Songsong Tahun Politik, PKS PALI Lantik DPRa Talang Ubi

PALI--Menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Juni 2018 dan Pemilu tahun 2019 mendatang,Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melantik 20 Dewan Pengurus Ranting (DPRa) dalam kecamatan Talang Ubi, Sabtu (20/1).

Pada pelantikan tersebut, Bupati PALI sekaligus pembina Partai politik (Parpol) diwilayah Bumi Serepat Serasan hadir menyaksikan prosesi pelantikan 20 DPRa.Selain itu wakil ketua DPW PKS Sumsel, H. M. Thoha S.Ag,anggota DPRD PALI,Edi Eka Puryadi juga berada di tengah-tengah ratusan kader PKS.

Kuyung Rizal,ketua Dewan Pimpinan Daerah (PKS) Kabupaten PALI mengatakan bahwa dengan kegiatan tersebut selain arahan DPW PKS provinsi Sumsel, juga menunjukan bahwa PKS masih berada dan masih kuat serta tetap masih ada di hati masyarakat.

"Kegiatan ini sesuai arahan DPW, dan telah kita laksanakan pelantikan terhadap 20 DPRa di kecamatan Talang Ubi untuk melengkapi 81 DPRa yang ada di Kabupaten PALI. Pada Pemilu Kada dan Pemilu nantinya kita harus siap dan menangkan kompetisi politik ini," tekadnya.

Kuyung Rizal juga menekankan kepada seluruh kader PKS agar terus bergerak membesarkan partai.

"Mari kita bergerak, menangkan Pemilu mendatang. Tunjukan bahwa PKS tetap kuat sampai struktur yang paling bawah. Disini yang dilantik banyak dari kalangan muda, silahkan jangan malu untuk bergerak tetapi jangan lupa dengarkan petuah senior kita sebagai pedoman kita untuk terus maju," pesannya.

Sementara itu, Heri Amalindo mengharapkan kepada seluruh Kader PKS menghadapi tahun politik 2018 dan 2019 mendatang agar tetap menjaga iklim kondusif yang selama ini tercipta di Kabupaten PALI.

"Diketahui bahwa di Sumsel ini ada 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubernur,pada Pilgub tahun ini, semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan, silahkan pilih sesui hati nurani, tetapi jaga persatuan dan kesatuan meski kita berbeda-beda pilihan. Tapi yang terpenting buktikan bahwa PALI adalah daerah yang aman dan nyaman serta iklim kondusif tetap terjaga,demi suksesnya Pilgub dan Pemilu mendatang," harapnya seraya berpesan kepada seluruh DPRa yang dilantik untuk memperbesar partainya, namun tetap harus berpegang teguh pada wadah bhineka tunggal ika.(marsindo/budi)
Share:

Coklit di PALI, KPUD Datangi Rumah Bupati

PALI--Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lalukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data mata pilih Pemilu Kepala Daerah (Pemilu Kada) Gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Selatan yang bakal digelar secara serentak di seluruh indonesia pada Juni 2018 mendatang.

Coklit tersebut merupakan salahsatu tahapan Pemilu Kada yang juga digelar serentak di 171 daerah diseluruh Indonesia,termasuk di Kabupaten PALI. Mengawali kegiatan Coklit,KPUD PALI datangi rumah dinas Bupati PALI Ir. H Heri Amalindo MM serta rumah dinas Wabup Ferdian Andreas Lacony, dan ketua DPRD PALI Drs H. Soemarjono serta rumah dua orang warga yang termasuk kelompok marginal.

Kedatangan KPUD PALI yang dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Sumsel, Aspahani,  ketua KPUD PALI, H. Hasyim didampingi,salahsatu komisionernya, Sentosa juga Ketua Panwaslu Idris SE, serta sejumlah anggota PPDP dan PPL.

"Kegiatan ini serentak dilaksanakan di 171 daerah,dan Coklit ini dilaksanakan sampai tanggal 18 februari 2018.Setelah Coklit dilakukan barulah nanti keluar Daftar Pemilih Sementara (DPS)," ujar H. Hasyim.

Pemilih yang namanya tidak ada dalam daftar pemilih yang telah ada di KPU, menurut ketua KPUD PALI, nantinya akan didata oleh petugas dan akan dimasukkan ke daftar pemilih baru.

"Yang belum terdaftar, akan dimasukkan dalam formulir khusus yang akan dimasukkan dalam daftar pemilih baru yang nantinya datanya akan di-entry.Itulah makanya kami melalui PPDP akan mendata secara langsung dari rumah-kerumah," katanya.

Sementara itu, Bupati PALI berpesan agar penyelenggara Pemilu harus menjunjung tinggi kejujuran."Silahkan bekerja,dan ingat sebagai penyelenggara Pemilu harus menjaga kejujuran. Apabila ditemukan data berbeda, mohon diselesaikan dengan bijak, karena mungkin saja, salah tulis karena data calon pemilih ada ratusan ribu.Dan kami berharap,di kabupaten ini proses Pemilu Kada dan Pemilu bisa berjalan sukses," harapnya. (marsindo)
Share:

Syukuran Rumah Dinas Baru, Kapolres Bagi-bagi Sembako dan Helm Gratis

PALI--Suasan beda terlihat di depan rumah dinas Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir(PALI) dan Muara Enim di belakang Mako Brimob komplek Pertamina Pendopo, Sabtu (20/1),ratusan warga Pendopo berkumpul disana untuk mendapatkan pembagian paket Sembako dan helm dari Kapolres PALI dan Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP didampingi Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM.


Tak hanya itu, sebelum acara pembagian paket Sembako dan helm secara gratis, Kapolres juga mengajak warga untuk mengikuti acara yasinan pada Sabtu malam (19/1) disambung Minggu pagi dengan menggelar kegiatan sepeda santai yang diikuti ratusan peserta dari PALI dan Muara Enim.


"Kegiatan ini dalam rangka syukuran atas ditempatinya rumah dinas baru Kapolres di PALI, rumah dinas ini juga sebagai tempat persinggahan seluruh anggota Polres dalam melaksanakan instruksi Kapolda untuk percepatan pembentukan Polres di PALI," ungkap Kapolres. 


Selain itu juga dikatakan Leo Andi Gunawan, bahwa dengan adanya rumah dinas Polres di PALI membuka kran di wilayah Bumi Serepat Serasan yang tadinya tertutup menjadi terbuka untuk siapa saja yang datang ke PALI dan menunjukan bahwa PALI saat ini, nyaman, tenteram aman dan kondusif.


"Kita tunjukan bahwa PALI nyaman untuk dikunjungi, aman lingkungannya terlebih adanya rumah dinas ini yang akan membuka kran membukanya kepercayaan publik terhadap keamanan serta terpeliharanya iklim kondusif di kabupaten ini.Kita juga telah perintahkan kepada semua jajaran salahsatunya ke Polsek-polsek yang ada di PALI untuk lebih intens lagi dalam melakukan giat dan operasi untuk menciptakan rasa nyaman kepada masyarakat," tukasnya.


Pada kesempatan itu, Kapolres juga menjelaskan bahwa usai kegiatan sepeda santai, ada beberapa paket sembako juga helm yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar dan komunitas ojek di Pendopo.


"Ini bentuk dukungan pak Bupati serta rekanan kita, sebagai kepedulian terhadap sesama.Pembagian helm kepada komunitas ojek adalah dalam rangka penertiban berlalulintas dan mengajak masyarakat agar patuhi aturan berlalulintas, salahsatunya harus memakai helm demi keselamatan si pengendaranya," jelasnya.


Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo mengapresiasi kegiatan Polres PALI dan Muara Enim. "Kegiatan ini tentunya sangat positif, dengan berbaur ke masyarakat, sosialisasi atau ajakan agar masyarakat tertib berlalu lintas pasti akan diterima, apalagi ditambah dengan membagi-bagikan helm.Juga bukti kedekatan Polri dan masyarakat terasa saat masyarakat menerima paket sembako yang diserahkan Kapolres," ucapnya.(marsindo)
Share:

Laknat! Tempat Belajar Diacak-acak dan Ruang Kelas Diberaki

PALI-- Sebuah tempat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Sumberojo Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dimasuki orang tidak dikenal (OTK), diduga bermaksud mengambil barang berharga yang ada di dalam PAUD tersebut.

Kejadian bobolnya PAUD Aliya Kids diketahui pada Jumat pagi(19/1) sekitar pukul 07:00 WIB, ketika salahsatu tenaga pengajar bernama Winda hendak membuka kelas karena sudah banyak anak didik berdatangan ke PAUD tersebut.

Akibat ada maling ke PAUD Aliya Kids, banyak buku-buku belajar anak-anak habis disobek-sobek dan sejumlah alat tulis serta alat gambar raib, bahkan biadabnya, pelaku berak di dalam kelas dengan meninggalkan kotoran manusia berbau busuk yang menyengat.Dan atas kejadian itu, proses belajar mengajar diliburkan karena ruang kelas kotor dan bau. 

"Saat anak didik mau masuk ke kelas, semuanya terkejut mendapati ruang belajar acak-acakan, bahkan mendapati kotoran manusia ditengah ruang belajar," ungkap Ali Mustofa, kepala PAUD Aliya Kids, Jumat (19/1).

Lebih lanjut Ali Mustofa mengatakan bahwa ketika mengetahui ada yang masuk tanpa permisi disekolahnya, dirinya langsung menghubungi pihak Polsek Talang Ubi.

"Satu jam kemudian, anggota Polsek Talang Ubi mendatangi PAUD tersebut untuk melakukan olah TKP. Pelaku masuk dengan cara mencongkel jendela, dan memang tidak ada barang berharga yang hilang karena semua alat elektronik seperti komputer dan laptop semuanya dibawa pulang apabila usai proses belajar mengajar. Tapi yang membuat kami kesal, pelaku buang air besar di dalam kelas, ini merupakan perbuatan penghinaan bagi dunia pendidikan," tukasnya.

Diharapkan Ali Mustofa agar polisi bisa segera mengungkap pelaku yang sudah masuk dan mengacak-acak ruang kelas di PAUD tersebut.

"Semoga pelaku mendapat hidayah, dan polisi juga bisa segera mengungkap kasus ini,agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," harapnya.

Kejadian bobolnya PAUD Aliya Kids kemudian di unggah di media sosial, dan menjadi viral di dunia maya, banyak diantaranya mengecam aksi pelaku tersebut dan mendoakan agar pelaku mendapat adzab dari Tuhan. (marsindo)
Share:

DLH PALI Respon Adera Bersihkan Limbah

PALI--Bocornya pipa minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang telah berlangsung hampir satu bulan di Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengundang perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI, karena lokasi kejadian persis dipinggir jalan lintas PALI-Sekayu Muba.

Dan, rembesan minyak mentah yang keluar dari pipa yang bocor tersebut sempat masuk ke dua buah sumur milik warga sekitar, membuat pihak DLH PALI turun kelapangan pada Kamis (18/1), untuk meninjau secara langsung dampak lingkungan dari bocornya pipa minyak milik perusahaan Migas plat merah itu.

"Kita mendapatkan informasi bahwa ada pipa minyak milik Adera bocor, dan setelah kita turun langsung, memang benar ada rembesan minyak mentah masuk kedalam sumur warga. Tapi, saat ini telah ditangani pihak Adera dan warga pun telah mendapatkan suplai air bersih setiap hari serta pihak adera berkomitmen untuk membuat sumur baru untuk warga yang terkena imbas atas kejadian itu," ungkap Mukhlis Nabil kepala DLH PALI.

Lebih lanjut Mukhlis Nabil mengatakan bahwa pihaknya hanya meninjau dan mendata dampak lingkungan sekitar akibat kejadian tersebut.

"Dari pantauan kita, pihak Adera telah melakukan penanganan yang tepat dan cepat, serta apa yang dikeluhkan warga yang merasa dirugikan sudah dipenuhi. Dan tumpahan minyak serta pipa yang bocor sudah dibersihkan dan sudah ditutup," ucapnya.

Sementara itu, Federick Roma Parulian, Asmen LR Adera mengaku pihaknya akan siap berkomitmen melakukan pembersihan lingkungan.

"Kita sudah berupaya keras melakukan tahapan penanggulangan kejadian bocornya pipa milik Adera, dan kita telah memberikan suplai air bersih kepada warga sekitar yang sumurnya terkena rembesan minyak dan nantinya kita akan buatkan sumur baru agar aktivitas warga tidak terganggu," katanya.(marsindo)
Share:

Tersinggung Ditegur, Pria Ini Memukul Dan Tusuk Perut Yudha

PRABUMULIH – Menegur seseorang merupakan prilaku budi pekerti yang diajarkan untuk menghormati orang yang lebih tua, namun nasib sial yang dialami Yudha Dhonal (19) warga Jalan Gajah Mada Gang Masjid Ar- Rohmah, Rt 01 rw 01 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara, dirinya terpaksa dibawa kerumah sakit lantaran mengalami luka tusuk dibagian perut, selasa (16/1/2018)

Dodi Setiawan (32) warga Jalan Gajah Mada Gang Masjid Ar- Rohmah, Rt 01 rw 01 Kelurahan Pasar II Kecamatan Prabumulih Utara merasa tersinggung ketika korban menegurnya sekitar pukul 20.30 wib dengan nada keras saat tersangka Dodi sedang lewat yang saat itu bertemu berpapasan di jalan.

Pelaku tidak terima lalu memukul kepala korban hingga terjadi perkelahian dan menusuk Tubuhnya dengan menggunakan pisau, melihat korban bersimbah darah Dodi pun kabur melarikan diri

Akibat kejadian itu Yudha terpaksa dilarikan kerumah sakit RS.Pertamina Prabumulih guna mendapatkan perawatan intensif

Kini pelaku berhasil diamankan oleh tim Gurita Polsek Prabumulih Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandi, SH membenarkan kejadian tersebut “Iya benar saat ini pelaku sudah kita amankan guna dilakukan penyeledikan, pelaku kita ancama dengan pasal 351 KUHP” tegasnya (Bio/SN01)
Share:

Niat Jual Tanah untuk Bayar Hutang Ditolak, Pardiman Bacok Istri

PALI-Entah apa yang ada dibenak Pardiman (38) Warga Dusun II Desa Sungai Langan Kecamata. Penukal Kabupaten Pali. Lantaran keinginanya untuk menjual kebun tidak dikabulkan istri. Pelaku tega membacok istrinya sendiri, Suryanti hingga mengalami luka serius.

Kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut terjadi pada hari selasa  16 Januari 2018 sekira pukul 20.00 wib. Pelaku yang berkeinginan menjual kebun, menghampiri istrinya yang tengah berada di dapur.

Namun, niat pelaku tersebut tidak disetujui oleh sang istri, cekcok mulut antara keduanya pun terjadi. Tersulut emosi, pelaku kemudian mengambil sebilah parang yang berada di dapur kemudian membacokkan parang tersebut berulang kali ketubuh korban.

Akibatnya, korban mengalami 2 luka bacokan.  D kepala serta tangan kiri putus. Setelah kejadian itu, pelaku kemudian kabur kedalam hutan. Sementara korban dilarikan kerumah sakit oleh tetangga sekitar.

Keesokkan harinya, Rabu (17/1) korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Penukal Abab. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengejaran.

Akhirnya pelaku berhasil ditangkap pada hari kamis (18/1) sekitar pukul 08.00 wib. Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang gagang kayu sebanjang 30 cm.

Dihadapan petugas kepolisian, pelaku mengaku kesal lantaran niatnya untuk menjual kebun ditentang oleh sang istri.

"Kesal pak. Niat aku itu kan jual kebun untuk bayar hutang. Tapi dio dak setuju," ungkapnya.

Semenatara, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep Yuli Sahara saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus tersebut.

"Pelaku kita kenakan pasal 44 uu no.23 tahun 2004 tentang KDRT," ujarnya. (Admin)
Share:

Bobol Rumah, Tiga dari Lima Pelaku Curat Diringkus

PALI-Unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil meringkus tiga dari lima pelaku tindak kejahatan dengan pemberatan (Curat) di kawasan simpang Pahlawan Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Rabu malam (17/1) sekitar pukul 23.00 wib.

Pelaku yang diamankan yakni Jihan Merisandi (22), Sahrul Nujil (25) dan Vedro Rendika (20). Ketiganya merupakan warga Jalan Pahlawan Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi.

Selain para pelaku, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha V-IXION warna Hitam Merah Tanpa Nopol yang digunakan pelaku untuk mencuri. Selanjutnya pelaku berikut barang buktinya diamankan ke Mapolsek Talang Ubi.

Penangkapan para pelaku sendiri menindaklanjuti laporan korban yang tertuang dalam LP / B / 263 / VIII / 2016 / SUMSEL / RES M ENIM / SEK TL UBI, tanggal 30 Agustus 2016 dengan pelapor I Nyoman Satrya Sanjaya (30) Warga Jalan Merdeka Golf Permai Rt.002 Rw.001 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Dalam laporan tersebut korban I Nyoman mengatakan jika aksi pencurian tersebut terjadi pada hari selasa (30/8/2016) sekitar pukul 02.30 wib dini hari saat rumah dalam keadaan kosong.

Keesokkan harinya korban mendapat kabar dari tetangganya Elna bahwa pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka.

Tak lama kemudian, korban langsung pulang dan mengecek barang-barang yang ada didalam rumah. Ternyata, satu unit sepeda motor Honda Vario BG 2445 FN,1buah buku BPKB Sepeda Motor,2 buah kartu ATM Bank MANDIRI,1 buah kartu ATM Bank SUMSEL,1unit Handphone merk ADVAN dan 2 slop rokok merk Dunhil sudah hilang. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Talang Ubi.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan. Setelah mengetahui identitas  para pelaku perampokkan, tim Elang Polsek Talang Ubi yang dipimpin langsung kanit Reskrim, Ipda Nasron Junaidi pada hari Rabu (17/1) sekitar pukul 20.00 wib kemudian melakukan penggerebekkan dikawasan Jalan Pahlawan dan berhasil mengamankan Jihan, Nujil dan Vedro.

Ketiganya kemudian digelandang ke Mapolsek Talang Ubi.

Sementara, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kabag Humas, AKP Arsyad saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tiga dari lima pelaku curat tersebut.

"Benar sekali. Kita berhasil meringkus Jihan, Nujil dan Vedro. Saat ini kita terus mengejar dua pelaku lainnya yakni RK dan JD yang masih buron," terangnya. (Admin)
Share:

PT.GHEMMI Cuek, Warga Ancam Matikan Jalan Akses

PRABUMULIH – Masalah permohonan pengerasan jalan Pal 6 simpang 3 sumur GNK-55 menuju PT.GHEMMI Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim akhir pekan lalu Berbuntut panjang, rabu (17/1/2018), perwakilan Masyarakat Kelurahan Gunung Kemala LKM-GK telah mengajukan Proposal permohonan pengerasan jalan setelah sebelumnya memblokir jalan akses ke PT.GHEMMI,sabtu (6/1/2018) lalu.

“Surat peringatan kedua beserta surat aksi demo akan segera kita layangkan” ungkap solmidin selaku kordinator lapangan

Dari pernyataannya surat pertama sudah seminggu lebih diberikan namun hingga kini tidak ada jawaban yang memuaskan, pihak perusahaan terkesan selalu mengulur waktu

“kito di iming-imingi proyek besak supaya kito idak blokir jalan, klo berani beri proyek besak sekalian proyek bangun jalan bae enjok ke kami” ungkap warga yang kesal.

Sekitar 16 tokoh masyarakat Kelurahan Gunung Kemala termasuk seluruh anggota RT dan RW menandatangani aksi penutupan jalan yang akan segera diberitahukan kepada pihak kepolisian dan yang berkepentingan jika pihak perusahaan tidak menanggapi.

“Kito blokir jalan menuju PT.GHEMMI 10 hari selama 24 jam, jangan sampai mereka begawe kalu dak galak bangun jalan kami” ungkap Romli ketua RT.02

Aksi yang direncakan berkerjasama dengan masyarakat Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim itu diperkirakan menyumbang massa sekitar 100 orang lebih untuk menutup jalan tersebut. (SN01)
Share:

Ngaku Anaknya, Pria Ini Ditipu Lewat Telepon Selular



PRABUMULIH– Penipuan melalui telepon selular saat ini mulai marak, hanya bermodalkan HP dan berpura-pura menjadi anak korban, kerabat bahkan kejadian kecelakaan membuat sebagian orang percaya bahwa yang menelpon itu benar- benar terjadi.

Wasimin (50) Warga Lampung yang tinggal di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat tertunduk lesu ketika sadar bahwa dirinya telah ditipu melalui telepon

Penipu yang mengaku Anak korban meminta agar Wasimin mentransfer uang karena ia mengaku perlu uang untuk berobat, namun ia berkilah bahwa dirinya tak memiliki ATM untuk mentransfer uang.

Eko nama samaran yang mengaku Anak korban meminta agar mentransfer pulsa saja sebesar 500 ribu, tanpa rasa ragu korban mentransferkan pulsa sebesar yang diminta ke nomor 0812 8770 3662.

Tak berselang lama, pelaku kembali meminta korbannya untuk mengisi pulsa kenomor yang berbeda 0852 6142 3583

Davis Pelayan Outlet pulsa T.Jaya Cell yang berada di Gunung Kemala merasa curiga dengan Wasimin yang mengisi pulsa hingga 500 ribu dengan nomor yang berbeda dan menegurnya

“Pak siapo yang bapak telpon? Hati-hati pak sekarang banyak penipuan kemaren jugo ado yang isi pulsa sampai 1 juta”ungkapnya

Pelayan konter T.Jaya Cell berusaha menyadarkan dan meyakinkan korban bahwa sudah ditipu dengan menelpon dan sms balik penipu

 

Namun Korban yang merasa itu anaknya tak memperdulikan peringatan dari pelayan konter.



 

 

 

 

 

 
Wasimin tertunduk lesu usai mengetahui bahwa dirinya telah mentransfer pulsa ratusan ribu kepada orang tak dikenalnya

Setelah berselang sekitar 30 menit Wasimin merasa bingung dan menelpon anaknya yang berada dilampung dan mengaku tak pernah meminta pulsa kepada bapaknya, saat itu juga pria yang bekerja sebagai petani dan mengaku dirinya Dukun itu tertunduk lesu dan mengaku sudah mentransfer pulsa sebanyak 850 ribu untuk orang tak dikenal

“Aku sudah isikan pulsa 850rb, itu bae udah keliling 4 konter untuk kirim ke dua nomor itu” ungkapnya kesal. “Awas bae ntar malam tak ku kerjain “ tambahnya yang berlogat jawa itu

Modus yang berpura-pura sebagai korban kecelakaan, dan lainnya ini sudah lama terjadi namun bagi orang yang awan akan percaya pada kejadian yang tidak benar adanya dan ini lah yang ditakutkan pemerintah seringnya terjadi penipuan lewat telepon selular, kita wajib mendaftarkan kartu agar mudah dideteksi daftar kepemilikan kartu SIM telpon selularnya (SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts