PRABUMULIH - Sekola Dasar Negri 37 kota Prabumulih mengadakan rapat dadakan tentang status akun Facebook pada hari Rabu 09.01.19 sekitar pukul 22.40 wib kemarin.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Akun Palsu Facebook Menyerang SDN 37 Prabumulih
PRABUMULIH - Sekola Dasar Negri 37 kota Prabumulih mengadakan rapat dadakan tentang status akun Facebook pada hari Rabu 09.01.19 sekitar pukul 22.40 wib kemarin.
Prihatin, PT Pertamina Asset 2 Adera Field Prabumulih Bangun 6 Unit Toilet di 2 SD
Bantuan Pembangunan toilet untuk sekolah dasar itu diberikan oleh PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed karena sebelumnya keadaan bangunan toilet kedua sekolah tersebut sangat memprihatinkan
Kabar gembira itu disampaikan langsung oleh utusan pihak PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed dalam pertemuannya di Aula Kantor Lurah Gunung Kemala Kota Prabumulih
Wawan Gunawan selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Pertamina Field Adera menyampaikan hal tersebut karena sebelumnya warga setempat meminta kepada perusahaan untuk segera diberikan bantuan berupa 6 unit bangunan toilet di sekolah tersebut
“Bantuan itu kita berikan untuk SDN 55 sebanyak 3 Unit, dan SDN 84 sebanyak 3 unit juga, pihak perusahaan sudah berkewajiban untuk merealisasikan bantuan bagi masyarakat di wilayah kerja kami” ucapnya saat memberikan sambutan
Bantuan yang diberikan pihak perusahaan itu sekarang mendapat apresisasi dari berbagai pihak diantaranya kedua sekolah dasar tersebut dan pihak Pemerintah setempat
Sumadi, salah satu warga Desa Talang Borvit mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah mambantu sekolah tempat anaknya belajar
“kami sangat berterima kasih karena untuk kebaikan anak kami juga yang sekolah disana” ucapnya
Hal senada juga disampaikan Sumarden, SKM selaku Lurah Gunung Kemala dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan pihak perusahaan yang telah merealisasikan bantuan 6 unit bangunan Water toilet itu untuk kedua sekolah yang ada di Gunung Kemala Kecamtan Prabumulih Barat.
Dua Sekolah di Gunung Kemala dapat bantuan 6 unit pembangunan Toilet
Bantuan Pembangunan toilet untuk sekolah dasar itu diberikan oleh PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed karena sebelumnya keadaan bangunan toilet kedua sekolah tersebut sangat memprihatinkan
Kabar gembira itu disampaikan langsung oleh utusan pihak PT.Pertamina EP asset 2 Adera Filed dalam pertemuannya di Aula Kantor Lurah Gunung Kemala Kota Prabumulih
Wawan Gunawan selaku Hubungan Masyarakat (Humas) Pertamina Field Adera menyampaikan hal tersebut karena sebelumnya warga setempat meminta kepada perusahaan untuk segera diberikan bantuan berupa 6 unit bangunan toilet di sekolah tersebut
“Bantuan itu kita berikan untuk SDN 55 sebanyak 3 Unit, dan SDN 84 sebanyak 3 unit juga, pihak perusahaan sudah berkewajiban untuk merealisasikan bantuan bagi masyarakat di wilayah kerja kami” ucapnya saat memberikan sambutan
Bantuan yang diberikan pihak perusahaan itu sekarang mendapat apresisasi dari berbagai pihak diantaranya kedua sekolah dasar tersebut dan pihak Pemerintah setempat
Sumadi, salah satu warga Desa Talang Borvit mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah mambantu sekolah tempat anaknya belajar
“kami sangat berterima kasih karena untuk kebaikan anak kami juga yang sekolah disana” ucapnya
Hal senada juga disampaikan Sumarden, SKM selaku Lurah Gunung Kemala dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih atas bantuan pihak perusahaan yang telah merealisasikan bantuan 6 unit bangunan Water toilet itu untuk kedua sekolah yang ada di Gunung Kemala Kecamtan Prabumulih Barat. (SN)
Disnakertrans PALI Catat 8 Pegawai TKA, Lebih Dari Itu Laporkan!
Diakui Usman Dani, kepala Disnakertrans bahwa jumlah TKA di Kabupaten PALI masih belum bertambah atau berkurang, meskipun ada salahsatu perusahaan yang mengerjakan tenaga asing tidak beroperasi.
"Setelah kita data, jumlah TKA tetap ada 8 orang, tersebar di beberapa perusahaan. Apabila lebih dari itu, maka ilegal. Untuk itu, silahkan lapor ke kita apabila ada TKA baru masuk atau mencurigakan," ujar Usman Dani, Kamis (10/1).
Tetapi untuk pekerja tenaga asing di PT Pelda Indo Ruber, perusahaan pengolahan getah yang beroperasi di Desa Modong Kecamatan Tanah Abang sifatnya rolling, atau gantian.
"Apabila ada yang keluar atau cuti, TKA di perusahaan itu giliran. Jadi jumlah tetap, namun masih kita pantau izin maupun pertukarannya. Untuk izin TKA kaluar masuk, itu dikeluarkan kementerian, jadi kita hanya memantau saja," terangnya.
Dari 8 orang TKA, ada diantaranya yang sudah habis masa tinggalnya. Untuk itu Disnakertrans sudah memanggil TKA bersangkutan. "Sudah kita panggil, dan saat ini yang bersangkutan telah mengurus perpanjangan izinnya," tandasnya.
Gegara Himpitan Ekonomi, Cecep Nekat Curi Besi
Santap Makanan Jalanan, 8 Siswa SD Keracunan
Kejadian yang nyaris merenggut nyawa korban itu sempat membuat para guru dan orang tua murid panik, saat proses belajar mengajar sedang berlangsung berubah menjadi kehebohan yang terjadi sekitar pukul 09.00 wib, rabu (9/1/19)
Para siswa diketahui mengkonsumsi jajanan jalanan yang dijual di depan sekolah, saat kejadian para guru cepat mengambil tindakan dengan membawa ke 8 siswa yang mengalami keracunan makanan ke Puskesmas Pembantu Muara Lawai, dan selanjutnya di rujuk ke RSU dr HM Rabain Muara Enim. Sehingga para siswa cepat tertolong karena mendapatkan penangan medis secara cepat.
Dari penuturan para siswa, mereka mengalami kepala pusing , perut mual dan muntah muntah setelah menyantap makanan jajanan tepung sagon yang dijual seorang pedagang jajanan di sekolah tersebut seharga Rp 500/buah.
Salah satu siswa yang menjadi korban yakni Ziorinaldi, siswa kelas IV SDN 6, ketika dibincangi di ruang perawatan RSUD dr HM Rabain Muara Enim, mengatakan, kejadian itu bermula pada jam istrirahat pertama sekitar pukul 09.00 WIB. Zio bersama teman-temannya membeli Sagon itu dengan harga Rp.500, setelah dimakan beberapa menit zio dan temannya merasakan mual dan kepala rasa melayang” tuturnya
Hal senada juga dijelaskan Herlina, salah seorang guru yang membawa siswa keracunan ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim. “Siswa ini diduga keracunanan makanan kue tepung sagon yang dibeli dari pedagang jajanan berjualan di sekolah,” jelasnya. Para siswa membeli makanan jajanan itu pada saat jam istrirahat pertama.
Dari laporan para guru petugas Puskermas Pembantu Kecamatan Merapi Timur, tiba di rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kepada siswa yang keracunan. Kemudian petugas Puskesmas Pembantu Kecamatan Merapi Timur, juga melakukan pengecekan ke sekolah siswa tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Merapi Timur, AKP Herly, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengecekan ke lapangan
“ saya sudah perintahkan anggota untuk kroscek kelapangan langsung, sekrang kita masih menunggu hasil di lapangan” tegasnya
https://m.youtube.com/watch?v=nPpZ8ICzVgI
Mencekam! Puluhan Warga Blokade Jalan Jenderal Sudirman Hingga Menyebabkan Macet. Ricuh?
Para pemilik toko kemudian melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes atas kebijakkan yang diberlakukan Pemerintah setempat yang dinilai merugikan para pemilik toko.
Pasalnya, akibat pelarangan parkir disisi jalan menyebabkan omzet pedagang menjadi menurun.
Alih-alih melakukan aksi protes, apa yang dilakukan pemilik toko ini menyebabkan kemacetan.
Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sejumlah petugas kepolisian disiagakan di lokasi.
Video blokade jalan oleh pemilik toko tersebut tersebar luas di sosial media, baik Whatapp maupun facebook.
SIMAK VIDEONYA :
https://m.youtube.com/watch?v=X62g1h777-A
Tuntutan ganti rugi tak sesuai, warga ancam tutup Jalan Pal 6 Pertamina
Direktur utama PT.GHEMM Indonesia Mr. Yao yao dalam hal ini diwakili oleh Wanda dan Jhoni selaku Humas sekaligus Penerjemah bahasa mandarin mengatakan sebelumnya pihak perusahaan sudah membahas masalah pencermaran lingkungan ini dengan petinggi perusahaan itu
“Minggu kemarin setelah bos pulang dari Beijing kita sudah bilang tentang tuntutan warga, namun kata Jhoni, pak Yao yao hanya akan mengganti rugi lahan dengan keseluruhan bukan permeter yang diinginkan warga” ucapnya
Jhoni menambahkan seharusnya pihak Pemerintah turun langsung dan harus menengahi permasalahan ini apalagi kata dia masalah limbah ini sudah tiga tahun lebih belum selesai
“pihak Pemerintah yang terkait harusnya turun tangan, jangan tutup mata, kalau kami hanya sebatas pekerja di perusahaan ini tidak bisa berbuat banyak” terangnya
Wanda juga menambahkan tawaran ganti rugi yang diklaim warga dengan luas 24.000 hekatare itu tidak disepakati oleh direktur, perusahaan tidak dapat mengganti rugi dengan Rp 30 ribu permeter seperti yang diinginkan warga
“Bos bilang Cuma bisa ganti sedikit dari tuntutan warga, kita hanya bisa mengikuti arahannya” ucapnya
Sementara itu, M.Kosen,SH selaku Ketua Kordinator Aksi beberapa waktu lalu mengatak tidak setuju dengan tawaran pihak perusahaan, dia menilai ganti rugi yang diberikan PT.GHEMMI itu jauh lebih sedikit dibanding kerusakan kebun karet warga yang diakibatkan tambang batubara tersebut
“kebun karet punya saya itu ada 24.000 hektare yang terkena dampak, semua sudah menghasilkan uang, sedangkan sejak terkena dampak limbah, produksi karet semakin menurun, pihak perusahaan seharusnya bertanggungjawab atas pencemaran itu” tegasnya seraya mengatakan bahwa dirinya bersama sekitar 60 orang pemilik lahan yang terkena dampak itu meminta ganti rugi sebesar Rp.30 ribu permeter sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Selatan”
Dilain itu, puluhan warga yang merasa kebun karetnya terkena dampak limbah perusahaan akan kembali menutup akses jalan perusahaan melalui Pal 6
“Tadi warga ada telpon saya, mereka mengatakan akan menutup jalan Pal 6 yang sering dilewati perusahaan, untuk sementara waktu tidak boleh ada aktifitas perusahaan melewati jalan itu” ucap Kosen menirukan seruan warga
Kapolsek Rambang Dangku AKP Apriyansah melalui Kanit Shabara Maliki saat dibincangi usai pertemuan tadi pagi mengatakan pihak kepolisian akan berusaha mencoba menengahi masalah dan menjamin keamanan, dan jika warga akan melakukan aksi lanjutan seperti pemblokiran jalan warga di himbau untuk tidak bergerak secara anarkis
“Kami tidak bisa melarang jika warga ingin kembali melakukan aksi lanjutan, tapi untuk lebih baiknya menyampaikan pendapat secara baik” terangnya
Ratusan masa Tuntut Pemkot tak izinkan Truk Kayu Lintasi Jalan Sudirman
“Truk yang bermuatan kayu Log dari PT Tel dan Musi Hutan persada (MHP) itu harus di stop, mereka bisa leluasa melewati jalan sudirman” ujar Sastra Amiadi selau Koordinator aksi
Sastra mengatakan meminta Pemkot untuk secara tegas melarang truck yang bertonase tinggi, karena hal ini kata dia, akan mempercepat rusak jalan Kota Nanas
Sastra menambahkan jika dirinya mewakili Agresi menuntut pemerintah untuk dapat menertibkan angkutan bermuatan kayu yang melebih muatan hal itu, ucapnya dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan
“Tidak sedikit korban kecelakaan akibat mobil besar yang melintas, bahkan dulu truk seperti batubara, kayu log sering jadi amukan masa” ucapnya
Kemudian Massa juga menuntut kepada pihak yang berwenang dapat menertibkan aksi Pungutan liar (pungli) di sepanjang jalan lingkar dan yang membebaskan mobil bermuatan besar lewat jalan kota pada malam hari
Sekda Prabumulih H.M Kowi saat menerima para pendemo mengatakan, pihaknya akan menampung aspirasi dari masyarakat tersebut dan akan menyampaikan langsung tuntutan tersebut kepada walikota.
"Saat ini pak Walikota sedang di Lampung untuk menyerahkan bantuan pada korban tsunami, nanti setelah bapak walikota pulang, baru kita sampaikan," ucapnya
Pendemo juga mengancam akan bertindak sendiri jika tuntutan tidak segera ditindak lanjuti dengan cara memberhentikan kayu yang melintas dijalan sudirman