Karena Ini, 7 Pasangan di PALI Gugur Dan Tidak Terima Akta Nikah

PALI-- Dari 300 pasangan suami istri asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang ikuti Itsbat nikah yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PALI bekerjasama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Muara Enim dan Kementerian Agama PALI, yang dilaksanakan sejak Senin (8/4) sampai Rabu (10/4) di halaman Rumah Dinas Bupati PALI ternyata ada 17 pasangan yang gugur.

Hal itu diungkapkan Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI usai penutupan kegiatan sidang Itsbat nikah, Rabu (10/4).

"Gugurnya 17 pasangan peserta dikarenakan ada dua faktor, yakni 10 pasangan tidak hadir dan 7 pasangan masih tahap perceraian," ungkap Rismaliza.

Pelaksanaan Itsbat nikah tersebut dijelaskan Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI dalam rangka memperoleh perlindungan kepastian hukum dan melindungi hak-hak anak yang lahir dari perkawinan sah.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Itsbat nikah berlangsung sesuai jadwal, dan dihari terakhir pelaksanaan akta nikah langsung dibagikan," tukasnya.

Sementara itu, Bupati PALI mengatakan bahwa pemerintah kabupaten PALI berencana melaksanakan kegiatan serupa agar seluruh masyarakat kabupaten PALI yang belum tercatat pada Pengadilan Agama bisa miliki akta nikah.

"Akta nikah sangat penting sebagai syarat administrasi kependudukan. Bukan hanya untuk keperluan pasangan suami istri bersangkutan, tetapi untuk anak juga diperlukan, seperti pembuatan akta kelahiran serta syarat administrasi lainnya," ujar Bupati.

Terpisah, Edy Syafiq SH Panitera Pengadilan Agama Muara Enim mengapresiasi antusias warga PALI yang telah ikuti momen langka tersebut.

"Ditambah lagi support dari Bupati yang full mendukung kegiatan tersebut. Diharapkan, kedepan yang rencananya akan dilakukan kegiatan serupa sesuai janji Bupati, akan banyak lagi warga yang belum miliki akta nikah untuk ikut sidang Itsbat nikah," harapnya.(sn) 
Share:

Linmas PALI Penuhi Bandara Stanvack

PALI--Tim Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat, Tanggap Darurat, Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana dan anggota Petaka Linmas Lingkup Satpol.PP Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi dikukuhkan pada Rabu (10/4) di lapangan terbang ex stanvack Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Pengukuhan dilakukan langsung Bupati PALI, Heri Amalindo disaksikan sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI serta 1020 anggota Linmas Kelurahan/desa dan Kecamatan se-kabupaten PALI.

"Disamping melakukan pengukuhan Satgas Linmas dan lainnya, kami berpesan agar jaga kebersamaan karena sebentar lagi kita akan laksanakan Pemilu. Dan sebagai anggota Linmas kita harus bisa menjaga ketertiban jaga persatuan dan jangan terkotak kotak," pesan Bupati dihadapkan ribuan anggota Linmas.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap prestasi Linmas PALI yang telah membuktikan jadi yang terbaik se-Sumsel.

"Beberapa bulan lalu, Linmas kita dapat penghargaan dari Gubernur menjadi Linmas terbaik. Artinya meski kita baru seumur jagung tetapi kita bisa buktikan bahwa kita jadi yang terdepan," tukasnya.

Sebagai anggota perlindungan masyarakat, Bupati menyarankan agar kedepan seluruh anggota Linmas untuk belajar bela diri.

"Kedapan Linmas harus latihan bela diri, karena bagaimana bisa lindungi masyarakat kalau lindungi diri sendiri belum mampu. Hal itu juga untuk meningkatkan kemampuan anggota Linmas dalam menjaga lingkungannya," terangnya.

Untuk kesejahteraan anggota Linmas, Bupati menyebut bahwa pemerintah telah memberikan dan menaikan honor Linmas. "Awalnya honor Linmas hanya Rp 200.000, saat ini sudah naik jadi Rp 346.000," ucap Bupati.

Sementara itu, Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP menjelaskan tujuan pengukuhan Satgas Linmas, Tanggap darurat, kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana serta anggota petaka Linmas lingkup Satpol.PP.

"Diharapkan tim dalam berkoordinasi dan bekerjasama dalam meningkatkan ketertiban umum serta cepat tanggap dalam menanggulangi setiap adanya bencana," jelasnya. (SN) 
Share:

Berat Tinggalkan Keluarga Rara Ingin Kuliah di Jakarta

PRABUMULIH -- Disaat sejumlah artis lebih memilih, karier dibanding pendidikan setelah lulus sekolah. Tiyara Ramadhani atau Rara Lida tetap mengutamakan pendidikan. 

Walaupun belum menerima kelulusan, Rara mengaku sudah menentukan langkahnya kedepan yakni akan melanjutkan pendidikan setelah lulus SMA. 

Akankan beasiswa di Jepang seperti yang pernah ditawarkan oleh mantan  Gubernur Alex Noerdin ketika itu akan diambil Rara? 

Dibincangi Selasa (09-04-2019), Rara mengisyaratkan tak akan mengambil tawaran sekolah di Jepang. "Rara maunya kuliah sambil nyanyi di Jakarta," kata Rara. 

Alasannya, selain tawaran tersebut belum ada kepastian. Rara ingin lebih dekat dengan keluarga, terutama sang ibu. "Yang itu (Jepang)  belum tau. Di Jakarta bae, kalau di sini (Jakarta, red) lebih dekat keluarga. lebih cepat pulang (Prabumulih, red)," tuturnya. 

Keinginan Rara untuk melanjutkan sekolah dibangku kuliah mendapat dukungan dari Ralova. "Kami sayang dedek Rara, memang keinginan kami dedek kuliah sambil tetap nyanyi. Sebab sayang kalau kariernya tidak dikembangkan," terang Sela Ralova Prabumulih. 

Sela menuturkan, Ralova akan tetap memberikan semangat dan dukungan untuk Rara. "Yang pasti dedek harus tetap jaga diri nanti," imbuhnya.(SN) 
Share:

HD: Cepat Lambat Pengerjaan Tol Tergantung Masyarakat

MUARA ENIM--Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, adanya ruas jalan tol ini merupakan hadiah untuk provinsi Sumatra Selatan. Sebab Presiden RI Joko Widodo menjadikan Sumsel sebagai lokasi proyek strategis nasional, dimana ruas jalan tol ini melintasi sejumlah kabupaten dan kota di Sumsel.

"Mimpi kita jadi kenyataan. Tidak terbayang sekalipun ada ruas tol menjadi pintu keluar masuknya ada di Muara Enim. Ini tentu karena perjuangan tidak dengan tiba-tiba. Kesiapan pemda, dipaparkan pula di kementerian dan BPJT, sehingga keinginan kita terwujud punya tol," ujar Gubernur dalam sambutanya saat menghadiri Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas jalan tol muara enim - sinpang indralaya dan ruas jalan tol muara enim - lubuk linggau, Selasa (9/4).

Diakuinya, untuk pembangunan jalan tol itu bukan hal yang sederhana karena cukup banyak kesiapan yang dilakukan banyak pihak. Bahkan penganggarannya pun cukup panjang dan berbelit.

"Proyek ini sebentar lagi kita mulai. Tapi jalan cepat kah atau jalan lambatkan tergantung dari masyarakat Muara Enim. Dari keselamatan pekerja, keamanan alat dalam pengerjaan hingga pembebasan lahan pun tergantung dari masyarakat kita sendiri," terang Herman Deru.

Ia menuturkan, pihaknya meminta apabila sudah ada ruas jalan tol dan memiliki rest area, maka diisi bukan dengan makanan fastfood produk luar negeri. Melainkan diisi dengan UMKM masyarakat Muara Enim, ada banyak kuliner yang bisa ditempatkan di rest area nanti," tandasnya.

Terkait dengan penetapan lokasi jalan tol, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono menerangkan, agar pemda setempat dapat memberikan masukan dimana diharapkan agar jalan tol ini dapat menghubungkan ruas jalan dengan kawasan industri.

"Tidak ada gunanya tol itu lewat-lewat saja. Harus ada gunanya. Salah satunya dengan menghubungkan jalan tol dengan kawasan industri," kata Basuki.

Ia mengatakan, penandatanganan ruas jalan tol serupa sudah dilakukan untuk ruas jalan tol Lubuklinggau-Bengkulu. Menurutnya, pengerjaan ruas jalan tol di Lampung dapat menjadi contoh bagi pengerjaan jalan tol lainnya.
Share:

HK Minta Pemerintah Daerah Bantu Pembebasan Lahan

MUARA ENIM--Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), Bintang Perbowo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemetaan untuk kawasan yang akan dilintasi tol ini. "Tol akan melintas dari Indralaya menuju ke Muara Enim dengan panjang lintasan 119 kilometer. Kemudian dilanjutkan dari Muara Enim ke Lubuklinggau sepanjang 114,5 kilometer dan Lubuklinggau ke Bengkulu sepanjang 95,8 kilometer," kata dia.

Untuk pengerjaan tol sendiri akan dimulai dengan pembebasan lahan. Diakui Bintang, pihaknya sudah melakukan pencatatan dan pendataan atas lahan yang akan dipakai untuk tol ini. Hanya saja pihaknya masih menunggu pemerintah daerah setempat untuk penetapan papan lokasi pengerjaan tol.

"Kami meminta bantuan pemerintah daerah, terutama Gubernur Sumsel dan Gubernur Bengkulu. Juga kepada Bupati dan Walikota untuk membantu mempermudah dalam pembebasan lahan ini. Untuk anggaran pembebasan lahan sendiri, kami belum bisa kalkulasi karena disesuaikan dengan pencatatan di lapangan sendiri," kata Bintang.

Ia menerangkan, selama 2019 ini pihaknya akan fokus pada pembebasan lahan dan direncanakan pada Oktober 2019 akan dilakukan pengerjaan kontruksi. Targetnya pada 2023 secara keseluruhan tol Indralaya hingga ke Bengkulu akan selesai pengerjaan dan dapat difungsionalkan untuk masyarakat umum.

"Pengerjaan tol ini sesuai dengan pembebasan lahan. Jika pembebasan lahan cepat dan tanpa hambatan maka pengerjaan pun bisa cepat dan tol pun cepat selesai," ujarnya.

"Total panjang tol ini 329,3 kilometer. Perkiraan sementara butuh investasi sekitar Rp85,5 triliun, diluar pembebasan lahan. Untuk tol ini masa konsesi sekitar 40 tahun," tambahnya.

Bintang menjelaskan, sesuai pemetaan yang dilakukan pihaknya, kondisi tanah yang akan dibangun untuk tol beragam. Ada tanah keras, tanah rawa, sungai, hingga perbukitan.

"Anggaran yang dibutuhkan untuk pengerjaannya pun beragam. Ada di vakum, di elevated, ada dengan file slab atau tiang pancang dan ada pengeboran. Kami mempersiapkan anggaran cukup besar untuk pengerjaan lahan di wilayah perbukitan di Bengkulu. Karena kita akan membangun dengan sistem pengeboran untuk terowongan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Jalan Tol, Danang Perikesit mengatakan, untuk pengadaan tanah akan dimulai April 2019 ini. Khusus untuk Ruas Jalan Tol Muara Enim-Simpang Indralaya dan Ruas Jalan Tol Muara Enim-Lubuklinggau di Muara Enim, memiliki investasi senilai Rp47,9 triliun.

Ada 6 simpang susun dalam ruas jalan tol tersebut yakni simpang susun Indralaya, simpang susun Prabumulih, simpang susun Muara Enim, simpang susun Lahat, simpang susun Musi Rawas, dan simpang susun Lubuklinggau.

"Simpang susun ini akan menjadi lokasi baru pusat pertumbuhan ekonomi. Karenanya pemda harus bisa memanfaatkan lokasi ini," kata dia.

Terkait dengan pengusahaan ruas jalan tol ini, tercatat masa konsensi oleh Hutama Karya selama 40 tahun sejak penerbitan surat kontruksi. Sementara untuk ekuitas atau modal Hutama Karya sebesar 70-80 persen dan hutang sebesar 30-20 persen.

"Artinya Hutama Karya harus bekerja keras untuk mengembangkan jaringan jalan. Untuk besarnya tarif tol ditetapkan Kementerian PU dan Pera, dimana penetapan pengoperasian tarif tol awal sesuaikan selama 2 tahun sesuai inflasi di daerah tersebut," kata dia.

Diakui Danang, ruas jalan tol ini merupakan skala prioritas dimana dapat meningkatkan konektivitas dan arus logistik. "Di sektor pertanian, pertambangan, pariwisata pun dapat meningkat. Hasilnya, dapat mendorong program yang ada di Sumsel," pungkasnya.
Share:

Basuki Hadi Muljono: Tol Harus Terkoneksi Dengan Kawasan Industri

MUARA ENIM--Pelaksanaan pengerjaan ruas Tol Muara Enim-Simpang Indralaya dan ruas jalan Tol Muara Enim-Lubuklinggau di Muara Enim harus disegerakan karena banyak hal yang berkaitan, diantaranya sebagai upaya mendukung kesejahteraan masyarakat dan harus terhubung dengan kawasan industri.

Hal ini disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, Basuki Hadi Muljono dalam sambutanya pada acara Penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ruas jalan tol muara enim - simpang indralaya dan ruas jalan tol muara enim - lubuk linggau, Selasa (9/4).

Terkait dengan penetapan lokasi jalan tol, Basuki menerangkan, agar pemda setempat dapat memberikan masukan dimana diharapkan agar jalan tol ini dapat menghubungkan ruas jalan dengan kawasan industri.

"Tidak ada gunanya tol itu lewat-lewat saja. Harus ada gunanya. Salah satunya dengan menghubungkan jalan tol dengan kawasan industri," kata Basuki.

Ia mengatakan, penandatanganan ruas jalan tol serupa sudah dilakukan untuk ruas jalan tol Lubuklinggau-Bengkulu. Menurutnya, pengerjaan ruas jalan tol di Lampung dapat menjadi contoh bagi pengerjaan jalan tol lainnya.

Sebab di Lampung, pengerjaan jalan tol terbilang cepat sekali. "Lampung itu cepat sekali. Ini contoh yang baik, pembebasan lahannya berupa ganti untung, bukan soal harga yang menjadi masalah melainkan biasanya ada kepemilikan yang tumpang tindih," jelasnya.

Ia menuturkan, adapun salah satu pendukung cepatnya pembangunan jalan tol itu dikarenakan tim pembebasan lahan dipegang oleh salah satu direktur objek vital di Polda Lampung.

"Bukan karena ada kepentingan, tapi dengan begitu pembebasan lahan cepat selesai. Begitupun di Aceh Tol yang baru digroundbreaking Presiden RI pada Desember 2018 lalu, kini sudah 20 persen pengerjaannya dimana sudah memasuki tahapan land clearing," kata dia.

Kalau pembebasan lahan lancar, lanjut Basuki lagi, insya allah kontruksi akan cepat selesai. “Kami ingin kita semua menjadi satu tim agar kesejahteraan rakyat meningkat," pungkasnya.
Share:

Getah Karet di PALI Kembali Melorot

PALI--Keceriaan petani karet Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan harapan membaiknya perekonomian mereka rupanya kembali sirna, lantaran harga getah karet yang menjadi andalan penghidupan petani kembali turun setelah beberapa minggu merayap naik, dan sempat menembus angka Rp 8.000/kg.

Tetapi kali ini, harga getah karet kualitas mingguan menurun drastis dan pada Selasa (9/4), harganya di Pasar Getah Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi hanya dikisaran Rp 7.000/kg.

"Prediksi kami memang tidak lama harga getah naik, karena sudah berulang kali kondisi ini terjadi," ujar Ashadi, Petani asal Desa Jerambah Besi, Selasa (9/4).

Namun, penurunan harga getah karet saat ini berbarengan dengan musim gugur dan cuaca cukup terik membuat produksi getah jauh menurun.

"Sudah harga turun, produksi getah juga anjlok lantaran cuaca yang cukup panas berimbas daun pohon karet banyak yang gugur," tukasnya.

Hal sama diutarakan Yadi, petani lainnya bahwa jelang Pemilu ini petani karet sangat bergantung pada pemimpin yang terpilih nantinya.

"Siapapun yang duduk nantinya  baik itu dikursi legislatif atau jadi presiden, kami berharap bisa memikirkan nasib petani karet. Karena kami hidup dari getah hasil dari yang kami sadap setiap hari. Jadi kalau ingin petani karet sejahtera, naikan dan stabilkan harga karet," pintanya.(SN) 
Share:

Lampu Penerangan Jalan Banyak Mati, Jangan Langsung Salahkan Pemerintah

PALI--Adanya keluhan masyarakat terkait penerangan jalan yang banyak mati, langsung ditanggapi Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo yang membenarkan adanya masalah tersebut.

Orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan mengajak masyarakat untuk ikut menjaga aset umum tersebut. Karena masalah yang timbul bukan hanya akibat teknis semata, tetapi karena ulah segelintir oknum yang merusak fasilitas lampu jalan.

"Seperti adanya kabel lampu jalan disalahsatu titik yang digulung oknum tidak bertanggung jawab, sehingga mengakibatkan satu jalur lampu jalan mati. Ini tentu yang kita tidak harapkan, karena masyarakat yang tidak tahu, pasti menyalahkan pemerintah," ujar Bupati, belum lama ini.

Meski demikian, Bupati PALI tetap mengupayakan perbaikan setiap lampu jalan yang mati. "Kita harapkan peran serta masyarakat untuk ikut andil dalam menjaganya. Karena manfaat penerangan jalan bukan hanya satu atau dua orang yang menikmati, tetapi seluruh masyarakat sekitar dan pengguna jalan juga merasakannya," ajak Bupati.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten PALI, Irwan melalui Kabid Perumahan bahwa saat ini pihaknya tengah menghitung jumlah lampu jalan yang mati.

"Setelah kita ketahui jumlah lampu jalan yang mati, baru kita anggarkan selanjutnya kita perbaiki," katanya. (SN) 
Share:

Dengan Ini Pemerintah PALI Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

PALI--Kampanyekan makan ikan sesuai program Kementerian Perikanan, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Perikanan bekerja sama dengan TP.PKK Kabupaten PALI kumpulkan 518 pelajar Sekolah Dasar (SD) dalam kecamatan Talang Ubi untuk diajak makan ikan dalam Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di kolam Pemancingan Mang Dede Kecamatan Talang Ubi, Selasa (9/4).

Disamping ajak masyarakat umum gemar makan ikan, kegiatan tersebut diisi lomba cipta menu serba ikan yang diikuti 10 kelompok peserta dari lima kecamatan, dengan tim penilai atau juri dari Chef Hotel Arya Duta, Abdul Gani, ahli perikanan dan ahli tata boga. Kriteria lomba masak ikan antara lain, keratifitas, cita rasa, aman dikonsumsi, tata boga dan keterampilan memasak.

"Gerakan Masyarakat Makan Ikan (Gemarikan) bertujuan membudayakan makan ikan dimasyarakat terutama kaum muda dan anak untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak," ujar Hj Sri Kustina, Istri Bupati PALI.

Sedangkan tujuan lomba masak serba ikan dijelaskan Istri Bupati agar terciptanya inovasi baru dalam mendapatkan varian menu baru berbahan dasar ikan.

"Nantinya yang menjadi juara kali ini akan mewakili PALI untuk ikuti lomba masak ditingkat provinsi. Dan kalau berhasil ditingkat provinsi, maka akan kita lombakan ditingkat nasional," terangnya.

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo menyebutkan bahwa lomba masak serba ikan tersebut sudah yang kelima. Gemarikan juga untuk meningkatkan konsumsi ikan di Kabupaten PALI dengan ragam menu serba ikan untuk kesehatan dan kecerdasan masyarakat.

"Gerakan makan ikan harus dilakukan terus menerus, dengan dibarengi lomba cipta menu serba ikan, maka akan tercipta menu bervariasi. Dimana selama ini memasak ikan hanya direbus, dibakar atau digoreng. Namun dengan terciptanya varian menu baru, makan ikan tidak akan bosan," urai Bupati.

Seperti saat ini, dengan perkembangan inovasi, dikatakan Bupati bukan hanya daging ikan saja yang bisa dikonsumsi, tetapi hampir seluruh bagian ikan bisa dikonsumsi dengan menu bermacam-macam.

"Tahun 60-70an, tidak ada pempek kulit atau pempek tulang, tetapi saat ini sudah ada yang menjual menu makanan dari bagian ikan yang selalu kita buang. Dengan adanya lomba cipta menu serba ikan di PALI, diharapkan akan tercipta juga menu baru dari bahan dasar ikan," harapnya. (SN) 
Share:

Ratusan Siswa Ikuti O2SN Kecamatan Muara Enim Wakil Di Provinsi

MUARA ENIN--500 orang pelajar ikuti kegiatan lomba minat bakat siswa Olimpiade olahraga siswa nasional tingkat SD dan SMP dan gala siswa Indonesia tingkat Kabupaten Muara Enim tahun 2019. Pembukaan kegiatan tersebut dilaksanakan langsung di lapangan Merdeka Muaraenim, Senin (8/4).

Seperti yang dikatakan oleh Ketua Panitia,Abi Nurwardani M Or bahwa kegiatan ini diikuti oleh 20 kecamatan dalam Kabupaten Muaraenim.

" Untuk kegiatan gala siswa digelar sejak 22 Februari- 8 Maret 2019 dan untuk O2SN akan di laksanakan selama tiga hari,8-10 April 2019," katanya.

Untuk kegiatan ini lanjutnya diikuti sekitar 500 pelajar yang terdiri dari siswa SD dan SMP. " kegiatan ini dilaksanakan berjenjang tingkat sekolah tingkat kecamatan kabupaten provinsi dan tingkat nasional," katanya.

Sementara itu menurut Bupati Muaraenim melalui Asisten III, Teguh Jaya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk  kegiatan Olimpiade ini untuk meningkatkan kondisi kesehatan  dalam rangka menunjang kualitas akademis dan terjaringnya bibit-bibit atlet berbakat dalam bidang olahraga untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah dan berkelanjutan.

" sehingga menghasilkan siswa terbaik di masing-masing cabang olahraga yang mampu berprestasi mengharumkan nama daerah terutama Kabupaten Muara Enim,"katanya.

Menghimbau kepada seluruh peserta agar dapat bermain dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.

" saya juga mengajak semua pihak untuk memimpin setiap pertandingan secara profesional objektif dan menjunjung tinggi norma serta kehormatan Wasit dan kepada para guru dan Pembina olahraga Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai sarana evaluasi atau proses pembinaan prestasi anak-anak Didik kita untuk lebih baik dan berprestasi,"pungkasnya.

Untuk tim sepakbola wakil dintingkat Provinsi, Kabuoaten Muara Enim diwakilkan oleh Kecamatan Muara Enim yang berhasil mengalahkan Kecamatan Gelumbang dengan skor 4-1.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts