Program KAT Bakal Tembus Wilayah Terpencil

PALI--Kementrian sosial akan melakukan Pemberdayaan masyarakat terpencil yang belum tersentuh pembangunan melalui program  KAT (Komunitas Adat Terpencil ) oleh Kementerian Sosial dengan Dinas sosial Kabupaten PALI dengan program KAT ini di harapkan masyarakat terasing dan terpencil di PALI dapat tersentuh pembangunan , demikian yang di sampaikan Harapan Lumban Gaol direktur pemberdayaan masyarakat terpencil Kementrian sosial dalam Sosialisasi KAT di aula kantor Bupati PALI KM 10 , Selasa (27/3).

 

Masih menurut Harapan Lumban Gaol untuk tahap pertama pihaknya bersama Dinsos PALI akan mendata masyarakat terpencil dan terisolasi yang ada di PALI untuk di masukan dalam progam KAT dan program KAT ini akan melibatkan akademisi maupun pihak universitas untuk menentukan  masyarakat mana yang termasuk dalam program KAT.

Diungkapkan Harapan Lumban Gaol kesenjangan dimaksud salah satunya dialami oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) atau yang sebelumnya dikenal sebagai Suku Terasing dan Masyarakat Terasing. Permasalahan yang dialami warga KAT melekat dan identik dengan kriteria atau karakteristik KAT, bersifat kompleks dan multidimensional sehingga perlu upaya pemberdayaan secara komprehensif, holistik, terintegral, dan melembaga (berkesinambungan) baik oleh pemerintah, dunia usaha dan komponen masyarakat sipil.

 

Sementara itu kepala dinas sosial Kabupaten PALI Irawan Sulaiman usai acara tersebut mengungkapkan saat ini masih terditeksi keberadaan masyarakat terpencil di Kabupaten PALI seperti Talang Sibetung yang ada di Penukal yang saat ini terdata di Dinsos PALI  lebih kurang 30 kepala keluarga dan tidak tertutup kemungkinan masyarakat suku terasing lainya seperti ada laporan tentang keberadaan suku anak dalam di kawasan Semangus

 

"Semuanya nanti akan kita upayakan untuk di berdayakan agar dapat menimati pembangunan yang digalakan pemerintah Kabupaten PALI sebagaimana arahan Bupati Heri amalindo agar semua masyarakat di PALI dapat menikmati pembangunan ini." ucap Irawan.

 

Upaya pertama nantinya dikatakan  kepala Dinsos akan bekerja sama dengan dinsos Provinsi Sumatera Selatan dan pihak universitas akan menetukan karakteristik masyarakat yang menjadi sasaran program KAT  kementrian sosial setelah  itu pemebrdayaan yang di maksud bisa penyediaan pemukiman dan kebutuhan hidup lainya  yang telah di  siapkan Kemsos RI dalam program KAT tersebut. (msd)
Share:

DPRD PALI Gelar Paripurna Bahas LKPJ Bupati

PALI-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar rapat paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun anggaran 2017,Selasa (27/3).

Rapat paripurna tersebut dihadiri 14 anggota dewan dari 25 anggota yang ada dan dipimpin langsung ketua DPRD PALI Drs H. Soemarjono.

Agenda paripurna tersebut adalah pengesahan jadwal rapat paripurna LKPJ Bupati PALI serta penyampaian nota LKPJ oleh Bupati PALI.

Bupati PALI, Ir H Heri Amalindo MM menerangkan laporannya dihadapan forum bahwa LKPJ disusun berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) tahun 2016-2021, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD),kebijakan umum APBD, prioritas plafon anggaran dan Perda nomor 5 tahun 2017 tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah PALI tahun anggaran 2017.

"Sesuai RPJMD bahwa visi PALI Serasi Nia,untuk mewujudkan itu kami mempunyai misi yang diemban yakni memperkuat sarana dan prasarana ekonomi rakyat berbasis sumber daya dan kearifan lokal yang mandiri," terang Bupati.

Selain itu mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan dan pelayanan industri hilir dikatakan Bupati merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam melaksanakan misi dalam mewujudkan visi PALI Serasi Nia.

Disamping itu ada juga meningkatkan pemerataan pembangunan berkesinambungan,mewujudkan tata pemerintahan yang jujur dan bersih, serta profesional juga demokratis. Serta membangun sumber daya insani yang berkualitas.

"Pada prinsipnya ada peningkatan ekonomi masyarakat di kabupaten PALI tahun 2017, namun masih masih tinggi angka kemiskinan. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk tahun-tahun kedepan agar visi PALI Serasi Nia bisa segera terwujud," ucap Bupati.

Rapat diskor sampai tanggal 9 april untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi dewan,setelah itu Bupati menyerahkan nota LKPJ ke pimpinan Dewan. (SN/Adv)
Share:

KPU PALI Bakal Digugat Kader PPP

foto::net

PALI-- Lantaran telah mengeluarkan rekomendasi atas nama Suyitno sebagai calon kuat menggantikan Aka Cholik Darlin dari kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI sebagai tindak lanjut telah diajukannya Pergantian Antar Waktu (PAW) oleh pimpinan DPRD PALI terhadap Aka Cholik, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI diprotes keras oleh Syamsiar ST, salahsatu kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Karena menurut Syamsiar bahwa KPUD PALI telah keliru mengeluarkan rekomendasi atas nama Suyitno, sebab sesuai peraturan bahwa apabila ada anggota dewan diberhentikan, maka yang berhak menggantikan adalah calon legislatif yang memperoleh suara terbanyak dibawah anggota dewan yang diberhentikan.

Bukti protes telah dilayangkan Syamsiar ke KPUD PALI sejak tanggal 19 Maret 2018,dan apabila surat sangahan dari Syamsiar tidak diindahkan, maka dirinya mengancam akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum atau melaporkannya ke Dewan Kehormatan Pengawas Pemilihan Umum.

"Keputusan itu merupakan Inkonstitusional, karena tidak berdasar. Sebab yang berhak menggantikan Aka Cholik adalah saya yang memperoleh suara sebanyak 1.039 suara, sedangkan Suyitno hanya memperoleh 573 suara," ungkap Syamsiar, kepada media ini, Senin (26/3).

Sebenarnya  diakui Syamsiar bahwa di bawah Aka Cholik adalah Jon Nedi yang memperoleh suara sebanyak 1.297 suara, tetapi karena Jon Nedi talah mengundurkan diri dari calon legislatif periode 2014-2019,maka selanjutnya yang berhak menggantikan adalah Syamsiar.

"Sampai detik ini saya masih kader PPP dengan nomor KTA 12.09.03.10.0000006,dan saya tidak pernah mengundurkan diri sebagai calon legislatif tahun 2014-2019,serta tidak pernah ada keputusan pengadilan atau instansi yang berwenang yang menggugurkan saya dari pencalonan legislatif periode 2014-2019," tukasnya.

Terkait ada tuduhan bahwa dirinya ikut pada PPP Djan Faridz, Syamsiar membantah bahwa dirinya ikut PPP yang diakui pemerintah.

"Saya tidak pernah ikut-ikutan berkonflik, saya ikut yang diakui pemerintah,yakni pimpinan Romahurmuziy," tandasnya.

Sementara itu H.Hasyim ketua KPUD PALI membenarkan adanya surat dari Syamsiar, tetapi surat tersebut bukan merupakan gugatan melainkan menanyakan.

Ketua KPUD PALI membantah bahwa yang mengeluarkan nama PAW adalah dari partai bersangkutan, KPU hanya mengeluarkan rekomendasi setelah beberapa kali berkonsultasi dengan pimpinan Parpol di DPP.

"Jadi kalau mau klasifikasi, seharusnya menanyakan ke internal PPP. Kami mengeluarkan rekomendasi sesuai fakta dan kami tidak hanya menerima SK pemberhentian saudara Syamsiar tetapi kami bawa juga ke DPP menanyakan SK tersebut," kata H.Hasyim.

Nantinya ditambahkan H.Hasyim bahwa apakah surat dari Syamsiar akan dijawab atau tidak masih menunggu hasil rapat komisioner.

"Kami hanya meneruskan permintaan dari DPRD dan Parpol bersangkutan serta berdasarkan fakta-fakta legal di KPU. Jadi bukan kami yang menentukan nama-nama PAW," terang H. Hasyim.(red)
Share:

Pencuri Besi Rel KA diringkus polisi

PRABUMULIH – Lagi berkat aduan masyarakat Dua pemuda kembali diringkus petugas lantaran melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat), yakni Dian Saputra (22) warga jalan Jend.Sudirman Rt.02 Rw.02 Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Barat dan Septian Ali Pratama (26) warga Jalan Kenari Rt.01 Rw.04 Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih beserta rekannya RE yang saat ini masih buron, senin (26/3/18)

Ketiga pelaku melakukan pencurian Rel Kereta Api milik PT.KAI di Rel Kereta Api KM 326 antara station Prabumulih dan Penimur daerah Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, sepanjang enam meter besi berhasil mereka potong

Para pelaku melakukan aksinya dimalam hari ketika sebagian masyarakat sudah mulai pulas, sekitar pukul 24.00 wib ketiga pelaku melakukan pencurian

Guna melancarkan aksinya para pelaku membagi tugas, Dian Saputra yang saat itu bertugas menyiram besi rel kereta api agar proses pemotongan besi yang dilakukan Septian dan RE sebagai pemotong besi agar menjadi muda digergaji

Berkat kesigapan petugas Team Opsnal Polsek Prabumulih Barat dan team Tantura Polres Prabumulih yang mendapatkan laporan warga bahwa telah terjadi pencurian besi rel kereta api

Dari laporan yang tertulis No. Pol LP / B / 11 / III / Pbm Brt .tgl 26-03-2018 petugas terjun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil menangkap kedua pelaku

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut
“Ya benar kedua pelaku beserta barang bukti berupa geraji dan besi rel kereta api sudah diamankan di Polsek Prabumulih Barat guna penyelidikan lebih lanjut” tegasnya (bio/sn01)
Share:

Secara Mengejutkan, Pelari PALI Masuk 7 Besar

PALI--Pelari asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) secara mengejutkan telah suskes masuk tujuh besar yang menyentuh garis finish pada event Bengkulu Run yang digelar pemerintah Kota Bengkulu dalam memperingati hari jadi ke-299 daerah tersebut.

 

Ini menjadi kado istimewa bagi kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan yang saat ini belum genap berusia lima tahun tersebut.Karena pesaing-pesaingnya bukan lawan mudah, sebab banyak diantaranya adalah atlet atau pelari senior kelas regional bahkan sudah menancapkan namanya sebagai atlet atletik nasional.

 

Niken Ardia dan Rama Rodiansyah yang merupakan siswa SMA YKPP Pendopo kelas 12 salahsatu pelari PALI mengatakan suatu kebanggaan tersendiri bagi keduanya yang mampu bersaing ketat dengan pelari senior dan Nasional sehingga dia mampu menyentuh garis  finish di posisi tujuh besar.

 

"Alhamdulillah meskipun kami atlet junior masih tergolong pelajar diikutsertakan di kelas dewasa yang jam terbangnya tentu jauh lebih berpengalaman dari pada kami, namun kami mampu bersaing sehingga kami finish di urutan ke 7 Nasional, tentu ini jadi modal penting bagi kami untuk terus berlatih mengasah kemampuan ketika mengikuti event-event selanjutnya," Ujar kedua pelajar SMA YKPP tersebut

Sementara itu Suharja pelatih atletik Kabupaten PALI mengatakan cukup bangga apa yang telah ditorehkan oleh anak asuhnya meskipun finish di urutan 7 besar Nasional, namun itu menjadi prestasi luar biasa.

"Ini merupakan capaian yang luar biasa bagi anak asuh kami sehingga mampu finish di urutan ke 7 besar," ucapnya bangga seraya menambahkan bahwa  kemajuan atletik Kabupaten PALI, tidak terlepas dari dukungan dari Ketua Umum Koni Kabupaten PALI, Ir H Heri Amalindo MM, dan Ketua Harian KONI Hendrik Halim, yang telah mendukung dan memberikan motivasi kepada para atlet juga timnya.(marsindo)
Share:

Seknas JOKOWI Dikukuhkan

PALI--Sekretariat Nasional Jaringan Organisasi Komunitas Warga Indonesia (Seknas JOKOWI) di lima Kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan termasuk di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikukuhkan, Senin (26/3) di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

 

Seknas JOKOWI merupakan organisasi relawan yang berperan besar memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2014 lalu. Dan kali ini berbarengan dengan pengukuhan organisasi itu, Seknas Jokowi berinisiatif mendeklarasikan gerakan Jokowi 2 Periode.

“Merupakan kehormatan besar bagi Seknas JOKOWI PALI menjadi tuan rumah deklarasi perdana gerakan Jokowi 2 Periode. Seluruh jajaran pengurus dan simpatisan organisasi ini  siap memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang,” ujar Aprizal Muslim Ketua Seknas JOKOWI  sesaat setelah dilantik.

Acara deklarasi dan pengukuhan ini juga dihadiri Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Dewan Pimpinan Nasional Seknas Jokowi Muhammad Yamin, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota yang akan dilantik, seperti kabupaten Muara Enin, Lahat, Empat Lawang, dan Kota Pagaralam

Ditempat yang sama, ketua DPN Seknas JOKOWI, Muhammad Yamin, menjelaskan bahwa pihaknya yakin untuk memenangkan dalam pengusungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden pada priode yang akan datang.

"2019 mendatang, kita yakin, Pak Jokowi akan menjadi presiden kita lagi. Seperti yang kita rasakan saat ini, pembangunan yang merata hingga kepelosok-pelosok desa, membuktikan bahwa keseriusan beliau dalam membangun bangsa dan negera ini." jelasnya

Selain itu, Yamin juga menerangkan bahwa, Seknas JOKOWI  ini merupakan bentuk perhatian Presiden Jokowi kepada relawan-relawannya terdahulu untuk tetap bersatu.

"Organisasi ini berisikan relawan pendukung (Presiden) Jokowi, ini merupakan restu beliau untuk tetap bersatu dan bergerak sebagai kaki dan tangan dalam pembangunan di daerah-daerah. Di Sumsel Sendiri hampir seluruh daerah telah dilakukan pelantikan sisanya kita tinggal menunggu tanggal pelantikannya," pungkasnya.(marsindo)
Share:

Jambret HP Warga Prabumulih, Bocah Asal Gunung Raja Diringkus Polisi

PRABUMULIH – Pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) yang mencuri Telepon Selular (HP) milik Faiza (25) warga Jalan Bangau Gang Bakung. No. 50 Rt 05 Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih beberapa waktu lalu akhirnya ditangkap oleh tim Gurita Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih yang di Back Up oleh Tim Gurita Polsek Prabumulih Barat, sabtu (24/3/18) sekitar pukul 23.00 wib

Pelaku Ferli (18) warga Dusun tiga Desa Gunung Raja Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim diamankan petugas bersama rekannya Ega Padipa (17) Warga Dusun Empat Desa Banuayu Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim

Kedua pelaku ditangkap berawal saat Ferli berboncengan dengan rekannya Ega sekitar pukul 22.00 wib mengambil HP milik korban yang berada di bagasi depan (box .red)

Saat korban hendak melintasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba-tiba kedua pelaku mencurinya dengan cara mengambilnya di box motor kemudian melarikan diri ke arah Muara Enim

Petugas saat itu sedang melakukan patroli mendapatkan info dari masyarakat telah terjadi pencurian HP, Mendengar pengaduan masyarakat Tim Gurita langsung bergerak cepat dengan menghubungi Timsus Gurita Polsek Prabumulih Barat saat pelaku hendak melintasi wilayah hukum Polsek Prabumulih Barat

Tak lama kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh petugas, saat introgasi pelaku mengaku sudah empat kali melakukan pencurian diwilayah hukum Prabumulih

Saat ini Pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Prabumulih Timur guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut (bio/sn01)
Share:

Ajak Masyarakat, KKN UIN Raden Fatah Palembang Gelar Perlombaan.

PRABUMULIH – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN 68) kelompok 72 di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih menggelar beberapa kegiatan di Gedung Serbaguna, minggu (25/3/18)

Kegiatan yang digelar seperti lombah Fashion Show Muslim, Adzan dan Hafalan surat pendek yang didominasi anak-anak itu telah diikuti oleh ratusan peserta di berbagai kegiatan

Ketua Umum KKN UIN Raden Fatah Palembang, Deni Kurnia mengatakan kegiatan yang mereka gelar bertujuan untuk melihat potensi yang dimiliki oleh anak-anak yang ada di Kelurahan Gunung Kemala sehingga nanti dapat dikembangkan sesuai bakat yang di miliki

Para peserta lomba Fashion Show Muslim sangat antusias mengikuti jalannya acara, terlihat dari kegembiraan mereka yang berlenggak-lenggok di pentas Catwalk layaknya modeling yang memperagakan gerakan di depan para penonton

Kelucuan juga terlihat saat acara berlangsung, salah satu peserta malu dan tidak mau tampil didepan teman-temannya.

Tak hanya itu para peserta juga ada yang berlari karena malu dan gugup, Namun itu semua adalah bagian dari hiburan yang diperlihatkan anak – anak

Ketua Pelaksana Kegiatan Dita Agustiani saat diwawancarai wartawan ini mengatakan lebih dari 7 cabang perlombaan yang mereka gelar termasuk lomba Senam Lansia yang diikuti sekitar 60 peserta lansia

“selama seminggu ini kita terus mengadakan perlombaan, dan acara puncak dan pembagian hadiahnya kita pusatkan di Gedung serbaguna sekaligus salam perpisahan dengan KKN” ungkapnya (sn01).
Share:

Tekan Kriminalitas, Polres Prabumulih Gelar Razia

PRABUMULIH – Demi menekan angka kriminalitas dan tindak pidana 3C yang dianggap membahayakan keselamatan masyarakat umum, tim gabungan Polres Prabumulih dan Babinsa (TNI) melakukan patroli rutin, jum’at (23/3/18)

Tim yang dipimpin Kasat Shabara AKP Toni Arman, SH, Kasat Binmas AKP Dedi Rahmat Hidayat S.H dan Kanit Patroli Ipda Sardinata, S.H menyusuri sejumlah lokasi dengan rute Jalan Jenderal Sudirman dan Pasar Kota Prabumulih

Kegiatan patroli rutin yang digelar seusai sholat jum’at itu menargetkan tempat-tempat yang lembab dengan kegiatan melanggar hukum

Tanpa pandang bulu tim gabungan Polres Prabumulih dan Babinsa menggelar patroli dan razia di tempat usaha guna meminimalisir angka kejahatan di Prabumulih

Kapolres Prabumulih Andes Purwanti, SE.MM melalui Kasat Shabara AKP Toni Arman, SH dirinya bersama tim akan terus melakukan kegiatan patroli dibeberapa wilayah yang ada di Kota Prabumulih

“Kita akan terus patroli untuk memberikan keamanan masyarakat, saat ini wilayah Prabumulih sudah beberapa kali ada kejadian Toko yang dibobol maling” ungkapnya (sn01)
Share:

Dinilai Cemari 6 Sungai, Puluhan Warga Stop Operasional PT Titan

PALI--Puluhan warga menghentikan operasional angkutan barubara milik PT Titan Group di lokasi Stop field atau penampungan batubara milik perusahaan itu yang terletak di Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),karena dinilai warga setempat telah mencemari beberapa sungai yang ada di sekitar stop field berada.

Sebab, dari tumpukan batubara yang berada disana, mengakibatkan warna air di beberapa sungai berubah menjadi hitam pekat dan warga tidak lagi bisa menggunakan air di sungai-sungai tersebut.

Dari keterangan Abdullah, warga setempat bahwa akibat pencemaran itu, warga sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan, namun pihak perusahaan selalu berkelit.

"Ada enam sungai yang tercemar, yakni Sungai Mampat, Sungai Jernih, Sungai Merbau, Sungai Ampian, Sungai Anak Pulau dan Sungai Bedare. Karena air sungai tersebut tadinya jernih sekarang hitam pekat," ucap Abdullah, Jumat (23/3).

Akibat pencemaran itu, dikatakan Abdullah ada beberapa kolam ikan warga yang isinya mati, serta sungai yang biasanya dilelang dan hasilnya masuk ke kas desa, tidak lagi menghasilkan ikan.

"Sebenarnya pihak perusahaan hari ini (Jumat,red) berjanji mengadakan pertemuan kembali,namun tidak menghasilkan keputusan karena hanya mengirim dua orang perwakilan. Untuk itu kami stop aktivitas PT Titan sampai ada kesepakatan untuk memberikan kompensasi kerugian warga," tandas Abdullah.

Sementara itu, Plt Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, Yuhairuddin, melalui Kabid LH, Bakrin bahwa pihaknya akan segera meninjau lokasi untuk memastikan sejauh mana pencemaran yang disebabkan adanya stop field milik PT Titan.

Dan diakui Bakrin bahwa kejadian itu bukan kali pertama terjadi, namun telah terjadi sebelumnya. Pernah ada kesepakatan pada perjanjian sebelumnya bahwa pihak perusahaan akan menghentikan sementara operasional stop field, dan apabila akan beroperasi kembali harus ada ijin dari pemerintah kabupaten PALI.

Tetapi, kembali timbul permasalahan serupa akibat stop field beroperasi,dipastikan Bakrin bahwa Stop field tidak berijin karena selama ini pihanya tidak pernah mengeluarkan ijin beroperasi kembali penampungan batubara tersebut.

"Tidak ada ijin itu, dan pastinya kami akan ke lokasi. Kami juga sangat kesulitan menghubungi pihak perusahaan itu," tukas Bakrin.

 

Terpisah, Humas PT Titan Group Yayan Suhendri mengatakan, terkait dengan ijin atau ada kesepakatan pada perjanjian sebelumnya bahwa pihak perusahaan dan Pemkab melalui dinas terkait tidak ada perjanjian. Namun dirinya mengaku sebelum operasi stop field tersebut, ditijau terlebih dahulu  oleh dinas terkait, perusahaan juga sudah menyiapkan ijinnya.

"Ijin lokasi maupun ijin lainya, sudah kita siapkan," ujarnya.

Terkait masalah ganti rugi yang di kalim oleh warga masalah pencemaran jelas Yayan, diakuinya memang  ada sedikit permasalahan, namun pihak perusahaan siap akan memberikan ganti rugi, namun kembali lagi dilihat besar atau kecilnya dampak pencemaran itu.

"Kita sudah cek lokasi dan perusahaan siap ganti rugi, tapi harapan kami nilai ganti rugi disesuaikan yang wajar. Jangan sampai nantinya permintaan masyarakat tak sebanding dengan masalah yang ada," harapnya seraya mengatakan pihaknya berharap masyarakat dan pemeritah sama-sama memberikan solusi dan jalan keluar sehingga tidak ada pihak yang di rugikan.(red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts