-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Pelanggar Lalin Siap Siap Ditilang
Sejumlah Desa Peserta Pilkades Mulai Hitung Suara
Bakal gelar Operasi Patuh serentak, Kapolres ingatkan pengendara patuhi peraturan
Sempat Tarik Ulur, Akhirnya 36 Desa di PALI Gelar Pilkades
"Alhamdulillah pelaksanaan Pilkades digelar sesuai rencana awal, dan 36 desa serentak hari ini laksanakan pesta demokrasi tingkat desa. Kami berharap gelaran Pilkades bisa berjalan aman, tertib dan lancar," terang Junaidi, Kabag Perekonomian Kabupaten PALI yang mewakili pemerintah dalam memantau Pilkades di Desa Karta Dewa.
Dari pantauan media di TPS Desa Karta Dewa Kecamatan Talang Ubi, proses pemungutan suara sudah dimulai 08.00 WIB. Diperkirakan, dengan jumlah mata pilih sebanyak 2.023 proses pemungutan suara bakal selesai diatas pukul 12.00 WIB. Dan desa lain pun saat ini tengah melakukan pemungutan suara.
Untuk memantau dan mengumpulkan data saat Pilkades, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten PALI mendirikan posko.
"Kita dirikan posko selama proses Pilkades berlangsung," ujar Mardiansyah, Sekretaris DPMD PALI.
Adapun yang ikuti Pilkades serentak kali ini adalah.
:
Kecamatan Talang Ubi
1.Talang Bulang
2.Sungai Baung
3.Karta Dewa
4.Panta Dewa
5.Benuang
6.Talang Akar
7.Sungai Ibul
Kecamatan Abab
8.Pengabuan Timur
9.Betung
10.Tanjung Kurung
11.Pengabuan
12.Karang Agung
13.Prambatan
Kecamatan Tanah Abang
14.Curup
15.Modong
16.Harapan Jaya
17.Pandan
18.Lunas Jaya
19.Raja Barat
20.Sedupi
21.Muara Sungai
Kecamatan Penukal Utara
22.Tempirai Utara
23.Tempirai Timur
24.Tempirai
25.Tempirai Selatan
26.Lubuk Tampui
27.Tanding Marga
28.Muara Ikan
29.Tanjung Baru
Kecamatan Penukal
30.Babat
31.Sukaraja
32.Mangku Negara
33.Sungai Langan
34.Gunung Menang
35.Air Itam
36.Air Itam Timur
Tim Elang Tangkap Spesialis Curanmor, Satu Lagi Buron
Diungkapkan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah bahwa tersangka ditangkap berdasarkan LP/B/203/VIII/2019/Sumsel/Res.Muara Enim/Sek.Talang Ubi, Tgl 22 Agustus 2019 ttg Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor)
Bahwa pelaku Hengki bersama dengan pelaku R (DPO) berkeliling dengan menggunakan sepeda motor jenis Fiz R warna hitam tanpa plat nopol (DPB) berboncengan dengan posisi pelaku Hengki di bonceng oleh pelaku R (DPO) guna mencari target sepeda motor yang akan di curi.
Saat itu pelaku Hengki telah membawa alat berupa kunci T yang akan di gunakan untuk mencuri sepeda motor.
Pada saat kedua pelaku melintasi didepan rumah korban melihat sepeda motor milik terparkir di depan rumah, maka kedua pelaku sepakat untuk mencuri sepeda motor itu.
Lalu pelaku Hengki turun dari sepeda motor menuju ke sepeda motor korban dengan berjalan kaki, sedangkan pelaku R menunggu di atas sepeda motornya sambil memantau situasi sekitarnya.
Kemudian pelaku Hengki merusak kunci kontak sepeda motor pelapor dengan menggunakan kunci (T), lalu mendorong sepeda motor menjauh dari rumah korban, setelah jarak 5 meter maka pelaku Hengki menghidupkan sepeda motor korban dan membawa kabur sepeda motor itu bersama dengan pelaku R.
Dengan adanya kejadian itu, korban merasa keberatan dan dirugikan sebesar Rp.20.000.000,-dan melaporkan kejadian itu kepolsek Talang Ubi.
Setelah penyidik melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan kemudian mengidentifikasi keberadaan sepeda motor korban dan mengidentifikasi pelaku maka tim Elang langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.
"Saat ditangkap, pelaku tak berkutik dan tanpa perlawanan, setelah diinterogasi awal pelaku mengakui perbuatannya dan setelah dilakukan pengembangan diketahui aksi pelaku tersebut sudah melakukan 3 kali aksi curanmor diwilkum Polsek Talang Ubi," terang Arafah, Kamis (29/8).
Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (Satu) Unit Sepeda motor Yamaha Jupiter MX BG 2716 OR warna Hijau Noka MH 350C002CK300645.
"Pelaku kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama 7 tahun," tandas Arafah. (sn)
Bajing Loncat Ayam Potong Di DOR
Hati-hati!! Licin Saat Hujan, Banyak Pengendara Motor Terbalik Disini
Namun siapa sangka dibalik kegembiraan warga khususnya Talang Ubi yang telah diguyur hujan dua kali, tersimpan rasa duka bagi Yuni (15) seorang pelajar asal Talang Subur Kecamatan Talang Ubi.
Sebab saat melintas di jalan Merdeka KM 10 tepatnya tidak jauh dari gerbang Kantor Bupati PALI, siswi salah satu sekolah di Talang Ubi ini alami kecelakaan pada Rabu (28/8) ketika banyak warga Pendopo bersuka ria menyambut turunnya hujan. Kecelakaan yang dialami gadis tersebut karena jalanan licin akibat drainase disekitar lokasi tertutup tanah, sehingga ketika tertimpa hujan, genangan air bercampur tanah mengalir ketengah jalan.
Yuni pun terpaksa mendapat pertolongan warga setempat karena kendaraan yang dikemudikannya terbalik karena licinnya jalan.
"Kalau turun hujan, disini sering terjadi kecelakaan akibat drainase tertimbun tanah, mengakibatkan tanah ikut mengalir ke tengah jalan sehingga jalan jadi licin," ujar Al (24) warga sekitar.
Diaku Al, bahwa warga setempat pernah membuatkan parit disekitar drainase yang tertutup, namun kembali buntu akibat adanya aktivitas pengambilan tanah didekat lokasi itu.
"Kami sarankan agar pengendara, terutama yang menggunakan sepeda motor untuk berhati-hati ketika melintas di jalur itu, sebab dari arah Pendopo menuju Simpang Raja, kondisi jalan licin tidak terlihat karena memang dari arah sana menanjak," saran Al. (sn)
Tiga Bajing Loncat ditembak Polisi, puluhan Ayam berhasil disita
Raih Juara 2 D'Star, Rara LIDA : Rara Tetap Bersyukur
![]() |
| Foto : Dini Yuharlen |
PDAM Sudah Diterima PALI Tapi Air Masih Harus Beli, Sekda: Tidak Apa-apa Asal..
Namun pada penyerahan asset itu, rupanya tidak keseluruhan diserahkan kepada pemerintah Kabupaten PALI, tetapi hanya pipanisasi dan sejumlah peralatan yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan saja. Sementara untuk air, Pemkab PALI masih tetap harus membeli di PDAM Lematang Enim.
"Memang benar, kita masih harus membeli air curah di PDAM Lematang Enim, karena intake atau mesin pembangkit PDAM Lematang Enim berada di di Desa Teluk Lubuk, Muara Enim, yang selama ini menyalurkan air ke PALI, tidak diserahkan," ungkap Sekda, Rabu (28/8).
Kendati demikian, Sekda akui bahwa PALI siap membeli air curah dari PDAM Lematang Enim dengan syarat harga lebih murah dan kualitas air harus lebih jernih.
"Tidak apa-apa harus beli, asalkan harga murah dan kualitasnya perbaiki. Kalau masih mahal bahkan harganya masih sama sebelum aset diserahkan, untuk apa lagi aset PDAM Lematang Enim dikasihkan ke kita," tukas Sekda.
Sekda juga menyarankan kepada pengelola PDAM dalam hal ini PT Tirta PALI Anugerah agar menurunkan tarif PDAM.
"Yang lebih utama adalah peningkatan pelayanan, jangan sering tersendat mengakibatkan banyak menuai keluhan," sarannya.
Terkait piutang pelanggan PDAM yang mencapai hampir Rp 7 M, Sekda menyebut bahwa piutang itu telah diserahkan juga. "Apakah nanti piutang itu akan ditagih ke pelanggan atau dilakukan pemutihan, hal itu wewenang kepala daerah. Untuk menghindari tunggakan kembali terjadi, maka pokok utama adalah pada pelayanannya, kalau pelayanan baik maka pelanggan akan malu untuk menunggak," tandas Sekda.
Terpisah, Sigit Kristiawan, direktur utama PDAM Tirta PALI Anugerah mengatakan bahwa serah terima asset PDAM Lematang Enim yang berada di wilayah kabupaten PALI bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjuangan PDAM Tirta PALI Anugerah dalam melayani kebutuhan primer masyarakat se-kabupaten PALI.
"Untuk itu kami memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak bersinergi melayani masyarakat," kata dia.
Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan tetap melakukan kerjasama dengan PDAM Lematang Enim untuk meningkatkan pasokan Instalasi Kota Kecamatan (IKK) di Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim.
"Solusi jangka pendek melakukan kerjasama dengan PDAM Lematang Enim meningkatkan pasokan IKK Teluk Lubuk. Jangka panjang membimbing dan mengawasi pembangunan IKK Muara Sungai oleh Dinas Perkim target operasi Mei 2020 untuk suplai Pendopo dan sekitarnya," tambahnya.(sn)









