Terapkan Inovasi Well Head Lubricating System, Pertamina EP Prabumulih Field Bukukan Kinerja Positif

PRABUMULIH -- Prabumulih Field, satu lapangan produksi migas PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 di Sumatera Selatan berhasil membukukan capaian positif hingga triwulan III tahun 2018 dengan produksi gas rata-rata sebesar 154 juta kaki kubik per hari atau 109% dari target 143.96 juta kaki kubik per hari. Raihan ini disampaikan oleh Prabumulih Field Manager PT Pertamina EP, Heragung Ujiantoro, ditunjang oleh giat inovasi yang aktif dilaksanakan di lapangan Prabumulih.

“Salah satu penemuan baru yang saat ini tengah diimplementasikan oleh tim kami secara mandiri adalah pembuatan well head lubricating system untuk sumur-sumur gas di Prabumulih Field,” ungkap Heragung dalam rapat koordinasi PEP Prabumulih Field untuk persiapan ajang Continues Improvement Program pada Sabtu (13/10).

Lebih lanjut, Heragung menjelaskan bahwa produksi gas dari PEP Prabumulih Field memasok gas untuk kelistrikan di Sumatera dan Jawa. Untuk itu, kehandalan fasilitas produksi gas menjadi salah satu perhatian utama yang terus kami tingkatkan melalui inovasi. Secara khusus, pihaknya juga membentuk tim Project Collaboration Improvement yang diberi nama Gas Poll New (PC-Prove Gas Poll) yang berasal dari Fungsi Gas Production Operation di bawah nakhoda Wangsit Sinung K selaku Assistant Manager.

PC-Prove Gas Poll yang diketuai oleh Yudi Hergantara melakukan inovasi dengan menciptakan alat yang disebut wellhead lubricating system. Wellhead lubcricating system merupakan rangkaian pipa yang dipasang di atas kepala sumur namun tanpa menutup kerangan utama dan kerangan sayap sehingga produksi tetap berjalan.

Dengan inovasi ini, tidak diperlukan lagi shutdown atau mematikan produksi sumur gas saat melakukan perawatan terhadap korosi intenal, sehingga dapat mengeliminasi production loss sumur gas sebesar dua milyar rupiah setiap bulan. “Ini adalah salah bukti kreasi pekerja PT Pertamina EP dan pengabdian PT Pertamina EP Prabumulih Field dalam menjaga ketahanan energi nasional,” pungkas Heragung.

Rencananya, PEP Prabumulih Field akan terus mengembangkan penemuan yang telah lulus inspeksi HSSE sejak Februari 2018 silam. “Saat ini telah ada tujuh sumur yang menggunakan wellhead lubcricating system. Penemuan ini juga akan kami ikutsertakan dalam ajang inovasi Continous Improvement Program Pertamina EP yang akan diselenggarakan pada 16 Oktober 2018 di Palembang nanti,” terang Heragung, yang juga optimis bahwa penemuan ini akan memberikan kontribusi pada ajang inovasi di tingkat nasional.

Proses ide dan pembuatan wellhead lubcricating system memakan waktu sekitar empat bulan, yang meliputi: desain, engineering, pengadaan material, fabrikasi, inspeksi dan tes operasi.(ril)
Share:

Peduli Sosial, Pertamina EP Bangun Jembatan

PRABUMULIH -- Kekhawatiran masyarakat melintasi Jembatan air manau di Jalan Simpang Sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih sudah teratasi.

Sebelumnya jembatan tersebut sempat mengalami penurunan beberapa centimeter dari atas permukaan jalan lantaran kerap dilintasi kendaraan alat berat. Kini jembatan tersebut sudah selesai dibangun oleh PT Pertamina Asset 2.

Jembatan air Manau diresmikan langsung oleh General Manager PT Pertamina EP Asset 2, A. Pujianto dan dihadiri Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya, Jumat (12/10).

Pujianto mengatakan pembangunan jembatan air manau dilakukan lantaran jembatan tersebut merupakan akses penting masyarakat guna menunjang mobilitas khususnya para pelajar dan mahasiswa serta menujang perekonomian masyarakat.

"Jembatan Air Manau merupakan akses penghubung beberapa kelurahan di Kota Prabumulih. Kami berharap dengan dibangunnya jalan ini dapat membantu dan memperlancar aktivitas Masyarakat," Ujar A. Pujianto.

Pembangunan jembatan dengan spesifikasi panjang 14,7 meter  dan lebar 7,8 meter tersebut, kata A. Pujianto, dilatarbelakangi oleh alasan peremajaan dari jembatan sebelumnya, sehingga seluruh pihak yang menggunakan akses jembatan dapat terjamin kenyamanan sekaligus keselamatannya.

"Kami juga mengharapkan kerja sama dari Masyarakat sekitar untuk bersama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga kita semua mendapat manfaat yang maksimal dalam penggunaannya," ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya mengungkapkan terimakasih dengan dibangunnya jembatan air manau oleh PT Pertamina Asset 2. "saya atas nama masyarakat mengucapkan ribuan terimakasih atas sumbangsih Pertamina terhadap masyarakat di Kota Prabumulih,"  terangnya.

Ia  juga mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga dan merawat kepedulian sosial yang telah diberikan  oleh Pertamina EP, juga turut mendukung kegiatan operasinya. "Kalau Pertamina dirawat dan tidak diganggu maka CSR akan terus dikucurkan ke kota Prabumulih. Termasuk bangun rumah warga tak layak huni, pertamina terus melakukan. rumah kumuh di prabu tidak banyak lagi apalagi terus ditambah pertamina," pungkas Wali Kota Prabmulih.

Dengan diresmikannya jembatan Air Manau, kini warga Kota Prabumulih dan seluruh masyarakat umum telah dapat melintasi jembatan yang ditutup sejak pengerjannya yang dimulai pada kurang lebih lima bulan lalu.

Jembatan dengan kualitas cor K-350 ini memiliki kapasitas tonase maksimal sebesar 150 ton memakan waktu pekerjaan sekitar 387 hari kalender.(ril)
Share:

Bantu Korban Di Palu dan Donggala, Ormas LMP Prabumulih Turun Kejalan

PRABUMULIH – Bencana alam yang menimpah warga Palu dan Donggala Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu menyisahkan kisah yang aman mendalam bagi korban Gempa dan Tsunami, hingga saat ini dikutip dari BBC News korban jiwa sudah mencapai 2000 lebih akibat gempa dan tsunami

Bencana tersebut bukan hanya kesedihan warga Palu dan Donggal namun juga kesedihan nasional, salah satunya warga Kota Prabumulih Sumatera Selatan yang secara bersama-sama membantu meringankan beban mereka yang saat ini terkena musibah

Ormas Laskar Merah Putih Kota Prabumulih (LMP) yang ikut prihatin atas bencana gempa dan tsunami mengajak warga untuk membantu kesulitan yang ada disana


"Anggota LMP yang turun kejalan untuk menggalang dana bantuan korban gempa di persimpangan jalan sudirman"


foto : dok


Ketua LMP Prabumulih Sulastri, Sos saat dibincangi mengatakan dirinya dan anggota turun kejalan untuk membantu korban di Palu dan Donggala

“berapa pun yang warga beri kita pasti terima, semuanya akan langsung kita salurkan kesana melalui Yayasan Pundi Amal Peduli”

Penggalangan dana yang sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu itu terkumpul dana sebesar Rp.7.632.000 yang langsung disalurkan melalui Bank BCA cabang di Prabumulih


"Ketua LMP Prabumulih menyetorkan subangan warga untuk Palu dan Donggala melalui setor tunar ke salah satu Bank"


foto : Dok lmp


“tadi sudah kita setor uangnya di Bank, mudah-mudahan yang sudah bantu mendapat balasan dari Allah” tuturnya disela penyetoran di Bank

Puluhan anggota Srikandi dari LMP Prabumulih juga ikut serta turun kejalan Sudirman untuk menggalang dana

Tak hanya itu saja, Komunitas YouTube Prabumulih juga ikut menyumbang pakaian bekas layak pakai untuk disumbangkan kekorban bencana alam

“Kemarin juga ada komunitas yang nitip pakaian untuk dikirim ke Palu dan Donggala” tutupnya (Tau)
Share:

Ajak Pelajar Siap Hadapi Tantangan Pasca Kelulusan, Begini Yang Bakal Dilakukan Disnakertrans PALI..

PALI -- Hadapi tantangan menghadapi banyaknya pencari kerja atau pencaker sementara lowongan kerja terbatas, terlebih pada pelajar yang akan lulus dari bangku sekolah, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal ajak pelajar SMA atau sederajat dengan sasaran yang mendekati kelulusan untuk ikuti pengenalan pengembangan kesempatan kerja.

Cara tersebut bakal dilakukan dengan langsung mendatangi sekolah-sekolah tingkat menengah atas dan akan menggandeng Disnaker Provinsi.

"Disamping tantangan tersebut, sebagian besar pelajar di PALI yang telah lulus SMA atau sederajat bingung menentukan langkah mau kemana setelah lulus sekolah. Akibat pilihan yang tidak terarah, banyak pelajar yang memilih menikah diusia dini yang tentunya menjadi beban keluarganya," ujar Usman Dani, kepala Disnakertrans PALI.

Dari dasar itulah, ditambahkan Usman Dani pihaknya bakal memberikan pembekalan terhadap pelajar untuk kita tawarkan dan kita arahkan pilihan yang tepat diambil pasca lulus dari sekolah.

"Yang hendak kerja nanti kita arahkan bagaimana langkah-langkahnya, yang akan berwirausaha akan kita bekali dengan keterampilan, begitu pun yang hendak melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi, kita akan tawarkan berbagai pilihan perguruan tinggi," paparnya.

Jadi apabila pelajar dibekali, diharapkan Usman Dani, mereka siap, baik itu memasuki dunia kerja, menjalankan usaha kewiraswastaan maupun menimba ilmu di perguruan tinggi.

"Inti dari kegiatan itu adalah untuk mencetak SDM yang siap pakai serta mempunyai keahlian dibindangnya masing-masing," tutupnya.
Share:

Diduga Pelaku Kejahatan, Polisi Temukan Puluhan Peluru Aktif

PRABUMULIH – Keresahan masyarakat pengguna jalan lintas Gunung Kemala beberapa waktu lalu membuat petugas kepolisian melakukan penyelidikan mulai dari mengumpulkan informasi dari masyarakat hingga patroli langsung ke titik rawan kejadian tindakan kriminal seperti Curas, Curat dan Curanmor (3C)

Dari informasi yang didapat diduga Gunadi (58) Warga Jalan Gunung Kemala Rt.04 Rw.02 Kelurahan Anak Petai Kota Prabumulih ditangkap polisi, diduga pelaku kejahatan Jalanan UKL yang selama ini merasahkan warga sekitaran wilayah Gunung Kemala karena kepemilikan Peluru Aktif Senjata Api

Merujuk Laporan Polisi Nomor : LP/A/62/X/2018/sek pbm Barat/Res Pbm,tanggal 11 oktober 2018. Tersangka ditangkap Team Opsnal Polsek Prabumulih Barat yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Prabumulih Barat

Setelah mendapat laporan dari warga petugas langsung melakukan penggerbekan dirumah terduga dan ditemukan beberapa proyektil peluruh aktif yang siap digunakan, saat dilakukan penggeledahan dirumahnya petugas berhasil menemukan 4 buah Peluru jenis FN, 7 buah Peluru jenis Rev, 3 buah Peluru SS1 dan 27 buah selongsong peluru yang sudah digunakan, polisi juga menyita senjata tajam (sajam) yang terdapat didalam kamar pelaku


"Barang bukti pelaku, puluhan amunisi aktif yang ditemukan dirumahnya saat penggerbekan terjadi"


Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Mursal Hadi, SE membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap pelaku kepemilikan senjata api illegal

“kita mendapat laporan dari warga, karena sering terjadi tindakan kriminal disana seperti begal, jambret dan lainnya, jadi kita terus melakukan patroli rutin. Kalau sudah memiliki senjata api tanpa izin ini sudah dipastikan senjata illegal dan biasanya dipergunakan untuk kejahatan” ungkapnya

Saat ini pelaku beserta barang bukti puluhan peluruh aktif dan senjata tajam diamankan di Polsek Prabumulih Barat untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan

Dari undang-undang darurat No.12 tahun 1951 ayat 1 dan 2 pelaku diancam dengan hukuman paling lama 20 tahun penjara atau kurungan seumur hidup dan atau hukuman mati (Bio/Tau)
Share:

Polisi Gulung Dua Begal Bersenpi

PALI -- Epri (26) dan dan Nopis (23) keduanya warga Desa Mangku Negara Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) digulung jajaran Polsek Penukal Abab pada Kamis (11/10) sekitar pukul 11.00 WIB lantaran diduga sebagai pelaku begal terhadap korbannya bernama Mirna Wati (21) gadis asal Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi saat korban melintas di jalan Belimbing- Sekayu di perbatasan Desa Gunung Menang dan Desa Mangkunegara pada Senin 8 Oktober 2018 sekitar pukul  15.30 WIB.

Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep YS bahwa kejadian bermula saat korban melintas dengan mengendarai sepeda motornya jenis matic berboncengan dengan temannya.

Tetapi ketika kendaraan korban melintas di TKP, kendaraan korban di hadang kedua pelaku sambil mengacungkan Senpira ke arah korban, sambil meminta  secara paksa terhadap korban untuk  menyerahkan handphonenya.

"Pelaku langsung mengambil hp di saku baju korban, kemudian pelaku juga mengambil tas korban serta membawa kabur motor korban. Atas kejadian itu, korban melapor ke Mapolsek Penukal Abab," ungkap Acep.

Atas dasar laporan korban itulah dijelaskan Acep bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan diketahui bahwa pelakunya adalah dua orang tersebut. Kemudian jajaran Reskrim Polsek Penukal Abab melakukan penangkapan.

"Saat pelaku sedang melintas di desa Gunung Menang ke arah Mangku Negara anggota Polsek Penukal Abab yang sedang melaksanakan patroli tertutup langsung mengejar pelaku. Saat di depan lorong rumahnya, pelaku Efri  langsung di tangkap," imbuhnya.

Setelah pelaku Efri diintrogasi, dikatakan Acep bahwa pelaku itu menyebut dirinya bersama pelaku Nopis saat melakukan aksinya.

"Kemudian kita tangkap pelaku Nopis di rumahnya Desa Mangku Negara timur. Dari hasil pengakuan pelaku, motor korbannya dijual kepada seseorang seharga  Rp 2 juta, dan kedua pelaku membagi rata hasil kejahatannya untuk berfoya-foya," tandasnya.
Share:

Bawaslu PALI Keluarkan Edaran Larangan Kampanye Akbar Sebelum Waktunya

PALI -- Inginkan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang, baik itu Pileg maupun Pilpres berjalan dengan sehat, bersih, tertib, aman dan lancar serta jauh dari berbagai bentuk pelanggaran Pemilu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengimbau agar seluruh Parpol atau Calon Legislatif (Caleg) peserta Pemilu agar tidak melakukan hal-hal yang menurut aturan masuk kategori pelanggaran.

Seperti tidak melakukan kegiatan kampanye rapat umum atau kampanye akbar sebelum tanggal 24 Maret 2019. Sebab diungkapkan Basrul, salahsatu komisioner Bawaslu PALI bahwa masa kampanye akbar dimulai dari 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

"Tidak boleh juga memasang iklan di masa, baik itu media cetak,media elektronik dan media jaringan. Mengingat pelaksanaan kegiatan kampanye itu belum waktunya," ungkap Basrul, Kamis (11/10).

Yang diperbolehkan saat ini dijelaskan Basrul adalah rapat konsolidasi internal Parpol, dan sosialisasi yang sifatnya terbatas.

"Artinya tidak diperbolehkan mengumpulkan masa diruangan terbuka dengan menyampaikan visi misi Parpol maupun Caleg," tukasnya.

Untuk sanksi, ditegaskan Basrul akan diberikan kepada Parpol maupun Caleg yang melanggar. "Saat ini belum kita temukan kegiatan kampanye akbar atau pun iklan di media masa. Tetapi apabila ada pelanggaran, maka sanksi pertama adalah sanksi administrasi," tandasnya.

Surat edaran diakui Basrul telah disebar ke seluruh Parpol peserta Pemilu yang ada di Bumi Serepat Serasan.

"Selain itu, kita juga meminta Parpol peserta Pemilu agar menyampaikan Tim atau pelaksana kampanye serta akun resmi ke KPU agar seluruh kegiatan Parpol terpantau," tutupnya
Share:

Naik Harganya, Pertamax Banyak Ditinggalkan

PALI -- Secara resmi pemerintah menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax mulai Rabu malam (10/10) pukul 23.00 WIB, tak terkecuali di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dari harga semula Rp 9.700/ lirer menjadi Rp 10.600/liter.

Imbasnya, warga PALI yang biasa mengisi BBM jenis Pertamax banyak beralih ke BBM jenis pertalite. Seperti terpantau di Agen Pengisian Minyak dan Solar (APMS) di Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Kamis (11/10).

Banyak warga yang mengurungkan niatnya mengisi BBM jenis Pertamax."Kenaikan ini kami rasa memberatkan, sebab terlalu tinggi. Kalau naiknya Rp 10.000/liter mungkin kami terima. Daripada pengeluaran kami membengkak, kami pilih BBM jenis lain yang harganya lebih terjangkau," ungkap Herman, salahsatu warga yang hendak mengisi pertamax.

Sama halnya diutarakan Eko, warga lainnya yang mengeluhkan tingginya angka kenaikan pertamax. Sedangkan BBM jenis lain yang tidak naik susah didapat.

"Jangankan BBM yang disubsidi, seperti premium, jenis pertalite saja susah didapat, kalaupun ada, antriannya cukup panjang," keluhnya.

Eko khawatir, dengan naiknya harga BBM, akan mempengaruhi harga barang-barang kebutuhan pokok.

"Biasanya BBM naik seluruh harga Sembako juga naik. Tetapi kami berharap, jenis premium dan pertalite jangan dulu dinaikan," harapnya.

Sementara itu, Warno, salahsatu petugas APMS Talang Ubi akui bahwa sejak naik harganya, warga banyak yang memutar arah dan beralih ke pertalite.

"Mulai malam tadi harga pertamax naik, dan informasinya tidak lama lagi pertalite akan naik juga. Banyak juga diantara warga yang heran kenapa langsung naik tanpa ada pemberitahuan sebelumnya," katanya
Share:

Pasca Belkaga, Dinkes Nyatakan PALI Bebas Kaki Gajah

PALI -- Setelah melakukan pemberian obat kaki gajah dalam program Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga) selama lima tahun sejak 2013 sampai 2018, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI menyatakan bahwa Bumi Serepat Serasan bebas terhadap penyakit kaki gajah.

Hal tersebut disampaikan kepala Dinkes PALI, dr H Muzakir, Kamis (11/10). Diakuinya bahwa pasca Belkaga yang dilakukan setiap bulan Oktober, pihaknya melanjutkan kegiatan Pre test atau pengambilan sampel darah terhadap warga dilingkup keberadaan kasus penyakit kaki gajah.

"Selama ini ada 6 kasus penderita penyakit kaki gajah namun ada yang meninggal satu orang, tinggal 5 kasus. Pasca program Belkaga, kita telah lakukan pretest terhadap 600 warga disekitar adanya kasus kaki gajah, kemudian kita bawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK), dan hasilnya diketahui bahwa seluruhnya negatif atau micro filaria kurang dari satu persen," urainya.

Setelah diketahui melalui Pretest negatif, dikatakan dr Muzakir bahwa ada tahap akhir untuk menyatakan suatu daerah bebas dari penyakit kaki gajah, yakni Transmission Assessmen Survey (TAS).

"TAS ini sasarannya terhadap pelajar SD kelas1 dan kelas 2, dengan mengambil sampel darah sebanyak 1.000 siswa. Apabila hasil TAS ini negatif, maka sepenuhnya PALI bebas dari filariasis atau penyakit kaki gajah," imbuhnya.

Menanggapi adanya ajakan terhadap masyarakat untuk mendatangi pos kesehatan agar meminum obat kaki gajah, dr Muzakir menjawab bahwa ajakan melalui iklan disejumlah media masa ditujukan terhadap kabupaten/kota yang belum melaksanakan sepenuhnya program Belkaga.

"Dari seluruh Indonesia, belum tereliminasi filaria ada 138 kabupaten/kota, termasuk PALI berdasarkan data tahun 2010. Dari tahun itu ada beberapa kabupaten yang telah mencanangkan Belkaga, dan PALI sendiri memulai tahun 2013 dan berakhir 2018. Dan sampai saat ini masih ada sejumlah daerah yang belum selesai melakukan program Belkaga, untuk itulah iklan ajakan tersebut kembali dikeluarkan pemerintah pusat," pungkasnya.

Diketahui bahwa penyakit Kaki Gajah (Filariasis) adalah penyakit infeksi yang bersifat menahun. Penyakit ini disebabkan cacing filaria dan ditularkan oleh nyamuk. Cacing itu berada di saluran getah bening, terutama di daerah pangkal paha dan ketiak serta saluran getah bening besar lainnya. Saluran getah bening tersebut dapat mengalami kerusakan dan timbul peradangan.
Share:

Harganas ke XXV, PALI Boyong Tiga Penghargaan

PALI -- Meski baru seumur jagung, tetapi eksistensi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tak pernah sepi dari prestasi. Berbagai penghargaan telah diraih Kabupaten yang baru memasuki usia Ke-5 ini. Seperti pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXV tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dilangsungkan di Kabupaten Musi Banyuasin pada Rabu (10/10) lalu.

Tiga penghargaan disabet Kabupaten PALI, yakni pada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Peduli Sampah dari Kecamatan Tanah Abang meraih juara 2, kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) meraih juara 3 dan Klinik KB mendapat juara 2.

"Alhamdulillah prestasi ini kita raih berkat dukungan masyarakat serta support dari pak Bupati, meski tidak menjadi juara pertama, tetapi setidaknya PALI sudah mampu berkarya dan mensejajarkan dengan kabupaten/kota lainnya di Sumsel," ujar Yenni Nopriani, kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Kamis (11/10).

Penghargaan tersebut diakui Yenni diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat PALI agar terus meningkatkan prestasinya.

"Tentunya kita akan lakukan pembinaan terhadap UPPKS yang ada serta kelompok-kelompok BKL, BKR, BKB serta kelompok lainnya agar kedepan bisa lebih baik lagi," tekadnya.

Pada peringatan Harganas ke XXV di Kabupaten MUBA, ditambahkan Yenni dari Kabupaten PALI juga membuka stand pameran dengan membawa berbagai produk UPPKS.

"Stand kita menjadi perhatian pak Gubernur, Herman Deru. Bahkan beliau (Gubernur, red) terkesan dengan berbagai kerajinan serta kuliner khas PALI. Selain Gubernur, banyak pejabat dari berbagai daerah juga penuhi stand kita, mereka rata-rata menanyakan asal dan proses pembuatan produk UPPKS yang menjadi ciri khas PALI," tukasnya.

Dengan banyaknya pejabat atau warga luar PALI yang mengetahui produk UPPKS, Yenni optimis mampu membuka pasar untuk penjualannya.

"Semakin dikenal akan semakin luas pemasaran produk UPPKS, dan membuka peluang bertambahnya penghasilan keluarga pelaku usaha tersebut," pungkasnya
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts