Koramil 404-02 Prabumulih, Bantu Bedah Rumah Suparman

PRABUMULIH – Dalam upaya meningkatkan ekselerasi pembangunan rumah layak huni Kodim 0404-02 Muara Enim wilayah koramil 404-02 Prabumulih memberikan bantuan bedah rumah kepada Suparman (57) warga RT.05 RW.04 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Kamis (4/1/2018).

Bedah rumah yang merupakan salah satu program kegiatan Karya Bhakti TNI yang dananya bersumber dari zakat dan infaq anggota Koramil dengan cara menyisihkan sebagian gajih dari para anggota.

Dandim 0404-02 Letkol Inf Teadi Aulia Mula Uji, SE yang diwakili Perwira Penghubung Kota Prabumulih dalam sambutannya Koramil Prabumulih telah melakukan bedah rumah sebanyak 8 rumah dan wilayah Prabumulih mendapatkan jatah bantuan bedah rumah sebanyak 3 unit untuk wilayah Prabumulih.

“Dari bantuan tersebut koramil memberikan bantuan sekitar kurang lebih Rp.30 juta per unit rumah, untuk membangun rumah Pak Suparman,Ungkapnya. Ia menambahkan rumah tersebut akan dibangun secara gotong royong dan akan dikerjakan oleh anggotanya sendiri, mengingat dengan jumlah tersebut masih dianggap kurang.

“Kita mengajak anggota kita untuk mengerjakan pembangunan rumah ini sehingga dana pengeluaran bisa ditekan”harapnya.

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM melalui Sekretaris daerah (sekda) Kota Prabumulih M.Kowi, S.Sos mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Koramil 404-02 Prabumulih hal ini sangat membantu pembangunan rumah layak huni yang sejalan dengan program Pemerintahan Kota Prabumulih untuk membangun rumah layak huni.

Suparman (57), pemilik rumah sangat terharu dan bahagia karena rumahnya telah dibantu untuk dibedah.

“trimokasih atas bantuannya semoga yang membantu mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT” harapnya.
Dari beberapa tamu undangan

Komunitas JIP Prabumulih memberikan bantuan berupa keramik 30 kotak, dan Laskar Merah Putih (LMP) Kota Prabumulih memberikan bantuan keramik sebanyak 10 kotak yang langsung diberikan kepada Bapak Suparman berupa Uang tunai, tidak hanya itu FKPPI Prabumulih juga menyumbang Batubata sebanyak 2 ribu buah dan membantu pemasangan listrik dan singa bola membantu 10 sak semen yang semuanya akan diberikan kepada keluarga suparman untuk membangun rumahnya.(SN01)
Share:

Loker Kosong, Pencari Kerja Bengong



 

PALI--Sejatinya awal tahun merupakan kesempatan bagi warga untuk mencari pekerjaan,namun tidak di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Para pencari kerja (Pencaker) harus menelan pil pahit saat bertandang ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), yang biasanya memasang pengumuman lowongan pekerjaan (loker) dari perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.Sebab,para Pencaker saat datang ke Kantor Disnakertrans, hanya bisa bengong karena yang terlihat hanya papan loker saja,sementara Lokernya kosong.

 

"Harus kemana lagi mencari lowongan pekerjaan di PALI ini, ke Disnakertrans kosong, melalui internet juga kosong, sementara untuk merantau jauh, aku belum siap karena aku punya orang tua yang sudah sakit-sakitan," ucap Ibun, salahsatu pencaker yang datang ke Disnakertrans dengan raut kecewa, Rabu (3/1).

Sementara itu, Usman Dani, kepala Disnakertrans PALI mengaku bahwa diawal tahun 2018 pihaknya masih belum menerima laporan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan yang memerlukan tenaga kerja baru.

"Sampai saat ini belum ada masuk lowongan kerja yang dipinta oleh perusahaan-perusahaan, yang masih terpasang di papan Loker, masih Loker lama,jadi kita masih menunggu adanya permintaan perusahaan,baru kita akan pasang pada papan loker," ujar Usman Dani.

Diakuinya,minimnya loker di Kabupaten PALI karena mungkin masih baru pergantian tahun.

"Mudah-mudahan, satu atau dua bulan lagi,akan ada perusahaan yang beroperasi di PALI membuka loker melalui kami. Sebab, sudah kami tekankan kepada seluruh perusahaan agar memberitahukan ke kami apabila butuh pekerja,supaya membuka peluang bagi seluruh warga PALI," tambahnya.

Minimnya loker saat ini, juga dijelaskan Usman Dani berpengaruh terhadap sepinya pembuat kartu kuning.

"Dua hari kami buka loket pembuatan kartu kuning, satu pun belum ada warga yang mengurus pembuatan kartu kuning sebagai syarat untuk melamar kerja.Sepinya pembuat kartu kuning mungkin disebabkan belum adanya Loker.Namun,biasanya akan ramai kembali ketika loker dibuka, salahsatunya saat ada minimarket waralaba yang buka loker tahun 2015,saat itu, pembuat kartu kuning mencapai 800 lebih, kemudian di tahun 2017 menurun hanya ada 335 kartu kuning yang kita keluarkan," bebernya.

Untuk meningkatkan Loker di Kabupaten PALI, Usman Dani menghimbau kepada seluruh perusahaan agar pro aktif dan bekerja sama dengan Disnakertrans PALI.

"'Hilangkan kebiasaan bawaan, apabila ada Loker, lebih baik melalui kami, yang nantinya kami akan kita pampang di papan pengumuman Loker, dan nantinya selain membuka peluang warga lain, juga pihak perusahaan bakal mendapatkan pekerja sesuai apa yang diinginkan dan sesuai skill yang dibutuhkan, karena apabila melalui kami, otomatis seluruh pelamar terlebih dahulu harus melewati beberapa tahapan seleksi," pungkasnya.(admin)
Share:

Imam S Arifin Ditangkap Polisi,Ini Yang Diperbuatnya..

PALI--  Imam S Arifin (24), warga Dusun I, Desa betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terpaksa harus merasakan dinginya lantai hotel prodeo, setelah jajaran Unit Reskrim Polsek Penukal Abab berhasil menangkapanya lantaran di duga telah mencuri handphone (Hp).

Penangkapan itu berlangsung, Selasa (2/1) sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban sedang berada di desanya. Petugas yang telah mengetahui keberadaan pelaku, langsung melakukan pengerebekan dan berhasil mengamankan pelaku Imam S Arifin tanpa perlawanan, dan digiring ke Mapolsek Penukal Abab.

Dedi Harianto (34) mengatakan, bahwa disaat malam pergantian tahun, anaknya bersama teman-temanya di pondok depan rumah, pada saat terbangun ternyata tiga unit Hp‎ miliknya yang sedang dicharger ternyata sudah lenyap.

"Saya langsung menghubungi counter Hp milik Nedi dan didapat keterangan memang benar ada laki-laki yang akan menjual Hp, tetapi tidak jadi dan orang itu terekam CCTV di counter Nedi. Karena tidak menjual disana maka Hp itu di jual oleh pelaku ke counter milik David. Karena saya mengetahuinya maka saya langsung membeli kembali Hp itu dan langsung melapor ke Polsek Penukal Abab," terangnya, kepada petugas.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK, melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan pelaku berikut dengan barang bukti berupa Hp hasil curian yang diambil dari tangan korban yang sedang tidur.

"Kita lakukan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan,‎ LP/B-02/I/2018/Res M Enim/Sek P Abab, atas tindak pencurian. Saat ini pelaku sudah kita amankan di Mapolsek berikut dengan barang bukti, dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara, Pelaku Imam S Arifin mengakui, bahwa dirinya telah melakukan aksi pencurian tersebut, karena melihat para korban sedang tidur. "Saya menyesal pak telah melakukan aksi pencurian tersebut. Saya khilaf karena saat kejadian dirinya melihat Hp tersebut ditinggal tidur oleh pemiliknya," akunya di depan petugas.(admin)
Share:

Pengusaha PALI dan LSM Jangkar Gabung,Bakal Gebrak Malam Ini Di Pusat Kota Pendopo

PALI--Rayakan pergantian tahun,Himpinan Pengusaha PALI (HIPPI) dan gabungan perusahaan kontraktor PALI, terdiri dari PT Gumai Putra Asih, PT Rico Jaya Utama,CV Ranjes, Hotel Nurthania, Bengkel Karya Cipta Bangun, Bengkel Bisel, PT Pinang Mas Unggul, PT Putra Hari Ranisa juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jangkar bakal gelar pesta rakyat perayaan tahun baru 2018 serta peringati hari Ibu, yang bakal dipusatkan di pusat kota Pendopo, yakni di Simpang Lima, pada Rabu malam ini (3/1/2018).

Dikatakan Sultan, ketua LSM Jangkar yang juga selaku koordinator pelaksana kegiatan tersebut bahwa,pesta rakyat tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas keberhasilan pembangunan kabupaten PALI selama tahun 2017.

"Banyak perubahan di tahun 2017 yang telah dilakukan Pemkab PALI dan atas dukungan masyarakat PALI. Sehingga pembangunan yang sedang gencar saat ini berjalan sukses dan sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkapnya.

Untuk itu, Sultan mengajak seluruh masyarakat kabupaten PALI dimana pun berada untuk ikut dalam pesta rakyat yang bakal digelar malam ini.

"Silahkan datang malam ini di Simpang Lima Pendopo, pesta ini terbuka untuk umum, dan acara ini sukses berkat partisipasi dan sumbangsih perusahaan kontraktor lokal. Insyaallah bakal dihibur orgen tunggal dengan artis pendukungnya, dan pak Bupati juga sudah kami undang, mudah-mudahan bisa hadir ditengah-tengah pesta rakyat malam nanti," ajaknya.

Begitu juga diutarakan Husni Thamrin,pemilik Hotel Nurthania berharap di tahun 2018,PALI akan bisa lebih baik lagi.

"Iklim kondusif saat ini kami harap bisa terpelihara,sehingga semua pihak saat melaksanakan pekerjaannya tenang.Apabila tenang, didukung semua masyarakat, kami yakin PALI akan lebih baik lagi di tahun ini," harapnya. (admin)
Share:

Dewan PALI Paripurnakan Pembentukan AKD

PALI--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar rapat paripurna ke I tahun rapat 2018 tentang pembentukan dan pengesahan alat kelengkapan DPRD (AKD) PALI periode ke 2,diruang rapat paripurna gedung DPRD PALI, Rabu (3/1/2018).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung ketua DPRD PALI Drs H. soemarjono dan diikuti 23 orang anggota dari 25 anggota dewan PALI.

Disebutkan H. Soemarjono bahwa dasar pelaksanaan digelarnya rapat paripurna tersebut adalah peraturan tata tertib (Tatib) DPRD nomor 1 tahun 2015 serta hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD PALI pada Selasa (2/1/2018) yang telah menetapkan jadwal rapat paripurna tentang pengesahan alat kelengkapan DPRD Kabupaten PALI periode 2 masa jabatan 2014-2019.

Plt Sekretaris Dewan,Dra Hj Ani Kurnia MSi membacakan usulan ketua fraksi anggotanya untuk mengisi di komisi-komisi dewan dan Badan musyawarah serta posisi lannya untuk mengisi posisi sebagai alat kelengkapan dewan.

Rapat paripurna tersebut sempat diwarnai beberapa kali interupsi dari sejumlah anggota dewan, yang mengusulkan penetapan AKD melalui beberapa cara, seperti ada yang mengusulkan secara musyawarah dengan mufakat, ada juga yang mengusulkan secara votting dan ada yang menyarankan di skor terlebih dahulu selanjutnya bermusyawarah per komisi setelah asa hasilnya kemudian diserahkan ke ketua dewan.

Rapat paripurna akhirnya diskor selama 15 menit untuk bermusyawarah menentukan komposisi AKD. Dan setelah rapat dibuka kembali, pimpinan mengumumkan hasil musyawarah selama rapat di skor.

"Komisi I dipilih ketuanya adalah H. Ubaidillah,wakil ketua Aka kholik Darlin sekretaris Adi Wijaya dan anggotanya Basuki Rahmat, A Rafik, H.Asri AG, dan Suaidi Yusuf," bebernya.Sementara untuk komposisi komisi II berubah yakni saat ini diketuai H.Amran,wakil ketua Suarno,sekretaris Mulyadi dan anggotanya Hairul Mursalin, abdul awam, abdul wahab dan sudarmi ST.

"Komisi III,Irwan ST,sebagai ketua, Adi Warsito wakil ketua dan sekretaris Edi Eka Puryadi, anggota adalah Tuti Ilsan, Erwin Eriza Putra, IIp Fitriansyah  dan Asniwati," tukasnya.

Begitu juga Badan Kehormatan, Badan Anggaran dan Badan Musyawarah serta fraksi-fraksi dewan, komposisinya dibacakan pimpinan dewan, selanjutnya rapat ditutup dan H. Soemarjono berharap usai dibentuk dan disahkan, seluruh anggota dewan tetap bersinergi demi PALI agar bisa cepat mengejar ketertinggalan.(admin)

 
Share:

Pegawai TKS Meninggal Secara Misterius Dalam Kamar Kontrakanya

PALI-- Warga kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali digegerkan dengan temuan sesosok jasad perempuan tak bernyawa di dalam kamar kontrakanya di wilayah Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Selasa malam (2/1/2018) sekitar pukul 23:15 WIB.

Identitas mayat tersebut diketahui bernama Suleva (24) gadis asal Desa Prabu Menang Kecamatan Penukal Utara yang tercatat masih bekerja di dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten PALI sebagai pegawai Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Penyebab kematian korban masih misterius.Sebab, dari pantauan media ini di TKP,dikatahui tidak ada luka-luka pada jasad korban.

Jasad korban pertama kali diketahui saat teman korban satu desanya bernama Doli dan Yeyen hendak berkunjung ke kontrakan korban.Namun,setelah diketuk beberapa kali pintu korban yang mengontrak seorang diri,tidak kunjung ada balasan, sementara pintu dan jendela kontrakan korban terkunci semua dari arah dalam.

Karena curiga, kedua teman korban melapor ke warga setempat agar bersedia membantu mendobrak pintu kontrakan korban.

Kemudian,dengan dibantu warga setempat, kedua teman korban mendobrak pintu kontrakan tersebut, dan ketika diperiksa ke kamar kontrakan korban,warga terkejut mendapati jasad korban sudah mengeras tak bernyawa terbaring diatas tempat tidurnya dengan posisi terlentang dan handset masih terpasang ditelinga korban.

Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, warga setempat kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi.

Tidak selang berapa lama,polisi datang, kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi jasad korban untuk kemudian dibawa ke RSUD Talang Ubi.

"Hari ini korban masih masuk kerja, dan pulang kerja juga tidak menunjukkan tanda-tanda aneh atau mengeluhkan sesuatu.Namun,sekitar pukul 11 malam, aku kaget ketika di hubungi kawan, bahwa Suleva meninggal dalam kamar kontrakanya,kemudian aku datang ke RSUD untuk pastikan bahwa kabar itu memang benar," ucap Ira, teman sekantor korban.

Sementara dari keterangan,Abul Rustomi, salahsatu pihak keluarga korban yang datang ke ruang jenazah RSUD Talang Ubi menyebutkan bahwa korban tidak ada riwayat penyakit yang membahayakan.

"Kami tidak pernah dengar keponakan kami (korban, red) sakit atau pernah masuk rumah sakit gara-gara penyakit membahayakan, dan tahu-tahu kami dengar kabar,bahwa keponakan kami meninggal mendadak," ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa setelah usai di visum, jasad korban bakal langsung di bawa keluarganya.

"Rencana selanjutnya, kami akan berunding dengan pihak keluarga, apakah akan dilakukan otopsi atau langsung dikebumikan. Namun, untuk saat ini, kami bakal bawa pulang terlebih dahulu, jasad keponakan kami ini," tukasnya.

Terpisah, dr Siti Hardianti Harahap,dokter jaga di RSUD Talang Ubi mengatakan bahwa dari hasil visum, dari jasad korban tidak ditemukan luka-luka, hanya saja di siku tangan kanan ada bekas luka goresan atau lecet seperti bekas kuku.

"Kami hanya visum luar saja, dan kondisi jasad korban sudah kaku, diperkirakan meninggalnya sudah lebih empat jam. Untuk penyebab kematian pastinya harus dilakukan otopsi," terangnya.(admin)
Share:

LMP, Menyambut Tahun Baru Dengan Cara Berbeda



PRABUMULIH- Kemeriahan menyambut tahun baru identik dengan kembang api dan petasan. Namun tidak demikian dengan Organisasi masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) merayakan pergantian tahun baru dengan diisi tausiah, tahlilan dan diakhiri dengan doa bersama, senin (01/01/2018)

Acara yang digelar di Kantor Markas Cabang Laskar Merah Putih Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) itu juga dihadiri oleh masyarakat setempat yang ikut memeriahkan jalannya acara pergantian tahun baru.

Ustad Reno yang hadir dalam acara pergantian tahun baru itu memberikan tausiah dan berharap Tahun baru 2018 ini organisasi-organisasi yang ada Seperti LMP mampu menjadi penggerak sekaligus pelopor dalam melindungi masyarakat dari ancaman Narkoba, kejahatan dan penyakit masyarakat lainnya agar indonesia jadi lebih baik.

 

Ketua Laskar Merah Putih Kota Prabumulih Sulastri, S. Sos mengatakan LMP akan terus mendukung penuh program Pemerintahan yang ada demi mewujudkan Prabumulih menjadi Kota Prima, dan berharap organisasi yang dipimpinnya bermanfaat bagi masyarakat.



Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Vedria Sukri menambah meriahnya acara pergantian tahun baru, dalam sambutanya menghimbau kepada masyarakat merayakan pergantian tahun baru tidak perlu dirayakan dengan cara yang berlebihan dan mengakibatkan kerugian.

“Masyarakat tidak perlu menggunakan petasan dan pesta miras dimalam pergantian tahun baru, jika kedapatan kami tidak segan untuk menindak” ungkapnya, sambungnya kepolisian akan terus memastikan keamanan masyarakat dari tindakan kriminal menjelang pergantian tahun baru “ tutupnya. (SN01)

Share:

Bobol Rumah Dan Bawa Lari Sepeda Motor, Akhirnya Mulyadi Masuk Sel

PALI--Jajaran Polsek Penukal Abab berhasil meringkus Mulyadi (47) warga Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten PALI, diduga pelaku pembobol rumah korbannya bernama Andra, masih satu alamat dengan tersangka Mulyadi, yang dilakukan tersangka pada Selasa (12/12) lalu saat korban sedang tidak berada dirumahnya.



Korban saat itu kehilangan sepeda motornya dan mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penukal Abab dengan bukti lapor Lp/ B-187/XII/2017/res. m.enim /sek.p.abab, tanggal 19 Desember 2017, tentang  Curat (CURANMOR).



Dikatakan Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS bahwa pada Selasa,12 Desember 2017 sekira pukul 23.00 WIB, ketika korban baru pulang dari hajatan, korban melihat pagar rumahnya sudah dalam keadaan terbuka dan pintu jendela dapur sudah rusak.



"Kemudian setelah di cek kedalam rumah, ternyata sepeda motor korban merk Yamaha Vega R warna hitam Nopol B. 6628 SIF sudah hilang, akibat peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 7.000.000.- dan melaporkan peristiwa tersebut ke kami," ungkap Acep.



Berdasarkan Laporan tersebut, ditambahkan Acep, kemudian dilakukan upaya lidik, dan dari hasil lidik diperoleh informasi bahwa pelakunya adalah Mulyadi.



"Dari informasi masyarakat diperoleh info keberadaan pelaku sering berada di rumah pada saat magrib, kemudian kami lakukan upaya penangkapan terhadap pelaku.Saat penangkapan pelaku tanpa perlawanan dan berhasil diamankan,kemudian dilakukan pengeledahan dirumah pelaku dan diketemukan barang bukti berupa sepeda motor milik korban yang sudah dimodifikasi," terangnya.



Ditambahkan Acep, dari hasil penggeledahan, ditemukan juga dua unit sepeda motor jenis honda beat dan RX King tanpa plat nomor.



"Kemudian pelaku dan BB dibawa dan diamankan ke Mapolsek Penukal Abab.Saat ini pelaku masih kita interogasi guna pengembangan," pungkasnya.(admin)
Share:

Temuan Mayat Bersimbah Darah Gegerkan Warga

PALI--Warga Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar, lantaran pada Jum'at (29/12) sekitar pukul 08:30 WIB warga sekitar menemukan sesosok mayat laki-laki bersimbah darah di sebuah kebun karet diwilayah kelurahan tersebut.

Polisi pun langsung terjun ke TKP untuk mengevakuasi jasad korban dan langsung melakukan olah TKP serta mencari tahu identitas korban serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi.

Dari data yang berhasil didapat media ini dilapangan,korban diketahui bernama Yulis Hartono (34),warga RT 19/RW 04 Kelurahan Talang Ubi. Kematian korban akibat diduga dibunuh dengan luka bekas sabetan senjata tajam di bagian rahang tembus ke leher korban.

"Diduga masalah perebutan lahan,pelaku berinisial I,sudah kita amankan.Dari keterangan tersangka bahwa antara tersangka dan korban sempat bertemu dikebun.Sebelum kejadian,antara korban dan tersangka melakukan perundingan berdua di TKP untuk menentukan batas lahan keduanya,namun karena tidak ada titik temu dan di duga sama-sama bersikeras akhirnya perkelahian terjadi, kemudian tersangka menebas parangnya dan mengenai rahang korban,hingga akhirnya korban tersungkur," ungkap Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman.

Ditemukan barang bukti di TKP berupa satu pucuk senjata api rakitan jenis laras pendek dan senjata tajam.

"Senpi diduga milik korban,karena saat olah TKP, pistol tersebut berada di genggaman tangan korban.Saat ini,korban sudah kita bawa ke RSUD selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga, sementara tersangka kita amankan dan sedang menjalani pemeriksaan.Dugaan sementara,korban dihabisi nyawanya oleh pelaku tunggal," tandasnya.(admin)
Share:

DPO, Julianto Spesialis Curas Di Ringkus Petugas



PRABUMULIH - Petugas Kepolisian Polsek Prabumulih Barat Kembali Menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), Yakni Julianto Pratama (20) warga Jl. Sosial Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumilih Selatan

Pelaku ditangkap labtaran sebelumnya melakukan aksi pencurian sepeda motor Mio Soul milik Anopian (31) warga jend. Sudirman no. 080 rw. 004 Prabumulih barat, tepatnya pada hari sabtu 15 April 2017 diwilayah Jln. Jend Sudirman belakang SD No. 03/04 Kel. Prabumulih barat.

Pelaku yang sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) itu akhirnya berhasil diringkus Tim Khusus Girita Polsek Prabumulih Barat saat sedang santai didepan rumah temanya diwilayah jln. Bukit barisan, Majasari Prabumulih Selatan, Minggu (25/12).

Tertangkapnya julianto merupakan hasil pengembangan pihak kepolisian terhadap rekan pelaku Iwan setiawan (31) warga Jln. Bangau no. 67 rt. 01 rw. 01 kel. Tugu kecil yang kini sedang menjalani hukuman.

Diketahui, kawanan ini terbilang mahir dalam menjalankan aksinya. Dalam waktu kurang dari sepuluh menit keduanya berhasil mencuri sepeda motor yamaha mio soul thn 2010 warna merah BG 2983 T milik Anopian (31), saat sedang diparkirkan korban dirumah temanya Eni Januarti warga jalan jend. Sudirman belakang SD No. 03/04 Kel. Prabumulih barat.

Sebelumnya, jajaran kepolisian berhasil menagkap Iwan setiawan (31) yang kini sedang menjalani hukuman, selanjutnya menyusul Julianto Pratama (20). Saat ini pelaku Julianto masih menjalani tahap penyidikan, akibat ulahnya tersangka akan diganjar pasal yang sama yaitu 363 KUHP.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Affandi, SH membenarkan penangkapan terhadap pelaku Julianto Pratama.

"Saat ini Tersangka diamankan di Mapolsek Prabumulih Barat dan diancam kurungan penjara sesuai ketentuan pasal 363 KUHP" tegasnya (Rel/SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts