Rasain, Betis Kedua Pelaku Maling Mobil Ini Kena Pelor

PALI-- Dua orang anggota komplotan pencurian dengan pemberatan atau Curat terpaksa mendapat hadiah timah panas dari jajaran unit Reskrim Polsek Tanah Abang lantaran berusaha melawan petugas saat hendak ditangkap pada Selasa dini hari (3/4) sekitar pukul 03:00 WIB.

Ke-dua tersangka ini ditangkap berdasarkan laporan korbannya dengan dasar LP.B / 17 / III /2018 / Sumsel/ Res ME / Sek T.Abang. tanggal 05 Maret 2018 karena tersangka telah mencuri sebuah mobil bak terbuka yang terparkir di halaman rumah korban di wilayah Desa Raja Kecamatan Tanah Abang pada Minggu (25/2) lalu.

Tersangka yang dimaksud adalah Budi Candra (32) dan Riyan (24) keduanya  warga Desa Mangku Negara Kecamatan  Penukal.Sementara dua pelaku lain AL dan BR masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buronan polisi.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP After Juwono melakui Kapolsek Tanah Abang AKP Sofyan Ardeni bahwa berdasarkan hasil penyelidikan unit Reskrim dan unit Intelkam Polsek Tanah Abang diketahui pelakunya adalah tersangka yang ditangkap saat ini dibantu dua temannya yang saat ini jadi buronan.
Ketika beraksi, ke empat pelaku menggunakan tiga unit sepeda motor, kemudian mencuri sebuah mobil yang terparkir dipinggir jalan tak jauh dari rumah korban. Pada saat melalukan aksinya, keempat tersangka sempat kepergok korban dan sempat dikejar, tetapi karena mobil yang sudah berjalan dan dibawa lari tersangka sudah jauh dari jangkauan, maka korban harus merelakan mobil kesayangannya raib dibawa para tersangka itu.

Saat ditangkap kedua tersangka itu  sedang berada di rumah kakak ponakan dari tersangka Riyan di Desa Gunung Menang. Namun saat dilakukan penangkapan kedua pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri dari petugas dengan cara hampir menabrak dengan sepeda motornya.

"Beruntung petugas kita berhasil menendang sepada motor tersangka dan tersangka pun jatuh. Tetapi meski sudah terjatuh, namun kedua tersangka tersebut masih mencoba melarikan diri,kemudian anggota kita lakukan tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka," ungkap Sofyan.

Dari pengakuan tersangka diketahui bahwa tersangka Riyan dalam beberapa bulan terakhir telah melakukan tindak pidana Curat sebanyak tiga kali.

"Di wilayah hukum Tanah Abang sebanyak satu kali dan di Jambi dua kali. Saat ini perkara tersebut ditangani Reskrim Polsek Tanah Abang dan kedua pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP," tandas Sofyan.(marsindo)
Share:

Petani Karet ini Nyaris Terwas Diterkam Beruang

PRABUMULIH - Seorang petani penyadapat karet di kawasan KM 10 Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih nyaris tewas diterkam seekor beruang besar

Inalwi (41) Warga RT 2 RW 2 Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih mengalami luka serius dibagian kaki kanannya akibat digigit seekor beruang berwarna hitam dengan moncong berwarna putih, beruang yang diperkirakan berbobot 70 kg itu mengejar dirinya saat sedang menyadap karet

Kejadian tersebut bermula saat dirinya sedang menyadap karet dikebun miliknya di daerah Desa Karangan sekitar jam 09.00 wib pagi, senin (2/4/18)

Sebelumnya Inalwi sudah mengetahui bahwa didaerah tersebut terdengar suara beruang mengaum, namun dirinya memberanikan diri untuk menyadap karet karena karet satu-satunya mata pencariannya

“Aku tepakso nyadap karet disano pak karno disano tempat kami cari makan, tapi aku tetap memberanikan diri” tuturnya

Saat dibincangi wartawan sininews.com setelah menjalani operasi dirinya menceritankan detik-detik beruang menerkam kaki kanannya

“Saat aku nyadap karet beruang itu sudah didepan aku pak, aku langsung lari sekuat tenago sampai aku naek pohon karet” katanya

Beruang yang kelaparan itu mengejar Inalwi sampai ke pohon karet dan menarik kakinya lalau menggigit kaki sebelah kanan inalwi, saat itulah inalwi terjatuh bersamaan beruang diketinggian sekitar 5 meter

Saat terjatuh beruang pun pergi berlari meninggalkan Inalwi yang sudah lemas dan banyak mengeluarkan darah

“aku jatuh terpeleset karena sepatu boot yang ku pakai licin pak, sampai jatuh bersamaan dengan beruang itu pak” sambungnya

Inalwi pun menjerit dan meminta tolong ketika beruang besar itu meninggalkannya, tak lama ada seorang petani yang bersebelahan dengan kebonnya mendengar jeritan orang minta tolong

“aku dengar ado wong minta tolong, langsung aku dekati dan melihat Inalwi sudah bersimbah darah dan langsung aku bonceng pakai motor menuju rumah sakit” tutur Rupi

Hingga berita ini diturunkan korban dirawat di rumah sakit AR.Bunda Prabumulih untuk dirawat secara intensif (SN01).
Share:

Tronton Tersangkut Kabel Listrik, Sopir Nyaris Dihajar Massa

PRABUMULIH – Heboh ratusan masyarakat Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat berhamburan keluar rumah, pasalnya sebuah mobil alat berat Hino Tronton dengan nomor polisi BG 8829 D yang mengangkut Hexavator PC 200 merk Komatsu yang melintas dari Payuputat tersangkut kabel rumah warga sekitar pukul 23.29 wib, minggu (31/3/18)

Diketahui tronton yang bermuatan sekitar 22 ton itu milik PT.Lematang yang beroperasi di Payuputat tersangkut kabel listrik rumah warga

Diduga mobil tronton dengan ketinggian sekitar 3 meter lebih yang mengangkut alat berat itu tidak memenuhi standar keselamatan kerja terlihat dari tidak dipasangnya Labrang atau alat pembatas kabel listrik sehingga tersangkut dan memutuskan kabel listrik rumah warga

Akibat kejadian tersebut lampu tiga rumah warga mengalami kerusakan instalasi listrik dan mengeluarkan percikan api

Massa yang kesal dengan kejadian tersebut sempat ingin menghajar sopir beserta kernet yang diduga lalai, Tak lama kemudian kerumunan masa berhasil dilerai oleh beberapa tokoh masyarakat setelah terjadi perundingan dan kesepakatan dari pihak perusahaan

Dodi Dores, sopir mobil Tronton menuturkan dirinya tidak mengetahui alat berat yang dibawahnya tersangkut kabel listrik

“aku dak tau nian kak kalu keno kabel, aku minta maaf nian baru pertamo kali inilah aku lewat sini” tuturnya

Sisman selaku Ketua RT.01 RW.01 mengatakan Perusahan PT.Lematang belum pernah meminta izin ke Pemerintah setempat untuk melewati jalan tersebut

“Jalan ini milik pemerintah, perusahaan seharusnya meminta izin karena jalan ini jika terus dilewati kendaraan dengan beban berat akan cepat rusak, kami masyarakat berhak menjaganya” ungkapnya kesal

Uung selaku Koordinator Lapangan PT.Lematang saat dihubungi wartawan media ini melalui telepon dirinya mengaku belum tau persis kejadian yang dilakukan anak buahnya karena dirinya saat ini masih berada di Jakarta dan akan mengganti semua kerugian yang ditimbulkan dari PT.Lematang

“Aku masih di Jakarta pak belum tau persis kejadiannya, kalau bisa kita musyawarahkan dengan baik saja pak, semuanya akan kami ganti rugi” katanya

Warga yang mulai geram dengan tingkah laku perusahaan mempertanyakan adanya oknum yang mengawal alat berat perusahaan untuk melintasi jalan Desa/Kelurahan tersebut

Hal ini akan berdampak terhadap masyarakat, saat ini masih bersitegang dengan sejumlah perusahaan yang sering melintas dengan bobot kendaraan yang besar dan berakibat rusaknya jalan dandapat memicu konflik antar warga dan perusahaan

Hingga berita ini diturunkan perusahaan PT. Lematang melalui Bhabinsa Gunung Kemala telah memperbaiki tiga jalur listrik yang putus (SN01)
Share:

Forum Desa Persiapan Bakal Datangkan Rara Ke PALI

PALI--Pada pengukuhan Forum Pemerintah Desa Persiapan (FPDP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang berjumlah 26 Desa berencana mendatangkan Rara,  kontestan Liga Dangdut asal kota Prabumulih yang diselenggarakan salahsatu televisi swasta yang saat ini tengah berjuang membawa nama provinsi Sumatera Selatan.

Hal itu dikatakan Dedi Handayani, ketua FPDP saat membentuk panitia pengukuhan forum tersebut.

"Kalau berkenan kami akan panggil Rara, karena pak Bupati menginginkan kontestan LIDA itu untuk tampil di acara tersebut," ujar Dedi, Kamis (29/3).

Saat ini, panitia pengukuhan FPDP diakui Dedi bahwa sedang berkomunikasi dengan manager Rara, apakah bisa datang ke PALI atau tidak.



"Sudah ada jawaban dari manager Rara bahwa belum pasti, pasalnya Rara saat ini masih di karantina. Namun kami masih jajaki ke manager Rara untuk memastikannya. Apabila siap datang, maka itu yang kami harapkan, tetapi kalau memang belum bisa, maka kami akan mencari penggantinya," jelas Dedi.

Untuk waktu pelaksanaan, dijelaskan Dedi sekitar tanggal 24 April 2018. Sebab,dari jadwal yang ditawarkan ajudan Bupati sekitar tanggal 20 sampai tanggal 24 April.

"Kami ingin pak Bupati hadir, makanya kami meminta jadwal beliau, tetapi kami berencana pelaksanaannya tanggal 24 april," tukas Dedi.

Untuk lokasi disebut Dedi telah disepakati di lapang bola kaki Desa Raja Kecamatan Tanah Abang.

"Sesuai kesepakatan bersama dan permintaan pak Bupati bahws lokasi di Kecamatan Tanah Abang, dan kami setuju di Desa Raja," tambah Dedi. (marsindo)
Share:

Musrenbang RKPD PALI, Targetkan Penurunan Angka Penduduk Miskin

PALI--Meski masih fokus pada pembangunan infrastruktur untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi, namun masih tingginya angka penduduk miskin di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi prioritas Pemkab untuk menurunkan angka kemiskinan tersebut.

Pemerintah daerah kabupaten PALI memiliki target menurunkan angka kemiskinan dari 14,53 persen menjadi 10,3 persen di tahun 2019 mendatang. Hal itu disampaikan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) PALI Sahron Nazir di acara Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) PALI tahun anggaran 2019,di gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, Kamis (29/3).

"Pertumbuhan ekonomi menunjukan peningkatan 6,81 persen. Namun angka kemiskinan masih tinggi mencapai 14,53 persen. Angka ini kita targetkan penurunannya hingga 10,3 persen tahun 2019," terang Sahron.

Kegiatan Musrenbang RKPD PALI tahun 2019 yang mengambil tema Pemerataan dan percepatan pembangunan dalam upaya peningkatan layanan dan pengembangan SDM, dihadiri dan dibuka Wabup PALI Ferdian Andreas Lacony dan dihadiri sejumlah kepala OPD serta kepala desa se-kabupaten PALI.

Untuk mengapai target penurunan angka penduduk miskin di Bumi Serepat Serasan, disuarakan Wabup perlu sinergitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Perlu kerjasama seluruh OPD, dan kepala OPD harus memiliki terobosan untuk membuat program baru dalam peningkatan ekonomi masyarakat serta meurunkan angka kemiskinan," saran Wabup.

Tingginya angka kemiskinan di PALI disebut Wabup salahsatu penyebabnya karena anjloknya harga getah karet. Karena 80 persen penduduk PALI bergantung pada hasil perkebunan karet.

"Untuk itu, kepala OPD harus memiliki pemikiran kreatif dalam membuat program. Serta salahsatu upaya menekan angka kemiskinan adalah mengkreasikan potensi lokal serta menyiapkan SDM yang siap bersaing," tukas Wabup. (marsindo)
Share:

Ratusan Polisi dari Mabes Polri Dukung Langsung Rara LIDA

JAKARTA – Dukungan kepada kontestan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Rara terus mengalir dari berbagai daerah, tak hanya warga Sumatera Selatan saja, dukungan terhadap Rara datang dari Jakarta dan Bogor yang datang langsung ke studio Indosiar dengan membawa spanduk bertuliskan Rara

Tak hanya itu saja, dukungan kepada Rara datang dari Mabes Polri, ratusan personil kepolisian Markas Besar (Mabes) Polri datang langsung ke studio untuk mendukung Rara

“Sekitar 240 anggota Polri beserta istri mereka datang ke studio dengan membawa spanduk bergambar Rara” ungkap Rusli Priadji selaku Pendamping Rara

Penampilan Rara yang selalu memukau para Juri dan penonton membuat para Fans “Raralopa” bersorak sorai mendukung dan menyemangati Rara

Saat dibincangi melalui aplikasi Whatsapp, Mas Tri yang mendapangi Rara mewakili Duta Dangdut Sumatera Selatan mengaku kaget dan merasa tak mengenal para fans Rara yang terus datang dari berbagai daerah

“tanpa dikomando mereka rame-rame datang ke studio, katanya mau mendukung rara” tambahnya

Rara yang tampil di grup empat bersaing dengan para kontestan yang mempunyai suara yang bagus dan berkarakter.(SN01)
Share:

Pemkot Prabumulih dan KKP Panen Ikan Bioflok Perdana

PRABUMULIH - Pemerintah Kota Prabumulih bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan panen perdana hasil pengembangan ikan lele sistem bioflok bantuan dari KKP yang diserahkan pada 14 Desember 2017 lalu.

Panen lele bioflok dilakukan di dua kelompok tani yakni Insan Sejahtera Pondok Pesantren Al Furqon Kelurahan Tanjung Rambang Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) dan pokdakan air manau Kelurahan Sukaraja Kecamatan prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Rabu (28/3).



Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Prabumulih, H Richard Cahyadi dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), M Kowi mengatakan Pemkot Prabumulih akan terus berupaya untuk meningkatkan perikanan di Kota Prabumulih.

"Kita akan mencari dana bantuan dari berbagai sumber agar kegiatan perikanan di Kota Prabumulih terus berkembang dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Sementara, Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya KKP, Slamet Subjakto mengatakan kedatangannya ke Kota Prabumulih ialah untuk memenuhi janji di bulan Desember tahun lalu saat memberikan bantuan lele bioflok.

"Kita berjanji kalau dikerjakan dengan baik dan bisa panen, kami akan kembali kesini. Jadi kedatangan kami kesini adalah untuk memenuhi janji tersebut," ujar Slamet.



Dari tinjauan yang dilakukan di dua kelompok tani, kata Slamet, pengembangan ikan lele sistem bioflok di Kota Prabumulih berjalan dengan baik. "Ini merupakan satu bentuk penerimaan bantuan yang dikerjakan dengan sangat baik. Mesin pelet yang kita bantu bagus begitupun lele bioflok," ungkapnya.

Oleh karna itu, atas nama menteri KKP, Susi Pujiastuti, mengapresiasi dan mengucapkan rasa bangga terhadap masyarakat Kota Prabumulih yang dengan serius memanfaatkan bantuan yang telah diberikan.

"Inilah kebanggaan kami. Kepuasan kami itu, karena bantuan yang diberikan dijalankan dengan baik," terangnya.

Slamet berharap, kedepan kelompok tani yang mendapat bantuan dapat terus mengembangkan usahanya. "Harapan kedepan bantuan yang ada di kembangkan lagi, ditambah lagi lubang biofloknya dengan usaha sendiri," bebernya.

 



Slamet berjanji, apabila bantuan mesin pelet yang telah diberikan tersebut dapat memberi manfaat lebih bagi masyarakat dan dapat menekan kos produksi lele, ditahun selanjutnya KKP akan memberikan bantuan kembali.

"Kalau serius, in shaa Allah ditahun 2019 akan diberi bantuan lagi dan itu akan terus berlanjut," tuturnya.

Inspektur Jenderal (Irjen) KKP, Muhammad Yusuf menambahkan tujuan utama dari pemberian bantuan tersebut agar masyarakat Kota Prabumulih ada peningkatan dari segi kehidupan, keahlian dan pengetahuan.

"Sekarang kan susah cari kerja. Jadi kita bantu bioflok agar masyarakat sejahtera," tambahnya.



Selain melakukan tinjuan dan panen lele bioflok di dua kelompok tani di Kota Prabumulih, pada kesempatan tersebut juga KKP memberikan bantuan indukan ikan lele kepada 10 kelompok tani.(SN01)
Share:

Kejari PALI Bikin Jus Dari Narkoba, Ini Maksudnya..

PALI--Sabu-sabu seberat 62,28 gram dan 172 butir ekstasi dijadikan jus oleh Kejaksaan Negeri (Kejari)  Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihadapan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, wakil Ketua DPRD PALI Darmadi Suhaimi, Kapores Muara Enim PALI AKBP After Juwono serta sejumlah kepala OPD dilingkungan Pemkab PALI.

 

Pembuatan jus dari Narkoba ini bukan untuk dikonsumsi maupun demo resep baru oleh aparat penegak hukum ini, melainkan dalam rangka pemusnahan Barang Bukti (BB) hasil tindak pidana umum sejak tahun 2016 sampai awal Januari 2018.

Selain Narkoba yang mendominasi pemusnahan BB tersebut,  juga ada senjata api rakitan jenis kecepek sebanyak 8 pucuk,laras pendek 12 pucuk berikut amunisi sebanyak 24 butir,Sanjata tajam sebanyak 17 bilah,kunci T 2 buah serta uang palsu pecahan 100.000 sebanyak 15 lembar, dan pecahan 50.000 ada 5 lembar serta alat dadu dan rekapan judi togel ikut juga dimusnahkan.

Yunitha Arifin SH.MH kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI menyebutkan bahwa BB tersebut berasal dari beberapa berkas tindak pidana umum masa 2016 sampai dengan tahun 2018 awal Januari.

"Dominannya sudah kita lihat,ada bermacam-macam,diataranya ada Narkoba sabu-sabu, ekstasi, ada uang palsu, senjata api rakitan dan Kunci T," ungkap Kajari.

Sementara itu, Wabup PALI berharap agar pihak penegak hukum dan pemerintah bisa terus bersinergi untuk memerangi angka kejahatan terutama peredaran narkoba.

Pemusnahan tersebut dikatakan Wabup  menunjukkan bahwa narkoba masih tinggi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, hal itu menjadi atensi bersama untuk melawannya.

"Peredaran narkoba yang semakin tinggi berarti akan mengancam sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, untuk itu harus kita perangi. Kalau narkoba kita biarkan maka akan merasuki anak-anak muda kita," ujar Wabup.

Wabup juga menghimbau agar peran masyarakat dalam memerangi narkoba harus aktif,jangan malah melindungi bandar-bandarnya.

"Dalam rangka memberantas peredaran narkoba, pemerintah desa yang secara langsung tahu perkembangan wilayahnya harus bisa mengayomi, menghimbau dan mengingatkan warganya untuk tidak mendukung apapun bentuk kejahatan terutama mengenai narkoba," harap Wabup. (red)
Share:

Setelah Dikukuhkan, BCAD PKS PALI Fokus Pada Tahun Pemenangan Pilkada, Pileg dan Pilpres

PALI--Sebanyak 25 Bakal Calon Anggota Dewan (BCAD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikukuhkan dan dilounching oleh DPW PKS Sumsel.

Kegiatan tersebut dilaksanlan pada Minggu (25/3) lalu, di Ballroom Hotel Horison Ultima Palembang. Dihadiri Presiden PKS yang diwakili Sekjend DPP Ust Mistafa Kamal, SS, Ust Abdul Hakim Kaderisasi DPP, Anggota DPR RI KH. Moch Iqbal Romzie, Ketua Wilayah Dakwah Sumbagsel Ust Ghufron Aziz. Unsur DPW ada Ketum DPW ust Erza Saladin, ST, Sekjend DPW Irwan Irawadi SIP, dan unsur DPW lainnya.

"Acara ini juga dihadiri sekitar 2000 lebih  kader PKS se-sumsel. Acara itu juga bagian dari konsolidasi dan pengokohan struktur dan kader PKS se-sumsel dalam menyambut tahun pemenangan Pilkada Sumsel dan PILEG 2019," terang Kuyung Rizal, ketua DPD PKS Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (28/3).

Mengenai target perolehan kursi saat Pileg 2019 mendatang dikatakan Kuyung Rizal bahwa DPD PKS PALI tidak muluk-muluk dalam mengejar target.

"Kita cukup tiga kursi untuk satu fraksi adalah target realistis. Memang tidak mudah, namun kami jajaran struktur dan kader sudah meguatkan tekad untuk mencapainya," tekad Kuyung Rizal.

Adapun tim seleksi BCAD itu, diakui Kuyung Rizal bahwa tim tersebut sudah bekerja setahun lalu, sehingga BCAD yang ada memang hasil seleksi yang terbaik.

"Cukup panjang dalam menyeleksi, dan ada beberapa kali mengalami perubahan. Akan tetap ada evaluasi terkait penokohan dan pemenangan mereka terhadap PKS sampai DCT nanti," tambah Kuyung.

Untuk mencapai target, Kuyung Rizal memberikan arahan kepada seluruh kader serta BCAD agar fokus pada tahun pemenangan Pilkada, Pileg serta Pilpres 2019 mendatang.

Ditegaskan Kuyung Rizal bahwa PKS PALI akan siap mendukung program pemerintah Kabupaten PALI selama itu demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan.

"Kami mengharapkan bantuan dan dukungan nyata dari masyarakat PALI agar dapat bersama PKS membawa Kabupaten ini menjadi lebih baik. kami juga siap bersinergi dengan Pemda PALI," harap ketua DPD PKS PALI. (red)
Share:

Welcome Kapolres Baru, Pertamina Pendopo Siap Dukung Kepolisian

PALI--Heri Aminanto, Field Manager (FM) PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field menyambut kedatangan Kapolres Muara Enim dan PALI baru yakni AKBP After Juwono SH.SIK.MH yang menggantikan Kapolres lama AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP saat acara pisah sambut di gedung Arsendora, Selasa malam (27/3).

"Kami berharap dengan kepada Kapolres baru lebih meningkatkan lagi keamanan di wilayah Kabupaten PALI untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dan perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serepat Serasan," harap Heri Aminanto.

Pihak Pertamina Pendopo juga menyatakan dukungan kepada kepolisian agar tercipta rasa aman agar aktivitas masyarakat lancar serta operasional perusahaan tidak mengalami hambatan. 

"Apabila daerah kita aman maka investasi lancar dan pastinya  mengundang banyak investor datang untuk  menanamkan modalnya di Kabupaten PALI khususnya," tukas Heri Aminanto.

Pada acara pisah sambut tersebut, selain FM Pertamina Pendopo, hadir juga orang nomor satu di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI),Heri Amalindo, sejumlah anggota DPRD PALI, Kapolres baru dan lama serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkugan Pemkab PALI.

Saat sambutan, Kapolres baru AKBP After Juwono meminta dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten PALI dalam menjalankan tugasnya untuk lebih meningkatkan pengamanan di Bumi Serepat Serasan dan Kabupaten Muara Enim.

"Beberapa hari lalu kami sudah lakukan serah terima jabatan di Kabupaten Muara Enim, dan kali ini pisah sambut. Kami bekerja tidak bisa sendirian, melainkan perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan rasa aman serta dalam menegakan hukum di PALI dan Muara Enim," ucap Kapolres. (marsindo)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts