Jalan Strategis Betung Barat Rusak, Kades Harap Penanganan Segera



PALI,. SININEWS.COM— Akses jalan di wilayah Paye Besok, Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dilaporkan putus akibat gorong-gorong yang jebol. Kerusakan tersebut terjadi sekitar tiga hari terakhir dan berdampak langsung pada aktivitas warga setempat.


Jalan yang rusak itu merupakan penghubung antara Desa Betung Barat dan Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal. Selain sebagai jalur antar desa, akses tersebut juga menjadi sentral mobilitas masyarakat menuju kebun-kebun karet yang menjadi sumber penghasilan utama warga.


Kepala Desa Betung Barat, Rozali, saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/2026), membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab jebolnya gorong-gorong yang mengakibatkan badan jalan terputus.


“Rusak atau putusnya akses jalan ini sudah sekitar tiga hari yang lewat. Kita tidak tahu apa penyebabnya, karena jalan ini merupakan jalan penghubung Desa Betung Barat dan Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal,” ujar Rozali.


Menurutnya, kerusakan jalan tersebut sangat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat. Mayoritas warga Desa Betung Barat berprofesi sebagai petani karet yang setiap hari melintasi jalur tersebut untuk menuju kebun.


“Jalan ini juga merupakan sentral bagi warga menuju kebun-kebun karet yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Desa Betung Barat,” tambahnya.


Keluhan juga disampaikan warga setempat yang merasa kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari akibat putusnya akses tersebut. Tia, salah satu warga, berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki jalan itu.


“Kami kesusahan untuk ke kebun, mohon pemerintah untuk segera perbaiki jalan ini,” ungkapnya.


Warga menilai jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan pendapatan masyarakat yang bergantung pada hasil kebun karet.


Pemerintah desa berharap adanya perhatian dan respons cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan.


Sementara itu Kepala Dinas PUTR Kabupaten PALI, H.Ristanto Wahyudi,ST,MT., Merespon cepat dengan mengatakan akan segera menurunkan tim untuk cek kondisi jalan tersebut.


"Tim akan cek kesana,

dan menilai kondisi untuk mengambil langkah penanganan," ujarnya.(SN/PerryJ

Share:

Satresnarkoba Polres PALI Gagalkan Transaksi Sabu di Air Itam, Satu Tersangka Diamankan

 


PALI. SiniNews.Com— Langit siang di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, mendadak berubah tegang ketika aparat Satresnarkoba Polres PALI menggagalkan transaksi narkotika dalam jumlah besar. Seorang pria berinisial P.T. (30), yang diduga berperan sebagai pengedar, diringkus dalam operasi senyap Target Operasi (TO) Ops Pekat Musi 2026, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.


Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP-A/08/II/2026/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES PALI/POLDA SUMSEL, tanggal 19 Februari 2026.


Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah atas dugaan maraknya peredaran sabu di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy, S.H. menginstruksikan Kanit I IPDA Eduwar Fahlefi, S.H., M.Si., Kanit II IPDA Hendri Kurniawan, S.H., M.Si., serta Katim Opsnal Aipda Rully beserta tim untuk melakukan penyelidikan mendalam.


Dalam skenario undercover buy, petugas menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu seberat 100 gram dengan harga Rp36 juta. Target menyepakati transaksi dan menentukan lokasi di halaman sebuah minimarket di Desa Air Itam.


Begitu barang yang diduga sabu berada dalam penguasaan tersangka, tim langsung bergerak cepat dan terukur. P.T. tak sempat melarikan diri. Dari dalam box sepeda motor sebelahnya kanan, petugas menemukan satu plastik klip bening besar berisi serbuk putih diduga sabu dengan berat bruto 101,04 gram.


Selain itu, turut diamankan dua unit telepon seluler serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana transaksi.


Dengan jumlah barang bukti yang signifikan, tersangka diduga kuat sebagai pengedar dan akan dijerat pasal berat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal yang dapat dikenakan yakni penjara seumur hidup hingga pidana mati.


Tegas: Tidak Ada Ruang bagi Narkoba di PALI


Kapolres PALI Yunar Hotma Parulian Sirait, melalui Kasat Resnarkoba AKP Dedy Suandy, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk nyata keseriusan Polri dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukum PALI.


“Bapak Kapolres AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K menegaskan bahwa tidak ada ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkotika di Kabupaten PALI. Operasi Pekat Musi 2026 adalah langkah konkret dan terukur untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman kehancuran akibat narkoba,” tegas AKP Dedy Suandy didampingi IPDA Eduwar Fahlefi, IPDA Hendri Kurniawan, dan Aipda Rully.


Menurutnya, pengungkapan ini bukan akhir, melainkan pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar.


“Kami akan terus melakukan pengembangan. Siapa pun yang terlibat, baik sebagai pemasok maupun pengendali jaringan, akan kami kejar tanpa kompromi,”tambahnya.


Operasi Pekat Musi 2026 terus berjalan ditengah sunyi siang yang tampak biasa,namun aparat telah berhasil memutuskan satu mata rantai peredaran racun mematikan,dan ini merupakan sebuah pesan keras bahwa hukum tetap berdiri tegak, dan narkoba tidak akan dibiarkan berakar di bumi PALI.


Di akhir keterangannya, AKP Dedy Suandy, S.H. mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten PALI untuk bersama-sama memerangi narkoba,jangan takut untuk melapor melapor ke kami, Identitas pelapor akan sangat kami lindungi.Narkotika adalah musuh bersama yang merusak sendi kehidupan,menghancurkan masa depan generasi muda,dan mengancam stabilitas sosial.Mari kita jaga PALI tetap bersih dari narkoba,"pungkasnya tegas.(SN/Perry) 

Share:

Malam Dikepung Aparat, Kejahatan Dipersempit: KRYD Talang Ubi Kirim Sinyal Keras Bagi Pelaku 3C dan Balap Liar



TALANG UBI. SiniNews.Com— Langit malam Talang Ubi, Minggu (22/2/2026), tidak dibiarkan lengang tanpa pengawasan. Sejak pukul 20.30 WIB hingga 22.30 WIB, Polsek Talang Ubi menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai bentuk pengetatan sistem pengamanan wilayah dan langkah taktis mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.


Berlandaskan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta regulasi operasional terkait pelaksanaan razia dan KRYD, kegiatan ini dirancang sebagai strategi preventif yang terukur dan berorientasi pada pencegahan dini.


KRYD dipimpin Pawas AIPDA Ronaldo, S.H., diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi sebagai bentuk konsolidasi kekuatan dan pemetaan potensi kerawanan. Personel kemudian bergerak menyisir sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas.


Patroli dilakukan di kawasan Lapangan Golf Talang Ubi, objek vital perbankan seperti Bank BRI dan Bank BSI Handayani Mulya, serta pusat perbelanjaan dan minimarket di Handayani dan Simpang Airport. Fokus pengamanan diarahkan pada pencegahan tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), balap liar, serta aktivitas yang berpotensi memicu gangguan ketertiban umum.


Selain patroli mobile, personel juga melaksanakan patroli dialogis dengan memberikan imbauan tegas namun humanis kepada para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk intervensi preventif agar generasi muda tidak terjebak dalam aktivitas yang berpotensi melanggar hukum maupun menjadi korban tindak kriminal.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa KRYD merupakan instrumen strategis dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, bukan sekadar kegiatan rutin.


Ia turut menyampaikan penekanan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, terkait komitmen pengamanan wilayah.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa tidak boleh ada ruang kosong dalam pengamanan wilayah. Kehadiran polisi di lapangan adalah representasi negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Setiap potensi gangguan harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi ancaman nyata,” ujar AKP Ardiansyah.


Lebih lanjut ditegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prioritas utama, namun tindakan tegas dan terukur akan diberlakukan terhadap setiap bentuk pelanggaran hukum. Strategi ini merupakan perpaduan antara pencegahan sosial dan penegakan hukum yang proporsional.


Kegiatan KRYD berakhir dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, dilanjutkan dengan apel konsolidasi sebagai bagian dari analisa dan evaluasi guna meningkatkan efektivitas operasi berikutnya.


"Dengan intensifikasi KRYD yang berkelanjutan,kita memastikan bahwa malam hari bukanlah ruang bebas bagi pelaku kejahatan,melainkan ruang yang diawasi,dikendalikan, dan dijaga demi kepentingan masyarakat luas,"pungkasnya.(SN/Perry) 

Share:

Toleransi Sementara Diberikan Kepada PT.AAE, Angkutan Batubara Dibolehkan Crossing di Jalan Simpang Tais



Palembang.SININEWS.COM-- 20 Februari 2026

Nomor : 500.11.9/0432/DISHUB/2026

Sifat : PENTING.

Hal : Pemberian toleransi sementara crossing jalan provinsi.

Kepada

Yth. Direktur Utama PT. Abani Andalus Energi.

di -

Penukal Abab Lematang Ilir

Sehubungan surat permohonan Saudara nomor 001/SP_AAE/II/2026 tanggal 03 Februari 2026 Perihal Permohonan Dispensasi Crossing Jalan Provinsi di Jalan AAE-Simpang Tais, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Berdasarkan Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.11/004/INSTRUKSI/DISHUB/2025 tentang Penggunaan Jalan Khusus Pertambangan Bagi Kendaraan Angkutan Batubara di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan, terhitung 1 Januari 2026 seluruh kendaraan angkutan batubara dilarang menggunakan jalan umum;

Berdasarkan hasil rapat Tim Verifikasi tanggal 10 Februari 2026 maka kepada perusahaan Saudara dapat diberikan toleransi sementara crossing jalan provinsi Belimbing – Pendopo Desa Talang Bulan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir selama 1 (satu) bulan, terhitung dari tanggal 21 Februari 2026 sampai dengan tanggal 22 Maret 2026. Adapun jam operasional crossing jalan provinsi dimulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 05.00 WIB;

Adapun ketentuan yang harus dipenuhi sebagai berikut:

a. Mendahulukan masyarakat pengguna jalan umum dilintasan crossing tersebut;

b. Memasang warning light dan rambu lalu lintas yang dibutuhkan di lokasi crossing;

c. Membangun pos pantau dan menempatkan petugas pengawas lalu lintas dari Dinas Perhubungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, serta petugas flagman dari pihak perusahaan;

d. Angkutan batubara tidak diperbolehkan parkir di bahu jalan disekitar lokasi crossing;

e. Perusahaan wajib menjaga kebersihan dengan menyiram secara rutin ruas jalan yang dilalui dilokasi crossing agar jalan tidak licin atau berdebu;

f. Apabila terjadi kerusakan jalan dilokasi crossing maka perusahaan bertanggung jawab sepenuhnya untuk segera melakukan perbaikan;

g. Dalam pelaksanaan crossing jalan Provinsi wajib melakukan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir dan Instansi terkait;



Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).


h. Persyaratan teknis laik jalan kendaraan bermotor dan memenuhi standar pelayanan minimal angkutan barang serta tidak over dimension and over loading;

i. Jumlah barang yang diangkut tidak melebihi daya angkut yang tercantum dalam bukti lulus uji kendaraan bermotor;

j. Setiap kendaraan angkutan barang wajib memiliki penutup bak seperti terpal untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kelestarian lingkungan serta kesehatan masyarakat;

k. Perusahaan wajib menyampaikan data kendaraan yang digunakan untuk angkutan batubara yang melintas crossing dengan mencantumkan data jenis kendaraan dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) kepada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan;

Apabila selama masa toleransi ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan pada poin 3 (tiga) tersebut diatas, maka toleransi sementara crossing jalan Provinsi tersebut akan dicabut.

Demikian toleransi sementara crossing jalan Provinsi ini disampaikan untuk dipatuhi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

SEKRETARIS DAERAH,

EDWARD CANDRA

Tembusan Yth.:

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI;

Menteri Pekerjaan Umum RI;

Gubernur Sumatera Selatan;

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan;

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan;

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir;

Ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir;

Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir;

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan;

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan;

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.(SN/PERRY)

Share:

Praktek Calo Masuk Polwan Coreng Institusi Polda Sumsel, Warga Kikim Alami Kerugian Capai Ratusan Juta



PALEMBANG,SUMSEL. SININEWS.COM - Dugaan praktik calo masuk Polisi Wanita (Polwan) kembali mengguncang tubuh Polda Sumatera Selatan. 


Ironisnya, sosok yang dilaporkan bukan orang biasa, melainkan oknum anggota Propam berinisial Bripka FJ,institusi yang seharusnya menjadi garda terdepan penegakan disiplin internal.


Kasus ini mencuat setelah Suharta (41), warga Desa Singapura, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat, mengaku mengalami kerugian hingga Rp820 juta. Uang tersebut diserahkan karena pelaku diduga menjanjikan kelulusan anak korban sebagai anggota Polwan.


Namun fakta yang terkuak justru lebih mengejutkan,anak korban disebut tidak pernah didaftarkan.


Kuasa hukum korban,Herman Hamzah SH MH, menyebut kliennya telah dibujuk dengan janji manis dan keyakinan penuh bahwa seluruh proses seleksi akan “diurus sampai lulus”.


> “Klien kami diyakinkan tidak perlu khawatir. Semua tahapan dari pendaftaran sampai kelulusan dijamin. Tapi kenyataannya? Jangankan lulus,didaftarkan saja tidak.Ini bukan sekadar wanprestasi,ini dugaan penipuan serius,”tegas Herman, Jumat (20/2/2026).


Menurut Herman, uang Rp820 juta diberikan secara bertahap atas permintaan pelaku sebagai biaya pengurusan. 

Korban percaya karena pelaku merupakan anggota aktif dan berdinas di Propam.


Kasus ini sempat dibawa ke Yanduan Propam Polda Sumsel dan menjalani sidang kode etik. 

Dalam proses itu,pelaku disebut meminta penyelesaian damai dan berjanji mengembalikan seluruh uang korban.


Dari total kerugian,baru Rp500 juta telah dikembalikan oleh pelaku,namun sisa Rp320 juta dijanjikan lunas pada Desember 2025 dengan jaminan satu unit rumah di Lampung.


> “Kami sudah cek ke Lampung. Rumah itu bukan milik pelaku, hanya kuasa jual. Bahkan diduga objeknya sudah berpindah tangan. Artinya, jaminan itu patut diduga tidak sah. Klien kami kembali dirugikan,” ungkap Herman dengan nada keras.


Karena tak ada pelunasan hingga tenggat waktu,pihak korban melayangkan somasi dan kembali melaporkan perkara ini ke Yanduan Propam Polda Sumsel secara online.


Herman menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam jika sisa Rp320 juta tak segera dikembalikan.


> “Kami sudah beri kesempatan baik-baik. Kalau tidak ada itikad menyelesaikan, kami akan tempuh langkah hukum pidana. Jangan sampai ada kesan hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,”tegasnya.


Kasus ini menambah daftar panjang dugaan praktik percaloan masuk Polri yang terus menghantui citra institusi. 


Jika terbukti bersalah,pelaku terancam sanksi etik berat,termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), serta proses pidana atas dugaan penipuan dan penggelapan.


"Publik kini menanti sikap tegas institusi,sebab ketika dugaan praktik kotor justru melibatkan aparat penegak disiplin internal,yang dipertaruhkan bukan sekadar uang ratusan juta rupiah saja melainkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian itu sendiri,"pungkas pengacara korban.(SN/PERRY)

Share:

GIAT SUBUH RAMADHAN – RAZIA PERANG PETASAN DAN SARUNG



PALI. SININEWS.COM--Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada Minggu puasa ke-4, Camat Talang Ubi Atmo Maryono, SH bersama jajaran Kecamatan, Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, SE.MM dan staf, RT/RW, Linmas Kelurahan Talang Ubi Timur, Lurah Talang Ubi Utara Suharja, S.Pd, serta Satpol PP Kabupaten PALI melaksanakan razia gabungan di kawasan Simpang Lima dan Simpang Empat Talang Ubi Timur.

Personel telah berkumpul sejak pukul 04.40 WIB di Simpang Lima sebagai langkah antisipasi terhadap maraknya aksi perang petasan dan perang sarung yang dilakukan oleh sejumlah remaja usai waktu Subuh.



Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci Ramadhan. Razia dilakukan secara humanis namun tegas, guna mencegah terjadinya perkelahian, cedera, maupun gangguan ketertiban umum.

Diharapkan kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak Polres Kabupaten PALI dan Polsek Talang Ubi agar memberikan efek jera bagi para pelaku. Apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, maka akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat, Talang Ubi diharapkan tetap aman dan tertib sehingga ibadah Ramadhan dapat dijalankan dengan khusyuk dan damai.(SN/Perry)

Share:

Pelanggan Keluhkan Layanan PDAM Tirta Bertuah, Air Hitam dan Berbau


Pelanggan Keluhkan Layanan PDAM Tirta Bertuah, Air Hitam dan Berbau 

‎Banyuasin. SININEWS.COM — Warga di wilayah Kenten Laut dan sekitarnya, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, mengeluhkan buruknya pelayanan air bersih dari PDAM Tirta Bertuah. Dalam beberapa pekan terakhir, air yang mengalir ke rumah-rumah disebut keruh dan berwarna hitam pekat, berbau busuk, serta sering tidak mengalir sama sekali.

‎Keluhan terutama datang dari warga Perumahan Griya Damai Indah, Polygon, Taman Sari I dan perumahan Taman sari II. Mereka mengaku kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kebutuhan memasak hingga sanitasi.

‎“Airnya hitam dan baunya menyengat. Tidak berani dipakai untuk mandi apalagi konsumsi. Kadang berhari-hari juga tidak mengalir,” kata Adi Rambang warga Griya Damai Indah kepada wartawan, Jumat, 21 Februari 2026.

‎Menurut warga, persoalan ini bukan baru terjadi. Namun dalam beberapa waktu terakhir kualitas air dinilai semakin memburuk. Sebagian warga terpaksa membeli air untuk memenuhi kebutuhan dasar.

‎Mutadin, salah satu Ketua RT di Komplek Griya Damai Indah menyebut sudah berulang kali laporan disampaikan kepada pihak pengelola air, tetapi belum ada perbaikan signifikan. “Kami berharap ada tindakan nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.

‎Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan anggota DPRD Kabupaten Banyuasin segera turun tangan. Mereka meminta dilakukan pemeriksaan kualitas air serta evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan perusahaan daerah tersebut.

‎“Kami ini pelanggan yang rutin membayar. Tapi yang kami dapat air yang keruh ke hitaman dan bau air jauh dari layak pakai,” jelas Rommel

‎ kata warga lainnya yang memvideokan air keruh berbau busuk yang keluar dari pipa PDAM.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PDAM Tirta Bertuah terkait penyebab air berwarna hitam dan berbau tersebut, termasuk langkah penanganan yang akan dilakukan.

‎Kabupaten Banyuasin sendiri merupakan wilayah penyangga Kota Palembang dengan pertumbuhan permukiman yang pesat. Ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak seiring bertambahnya jumlah penduduk.

‎Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar pelayanan air bersih kembali normal dan memenuhi standar kesehatan. Jika tidak, mereka mengancam akan melakukan aksi bersama sebagai bentuk protes atas buruknya pelayanan yang diterima.(sn)

Share:

Satu Tahun Memimpin, Sederet Penghargaan Diterima Buktikan Asgianto-Iwan Tuaji Bekerja Nyata


PALI. SININEWS.COM - Satu tahun memimpin tetapi sederet penghargaan telah diterima pada kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji, hal itu membuktikan bahwa duet tersebut tidak sia-sia dalam mengabdi dan memajukan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji dalam kurun waktu satu tahun telah mendapat pengakuan dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah pusat atas capaian yang telah dilakukan pemerintah kabupaten PALI.


Adapun sederet penghargaan yang telah diterima meliputi, penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 Sebagai Kabupaten Sangat Inovatif

Harapan III Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2025 Kategori Kabupaten (Kampung KB Desa Pandan)

Terbaik I Kategori Capaian Pelayanan KB Serentak Dalam Rangka Hari Kontrasepsi Sedunia Tingkat Provinsi Tahun 2025

Terbaik I Lomba Kampung KB Terbaik Tingkat Kabupaten Provinsi Sumatera Selatan dalam Rangka Memperingati Hari Keluarga Nasional ke VIII Tahun 2025 (Kampung KB Desa Pandan)

Terbaik II Apresiasi Rumah Dataku Kategori Konvensional Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 (Rumah Dataku Desa Pandan)

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Pratama Pada Pekan Daerah (PEDA) KKTNA Ke-XVI Provinsi Sumatera Selatan di Kab. Empat Lawang

Penghargaan Kepada Bupati Dalam Mendukung Pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan dari Kementerian Hukum RI

Penghargaan atas Penilaian Kinerja Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha dengan Predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Badan Publik dengan Kualifikasi “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Sumatera Selatan dari Komisi Informasi

Juara 1 dan 3 Perangkat Desa/Kelurahan Kabupaten/Kota yang mendata 7 Indikator Kumuh pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Juara 2 Pokja PKP-Dukungan Pengentasan Kumuh pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Juara 3 Pokja PKP-Dukungan 3 Juta Rumah pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Harapan 2 Bank Sampah yang memiliki Profil dan Kinerja Terbaik pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Indeks Capaian Pemenuhan SPM Pendidikan dan Kategori Tuntas Muda Pemerintah Daerah Transformator Sinergi dan Kolaborasi Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dan Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Predikat “Pelayanan Prima” (RSUD Talang Ubi) Pada Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP)

Tak hanya itu, dalam satu tahun kerja, Asgianto-Iwan Tuaji berupaya keras menata kabupaten PALI dalam mewujudkan visi misinya yakni PALI Maju untuk Indonesia Emas.


Pembangunan infrastruktur struktur pun terus digenjot dalam satu tahun kepemimpinannya diantaranya jalan dan jembatan yang meliputi:

✓ 45 Km Jalan dibangun

✓ 81 Km Jalan diperbaiki dan ditingkatkan

✓ 4 Unit Jembatan dibangun

✓ 3 Unit Jembatan diperbaiki

Drainase 

✓ 27,075 Km Saluran Drainase dibangun dan diperbaiki

Rumah Layak Huni.

✓ 86 Unit Rumah Layak Huni dibangun

✓ 408 Unit Rumah Tidak Layak Huni diperbaiki

Rumah Sakit.

✓ Penyelesaian Pembangunan Gedung A RSUD Talang 


Pertanian.

CETAK SAWAH DAN OPTIMALISASI LAHAN

✓ 3200 Ha Sawah dicetak

✓ 650 Ha Lahan dioptimalisasi

BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN

✓ 19 Unit Traktor Roda 4

✓ 38 Unit Traktor Roda 2

✓ 38 Unit Traktor Crowler (Rotavator)

✓ 17 Unit Drone Seed

✓ 14 Unit Combine Harvester

✓ 10 Unit Power Threser

IRIGASI

✓ 4 Km Jaringan Irigasi Permukaan dipelihara

✓ 1 Km Jaringan Irigasi Permukaan dibangun

LAYANAN KESEHATAN

✓ Pelayanan kesehatan kepada 3.108 ibu hamil

✓ Pendampingan kepada 3.159 jiwa ibu bersalin

✓ Layanan kepada 3.139 bayi baru lahir

✓ Pemeriksaan dan pemantauan balita kepada 13.747 balita

✓ Kunjungan sehat kepada 217.918 jiwa

✓ Perlindungan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) kepada 223.338 jiwa.


PERLINDUNGAN SOSIAL & PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Bantuan sosial daerah menjangkau 9.914 jiwa masyarakat

Dukungan Beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu, mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kerjasama perguruan tinggi/pola pembibitan sebanyak 384 Orang

Insentif bagi 346 pegiat keagamaan (Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot Masjid)

PRASARANA PENDIDIKAN TAHUN 2025

53 Unit Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)

37 Unit Rehab Ruang Kelas

85 Unit Pembangunan Toilet

4 Unit Pembangunan Perpustakaan

17 Unit Pembangunan Pagar Sekolah

6 Unit Pembangunan Laboratorium Komputer

2 Unit Pembangunan Mushola

4 Unit Lanjutan Pembangunan Ruang Kelas

2 Unit Pembangunan UKS.(sn/perry)

Share:

Kapolda Sumsel Tekankan Pelayanan Humanis Saat Kunjungi Polres OKI di Bulan Ramadan



KAYUAGUNG.SiniNews.Com – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, melaksanakan Safari Ramadan ke wilayah hukum Polres Ogan Komering Ilir (OKI) pada Jumat, 20 Februari 2026. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan serta menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan publik bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda bersama Gubernur dan jajaran Forkopimda Sumatera Selatan di Pendopo Kabupaten OKI. Setelah melaksanakan ibadah Shalat Isya dan Tarawih berjamaah, Kapolda kemudian menggelar silaturahmi khusus dengan jajaran personel Polres OKI guna memberikan arahan strategis terkait tugas kepolisian.


Kapolda Sumsel hadir didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Dirbinmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Kabid Labfor Kombes Pol Witdiardi. Kehadiran pimpinan Polda Sumsel ini menjadi bentuk dukungan moral bagi personel yang bertugas di lapangan.



Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa momentum Ramadan harus dijadikan sarana bagi anggota Polri untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Personel diminta untuk mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis agar kehadiran institusi Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kabupaten OKI.


Selain pelayanan publik, Kapolda juga menginstruksikan jajaran Polres OKI untuk menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Peningkatan aktivitas masyarakat pada siang maupun malam hari selama Ramadan memerlukan pengawasan ekstra guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan pernyataan resmi terkait kunjungan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinatif untuk memastikan setiap personel siap siaga dalam melayani masyarakat.


"Bapak Kapolda menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Beliau menginstruksikan seluruh personel Polres OKI untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi warga yang menjalankan ibadah," ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Melalui Safari Ramadan ini, Polda Sumsel berharap hubungan sinergis antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat. Hal ini merupakan langkah nyata Polda Sumsel dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik di seluruh pelosok wilayah Sumatera Selatan selama bulan suci.(SN/Perry)

Share:

Prof Abdul Latif Ungkap Titik Rawan Sengketa Tanah Kebijakan Satu Peta.

Prof Abdul Latif Ungkap Titik Rawan Sengketa Tanah Kebijakan Satu Peta.

SININEWS.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) belum lama ini menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait perkembangan penyusunan kebijakan satu peta atau one map policy dan kendala penyelesaian konflik agraria, Senin (9/2/2026). 


Rapat Dengar Pendapat tersebut membahas perkembangan penyusunan kebijakan satu peta atau one map policy terkait desa dalam kawasan hutan serta mendengarkan kendala penyelesaian konflik desa di dalam kawasan hutan.


Menanggapi isu tersebut, Akademisi dan dosen Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya Prof. Dr. Abdul Latif, menjelaskan bahwa sengketa pertanahan, khususnya terkait pendaftaran tanah dan sertifikat, umumnya terjadi karena ketidaksesuaian antara data fisik dan data yuridis.


”Sengketa dapat muncul pada tahap pendaftaran tanah, terutama saat proses pengumpulan dan pengumuman data, maupun setelah sertifikat terbit, seperti dalam kasus sertifikat ganda atau tumpang tindih,” ujar Prof Abdul Latif. 


Menurutnya, kondisi tersebut sering disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain perbedaan penguasaan fisik dengan data administrasi, adanya masalah pada dokumen dasar pendaftaran tanah, serta kesalahan pengukuran.


Abdul Latif juga menjelaskan bahwa kebijakan one map policy bertujuan mengintegrasikan seluruh data geospasial ke dalam satu sistem nasional. Namun, kebijakan ini juga berpotensi mengungkap adanya tumpang tindih antara data pertanahan dengan peta sektor lain, seperti kawasan hutan atau izin usaha.


Selain itu, digitalisasi melalui sertifikat elektronik dan sistem geospasial menuntut ketelitian dan validasi data yang kuat, karena data digital akan menjadi dasar administrasi dan pembuktian hukum.


Ia menekankan bahwa dalam sistem pendaftaran tanah Indonesia, sertifikat merupakan alat bukti hak yang kuat, namun tetap dapat diuji apabila terdapat bukti lain yang menunjukkan adanya cacat administrasi atau permasalahan hukum.


RDP DPR RI tersebut menjadi bagian dari upaya pembahasan kebijakan nasional di bidang pertanahan, khususnya dalam kaitannya dengan integrasi data melalui one map policy dan penyelesaian konflik agraria. (sn)

Share:

GIAT SUBUH KELURAHAN TALANG UBI TIMUR: TINDAK TEGAS ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN REMAJA



PALI. SININEWS.COM-- Menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat terkait aktivitas anak-anak dan remaja yang bermain petasan setiap selesai salat Subuh yang berpotensi memicu keributan dan perkelahian, Pemerintah Kecamatan Talang Ubi bersama Kelurahan Talang Ubi Timur langsung bergerak cepat melaksanakan Giat Subuh.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Talang Ubi, Atmo Maryono, SH, didampingi staf Kecamatan, Lurah Talang Ubi Timur beserta jajaran, para Ketua RT dan RW, serta Satpol PP Kabupaten PALI.

Giat Subuh ini merupakan langkah preventif dan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada anak-anak dan remaja agar tidak bermain petasan serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik antar kelompok.

Camat Talang Ubi menegaskan bahwa pencegahan lebih baik daripada penindakan. Pemerintah bersama unsur terkait akan terus melakukan pengawasan rutin demi menjaga ketertiban lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya semakin ditingkatkan, serta seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Talang Ubi Timur.(SN/PERRY)

Share:

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres PALI Perkuat Rasa Aman di Kawasan Gelora 10 November



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Satuan Samapta Polres PALI melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Jumat (20/2/2026) sore di kawasan Gelora 10 November.


Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan Sprint Nomor: Sprin / 01 / I / 2026 / SAMAPTA. Patroli dipimpin oleh personel Sat Samapta yakni BRIPTU M. Kurniawan Ichtiarizki dan BRIPDA Delva Lesmana.


Dalam pelaksanaannya, tim Patroli Perintis Presisi melakukan patroli dialogis dengan masyarakat yang tengah beraktivitas di sekitar kawasan olahraga tersebut. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, personel juga melakukan pengaturan situasi guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan tertib.


Kasat Samapta Polres PALI, AKP Asri Basaruddin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri di ruang-ruang publik merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi yang responsif dan humanis.


“Patroli Perintis Presisi bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.


Lebih lanjut, AKP Asri Basaruddin menyampaikan pesan dan arahan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menegaskan komitmen jajaran Polres PALI dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Bapak Kapolres Yunar Hotma Parulian Sirait menekankan bahwa setiap personel harus hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat. Patroli harus dilaksanakan secara terukur, profesional, dan humanis, sehingga mampu mencegah potensi gangguan seperti tindak pidana 3C maupun gangguan ketertiban lainnya,” ungkap AKP Asri menyampaikan arahan pimpinan.


Menurutnya, kawasan ruang terbuka publik seperti Gelora 10 November menjadi salah satu titik strategis yang memerlukan kehadiran aktif aparat kepolisian, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat meningkat.


Dari hasil patroli, situasi di wilayah tersebut terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung.


Dengan pelaksanaan Patroli Perintis Presisi secara berkelanjutan, Polres PALI berharap terciptanya rasa aman yang berkesinambungan serta meningkatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Buka Bersama Dan Silaturahmi Bupati Dan Wakil Bupati Dengan Tim BERANI ‎



PALI. SININEWS.COM– Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopoan Rumah Dinas Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) pada Jumat malam (20/02/2026). Bupati Pali, Asgianto, S.T., bersama Wakil Bupati menggelar acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan TIM BERANI, jajaran OPD, Camat, Lurah, serta perwakilan desa.

‎Momen ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan refleksi tepat satu tahun masa kepemimpinan Bupati Asgianto sejak resmi dilantik.

‎Dalam sambutannya, Bupati Asgianto memilih untuk menanggalkan kesan formal. Suasana cair seketika saat beliau berkelakar dengan panitia mengenai penggunaan bahasa. Demi membangun kedekatan emosional dengan warga yang hadir, ia memutuskan untuk berpidato menggunakan bahasa daerah.

‎Asgianto mengungkapkan bahwa ide untuk mengumpulkan warga ini muncul secara spontan setelah ia menunaikan salat tarawih di malam sebelumnya.

‎"Aku teringat hari ini tepat satu tahun aku dilantik menjadi Bupati. Aku teringat masa-masa pelantikan, ada orang-orang yang mendukung aku," ujarnya dengan logat daerah yang kental, disambut haru para hadirin.


‎Di hadapan perwakilan desa dan relawan, Asgianto menekankan bahwa jabatan yang ia emban merupakan mandat murni dari rakyat. Ia menegaskan tidak akan ada sosok pemimpin jika tidak ada kepercayaan dari masyarakat yang memilih.

‎"Sebenarnya yang formal itu masyarakat. Tidak akan ada bupati kalau tidak ada masyarakat yang memilih," tambahnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

‎Meskipun didukung oleh barisan relawan yang besar, Bupati menegaskan bahwa pertemuan kali ini adalah representasi dari seluruh lapisan masyarakat Pali, bukan sekadar urusan kelompok atau tim sukses semata. Ia sengaja mengundang perwakilan tiap desa melalui koordinasi camat dan koordinator desa (kordes).

‎"Aku mengajak berkumpul atas nama masyarakat. Kalau aku mengajak seluruh tim relawan, jumlahnya lebih dari 4.200 orang. Tapi hari ini, ini adalah perwakilan desa-desa yang aku ajak karena aku rindu," ungkapnya tulus.

‎Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Pali ke depan. Puncak acara ditandai dengan makan malam bersama dalam suasana lesehan. Tradisi ini mempertegas pesan sang Bupati bahwa antara pemimpin dan rakyat tidak boleh ada jarak yang memisahkan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD, Wujud Nyata Jaga Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres PALI



PALI. SININEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis malam (19/2/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif guna mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekat), gangguan 3C (Curat, Curas, Curanmor), serta potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi.


KRYD yang dimulai sekira pukul 20.30 WIB itu dipimpin oleh Pawas BRIPKA Imam Syafri AB dan diikuti personel yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/71/VII/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka antisipasi Pekat dan gangguan kamtibmas.


Sebelum pelaksanaan patroli, personel terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi sebagai bentuk pengecekan kekuatan dan penekanan prosedur bertindak di lapangan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan patroli dialogis dan sambang ke sejumlah titik rawan dan objek vital, antara lain kawasan Lapangan Golf, Bank BRI, Bank Syariah Indonesia Unit Handayani Mulya, Indomaret Handayani, serta Alfamart Simpang Airport.


Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat balap liar maupun aksi tawuran. Petugas mengingatkan agar apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, sebaiknya segera kembali ke rumah guna mencegah potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


Kegiatan berakhir sekira pukul 22.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif, dilanjutkan dengan apel konsolidasi serta analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan tugas.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan implementasi langsung dari kebijakan Kapolda Sumsel dan komitmen Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat.


“Melalui KRYD ini, kami berupaya menghadirkan negara di tengah masyarakat. Pendekatan yang kami kedepankan adalah preventif dan humanis, agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Ardiansyah.


Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan dan arahan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi daerah.


“Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian, S.H., S.I.K., M.I.K menekankan bahwa KRYD bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif yang terukur dan berkelanjutan. Kehadiran polisi di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, menekan angka kriminalitas, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” terang Kapolsek.


Ia juga menambahkan bahwa Polres PALI akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif melalui patroli terpadu, razia selektif, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja yang rentan terpapar kenakalan maupun tindak pidana.


Dengan pelaksanaan KRYD secara konsisten, diharapkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Kecamatan Talang Ubi tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa nyaman dan terlindungi.(SN/Perry) 

Share:

Polda Sumsel dan Tokoh Lintas Agama Sepakat Jaga Stabilitas Kamtibmas



Palembang. SININEWS.COM – Polda Sumatera Selatan menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (20/2/2026).


Kegiatan berlangsung pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lt. 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Pejabat Utama Polda Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi forum dialog strategis antara Kepolisian dan tokoh lintas agama di Sumatera Selatan.


Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polda Sumsel dalam menerima audiensi. Ia menjelaskan bahwa hubungan antarumat beragama di Sumatera Selatan berjalan harmonis, namun terdapat dinamika internal yang memerlukan perhatian bersama, khususnya terkait penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.


Selain itu, FKUB juga menyampaikan sejumlah persoalan pendirian rumah ibadah di beberapa kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi persyaratan dukungan dan rekomendasi Kementerian Agama, namun proses penerbitan izin masih tertunda di tingkat pemerintah daerah.


Ketua MUI Provinsi Sumatera Selatan menekankan pentingnya dakwah yang sejuk dan tidak provokatif guna menjaga ukhuwah serta persatuan umat. Sementara itu, Ketua LDII Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan komitmen organisasinya dalam kontribusi kebangsaan melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial.


Perwakilan tokoh agama Kristen, Katolik, dan Hindu turut mengapresiasi peran Kepolisian dalam pengamanan kegiatan keagamaan seperti Natal dan Nyepi sehingga berlangsung aman dan tertib. Mereka mendukung profesionalitas dan netralitas Polri dalam menjaga kerukunan umat beragama.


Dalam arahannya, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas serta pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan dikomunikasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan.


Kapolda Sumsel juga menegaskan bahwa Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama seluruh elemen masyarakat untuk berdialog, bermusyawarah, dan menjaga harmoni sosial di Sumatera Selatan.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam membangun komunikasi yang inklusif dan kolaboratif.


“Kami terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polda Sumsel berkomitmen hadir secara profesional, netral, dan humanis dalam setiap dinamika sosial di masyarakat,” ujarnya.


Melalui audiensi ini, Polda Sumsel menegaskan komitmen menjaga stabilitas daerah, mendorong penyelesaian persoalan melalui musyawarah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mempererat sinergi lintas agama demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan harmonis.(SN/Perry)

Share:

Fokus Empat Bidang Prioritas, PTBA Bahas Sinkronisasi TJSL 2026 Bersama Pemangku Kepentingan


*Fokus Empat Bidang Prioritas, PTBA Bahas Sinkronisasi TJSL 2026 Bersama Pemangku Kepentingan*


Tanjung Enim. SININEWS.COM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menggelar Diskusi Pembahasan dan Sinkronisasi Program Kerja Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Lawang Kidul. Kegiatan ini berlangsung di Mess Hall Hotel Saka Tanjung Enim, Selasa (18/2/2026).


Diskusi tersebut bertujuan menyelaraskan rencana program TJSL perusahaan dengan kebutuhan aktual masyarakat di wilayah Kecamatan Lawang Kidul. 

Melalui forum ini, PTBA menegaskan komitmennya agar implementasi program ke depan semakin tepat sasaran, berbasis data perencanaan, serta mengedepankan pendekatan kewilayahan.


Dalam sambutannya, Community Engagement & Partnership Department Head PTBA, Mustafa Kamal, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam perencanaan program sosial perusahaan.


“Sinkronisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan program TJSL PTBA selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Kami ingin pendekatan berbasis data dan wilayah menjadi dasar pengambilan keputusan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal,” ujar Mustafa Kamal.


Sambutan juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas Camat Lawang Kidul, Yudha Pratama, S.STP., M.M., yang mengapresiasi inisiatif perusahaan dalam melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan secara aktif dalam proses perencanaan program sosial.


Diskusi dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dan masukan dari para pemangku kepentingan lokal, termasuk aspirasi masyarakat serta prioritas pembangunan di masing-masing desa dan kelurahan.


Pembahasan utama difokuskan pada empat bidang prioritas program TJSL PTBA, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pembangunan, serta Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat.


Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PTBA berharap pengelolaan dan pemanfaatan dana TJSL dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel, sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan wilayah di sekitar area operasional perusahaan.(sn)

Share:

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Kapolres dan Wakapolres Musi Rawas Bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan


Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Kapolres dan Wakapolres Musi Rawas Bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan 


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Musi Rawas menggelar kegiatan sosial pembagian takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Mapolres Musi Rawas  dipimpin langsung Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Hendri SH, serta diikuti oleh para pejabat utama dan personel Polres Musi Rawas Satuan Lalulintas, Kamis (19/02/26).


Puluhan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat sekitar menjelang waktu berbuka puasa.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Musi Rawas, kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri khususnya Polres Musi Rawas dan masyarakat serta menghadirkan Polri yang humanis di tengah-tengah masyarakat,” kata Kapolres.


Lanjut Kapolres menjelaskan, selain pembagian takjil, personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas, menggunakan helm, tidak melanggar rambu-rambu.

"Serta selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama di bulan Ramadhan yang aktivitas masyarakat cenderung meningkat menjelang berbuka puasa," ucapnya


Masyarakat pengguna jalan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Polres Musi Rawas yang dinilai membawa dampak positif serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Musi Rawas," harapnya. (sn)

Share:

Akselerasi Visi Muara Enim MEMBARA, Bupati H Edison Lantik 232 Pejabat Pemkab


*Akselerasi Visi Muara Enim MEMBARA, Bupati H Edison Lantik 232 Pejabat Pemkab*


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., melakukan penyegaran besar-besaran di tubuh birokrasi Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Sebanyak 232 pejabat yang terdiri dari Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, hingga Pengawas resmi dilantik di Balai Agung Serasan Sekundang, Kamis (19/02/2026).


Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Muara Enim Nomor: 800.1.3.3/ 04 /BKPSDM-2/2026 tanggal 18 Februari 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam membenahi struktur organisasi guna mewujudkan visi Muara Enim MEMBARA (Mandiri, Berdaya Saing, Agamis, Sejahtera, dan Aman).


Dalam sambutannya, H. Edison menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus mampu menjadi motor penggerak perubahan di instansi masing-masing. Beberapa nama strategis yang mengisi posisi eselon II di antaranya adalah Ardian Arifanardi, AP, M.Si. sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Dr. H. Rinaldo, S.STP, M.Si. yang dipercaya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup.


"Saya minta seluruh pejabat, mulai dari Kepala Dinas hingga Lurah dan Kepala Puskesmas yang dilantik hari ini, untuk segera bekerja. Tidak ada waktu bersantai, kita harus lari cepat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tegas H. Edison.


Daftar Pejabat yang Dilantik (Sampel Strategis)

Berikut adalah sebagian daftar pejabat yang menempati posisi baru di lingkungan Pemkab Muara Enim:

| No | Nama / NIP | Jabatan Baru |

|---|---|---|

| 1 | Ardian Arifanardi, AP, M.Si | Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga |

| 2 | Ulil Amri, S.P., M.M. | Staf Ahli Kemasyarakatan Dan SDM Bupati |

| 3 | Drs. Risman Effendi, M.Si. | Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah |

| 4 | Dr. H. Rinaldo, S.STP, M.Si | Kepala Dinas Lingkungan Hidup |

| 5 | Vivi Mariani, S.Si., M.Bmd., A.Pt | Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian |

| 6 | Syarifudin, AP, M.Si. | Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah |

| 7 | Husin Aswadi, S.E., M.M. | Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak |

| 8 | H. Alfarizal S.H, MH | Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB |

| 9 | Drs. H. Rusdi Hairullah, M.Si. | Asisten Perekonomian dan Pembangunan |

| 10 | Panca Surya Diharta, SH | Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah |

Dst

| 37 | Herry Mulyawan, S.P, M.M | Camat Kelekar |

| 38 | Candra Firmansyah, S.E., M.Si | Camat Gelumbang |

Dst

| 106 | Zulchaidir Sidik, S.STP., M.Si | Camat Lawang Kidul |

| 187 | Freddy Sudaryanto, S.H. | Lurah Pasar I Muara Enim 


Total terdapat 232 pejabat yang dilantik, mencakup berbagai eselon di dinas, badan, kecamatan, hingga kelurahan dan unit pelaksana teknis seperti RSUD dan Puskesmas.


Harapan Masyarakat

Pelantikan ini juga mencakup pergantian pimpinan di RSUD dr. H.M. Rabain, di mana dr. Faisal Husien, Sp.A. kini menjabat sebagai Wakil Direktur Pelayanan. Penyegaran di sektor kesehatan dan wilayah (Camat/Lurah) diharapkan langsung menyentuh perbaikan layanan dasar yang menjadi prioritas utama Bupati.


Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama, dengan tetap mengedepankan suasana khidmat dan semangat baru menuju Muara Enim yang lebih baik. (sn)

Share:

Kolaborasi Polda Sumsel dan Organisasi Keagamaan Fokus Cegah Radikalisme



Palembang. SININEWS.COM –Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., terus memperkuat sinergi kamtibmas bersama organisasi keagamaan di wilayah Sumatera Selatan. Melalui pendekatan humanis dan kolaboratif, Polda Sumsel membangun komunikasi strategis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.


Pada Kamis (19/2/2026), Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., M.Si., melaksanakan lawatan kerja ke Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Selatan di Kompleks Universitas Muhammadiyah Palembang. Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin, S.H., M.H., bersama jajaran pengurus pleno menyambut langsung kedatangan rombongan Pejabat Utama Polda Sumsel.



Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks. Peredaran narkoba, maraknya judi online, serta pengaruh negatif media digital memerlukan respons kolektif lintas sektoral. Oleh karena itu, Polri tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga memperkuat kemitraan strategis dengan tokoh agama dan masyarakat.


Selain itu, Kapolda Sumsel mengajak Muhammadiyah untuk meningkatkan edukasi kepada generasi muda. Ia mendorong penguatan nilai kebangsaan, literasi digital, serta pencegahan paham radikalisme. Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran vital dalam menjaga moralitas bangsa dan membentengi masyarakat dari pengaruh destruktif.


Ketua PW Muhammadiyah Sumsel H. Ridwan Hayatuddin menyampaikan apresiasi atas inisiatif silaturahmi tersebut. Ia menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan Polda Sumsel dalam pembinaan masyarakat serta menjaga stabilitas wilayah dari ancaman degradasi moral.


Sebelumnya, Kapolda Sumsel juga melaksanakan silaturahmi dengan Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan KH. Hendra Zainuddin pada Minggu (15/2/2026). Rangkaian kunjungan ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam merangkul seluruh elemen ulama dan tokoh masyarakat guna menciptakan situasi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program komunikasi preventif kepolisian.


“Kapolda Sumsel ingin menyamakan persepsi dengan para tokoh agama dalam menghadapi isu-isu sosial yang berkembang. Kami membuka ruang kolaborasi konkret, khususnya dalam edukasi pencegahan narkoba dan perjudian daring,” ujar Kombes Pol Nandang.


Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa seluruh masukan dari para ulama akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut Polda Sumsel. Dengan demikian, pelayanan kepolisian dapat terus ditingkatkan dan selaras dengan harapan masyarakat Sumatera Selatan.


Melalui sinergi strategis ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Kolaborasi antara aparat kepolisian dan organisasi keagamaan diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.(SN/Perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Panen Jagung Hibrida di Desa Sinardewa Berlangsung Sukses



PALI. SININEWS.COM– Komitmen jajaran Kepolisian dalam mendukung program strategis nasional kembali ditunjukkan melalui kegiatan panen jagung hibrida di Desa Sinardewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (19/2/2026).


Kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya konkret menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi komoditas jagung di tingkat desa.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, diwakili oleh Kanit Binmas AKP Ariansyah, S.H., turut hadir bersama unsur Forkopimcam dan pemerintah desa. Tampak hadir perwakilan Camat Talang Ubi Tris Misardi beserta staf, Kepala Desa Sinardewa Husin Bambang W bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas Brigpol Rahmad, S.H., PPL Pertanian Rasmi, Ketua BPD beserta anggota, serta Tim PKK Desa Sinardewa.


Lahan jagung yang dipanen memiliki luas kurang lebih satu hektare, merupakan hasil penanaman beberapa bulan sebelumnya. Tanaman telah memasuki usia panen optimal, ditandai dengan biji yang mengeras, kelobot menguning, serta kadar air sesuai standar pascapanen.


Secara substantif, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, tetapi juga menjadi simbol sinergitas antara Polri, pemerintah kecamatan dan desa, kelompok tani, serta masyarakat dalam membangun kemandirian pangan berbasis lokal. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi petani.


Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah menyampaikan pesan dan arahan dari Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendukung program-program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Jika pangan kuat, maka stabilitas sosial dan kamtibmas juga akan terjaga,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan arahan Kapolres.


Lebih lanjut, Kapolres PALI melalui Kapolsek Talang Ubi juga mengapresiasi peran aktif pemerintah desa dan para petani yang konsisten mengembangkan sektor pertanian jagung sebagai komoditas unggulan lokal.


“Sinergi seperti ini harus terus ditingkatkan. Polsek Talang Ubi siap mendukung dan mengawal program penanaman jagung di lahan-lahan produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat, guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani,” lanjutnya.


Kegiatan panen jagung hibrida tersebut berakhir sekira pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif. Keberhasilan ini diharapkan menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah serta mendukung visi besar Indonesia dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.(SN/Perry) 

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts