Dalam Sebulan, Polres PALI Ungkap 7 Kasus, 10 Tersangka Diamankan

PALI -- Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil ungkap 7 kasus dalam waktu kurang lebih 1 bulan. Pada penangkapan 7 kasus tersebut, 10 orang tersangka diamankan. 

Hal itu terungkap saat Polres PALI menggelar press release di halaman Mapolres, Jumat (5/6).

Dijelaskan Kapolres bahwa ada 3 kasus pencabulan dengan tiga orang tersangka, masing-masing 2 kasus dari Polsek Penukal Abab yang korbannya dibawah umur. Kejadian itu berawal pertemanan di sosial media facebook  lalu ngajak bertemu kemudian terjadilah kasus tersebut. 

Satu kasus cabul lainnya dari Talang Ubi, korban anak kandungnya sendiri hingga hamil satu bulan lebih dengan TKP kebun karet. 

Kasus lainnya adalah 365 atau pencurian dengan kekerasan alias begal. 3 tersangka ditangkap masing-masing dari Polsek Penukal Abab satu kasus dengan 2 tersangka dan satu kasus dari Talang Ubi dengan satu tersangka. 

Ada lagi ungkap kasus pembunuhan, dengan TKP Desa Simpang Tais. Motifnya masalah sepeda motor. Satu tersangka ditangkap dan satu lagi masih buron. 

Dan terakhir kasus 363 dengan korban Permamina. Pelaku 2 orang yang lakukan pencurian pipa air milik Pertamina dengan TKP Desa Talang Bulang. Barang bukti berupa satu unit mobil truk dan alat pemotong pipa.

"Ungkap kasus ini kurun waktu satu bulan, 10 orang diamankan. Pelaku yang belum tertangkap masih dalam pengejaran," ungkap AKBP Yudhi Suharyadi, Kapolres PALI. (sn)  
Share:

Istri Demam Anak Kandung Digarap Hingga Hamil, Sang Ayah Huni Sel Polsek Talang Ubi


PALI --  Tak kuasa membendung hasrat libidonya, akal sehat RS (34) warga Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) seketika sirna ketika melihat Bunga (nama samaran) yang tak lain anak kandungnya sendiri yang masih berusia 17 tahun.

RS tega menggagahi anak kandungnya ketika berada di kebunnya saat sang istri demam. Akibat perbuatannya itu, sang anak hamil satu bulan dua minggu, sementara RS kini ditangkap tim Elang Polsek Talang Ubi dan harus mendekam di sel tahanan dan terancam hukuman penjara diatas 20 tahun.

Di jelaskan Kapolres PALI, AKBP Yudhi Suhariyadi SIK, bahwa kronologis kejadian bermula dari pelaku RS yang tak mampu menahan nafsu saat melihat perkembangan pertumbuhan anak kandunya (korban) yang mulai dewasa.

"Dari keterangan, pelaku RS nafsu melihat anaknya sendiri. Pernah, suatu saat pelaku memegang dan mengeluarkan kemaluanya, dihadapan korban, kemudian pelaku menyuruh korban untuk memegangnya, akan tetapi ditolak oleh korban," jelas Kapolres PALI, Jumat (5/6).

Ditambahkannya pelaku meminta korban untuk membantunya menyadap karet, saat itulah pelaku semakin nafsu melihat korban, dan menanyakan korban masih perawan atau tidak.

"Saat di kebun itulah pelaku membujuk korban untuk di tes masih perawan atau tidak. Namun, korban menolak dan kemudian korban mau berlari, tetapi tangan korban ditarik paksa oleh pelaku, lalu pelaku yang tak tertahankan nafsu langsung merobohkan tubuh korban ketanah dan langsung menindih korban," jelasnya

Pelaku mengulangi perbuatannya sebanyak dua kali, dilokasi yang sama. Hingga pada Jum'at (17/4) lalu, saat pelaku menyetubuhi korban yang kedua kalinya, pelaku mengeluarkan cairan sperman didalam kemaluan korban.

"Setelah korban merasakan kejanggalan setelah kejadian itu, dengan di dampingi Ibunya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Talang Ubi, selanjutnya diarahkan untuk visum," beber Kapolres

Setelah Penyidik menerima laporan dan memeriksa saksi-saksi serta mengambil hasil visum pada Kamis (4/6/2020), lalu petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku, serta mendapakan mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada diumahnya.

"Setalah mendapatkan informasi, Team Elang yang dipimpin oleh Ipda Bambang SH, langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku, kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Talang Ubi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," terangnya.

Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian diamankan di Mapolres PALI untuk penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku kita kenakan Undang-Undang nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan maksimal ancaman 20 tahun penjara," tandasnya. (sn) 
Share:

Permohonan Akte Kelahiran Meningkat

Wabah covid-19, tak menyurutkan masyarakat untuk mengurus akte kelahiran di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)

Bahkan, dari laporan bulai Mei ini peningkatan pembuatan akte kelahiran meningkat hingga 73,68 persen. “Dan alhamdulillah itu sejak covid diurus secara online, melalui whatsapp,” kata Kepala Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil Hariyadi SH MM.

Haryadi menuturkan, pelayanan yang dilakukan secara online sudah banyak digunakan oleh masyarakat. “Meskipun memang masih ada yang belum mengerti, karena ada yang tidak punya WA,” ujarnya.

Sementara Kabid Pelayanan Catatan Sipil Rivan Iswandi SE melalui Kasi Pencatatan Kelahiran Ahmad Ricky SSos menerangkan, awal tahun lalu permohonan akte kelahiran hanya 69,52 persen. “Sekarang setiap bulan naik terus, hanya sempat turun pas awal corona dulu sekitar bulan Maret yakni 67,84 persen,” tuturnya mengatakan per hari sekitar  30 berkas akte kelahiran masuk ke capil yang didominasi kepengurusan online.

Ricky menyampaikan, permohonan akte tersebut termasuk akte kelahiran terlambat. “Tapi lebih banyak akte kelahiran yang 0 bulan, yang terlambat itu mereka yang akan umroh,” bebernya mengatakan kesadaran masyarakat akan pentingnya akte kelahiran terus meningkat terutama untuk kepentingan sekolah.

Lebih lanjut ia menyamapaikan, meski secara online. Akte kelahiran tetap dikeluarkan dengan waktu paling cepat 1 hari dan paling lambat 2 hari. “Asalkan tidak ada kendala, seperti mati lampu,” tukasnya.
Share:

Update Perkembangan Terkini Covid-19 PALI, 4 Juni 2020








Share:

Dinilai Bahayakan Warga, Akhirnya Jalan Dibersihkan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai bentuk tanggungjawab kotornya jalan akibat timbunan tanah dari proyek pipanisasi PDAM, pekerja kontraktor CV Josya Mandiri Sukses, melakukan pembersihan badan jalan dari kotoran tanah di jalan Tjik Agus Kiemas, Desa Kepur - Muara Lawai, Kecamatan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim, Kamis (4/6/2020).

Menurut Pimpro CV Josya Mandiri Sukses, Nazar (47) mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya serapi mungkin dalam melaksanakan proyek pipanisasi tersebut dengan mengeliminir ceceran tanah ke badan jalan aspal. Namun ketika para pekerja pulang lebaran, ternyata tumpukan tanah yang ditumpuk sementara dipinggir jalan sebagian berlari ke badan jalan karena diguyur hujan beberapa hari terakhir sehingga beberapa titik tertutup oleh tanah bekas galian tersebut.

"Tumpukan tersebut hanya sementara. Jika pipa sudah terpasang tanah tersebut akan ditimbunkan kembali ke asalnya," ujar Nazar.

Dikatakan Nazar, bahwa proyek Pipanisasi tersebut ada dua, dimana salah satunya adalah yang sedang dikerjakannya yakni pipanisasi wilayah Desa Kepur Islamic Centre Muaraenim sekitar 2 km dan Boster PDAM. Sedangkan pipanisasi di wilayah Pelitasari Muaraenim sekitar 4 km itu dikerjakan oleh perusahaan lain. Karena kotornya di wilayah kerjanya maka pihaknya bertanggungjawab membersihkannya.

"Kami minta maaf jika telah menganggu kenyamanan terutama pengguna jalan, sebab tidak ada faktor kesengajaan kami," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, 
Proyek Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM IKK Kepur Kawasan Kepur, Kabupaten Muaraenim, dikeluhkan para pengguna jalan. Pasalnya, tanah bekas galian pipa menutupi jalan aspal sehingga membahayakan para pengguna jalan terutama kendaraan roda dua di ruas jalan Mayor Tji Agus Kiemas - Lintas Kepur - Muara Lawai, Kabupaten Muaraenim.
Share:

Pandemi, MTQ Ke 30 Ditiadakan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Dimasa pandemi saat ini, banyak kegiatan yang seharusnya dilaksanakan karena rutin maupun kegiatan yang sudah direncanakan harus dibatalkan. Begitu juga yang terjadi dengan pelaksanaan agenda rutin Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Muara Enim tahun 2020.

Pelaksanaan kegiatan yang diagendakan pada bulan Juni ini terpaksa ditiadakan melihat kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk mengumpulkan masa. 

Dijelaskan Kabag Kesra Pemkab Muara Enim, Zulfikar, memang pelaksanaan MTQ untuk tingkat kabupaten di tiadakan. “Namun kita masih mengirim perwakilan untuk tingkat provinsi yang rencananya akan dilaksanakan pad bulan September mendatang,” ujarnya saat di wawancarai, Kamis (04/06/2020).

Dijelaskannya juga, untuk perwakilan dari kabupaten Muara Enin yang akan mengikuti lomba dintingkat Provinsi ini merupakan juara juara pada oelaksanaan MTQ di tahun 2019. “Jadi kita tinggal mengirimkan mereka. Karena kita sudah ada peserta. Namun ini juga apabila tidak ada penundaan lagi terkait kondisi saat ini,” tambahnya.

Sedangkan, lanjut Zulfikar lagi, usai pelaksanaan MTQ tingkat provinsi, juga akan dilaksanakan MTQ tingkat nasional yang rencanannya akan dilaksanakan pada bulan November. “Dengan catatan itu juga apabila kondisi sudah memungkinkan,” terangnya.

Pelaksanaan MTQ Ke 30 ini sudah dianggarkan oleh pemerintah daerah pada APD induk sebesar kurang lebih 3 Miliar. Sebelum pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten dilaksanakan dulu seleksi tingkat kecamatan. Hadiah yang disiapkan sangat besar dan menarik yakni umrah ke tanah suci.(sn)
Share:

Janji Makmurkan Petani, Bupati HM Ilyas : Kalau Tidak Bisa Merealisasikan Program Transformasi Pertanian, Saya Berhenti Jadi Bupati

INDRALAYA, SININEWS.COM - Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam berjanji pada tahun 2021 mendatang ia akan mensejahterakan para petani yang tersebar di-16 Kecamatan dalam lingkungan Kabupaten OI melalui program transformasi pertanian. Ini disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten OI, Kamis (5/6) saat memberikan bantuan bibit padi unggul kepada kelompok tani yang ada di Kelurahan Tanjung Raja Barat Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten OI. Dikatakannya, sebagaian besar warga masyarakat Kabupaten OI menggantungkan hidup dari sektor pertanian khususnya petani sawah.

Namun, diakui Bupati, dari sisi kesejahteraannya petani di Kabupaten OI masih dibawah rata-rata atau boleh dikatakan masih hidup dibawah garis kemiskinan. Karena diketahui, apabila musim hujan, lahan persawahan milik mereka (petani) terendam banjir, begitu pun juga kalau musim kemarau terancam kekeringan dan gagal panen. 

Tentunya, permasalahan tersebut berhimbas buruk terhadap perekonomian para petani. "Kalau tidak ada titik permasalahan diatas, tidak mungkin saya memberikan bantuan bibit padi unggul kepada kelompok tani," jelas Bupati HM Ilyas.

Oleh sebab itu, sebagai kepala daerah dirinya merasa tergerak untuk mensejahterakan rakyatnya khususnya para kaum-kaum petani melalui program transformasi pertanian. Mengingat, melalui program transformasi pertanian, semuanya dilakukan dan dikelola secara modern menggunakan teknologi alat yang canggih. Kemudian, penyediaan kanal, apabila lahan persawahan terendam air, airnya disedot keluar menggunakan mesin. 

Begitu pun juga sebaliknya apabila kering, air yang tadinya ditampung ditempat kanal penampungan air akan menyirami area lahan persawahan. Jadi resiko gagal panen tentu tidak akan terjadi, baik pada saat musim hujan maupun musim kemarau.

"Maka dari itu, mulai anggaran tahun 2021 nanti, saya berjanji, ingatkan, catat, kalau saya tidak bisa merealisasikan program transformasi pertanian, saya berhenti jadi Bupati," tandas Bupati OI HM Ilyas Panji Alam dihadapan para petani yang ada di Kelurahan Tanjung Raja Barat. 

Ia berpesan kepada seluruh warga khususnya yang memiliki lahan untuk tidak dijual lahan yang ada (tetap pertahankan). Dimana, lahan-lahan yang tidur nantinya akan dikelola dan menghasilkan uang demi kesejahteraan rakyat melalui program transformasi pertanian.

Dengan harapan, petani bisa menikmati panen padi sebanyak empat kali dalam dua tahun dengan penghasilan satu panen mencapai belasan hingga ratusan juta rupiah, tergantung luas lahan yang dimiliki.

"Pemerintah akan menggandeng unsur TNI dan Polri untuk mengawal terwujudnya realisasi program transformasi pertanian di Kabupaten Ogan Ilir," kata Bupati HM Ilyas Panji Alam.

Ia menyebutkan mengapa program transformasi pertanian ini tidak dari dulu direaliasikan. Mengingat, dirinya belum genap tiga tahun menjadi Kepala Daerah defenitif menggantikan Bupati terdahulu yang tersandung kasus.

"Tepatnya Agustus 2017 lalu, saya baru dilantik menjadi Bupati defenitip. Jadi masih banyak pembenahan yang harus saya selesaikan. Tahun 2021 nanti program ini akan segera direalisasikan. Demi kemakmuran warga masyarakat Kabupaten Ogan Ilir," ucap Bupati HM Ilyas Panji Alam.(Ber)
Share:

PSBB Prabumulih Akankah Diperpanjang? Ini Penjelasan Ridho Yahya

Foto : Ilustrasi / Walikota Prabumulih Ridho Yahya dan Pengamanan PSBB di Kota Prabumulih
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Prabumulih akan segera berakhir pada 9 Juni 2020 mendatang 

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM mengaku telah berhasil menerapkan PSBB di Kota Prabumulih, hal tersebut ditandai dengan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan hingga penurunan angka pasien positif yang sembuh 
TONTON VIDEONYA : 
“ada dua hal yang memungkinkan PSBB tidak diperpanjang, yakni penurunan pasien yang sembuh dan kesadaran masyarakat akan kesehatan” ucapnya saat diwawancarai usai rapat dengan Perusahaan Rumah Makan tentang Evaluasi PSBB dan Persiapan New Normal diruang rapat lantai satu Pemkot Prabumulih, kamis (4/6/20) 

Masih kata Ridho penerapan PSBB di Prabumulih dicontohkan dengan keadaan dijalan Jenderal Sudirman yang sudah lengang dan sepi 

Namun demikian orang nomor satu itu mengaku akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jika warganya tetap mengabaikan peraturan pemerintah untuk mentaati Protokol Kesehatan 

“siapa tau tiba-tiba masyarakat tidak memakai masker dan pasar sudah mulai ramai, hingga kenaikan angka pasien yang positif sangat signifikan, ya kita tetap perpanjang PSBB” jelasnya

Dalam waktu lima hari kedepan Pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan PSBB hingga nanti penerapan New Normal diberlakukan (tau/sn)      
Share:

Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan, Personil TNI Kenakan Kostum Super Hero

INDRALAYA, SIININEWS.COM - Guna mensosialisasikan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Ogan Ilir (OI), sejumlah anggota TNI dari Satuan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402 OKI/OI mengenakan seragam kostum super hero. Sosialisasi tersebut berlangsung Rabu (3/6) bertempat di halaman Pasar Inpres Indralaya Kabupaten OI. 

Cara unik yang dilakukan, bertujuan untuk mengajak agar masyarakat yang berada di pasar Indralaya mematuhi protokol kesehatan selama pandemo covid-19 yang melanda. Mereka mengenakan kostum (cosplay) Tokoh Pahlawan super dari tokoh Thor, Ant Man, Spiderman, hingga Wiro Sableng. Aksi anggota TNI ini pun tentunya mengundang daya tarik masyarakat yang berada di pasar tersebut.

Komandan Kodim 0402/ OKI-OI, Letkol CZi Zamroni saat dihubungi awak media melalui WA menuturkan, melalui cosplay seperti ini diyakini bisa mengundang daya tarik tersendiri terhadap masyarakat karena cara penyampaiannya yang tidak biasa. 

“Kami sengaja mengenakan kostum tokoh-tokoh pahlawan super sebagai upaya pendekatan terhadap masyarakat dalam mengedukasi supaya masyarakat mematuhi himbauan dari pemerintah terkait pandemi Covid-19,” katanya. 

Diharapkan Dandim Letkol Czi Zamroni dengan adanya sosialisasi menggunakan kostum avangers ini masyarakat dapat mengikuti intruksi dari pemerintah serta menjalankan protokol kesehatan dalam penanggulangan covid-19.(Ber)
Share:

Cegah Gagal Tanam Akibat Banjir, Bupati Berikan Bantuan Bibit Padi Unggul

INDRALAYA, SININEWS.COM - Mengetahui adanya lahan persawahan warga yang terendam banjir akibat hujan deras yang melanda dibeberapa Desa dalam wilayah Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir (OI). Bertempat di halaman kediaman salah satu Tokoh Masyarakat Desa Serimenanti, Kecamatan Muara Kuang, Joni Sastra, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam beserta jajaran, Rabu (3/6) turun langsung meninjau lokasi. 

Kemudian langsung bertindak memberikan bantuan bibit padi unggul kepada para Petani yang terancam gagal panen. Pemberian bantuan bibit padi unggul tersebut, secara simbolis diserahkan langsung oleh Bupati OI HM Ilyas Panji Alam kepada perwakilan perwakilan masyarakat Desa yang terdampak banjir.

Bupati HM Ilyas menyampaikan, kedepan targetnya tidak ada lagi para petani sawah yang terancam gagal tanam dan panen akibat dilanda banjir seperti saat ini. "Saya sangat prihatin melihat kondisi lahan persawahan masyarakat yang kerap terendam banjir seperti ini. Kedepan saya akan mengubah pola pertanian di masyarakat dari yang tradisional menjadi modern," ucap Bupati Ilyas. 

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten OI ini mengatakan, semua lahan persawahan di Kabupaten OI rencananya akan dibuatkan kanal untuk mengatur perairannya. 

Mengingat fungsi kanal itu, pada saat musim hujan atau banjir air akan dipompa keluar dari lahan persawahan. Begitupun sebaliknya pada saat musim kemarau atau kering, air yang ada didalam kanal juga  dipompa masuk kedalam lahan yang akan di tanam. 

"Saya yakin dengan pola bertani seperti ini nantinya tidak ada lagi petani yang akan gagal tanam , Masyarakat Ogan Ilir dapat menanam padi tidak tergantung musim atau cuaca, dapat dilaksanakan kapan saja, petani bisa panen dua atau tiga kali dalam satu tahun melalui program transformasi pertanian, " ujar Bupati Ogan Ilir.(Ber)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts