-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Dalam Sebulan, Polres PALI Ungkap 7 Kasus, 10 Tersangka Diamankan
Istri Demam Anak Kandung Digarap Hingga Hamil, Sang Ayah Huni Sel Polsek Talang Ubi
Permohonan Akte Kelahiran Meningkat
Bahkan, dari laporan bulai Mei ini peningkatan pembuatan akte kelahiran meningkat hingga 73,68 persen. “Dan alhamdulillah itu sejak covid diurus secara online, melalui whatsapp,” kata Kepala Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil Hariyadi SH MM.
Haryadi menuturkan, pelayanan yang dilakukan secara online sudah banyak digunakan oleh masyarakat. “Meskipun memang masih ada yang belum mengerti, karena ada yang tidak punya WA,” ujarnya.
Sementara Kabid Pelayanan Catatan Sipil Rivan Iswandi SE melalui Kasi Pencatatan Kelahiran Ahmad Ricky SSos menerangkan, awal tahun lalu permohonan akte kelahiran hanya 69,52 persen. “Sekarang setiap bulan naik terus, hanya sempat turun pas awal corona dulu sekitar bulan Maret yakni 67,84 persen,” tuturnya mengatakan per hari sekitar 30 berkas akte kelahiran masuk ke capil yang didominasi kepengurusan online.
Ricky menyampaikan, permohonan akte tersebut termasuk akte kelahiran terlambat. “Tapi lebih banyak akte kelahiran yang 0 bulan, yang terlambat itu mereka yang akan umroh,” bebernya mengatakan kesadaran masyarakat akan pentingnya akte kelahiran terus meningkat terutama untuk kepentingan sekolah.
Lebih lanjut ia menyamapaikan, meski secara online. Akte kelahiran tetap dikeluarkan dengan waktu paling cepat 1 hari dan paling lambat 2 hari. “Asalkan tidak ada kendala, seperti mati lampu,” tukasnya.














