Tim Tantura Polres Prabumulih Berhasil Amankan Wanita Pembawa 12 Butir Inek

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ayu Melisa (25) yang tercatat sebagai warga Kota Palembang itu diamankan Tim Tantura 1 Polres Prabumulih di sekitaran jalan Cor Desa Muara Sungai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, rabu (4/12)

Penangkapan pelaku sekitar pukul 22.00 wib malam saat sedang melakukan patroli pengamanan diwilayah rawan tindakan Curas, Curat dan Curanmo (3C) di Depan SMP N 6 Cambai karena diduga menggunakan barang terlarang Narkotika jenis Inex yang disimpan didalam Botol plastik

Petugas yang saat itu sedang melakukan patroli rutin curiga melihat dua orang berboncengan yang merasa gugup dan mencoba menghindar dari pantauan petugas dengan berpura-pura masuk ke salah satu warung dan terlihat anggota membuang sesuatu ke tong air

Saat dua orang pelaku diamanakan dan petugas menggeledahnya menemukan 12 butir pil ineks siap edar

Sementara itu Kapolres Prabumulih I Wayan Sudarmaya, SH, Sik.MH melalui Kasat Sabhara AKP Jauhari membenarkan penangkapan seorang wanita asal Palembang yang membaya 12 butir ineks
“benar pelaku sudah diamankan kedua pelaku sempat kabur kehutan namun anggota berhasil menangkap salag satu pelaku” (sn1)

Share:

Tahapan Pilkada PALI Dikenalkan, KPUD Mulai Umumkan Syarat Cakada Jalur Independen

PALI, SININEWS.COM -- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai bekerja dalam membewarakan kepada masyarakat bahwa di Bumi Serepat Serasan pada tanggal 23 September 2020 mendatang akan ada gelaran akbar pesta demokrasi. 

Tahapan awalpun tengah dilaksanakan, yakni mengumumkan syarat calon Bupati dan wakil Bupati PALI periode 2020-2024 melalui jalur perorangan. 

Untuk itu, KPUD PALI lalukan sosialisasi tahapan Pilkada kepada masyarakat, Kamis (5/12) di halaman Kantor KPUD PALI, depan lapangan Golf Kecamatan Talang Ubi. 

"Sengaja kami undang seluruh Parpol, tokoh masyarakat dan elemen lainnya untuk mensosialisasikan tahapan Pilkada 2020 mendatang," kata Ketua KPUD PALI, Sunario,SE.

Sosialisasi tersebut dijelaskan Sunario difokuskan pada penerimaan berkas pendaftaran calon kepala daerah melalui jalur independen, yang menerangkan syarat serta jadwal pembukaan sampai penutupan.  

"Khusus perorangan itu sudah bisa mulai mencari dukungan. Syarat dukungan itu akan dikumpulkan pada Januari atau Februari 2020," tukasnya. 

Sementara untuk anggaran, Sunario menyebut, Pemerintah Kabupaten PALI menyetujui anggaran hibah bagi penyelenggara Pemilihan Daerah (Pilkada) tahun 2020 sebesar Rp 40 M.

"Anggaran akan dikucurkan dalam tiga tahap,tahap pertama 30 persen, tahap kedua 50 persen dan tahap ke tiga 20 persen," terangnya. (sn) 
Share:

Bupati PALI Dituduh Korupsi, Tim Advokasi Pemkab PALI Datangi Dewan Pers


foto. Firdaus Hasbullah selalu tim advokasi Pemkab PALI saat datangi Dewan PERS

PALI -- Tuduhan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) korupsi ratusan milyar rupiah yang diberitakan beberapa media online berbuntut panjang. Pasalnya, sejumlah pihak menilai berita itu tendensius dan hanya sebuah opini, serta isi berita dengan sumbernya dari sebuah LSM tersebut dianggap mengandung fitnah dan tidak berdasar.

Bahkan tim kuasa hukum Pemkab PALI mendatangi langsung gedung Dewan Pers di Jakarta, Kamis (5/12) untuk melayangkan surat keberatan.

Firdaus Hasbullah, salah satu tim kuasa hukum Pemkab PALI menyatakan pihaknya bakal membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

"Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian melalui Polda Sumsel, dan kali ini kita layangkan surat kepada media bersangkutan untuk meminta hak jawab ditembuskan ke Dewan Pers. Untuk pengaduan juga segera dilayangkan, baik ke Polda dan Dewan Pers. Langkah ini kami ambil karena berita itu sudah bukan lagi karya jurnalistik, melainkan hanya opini yang berdampak pada klien kami," tandas Firdaus Hasbullah.

Kedatangan tim advokasi Pemda PALI disambut, Asrtrid bagian penganduan Dewan Pers.

"Ada dua cara dalam menyikapi adanya pemberitaan yang dinilai telah merugikan salah satu pihak, yakni dengan berkomunikasi terhadap media bersangkutan untuk meminta hak jawab atau bisa mengadukan keberatan ke dewan pers. Kalau hanya menyampaikan surat tembusan, kami hanya bisa meneruskan ke media tersebut. Tapi kalau melalui surat pengaduan, akan ditindak lanjuti," terang Astrid.


Jika media bersangkutan salah, ditegaskan Astrid  maka Dewan Pers membuat pernyataan penilaian. " Kita tetap berpedoman pada kode etik. Tapi kalau melanggar kode etik, maka kita keluarkan pernyataan penilaian, setelah itu kita umumkan kepada masyarakat. Itu bisa dibacakan di website Dewan Pers, atau media lainnya," tandasnya. (sn)
Share:

Sepak Terjang Komisaris Jenderal Polisi Drs. Firli Bahuri, M,Si

JAKARTA, SININEWS.COM - Terpilih sebagai ketua KPK yang akan segera memimpin lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi untuk masa jabaran 2019 - 2023, Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri adalah sosok yang telah dikenal dikalangan lembaga tersebut.

Pria kelahiran Lontar, 8 November 1963 merupakan putra bungsu enam bersaudara dari pasangan Bahuri-Ayahanda dan Tamah-Ibunda tersebut memiliki karir yang cukup gemilang di Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam kesempatan silaturahmi ketua umum IMO-Indonesia Yakub Ismail di Mabes Polri, Kamis 28/11/19 pekan kemarin, Komjen Pol. Firli Bahuri sempat bercerita sedikit saat ditanya pencapaiannya saat ini, Alhamdulilah Ucapnya....Insya Allah semoga selalu diberikan petunjuk dan lindungan Nya. Agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya

Sebagaimana diketahui bahwa Komjen Pol. Firli Bahuri memulai karirnya sejak memasuki sekolah bintara polri pada tahun 1984 ( seba milsuk II dodiklat 006 betung polda sumbagsel ) setelah 3 kali gagal mengikuti Akabri di 82,83 dan 84. Selanjutnya setelah lulus bintara polri bertugas di polres cibabat polda jabar dan kemudian pada tahun 1987 mengikuti pendidikan militer Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), itupun setelah ia sempat gagal seleksi AKABRI di magelang pada tahun 1985 dan 1987.

Setelah berhasil menuntaskan studinya di AKABRI pada tahun 1990, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) pada tahun 1997 serta program pasca sarjana Kajian ilmu kepolisian Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2000.

Sekolah Staf dan Pemimpin Polri (Sespim) berhasil ia selesaikan pada 2004, dan bertugas di Polda Metro jaya.

Selama bertugas, dirinya selalu menunjukkan dedikasi yang tinggi untuk negara yang dicintainya. Ia juga tak berhenti menorehkan sejumlah prestasi lewat perjuangan kerasnya. Melihat prestasinya yang memukau, deretan kepercayaan pun dilimpahkan kepadanya.

Pada 2001 ia diangkat menjadi Kapolres Lampung Timur, ini merupakan jabatan strategis untuk awal karirnya di lembaga Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam perjalanannya, Komjen Pol. Firli Bahuri memperlihatkan keseriusannya dalam menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan oleh negara.

Alhasil, pada 2005 ia kembali ditunjuk sebagai Kasat III/Umum Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sebelum itu, dirinya juga sempat menjabat Wakapolres di Lampung Tengah.

Perjalanan karirnya kian hari kian cerah, ia akhirnya ditempatkan menjadi Kapolres Kebumen pada 2006. Pada tahun berikutnya, 2007, ia kembali diangkat menjadi Kapolres Brebes.

Berkat kinerjanya yang membuat decak kagum banyak pihak, ia kemudian menerima sejumlah promosi jabatan yang datang silih berganti.

Dimulai dari ditunjuknya menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2009), dilanjutkan dengan Asisten Sespri Presiden (2010), hingga mengemban amanah jabatan Ditreskrimus Polda Jateng pada 2011.selama bertugas di dir reskrimsus polda jateng, beberapa bupati , walikota dan anggota dewan tersangkut kasus korupsi dituntaskan secara profesional.

Kepercayaannya kian meningkat setelah dirinya mengikuti seleksi sebagai Ajudan Presiden dan wakil Presiden RI 2012, dan mengemban amanah sebagai ajudan wakil presiden RI 2012 -2014, sebelum akhirnya menjabat Wakapolda Banten 2014.

Jabatan prestisius lainnya pun terus menyusul. Dirinya diangkat menjadi Karodalops Sops Polri 2016 dan saat itulah aksi super damai 212 dikelolanya dg apik sehingga berjalan aman dan nyaman. Di akhir tahun 2016 ia juga ditunjuk sebagai Wakapolda Jawa Tengah. Karirnya kian melejit hingga akhirnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat febuari 2017 sampai dengan april 2018.

Adapun pada tahun 2018, ia dipercayakan menempati posisi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebuah langkah awal sebelumnya dirinya benar-benar ikut berkontestasi dalam penjaringan calon pimpinan KPK pada pertengahan 2019 silam.

Namun, sebelum itu dirinya juga sempat menjabat Kapolda Sumatera Selatan (2019), daerah tempat ia menghabiskan masa kecil dan studinya di awal.

Pada tahun yang sama, 2019, ia juga ternyata menerima kepercayaan menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kabaharkam polri).

Tentu saja, perjalanan panjang karir Komjen Pol. Firli Bahuri yang sungguh luar biasa itu bukan sesuatu yang kebetulan. Akan tetapi semua yang ia dapatkan merupakan sebuah hasil yang lahir dari proses yang panjang dengan tekad yang kuat serta Doanya Kepada Allah Swt. Ia meyakini bahwa Semua yang telah diterima karena kuasa dan kehendak Allah SWT.(ril/@yfi)
Share:

Kanwil Bea dan Cukai Sumsel Musnahkan Ratusan Barang Sitaan


PALEMBANG, SININEWS.COM,- Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang jalan Mayor Memet Sastra Wirya Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur - Dua Palembang selama tahun 2019 secara rutin melaksanakan kegiatan operasional pasar dibeberapa titik diwilayah pengawasan Kanwil DJBC Sumbagtim.

Melalui kegiatan operasional pasar yang bertajuk " Gempur Rokok Ilegal ", Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang berhasil melakukan penindakan terhadap BKC hasil tembakau dan termbakau iris, Minuman mengandung Etil Alkohol ( MMEA) serta HPTL yang menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, pita cukai bukan peruntukan maupun tanpa dilengkapi pita cukai yang melanggar ketentuan undang - undang cukai nomor 39 tahun 2007.

Pada hari ini Rabu (04/12/2019), Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang melaksanakan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang dinyatakan tidak dikuasai, Dwijo Muryono Kakanwil DJBC Sumbagtim mengatakan "Pemusnahan ini merupakan hasil cegahan selama penindakan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 berupa 8.487.086 batang rokok, 14.431 botol MMEA, 264 botol HPTL, 96 Kg tembakau iris, 14 pcs airsoft gun dan sparepart, senjata tajam, 136 pcs sex toys, 109 pcs alat kesehatan, 36 pcs anak panah, 12 lembar pakaian, dan 3 pcs kosmetik.

Barang - barang yang akan dimusnakan tersebut adalah barang yang dikategorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi (Lartas) dan telah mendapat persetujuan pemusnahan dari kanwil DJKN Sumsel, Jambi dan Babel dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, total nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang akan dimusnahkan oleh Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang sebesar RP 3,5 Miliar dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan adalah sebesar Rp 3,6 Miliar.


Pemusnahan Barang Milik Negara ( BMN) dan Barang yang dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) tersebut dilakukan dengan cara dibakar atau dirusak untuk menghilangkan fungsi dan sifat awal dari barang tersebut sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Sepanjang tahun 2019 Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC dilingkungannya telah melakukan penindakan sebanyak 716 pelanggaran dibidang Kepabean dan Cukai, terdiri dari 278 pelanggaran impor barang kiriman pos, 319 pelanggaran cukai HT, 27 Pelanggaran impor umum,67 Pelanggaran impor barang penumpang,14 Pelanggaran cukai MMEA lokal,7 Pelanggaran cukai MMEA impor,3 Ekspor barang penumpang,1 Ekspor umum.

Dari penindakan tersebut,terdapat 12 kasus yang telah ditingkatkan keproses penyidikan dengan rincian:
1 kasus ditangani PPNS Kanwil DJCB Sumbagtim,4 Kasus ditangani PPNS KPPBC TMP B Palembang,7 Kasus ditangani PPNS TMP C Jambi dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp,32 Milliar dan potensi kerugian negara mencapai Rp,29 Milliar."

Dwijo menambahkan, "Selain di Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang,pemusnahan BMN juga telah dilaksanakan oleh kantor Pengawasan dan Pelayanan dilingkungan Kanwil DJBC Sumbagtim lainnya,pada KPPBC TMP B Jambi sebanyak 8,6 juta batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara mencapai Rp.3 Milliar,KPPBC TMP C Pangkal Pinang sebanyak 1 Juta batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp.376,4 Juta,KPPBC TMP C Tanjung Pandan sebanyak 12 Ribu batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp.140,6 Juta.

Pemusnahan ini merupakan salah satu usaha dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah sehingga diharapkan dengan kegiatan  pengawasan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini dapat menciptakan daya saing yang seimbang (fair) antara pelaku usaha dan sebagai bentuk usaha dan sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud transparansi pengelolaan barang hasil penindakan guna meningkatkan sinergi antar instansi dalam upaya melindungi masyarakat dan mengamankan hak-hak penerima negara,pungkasnya. (Imo-Indonesia Sumsel)
Share:

Dianggap Berlebihan, PT.Pertamina Adera Field Moving dijaga Ketat Ratusan Polisi

Foto : Ilustrasi / Ratusan Personil Kepolisian saat persiapan penjagaan keamanan di Payuputat dan beberapa alat mikik perusahaan mulai dipindahkan
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ratusan Personil dari Polres Prabumulih beserta Koramil dan Yon Kav melakukan pengamanan ketat disejumlah titik didaerah Kelurahan Payupuyat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, rabu (4/12)

Sekitar 188 orang personil kepolisian dari Polres Prabumulih ditambah puluhan prajurit TNI dari Koramil (Babinsa.red) dan Yon Kav juga turut membantu melakukan keamanan untuk mengangkut alat produksi PT.Pertamina Adera Field yang saat ini dianggap kurang kondusif untuk melakukan aktivitas pemboran
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA
Penarikan beberapa alat produksi Pemboran oleh PT.Pertamina Adera Field bukan tanpa alasan, hal tersebut diungkap Humas V.R Adera Field Nursela saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan pihaknya sudah berupaya keras bersosialisasi kepada warga Payuputat tentang keberadaan Perusahan minyak tersebut namun hingga kini, kata dia, belum ada etikad baik dari warga

“kita (Adera Field) sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan warga sekitar bahkan sudah meminta rekomendasi dari Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya dan sudah ganti rugi rumah warga yang diduga rusak akibat kegiatan Perusahaan, namun tetap tidak kondusif” ucapnya

Dirinya menambahkan kerusakan yang diklaim warga juga tidak terbukti disebabkan oleh kegiatan ekplorasi minyak Pertamina tapi pihaknya tetap mengganti dengan harapan bisa melanjutkan kegiatan pemboran minyak di area Payuputat

Diketahui pihak pertamina sebelumnya pernah mengalami intimidasi dari masyarakat atas kegiatan tersebut yang melewati jalan perkampungan warga yang tidak memperbolehkan alat-alat operasional milik Pertamina Adera Field bergerak disana

“kendaraan kita sempat dilempar batu oleh okum pak, kaca belakang mobil karyawan kita pecah” katanya seraya mengatakan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian tertanggal 8 November lalu



Pihak perusahaan telah mengangkut seluruh alat operasional pemboran minyak mulai dari Tangki penampung minyak, Separator, Genjset dan Rumah pompa juga turut diangkut (moving) dari lokasi yang dinilai tidak kondusif 

Sementara itu, Lurah Payuputat Jusmairi saat dikonfirmasi langsung dikantornya mengatakan dirinya tidak bisa banyak memberikan komentar apapun karena sudah sering masalah seperti ini terjadi dan tak kunjung ada penyelesaian

“saya belum bisa memberikan tanggapan, capek urusan ini dak pernah selesai” singkatnya

Terpisah, Tokoh Masyarakat Kelurahan Payuputat Azhari turut angkat bicara atas insiden yang dialami warganya, dirinya beranggapan jika Pihak Pertamina Adera Field salah dalam pengambilan keputusan dan dirinya sangat kecewa dengan tindakan pengaman yang dianggap berlebihan

“kami mewakili masyarakat sangat kecewa semestinya tidak perlu menurunkan ratusan anggota kepolisian untuk mengamankan alat tersebut, masyarakat juga rela jika perusahaan angkat kaki namun tidak demikian caranya masih banyak solusi yang lain” tegasnya 



Senada disampaikan Murdani warga Kelurahan Payuputat menyampaikan jika pengamanan yang dilakukan pihak perusahaan sangat mengecewakan, dirinya menilai keadaan warga Payuputat seperti didaerah Papua yang butuh pengamanan yang ketat



"Sangat mengecewakan, daerah kami seperti disamakan dengan daerah Papua" singkatnya (sn1)

Share:

Kembalikan Berkas di Perindo, Aka Cholik Siap Tempur Bareng Petahana di Pilkada PALI

PALI -- Tekad bulat tokoh Lematang, Aka Cholik Darlin untuk maju pada Pilkada di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 2020 mendatang yang berkeinginan mendampingi petahana Bupati PALI Heri Amalindo semakin mantap.

Hal itu dibuktikan dengan hampir seluruh Parpol yang membuka penjaringan bakal calon Bupati dan wakil Bupati PALI didatanginya untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai calon Wakil Bupati. 

Kali ini, Rabu (4/12), mantan anggota DPRD PALI tersebut mendatangi Partai Perindo untuk mengembalikan formulir pendaftaran.

Seperti biasa, kedatangan ketua Fakar Lematang tersebut selalu diiringi beberapa tokoh Lematang dan Abab yang tetap loyal terhadap Aka Cholik. 

"Saya serius maju di Pilkada PALI dan bersedia lahir batin dampingi H Heri Amalindo 2 Priode pimpin kabupaten PALI," ucap Aka Cholik usai menyerahkan berkas di Perindo. 

Pengembalian berkas Aka Cholik  diterima langsung sekretaris Panitia Pendaftaran Calon kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Supran Mastura SH.

"Saya serahkan putusan akhir pada H Heri Amalindo, namun tetap saya optimis beliau bakal menggandeng saya karena visi misi kami sama untuk mewujudkan PALI Cemerlang," tutupnya. (sn) 

Share:

Pendaftaran CPNS Ditutup, Satu Formasi di PALI Nihil dan Formasi Satpol.PP Terancam Kosong


Foto. Plt Kepala BKPSDM PALI

PALI -- Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) memang telah ditutup, tetapi tahapannya terus berjalan. Namun, dari kuota 300 yang terbuka untuk mengisi beberapa formasi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), ada satu formasi yang dipastikan nihil dan satu formasi lagi terancam kosong.

Hal itu diungkapkan Deasy Rosalia Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten PALI.

"Formasi yang nihil ada, yakni formasi rekam medis. Hal itu karena tidak ada pelamar yang masuk. Sementara formasi Satpol.PP terancam hilang juga, dimana formasi yang membuka kuota 5 orang itu banyak pelamar yang tidak mencantumkan tinggi badan saat akses lamaran," ungkap Deasy, Rabu (4/12).

Formasi yang kosong dijelaskan Deasy tidak bisa digantikan atau membuka pendaftaran ulang. Sebab menurut Deasy tahapan telah ditetapkan oleh Kementerian langsung.

"Tahapan saat ini sudah memasuki verifikasi data sampai tanggal 12 Desember 2019. Pada verifikasi data juga banyak yang berguguran, sekitar ada 20 persen dari jumlah pelamar yang tidak memenuhi syarat karena banyak faktor, diantaranya lamaran salah dan ijazah tidak asli," terangnya.

Untuk jumlah pelamar sendiri sampai masa pendaftaran ditutup diakui Deasy cukup banyak, ada 4.556 pelamar.

"Pelamar membludak, sementara kuota hanya 300, belum lagi dipotong formasi yang kosong pelamar. Untuk pelamar mendominasi formasi guru, karena memang pada formasi tenaga pengajar yang menyediakan kuota paling banyak," tambahnya.

Deasy juga menyebut setelah verifikasi data, nantinya dilanjutkan tahapan masa sanggah selama 5 hari. "Tiga hari masa sanggah dari pelamar dan dua hari jawaban dari kita. Semuanya melalui sistem atau online. Untuk itu kami harapkan seluruh pelamar untuk terus memantau website resmi kita agar mengetahui perkembangan tahapan demi tahapan," tutupnya. (sn)
Share:

Wantimpres Unsur Masyarakat Konstruksi Bisa Jadi Kunci Pembangunan Infrastruktur Indonesia Tepat Mutu Serta Manfaat

JAKARTA , SINI NEWS.COM - Untuk dapat mendukung kebijakan Presiden Ir. H. Joko Widodo dalam Nawa Cita pertama dan Nawa Cita Kedua dan Indonesia lebih maju lagi yang akan membantu perekonomian rakyat Indonesia yang semakin dirasakan oleh seluruh serta segenap rakyat Indonesia sebagaimana diamanahkan oleh UUD 1945, tentunya diperlukan peran aktif masyarakat konstruksi Indonesia untuk dapat memberikan masukan serta pertimbangan-pertimbangan kepada Presiden.

WANTIMPRES sebagaimana kapasitasnya dapat juga menjadi ujung tombak pembangunan konstruksi dan Infrastruktur di Indonesia, dalam memberikan pertimbangan dan masukannya terkait mulai dari regulasi untuk Penyelenggaraan, pelaksanaan, pengawasan, pemanfaatan serta pemeliharaan yang bersifat berkelanjutan dan berkesinambungan. Juga tentunya dalam rangka menggalakkan sertifikasi di sektor konstruksi dan Infrastruktur yang dimulai dari rekrutmen, pendidikan, pelatihan, praktek serta uji kompetensi dan Ling & match untuk bekerja di Sektor Konstruksi. Hal tersebut disampaikan Bachtiar R. Ujung saat berdiskusi dengan Ketua umum IMO-Indonesia Yakub Ismail terkait dinamika pembangunan khususnya sektor konstruksi dan infrastruktur, Selasa 03/12/2019 di Jakarta.

Bachtiar R. Ujung adalah Figur yang sudah sangat dikenal dikalangan Industri serta masyarakat konstruksi tanah air tersebut menyampaikan kiranya ia ingin dapat membantu Presiden khususnya dalam pembangunan konstruksi dan infrastruktur. Aktif di berbagai organisasi dari tahun1968 sampai saat ini menjadikan Bachtiar R. Ujung seperti perpustakaan berjalan mengenai industri konstruksi Nasional dan Global, bahkan dirinya juga merupakan salah satu dewan penasehat di Dewan Pimpinan Pusat IMO-Indonesia ( organisasi badan usaha media online ).

Untuk mendukung jalannya pemerintahan yang baik serta dapat dipertanggung jawabkan dan mempunyai dampak di masyarakat serta dirasakan oleh bangsa dan negara, maka kebijakan pembangunan konstruksi dan infrastruktur telah dirasakan oleh segenap rakyat indonesia, dan untuk dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan dalam penyelenggaraan konstruksi dan infrastruktur kedepan melalui lembaga Kepresidenan yaitu Wantimpres kiranya jika diberikan kepercayaan dirinya ( Bachtiar - red ) ingin berkontribusi memberikan masukan ide, pendapat dan hal-hal yang perlu untuk menjadi pertimbangan kepada Presiden dalam mensukseskan program pembangunan konstruksi dan infrastruktur di negara kesatuan republik indonesia. Ujarnya.

Bachtiar juga menuturkan bahwa sektor jasa konstruksi dan infrastruktur adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan untuk dapat berjalannya segala program pembangunan yang dicanangkan, tentunya juga demi pembangunan perekonomian yang sangat berdampak untuk dirasakan pada seluruh sektor makro dan mikro ekonomi khususnya daerah-daerah yang tertinggal. Tutup Bachtiar.(ril/@yfi)
Share:

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Pemdes Perjito Gandeng BNN Muara Enim

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Didalam melakukan pencegahan terhadap penyalahgunaan Narkoba Pemerintah desa Perjito kecamatan Gunung Megang, Muara Enim melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkoba bagi tubuh.

Kepala desa (Kades) Perjito M. Ropudin mengatakan kegiatan penyuluhan tentang bahaya Narkoba ini diadakan atas inisiatif Pemdes Perjito beserta BPD dan sejumlah tokoh masyarakat dengan harapan akan terhindarnya generasi muda di desa Perjito dari penyimpangan serta penyalahgunaan barang haram ini.

"Sosialisasi ini merupakan bagian dari Program pemberdayaan desa Perjito dan dilakasanakan rutin disetiap tahunnya. Dan dalam waktu dekat ini kita juga akan mengadakan kegiatan serupa namun berhubungan dengan Kamtibmas yang narasumbernya berasal dari unsur TNI, Pol PP, dan Polri," terang Ropudin.

Masih kata Ropudin, sosialisasi ini dihadiri oleh narasumber berasal dari BNN Muara Enim dan Dinas Kesehatan kabupaten Muara Enim yang dalam hal ini diwakili oleh puskesmas Gunung Megang.

"Ada dua narasumber kita hari ini yaitu dari BNN Muara Enim dan Puskesmas Gunung Megang yang mana kedua narasumber ini diharapkan memberikan pemahaman tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba serta beratnya acaman hukuman bagi para pelakunya dan akibat yang ditimbulkan bagi pemakai maupun pengedar," ungkapnya.

Sementara itu Ketua BPD Perjito Sumadi mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Pemdes Perjito karena dengan diadakan sosialisasi ini akan menambah pemahaman pemuda dan masyarakat Perjito umumnya tentang akibat dari menggunakan narkoba.

"Kami sangat mengapresiasi apa yang dilaksankan oleh Pemdes Perjito. Apa lagi kegiatan ini merupakan salah satu dari Program pemberdayaan masyarakat dan output serta input dari kegiatan ini diharapkan benar-benar menghasilkan manfaat yang besar bagu pemuda dan masyarakar desa Perjito hingga terhindar dari Narkoba," pungkasnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts