Rapat Paripurna Ke XVI Masa Persidangan Ke II DPRD Tahun 2021 Sukses Di Gelar





PRABUMULIH -- Bertempat diruang Rapat Paripurna DPRD ( Dewan perwakilan rakyat daerah) Kota Prabumulih Sumsel, Rapat Paripurna ke XVI masa persidangan ke II DPRD tahun 2021 akhirnya sukses digelar, Rabu (17/3/2021) dimulai pukul 10.00 WIB.


Pada rapat kali ini terdiri dari 4 agenda yaitu,penyampaian laporan hasil kerja Pansus terhadap 5 (Lima) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ,kemudian Pengambilan Persetujuan Bersama DPRD Terhadap 5 Raperda 2021,selanjutnya Pendapat Akhir Walikota dan terakhir Penandatanganan Keputusan Bersama Terhadap ke Lima Raperda tersebut.


Sempat alotnya disaat persidangan atas beberapa koreksi dan usulan dari para Anggota Dewan hingga menjadi perdebatan. Diantaranya saat rapat Raperda tentang Pemilihan Kepala Desa (PilKades) serentak,namun semua sama sekali tidak mengurangi hikmad jalannya sebuah persidangan.


Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM,saat diwawancara mengungkapkan perihal tersebut usai dilaksanakannya rapat Paripurna tadi.


"Tadikan kita lihat sendiri bagaimana semangatnya kawan kawan Dewan diantaranya tentang Fit on proper test dan Fhisiko Test yang harus dilakukan untuk Balon Kades,tapi intinya untuk kesempurnaan menjadi Perda nantinya," jelasnya.


Lebih jauh Wako Ridho mengatakan,apa yang diposisi Dewan telah melalui berbagai pemikiran,phisiko test yang dilakukan kalau misalkan nanti calon kades lebih dari 5 orang.


"Test kelayakan dan bahkan secara kejiwaan calon Kades harus dilakukan,karena ini merupakan persyaratan untuk menggugurkannya,salah satunya melalui phisiko test," terangnya.


Sementara Wakil Ketua DPRD, Ahmad Palo SE menjelaskan tentang beberapa bahasan pada persidangan yang pada rapat kali ini ada 5 Raperda. Pertama Raperda tentang Pilkades serentak, pemberhentian Kades antar waktu. Kedua, Raperda tentang perlindungan perempuan dan anak, Tiga,tentang pengarustamaan gender, ke Empat, Raperda tentang pengelolahan barang milik Pemkot Prabumulih dan ke Lima, Raperda tentang Lalu Lintas.


"Alhamdulillah untuk bahasan hari ini ke Lima Perda tersebut sudah disetujui,mudah mudah Perda nya akan bermanfaat," bebernya.


Politisi dari PPP ini menegaskan atas sebuah dinamika pada saat persidangan,dipembahasan tadi ada Pansus dikoreksi oleh Anggota DPRD yang berada di Pansus lain. Lebih jauh disinggung soal Perda Pilkades beliau juga menjelaskan.


"Terkait Perda Pilkades memang tadi ada masukan dari beberapa Anggota DPRD,bahwa didalam Undang Undang itu memang dibatasi oleh Permendagri dengan jumlah peserta calon Kades maksimal 5 orang,karena itu perlu diatur untuk membatasi jumlah calon,diantaranya dilakukan Fit on proper test dan Psikotest," pungkas Wakil Ketua Dewan Ahmad Palo.




Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 17 Maret 2021






 

Share:

MPPDT Meminta PemKab PALI operasionalkan TPS 3R Agar Sampah Bisa Hasilkan Uang Sebagai Tambahan Pendapatan Masyarakat


PALI. SININEWS.COM -- Sesuai target SDGs tahun 2030 yang telah dicanangkan dalam visi misi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan (sustainable development), yang salah satu implementasinya adalah program pengendalian dan pengelolaan sampah rumah tangga dengan konsep 3R (Reduse, Reuse, Recycle) sebagaimana konsep pembangunan TPS 3R yang dibangun oleh Kementerian PUPR di seluruh Indonesia, termasuk di Desa Tempirai Raya pada tahu 2018 sudah dibangun 1 (satu) unit gedung TPS 3R dilokasi Simpang Priyan Desa persiapan Tempirai Barat.


Dengan telah dibangunnya gedung TPS 3R itu, MPPDT sudah menyampaikan proposal ke Bupati PALI dengan surat nomor : 032/MPPDT/VIII/2020 tertanggal 31 Agustus 2020 yang juga sudah ditembuskan kepada Ketua DPRD PALI. 

Dalam proposal tersebut MPPDT melalui ketua umumnya, Subiyanto Saripudin menguraikan secara jelas penduduk Desa Tempirai Raya yang berjumlah 9.137 orang dari 3788 KK dengan asumsi per KK perhari menghasilkan sampah rumah tangga campur (organik, plastik, kertas, logam, beling/kaca, keramik) dan B3 (bekas batu baterai, lampu TL/ bohlam) yaitu 2,5 kg X3.788 = 9.470 kg/hari maka perbulan 284.100,- kg (284, 1 ton/bulan) maka dalam 1 th menghasilkan 3409,2 ton.

"Kondisi sampah rumah tangga yang begitu banyak dari masyarakat Desa Tempirai Raya tersebut jika tanpa program pengendalian dan pengelolaan akan menimbulkan pencemaran dan kerusakan lingkungan pada air, tanah dan udara, yang dapat menimbulkan berbagai wabah penyakit pada manusia yaitu : diare, kulit, kusta dan juga penyakit pada hewan ternak yaitu antraks dan  mulut yang menimbulkan kematian pada hewan," ujar Subiyanto, Rabu (17/3/21).

Pencemaran lingkungan di Danau Desa Tempirai, Sungai, Paye-paye dan tanah-tanah dipinggiran jalan Desa, hal ini tanpa disadari ditambahkan Subiyanto secara berkelanjutan itu sudah membuat racun untuk diri sendiri dari limbah rumah tangga yang dibuang sembarangan karena belum ada program pengendalian yang komprehensif dan holistik berupa bimbingan teknis (Bimtek) dari Dinas terkait di Pemda PALI tentang pengendalian sampah TPS 3R.

"Proposal MPPDT tentang pengendalian dan pengelolaan sampah rumah tangga dengan konsep TPS 3R secara langsung berhubungan erat dengan keinginan besar masyarakat Tempirai Raya dijadikan Desa Wisata  pembangunan yang harus menciptakan SAPTA PESONA 'Kebersihan dan Keindahan," tukasnya. 

Subiyanto mengatakan bahwa program pengendalian dan pengelolaan sampah rumah tangga ini secara paralel juga memberdayakan BUMDES Tempirai Raya yang bisa meningkatkan pendapatan Desa seperti contoh BUMDES Amarta di Pandawoharjo Kab.Sleman yang sudah berhasil mengelola sampah rumah tangga memberikan uang tambahan bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja yang menimbulkan Desa jadi bersih dan sehat. 

"Atau bisa juga mencontoh TPS 3R Mustika Ikhlas di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tiga Raksa Kabupaten Tangerang," kata Subiyanto. 

Karena gedung bangunan TPS 3R sudah dibangun sejak th 2018 belum difungsikan, maka Subiyanto menyatakan bahwa MPPDT usulkan Peran Pemkab PALI berkontribusi membantu sarana prasarana berupa : 
1). Tim asistensi untuk pembuatan PerDes Tempirai Raya tentang pengendalia dan pengelolaan sampah rumah tangga.
 2).Membelikan kotak tempat untuk pemilahan sampah di masing-masing rumah (3788 KK).
3).Membantu  bangunkan TPSS (tempat pengumpulan sampah sementara) di masing-masing kampung/tumbang.
4).Membelikan kendaraan bermotor (viar) beberapa unit untuk pengangkutan sampah dari TPSS ke TPS 3R
5). Memberikan Bimtek tentang pemberdayaan BUMDES Tempirai Raya untuk mengelola Bank Sampah.

Pelaksanaan pengendalian dan pengelolaan sampah rumah tangga konsep TPS 3R bisa menggandeng program CSR dari  Perusahaan-perusahaan yang ada di PALI dan bisa juga menggandeng NGO dari Jerman yang fokus pada program pelatihan tentang hal ini yaitu  BORDA dan BEST.

Pelaksanaan pengelolaan sampah dengan konsep TPS 3R di Desa Tempirai Raya akan menciptakan suasana Desa yang bersih, sehat dan asri sebagai bagian dari upaya secara komprehensif dan holistik menciptakan SAPTA PESONA di Desa Tempirai Raya.

"MPPDT mewakili masyarakat Desa Tempirai Raya berharap besar agar PemKab PALI dapat segera merealisasikan program ini agar pembangunan TPS 3R yang sudah 3 (tiga) tahun tidak berfungsi, supaya gedung itu tidak mubazir," tutupnya. (sn/yogi)
Share:

Kapolres PALI Sebut Telah Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyerangan Kantor Bappeda


PALI. SININEWS.COM -- Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK menyebut bahwa pihaknya telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus penyerangan kantor Bappeda kabupaten PALI beberapa waktu lalu saat masa kampanye Pilkada PALI lalu.


Informasi itu disampaikan Kapolres PALI saat lakukan kegiatan ngopi bareng bersama sejumlah awak media di PALI, Rabu (17/3/21) di RM Sejahtera Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi. 

"Kasus di kantor Bappeda beberapa waktu lalu saat masa kampanye itu kriminal murni dan telah kita tetapkan tersangkanya dua orang. Kasus lainnya juga telah ditindaklanjuti dan ada yang sudah naik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," terangnya.

Menyikapi sengketa pada Pilkada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang sudah masuki tahap akhir, dimana rencananya MK bakal mengumumkan putusannya pada Senin tanggal 22 Maret 2021, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIk mengajak seluruh masyarakat tetap tenang dan tunggu hasil akhir pesta demokrasi pada 9 Desember 2020 lalu. 

"Apapun hasilnya nanti, semuanya untuk PALI. Jadi masyarakat harap tenang dan tetap jaga kamtibmas supaya PALI tetap kondusif," ajak Kapolres.

Kapolres PALI juga mengajak awak media untuk menyampaikan informasi yang jelas dan menyejukkan supaya tidak timbul gejolak. 

"Peran media sangat penting dalam menjaga kondusifnya keamanan di PALI, jangan membuat berita hoak, tapi sampaikan berita sesuai fakta dan narasumber jelas. Terlebih pada masa sekarang ini menjelang putusan MK agar masyarakat menerima informasi jelas dan tidak simpang siur," tukasnya. (sn/perry)
Share:

Ulang Tahun ke-47, PPNI PALI Bagikan Masker


PALI. SININEWS.COM -- Ratusan perawat yang ada di Bumi Serepat Serasan yang tergabung di DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) turun ke jalan membagikan ratusan kuntum bunga dan masker kepada warga yang melintas di Simpang Lima Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Rabu (17/3/21).


Aksi DPD PPNI PALI yang langsung dikomandoi Ernawati adalah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PPNI yang ke-47.


"HUT PPNI ke-47 ini sengaja kita lakukan tidak dengan menggelar acara besar, tapi turun ke jalan membagikan masker dan bunga sebagai kepedulian PPNI PALI dalam memerangi covid-19, sebab, masa pandemi belum berakhir," ungkap Ernawati, ketua DPD PPNI PALI. 


Gerakan bagi-bagi masker dan bunga juga dikatakan Ernawati tidak hanya dilakukan pada satu titik saja, melainkan dibeberapa tempat umum lainnya. 



"Setelah Simpang Lima, kita teruskan ke Pasar Inpres Pendopo dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, giatnya sama yaitu membagikan masker dan bunga. Dilanjutkan syukuran di sekretariat. Disamping melakukan bagi-bagi masker, PPNI PALI juga menggerakkan seluruh puskesmas untuk melakukan pelayanan di tempat-tempat strategis," tukasnya. 


Pada HUT ke-47, diharapkan Ernawati PPNI PALI meski baru beberapa tahun terbentuk semakin tangguh dan berintegritas.


"Alhamdulillah walaupun PPNI PALI masih baru, tapi saat ini kita telah miliki sekretariat. Pada HUT ke-47 ini semoga PPNI PALI makin tangguh. Perawat tangguh, Indonesia bebas covid  masyarakat sehat," harapnya. 


Disamping melakukan bagi-bagi masker, Ernawati juga menyatakan bahwa PPNI menggerakkan seluruh puskesmas untuk melakukan pelayanan di tempat-tempat strategis. (sn/perry)

Share:

Gorong-gorong Kecil Menjadi Faktor Banjir Yang Berada Di Belakang Gedung Dinas Pendidikan Kota Prabumulih


PRABUMULIH -- Hujan deras di sertai Angin kencang sekira pukul 16.00 WIB kembali mendatangkan Banjir di wilayah Jalan Tebat Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (16/03).

Banjir ini menggenangi jalan dan permukiman warga yang berada tepat di belakang kantor Dinas Pendidikan Kota Prabumulih.

Selain tingginya curah hujan, gorong-gorong kecil yang berada di bawah rel perlintasan Kereta Api ini menjadi salah satu faktor terjadinya banjir di wilayah tersebut.

"Idak tetampung air untuk lewat ke gorong-gorong"ucap Miko salah satu warga yang rumahnya ikut terendam

Banjir yang terjadi ini menjadi salah satu banjir yang lumayan tinggi, dan kurang lebih 15 rumah ikut terdampak.

"Lumayan tinggi untuk yang ini dan Kurang lebih ado 15 rumah rumahnyo masuk jugo untuk tinggi di rumah dewek setinggi tulang kering"cakapnya

Lebih lanjut, ia mengharapkan semoga tidak ada lagi banjir tersebut dan gorong-gorong dapat di normalisasi.

"Semoga kedepannyo dak do banjir lagi cak ini, dan gorong - gorong ini biso di normalisasi"tuturnya (aa/sn)

Share:

Lelang Jersey Persipra Ridho Yahya Terjual Rp.27 juta dan Wawako Fikri Rp.6,7 juta




PRABUMULIH, SININEWS.COM – Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,MM dan Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri, SH diwaliki istri secara resmi perkenalkan tim sepak bola Persatuan Sepak Bola Prabumulih (Persipra) sekaligus Lelang Jersey (Kostum) bola terbaru kebanggaan kota nanas, selasa (16/3/21) di hall citimall Prabumulih.


Dalam peresmian Persipra sekaligus lelang Jersey itu Kostum bertuliskan nama Walikota Prabumulih “Ridho Yahya” berhasil terjual Rp.27 juta yang dimenangkan oleh Kepala Dinas PUPR Kota Prabumulih.


Acara lelang Jersey itu sempat menyedot perhatian publik pasalnya lelang Kaos beserta Celana bola resmi tim sepak bola Persipra itu banyak peminat, salah satunya Franky seorang bos dan Wedding Organizer (WO) RM.Siang Malam itu sempat saling sikut dalam harga lelang yang aakhirnya dimenagkan oleh Beny Riza.


Tak hanya itu, Kostum Wakil Walikota Prabumulih “Andriansyah Fikri” juga tak kalah hebatnya, kostum bola Wawako juga diminati warga beserta tamu undangan Peresmian Persipra yang berhasil terjual seharga Rp.6,750.000.


Hasil Lelang Jersey bola Persipra yang terkumpul berkisar Rp.35.250.000 yang keseluruhan hasilnya disumbangkan untuk kepentingan Club bola Persipra yang dalam waktu dekat akan bertanding diliga tiga.


Walikota Prabumulih Ridho Yahya selaku pembina Persipra dalam sambutannya berharap sepak bola Prabumulih bisa dikenal dikanca nasional maupun internasional nantinya dengan seleksi ketat para pemain diharapkan dapat mengharumkan nama Kota Nanas.


“Persipra harus bisa bangkit, kalau bisa kita dikenal banyak orang melalui prestasi” serunya kepada tamu undangan sekaligus memberikan semangat kepada Pemain muda Persipra yang berasal dari berbagai kalangan.


Senada disampaikan Manager Tim Persipra Setyo Puji Hartono berharap tim sepak bola Persipra memberikan tontonan yang baik bagi penggemar sepak bola di Prabumulih dengan bermain yang baik dan mengukir prestasi di pentas olahraga Liga 3 dan Pekan Olahrga (Porprov) dalam waktu dekat.


“kita akan terus berusaha membangun, mendidik dan mesuport adik-adik (pemain) agar bisa terus bisa menang nantinya dalam bertanding” jelas Setyo yang juga menjabat Assiten Manager di Perusahaan Minyak PT.Pertamina Asset II Prabumulih (tau/sn)

Share:

Situasi Terkini Covid - 19 Pertanggal 16 Maret 2021






 

Share:

Berikan Penghargaan Untuk Siswa Berprestasi, Kepala Sekolah Harapkan Siswa Lebih Semangat Dalam Berprestasi

 



PRABUMULIH -- Kepala Sekolah Smp Muhammadiyah Kota Prabumulih, Jaliah S.Pd, M.Pd berikan motivasi dan support kepada pembina dan siswa yang ikut perlombaan.

"Kami memotivasi seluruh siswa smp Muhammadiyah  akan mengikuti dai daiah atau lomba lomba lainya, agar berpartisipasi terhadap sekolah untuk mencari prestasi" ucapnya saat di bincangi di Ruang Kepala Sekolah.

Lanjutnya, ia juga memberikan Reward kepada siswa-siswi yang telah berprestasi dan memenangkan perlombaan.

"Iyo kami bersyukur siswa kami berperstas, dan kami memberi reward kepada siswa kami yang berprestasi ini"

Selain itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Prapti, S.Pd menjalaskan bahwa ada satu mata lomba yang di raih pada acara Festival Ishlahul Ummah (Ishum) yang di selenggarakan oleh SMA IT Kota Prabumulih.
 
"Allhamdullilah dapet juara 2 Dai Daiah tingkat Kota saat Festival Ishum dan untuk siswa yang lainya yang belum memperoleh kemangan akan kami support terus agar mereka semangat" jelasnya. (aa/sn)


Share:

MPPDT Sampaikan Proposal ke PemKab Agar dibuat Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan Petani Karet PALI



Foto. Ilustrasi 



PALI. SININEWS.COM -- Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa mayoritas masyarakat di Kabupaten PALI menggantungkan hidupnya dari hasil kebun karet, hal ini sangat nampak dan terasa geliat denyut nadi perekonomian masyarakat di PALI jika harga jual-beli karet masyarakat mencapai Rp 15.000,- an ke atas. 


Bahkan pada waktu masa kejayaan di tahun 2000 an pernah mencapai harga Rp 20.000,- an. Kondisi ini disamping memberikan banyak kemajuan bagi masyarakat, juga telah menimbulkan dampak negatif yaitu prilaku konsumtif masyarakat. 

Sementara meninggalkan kebiasaan yang baik (sebagai kearifan lokal) menyimpan padi di bilik hasil bertani sawah pasang surut, hal itu berfungsi sebagai buffer stock untuk kebutuhan hidup setahun. 

Kearifan lokal yang diwariskan leluhur kita tersebut cukup ampuh untuk menghadapi kondisi jika terjadi krisis harga karet yang rendah (murah) yaitu dengan rasio perbandingan harga jual 1 kg beras : 2 kg karet.

Dalam menghadapi ini sebagai bentuk rasa  kepedulian terhadap kehidupan masyarakat di PALI, maka MPPDT memberanikan diri menyampaikan usulan perlunya PemKab PALI membuat kebijakan publik tentang peningkatan kesejahteraan petani karet yang holistik dan komperhensif, meliputi 5 aspek sebagai berikut : 
1.Membuat kebun pembibitan karet dari varietas yang unggul 
2.Memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada kelompok petani karet tentang cara berkebun karet yang benar sesuai standar, yaitu tata cara menanam dan merawat kebun agar produktif.
3.Menanam penanaman pohon perindang (untuk mengganti pohon liar/semak-semak) diantara pohon karet dengan pohon salam untuk bumbu yang bisa dijadikan komoditi ekspor ke Negara-negara  Timteng dan juga menanam pohon tuba untuk insektisida non kimia keperluan pertanian. Hal ini duplikasi keberhasilan dari negara Thailand. Dan pohon gaharu Atau tanam pohon jengkol seperti yang pernah diusulkan Presiden Jokowi.
4.Bimtek cara produksi karet yang benar untuk menghasilkan produksi karet PALI yang berkualitas tinggi.
5.Sistim penyimpanan yaitu membuatkan tempat dan Bimtek cara penyimpanan karet yang ramah lingkungan tidak mencemari lingkungan seperti paye-paye yang sekarang sudah berubah fungsi jadi tempat penyimpanan karet yang menimbulkan kesulitan air bersih. Jika sistim penyimpanan karet diubah dengan karet kering, maka paye-paye yang sudah dibuatkan kolam pangkalan dialih fungsikan jadi kolam budidaya ikan air tawar yang akan memberikan income tambahan masyarakat.
6.Membangun pabrik pengolahan karet di PALI yang mengolah karet sebagai bahan menta menjadi bahan baku.Bahkan jika memungkinkan membuat BUMD khusus pengelolaan hasil karet masyarakat PALI.
Semoga proposal MPPDT  bisa di respon oleh PemKab (Eksekutif dan Legislatif) PALI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat PALI.

"Kami berharap proposal itu ditanggapi dan terealisasi," harap Subiyanto Pudin, ketua umum MPPDT, selasa (16/3/21).

(sn/yogi)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts