Perkuat kerukunan antar beragama, FKUB Pali Adakan Dialog

PALI -- Perkuat kerukunan antar umat beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) yang bekerja sama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berkumpul untuk melakukan dialog di Gedung Serbaguna Simpang Lima Pendopo, Kamis (1/11).

Dikatakan Fadri MSi, ketua FKUB Kabupaten PALI bahwa pelaksanaan dialog FKUB bertujuan menciptakan kerukunan umat beragama di Bumi Serepat Serasan.

"Kerukunan antara umat beragama perlu dipelihara demi mewujudkan situasi tetap kondusif. Sebab, ketenangan hidup akan tercipta apabila kita saling bergandengan tangan," ucap Fadri.

Terlebih dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 mendatang, Fadri berharap tidak ada gesekan antar umat beragama. Untuk itu, diskusi FKUB dilaksanakan dengan misi menjaga perbedaan antar umat.

"Menjelang pesta politik ini agar kita tetap bisa menjaga kerukunan antar umat agama, walau kita berbeda dalam pilihan tetapi kita bisa tetap bersatu. Perbedan dan lain pilihan itu agar bisa jadi warna kehidupan kita jangan sampai jadi terpecah belah gara-gara politik," tukasnya.

Kegiatan diskusi FKUB dibuka Asisten 2 Muhammad Husni yang mewakili Bupati PALI dihadiri perwakilan tokoh agama yang ada di Kabupaten PALI, kepala Kemenag PALI, Hassanudin.

"Pemerintah sangat mendukung kegiatan ini dalam memelihara situasi yang saat ini stabil dan aman. Toleransi antar umat beragama harus dijaga, dengan menggelar kegiatan seperti ini sangat penting sebagai sarana silaturrahmi antar umat beragama dan memperkuat persatuan dan kesatuan kita menuju PALI cemerlang," kata Muhammad Husni.
Share:

Tingkatkan Skill Perawat, Dinkes Pali Gelar Pelatihan

PALI -- Tingkatkan pengetahuan dan skill perawat yang bertugas di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Dinas Kesehatan (Dinkes) PALI dan DPD PPNI PALI bekerjasama dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI) Sumsel menggelar pelatihan dan pendidikan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) di Aula Hotel Grand Charlie Pendopo, Kamis (1/11).

Dikatakan dr H Muzakir, kepala Dinkes PALI bahwa kegiatan tersebut merupakan komitmen pemerintah Kabupaten PALI untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

"Pendidikan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan bagi perawat, terutama yang bekerja di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit. Sebab, pada pelatihan BTCLS ini diajarkan bagaimana menangani dasar-dasar penyelamatan ketika menangani pasien ketika darurat," ujar dr Muzakir.

Pelatihan BTCLS ini diakui dr Muzakir untuk kali pertama digelar di Kabupaten PALI, dan kedepan diharapkan kegiatan tersebut berkesinambungan. "Saat ini peserta baru 45 orang perawat, diharapkan ini bakal menjadi awal pelatihan, dan kedepan kita inginkan seluruh perawat yang bertugas di PALI bisa memiliki sertifikat BTCLS," harapnya.

Sementara itu, H Lailani perwakilan PPNI Sumsel menyebutkan bahwa peserta akan diberi pembekalan dasar tentang bantuan hidup dasar.

"Yakni mempertahankan pernafasan dan sirkulasi yang adekuat sampai kondisi yang menyebabkan henti nafas dan henti jantung dapat diatasi. Selanjutnya materi kedua adalah memberikan kemampuan  menata laksana pasien yang mengalami trauma. Sebab, garda depan dalam pelayanan kesehatan adalah perawat," terangnya.

Terpisah, Birman, ketua DPD PPNI Kabupaten PALI menyebutkan bahwa jumlah perawat di Kabupaten PALI berjumlah 329 orang. Untuk pelatihan BTCLS perdana ini, baru ada 45 peserta.

"Kita targetkan seluruh perawat ikuti pelatihan seperti ini, dengan prioritas yang bekerja di UGD. Nantinya, peserta bakal dibekali pengetahuan tentang bagaimana menolong pasien ketika darurat. Apalagi dalam penanganan gagal jantung, yang harus cepat ditangani dengan tepat," ucap Birman.
Share:

Ratusan Peserta Ikuti Seleksi Sepakbola U-15 di Pali

PALI -- Cari bibit atlet sepakbola, ratusan peserta dari bebebagai desa di dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) beramai-ramai menjalani seleksi penjaringan bibit atlet sepakbola usia 15 tahun (U15), untuk memperebutkan 22 kunci loker sebelum masuk dalam pemusatan latihan (TC).

Ketua PSSI Kabupaten PALI, Drs Darmawi MSI mengatakan, bahwa seleksi sendiri akan dilakukan selama beberapa hari kedepan di Gelora November Komplek Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, oleh tim pelatih yang dimiliki pihaknya saat ini.

"Di hari pertama, sekitar 200 pelajar telah menjalani seleksi, dan kita lakukan lagi di hari kedua dan hari selanjutnya. Jadi semua masyarakat yang ingin mengikuti seleksi kita persilahkan, dengan catatan berusia maksimal 15 tahun dan merupakan warga PALI," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakanya, nantinya, hasil seleksi akan diambil 40 peserta terbaik. "Selanjutnya kita lakukan seleksi lanjutan dan mengerucut menjadi 22 peserta saja yang akan diambil, untuk bertanding di tingkat Provinsi," jelasnya.

Sementara, Ketua Harian KONI PALI Hendrik A Halim yang berada berharap, anak-anak kelahiran PALI bisa dibina menjadi atlit sepakbola yang handal dan bisa bersaing mulai tingkat provinsi, Sumbagsel, zona Sumatera dan Nasional.

"Kita komitmen sejak usia dini untuk membina para atlit  sesuai dengan arahan Bupati PALI yang juga sebagai ketua umum KONI PALI. Jadi ini komitmen kita untuk mewujudkanya," terangnya, Rabu (31/10)
Share:

Identifikasi 4 Warga Pali Korban lion Air JT610, Pihak Keluarga di Tes DNA

PALI -- Untuk mengidentifikasi korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Tanjung Pakis Karawang, Senin (29/10/2018) pagi, keluarga Chandra Kirana (29) warga Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang masuk dalam manifest penumpang pesawat tersebut diambil sampel darah, kuku, rambut dan Mukosa untuk selanjutnya akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati guna keperluan Tes DNA.

Pengambilan sampel darah, kuku, rambut serta Mukosa keluarga Chandra Kirana dilakukan terhadap ayah dan ibu kandung korban oleh petugas RSUD PALI. Bukan hanya terhadap ayah dan ibu kandung Chandra Kirana, pengambilan sampel juga dilakukan terhadap orang tua Ase Syarifudin yang juga masuk dalam manifest penumpang pesawat naas itu.

"Pengambilan sampel dilakukan langsung di rumah duka Chandra Kirana oleh pihak RSUD PALI, karena kami diminta dari Tim DVI Polri untuk mengambil sampel yang diperlukan serta diminta mengirimkan Ijazah serta dokumen pendukung lainnya yang berhubungan dengan korban," ungkap Syahron Nazil, Sekda PALI yang langsung mendatangi rumah duka.

Dikatakan Sekda bahwa sampel yang diambil secepatnya bakal dikirim ke Jakarta agar proses evakuasi dan identifikasi korban bisa segera diketahui.

"Kami berharap yang terbaik, tetapi kalaupun hal buruk dialami, semoga pihak keluarga tabah," tukasnya.

Sementara itu, Anang Urip ayah kandung Candra Kirana mengaku bahwa dirinya dan pihak keluarga lainnya mesih terus memantau perkembangan pencarian korban serta menunggu hasil identifikasi korban yang telah ditemukan.

"Saat ini ada Bayu dan Eka, adik Chandra berada di RS Polri Kramat Jati untuk memantau perkembangan pencarian korban. Sementara dari pihak Ase Syarifudin ada kakak kandungnya berada di Jakarta. Kami masih berharap anak kami bisa cepat ditemukan," harap Anang Urip.

Dari pantauan media ini di rumah duka Chandra Kirana, tampak keluarga korban berkumpul dan terus memantau perkembangan pencarian korban melalui televisi. Dan diketahui sebelumnya bahwa ada empat warga Kabupaten PALI masuk manifest penumpang Lion Air yang jatuh. Keempat korban merupakan masih ada kaitan keluarga, dimana Ase Syarifudin masih keponakan Chandra Kirana, Cici Ariska adalah istri Chandra Kirana serta Dadang masih keluarga dekat Chandra Kirana yang kediamannya masih berdekatan.
Share:

Jaga Stabilitas Politik Tetap Kondusif Saat Pemilu, Ini Harapan Sekda pali

PALI -- Jaga stabilitas politik tetap kondusif jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil mengajak seluruh peserta Pemilu agar menyampaikan visi misi serta dalam mendulang suara dilakukan secara santun.

Ajakan itu disampaikan Sekda usai membuka Forum diskusi politik yang diselenggarakan Kesbangpol PALI, Rabu (31/10) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

"Kita berkeinginan agar proses politik bisa berjalan lancar. Kami juga berharap agar Parpol peserta Pemilu serta calon anggota Legislatif yang tercatat di DCT juga tim suksesnya untuk berpolitik secara santun," ajak Sekda.

Sekda juga mengapresiasi kegiatan forum diskusi tersebut yang secara tidak langsung memberikan edukasi serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan proses Pemilu serentak.

"Karena Parpol mempunyai fungsi sebagai sarana sosialisasi politik juga wadah aspirasi masyarakat. Untuk itu peran Parpol sangat berpengaruh pada stabilitas politik dan kami tidak ingin saat proses politik kita terpecah," imbuhnya.

Sementara itu, Darmawi, kepala Kesbangpol PALI menyebutkan tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat dan pengurus Parpol peserta Pemilu agar memahami proses Pemilu serentak tahun 2019.

"Juga sebagai media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan akhir menjadikan masyarakat lebih paham politik, sadar akan hak dan kewajiban sehingga dapat ikut serta dalam menyongsong Pemilu serentak," jelas Darmawi. (whr)
Share:

Bawaslu PALI Kumpulkan Masyarakat, Rupanya Begini Tujuannya

PALI -- Hadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang baik itu Pileg maupun Pilpres, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ajak masyarakat yang telah memiliki hak suaranya, baik itu kaum milenial atau pemilih pemula maupun kaum marginal untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi demi suksesnya gelaran Pemilu mendatang.

Tak hanya itu, Bawaslu juga mengajak masyarakat pemilih agar berpartisipasi untuk datang ke TPS pada 17 April 2019 dan memberikan hak suaranya.

"Kita lakukan jemput bola ke kecamatan-kecamatan, dan kita undang tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, pelajar, pramuka, kepala desa, perangkat desa dan unsur masyarakat lainnya agar ikut berperan aktif dalam pengawasan jalannya tahapan Pemilu sampai hari H nantinya," ungkap ketua Bawaslu, Heru Muharom melakui Iwan Dedi S. Kom Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Rabu (31/10).

Pada kegiatan tersebut, dikatakan Iwan Andi, Bawaslu mengajak masyarakat untuk menciptakan Pemilu jujur dan adil sehingga menghasilkan pilihan yg benar benar bisa memimpin negara dan bangsa ini.

"Untuk cintakan itu, kita ajak keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisifatif," tukasnya.

Dalam pengawasan, Iwan Andi menjelaskan bahwa harus berpedoman pada undang-undang no 7 tahun 2017 pada pasal 94 yang menyatakan partisipasi masyarakat bukan lagi hanya inisiatif Bawaslu.

"Dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu, terutama dalam melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu dan sengketa proses Pemilu, Bawaslu harus melibatkan partisipasi masyarakat," jelasnya.

Diharapkannya bahwa dengan kegiatan tersebut peran serta masyarakat bisa meminimalisir pelanggaran sehingga proses Pemilu bisa sukses."Terjaganya suasana yang kondusif ada pada penyelenggara, partai politik, peserta pemilu, calon legislatif didukung peran masyarakat," tutupnya.
Share:

Pesta Sabu Dikamar, 3 Pelaku ditangkap Satu Tewas Overdosis

PRABUMULIH – Dari hasil penangkapan sebelumnya Satres Narkoba Polres Prabumulih terus melakukan pengembangan kasus penyalagunaan nakoba, kali ini polisi kembali berhasil meringkus kawanan pemuja sabu, tepatnya di jalan Jenderal Sudirman dibelakang Gedung Kesenian Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih keempat pelaku diringkus polisi, (29/10/18)

Petugas melakukan penggrebekan dirumah Edi Kurniawan (30) warga Jalan Serasan Rt 02 Rw 05 Kelurahan Prabumulih dan ditemukan pelaku sedang berpesta sabu bersama tiga rekannya didalam kamar


"Barang bukti sabu sabu yang dengan berat bruto 0.98 gram hasil penggerbekan sebelumnya"


Foto : Humas Polres


Anggota Opsnal Satres Narkoba langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan didalam kamar Edi dan ditemukan barang bukti berupa satu buah alat hisap lengkap beserta sabu-sabu yang masih tersisa didalam pirek, satu paket ganja dan paper, setengah narkotika jenis extasi dan 5 paket kecil, kemudian satu paket sedang Narkotika jenis sabu-sabu berahasil diamankan


"Pelaku dan barang bukti saat digerbek sedang pesta sabu dikediaman Edi Kurniawan"


Foto : istimewa


Ketiga pelaku yakni Okta Rio (28) warga jalan raya Baturaja RT 01 RW 02 kelurahan Tanjung raman, Hady Lajuardi (27) warga jalan jenderal sudriman Kelurahan Dusun Prabumulih dan Rendi Rianto (25) warga Jalan nigata Kelurahan Anak Petai Kec Prabumulih Timur langsung digiring ke Polres prabumulih

Sayangnya saat dilakukan introgasi salah satu pelaku penyalagunaan narkoba Edi Kurniawan (30) dinyatakan tewas karena over dosis, Edi mengalami kejang-kejang saat dilakukan pemeriksaan diruang Satres Narkoba Polres Prabumulih, dari mulut pelaku mengeluarkan busa, melihat kejadian itu petugas langsung membawanya kerumah sakit Umum Daerah Kota Prabumulih (RSUD) untuk diberikan pertolongan namun nyawanya tak bisa terselamatkan

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK.MH didampingi Kasat Narkoba AKP Zon Pramana mengatakan “Edi meminum 2 butir ekstasi untuk menghilangkan barang bukti saat digerbek dirumahnya, sehingga saat diintrogasi diruangan Polres Prabumulih pelaku mengalami kejang-kejang” tuturnya

Lanjutnya lagi, pelaku meninggal murni karena Over Dosis karena meminum dua buah ekstasi sekaligus”

Rekan-rekan pelaku kini diamankan di Polres Prabumulih untuk dilakukan penyelidikan dan menunggu ancaman hukuman paling lama delapan tahun penjara (bio/Tau)
Share:

Lagi.! Satres Narkoba Polres Prabumulih Berhasil Tangkap Remaja Pemuja Sabu

PRABUMULIH – Satres Narkoba Polres Prabumulih terus mengungkap jaringan narkoba, perang terhadap barang haram itu dilakukan hingga pecandu pemula. Aldo Firera (18) salah satu pencandu narkotika jenis sabu yang tinggal Jalan Perwira Gang Cemara No 26 Prabumulih Barat Kota Prabumulih berhasil dibekuk, senin (29/10/18)

Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan tujuh paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu seberat 0,98 gram dan Uang Sejumlah Rp.115.000 diduga hasil penjualan narkoba

Penangkapan pelaku penyalagunaan narkoba berawal dari informasi masyarakat bahwa setiap jam 18.00 Wib dijalan bukit lebar bakaran sering terjadi transaksi narkoba dan setelah mendapat informasi tersebut anggota Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan.

Sekitar pukul 18.30 wib tim Opsnal Resnarkoba langsung menuju ke tempat kejadian perkara TKP dan ditemukanlah seseorang yang gerak geriknya mencurigakan, setelah didekati pelaku mencoba melarikan diri dan sambil membuangkan narkotika jenis sabu sebanyak tujuh paket kecil.

Setelah dilakukan introgasi diketahui bahwa yang pelaku mengatakan barang haram tersebut didapat dari temannya ED yang tinggal satu kampong dengan pelaku.

Semntara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, SIK.MH membenarkan telah terjadi penangkapanterhadap pelaku penyalagunaan narkoba

“benar pelaku sudah kita amankan dan barang bukti sudah kita giring ke Mapolres untuk dilakukan penyelidikan” tukasnya (bio/Tau)
Share:

Ini Harapan Bupati Terkait Adanya Empat Warga PALI Jadi Penumpang Pesawat Lion Air Yang Jatuh

PALI -- Adanya kabar empat warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang masuk dalam manifest penumpang pesawat Lion Air JT Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Senin (29/10/2018) pagi, Bupati PALI Heri Amalindo menyampaikan harapannya agar keempat warga PALI itu bisa segera ditemukan dan teridentifikasi.

"Tentunya kami turut berduka atas dugaan adanya warga PALI yang ikut jadi korban musibah pesawat Lion Air," ungkap Bupati, Selasa (30/10).

Orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan ini juga mengaku bahwa dirinya sejak mendengar kabar adanya warga PALI menjadi penumpang pesawat naas itu sampai malam harinya terus memantau perkembangan pencarian korban serta memastikan keempat nama dalam daftar manifest penumpang pesawat tersebut benar-benar warga PALI.

"Kami akan datangi rumah duka, untuk bertemu langsung pihak keluarga dan memberikan support agar keluarga tabah dalam menghadapi musibah ini," tukasnya.

Dikabarkan sebelumnya, bahwa nama Dadang Saputra (27), Ase Sarifudin (25) serta dua orang lainnya merupakan pasangan suami istri Chandra Kirana (29), dan Cici Arista (28), yang berasal dari kelurahan Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi, masuk dalam daftar manifest penumpang pesawat komersil Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang.

Mereka (para korban) memang bekerja disalahsatu perusahaan swasta di Pulau Bangka dibidang investasi mata uang asing. Awalnya mereka berenam bertolak ke Pulau Bali untuk melakukan seminar. Sepulang dari Bali, rombongan tersebut berpisah di Jakarta, karena harus transit di Jakarta terlebih dahulu. Keempat korban kemudian melanjutkan perjalanannya ke Pangkal Pinang, sementara dua orang lainnya menuju Palembang untuk kemudian pulang ke Kabupaten PALI.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu informasih terkait keempat korban. Seperti yang terpantau dikediaman rumah duka pasangan suami istri korban Chandra Kirana dan Cici Arista di kelurahan Bhayangkara kecamatan Talang Ubi.

"Ada adik korban Candra dan perwakilan dari keluarga korban lainnya yang sudah berada di Jakarta sejak kejadian kemarin pagi, hingga saat ini belum mendapatkan informasi pasti terkait keempat korban tersebut. Kita tetap berharap yang terbaik untuk korban. Semalam juga kita sudah melakukan doa bersama untuk keselamatan anak kita dan korban lainnya." jelas Anang Urip yang merupakan ayah dari korban Candra kirana, dikediamannya kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi.
Share:

Triwulan III Produksi Migas Pertamina EP Asset 2 Pendopo Capai 100 Persen Lebih

PALI -- Sebagai bagian dari PT. Pertamina EP Asset 2 sekaligus kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field berhasil membukukan pencapaian produksi migas diatas 100% hingga triwulan III tahun 2018.

Menciptakan inovasi pergantian supply gas fuel enginee sumur artificialift di area SP 1 Jirak menjadi salahsatu upaya yang diambil perusahaan tersebut dalam pencapaian itu.

Munir Yunus, Field Manager PT Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo menjelaskan bahwa fuel suppy di jirak pada awalnya berasal dari Gas supply dari SKG 18 Benuang dirubah menjadi dari sumur-sumur jirak itu sendiri.

"Sehingga sekarang area SP1 Jirak sudah tidak bergantung dari SKG 18 Benuang," terang Munir Yunus, belum lama ini.

Dengan inovasi yang sudah dilakukan sejak kurang lebih 1 tahun yang lalu, Lanjut Munir Yunus bahwa produksi dari SP1 Jirak bisa dipertahankan kurang lebih sebesar 110 bopd tanpa adanya Loss Production akibat supply gas yang kurang dari SKG 18 Benuang.

"Salah satu inovasi baru yang saat ini tengah diimplementasikan oleh pekerja kami adalah Perubahan supply gas di SP 1 Jirak dengan memanfaatkan gas flaring untuk supply gas fuel enginee artificalift sumur-sumur minyak di Jirak Pendopo Field," ungkap Munir Yunus.

Munir Yunus menjelaskan bahwa PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field berkomitmen untuk mencapai maksimal target minyak dan gas yang sudah di tentukan oleh BOD dan SKKMIGAS yaitu dengan menggalakan improvement dan menjaga kehandalan fasilitas produksi minyak dan gas adalah menjadi salah satu perhatian utama yang terus ditingkatkan.

"Salah satu bentuk komitmen Perusahaan, PEP Pendopo Field telah membentuk tim Inovatif untuk melakukan improvement di bidang fasilitas produksi migas dengan nama tim PC-Prove Gasdor. Tim ini diketuai oleh Hafis Syafrudin Anshari (Production Senior Spv) yang berasal dari Fungsi Production Operation di bawah pimpinan Fungsi Production Assistant Manager Fajri Abdurrakhmansyah," sambungnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa PC-Prove Gasdor telah melakukan inovasi berupa perubahan gas suppy fuel ke Area SP1 Jirak dan melakukan pemasangan Well Head Compressor agar kiriman gas bisa sampai ke sumur-sumur yang relatif jauh jaraknya.

"Dengan berhasilnya improvement ini maka sekarang area SP 1 Jirak tidak lagi bergantung dari kiriman gas SKG 18 Benuang. Dan Loss Production akibat supply gas kurang bisa dihindari. Proses modifikasi ini memakan waktu kurang lebih empat bulan yang meliputi desain, engineering, pengadaan material, konstruksi, inspeksi, dan tes operasi," bebernya.

"Ini adalah salah bukti bukti komitmen dan inovasi kami pekerja PT Pertamina EP Pendopo Field dalam menjaga ketahanan produkski energi Nasional," tegas Munir Yunus

Dirinya berjanji Pertamina EP Pendopo Field akan terus mengembangkan inovasi ini yang sudah dilakukan sejak Agustus 2017 silam dan juga optimis bahwa inovasi ini akan memberikan kontribusi pada ajang inovasi hulu migas di tingkat nasional.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts