Pewarta PALI Bertolak Ke Jakarta, Begini Tujuannya

PALI--Seluruh awak media yang bertugas di Bumi Serepat Serasan tergabung di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bertolak ke Jakarta, Sabtu (16/3).

Keberangkatan seluruh awak media bertujuan lakukan study banding ke Dewan Pers dan PWI pusat.

Seluruh peserta dilepas Bupati PALI Heri Amalindo diwakili Asisten 3 Ruswani di halaman Sanggar Pramuka Kecamatan Talang Ubi.

"Tujuan kegiatan ini dalam rangka menambah wawasan seluruh pewarta di Kabupaten PALI," kata Adv Nurul Falah, ketua PWI PALI.

Untuk peserta, ditegaskan ketua PWI adalah wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI tanpa terkecuali yang tergabung di PWI.

"Kita sudah ajak seluruh wartawan, kalau pun ada yang tidak ikut, mereka sudah konfirmasi ke kita bahwa mereka sedang berhalangan," tandasnya.

Ketua PWI menekankan seluruh peserta agar benar-benar memanfaatkan momen yang jarang ini untuk menggali ilmu dari Dewan Pers dan PWI pusat dalam meningkatkan kemampuannya dibidang jurnalistik.

"Kita harapkan sepulang dari kegiatan, ilmu peserta bertambah dalam membantu pemerintah membangun PALI menuju PALI Cemerlang. Kami juga sangat berterimakasih kepada Pemkab PALI yang mensupport kegiatan ini. Serta sejumlah stakeholder yang ikut andil mensukseskan kegiatan ini," ucapnya.

Sementara itu, Rusmwani menyampaikan pesan Bupati agar seluruh peserta untuk ikuti kegiatan Study banding di Jakarta dengan sungguh-sungguh.

"Jakarta adalah gudangnya ilmu, jadi galilah ilmu di sana terutama dibidang pemberitaan. Dan kami juga berharap usai dari Study banding peserta lebih profesisonal lagi," pesannya.

Dalam pemberitaan diharapkan Ruswani wartawan harus menjunjung tinggi kode etik jurnalis.

"Galilah berita dari narasumber yang berkompeten dan jangan copy paste agar suatu berita berimbang. Hal itulah yang kami harapkan agar keberadaan media di PALI menjadi media penyampai informasi yang akurat," pungkasnya.(SN) 
Share:

MJMA Untuk Rasa Aman Masyarakat

MUARA ENIM-- Didalam memberikan rasa aman serta mencegah gangguan Kamtibmas kepolisiaan sektor (Polsek) Gunung Megang, Polres Muara Enim lakukan giat patroli rutin pake trail serta memberikan bansos ke masyarakat kurang mampu.

"Salah satu dari tujuh program yang kita laksanakan di Polsek Gunung Megang agar hadirnya polisi ditengah masyarakat dapat dirasakan oleh mereka adalah My Job My Advanture (MJMA). Giat yang dilakukan secara rutin ini kita gunakan sepeda motor trail dengan tujuaan memberikan rasa aman bagi masyarakat dan mencegah tindak pidana gangguan Kamtibmas di masyatakat," terang AKP. Ferryanto Kapolsek Gunung Megang, Jum'at (15/03).

Masih kata Ferry giat yang dilakukan secara rutin ini juga disandingkan dengan pemberiaan bantuaan sosial (Bansos) bagi masyarakat kurang mampu.

"Untuk menciptakan rasa aman dan sebagai bentuk hadirnyo polisi didaerah-daerah pelosok anggota Polsek Gunung Megang melaksanakan patroli degan mengunakan sepeda motor trail serta memberikan bingkisan kepada warga kurang mampu di desa Lubuk Mumpo," urainya.

Lanjut Fery giat yang mereka lakukan akan terus dilakukan dan berkelanjutan demi berartinya hadir polisi ditengah masyatakat.

"Kita akan laksanakan giat ini secara rutin demi mengantisifasi berbagai macam gangguan Kamtibmas serta membantu meringankan beban saudara kita yang kurang mampu sehingga hadirnya polisi ditengah masyarakat benar-benar bermakna dan dicintai oleh rakyat," pungkasnya.
Share:

Gelapkan Motor Petani, Endi Tersungkur di Pelor Polisi

PALI - Akibat nekat melakukan aksi pengelapan sepeda motor milik seorang petani karet, Endi (29), warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tersungkur setelah betisnya diterjang pelor petugas.

Penangkapan Endi berlangsung, Kamis (14/3) sekitar pukul 11.00 WIB, saat sedang duduk di Jalan Servo Kilometer 42, Kecamatan Tanah Abang. Petugas yang mencoba mengepung pelaku, ternyata keburu diketahui sehingga pelaku mencoba melarikan diri.

Melihat pelaku hendak kabur, petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, namun tetap tak digubris oleh pelaku. Takut buruanya lolos, akhirnya petugas langsung melakukan penembakan  secara terukur dibetis pelaku hingga dirinya langsung tersungkur.

Kapolsek Tanah Abang AKP Ardeni mengatakan, bahwa aksi pengelapan yang dilakukan pelaku ini terjadi Kamis (28/2) lalu, di Desa Modong, Kecamatan Tanah Abang, terhadap korbanya Supriyadi, dan masih banyak laporan polisi lainya.

"Pelaku diduga telah melakukan Penggelapan di wilayah hukum di Kota Prabumulih sebanyak tiga kali, di wilayah Rambang Lubai Kabupaten Muara Enim dua kali, di wilayah Penukal Abab satu kali dan di Kota Palembang sebanyak dua kali," terangnya.

Sementara, pelaku Endi mengatakan, bahwa modus dirinya beraksi dengan cara berpura-pura ingin membeli sepeda motor milik korban, lalu meminta korban untuk menemaninya, untuk mengambil uang di rumah sang istri menggunakan sepeda motor itu.

"Lalu setelah tiba dirumah, saya meminjam handphone milik korban untuk menelpon istri, lalu setelah menelpon saya langsung meminjam motor korban dengan alasan untuk mengambil uang dan korban saya tinggalkan saja," akunya
Share:

Akses Sanitasi Layak Baru 77 Persen


MUARA ENIM- Akses cakupan sanitasi layak di Kabupaten Muara Enim hingga saat ini baru mencapai 77,97 persen ditahun 2018. Untuk itu, Pemkab Muara Enim mengajak stakeholder dan swasta mewujudkan target 100 persen melalui program akses universal 100 0 100 tahun 2019. 

Hal ini diungkapkan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Muara Enim, Febriansyah Nang Ali, saat membuka kegiatan sosialisasi sanitasi berbasis masyarakat Islamic Development Bank (Sanimas) IDB tingkat Kabupaten Muara Enim, di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Kamis (14/3). 

"Sampai 2018 akses sanitasi di Muara Enim baru menyentuh 77,97 persen, tentunya target ini harus dipenuhi sampai 100 persen sehingga diperlukan banyak terobosan dan kerjasama dari pemerintah, stakeholder hingga swasta,"kata Febri.

Dia melanjutkan, salah satu program kerjasama yang telah dijalin dengan pihak Islamic Development Bank  (IDB). Menurutnya, kerjasama ini perlu terus dilakukan pendekatan dan perencanaan yang berkelanjutan sehingga pelaksanaannya sampai operasional tercapai sesuai target.

"Mengingat kebutuhan sanitasi di Muara Enim masih cukup besar jadi memang perlu kerjakeras supaya target dapat terpenuhi,"paparnya

Febri melanjutkan, program Sanimas IDB di Kabupaten Muara Enim telah dimulai sejak tahun 2011. Berdasarkan data dinas kesehatan sampai tahun 2018 telah dibangun sebanyak 65 unit MCK dan IPAL. Sedangkan pembangunan septictank individual dari tahun 2017-2018 telah mencapai 1802 unit.

Melalui program IDB Sanimas, Kabupaten Muara Enim lanjutnya juga menerima sebanyak 21 lokasi pembangunan IPAL komunal. Program tersebut baru tebangun sebanyak 6 unit ditahun 2018 lalu. "Sisanya 15 unit lagi akan dibangun bertahap tahun 2019 ini,"timpalnya

Febri mengharapkan, para Camat dan Lurah supaya memandu proses pembangunan sanitasi ini agar tercapai seperti diharapkan. 

Sementara para Camat dan Lurah yang daerahnya belum kebagian program pembangunan sanitasi IDB, diharap segera menyampaikan usulan ke Kantor Dinas Perkim sebelum Juni 2019.

"Adapun syarat-syarat yang wajib adalah mengajukan surat minat dan kesiapan lahan minimal 24 meter, berkas harus disampaikan ke dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman sebelum Juni 2019,"pungkasnya
Share:

2.134.387 Surat Suara Tiba di Muara Enim

MUARA ENIM--Sebanyak 2.134.387 surat suara Pilpres dan Pileg tiba di KPUD Muara Enim, Kamis (14/3) sekitar pukul 11.00 WIB. 
              Surat suara yang dibawa menggunakan tiga mobil truk boks fuso diberangkatkan dari perusahaan percetakan PT Ghalia Indonesia Printing Ciawi Bogor, dengan mendapatkan pengamanan ketat aparat Kepolisian Polres Muara Enim. 
               Surat suara yang tiba di kantor KPUD Muara Enim itu, langsung dilakukan pemeriksaan oleh Ketua KPUD, Ahyaudin bersama komisioner KPUD lainnya beserta Bawaslu dan pihak Kepolisian Polres Muara Enim.
             Ketua KPUD Muara Enim, Ahyaudin mengatakan, sebanyak 2.134.387 surat suara yang tiba di Muara Enim terdiri dari suarat suara Presiden dan Wakil Presiden  sebanyak 425.877 lembar. 
               Kemudian suarat suara DPR dapil Sumsel II sebanyak 425.877 lembar, suarat suara DPD 425.877 lembar. Selanjutnya surat suara DPRD Provinsi dapil Sumsel 6 sebanyak 425.877 lembar ditambah 1000 lembar surat suara jika terjadi pemilihan ulang.   
            Selanjutnya surat suara DPRD Kabupaten Muara Enim dapil Muara Enim 1 sebanyak 115,523 lembar, dapil Muara Enim 2 sebanyak 101.156 lembar, dapil Muara Enim 3 sebanyak 104.737 lembar, dapil Muara Enim 4 sebanyak 108.463 lembar.
              “Surat suara yang tiba hari ini, kita simpat di gudang khusus di kantor KPUD dengan dikawal aparat Polres Muara Enim selama 24 jam,” jelasnya.
              Dengan telah tibanya surat suara tersebut. Lanjutnya, pihaknya akan melakukan rapat tehnis persiapan sortir dan pelipatan surat suara bersama Bawaslu, Polres Muara Enim dan seluruh jajaran KPUD.
             Setelah melakukan rapat teknis, lanjutnya, penyortiran dan sekaligus pelipatan surat suara akan dimulai pada lusadengan melibatkan sekitar 150 orang tenaga pelipat dari masyarakat umum.  
             Dijelaskannya, kotak suara juga telah selesai di rangkai dan jumlahnya dalam kondisi cukup saat ini disimpan di gudang eks SMKN 1 Muara Enim. Jumlah Daftar Mata Pilih Tetap (DPT)  hasil perifikasi 2 (HP2) sebanyak 417.526. 
Share:

Dana Desa Naik, Bupati PALI : Kelola Dengan Baik Jangan Disimpangkan

PALI - Pembangunan di Bumi Serepat Serasan melalui Dana Desa tahun 2019 sepertinya akan meningkat, karena penyaluran Dana Desa yang akan disalurkan di tahun ini mengalami peningkatan hingga 18 persen.

Hal itu diketahui, saat digelarnya kegiatan Lounching penyaluran Dana Desa 2019 tahap satu sebesar 20 persen, yang digelar di rumah dinas Bupati PALI Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kamis (14/3).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI, A Gani Akhmad mengatakan, kenaikan 20 persen tersebut terlihat dengan total Dana Desa yang diberikan pemerintah pusat di tahun ini sekitar Rp77 miliar.

"Sedangkan di tahun sebelumnya yakni 2018, Dana Desa yang kita terima sekitar Rp65 miliar. Artinya ada kenaikan sekitar Rp12 miliar atau dipresentase sekitar 18 persen, dan kita patut mensyukurinya," ujarnya.

Sementara, Bupati Ir H Heri Amalindo MM menekankan, kepada seluruh desa yang berada di wilayah Kabupaten PALI agar bisa mengelola Dana Desa tersebut dengan baik, bermamfaat, dan tidak terjadi menyimpang.

"Dana Desa ini gunakan sebaik-baiknya, dan cepatlah digunakan karena perputaran  dana tersebut bisa. Karena pencairan sudah bisa dilakukan Jumat (15/3), kadi jangan tunda-tunda pelaksanaanya yang telah dmterprogramkan," pintanya. (SN) 
Share:

Kerajinan dan Kuliner Khas PALI Ditampilkan, Bupati Apresiasi Sebagai Upaya Peningkatan Keratifitas Masyarakat

PALI-- Dewan Pengurus Daerah (DPD)
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Festival Kuliner Dan Kerajinan Tangan Khas Kabupten PALI, Kamis (14/3) di Lapangan Sanggar Pramuka Kecamatan Talang Ubi.

Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PALI serta Dinas Pemberdayaan Masyrakat Desa (DPMD) yang menampilkan kuliner dari berbagai desa dan hasil kerajinan tangan serta produk industri kreatif dari desa-desa yang ada di Kabupaten PALI.

Ketua DPD KNPI Kabupaten PALI M Anasruk Adjihara Nopriyansa S.pdi Dalam Sambutanya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menggali potensi sumber daya Kabupaten PALI untuk meningkatkan perekonomian keluarga sejahtera.

"Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan bisa menjadi awal bagi masyarakat PALI untuk lebih kreatif lagi dalam menghasilkan produk-produk unggulan baik itu kerajinan maupun kuliner yang menjadi ciri khas dan akan mengangkat nama kabupaten ini," ujar Anas.

Ia juga berharap dengan banyaknya pelaku usaha kerajinan kreatif atau kuliner khas PALI, Pemkab PALI bisa membangun Sentral atau tempat untuk menampung produk hasil kerajinan masyarakat.

"Jadi apabila ada sentral pusat kerajinan atau oleh-oleh khas Pali, maka pengunjung atau wisatawan akan mudah mendapatkan buah tangan saat berkunjung ke PALI," imuhnya.

Sementara itu, Bupati PALI mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi KNPI dan TP.PKK PALI tersebut. "Acara festival kuliner dan kerajinan tangan khas PALI ini sangat bagus, cara ini bisa mendorong keratifitas masyarakat dalam menciptakan produk kreatif lainnya," ujar Bupati.

Menanggapi permintaan ketua KNPI, Bupati PALI langsung merespon dengan berjanji bakal membangun gerai kerajinan dan kuliner sebagai sentral bagi pelaku usaha tersebut.

"Sebagai wadah pengrajin atau pelaku usaha kuliner untuk menjajakan produknya. Juga sebagai pusat oleh-oleh khas PALI. Diharapkan dengan banyaknya kegiatan yang menampilkan kerajinan dan kuliner seperti ini, menambah promosi Kabupaten PALI disamping promosi produk hasil karya masyarakat," pungkas Bupati. (SN) 
Share:

Masyarakat Peduli Api Dibentuk, PT MHP Sebut Sebagai Upaya Antisipasi Karhutla

PALI--Menjaga ekosistem khususnya keberadaan dan keberlangsungan hutan sudah menjadi tanggung jawab semua elemen. Melihat kondisi alam saat ini diperlukan perhatian khusus untuk mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan, hal ini membuat PT. Musi Hutan Persada (MHP) mempercepat langkah dalam mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Menurut  GM Fire Protection Ir. Agung Setyabudi didampingi Alioeng Bararata Sakti.SH selaku Fire External & Communication Head, salah satu upaya PT MHP dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dan melibatkan masyakarat dengan membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Karena keterlibatan masyarakat sangatlah penting sebagai garda terdepan dalam mengatasi bencana kebakaran hutan khususnya di dalam wilayah desa mereka.

Diketahui saat ini masyarakat masih menggunakan pola membakar untuk membuat kebun. Dengan di bentuknya kelompok Masyarakat Peduli Api ini diharapkan para warga yang tergabung dalam kelompok MPA tersebut bisa menyampaikan kepada para warga yang lain agar tidak membuka kebun dengan cara membakar.

Karena,pola membakar lahan atau hutan selain dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh asap pembakaran hutan juga secara tegas sudah dilarang oleh pemerintah seperti yang tercantum dalam maklumat bersama yang ditanda tangani oleh Gubernur, Kapolda dan Pangdam II Sriwijaya tentang Larangan Pembakaran Hutan,Lahan atau Ilalang/Semak Belukar dan bagi siapa saja yang melakukan pembakaran akan di sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun dasar pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ini adalah Peraturan Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim No : P.33/PPT/SET/KUM.I/I/2018 tentang Pembentukan dan Pembinaan Masyarakat Peduli Api.

"Pengertian Masyarakat Peduli Api adalah masyarakat yang sukarela peduli terhadap pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang telah dilatih/diberi pembekalan serta dapat diberdayakan untuk membantu kegiatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan," terang GM Fire Protection.

Agung Setyabudi juga menjelaskan bahwa agenda itu adalah agenda tahunan Divisi Fire Protection, dimana seperti diketahui saat ini, cuaca masih relatif lembab dikarenakan masih sering ada hujan sehingga dimanfaatkan untuk melakukan pelatihan guna meningkatkan kemampuan anggota kelompok Masyarakat Peduli Api yang pada saat nanti diperlukan pada musim kemarau.

"Mereka (MPA) sudah siap dan mengerti tugas dan tanggung jawab yang akan mereka kerjakan ketika ada kejadian kebakaran lahan atau hutan," imbuhnya.

PT MHP sangat concern terhadap hal ini dan sangat mendukug kebijakan pemerintah tentang Larangan Membuka Kebun dengan Cara Membakar. Hal itu ditegaskan juga Alioeng Bararata Sakti.SH selaku Fire External & Communication Head, bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk kerjasama antara PT. Musi Hutan Persada dengan desa yang berdampingan dengan areal kerja perusahaan dalam hal pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Setelah terbentuk dan dilatih maka para anggota kelompok MPA berkewajiban untuk menjaga areal desanya dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, dan apabila terpantau titik api yang tidak bisa dikendalikan sendiri oleh anggota kelompok dan warga maka dapat menghubungi perusahaan untuk meminta bantuan alat pemadam yang lainya," terang Alioeng.

Adapun kelompok Masyarakat Peduli Api diakui Alioeng diberikan fasilitas oleh PT. Musi Hutan Persada personil use dan alat pemadam manual berupa Handsprayer, Gepyok, Garu dan personil use berupa seragam, sepatu safety, helm, masker dan sarung tangan.

"Adapun pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ( MPA ) dilaksanakan dari tanggal 12-13 Maret 2019 di dua desa  yaitu Desa Sungai Baung dan Desa Benakat Minyak Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. Kegiatan itu juga dihadiri oleh KPH Wilayah XII Benakat," pungkasnya. (SN) 
Share:

KPUD PALI Kumpulkan PPK dan PPS Se-PALI, Begini Tujuannya

PALI-- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kumpulkan seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka pemungutan, perhitungan suara serta rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, Kamis (14/3) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

Dikatakan Ketua KPUD PALI, Fikri Ardiansyah bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman terhadap seluruh anggota PPK dan PPS tentang proses pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi suara dalam Pemilu 2019.

"Kegiatan ini sangat penting mengingat jantungnya proses Pemilu terletak pada teknis. Untuk itu kami berharap seluruh peserta bisa mengikutinya dengan baik. Jangan sampai saat waktunya nanti terdapat kesalahan," kata Ketua KPUD PALI.

Apabila terdapat kesalahan, Ketua KPUD PALI menekankan agar PPS atau pun PPK bisa segera menyelesaikannya. Serta untuk seluruh anggota PPK dan PPS agar bisa menjaga komunikasi dengan stakeholder.

"Jalin kerjasama dengan Kades, kecamatan serta Bawaslu serta sering-seringlah berkoordinasi agar proses Pemilu berjalan lancar serta tekadkan untuk menciptakan Zero konflik di kabupaten kita ini," ajaknya.

Pada kegiatan tersebut, KPUD mendatangkan narasumber dari anggota komisioner KPU Provinsi Sumatera Selatan Divisi Tekhnis, Hendri Daya Putra. Kegiatan itu juga dibuka langsung Bupati PALI, Heri Amalindo dan dihadiri ratusan anggota PPK dan PPS se-kabupaten PALI.

"Bekerjalah dengan baik, benar dan ikuti aturan yang ada, jangan sampai ada masalah yang menimbulkan gesekan. Apabila ada permasalahan silahkan atasi atau koordinasi dengan atasan kalian," pesan Bupati dihadapan ratusan peserta.

Karena dikatakan Bupati, PALI merupakan daerah yang masih diawasi pemerintah pusat. Jadi agar PALI menjadi daerah mandiri, harus tertib, aman dan damai. "Mari jaga kedamaian, kebersamaan, jangan terkontaminasi, apalagi sebagai panitia penyelenggaraan Pemilu, harus independen supaya proses Pemilu di PALI berjalan sukses," pesannya.

Dalam Bimtek tersebut, Bupati juga mengharapkan seluruh peserta menyimak materi yang diberikan narasumber. Jangan kegiatan Bimtek  dianggap sepele, karena kelangsungan negara ini ada ditangan panitia penyelenggara Pemilu.

"Kita bersama-sama untuk menciptakan Pemilu di PALI damai, dan kalau bisa kita kejar PALI daerah terbaik dalam menyelenggarakan Pemilu," pungkasnya.(SN) 
Share:

Coming to Desamas Jaga Ketertiban

MUARA ENIM--Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur bersama anggotanya melakukan Coffe Morning bersama Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas (Coming to Desamas). Itu dilakukan sebagai bentuk sinergitas dan silaturahim antara tiga pilar Kades, Babinsa dan Bhabinkamtibmas di desa,
              Tiga pilar ini juga  melakukan kegiatan sambang desa secara door to door memberikan himbauan kepada masyarakat desa di wilayah Tanjung Agung untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan dan persatuan.
              Kapolsek Tanjung Agung, AKP Arif Mansyur, Selasa (12/3)  mengatakan, himbauan agar yang disampaikan agar masyarakat mendukung  pelaksaan Pilpres dan Pileg  tahun 2009  dengan aman , damai dan sejuk di Kabupaten Muara Enim. Telebih di wilayah Kecamatan Tanjung Agung. 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts