Lahan Perkebunan Akan Diambil Dinas, Warga Resah

MUARA ENIM--Sebagian masyarakat Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Muara Enim pada resah. Soalnya lahan perkebunan kopi yang telah mereka garap selama puluhan tahun sejak tahun 1956, tiba tiba hendak diambil alih Dinas Kehutan Provinsi Sumsel melalui Petugas Polisi Kehutanan.
                 Alasannya karena, lahan yang dikelola warga untuk bercocok tanam kebun kopi tersebut merupakan kawasan hutan. Bahkan petugas Polisi Kehutanan yang berada telah memberikan surat edaran secara resmi kepada warga.
                  “Ada sekitar 400 hektar lahan yang telah dikebuni warga menanam kopi, hendak diambil alih oleh pihak kehutanan. Bahkan warga telah diberi deadline untuk mengosongkan lahan itu,” jelas Nurul, salah seorang tokoh pemuda Semende, Minggu (31/3).
                   Adanya rencana pengambil alihan lahan tersebut, lanjutnya, sejak adanya peroyek pembangkit listrik tenama panas bumi (geothermal) Sumpreme Energy di daerah tersebut.
                   Karena, lanjutnya, sebelum ada perusahaan tersebut beraktifitas di daerah tersebut, tidak ada yang mengusik lahan yang telah diusahai warga tersebut. “Kami menduga, rencana pengambil alihan lahan warga ini ada konsfirasinya dengan keberadaan pembangkit listrik panas bumi Supreme Energi,” tegas Nurul.
                Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang berhasil dikonfirmasi, meminta masyarakat tidak risau. Karena dia sekitar beberapa minggu lalau telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo terkait lahan masyarakat yang berada di kawasan hutan.
           “Masalah Itu, dalam rapat terbatas beberapa minggu lalu, kami sudah diberirakan arahan oleh Presiden bersama menteri KLH,” jelas Herman Deru yang dibincangi disela sela pembukaan turnamen sepak bola piala Gubernur di stadion sekundang bara Muara Enim, Minggu (31/3).
                Menurutnya, masalah lahan tersebut, datanya harus diminta oleh  bupati. “Jadi bupati dapat mengusulkan melalui Dinas Kehutanan Provinsi,” jelasnya.
             Nanti, lanjutnya,   untuk kawasan  nantinya untuk diberikan kepada masyarakat dengan ukuran lahan terterntu. “Lahan tersebut nantinya dijadikan lahan garapan dan hunian, bukan untuk persusahaan, tapi untuk perseorangan dari warga kabupaten bersangkutan,” terangnya.
            Dia menghimbau warga tak perlu resah. Karena  ada kebijakan Priseden masalah lahan kawasan hutan yang diusahai warga. Tetapi tidak pada lahan yang berbahaya pada ekosistem dan lingkungan dan pada titik yang berbahaya longsor.
          Sementara itu, Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, yang dimintai tanggapannya mengatakan,  terkait masalah tersebut dia bersama Wakil Bupati akan ke Semende Darat Ulu. “Hari ini kami akan ke SDU,” jelasnya. 
Share:

32 Tim Ikuti Turnamen Piala Gubernur

MUARA ENIM--Sebanyak 32 tim se Kabupaten Muara Enim, mengikuti turnamen sepak bola piala Gubernur Sumsel U-20 . Turnamen yang berlangsung di GOR Sekundang Bara Muara Enim itu dilaunching sekaligus Kick of oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Minggu (31/3).
              Acara itu dihadiri juga Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dan Wakil Bupati, Ir H Juarsah SH. Kemudian hadir juga pengurus SFC serta para pejabat lainnya di lingkungan Provinsi Sumsel dan Pemkab Muara Enim.
              Ketua Panitia Penyelenggara, H Hendri Zainudin, pada acara pembukaan itu mengatakan, bahwa turnemen sepak bola piala Gubernur diselenggarakan di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. 
              Peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut, maksimal sebanyak 32 tim dan minimal 10 tim di masing masing Kabupaten/Kota. Tujuan penyelenggaraan untuk meningkatkan prestasi pesepakbolaan di Sumsel. Kemudian untuk menggali dan mencetak atlet sepak bola yang hebat dan profesional.
            Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru, berharap, agar turnamen sepak bola piala Gubernur dijadikan sebagai ajang seleksi pemain dan wasit di Sumsel.    
            Menurutnya, turmenen yang digelar tidak saja sebagai sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Dia juga berharap kepadapara kepala daerah, perusahaan BUMN, BUMD dan BUMS agar memberikan dukungan penuh kepada sepak bola di Sumsel. 
                 “Sepak bola kita jadikan sebagai olahraga kebanggaan di Sumsel,” jelasnya. 
                 Sementara itu, Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM, mengucapkan terimaka kasih kepada Gubernur Sumsel, yang telah mempercayakan Kabupaten Muara Enim sebagai tempat kick of turnamen sepak bola pilala Gubernur.
                 Menurutnya, kegiatan yang diselenggarakan tidak saja untuk mencari bibit atlet sepak bola berprestasi. Melainkan kegiatan yang positif bagi kalangan remaja agar tidak terjerumus pada hal hal negatif seperti narkoba. 
Share:

IRMA Al-Falah Gelar Festival Seni Islam

Baturaja - Guna mencetak generasi yang Islami, Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Al-Falah Kampung Jaya, Sukajadi mengadakan Festival Seni Islam berupa Lomba Azan, MTQ serta Dai dan Dai'ah selama dua hari pada hari Sabtu dan Minggu (30-31/3) di masjid Al-Falah Sukajadi.

Ditemui di sela-sela kegiatan Lomba, Ketua Pelaksana Festival Seni Islam Lucky Novriandi mengatakan kegiatan Festival Seni Islam sengaja diadakan oleh IRMA Al-Falah untuk memperingati Isra'  Mi'raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Rabu tanggal 3 April atau 27 Rajab nanti.

"Dalam Festival Seni Islam ini kami mengadakan Lomba Adzan dengan kategori usia 6 - 12 tahun, Lomba Dai dan Dai'ah dengan kategori usia 12 - 17 tahun serta Lomba MTQ dengan kategori usia sama dengan Lomba Dai dan Dai'ah. Untuk Lomba Adzan ada 75 peserta, 24 peserta untuk Lomba Dai dan Dai'ah, sementara Lomba MTQ diikuti 24 peserta. Untuk Lomba Dai dan Dai'ah diselesaikan pada hari pertama lomba, untuk Lomba Azan pada hari pertama dan kedua. Sementara untuk Lomba MTQ diadakan pada hari kedua. Setiap lomba memiliki dua juri. Adapun untuk juara, seluruh lomba kami mengambil juara satu, dua, tiga dan harapan satu, dua serta tiga. Para pemenang akan mendapat piagam, bingkisan dan tropi dimana kesemuannya akan dibagikan paa acara Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di maajid Al -Falah Kampung Jaya Sukajadi pada hari Rabu malam Kamis tanggal 3 April nanti," ujarnya.
Lebih lanjut Lucky menambahkan

Kegiatan Festival Seni Islam dengan tiga jenis perlombaan merupakan kegiatan Akbar perdana yang diadakan oleh IRMA Al-Falah. "Sebelumnya kami pernah memgadakan perlombaan antar IRMA, namun pesertanya tidak sebanyak ini," imbuhnya.

Lucky berharap semoga dengan adanya Festival Seni Islam tersebut, selain ajang silaturahim antar para remaja masjid, juga melatih mereka untuk mengembangkan bakat mereka dalam seni Islam.

"Dan yang paling utama, yakni mereka dapat termotivasi untuk memakmurkan IRMA yang mereka ikuti sehingga dapat  terciptanya generasi Islami yang lebih baik kedepannya," harapnya. (Win)
Share:

Agar Warganya Bisa Nikmati Gas Rumah Tangga, Bupati PALI Temui Menteri ESDM

PRABUMULIH--Sikap kerjakeras untuk melayani kepentingan masyarakat, ditunjukkan oleh Bupati Penukal Abab Lematang Ilir ( PALI) H Heri Amalindo. 

Guna mendapat tambahan bantuan jaringan gas kota untuk masyarakat PALI, Heri Amalindo rela pergi ke Desa Talang Batu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih guna menemui langsung Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. 

Kedatangan Ignasius Jonan ke Kota Prabumulih sendiri guna meresmikan 6.018 sambungan gas rumah tangga yang merupakan bantuan ketiga yang diterima Prabumulih. 

Tak sia-sia. Kerja keras sang Bupati PALI pun berbuah manis. Ignasius Jonan merespon positif keinginan Heri Amalindo untuk mendapatkan gas rumah tangga tersebut. 

Hal itu disampaikan langsung Ignasius Jonan disela-sela sambutannya dalam peresmian jaringan gas kota di Prabumulih. 

"PALI akan kita tambah pak," Ujar Ignasius Jonan, Sabtu (30/3). 

Dikatakan Ignasius Jonan, Kementerian ESDM siap memberikan bantuan jaringan gas rumah tangga ke Kabupaten PALI apabila 2020 nanti pihaknya mendapatkan dana alokasi 1 juta jargas. 

"Mohon doanya agar tahun depan dapat alokasi 1 juta jargas. Bapak saya kasih 20 ribu SR (Sambungan Rumah tangga)," ungkapnya. 

Namun apabila itu terwujud, Ignasius Jonan meminta dukungan penuh Pemkab PALI untuk mengawasi proses pemasangan jargas di bumi Serapat Serasan tersebut agar dapat berjalan lancar dan sukses.

"Tolong nanti masalah keamanan kerja itu Bupati yang tanggung jawab ya," terangnya.

Sementara, Bupati PALI H Heri Amalindo mengucapkan rasa syukur atas respon positif yang disampaikan oleh Menteri ESDM, "Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas kebijakan pak Menteri untuk membantu penambahan sambungan jaringan gas di Pali," kata Heri. 

Heri menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program Kementerian ESDM itu dengan menjamin keamanan selama proses pengerjaan jaringan gas berlangsung. Untuk itu, ia mengajak semua lapisan masyarakat PALI agar mendukung program Jargas tersebut. 

"Kita siap menjamin keamanan, apalagi ini demi kesejaterahan masyarakat. Harapan kita masyarakat PALI juga harus berkontribusi dengan turut menjaga," terangnya.

Dijelaskan Heri, agar seluruh masyarakat PALI dapat menikmati gas rumah tangga, dibutuhkan 43 ribu sambungan lagi. "Untuk kebutuhan hampir sama dengan Prabumulih," tambahnya.
Share:

Kukuhkan Sebagai Kota Gas Terbesar di Indonesia, Menteri ESDM Resmikan Gas Kota Prabumulih

PRABUMULIH--Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan meresmikan tambahan jaringan gas (Jargas) sebanyak 6.018 Sambungan Rumah (SR) di Desa Talang Batu Kecamatan Rambang Kapak (RKT) Kota Prabumulih, Sabtu (30/3). 

Dengan diresmikan 6.018 SR tersebut, berarti 86 Persen masyarakat Kota Prabumulih telah menikmati gas kota serta mengukuhkan Kota Prabumulih sebagai kota gas terbesar di Indonesia.

Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dalam sambutannya mengapresiasi kedatangan Jonan ke Kota Prabumulih. "Warga Talang Batu ingin buat sejarah, belum ada pemimpin RI ke Talang Batu," Ujarnya. 

Selain penyelesaian gas kota, orang nomor satu di Kota Prabumulih ini berharap Kementerian ESDM menyetujui agar sekolah tinggi Akamigas dapat dibangun di Kota Prabumulih. Selain mendapat rekomendasi dari Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Pemkot Prabumulih juga sudah menyediakan lahan seluas 15 hektar untuk pembangunan sekolah tinggi tersebut. 

"Lokasinya kita siapkan, sudah kami beli. Adanya sekolah Akamigas ini menjadi kebanggaan masyarakat Kota Prabumulih," ungkapnya.

Tak hanya itu, ayah tiga anak ini juga meminta agar Kementerian ESDM mendukung kebijakkan Pemkot Prabumulih menolak adanya tambang batubara di Kota Prabumulih. Mengingat, luas Kota Prabumulih yang tak begitu besar sehingga adanya eksplorasi batubara akan merusak kita nanas tersebut. 

Selain itu, keberadaan truk angkutan batubara yang melintas ditengah Kota mengakibatkan jalan-jalan mengalami kerusakkan cukup parah karena kekuatan jalan yang tak sebanding dengan besarnya tonase angkutan batubara tersebut. 

"Kami berharap Gubernur komitmen melarang angkutan batubara. Kami sudah sekuat tenaga mengeluarkan Perda, kota Prabumulih boleh ditambang kecuali batubara. Presiden juga alhamdulillah mengeluarkan perpres yang menyatakan Prabumulih bukan wilayah tambang," terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mendukung agar jaringan gas kota di Prabumulih seluruhnya diselesaikan agar semua masyarakat dapat menikmati gas kota. 

"Istri pak Alimuddin Baso (Direktru PPI Migas) ini orang Sumsel. Kalau 14 persen Jargas Prabumulih tidak selesai, balekke lagi bae itu (istri) wong Sumsel," Canda Gubernur. 

Ayah dari Percha Lianpuri ini menjelaskan Provinsi Sumsel mendapat jatah untuk pembangunan sekolah Akamigas. Nah, untuk itu dirinya meminta agar Kementerian ESDM menerima usulan tersebut. 

"Akamigas milik Provinsi karena saya sayang sama pak Ridho, saya kasihan ke Prabumulih saja. Saya mohon sama pak Menteri agar sekolah Akamigas segera berdiri. Tahun ini sudah bisa menerima siswa, masalah gedung nanti berejo nak dimano," jelasnya. 

Sementara, Menteri ESDM Ignasius Jonan menuturkan mendukung penuh program Pemerintah Kota Prabumulih. Salah satunya penambahan Jargas hingga 100 persen, sekolah Akamigas yang akan mulai dibangun pada 2020 di Kota Prabumulih.

"Katanya Prabumulih jadi tuan rumah Porprov juga ya. Kami minta Pertamina dukung penuh kegiatan tersebut. Kita juga ada program bantuan sumur bor, misal Kota Prabumulih berminat silahkan konsolidasi sama Gubernur biar jadi satu usulan," tuturnya. (Adv)
Share:

OKU Akan Canangkan Program Kabupaten Layak Anak

"Foto : ilustrasi"

BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyiapkan program untuk menjadikan kabupaten layak anak (KLA). Dukungan ini dimintakan kepada berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), dan stakeholder untuk berpartisipasi aktif di dalamnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ir Arman MSi mengatakan, ada sebanyak 31 jenis hak anak yang seharusnya dipenuhi. Apakah itu pendidikan, bermain dan berkembang.

“Sistim pembangunan selayaknya berbasis hak anak,” sebut Arman, saat rakor pengembangan menuju kota/kabupaten layak anak (KLA), Jumat (29/3).

Gugus tugas menurutnya sudah dibentuk. Tinggal komitmen tugas, dan pelaksanaan. Saat ini lanjutnya, masih dalam tahap pengumpulan data yang sudah dilakukan sejak November 2018. Hanya saja masih ada data yang belum lengkap.

Pengembangan daerah kabupaten layak anak ini dilakukan berjenjang dan perlu deklarasi dalam waktu dekat. Dengan pembentukan kecamatan, desa/kelurahan layak anak. Ada sebanyak 24 indikator kabupaten layak anak. Secara kelembagaan idealnya payung hukum dalam bentuk perda. OKU dilakukan melalui perbup.

Peran OPD seperti hak sipil anak seperti berapa besar prosentase anak yang sudah memiliki akta kelahiran, terdaftar/registrasi. Memiliki kartu identitas anak melalui dukungan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil OKU.

Juga perlu dibentuk forum aspirasi anak dari tingkat desa/kelurahan sampai kecamatan. Dimana anak bisa menyampaikan apa yang jadi aspirasinya.

Sementara Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis menegaskan OKU sudah harus ambil bagian dalam KLA. Apalagi di tingkat Provinsi ini sudah dicanangkan pada 2017. OPD dan organisasi vertikal/non vertikal harus terlibat di dalamnya.

Buat program yang berkaitan dengan KLA. Apakah infratstruktur gedung, lapangan, tempat bermain, taman baca pendidikan. Seperti yang dilakukan Dinas PU Perumahan dan Pemukiman OKU yang membangun tempat bermain anak di taman kota. Dari bidang kesehatan apakah tempat pelayanan khusus anak. (sn)
Share:

DJ dari Belarus Ramaikan Queen of Party

PALEMBANG - D'fairway Lounge & Sport Bar yang berada di Jl. Veteran, Merbau Palembang merupakan tempat hiburan bagi kaula muda.

D'fairway akhir pekan ini bakal menggelar event special bertemakan " Queen Of Party ", Dengan menghadirkan Questar dari Belarus Negara di Eropa Timur dengan ibukota Minsk. Hal ini disampaikan Reza Al Akhran selaku Manager Dfairway Lounge & Sport Bar kepada awak media.

 “Pada akhir pekan nanti, tepatnya Sabtu, 30 Maret 2019, tempat kami akan menghadirkan DJ Goldy Rise yang akan mengajak para tamu yang hadir untuk Party bareng lewat racikan musik DJnya”,Ungkapnya saat di wawancarai awak media(28/3).

Dikatakannya, dengan dekorasi lampu UV serta gemerlap lampu juga musik-musik yang diracik seperti R & B, Hip Hop, Dancehall & Mashup akan meningkatkan mood menikmati hiburan yang akan disajikan dan penampilan dari resident DJ reza_cun, erosemusic dan dflow_band menambah meriahnya suasana.

“ Yang paling penting ada juga promo spesial untuk bisa nikmati dengan pesan sofa dan dapatkan dirimu di lantai dansa yang akan digoyang questar ini " Tambahnya.

“Hanya cukup bayar Htm 100 ribu saja dan free for ladies untuk pemesanan tempat, silakan hubungi kami di 0711-5734402, +62816736700 atau ikuti @dfairwaylounge di instagram untuk info dan pembaruan lebih lanjut” Pungkasnya
Share:

Tahun ini Jalan Payuputat direncanakan dilakukan Pelebaran

"Foto : ilustrasi"

PRABUMULIH – Jalan Provinsi Kabupaten PALI – Prabumulih tepatnya dijalan Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih tahun ini direncanakan akan dilakukan pelebaran

Hal tersebut diungkapkan oleh jajaran DPRD Kota Prabumulih yang menginginkan dua ruas jalan Payuputat dan Kelurahan Sindur dapat dilakukan pelebaran jalan, kabar tersebut disetujui oleh Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM

Dikutip dari Tribunsumsel.com orang nomor satu di Prabumulih itu telah menyetujui pembangunan (pelebaran) badan jalan didua wilayah tersebut dengan dana yang didapat dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp.5 miliar

Namun kata Ridho Jalan Jenderal Sudirman mulai dari Tugu air mancur hingga Perbatasan Cambai lebih mendesak untuk dibangun mengingat jalan tersebut banyak digunakan oleh warga dan para pekerja menuju kantor Pemkot Prabumulih

Ketua DPRD Kota Prabumulih H.Ahmad Palo, SE beberapa waktu lalu mengungkapkan Jalan Payuputat sangat butuh dilakukan pelebaran karena menurutnya jalan tersebut sudah sempit dan pengguna jalan sudah mulai ramai dari berbagai daerah seperti Kabupaten Pali

Diketahui jalan provinsi menuju kabupaten Pali melewati Kelurahan Payuputat hingga kini masih belum bisa dilewati dengan kendaraan dengan tonase yang besar karena ada beberapa ruas jalan yang masih belum diselesaikan dan jembatan darurat yang juga belum dibangun (sn)
Share:

Jelang Kemarau Sosialisasi Terpadu Dilakukan PT MHP, Begini Tujuannya

Muara Enim --PT. Musi Hutan Persada (MHP) terus melakukan sosialisasi dalam rangka pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya, tidak lama lagi musim akan berganti dari penghujan ke kemarau. Untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) perusahaan tersebut gencar lalukan sosialisasi langsung ketengah-tengah masyarakat yang wilayahnya berdekatan dengan wilayah kerja PT MHP.

Seperti kali ini, sosialisasi dilakukan dengan melibatkan beberapa stakeholder terkait diantaranya kepolisian, TNI dan KPH. Dimana sebelumya PT.Musi Hutan Persada melakukan pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ( MPA ) di beberapa desa yang berdekatan dengan areal kerja perusahaan.

"Kegiatan sosialisasi terpadu ini dilakukan dari tanggal 26 s/d 28 maret 2019 di tiga lokasi berbeda, yaitu Talang 84 Desa Sugihan Kecamatan Rambang, Talang Abik Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung dan Talang Jernihan Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim,"  terang GM Fire Protection Ir. Agung Setyabud didampingi Fire External Communication Head Alioeng Bararata Sakti.SH, Jumat (29/3).

Pada kegiatan tersebut, dikatakan Alioeng, dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan warga sebanyak 50 orang pada masing-masing Talang.

"Jumlah 50 orang diharapkan bisa menjadi penyambung informasi kepada para warga yang tidak bisa hadir pada kegiatan tersebut," tukasnya.

Dijelaskannya bahwa kegiatan sosialisasi terpadu itu adalah agenda tahunan Divisi Fire Protection menjelang musim kemarau.

"Kegiatan ini sebagai sarana penyadartahuan kepada masyarakat dan diharapkan bisa mengingatkan kembali tentang larangan pembakaran kebun dan lahan seperti yang tercantum dalam maklumat bersama yang ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda dan Pangdam II SWJ," pungkasnya. (SN) 
Share:

Dirusak Babi Hutan Sebabkan Limbah Cemari Kebun, Warga Tuntut PT Techwin Berikan Ganti Rugi

PALI--Tempat penampungan limbah minyak milik KSO Pertamina EP- Techwin Benakat Timur yang letaknya berada di wilayah Dusun III Desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap kemudian mengalir terbawa arus air hujan dan masuk ke perkebunan milik warga setempat.

Dari keterangan Rudini, Kepala Desa Suka Maju kejadian tersebut sudah berlangsung lama akibat penampungan limbah minyak tidak sesuai standar kemudian merembes dan masuk ke kebun warga.

"Penampungan limbah tidak dibangun permanen, hanya dibatasi tanggul tanah. Sehingga ketika hujan meluap dan diperparah tanggul penampungan limbah itu dirusak sekawanan babi hutan mengakibatkan limbah minyak mencemari kebun warga," ungkap Rudini, Jumat (29/3).

Dikatakan Rudini, ada lima Kepala Keluarga (KK) pemilik kebun terdampak leleran limbah minyak. "Ada kebun karet dan sawit milik warga yang terkena limbah minyak itu. Saat ini kami pemerintah desa mewakili warga yang dirugikan meminta pertanggungjawaban dari pihak PT Techwin agar memberikan ganti ruginya," terang Kades.

Diakuinya bahwa pihak perusahaan sudah ada tawaran untuk memberikan tali asih terhadap warga yang dirugikan, tetapi nilai yang ditawarkan jauh tidak sebanding dengan kerusakan yang dialami warga pemilik kebun.

"Belum ada kesepakatan, kecuali pihak perusahaan memberikan ganti rugi yang sesuai. Kami juga mendesak agar pihak PT Techwin untuk segara membersihkan limbah minyak yang mencemari kebun warga, jangan dibiarkan berserakan dimana-mana," tandasnya.

Sementara itu, Husnizar Salami Humas PT Techwin Benakat Timur menyatakan bahwa proses pemberian tali asih masih negosiasi. "Hanya empat KK yang kena dampak dari leleran limbah minyak. Dan dari empat KK itu tinggal satu KK yang belum bersedia menerima tali asih dari kita," ucapnya.(SN) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts