Lampu Jalan Banyak Mati, Warga PALI Minta Instansi Terkait Segera Perbaiki

PALI-- Keberadaan lampu jalan yang telah dipasang Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hampir disepanjang jalan umum dan jalan dalam lingkungan warga rupanya saat ini banyak dikeluhkan masyarakat. Pasalnya banyak lampu jalan yang mati.

Seperti dikeluhkan Ismawan, warga Desa Tanah Abang Jaya Kecamatan Tanah Abang. Menurutnya, banyak lampu jalan yang ada di Tanah Abang tidak berfungsi.

"Sayang kalau dibiarkan saja, sebab lampu jalan yang seharusnya menerangi lingkungan dan sekitar jalan-jalan umum tidak hidup," ujar Ismawan, Minggu (3/3).

Terutama disepanjang jalan dari Tanah Abang menuju desa Modong yang menjadi perbatasan kabupaten, diakuinya bahwa lampu jalan yang hidup bisa dihitung oleh jari.

"Padahal setiap bulan Pemda pasti bayar ke PLN tidak sedikit. Untuk itu kami minta instansi terkait untuk turun kelapangan mengecek dan memperbaiki lampu jalan agar berfungsi kembali," pintanya.

Sama halnya diutarakan Redi, warga Talang Ubi yang mengatakan bahwa lampu jalan yang dipasang sepanjang Desa Talang Bulang menuju Kecamatan Penukal lebih separuh mati.

"Untuk apa dipasang kalau tidak hidup, kondisi itu sudah lama terjadi. Kami berharap ada tindakan cepat dari pemerintah, karena tidak sedikit anggaran yang digunakan untuk pemasangan lampu jalan," harapnya.

Terpisah ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono menyatakan bahwa dewan akan segera memanggil instansi terkait dalam hal ini, Dinas Lingkungan Hidup. "Kita akan panggil Dinas LH untuk segera lakukan perbaikan dan perawatan terhadap seluruh lampu jalan yang telah terpasang," tandasnya.(SN) 
Share:

Si Doel Di Puncak Acara HUT PTBA

MUARA ENIM--Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PTBA yang ke 38 dikejutkan dengan soundtrack sinetron tahun 90an yang sempat menjadi acara faforit kala itu. Lagu yang digarap ulang ini menjadi pembuka penampilan band asal Palembang Armada.
Lagu yang sudah melekat diingatan ini membuat se isi GOR Bukit Asam ikut bernyanyi bersama , tidak terkecuali Direktur Utama (Dirut) PTBA Arvian Arifin yang memang mengidolakan band asal kota Pempek ini.

Memulai penampilannya sekitar pukul 22.00 wib, band yang digawangi oleh Rizal, Andha, Endra dan Andika ini sudah ditunggu para tamu undangan dan pengunjung GOR Bukit Asam sejak sore hari.

Membawakan sekitar 10 lagu, Armada mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama membawakan lagu lagu hits mereka seperti, Pergi Pagi Pulang Pagi, Pemilik Hati, Asalkan Kau Bahagia, dan banyak lagi lainnya.

Ratusan flash light yang sengaja dinyalakan penonton baik di tribun maupun di kiri kanan panggung juga menjadi satu aksi yang memukau dalam penampilan band yang sudah berdiri sejak 2007 ini.

Dalam perayaan HUT kali ini, PTBA tidak hanya mendatangkan band asal Palembang ini saja. PTBA juga mengundang penyanyi dangdut Nela Kharisma dan juga Guest Star Fathin Sidiq yang memukau di awal acara.

Direktur Utama (Dirut) PTBA Arvial Arifin dalam kesempatannya mengatakan, di usia yang tidak muda lagi ini, PTBA akan terus memberikan sesuatu yang luar biasa, baik kepada masyarakat di sekitar wilayah pertambangan maupun bangsa Indonesia pada umumnya.

Selain itu, Arvian juga mengatakan, kedepan PTBA akan memaksimalkan penggunaan batubara menjadi bentuk olahan lainnya seperti Oli, dan bahan bakar jenis lainnya sehingga nantinya hasil tambang tidak hanya menjadi bahan mentah namun menjadi olahan lainnya.

Sebelum pelaksanaan malam puncak acara, PTBA juga menggelar berbagai acara lainnya seperti lomba memancing, lomba kesenian daerah, lomba mewarnai serta lomba panjat pinang yang mendapat rekor MURI serta tari masal yang melibatkan ribuan penari yang juga mendapatkan penghargaab dari MURI dan beberap kegiatan lainnya.

Semntara itu, penyanyi dangdut asal Prabumulih Rara akan kembali menghibur masyarakat Tanjung Enim dalam acara jalan santai yang akan dilaksanakan Minggu (3/3) di halaman kantor Pusat PTBA dengan dipandu oleh MC kondang Indra Bekti.
Share:

Tabrak Toko TB.Shuta Prabumulih, mobil angkot Palembang Terguling


PRABUMULIH – Sebuah mobil minibus jurusan Pasar Kuto – Lemabang Kota Palembang menabrak sebuah Rumah Tokoh (Ruko) TB.Shuta dijalan Jenderal Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih , sabtu (2/3/19) sekitar pukul 17.30 Wib

Mobil dengan Nomor polisi BG 1947 AB yang mengakut penumpang dari arah Baturaja Kabupaten OKU menuju Palembang itu menabrak tiang pembatas toko Bangunan TB.Shuta hingga menyasar sejauh sekitar puluhan meter

Dari informasi yang dihimpun dilapangan Mobil sempat mengalami pecah ban dibagian depan, dalam keadaan kecepatan tinggi mobil tersebut menabrak tong sampah dan menyasar ke toko bangunan milik Shuta

“tadi sebelum pulang ban mobilnyo ditambah angin tapi memang sudah ada benjolan” ucap salah satu korban yang berada didalam mobil angkot tersebut yang merupakan warga Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2 Kota Palembang

Diketahui rombongan mengalami kecelakan tunggal tersebut baru pulang dari acara pernikahan kerabatnya di Baturaja OKU
"Korban yang mengalami kecelakaan dibawa kerumah sakit RS.Umum Kota Prabumulih"
Foto : dok.sumateranews

Akibat kejadian itu mobil yang nyaris terbalik itu mengalami rusak berat dengan kaca depan mobil hancur dan semua penumpang mengalami luka ringan di bagian kaki dan tangan akibat benturan benda keras yang menabrak coran beton dan tiang pembatas yang berada di depan toko bangunan

Beruntung saat kejadian maut itu terjadi toko bangunan yang ditabrak sudah tutup hingga tidak menimbulkan kerusakan berat pada bangunan tersebut

Hingga berita ini diturunkan sopir angkot mengalami luka dibagian pelipis kepala dan petugas Kepolisian Polres Prabumulih sudah berada dilokasi kejadian dan korban sudan dilarikan kerumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Prabumulih (SN)

Share:

Ormas AMP tuntut diduga Korupsi PDAM Prabumulih segera diusut




PRABUMULIH - Organisasi Masyarakat (Ormas) Aspirasi Masyarakat Prabumulih ( AMP ) gelar unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Prabumulih, dengan puluhan massa yang digerakan didepan Kantor kejari itu menuntut pengusutan kasus dugaan korupsi dilingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), jumat (1/3/19)

Masa yang berunjuk rasa menuntut dan mendesak kasus yang melibatkan elit pimpinan PDAM Tirta Prabujaya segera diproses dan diadili, tak hanya itu Massa juga mendesak BPKP untuk segera menyelesaikan audit keuangan atas kasus dugaan korupsi yang sedang diusut dapat ditindaklanjuti oleh Kejari Prabumulih.

Ketua Ormas  AMP Kota Prabumulih Ariantono dalam aksi unjuk rasa tersebut mengatakan Pihak Kejari Kota Prabumulih harus tegas dan meminta bantuan BPKP untuk segera menyelesaikan audit keuangan PDAM Tirta Prabujaya

“kita harap kasus dugaan korupsi ini segera diusut sampai tuntas, ini sudah lama tapi belum ada kejelasan, belum ada penanganan yang serius” ucap Arianto

Menurut Tono, pihaknya berharap Kejari Prabumulih melakukan penanganan secara menyeluruh dan menjerat seluruh pihak yang terlibat apabila alat bukti sudah terpenuhi

"Kami tidak mengharapkan kasus ini sampai mangkrak dan tidak mendapat penanganan sebagaimana ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya siap mendukung penuh Kejari Prabumulih dan akan terus mengawal upaya penegakan hukum dalam kapasitas pidana sebagai sendi hukum publik yang menjadi pranata utama dalam memberikan langkah penataan terhadap masyarakat, khususnya masyarakat Prabumulih.

Dari pantauan, dalam orasi yang dilakukan, puluhan masa mendesak agar BPKP segera menyelesaikan audit keuangan atas kasus dugaan korupsi tersebut, ngusut tuntas kasus PDAM dan segera menetapkan tersangka terhadap siapa pun jika alat bukti sudah terpenuhi.

Massa ini juga meminta agar Kejaksaan menelusuri segala bentuk indikasi korupsi di lingkungan PDAM Tirta Prabujaya.

Sebagai informasi, Kejari Prabumulih saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi yang ditengarai terjadi di PDAM Tirta Prabujaya. Sampai saat ini Kejari Prabumulih terus melakukan pemeriksaan administrasi dan dugaan kesalahan prosedur terkait hasil penjualan air bersih yang menggunakan mobil tangki serta memeriksa dugaan penyimpangan penggunaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dan penggunaan keuangan yang disinyalir digunakan untuk kepentingan pribadi.

Aksi yang berlangsung damai itu berjalan aman dan dijaga ketat oleh tim gabungan Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih (SN)
Share:

Di Muara Enim, Ada 65 Kasus DBD, 3 Jiwa Meninggal Dunia

MUARA ENIM -- Sepanjang 2019, Januari hingga Februari, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Muara Enim tercatat sebanyak 65 kasus. Di mana, 42 kasus terjadi di Januari, dan 23 kasus pada Februari. Bahkan dari kasus DBD ini, 3 jiwa meninggal dunia.

Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Vivi Mariani, menyebut kasus DBD tertinggi terjadi di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Belide Darat, Desa Sugih Waras, dan kota Muara Enim.

“DBD mulai terjadi pada November tahun lalu, namun belum begitu banyak hanya ada satu-dua kasus saja. Kemudian pada Desember tahun lalu kasusnya ada 20. Semakin meningkat di Januari sebanyak 42 kasus. Sedangkan di Februari turun menjadi 23 kasus,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Vivi Mariani, Jumat (1/3).

Lebih lanjut, sambung Vivi, wabah DBD masih akan menjangkiti masyarakat hingga Maret mendatang. Hal tesebut diprediksi lantaran di bulan ini hujan masih turun. “Walau begitu, kita harap kasus DBD di Maret kembali turun,” ucapnya.

Mengingat kemungkinan wabah DBD masih menjangkiti, Vivi mengimbau masyarakat agar ikut melakukan upaya antisipasi penyakit DBD. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Pertama, tiap rumah harus menerapkan hidup bersih dan sehat, serta melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk,” imbuh dia.

Semua tempat, lanjutnya, berpotensi menjadi sarang nyamuk. Dia mencontohkan, sarang nyamuk bisa terjadi di dalam rumah, seperti dispenser yang sering terdapat air tumpah. “Jadi jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk,” tuturnya.

Disamping itu, hal lain yang bisa dilaksanakan adalah dengan kegiatan 3M, yaitu menguras, menutup dan mengubur. “Kemudian bisa juga dengan penaburan bubuk abate yang dilakukan secara berkala, serta dengan fogging (pengasapan). Hanya saja lebih efektif 3M dibanding fogging,” tukasnya.
Share:

Indonesia All Star Gulung Pemain Prabumulih 12 - 0


PRABUMULIH – Turnamen Alex Noerdin Cup kunjungan yang kedua belas kali ini berada di Kota Prabumulih, kesebelasan All Star yang diboyong tim Alex Noerdin berhasil melumpuhkan pertahanan Persipra All Star yang digelar langsung di Satadion Komplek Pertamina, kamis (28/2/18)

Kesebelasan All Star Indonesia yang diisi para pemain yang pernah merumput di kandang Sriwijaya FC itu antara lain Fauzi Toldo,  Mahyadi Panggabean, Aris Indarto, Rolando Khoibur, Erik Setiawan, Vijay, Cornelis Mamesah, Ronald Fagundes, Oktavianus, Akhmad Junaidi, dan Amirul Mukminin.

SIMAK VIDEONYA :



Dalam permainan yang digelar pukul 15.30 wib itu pertahanan Persatuan Sepak Bola Prabumulih (Persipra All Star) berhasil ditembus oleh serangan pemain luar negeri Ronald Fagundes dan Vijay yang mampu merubah kedudukan dimenit pertama menjadi 1 – 0, 
"Kesebelasan Indonesia All Star saat diruang ganti sebelum bertanding"

Tak menyerah dengan gempuran lawan Persipra mencoba melawan serangan Indonesia All Star Melalui Yayak Zila namun serangan tersebut mampu dipatahkan oleh tembok pertahanan  Fauzi Toldo

Hingga berakhir pertandingan kedua kedudukan berhasil diraih oleh tim All Star Indonesia 12 – 0 untuk Persipra

Kunjungan turnamen Alex Noerdin Cup yang kedua belas di Prabumulih tak hanya melakukan pertandingan dengan Persipra tetapi juga melakukan Seleksi Coaching Clinic untuk mencari bibit pemain muda diseluruh pelosok Sumatera Selatan dan akan di didik bersama di Palembang dengan acara inti mendatangkan pemain legendaris dunia asal Brasil yakni Ronaldhinho

Dari hasil Coaching Clinik yang digelar di Lapangan Komplek Pertamina tadi siang berhasil terpilih empat putra terbaik yang berhak mengambil tiket menuju Palembang yang akan bertemu Pemain dunia
"Tim Persipra All Star fotbar Alex Noerdin dan Walikota Prabumulih Ridho yahya"

“Bagi yang belum beruntung dan belum terpilih untuk latihan bersama Ronaldhinho jangan sedih, kalian bisa datang ke stadion Jakabaring nanti 31 Maret 2019 akan datang” Ucap Mantan Gubernur Sumsel dua periode itu (SN).

Share:

Dua Pemuda Pembobol SD Dibekuk

MUARA ENIM--Tim Lebah Unit Reskrim Polsek Tanjung Agung, akhirnya berhasil mengungkap pelaku pembobol ruang kantor gedung SDN 26 Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim yang terjadi pada (8/2) lalu sekitar pukul 22.00WIB.
                  Pelaku diketahui bernama Adi Purnawan (30) dan Andi (24), keduanya  warga Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung Muara Enim.
                  Kedua pelaku diamankan petugas, Rabu (26/2). Dari tangan kedua pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti yang dicuri berupa kipas angin dan ampli. Kini kedua pelaku berikut barang buktinya diamankan di Mapolsek Tanjung Agung.
                   Aksi pembobolan itu dilakukan pelaku dengan cara merusak jendela bagian belakang ruang perpustakaan. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh Wariono (45), salah seorang guru sekolah tersebut yang membuka pintu ruangan tersebut.
                 Kejadian itu dilaporkan ke Polsek Tanjung Agung. Menindaklanjuti laporan itu, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk. Pelaku dibekuk pada saat hendak menjual kipas angin curian tersebut.
                Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur, ketika dikonfirmasi, Kamis (27/2) membenarkan penangkapan itu.
               “Kedua pelaku berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Tanjung Agung,” jelasnya. 


Share:

DPO Maling Kambing Dibekuk

MUARA ENIM--Petugas Unit Reskrim Polsek Sungai Rotan, kembali berhasil membekuk pelaku pencurian hewan ternak kambing milik Agus Salim (44), warga Dusun 3, Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Enim yang terjadi pada 12 Maret 2018 lalu.
                Pelaku yang selama ini sebagai DPO ini bernama Junaidi alias Junai (29), warga Desa Penandingan, Kecamatan Sungai Rotan Muara Enim. Pelaku ditangkap petugas, Rabu (26/2) sekitar pukul 13.00 WIB saat berada di sebauh warung di desanya.
               Sebelumnya petugas telah mengamankan dua teman pelaku yang terlibat dalam aksi pencurian hewan ternak kambing tersebut. Kedua teman pelaku bernama Dadang dan Ambone yang kini tengah menjalani hukuman.
              Aksi pencurian itu dilakukan pelaku bersama dua temannya pada  12 Maret 2018 lalu di kadang kambing milik korban. Aksi pencurian itu diketahui korban saat melihat kandangnya kambingnya. Ternyata ternak kambinynya sudah tidak ada lagi.
            Ketika dilakukan pencarian, korban mendapatkan informasi bahwa pelaku telah menjual kambing tersebut. Kejadian itu dilaporkan korban ke Polsek Sungai Rotan.
                 Menindak lanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk dua teman pelaku yang kini tengah menjalani hukuman. Sedangkan pelaku berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO.
                Akhirnya petugas berhasil membekuk pelaku ketika berada di salah satu warung yang ada di desanya. Saat dilakukan penangkapan petugas berhasil mengamankan sepucuk senjata api rakitan jenis pistol di dalam tas sandang yang dibawa pelaku.
                  Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Kamis (27/2) membenarkan penangkapan itu. “Pelaku selama ini DPO dan berhasil diamankan. Dari tangan pelaku diamankan juga satu pucuk senjata api rakitan jenis pistol,” jelasnya. 

Share:

Maksimalkan Penyebaran Informasi, Imigrasi MoU Dengan Kominfo

MUARA ENIM--Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, Telmaizul menandatangani naskah kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kepala Dinas Komunikasi  dan Informatika (Kominfo) Muara Enim, Ardian Arifanaldi. Penandatangan MoU itu dilakukan terkait penyebaran informasi keimigrasian.
               Penandatanganan yang berlangsung di aula kantor Imigrasi, Kamis (27/2), disaksikan Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM. Kemudian disaksikan juga Asisten II Pemkab Muara Enim, Amrullah Jamaludin serta Kepala Bappeda Muara Enim, H Ramlan Suryadi.
                Kepala Imigrasi Kelas II Muara Enim, Telmaizul, mengatakan pelaksanaan MoU dilakukan guna menjalin kerjasama dalam penyebaran informasi Keimigrasian kepada masyarakat.  
                “Kami punya informasi Keimigrasian , sehingga melalui Kominfo dapat menyebarkannya kepada masyarakat,” jelasnya.
                Dengan adanya MoU ini, lanjutnya,  diharapkan ke depan tidak ada lagi salah dalam penyampaian Informasi Keimigrasian kepada masyarakat.
                  Sementara itu, Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, mengatakan dengan adanya MoU tersebut, maka akan tercipta sinergitas  antara Imigrasi dengan Pemkab Muara Enim.  
                 Aliran data dan informasi dari Imigrasi dapat tersamapaikan kepada masyarakat dengan baik. “Saya berharap dinas lain juga bisa mengikutinya,” harapnya.
                 Menurut bupati, perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat telah mendorong dunia memasuki babak baru melalui revolusi industri 4,0. Semuanya terbuhubung dengan internet atau yang dikenal dengan internet of thing (IoT).
                Sehingga, lanjutnya, pertukaran data dan informasi terjadi sangat cepat. “Tentunya harus kita sikapi  dengan mempersiapkan diri untuk menghadapinya  agar kita tidak tergilas oleh  kemajuan teknologi,” jelasnya. 
Share:

Senjata Api Yang Digunakan Pelaku Begal Terhadap Pelajar di PALI, Ternyata..

PALI--Pistol mainan menjadi modal Saburni (45) pelaku begal terhadap dua orang sisiwi SMAN 1 Talang Ubi tadi pagi (28/2) sekitar pukul 06.30 WIB di jalan umum antara Setuntung Desa Suka Maju dengan Talang Ojan Kelurahan Talang Ubi Utara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, untuk menakut-nakuti korbannya dalam melakukan aksinya.

Pelaku Saburni ditangkap Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi bersama temannya Tono (40) keduanya warga Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI tidak lama setelah melakukan aksinya.

"Saburni yang mengajak melakukan penodongan, kalau aku bertugas mengemudi sepeda motor dan disuruh menghadang pelajar yang kebetulan berpapasan ditengah jalan," pengakuan Tono salahsatu pelaku dihadapan polisi saat diinterogasi.

Sementara Saburni mengakui bahwa aksinya baru kali kini dilakukan karena terdesak keinginan mempunyai sepeda motor. "Aku tidak punya motor pak, rencananya motor itu aku pakai sendiri untuk bekerja. Pistol mainan itu memang punya aku yang didapat dari bekas mainan anak-anak yang aku perbaiki dengan memasang solasiban digagang pistol mainan itu agar mirip pistol sungguhan," ucapnya.

Sebelumnya terjadi kejar-kejaran dan kedua pelaku tersudut setelah massa mengepung ruang gerak pelaku, karena korban meminta tolong warga lainnya yang kebetulan melintas disekitar TKP. Saat dikepung massa, kemudian polisi datang, namun meski pelaku sudah tertangkap, tetapi saat polisi membawa ke TKP, kedua pelaku berusaha kabur dan melawan petugas sehingga tim elang melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua pelaku.

"Kita masih korek keterangan pelaku untuk dilakukan pengembangan. Dari penangkapan tadi pagi, kita amankan juga sepucuk pistol mainan dan sebilah pisau yang digunakan pelaku serta dua unit sepeda motor milik pelaku dan korban," terang Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah. (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts