Pedagang Bahan Makanan Asal Prabumulih Dipersilahkan Masuk PALI, Dengan Syarat Lalui Pemeriksaan Pos Jaga

PALI, SININEWS.COM - Ketua gugus tugas percepatan penanggulangan corona virus disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Junaidi Anuar menginstruksikan kepada petugas jaga di pintu masuk antara Prabumulih dan PALI agar memperketat penjagaan dengan mendata dan mengecek kesehatan setiap warga yang masuk ke PALI. 

Tetapi untuk pedagang atau pembawa bahan makanan dan sembako asal Prabumulih, Junaidi mempersilahkan masuk tetapi tetap harus melewati pemeriksaan petugas jaga. 

"Untuk urusan bahan pangan kami tetap mengizinkan masuk, agar pasokan bahan makanan di PALI tetap terpenuhi. Namun tetap saja, warga pembawa bahan makanan itu harus tetap lalui pemeriksaan kesehatannya," tandas Junaidi Anuar, Selasa (7/4).

Dijelaskan Juniadi bahwa memperketat penjagaan bukan berarti menghambat perjalanan bagi warga yang hendak masuk. Tetapi demi kebaikan bersama, petugas jaga harus mengecek kesehatan dan mendata riwayat perjalanannya untuk kemudian didata.

"Untuk mempermudah pemantauan kami dalam menentukan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau pelaku perjalanan. Sebab saat situasi seperti ini kita harus sama-sama mewaspadai," tukasnya. 

Kepada masyarakat PALI, Junaidi menghimbau agar tetap tenang dalam menghadapi situasi saat ini dan tetap patuhi protap atau prosedur tetap yang ada terkait pencegahan Covid-19. 

"Kita semua berharap agar wabah ini cepat berakhir. Dan hingga saat ini PALI masih aman dari kasus Covid-19. Namun meski demikian kita tetap waspada dan bersama-sama dukung semua anjuran pemerintah dalam menghindari penyebaran virus corona," harapnya. (sn)  
Share:

Tim TP PKK Kota Prabumulih Bagikan Ribuan Masker Ke Warga


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Ketua TP-PKK Kota Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Ridho didampingi Wakil Ketua Ibu Hj Reni Indayani Fikri secara langsung mengunjungi beberapa Kelurahan dan desa di Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih terkait pencegahan wabah COVID-19.

Diketahui, pembagian masker sebanyak 100 masker ini dibagikan di depan kantor Kecamatan Prabumulih Timur bersama dengan jajaran TP-PKK kota Prabumulih guna untuk membantu pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Senin (06/4/2020)


Dalam kunjungannya, TP-PKK Prabumulih memberikan masker dan pamflet dari Dinas Kesehatan, seraya mensosialisasikan anjuran pemerintah dalam menekan penyebaran wabah virus Corona di Kota Prabumulih.

Tak hanya itu, demi tersebarnya sosialisasi, mereka bekerjasama dengan Diskominfo Prabumulih melalui mobil calling keliling. Dengan harapan masyarakat sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat. Adapun point penting dalam sosialisasi nya yakni Sering Cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, Jaga jarak lebih kurang 1 meter, Hindari tempat keramaian, Tetap tinggal di rumah, bila tidak ada kepentingan yang mendesak.

"Ini salah satu cara kita membantu memutuskan dan mencegah penyebaran covid-19, alhamdulillah tadi sudah kita bagikan sebanyak seribu masker bagi pengendara yang lewat. Kami juga berharap untuk masyarakat untuk selalu jaga kesehatan dan hindari kerumunan dan Semoga Allah SWT melindungi kita semua," kata ketua TP-PKK kota Prabumulih Hj Suryanti Ngesti Ridho.

Lebih lanjut, Istri walikota Prabumulih ini menuturkan supaya kedepannya virus corona atau covid 19 di kota prabumulih cepat berakhir agar semua masyarakat dapar kembali melakukan aktivitas seperti sediakala.(put/sn)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19 Sampai ke Desa

INDRALAYA, SININEWS.COM -- Berdasarkan instruksi Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam kepada jajarannya mulai dari tingkat OPD sampai ke jajaran Pemerintahan Desa untuk melakukan pencegahan sedini mungkin akan bahaya corona virus covid-19.

Kini sejak beberapa hari yang lalu sampai dengan saat ini, telah melakukan segala bentuk upaya untuk pencegahan penyebaran wabah covid-19 mulai dari dilakukannya sosialisasi penyemprotan disinfektan massal, sosialisasi melalui pengeras suara atau spanduk, hingga melakukan pemeriksaan bagi para pendatang.


Seperti yang dilakukan oleh empat desa di Kecamatan Tanjung Batu antara lain yakni Desa Tanjung Pinang 1, Tanjung Pinang II, Limbang Jaya I, dan Limbang Jaya II. Mereka mendirikan posko pemeriksaan bagi orang asing baik warga pendatang maupun warga yang baru saja mudik ke kampung halamannya. Satu persatu dari mereka tak luput dari pemeriksaan medis. 

Sekretaris Desa Tanjung Pinang I, Mukri mengatakan posko ini sudah didirikan oleh empat Kepala Desa  bekerjasama dengan Puskesmas, Koramil, dan Polsek Tanjung Batu sejak didirikan pada 1 April lalu berjalan dengan lancar dan aman. 

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar hingga kini belum ada yang kita bawa ke Puskesmas," ujarnya Senin (3/4) saat dibincangi di posko tersebut.

Lebih lanjut dikatakanya di posko ini bagi orang asing yang ingin masuk ke empat desa akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan disarankan untuk cuci tangan. 

"Orang asing yang ingin masuk akan dicek suhu tubuh, cuci tangan serta  kendaraannya akan disemprot disinfektan," ungkapnya. 

Untuk diketahui berbagai cara sudah dilakukan oleh Pemkab OI dalam mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang publik, mendirikan posko di lima titik, sosialisasi melalui surat edaran, spanduk, dan instruksi ke Pemerintah Desa.(Ber)
Share:

SKK Migas-PT Pertamina EP Tanjung Field Sumbang Dua Sterilization Chamber ke DLH Tabalong

TABALONG, SININEWS.COM – Maraknya kasus coronavirus disease (COVID-19) menarik perhatian seluruh dunia. Sebelumnya Pertamina EP (PEP), anak usaha PT Pertamina (Persero) telah memberikan sosialisasi dan bantuan kepada masyarakat ring satu terdampak seperti di kios-kios, pemasangan tempat cuci tangan di beberapa tempat, sebagai salah satu tindakan preventif penyebaran COVID-19 dan memberikan terpaan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.

Pertamina EP Asset 5 Tanjung Field (PEP Tanjung) sebagai salah satu kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabalong dalam penanganan limbah infeksius di Kabupaten Tabalong pada Jumat (3/4). 

Salah satu hal yang luput dari perhatian adalah bagaimana mengolah limbah infeksius seperti masker yang setiap hari digunakan dan dibuang bersama sampah lain. 

PEP Tanjung memberikan bantuan berupa dua (2) buah sterilization chamber kepada DLH Kabupaten Tabalong sebagai tempat sterilisasi kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sampah medis tersebut.

“Saat ini saja limbah dari rumah sakit sudah mencapai 10 ton, kita tidak tahu bagaimana kondisi seseorang, namun yang jelas limbah seperti masker ini bisa mengandung kontaminan yang berbahaya. Apalagi kurangnya pengetahuan petugas kebersihan yang bekerja tanpa alat pelindung diri,” tutur Vera selaku pembicara mewakili DLH Kabupaten Tabalong.

Nantinya akan ada pemasangan tempat sampah khusus untuk masker di tempat-tempat umum seperti TPA atau pasar, sehingga akan memudahkan dalam pemisahannya. Setelah dipisahkan limbah tersebut akan dimusnahkan dengan menggunakan incinerator bersuhu tinggi.

“Kita juga perlu meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk memotong masker bekas pakai agar tidak disalahgunakan pihak lain. Harapannya kita semua lebih sadar bahwa ada orang-orang yang tetap bekerja walaupun ada resiko terpapar. Setidaknya kita dapat mengurangi resiko tersebut dengan mulai memisahkan sampah masker atau medis dengan sampah rumah tangga lainnya,” tutur Galih Pradikta Mochtar selaku Tanjung Legal & Relation Assistant Manager.

PEP Tanjung merupakan bagian dari PEP, salah satu KKKS bidang hulu migas yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas. PEP Tanjung mengusahakan kebutuhan energi negeri dari wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. 

Data produksi Sistem Operasi Terpadu (SOT) SKK Migas akhir Maret 2020 year-to-date, menunjukkan angka produksi minyak mentah PEP Tanjung mencapai 2.483 barrel oil per day (bopd). Sedangkan angka produksi gas bumi berkisar pada 1,17 million standard cubic feet per day (mmscfd).

Angka produksi minyak mentah PEP Tanjung menyumbang angka produksi PEP Asset 5 sebesar 13,2% sedangkan gas bumi sebesar 6,7%. Data produksi Sistem Operasi Terpadu (SOT) SKK Migas akhir Maret 2020 year-to-date, menunjukkan angka produksi minyak mentah PEP Asset 5 mencapai 18.744 barrel oil per day (bopd) dari target 18.413 bopd, atau realisasi sebesar 101,8%. Sedangkan angka produksi gas bumi berkisar pada 17,5 million standard cubic feey per day (mmscfd) dari target 14,3 mmscfd, atau realisasi sebesar 122,6%.(ril/SN)
Share:

Bersama Lawan Corona, Desa Ini Siapkan Puluhan Tempat Cuci Tangan

PALI -- Dalam upaya memerangi penyebaran virus corona atau Covid-19, Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membuat tempat cuci tangan beserta sabun juga bakal membagikan 500 masker dan vitamin untuk seluruh warganya. 

Hal itu diungkapkan Menriadi  Kepala Desa Talang Bulang, Senin (6/4). Menurutnya bahwa penyediaan tempat cuci tangan sebagai sarana bagi masyarakat desa setempat agar untuk membudayakan gerakan cuci tangan dalam mencegah penularan virus corona. 

"Kami telah membuat 50 unit tempat cuci tangan yang akan ditempatkan dibeberapa titik, terutama yang biasa dijadikan tempat berkumpul warga. Kami juga bakal membagikan masker dan vitamin," ungkap Menriadi. 

Diakuinya bahwa sebelum membagikan tempat cuci tangan, Pemdes telah melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh rumah warga. 

"Tiga hari kami lakukan penyemprotan disinfektan. Ini untuk membasmi kuman dan virus yang menempel pada benda disekitar rumah warga. Untuk memutus rantai virus corona, kami selalu sarankan seluruh warga Desa Talang Bulang untuk patuhi anjuran pemerintah agar jaga jarak dan budayakan cuci tangan, mengkonsumsi makanan bergizi serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat," pesannya. (sn) 
Share:

KPN Serepat Serasan Salurkan Bantuan Masker dan Makanan Tambahan Untuk 6 Pos Jaga di Perbatasan

PALI -- Dalam mendukung pencegahan penyebaran Covid-19, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Serepat Serasan membagikan makanan tambahan untuk seluruh pos penjagaan di pintu masuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang jumlahnya ada 6 pos pada Senin (6/4).

Dikatakan Pembina KPN Serepat Serasan Syahron Nazil disampaikan ketua KPN Husman Gumanti bahwa aksi tersebut merupakan bentuk dukungan KPN Serepat Serasan dalam melawan virus corona. 

"Dananya dari hasil sumbangan para anggota. Kita bagikan masker sebanyak 11 lusin pada setiap pos, 
2 box susu dan mie instan 1 dus," ungkap Husman Gumanti. 

Diharapkan dengan bantuan tersebut bisa menjadi penyemangat petugas jaga.

"Kita ketahui bahwa penjagaan di pos perbatasan dilakukan selama 24 jam. Tentunya menguras energi bagi petugas. Dan dengan bantuan makanan tambahan ini meski tidak seberapa nilainya namun diharapkan bisa membantu menjaga daya tahan tubuh petugas jaga," tukasnya. 

Husman Gumanti juga menyampaikan pesan agar seluruh petugas jaga memperhatikan kesehatan dan tetap jaga jarak saat memantau di pos jaga. 

"Petugas jaga juga sangat rentan terpapar. Karena menjadi garda terdepan dalam mencegah masuknya virus corona ke PALI. Untuk itu tetap lakukan tugas sesuai SOP, jaga jarak dan jangan lupa istirahat yang cukup agar badan tetap fit," pesannya. (sn) 
Share:

PKS PALI Kembali Beraksi Lawan Corona

PALI -- Meski tidak secara langsung terjun menangani dan menanggulangi wabah corona, namun aksi yang dilakukan DPD PKS Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) cukup eksis dalam mensupport pemerintah dalam melawan penyebaran Covid-19. 

Terbukti telah beberapa kali anggota DPRD PALI dari PKS mendatangi pos penjagaan di perbatasan untuk memberikan dorongan semangat dengan memberikan makanan tambahan dan air mineral, dan kali ini DPC PKS Kecamatan Penukal menyerahkan bantuan makanan dan minuman ke pos Covid-19 di Desa Babat. 

"Ini bentuk peduli kami dari PKS dalam memerangi virus corona. Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Pemkab PALI yang berjibaku melibatkan semua pihak dalam menangkal corona," ungkap Kuyung Rizal, ketua DPD PKS PALI, Senin (6/4).

Kuyung Rizal juga menyarankan seluruh DPC PKS bergerak membantu penanggulangan Covid-19. 

"Disamping seluruh anggota dewan yang ada dari PKS, kami juga menganjurkan pengurus DPC untuk bantu sosialisasi dan turut menangkal virus corona agar tidak masuk ke wilayah Bumi Serepat," tandasnya. (sn) 
Share:

Demi Kebaikan Bersama, Capil PALI Himbau Kembali Warga Bumi Serepat Serasan Agar Tahan Datang ke Kantornya Kalau Tidak Urgen

PALI -- Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ditengah pandemik Covid-19 telah menganjurkan masyarakat agar menunda datang ke kantor Capil apabila tidak urgen untuk hindari penyebaran virus corona. 

Namun anjuran itu rupanya tidak diindahkan sebagian warga, yang tidak urung mendatangi kantor Capil untuk mengurus administrasi kependudukannya. 

Hal itu terbukti pada Senin (6/4). Terlihat di kantor Capil PALI ada puluhan warga yang hendak mengurus administrasi kependudukannya. 

Tentu saja, dengan kondisi seperti itu, Kepala Dinas Dukcapil PALI Rismaliza menyayangkan kesadaran masyarakat yang masih kurang dan mengabaikan anjuran pemerintah dan anjuran Dukcapil. Meskipun kantor tersebut dilengkapi bak cuci tangan, hand sanitizer dan bilik sterilisasi, namun tidak menjamin penularan virus corona bisa dicegah apabila warga tetap ramai datang ke kantor Capil. 

"Bukan kami tidak boleh mengurus administrasi kependudukan langsung ke kantor, tapi ini demi kebaikan bersama saat wabah corona tengah melanda. Padahal kami sudah gencar mensosialisasikan bahwa untuk saat ini mengurus administrasi kependudukan bisa melalui online atau melalui lurah/kades setempat," ujar Rismaliza. 

Meski demikian, Rismaliza masih melayani masyarakat yang hendak mengurus adminduk tetapi yang sifatnya urgen. 

"Kalau yang bisa diurus melalui Kades atau Lurah, petugas kami mengarahkannya untuk datang ke Pemdes setempat atau via online. Hal itu untuk hindari kerumunan dan kontak langsung antara petugas Capil dan masyarakat," tukasnya. 

Atasi permasalahan itu, Rismaliza kembali mengingatkan warga untuk taati anjuran pemerintah dan Rismaliza menjamin bahwa meski pelayanan via online atau melalui Kades/lurah, pihanknya akan tetap maksimal melayani. 

"Jangan khawatir tidak dilayani. Sebab saat ini kita sudah jalin kerjasama dengan kantor pos dan ojek online PALI untuk mengantar adminduk yang sudah selesai sampai ke tangan warga yang bersangkutan," tandasnya. (sn) 
Share:

DPC PKB, Forum Pamong Desa dan Team HA2P Bagi Masker Bantuan Heri Amalindo

PALI -- Dengan Menyebarnya virus corona di berbagai belahan dunia termasuk di Indonesia, Bupati PALI H Heri Amalindo langsung bergerak cepat menghimbau  masyarakat untuk waspada terhadap corona, karena menjaga lebih baik dari pada mengobati.

Menindaklanjuti arahan Bupati, Team Relawan H Heri Amalindo diantaranya DPC PKB , Team Pamong Desa kec Tanah Abang , Team HA2P Tanah Abang membagika masker di simpang 4  Raja & Simpang 4 Tanah Abang sebagai bentuk keseriusan untuk waspada Corona.

"Masker yang di bagikan lebih kurang 1000 masker," ujar ketua DPC PKB PALI Aka Cholik Darlin SPdI MM, Senin (7/4) seraya mengatakan bahwa masker tersebut akan dibagi hari ini dan besok.

Sementara Team HA2P diwakili Sharul Mukmin Sekretaris HA2P Tanah Abang & Forum Pamong Desa yang di ketua Abroni serta Salpa rabi Wasekjen DPC PKB

Saat ini DPC PKB di Pimpin Oleh Aka Cholik Darlin SPdI MM & Sekretaris H Hardiyanto SHI yang merupakan partai setia bersama H Heri Amalindo 2 Priode. (sn)
Share:

Organisasi Islam di Sumsel Bersatu Selamatkan Umat Dari Ancaman Covid-19 

PELEMBANG, SININEWS.COM - Sejumlah organisasi Islam di Sumsel mendukung sepenuhnya yang dilakukan pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus covid-19. 

Setidaknya ada empat organisasi Islam kultural mendukung keputusan MUI dan pemerintah serta Dewan Masjid Indonesia untuk membatasi penyelenggaraan Shalat Jumat berjamaah. 

Sekretaris Robitho Sumsel Habib Gashim Alkaf dan Sekretaris Jaringan Alumni Timur Tengah Indonesia (Jatti) Sumsel ustadz Windo menyampaikan hal itu di Palembang, Minggu (5/4). 

Selain imbauan soal penyelenggaraan ibadah jemaah, pihaknya juga mengimbau untuk meningkatkan sedekah terutama kepada umat yang kurang mampu dan membantu dari keluarga dekat terlebih dahulu. Beberapa organisasi tersebut di antaranya Al Wafa Bi Ahdillah Sumsel,  Rabitha Alawiyah Cabang Palembang, Majelis Asatidz Peduli Ummat Rasullullah SAW, Jaringan Alumni Timur Tengah Sumsel. 

Setelah melakukan ijtimah para ulama, pemerintah, ahlih medis, maka dibuat kesepakatan, untuk tetap mengikuti, mematuhi dan mendukung apa yang telah diharapkan dan diarhakan oleh pemerintah dan ahli medis untuk umat Islam agar tidak menyelenggarakan shalat Jumat secara berjamaah dan menggantinya dengan shalat zuhur, demi untuk memutuskan mata rantai penularan covid-19.  

Organisasi umat Islam di Sumsel ini atas pertimbangan surat edaran MUI Sumsel tentang hasil rapat koordinasi yang dilakukan pada Selasa (31/3) yang isinya, walikota Palembang tetap memberlakukan seruan bersama yaitu Pemko Palembang, MUI Palembang dan Dewan Masjid Indonesia yang berisikan agar umat Islam Kota Palembang untuk tidak menyelenggarakan Shalat Jumat secara Jemaah di Masjid. 

Adapun yang berkaitan dengan pelaksanaan Shalat Jumat, masjid yang akan melaksanakan shalat Jumat dipersilakan dengan ketentuan memenuhi kriteria Dinas Kesehatan.  Menurut Habib Gashim menjelaskan, karakter covid-19 yang sulit untuk dideteksi orang lain bahkan oleh pihak medis sekalipun sehingga jalan satu satunya adalah m,elakuakn,ockdown total secara serentak atau karantina wilayah.  

Dalam kondisi seperti ini maka hendaknya kita tetap melaksanakan Shalat Jumat di rumah atau di tempat kita masing-masing meskipun dengan jumlah yang terbatas dengan mengikuti sebagain pendapat ulama yang mengatakan bahwa sah pelaksanaan Shalat Jumat dilakukan minimal empat orang.  

Secara teknis pelaksanaannya, sebagai berikut, salah satu dari mereka minimal empat orang ditunjuk untuk menjadi khatib dan imam, di dalam khutbnahknya khatib wajib membaca menyampaikan rukun khutbah, setekah iutu dilakukan shalat Jemaah dua rakaat seperti biasa.  

"Apa yang kita lakukan sekaranh ini dalah bagian ihtiar zhir kita dan seiring itu perlu dilakukan ihtiar batin dengan berzikir , doa dan istiqfar,” jelas Gashim. 

Menurut Gashim, apa yang kita tuliskan himbauan kita tidak dulu melakukan sholat Jumat bukan keputusan tanpa dasar. Sebelumnya melakukan diskusi dengan paramedis dan dokter. 

Dokter yang menjelaskan hal itu terkait bahaya penularannya yang cepat. Terlalu berbahaya untuk umat. Untuk menyelamatkan umat dan justru permintaan dari dasar kebaikan yang kita infokan ke umat Putusan itu diambil karena itu tanggung jawab moral sebagai ulama. 

Saat ditanya mengapa lokasi publik yang masih saja berlangsung. Hal itu dimungkinkan asal tetap mengikuti protokol kesehatan dan termasuk fisical distancing. 

“Mari sama sama mencegah covid 19 dan jangan sampai umat jadi korban,” jelasnya. (tau/sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts