti, lalu pelaku memutar balik dan mengejar korban.


Setelah itu pelaku memepet sepeda motor korban sambil tangan kirinya meninju muka korban hingga sepeda motor korban pun terjatuh.


Pelaku langsung turun dari sepeda motor seraya mencabut pisau dipinggangnya dan langsung menusuk leher korban, lalu menusuk perut korban berkali kali, setelah itu pelaku menyuruh istrinya pulang dengan menggunakan sepeda motor yang dipakai pelaku.


Pada saat itu pelaku melihat korban masih bergerak, hingga pelaku pun kembali menusuk leher korban sekuat tenaga dan menusuk kembali dada korban berkali-kali yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Setelah itu pelaku berlari meninggalkan korban beserta sepeda motornya.


Setelah berlari sekitar 1 KM, pelaku bertemu dengan saksi Bambang dan pelaku pun meminta antar ke Handayani.


Saat di depan Hotel Handayani pelaku turun dan kabur melarikan diri. 


Dengan adanya kejadian tersebut korban meninggal dunia di TKP.  Pihak keluarga merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres PALI guna proses hukum lebih lanjut. 


"Modusnya sakit hati karena korban berselingkuh dengan istrinya. Tersangka mengetahui bahwa korban dan isterinya melakukan hubungan badan di cafe di daerah Beracun Talang Ubi," terang Kapolres. 


Sebelah mendapat laporan, Kapolres memerintahkan Kasat Reskrim unik mengusut kasus itu. 


"Langsung kita kumpulkan keterangan saksi saksi, dan kurang dari 1x24 jam, identitas pelaku kita kantongi," tukas Kapolres. 


Setelah mendapat identitas pelaku, Kapolres langsung memerintahkan kembali Kasat Reskrim untuk melakukan pendekatan kepada pihak keluarganya. 


"Dan berkat kerjasama pihak keluarga serta informasi dari warga, kurang dari 1x24 jam juga, keberadaan pelaku bisa terlacak kemudian dilakukan penangkapan," tandasnya. 


Lokasi penangkapan diakui di Lampung Tengah. "Pelaku awalnya berlari ke OI kemudian ke Lampung Tengah. Pelaku sempat mengubur baju yang penuh darah," imbuhnya. 


Atas perbuatan pelaku Kapolres PALI menegaskan pelaku dijerat pasal340 dan 338.


"Hukuman terberat hukuman mati atau  sumur hidup atau minimal 20 tahun. Tapi kalau tidak terbukti berencana, maka hukuman maksimal 20 tahun penjara," tegasnya. (sn/perry)

Share:

Prabumulih Optimis Zero Stunting


 PRABUMULIH, SININEWS.COM - Angka stuntting yang masih terbilang cukup tinggi di Kota Prabumulih menjadi pusat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih.

Saat ini, Kota Prabumulih berada di angka 22 persen,"Angka stunting di Prabumulih baru 22 persen atau masih di bawah provinsi yakni 24 persen," kata Ketua TP PKK Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho didampingi wakil ketua PKK Hj Reni Indayani Fikri SKM saat di bincangi.

Lanjut, Istri orang nomor satu di Kota Nanas itu juga optimis Kota Prabumulih target Kota Prabumulih zerro stunting bisa terwujud. "Karena kita kemarin juga sudah rembuk stunting di tingkat PKK dan Kelurahan dan Kecamatan kita harus sama-sama bekerjasama untuk menurunkan angka stunting ini baik Dinas Kesehatan, Ketahanan Pangan, KB dan lainnya," terangnya usai kegiatan rembuk stunting dalam rangka konvergensi percepatan penurunan dan pencegahan stunting  tahun 2022 di aula RSUD Kota Prabumulih, Selasa (20/9).

Adapun yang menjadi kendala pihaknya, adalah alat ukur dan standar di Posyandu karena banyak petugas yang belum faham yang mana menjadi standar stunting itu, kemudian ada yang baterai lemah angkanya juga beda dan ada pula kesalahan dalam pengukuran. "Namun kita tetap berupaya mencapai nol persen stunting dan salah satunya kita harus memperhatikan 1000 hari kelahiran dan memperhatikan gizi Ibu hamil," tuturnya.

Sementara itu agar Kota Prabumulih 2022 zero stunting juga ditegaskan oleh Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH.

Wakil Wali Kota dua periode itu mengatakan, pihaknya akan mengaktifkan seluruh stakeholder Camat Lurah hingga Kepala Desa untuk bersama-sama menurunkan angka stunting. "Kita berkeinginan tidak ada lagi kasus stunting diakhir masa jabatan, dan kalau bisa tahun (2022) ini sudah zero ," tegasnya.

Dia pun mengimbau kepada Camat dan Lurah di kota Prabumulih untuk segera memberikan data stunting di wilayah kerja masing-masing. Tujuannya, tak lain guna melakukan upaya penurunan stunting di kota nanas.

Tak main-main, orang nomor dua di kota nanas itu pun tak segan akan mencopot jabatan Camat dan Lurah yang tak kooperatif dan tak kunjung memberikan data stunting hingga deadline yang diberikan yakni Senin (26/9) mendatang. "Kalau mereka benar-benar turun ke lapangan ku rasa sehari selesai," tukasnya. 

Share:

Motif Pembunuhan Guci Terungkap, Ini Penyebab Tersangka Tega Habisi Nyawa Korban


Caption. Kasat Reskrim saat interogasi tersangka N ketika press release 


PALI. SININEWS.COM -  Motif kejadian berdarah di Guci Beracung kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI pada Kamis malam 15 September 2022 sekitar pukul 22.30 WIB ternyata didasari sakit hati. 


Sakit hati tersangka N warga Talang Ubi itu akibat melihat istrinya dibawa keluar korban dari rumahnya di wilayah Bhayangkara menggunakan sepeda motor. 


Motif pembunuhan itu terungkap saat Polres PALI menggelar press release, Selasa 20 september 2022.


Dikemukakan Kapolres PALI AKBP Efrannedy SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Marwan SH bahwa berawal pada hari Kamis tanggal 15 September 2022, sekira pukul 21.00 WIB, istri pelaku inisial L saat sedang berada dirumah di Bhayangkara dijemput oleh korban Paridin. 


Korban diduga selingkuhan istri tersangka N. 


Saat menjemput istri tersangka, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam.


Kejadian itu dilihat oleh suaminya atau pelaku yang sedang berada didalam rumah.


Kemudian pelaku pun mengejar dan mencari istrinya dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Verza sambil membawa sebilah pisau yang diselipkan dipinggang.


Pelaku mencari istrinya di cafe sekitar  Beracung tetapi tidak bertemu, karna saat itu istrinya dan korban sedang bersetubuh di salah satu kamar cafe itu. 

Caption. Kapolres PALI saat press release 


Selanjutnya pelaku masih terus mencari istrinya dan akhirnya pelaku berpapasan dengan istrinya yang sedang dibonceng oleh korban keluar dari cafe itu.  


Sehingga pelaku menghentikan sepeda motor korban, tetapi korban tidak mau berhenti, lalu pelaku memutar balik dan mengejar korban.


Setelah itu pelaku memepet sepeda motor korban sambil tangan kirinya meninju muka korban hingga sepeda motor korban pun terjatuh.


Pelaku langsung turun dari sepeda motor seraya mencabut pisau dipinggangnya dan langsung menusuk leher korban, lalu menusuk perut korban berkali kali, setelah itu pelaku menyuruh istrinya pulang dengan menggunakan sepeda motor yang dipakai pelaku.


Pada saat itu pelaku melihat korban masih bergerak, hingga pelaku pun kembali menusuk leher korban sekuat tenaga dan menusuk kembali dada korban berkali-kali yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Setelah itu pelaku berlari meninggalkan korban beserta sepeda motornya.


Setelah berlari sekitar 1 KM, pelaku bertemu dengan saksi Bambang dan pelaku pun meminta antar ke Handayani.


Saat di depan Hotel Handayani pelaku turun dan kabur melarikan diri. 


Dengan adanya kejadian tersebut korban meninggal dunia di TKP.  Pihak keluarga merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres PALI guna proses hukum lebih lanjut. 


"Modusnya sakit hati karena korban berselingkuh dengan istrinya. Tersangka mengetahui bahwa korban dan isterinya melakukan hubungan badan di cafe di daerah Beracung Talang Ubi," terang Kapolres. 


Sebelah mendapat laporan, Kapolres memerintahkan Kasat Reskrim untuk mengusut kasus itu. 


"Langsung kita kumpulkan keterangan saksi saksi, dan kurang dari 1x24 jam, identitas pelaku kita kantongi," tukas Kapolres. 


Setelah mendapat identitas pelaku, Kapolres langsung memerintahkan kembali Kasat Reskrim untuk melakukan pendekatan kepada pihak keluarganya. 


"Dan berkat kerjasama pihak keluarga serta informasi dari warga, kurang dari 1x24 jam juga, keberadaan pelaku bisa terlacak kemudian dilakukan penangkapan," tandasnya. 


Lokasi penangkapan diakui di Lampung Tengah. "Pelaku awalnya berlari ke OI kemudian ke Lampung Tengah. Pelaku sempat mengubur baju yang penuh darah," imbuhnya. 


Atas perbuatan pelaku Kapolres PALI menegaskan pelaku dijerat pasal340 dan 338.


"Hukuman terberat hukuman mati atau  sumur hidup atau minimal 20 tahun. Tapi kalau tidak terbukti berencana, maka hukuman maksimal 20 tahun penjara," tegasnya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts