Warga Usulkan Jembatan Penghubung PALI-MUBA, Begini Tanggapan Dewan PALI

foto. Ilustrasi



PALI--Permudah akses masyarakat antara dua Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) khususnya warga Kecamatan Penukal dan Abab dengan Kabupaten MUBA menuju Palembang, sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten PALI cetuskan usulan pembangunan jembatan penghubung di dua Kabupaten tersebut.

Seperti diutarakan Ashar, tokoh masyarakat Air Itam Kecamatan Penukal, menurutnya jembatan penghubung PALI-MUBA yang memotong sungai Musi akan menambah meningkatnya geliat ekonomi masyarakat dua Kabupaten tersebut.

"Kami mengusulkan agar pemerintah pusat atau pemerintah provinsi Sumatera Selatan dapat membangunkan Jembatan Musi yang menghubungkan Kabupaten MUBA dengan Kabupaten PALI melalui akses jalan Wilayah Desa Air itam Kecamatan Penukal Kabupaten PALI. Karena di wilayah desa Air itam tersebut sudah ada jalan Perkebunan Sawit PT. Aburahmi yang sudah tembus sampai ke tepi sungai Musi," usulnya.

Dengan sudah adanya jalan perusahaan tersebut diakui Ashar mempermudah pembangunan.

"Masyarakat sangat mengharapkan sekali agar jalan tersebut di bangunkan jembatan musi supaya jarak tempuh dari Kabupaten PALI ke Kota Palembang semakin dekat dan semakin cepat. Dan dengan jalan tersebut diharapkan pula agar dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di kedua wilayah kabupaten tersebut," imbuhnya.

Terpisah, Edi Eka Puryadi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI asal Desa Air Itam saat dikonfirmasi media ini, Senin (8/4), mengaku bahwa dirinya telah menyampaikan usulan tersebut ke Pemkab PALI untuk selanjutnya diteruskan ke Pemprov Sumsel.

"Insyaallah usulan pembangunan jembatan penghubung PALI-Muba dari Talang Air Itam bisa terwujud. Saat ini, kami telah sampaikan ke Pemprov melalui Pemda PALI," terangnya.(SN) 
Share:

Pesta Narkoba di Desa Tanjung Telang, 4 Pria diamankan polisi


PRABUMULIH – Pengguna Narkotika jenis sabu seperti tak pernah ada habisnya, kali ini tim opsnal Polres Prabumulih berhasil membekuk empat tersangka pemuja sabu yang meresahkan masyarakat Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, minggu, (7/4/19)

Berdasarkan Laporan Polisi Lp / A-41 / IV / 2019 / Sumsel / Sat Resnarkoba Pbm, Tgl 07 April 2019 tim opsnal Polres Prabumulih mendapatkan informasi dari masyarakat yang resah karena rumah salah satu tersangka dijadikan tempat pesat narkoba

Dari laporan Sekretaris Desa (Sekdes) dan beberpa anggota Linmas Tanjung Telang, anggota Satres Narkoba Polres Prabumulih berhasil mengamankan ke empat pelaku sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu
"Pelaku beserta barang bukti berhasil diamankan tim opsanal Polres Prabumulih minggu malam"

Keempat pelaku penyalagunaan narkoba itu yakni Yayan Saputra (24) warga Desa Tanjung Telang, Ferdian Trio Angel (23) Warga Wonosari, Rahmat Zulfikar (29) merupakan warga Anak Petai dan Niki Setiawan (18) warga Anak Petai kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih

Dalam proses penangkapan ke empat pelaku disaksikan oleh beberapa perangkat desa setempat yang mengaku geram dengan kenalan warganya, saat dilakukan penggeledan petugas pun menemukan sejumlah barang bukti berupa dua paket narkotika dengan berat brutto 0,51 gram yang berhasil disita di bawah kasur dan diatas meja beserta alat hisap

“anggota kita melakukan penangkapan disebuah rumah sekitar pukul 12.30 malam dan berhasil mengamankan 4 pelaku” ucap AKBP Tito Hutauruk,SIK.MH selaku Kapolres Prabumulih (sn)
Share:

Rekomendasi Diberikan DPRD Terhadap Pemerintah PALI, Berikut Isinya


PALI--Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lanjutakan rapat paripurna IV dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati PALI tahun 2018, Senin (8/4).

Agenda kali ini penyampaian laporan hasil kerja Pansus yang disampaikan Edi Eka Puryadi diikuti 17 orang anggota dari 25 anggota Dewan yang ada, juga dihadiri Bupati PALI serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI. 

Pada penyampaian hasil kerja Pansus, Edi Eka Puryadi menyatakan bahwa Pemkab PALI telah banyak capaian yang telah dilaksanakan, tetapi ada juga yang masih belum dilakukan. Secara umum Pansus memandang pembangunan di PALI menujukan peningkatan dan Pansus menyarankan agar terus ditingkatkan lagi. Untuk kekurangannya merupakan tugas DPRD untuk terus memberikan dorongan terhadap pemerintah agar menyelesaikan program yang belum dikerjakan. 

Ada beberapa masukan Pansus terhadap kinerja OPD dilingkungan Pemkab PALI, antara lain Pansus mendorong Dinas Pendidikan untuk membuat sarana fisik secara bertahap agar gedung-gedung sekolah dilengkapi sarananya supaya siswa bisa bersaing dan berkualitas. 

Untuk BAPPEDA, Pansus menginginkan  agar informasi yang disampaikan ke masyarakat melalui Musrenbang supaya valid dan dijelaskan ke masyarakat tentang perencanaan pembangunan daerah sebelum pelaksanaan. 

Masukan untuk Dinkes dalam pembangunan sarana fisik Pansus menyarankan agar merencanakan secara matang kegiatan pembangunan fisik supaya pelaksanaan pembangunan sesuai jadwal perencanaan.

Setelah penyampaian laporan hasil kerja Pansus, rapat paripurna sempat diskor beberapa saat dan kembali dilanjutkan setelah seluruh anggota dewan yang hadir lalukan rapat internal. 

Selanjutnya pimpinan Paripurna, Drs H Soemarjono menyampaikan rekomendasi DPRD terhadap Pemkab PALI. Yakni catatan-catatan berisikan saran, masukan dan atau koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintah selama tahun 2018 agar dilakukan perbaikan. 

Rekomendasi tersebut antara lain untuk Pengelolaan kepegawaian agar penempatan pejabat essolon II dan III, harus diperhatikan masa tugasnya. Perencanaan,  pelaksanaan dan pengawasan pada suatu pembangunan fisik agar lebih ditingkatkan lagi. 

Untuk OPD Pertanian, perkebunan, Perikanan dan Peternakan agar tidak sekedar lakukan kegiatan pembinaan, tetapi pemberian contoh yang nyata sehingga masyarakat bisa melihat hasil kerja OPD bersangkutan. 

Kemudian peningkatan fungsi OPD yang ada, terutama fungsi Kominfo dan Pengelolaan keuangan untuk memperhatikan tahapan-tahapan yang harus dipenuhi, untuk meraih kembali predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo apresiasi dan ucapkan  penghargaan terhadap DPRD PALI yang telah membahas LKPJ dan telah memberikan rekomendasi, yang merupakan masukan dalam rangka memperbaiki kinerja pemerintahan. 

"Ini menunjukan hubungan baik antara eksekutif dan legislatif. Rekomendasi yang diberikan DPRD tentang penempatan pejabat essolon II Dan III, kami telah lakukan tahapan dan lelang jabatan. Kami inginkan tidak ada rotasi atau mutasi. Namun rotasi kita lakukan, karena ada pejabat tidak loyal terhadap atasan, Untuk itu, kami mengajak seluruh ASN di PALI mari bersama-sama membangun PALI," ujar Bupati.

Terkait rekomendasi Perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, Bupati akui sempat darah tinggi mengawasi pelaksanaan pengecoran jalan tetapi pengawas tidak ada dilapangan. 

Selanjutnya peningkatan fungsi Kominfo, Bupati PALI menyatakan bahwa di jaman digital ini, pemerintah bakal meluncurkan Wi-Fi gratis dibeberapa titik di lima kecamatan. 

"Dalam waktu dekat ini kami akan melaunching Wi-Fi gratis di Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal dan Wi-Fi gratis bakal dipasang dibeberapa titik di lima kecamatan agar anak-anak kita tidak tertinggal dibidang IT," pungkasnya. (SN) 



Share:

Tak Kunjung Diambil, Ribuan KTP El Numpuk di Kantor Disdukcapil

PRABUMULIH--Mendekati Pilpres dan Pileg, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih kebut proses percetakkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP El).

Bahkan, guna mempercepat proses pencetakkan, Disdukcapil Prabumulih melemburkan pegawainya untuk bekerja dihari Sabtu dan Minggu.

Alih-alih mempercepat pelayanan. Setelah dilakukan pencetakkan KTP El, hingga saat ini belum juga diambil pemiliknya. Untuk itu, Disdukcapil Prabhmulih akan mendistribusikan KTP El ke kantor Kelurahan Desa masing-masing.

"Besok (Selasa) akan kami bagikan ke kelurahan desa, selanjutnya pihak Kelurahan Desa yang akan membagikan kepada warga," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (disdukcapil) Amilton, melalui Kabid Pengelolaan Administrasi Kependudukan Yudhi Apriadi, Senin (8/4).

Yudhi menerangkan,  KTP EL yang sudah dicetak namun tak kunjung diambil itu sudah mencapai 3 Ribu keping. "kami memang selalu berupaya merampungkan data KTP EL yang sudah siap cetak," terangnya.

Yudhi mengimbau warga untuk segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan desa setempat guna mengambil KTP El yang sudah dicetak.

"Mengenai mekanismenya kami serahkan kepada masing-masing Lurah dan Kades,” ungkapnya.

Selain itu, Yudhi berharap agar kiranya RT RW juga aktif dalam percepatan penyaluran KTP EL kepada warga. "RT RW juga diharapkan berperan serta, karena biasanya melalui kelurahan RT RW lebih tau warganya," tambahnya.
Share:

Buntu! PHL Cairkan Tabungan Sampah

 
PRABUMULIH--Tak kunjung menerima honor sejak Januari 2019, sejumlah Pegawai Harian Lepas (PHL) Pemerintah Kota (pemkot) mencairkan tabungan sampah di Bank Sampah Prabumulih (BSP). 

"Ini lah masuk April, tapi belum nerimo gaji. Hutang lah banyak, jadi milih ambek duet tabungan di bank sampah bae, " kata  salah satu PHL. 

Ia dan sejumlah rekannya mengaku, mengetahui pencairan setelah beberapa PHL sudah mencairkan tabungan beberapa waktu lalu." Jadilah ado pegangan untuk kebutuhan, " ungkapnya. 

Desti Fajarini bagian Manager Pemasaran BSP, membeberkan pencairan tabungan sudah berlangsung sejak beberapa minggu lalu." Sebetulnya kami tidak bisa mencairkan karena belum waktunya. Tapi karena kebutuhan mereka mendesak kami tidak bisa menolak. Yang mencairkan bisa menerima tapi setelah pengajuan, sebab kami harus mempersiapkan dana terlebih dahulu," bebernya.(SN) 
Share:

300 Pasangan Suami Istri di PALI Ikuti Itsbat Nikah

PALI--Sebanyak 300 pasangan suami istri asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang belum miliki akta nikah ikuti Itsbat nikah yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama Pengadilan Agama Kabupaten Muara Enim dan Kementerian Agama PALI, Senin (8/4) di halaman Rumah Dinas Bupati PALI.

Pelaksanaan Itsbat nikah tersebut dijelaskan Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI dalam rangka memperoleh perlindungan kepastian hukum dan melindungi hak-hak anak yang lahir dari perkawinan sah.

"Pelaksanaan Itsbat dilakukan tiga hari dari Senin sampai Rabu (8-10/4). Itsbat nikah dilaksanakan dua hari, yakni dalam satu hari 150 pasang, sedangkan pada hari Rabu, dilaksanakan hiburannya sebagai wujud syukur langsung penyerahan akta nikah terhadap pasangan yang laksanakan Itsbat," terangnya.

Sementara itu, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM mengatakan bahwa akta nikah sangat penting dimiliki setiap pasangan suami istri untuk berbagai keperluan.

"Seperti pembuatan akta kelahiran anak kita, kalau tidak memiliki akta nikah, maka akta kelahiran anak binnya otomatis nama ibunya. Pada Itsbat nikah ini bukan berarti melaksanakan akad nikah kembali, karena pasangan yang laksanakan Itsbat telah menikah secara agama namun belum tercatat di Pengadilan agama. Tetapi pada Itsbat ini hanya disidang, dan dilakukan pencatatan oleh petugas agar disahkan menurut aturan negara," ujar Bupati.

Untuk kedepan, Bupati berjanji bakal menggelar kegiatan serupa agar seluruh masyarakat pasangan suami istri yang belum tercatat secara negara bisa miliki akta nikah.

"Masih banyak pasangan lainnya belum memiliki surat nikah, untuk itu bagi pasangan yang telah ikuti Itsbat tolong sampaikan kepada warga lainnya yang belum miliki akta nikah untuk buang rasa malu agar ikuti Itsbat nikah. Dan insyaallah pada anggaran perubahan nanti kita anggarkan kembali untuk kegiatan serupa," tandasnya. (SN) 
Share:

Ratusan Pemuda dan Masyarakat Gunung Kemala Deklarasikan Dukungan kepada Caleg


PRABUMULIH – Ratusan Pemuda dan Masyarakat Kelurahan Gunung Kemala yang tergabung dalam organisasi Persatuan Pemuda Kelurahan Gunung Kemala (PPKG) gelar Deklarasi Dukungan kepada Calon Legislatif (Caleg) Dapil satu pemilihan Prabumulih Barat, Selatan dan RKT di Gedung Serba Guna Kelurahan Gunung Kemala, sabtu (6/4/19)

Dalam deklarasi tersebut ratusan pemuda bermusyawarah bersama masyarakat yang dihadiri oleh Pemangku adat, tokoh agama dan puluhan anggota Lembaga Masyarakat (LSM) yang ada di Gunung Kemala itu mendukung empat Caleg yang mengajukan diri untuk duduk di bangku DPRD Kota Prabumulih yang berasal dari Gunung Kemala
"M.Kosen,SH Caleg No.2 dari Partai Gerindra saat memberikan sambutan"

“Kita wajib mengajak masyarakat Gunung Kemala untuk mendukung Caleg pribumi, dengan deklarasi ini berharap Calon dari Gunung Kemala mampu memimpin 5 tahun kedepan” Ucap Taufik Jaya selaku Ketua PPGK saat memberikan kata sambutan

Dirinya menilai lima tahun lalu ditanah kelahirannya tidak ada yang mampu menduduki kursi kepemimpinan DPRD Kota Prabumulih

“dalam musyawarah ini kami masyarakat Gunung Kemala telah sepakat untuk mendukung penuh calon DPRD wilayah Gunung Kemala” tegasnya
"Caleg No.urut 2 dari PBB Ardi Ginting menyampaikan visi dan misi"

Sementara itu, Keempat calon legislatif yang berasal dari Kelurahan Gunung Kemala yakni M.Kosen,SH, Ardi Ginting, Mat Yunus dan Bondik Priska,ST mengapresiasi gerakan ratusan pemuda tersebut untuk memenangkan salah satu caleg mengahantarkannya ke kursi kepemimpinan dalam lima tahun kedepan

Diketahui sekitar 2300 lebih Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kelurahan Gunung Kemala diharapkan mampu menyumbang angka kemenangan dari salah satu calon yang diusung
"Mat Yunus saat menjelaskan visi dan misi kepada masyarakat yang merupakan caleg PDIP no.2"

Ketua Lembaga Masyarakat (LSM) Gunung Kemala (LKM-GK) Solmidin dalam musyawarah tadi malam mengatakan pihaknya sangat mendukung gerakan deklarasi yang dimotori oleh pemuda yang mampu mengajak pemilih pemula (kaum Milenial) untuk datang ke TPS dan memilih pemimpin yang amanah dan jujur

“kita dukung gerakan positif seperti ini, dan masyarakat harus kompak jika ingin warga pribumi duduk dikursi DPRD” ucapnya saat dimintai keterangan

Acara yang digelar oleh ratusan pemuda dan masyarakat Gunung Kemala itu menghasilkan kesepakatan untuk mensukseskan pemilu tanggal 17 April mendatang dengan bersama-sama menolak politik uang dan mendukukung calon pribumi (sn)
Share:

Gegara Nyanyian Yandra, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

PRABUMULIH-Tim Opsnal Resnarkoba Polres Prabumulih pimpinan AKP Zon Prama, S.H berhasil mengamankan 4 orang pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu di beberapa lokasi di Kota Prabumulih, Sabtu (6/04/2019).

Berawal pada hari Sabtu (6/4/2019) sekira pukul 09.00 WIB saat pertama petugas berhasil meringkus pelaku atas nama Yandra (21 tahun) warga Gang Amir Kel. Wono Sari kec.  Prabumulih Utara Kota Prabumulih saat berada di jalan Sinta kel. Wonosari kec.  Prabumulih Utara Kota Prabumulih, dari tangan pelaku disita barang bukti 1 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,17 gram.

Dari introgasi awal kepada pelaku Yandra diketahui bahwa dia mendapatkan sabu tersebut dari pelaku lainnya atas nama Sendri Amza Als Aam seharga Rp 100.000,- , tidak mau berlama-lama kemudian Sat Narkoba Polres Prabumulih langsung menuju ke tempat Sendri Amza Als Aam (33 tahun) yang berprofesi sebagai tukang parkir.

Pelaku Sendri sendiri berhasil diamankan pada hari Sabtu (6/4/2019) sekira pukul 10.00 WIB di rumahnya jalan M. Yamin kel. Pasar I kec.  Prabumulih utara Kota Prabumulih, pada saat dilakukan penggeledahan terhadap rumah pelaku ditemukan 8 paket narkotika jenis sabu yang disimpan pelaku di dalam kamar.

Setelah dilakukan introgasi terhadap pelaku Sendri diketahui bahwa pelaku mendapatkan 8 paket narkotika jenis sabu tersebut dari Vimo Ernata Wijaya seharga Rp 1.100.000,-

Saat akan melakukan penangkapan kepada pelaku Vimo Ernata Wijaya dengan cara undercover buy di jalan M. Yamin kel. Pasar I kec.  Prabumulih utara Kota Prabumulih terlebih dahulu datang pelaku lainnya atas nama Dedi Sandi (39 tahun) warga jalan Urif Sumaharjo Kel. Wonosari Kec.  Prabumulih Utara Kota Prabumulih, dari tangan pelaku diamankan barang bukti 1 paket sabu dengan berat bruto 0,14 gram.

Selanjutnya petugas dari Sat Narkoba Polres Prabumulih melakukan penangkapan kepada pelaku Vimo Ernata Wijaya di jalan  M. Yamin kel. Pasar I kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih, dari tangan pelaku diamankan barang bukti 5 paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,30 gram yang disimpan di kantong jaket sebelah kiri dan saat dilakukan pengembangan di rumah pelaku di jalan Urif Sumaharjo Kel. Wonosari Kec.  Prabumulih Utara Kota Prabumulih kembali ditemukan 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,11 gram yang disimpan pelaku di lipatan pakaian yang berada i dalam kamar pelaku.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui AKP Zon Prama, S.H membenarkan adanya penangkapan keempat pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu tersebut.

Berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh Polres Prabumulih, kemudian dilakukan penyelidikan di lapangan, dan setelah memastikan informasi tersebut benar selanjutnya dilakukan penangkapan kepada 4 pelaku.

"Empat pelaku saling berkaitan, keempatnya dapat dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika ” tungkas AKP Zon.
Share:

Acara Sosialisasi Pemilu Sepi Pengunjung

MUARA ENIM -- Mendekati masa Pemilihan Umum (Pemilu) sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara serta informasi lainnya yang diperlukan masyarakat mengenai pesta demokrasi harus lebih sering dilakukan.

Hal ini lah yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muara Enim. Dibalut dengan kegiatan KPU Run yang melibatkan masyarakat dilaksanakan di halaman taman adipura , Minggu (7/4), KPU melakukan sosialisasi mengenai Pemilu yang akan beralangsung pada 17 April mendatang.

Namun, sayangnya, kegiatan yang menghabiskan dana cukup besar dengam banyak hiburan dan hadiah ini hanya dihadiri oleh sedikit sekali masyarakat muara enim. Yang nampak ramai mendatangi hanya masyarakat berusia usia sekolah yang belum tentu memiliki hak pilih.

Ketua KPU Muara Enim, Ahyaudin mengatakan, banyak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Itu terbukti pada saat pelaksanaan senam bersama dan jalan santai. Peserta padat dan ramai. “Namun pada saat pengundian doorprice banyak warga yang menepibkarrna kondisi cuaca yang panas. Tapi kenyataannya nomor nomor yang dipanggil ada dan masih ditempat,” terangnya.

Ahyaudin menambahkan, sesuai dengan instruksi dari KPU RI, kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia mulai dari tingkat Provinsi hingga kabupaten kota sebagai satana sosialisasi dan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April mendatang.

“Ini sebagai puncak agenda sosialisi KPU kepada masyarakat yang mana sudah kita mulai sejak 2018 yang lalu hingga saat ini. Namun, sosialisasi tetap terus kita lakukan melalui media elektronik (radio) tetap kita lakukan,” ujar Ahyaudin.

Dalam legiatan ini, sasaran utama sosialisasi adalah mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya yang akan menentukan lima tahun kedepan, khususnya kepada pemilih pemilih pemula.

“Para mahasiswa dan juga siswa sekolah kita libatkan dalam sosialisasi ini sebagai pemilih pemula. Selain itu kita berharap, dengan sosialisasi ini masayarakat bisa mengetahui seperti apa nantinya prlaksanaan pemilihan,” tambahnya.

Selain para pemilih pemula, KPU kuga mengundang partai politok peserta Pemilu, organisasi kepemudaan, ibu ibu PKK, Karang taruna, para Calon legislatif serta tim pemenangan daerah paslon presiden.

Kegiatan KPU Run ini dibuka langsung oleh Bupati Muara Enim H Ahmad Yani didamping Wakil Bupati Juarsah beserta jajaran dan juga stageholder seperti, Capil, Inforkom, Polpp, Kesbangpol, pihak Kepolisian serta Bawaslu Muara Enim.
Share:

Bangkitkan ekonomi masyarakat, Bupati PALI resmikan 12 Pasar


PALI-Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM meremiskan 12 unit pasar Rakyat yang terletak di wilayah Kabupaten PALI.

Yaitu  pasar Talang Kerangan, pasar Serepan Sersan, Pasar Rakyat Betung, Pasar  Desa Raja, Pasar turunan raja Tempurai Barat, Pasar  Suka Damai, Pasar Rakyat Prambatan, Pasar  Tanah Abang Utara, Pasar Suka Raja, Pasar Rakyat Karang Tanding, Pasar desa tambak.

Dalam peresmian 12 pasar itu di pusatkan di halaman pasar Talangan Kerangan, Kelurahan Talang Ubi utara Kecamatang Talang Ubi.sabtu(06/4)

Pembangunan pasar ini adalah bagian dari upaya kita kembali mendorong eksistensi pasar tradisional yang dulu terkesan dengan image kotor, kumuh dan tidak nyaman sekarang menjadi sangat nyaman karena kebersihannya, jangan sampai kalah dengan toko modern, hal ini itu di katakan Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM Dalam peresmian Pasar di talangan Kerangan

"Dengan telah di remiskanya pasar ini jaga lah kebersihan untuk lebih nyaman dan juga agar tidak kumuh dan jorok lagi.katanya bupati

Untuk menjaga kebersihan untuk dinas terkait agar menyiapkan tempat sampah agar para pedagang tertib dalam menjaga kebersihan

"Siapakan tempat sampah dan saluran pembungan air agar kenyamana selalu terjaga untuk masyrakat yang berjulan dan belanja pun nyaman.pungkasnya

Sementara Ida Martini SP kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, "itu 12 unit pasar yang telah di bangun di wilah Kabupaten PALI ini telah selesai di bangun dan hari ini kita resmikan di pasar Rakyat Talang Kerangan Talang Ubi Utara,  dan untuk di tahun 2019 ini akan kita banguan lagi 3 yunit pasar untuk di wilayah Kabupaten PALI juga.tutupnya

Turut di hadiri oleh, Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Bunda PAUD Ir H Sri Kustina, Plt Camat Talang Ubi Hardin S.pd, Kades, dan tokoh Masyrakat (sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts