-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Apes! Pulang Jualan Kue, Ningsih Diserang Anjing Gila
PALI Raih Penghargaan STBM Tingkat Nasional, Kadinkes Sumsel: Ini Harus Jadi Contoh Daerah Lain
Menurut Kepala Dinkes Sumsel bahwa keberhasilan Kabupaten PALI yang berhasil mencapai Open Defecation Free (ODF) tingkat nasional membuktikan komitmen yang kuat dari Bupati sebagai pimpinan daerah beserta seluruh jajaran dan masyarakat yang didukung dengan kebijakan Inovasi dan penganggaran untuk memprioritaskan STBM di PALI.
"Ini harus jadi contoh dan PALI menjadi penyemangat kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, dimana akses sanitasi saat ini mencapai 78,90%, Desa yang telah melaksanakan STBM sudah 72,68% sedangkan Desa SBS (Stop Buang air besar Sembarangan) atau ODF ada 23,21%. Atas capaian itu, PALI satu-satunya daerah sudah ODF tingkat kabupaten/kota di Sumsel," ungkap Lesty.
Dijelaskan Lesty bahwa STBM hal yang sangat penting karena terkait dengan kesehatan masyarakat bahkan merupakan hal yang harus diperhatikan untuk hidup sehat sesuai visi misi Gubernur, dalam mewujudkan SDM yang unggul berkualitas.
"Hidup sehat akan sangat dipengaruhi oleh pencapaian STBM, sehingga diharapkan seluruh kabupaten/ kota untuk memprioritaskan penganggaran untuk mendukung pencapaian STBM 100%," sarannya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinkes PALI Mudakir mengemukakan bahwa keberhasilan menuntaskan STBM di PALI tidak lepas dari peran serta TP.PKK ditunjang lintas sektoral antara Dinkes, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perkim dan Bappeda.
"Program TP.PKK PALI Stop Meseng Sembarangan (SMS) merupakan cikal bakal penuntasan STBM. Dan program itu mampu membuka dan merubah pola pikir masyarakat untuk tidak membuang air sembarangan. Kemudian program itu didukung dengan lintas sektoral dengan membangun sanitasi menyeluruh disetiap desa dan kelurahan," jelas Mudakir.
Keberhasilan STBM juga dikatakan Mudakir berkat peran pegawai sanitasi atau sanitarian yang terus mensosialisasikan pentingnya memiliki sanitasi atau jamban sehat kepada masyarakat.
"Dan hasilnya selain PALI dapat penghargaan salah satu dari 19 daerah di Indonesia yang telah menuntaskan STBM berkelanjutan, juga satu petugas Puskesmas Talang Ubi meraih penghargaan salah satu dari 42 Sanitarian terbaik se-indonesia," pungkasnya. (SN/ADV)
DPRD Prabumulih Bentuk 6 Fraksi
Pegawai Puskesmas Talang Ubi Raih Salah-satu dari 42 Sanitarian Terbaik di Indonesia
PALI Tembus 20 Besar STBM Tingkat Nasional
Dari keterangan Mudakir, Plt Kadinkes PALI bahwa penilaian STBM tingkat nasional, Kabupaten PALI menjadi salah satu pesertanya.
"Awalnya ada 154 daerah yang menjadi peserta seluruh Indonesia, kemudian setelah melalui seleksi dihasilkan 24 daerah yang lolos. Dari 24 daerah, diambil 20 besar dan menjadi nominasi yang bakal menerima penghargaan tersebut," ungkap Mudakir.
Dengan prestasi itu, Mudakir menargetkan penilaian STBM bisa meraih prestasi maksimal.
"Kita ketahui bahwa sanitasi di Kabupaten PALI telah banyak dibangun, dimana pelaksanaannya bersama PKK melalui program-program TP.PKK, serta lintas sektoral yakni Dinkes, Dinas PMD, Bappeda dan PUPR. hal inilah yang menonjol di daerah kita meski daerah kita baru," tukasnya.
Mudakir juga menjelaskan bahwa pihaknya mewakili pemerintah kabupaten PALI diundang untuk menghadiri pengumuman pemberian penghargaan STBM.
"Penghargaan bakal diterima Pak Sekda yang mewakili Bupati. Dari informasinya, 20 besar daerah yang menjadi nominasi penerima penghargaan STBM semuanya bakal diberi penghargaan, PALI satu-satunya daerah mewakili provinsi Sumatera Selatan. Disamping itu juga, pegawai sanitasi atau Sanitarian atas nama Willy Astiningsih juga diundang untuk menerima penghargaan juga," tandasnya.
Sementara itu, Sekda PALI Syahron Nazil mengharapkan dengan penghargaan yang diterima menjadi motivasi dan penambah semangat Dinkes PALI untuk meningkatkan prestasi yang telah diraih.
"Kita patut bangga dengan adanya prestasi ini. Keberhasilan menembus 20 besar saja sudah sangat luar biasa. Mengingat kita daerah baru yang tentunya dengan segala keterbatasan dan kekurangan, kita mampu menjadi perhatian dan menyisihkan ratusan daerah yang jauh lebih tua usianya bahkan jauh lebih maju dari kita," ucapnya.(sn)
7 Pelaku Pungli Diringkus Polisi, Diduga Pelaku Setor "Fee" ke Oknum Dishub?
Hj Sri Kustina Dilantik
Sebelum pelantikan, Sekjen KPU, Sekjen DPR-RI dan Sekjen DPD- RI mengumumkan nama calon terpilih anggota DPR-RI, DPD dan MPR-RI tertua dan termuda.
Dimana anggota DPR-RI tertua atas nama H Abdul Wahab Dalimunte dengan usia 80 tahun dari Partai Demokrat Dapil Sumatera Utara I.
Untuk anggota DPR-RI termuda atas nama Hillary Brigitta Lasut usia 23 tahun dari Partai Nasdem Dapil Sulawesi Utara.
Anggota DPD-RI tertua atas nama Sabam Sirait usia 82 tahun dari DKI, sementara anggota DPD-RI termuda dari Sumatera Selatan atas nama Jialyka Maharani usia 22 tahun.
Dan anggota MPR-RI tertua atas nama Sabam Sirait usia 82 tahun, anggota DPR-RI termuda atas nama Jialyka Maharani dari Sumsel.
Kemudian untuk pimpinan sementara DPR-RI, ketua sementara atas nama H Abdul Wahab Dalimunte dan Hillary Brigitta Lasut.
Pada pelantikan anggota DPR-RI berjumlah 575 anggota dan DPD-RI berjumlah 136 anggota.
Pengucapan sumpah atau janji jabatan sebagai anggota DPR-RI dan DPD-RI dipandu ketua MA disaksikan Presiden RI Joko Widodo. (sn)
68 KK di PALI Mundur dari PKH
Menurut Metty Etika, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bahwa keinginan masyarakat penerima manfaat PKH untuk mengundurkan diri secara mandiri merupakan niat dan kemauan yang bersangkutan.
"Petugas pendamping PKH dilapangan, selain mendata juga membuka pemahaman kepada masyarakat bahwa program dari pemerintah pusat itu memang dikhususkan bagi warga sangat miskin. Dan alhamdulillah, ada diantaranya yang sadar dan merasa keluarganya mampu mengundurkan diri," ujar Metty, Selasa (1/10).
Dijelaskan Metty, bahwa terhitung tanggal 29 September 2019 saja, ada 20 KK yang mundur sebagai peserta penerima manfaat PKH dengan dibuktikan surat pernyataan diatas materai disaksikan petugas pendamping PKH.
"Jumlah keseluruhannya ada 68 KK. Ini patut dicontoh bagi warga lain yang merasa mampu, karena masih banyak warga yang jauh membutuhkan bantuan itu," tukasnya.
Dijelaskan Metty bahwa dari data Dinsos awal tahun 2019 penerima PKH berjumlah 7.628 KK, tetapi setelah ada yang mengundurkan diri dan pendataan petugas pendamping PKH dilapangan, total update akhir sampai awal Oktober ini menurun menjadi 7.229 KK. Update data itu dari hasil pemutakhiran data oleh pendamping selama 4 tahap tahun 2019, dan ada tiga kategori yakni non kategori atau habis tanggungan, sudah mampu dan mundur dari PKH secara mandiri.
"Mudah-mudahan saja, program ini bisa tepat sasaran, dan yang menikmatinya memang keluarga sangat miskin. Kami juga akan terus mendata sembari memberi pemahaman kepada masyarakat tentang PKH. Kami perlu informasi dari berbagai elemen, apabila ada warga yang dari golongan mampu masih menerima PKH, laporkan ke kami, begitu pun sebaliknya, apabila ada warga sangat miskin belum menerima, silahkan sampaikan ke kami agar cepat di data," tandas Metty.
Banyaknya warga mundur dari PKH, diakui Metty tak lepas dari dukungan Bupati PALI, Heri Amalindo yang memberikan support penuh terhadap petugas pendamping PKH. Salah satu wujud dukungan Bupati PALI bakal memberikan sepeda motor sebagai operasional sebanyak 35 unit. "Juga bagi pendamping PKH bakal diberikan uang transport bulanan untuk 38 petugas," tutupnya. (sn)
Security Pertamina Pendopo Bongkar Pencurian Minyak, Sailindra Diamankan
Dari keterangan Ast Manager Pertamina Pendopo, Ferry Prasetyo Wibowo bahwa penangkapan pelaku tersebut berawal dari informasi Jaring kepada Nikmatul Huda (security) # bahwa telah terjadi pencurian minyak kondensat di line pipa Lokasi Betung #15.
Selanjutnya Nikmatul huda melaporkan kepada Senior Security Staff dan memerintahkan Senior Security Staff agar dilakukan pengintaian dan penangkapan.
Kemudian Jeffry.A, Nikmatul Huda, Arizal, Johnny AH, (security) dan Serda Junaidi (BKO) Segera Menuju ke TKP dan melakukan pengintaian.
Benar saja, saat di lokasi didapati pelaku tengah melakukan pencurian dengan menggunakan jerigen juga mengendarai sepeda motor.
"Setiba di dekat TKP, tim melakukan pengintaian dan mendekati TKP.
Pada pukul 02.50, Tim Non fik melihat tersangka sedang membawa jerigen berisi minyak kondensat dengan menggunakan sepeda motor. Lalu dilakukan penyergapan dan penangkapan terhadap pelaku beserta barang bukti yang dibawa. Selanjutnya melakukan cek TKP tempat pencurian di Lokasi BTG#15," terang Ferry, Selasa (1/10).
Sesampainya di TKP, dikatakan Ferry didapati jalur line pipa minyak yang sudah di hottep dengan cara melubangi pipa minyak menggunakan driff besi, line pipa yg dirusak mengalirkan minyak kondensat ke lubang yang sudah dibuat bak tempat penampungan dalam tanah.
Lalu dipindahkan kedalam jerigen untuk diambil dan dicuri.
"Tersangka dibawa ke Posko Pendopo bersama barang bukti antara lain minyak kondensat sebanyak 5 jerigen ukuran 35 liter dan 1 jerigen ukuran 10 liter, 1 unit Sepeda motor Merk Honda Blade Nopol BG 3922 IS, 1 Buah tas berisi air minum dan makanan, 1 buah tas pinggang berisi uang senilai Rp.713.000 dan peralatan untuk merusak pipa dan 1 buah handphone. Kemudian kita akan serahkan tersangka ke Polsek Gunung Megang," tandas Ferry. (sn)












