Generasi Yang Terisolasi/Tergantikan "Darmin Digantara"

 



Seperti yang ketahui bersama  kita sudah memasuki abad ke-21 yang mana abad ke-21 ini    dikenal sebagai era “REVOLUSI INDUSTRI 4.0”  seperti yang kita ketahui bersama  di era ini Hampir semua pekerjaan manusia sudah mulai tergantikan/Terisolasi oleh kecanggihan dari teknologi. mungkin tak asing lagi di telinga kita mendengar yang namanya “TEKNOLOGI”.

Secara etimologis,akar kata teknologi adalah “techne” yang berati serangkaian prinsip atau metode rasional yang berkaitan dengan pembuatan suatu objek ,atau kecakapan tertentu, atau pengetahuan, tentang prinsip-prinsip atau metode ,dan seni. Istilah teknologi sendiri pertama kali di pakai oleh “PHILIPS” pada tahun 1706 .dalam sebuah buku berjudul’Technology  description Of  the Arts’. (sumber-WIKIPEDIA). Ya ,sudah lama bukan hadirnya teknologi ini, hanya saja perkembangan nya yang mungkin baru kita rasakan di abab ke-21 ini.

 Mungkin tak banyak dari sebagian warga Negara Indonesia ini yang tak kenal dengan yang namanya“TEKNOLOGI”.Seperti yang ketahui bersama, dampak  positif yang dibawa oleh TEKNOLOGI ini sangat banyak serta banyak sekali yang mengguntungkan bagi kita semua. Karena, seperti yang kita rasakan saat ini pekerjaan-pekerjaan yang susah sudah menjadi lebih  agak mudah karena  hadirnya TEKNOLOGI. Di sela-sela kehidupan kita sekarang ini.

  Mengapa saya katakan begitu karena, seperti yang kita liat sekarang ini.  Pekerjaan-pekerjaan yang ada di pabrik sudah banyak sekali  pekerjaan yang tidak lagi di sentuh oleh tangan manusia karena semuanya sudah di gantikan oleh mesin. Serta bukan hanya itu saja pekerjaan-pekerjaan yang ada di perusahaan-perusahaan  besar juga sudah tidak banyak  lagi yang disentuh atau yang mengerjakannya tangan manusia. Karena, semuanya sudah mulai terisolasi atau tergantikan oleh teknologi contohnya: perusahaan PDAM yang beroperasi di Desa Tanjung Dalam Kecamatan Tanah abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

 Ketika Staf dan pegawainya  mau absen masuk kerja mereka tidak perlu lagi repot-repot harus ke kantor pusat PDAM yang berada di kota Prabumulih. mereka cukup hanya menekankan jari jempol mereka ke alat yang bernama “fingerprint” yang sudah di sediakan oleh pihak perusahaan.secara otomatis alat itu sudah  merekam siapa saja pegawai dan staf yang  masuk kerja dan yang tidak masuk kerja pada hari itu.Karena seperti yang ketahui kecanggihan dari alat teknologi satu itu sudah sangat membantu mereka-mereka yang bekerja di perusahaan PDAM itu  keren bukan……..

 Kita yang hidup di zaman era “REVOLUSI INDUSTRI 4.0” ini mungkin tidak banyak dari kita yang tak kenal dengan teknologi yang  bernama “GADGET/HANDPHONE” atau yang lebih kita kenal HP. Ya, karena  dampak yang di timbulkan oleh teknologi satu inilah dunia seakan tampa sekat batas dan waktu.  hadirnya teknologi satu ini di tengah-tengah kehidupan kita sekarang ini juga sangat memudahkan kita untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi dengan saudara-saudara kita yang tinggal nan jauh disana.

Tetapi, fenomena yang terjadi saat ini   sangat memprihatinkan. Hadirnya, teknologi yang bernama GADGET/HANDPHONE atau yang lebih kita kenal HP ini juga membawa dampak buruk. Khususnya bagi kaum-kaum yang masih menempuh jenjang pendidikannya baik dari tingkat SD-SMP-SMA serta  PERGURUAN TINGGI.Dampak buruk yang ditimbulkan akibat penyalahgunaannya teknologi yang bernama “GADGET/HANDPHONE juga sangat memprihatinkan , seperti yang kita ketahui dampak buruk yang ditimbulkannya sudah banyak sekali salah satunya: kesenjangan sosial, mulai terjauhkanya anak-anak muda dari ilmu pengetahuan , dan mulai maraknya pernikahan dini.

 Mengapa bisa seperti itu ? ya ,seperti yang kita ketahui bersama ,mereka-mereka yang seharusnya masih di sibukan untuk focus    belajar ,serta di tuntut terus untuk memperluas pengetahuan serta wawasannya.Sekarang kebanyakan dari  mereka hanya disibukan oleh “GADGET/HANDPHONE”  mereka itu.dan lebih tragisnya lagi sejak hadirnya “SOFTWARE(perangkat lunak) “yang bernama “GAME ONLINE”. Itu. Semuanya berubah begitu pesat contohnya yang dulu nya mahasiswa-mahasiswa berbondong-bondong berburu ilmu pergi ke GRAMEDIA dan sibuk berdiskusi sekarang semua Nampak berubah sangat cepat. Sekarang kebanyakan dari mahasiswa-mahasiswa sekarang sibuk berbondong-bondong pergi ketongkrongan yang katanya MABAR (main bareng ) game online.

GENERASI MACAM APA KITA INI?

Mungkin lebih tepatnya bisa dikatakan generasi yang terisolasi/tergantikan oleh TEKNOLOGI. 

Peran pemerintah dalam menyikapi dan menyelesaikan permasalahan ini sangat penting contohnya: membuat peraturan batasan umur dalam mengoperasikan atau menggunakan teknologi dan  memberikan dorongan kepada kaum milenial,mahasiswa dan seluruh rakyat Indonesia agar tidak salah dalam menggunakan teknologi serta mengapresiasi karya-karya setiap warga Negara Indonesia yang berbasis teknologi. Agar bisa menompang dan meningkatkan Sumber Daya manusia yang Unggul serta bisa memunculkan karya-karya anak muda yang berbasis teknologi di kanca dunia. 

Serta peran pengawasan  orang tua kepada anak-anaknya juga di perlukan dalam menyelesaikan permasalahan ini agar anak-anak yang masih  berusia dibawah 16 tahun tidak salah dalam menggunakan teknologi. Ayo lawan penindasan intelektual !!! agar terwujudnya”SDM UNGGUL INDONESIA MAJU”



Share:

Kejari Prabumulih Tetapkan 2 Tersangka Kasus Bantuan Kredit Modal Kerja PT KDI



PRABUMULIH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih resmi menetapkan dua tersangka baru dalam kasus bantuan kredit modal kerja PT Khazanah Darussalam Indah (KDI), Selasa (6/4/2021).


Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial FD, yang merupakan seorang Account Officer (AO), pada salah satu Bank BUMN di Kota Prabumulih pada tahun 2017-2019. Tersangka selanjutnya, IH (inisial, red) yang diketahui sebagai Direktur pihak swasta yang mengajukan kredit pinjaman ke Bank BUMN dimaksud.


"Dari hasil penyelidikan, kami telah menggelar ekspose atau gelar perkara kasus bantuan kredit modal kerja PT KDI tersebut, kami dan tim jaksa penyidik telah sepakat untuk kasus ini kita tingkat dengan penetapan tersangka. Kedua tersangka tersebut berinisial FD dan IH," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo SHdan Kasi Intelijen Hendra Gunawan SH saat menggelar press release di Aula Kejari Prabumulih, siang tadi.


Kajari Prabumulih menyampaikan, bahwa pihaknya akan menjerat tersangka FD dan IH dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 tentang melakukan permufakatan tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun kurungan penjara.


Untuk proses penahanan keduanya lanjut Taufik, sementara ini belum dilakukan lantaran keduanya baru ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam waktu dekat, sambung dia, pemanggilan pertama terhadap FD dan IH statusnya sebagai tersangka akan segera dilakukan.


"Untuk pemanggilan mereka (tersangka FD dan HI) sebagai tersangka belum sama sekali kita lakukan. Tapi, jadwal pemanggilan keduanya akan segera kita lakukan," jelasnya.


Masih disampaikan Taufik, penyidik akan terus mengembangkan kasus korupsi bantuan kredit modal kerja konstruksi Bank BUMN kepada PT KDI yang terjadi secara berturut-turut selama dua tahun terhitung sejak 2017-2019 senilai Rp5,8 miliar ini akan terus dilakukan.


"Kedepan pengembangan kasus ini masih terus kita lakukan. Dan jika dalam hasil pemeriksaan dan penyidikan kasus ini nanti kita menemukan fakta-fakta baru, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru lainnya. Kita tunggu saja nanti, mohon dukungannya juga rekan-rekan ya," tukasnya. 

Share:

Pelaku Pembunuhan Remaja Asal Panta Dewa Dibekuk Tim Elang


PALI. SININEWS.COM -- Pasca kejadian yang sempat membuat gempar warga Desa Panta Dewa kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI pada Senin (5/4/21) tengah malam dimana seorang remaja bernama Victaria (19) tewas ditusuk senjata tajam saat tengah bercanda dengan temannya, Tim Elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi langsung bergerak memburu pelakunya. 


Alhasil belum sampai 24 jam tim elang yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Bambang SH berhasil menangkap Suparyono (35) warga desa Purun Kecamatan Penukal yang merupakan diduga pelaku dari pembunuhan itu. 

"Pelaku berhasil diamankan saat berada dipersembunyiannya disalah satu kebun karet milik warga di desa Purun, tepatnya di sebuah gubuk sekitar pukul 18.00 WIB. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan," ungkap Kapolsek Talang Ubi Kompol Alfian Nasution SH, didampingi Kastreskrim Polres PALI AKP Alfredo Hidayat SIK bersama Kanit Reskrim Talang Ubi IPDA Bambang SH, Selasa (6/4/2021).

Selain mengamankan pelaku, lanjut Kapolsek, petugas juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis piasu yang digunakan pelaku dan pakaian.

"Pelaku dan barang bukti pisau dan pakaian sudah kita amankan. Untuk motifnya sendiri, pelaku dibawah pengaruh minuman keras atau mabuk-mabukan, Pelaku kita ancam dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara," jelasnya.

Sementara dari pengakuan pelaku Suparyono, saat itu dirinya mencoba melerai korban yang tengah bergulat dengan teman korban. Namun saat itu korban memukul pelaku hingga korban mengelurkan pisau dan menusuk korban.

"Aku cuma melerai, tapi pelaku malah memukul saya. Memang keadaan saya sedang mabuk Newport, habis enam botol," kata pelaku. (sn/perry)
Share:

Kejari Prabumulih Tetapkan 2 Tersangka Kasus Bantuan Kredit Modal Kerja PT KDI

PRABUMULIH,SININEWS.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih resmi menetapkan dua tersangka baru dalam kasus bantuan kredit modal kerja PT Khazanah Darussalam Indah (KDI), Selasa (6/4/2021).


Kedua tersangka tersebut masing-masing berinisial FD, yang merupakan seorang Account Officer (AO), pada salah satu Bank BUMN di Kota Prabumulih pada tahun 2017-2019. Tersangka selanjutnya, IH (inisial, red) yang diketahui sebagai Direktur pihak swasta yang mengajukan kredit pinjaman ke Bank BUMN dimaksud.


"Dari hasil penyelidikan, kami telah menggelar ekspose atau gelar perkara kasus bantuan kredit modal kerja PT KDI tersebut, kami dan tim jaksa penyidik telah sepakat untuk kasus ini kita tingkat dengan penetapan tersangka. Kedua tersangka tersebut berinisial FD dan IH," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Pidsus Wan Susilo SHdan Kasi Intelijen Hendra Gunawan SH saat menggelar press release di Aula Kejari Prabumulih, siang tadi.


Kajari Prabumulih menyampaikan, bahwa pihaknya akan menjerat tersangka FD dan IH dengan Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 tentang melakukan permufakatan tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana paling singkat 4 tahun kurungan penjara.


Untuk proses penahanan keduanya lanjut Taufik, sementara ini belum dilakukan lantaran keduanya baru ditetapkan sebagai tersangka. Namun dalam waktu dekat, sambung dia, pemanggilan pertama terhadap FD dan IH statusnya sebagai tersangka akan segera dilakukan.


"Untuk pemanggilan mereka (tersangka FD dan HI) sebagai tersangka belum sama sekali kita lakukan. Tapi, jadwal pemanggilan keduanya akan segera kita lakukan," jelasnya.


Masih disampaikan Taufik, penyidik akan terus mengembangkan kasus korupsi bantuan kredit modal kerja konstruksi Bank BUMN kepada PT KDI yang terjadi secara berturut-turut selama dua tahun terhitung sejak 2017-2019 senilai Rp5,8 miliar ini akan terus dilakukan.


"Kedepan pengembangan kasus ini masih terus kita lakukan. Dan jika dalam hasil pemeriksaan dan penyidikan kasus ini nanti kita menemukan fakta-fakta baru, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka-tersangka baru lainnya. Kita tunggu saja nanti, mohon dukungannya juga rekan-rekan ya," tukasnya. (SN)

Share:

PEMDES TEMPIRAI SELATAN SENTUH PAUD DENGAN ALAT PERAGA PENDIDIKAN


PALI. SININEWS.COM -- Sejalan program  Nasional Kemendes PDTT  Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang Pendidikan Usia Dini ( PAUD), Pemerintahan Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dana Desa tahun anggaran 2021, buktikan kepeduliannya pada dunia Pendidikan. 


Yaitu memberikan seperangkat bantuan Alat Peraga Pendidikan (APE)  pada TK /PAUD Surya Kencana Yapika Umar Ruip Desa Tempirai selatan yang berlokasi wilayah Desa Persiapan Tempirai Barat. 

Dalam Penyerahan Bantuan ini pada Selasa (6/4/2021), Kepala Desa Tempirai Selatan Safikal usman didampingi Ketua BPD M. Kasat SPdi dan Ketua TP. PKK Susilawati Safikal diterima langsung Kepala TK/PAUD Surya Kencana Yapika Umar Ruip Tempirai selatan Fitri yanti Erwan. 

Menurut Kades Safikal Usman, bantuan ini bagian dari kegiatan pemberdayaan anggaran Dana Desa dan setiap desa punya kewajiban mendorong peningkatan dunia pendidikan, "Sebab dengan kemajuan pendidikan, akhlak generasi muda dapat tercipta dengan baik," ujar Kades. 

Lanjut Kepala Desa usia termuda dikabupaten PALI ini,  disamping bantuan Alat Peraga Pendidikan, Pemdes Tempirai Selatan ada sedikit memberikan santunan uang saku untuk siswa yatim piatu atau kurang mampu. Juga Kepala Desa menghimbau pada masyarakat dan tenaga Pendidik untuk bersenergi membina anak anak usia sekolah dengan ikhlas. 

Di hari yang sama, Pemdes Tempirai selatan,  telah melaksanakan Pembekalam Tehnis Tim Relawan Pokja Pendataan Kegiatan SDGs Desa,  yang tentunya untuk mempercepat proses penyerapan Dana Desa tahun 2021.

Dan  Tim Relawan SDGS ini bekerja melakukan pendataan secara door to door menghimpun kondisi masyarakat dan potensi desa yang nantinya akan menjadi acuan pembangunan berkelanjutan.

"Kepada Tim Relawan, saya minta agar dapat bekerja sungguh sungguh dan penuh tanggung jawab," pesan Kades.

Demikian Kepala TK/PAUD Fitriyanti Erwan,  mengucapkan terimakasihnya atas kepedulian Pemerintahan Desa,  mengingat TK/PAUD itu mempunyai keterbatasan anggaran penyelenggaraan pendidikan. 

Juga saat dikonfirmasi Kadin DPMD Kabupaten PALI A Gani Akhmad melalui Kepala Bidang TTG dan Pemberdayaan Edy Irawan,  mengapresiasi Kepala Desa yang cepat tanggap dengan menggunakan Dana Desa sesuai kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran,  "Sehingga program kegiatan Dana Desa dapat berdaya guna dan berkelanjutan," pujinya. 

(Bungharto/SN).
Share:

Bercanda Berujung Maut, Remaja Asal Panta Dewa Tewas Ditikam


foto. Polisi saat olah TKP


PALI. SININEWS.COM -- Candaan dua remaja asal Desa panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang seolah-olah bergulat di dekat sebuah pondok atau tempat duduk berujung maut. Pasalnya saat asik bergumul disebuah pondok itu, tiba-tiba datang seseorang yang diduga tengah mabuk langsung menusuk Victaria (19) salah satu remaja itu menggunakan senjata tajam hingga bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia saat dilarikan ke Puskesmas Babat Kecamatan Penukal pada Senin (5/4/21) tengah malam. 


Tentu saja atas kejadian itu, warga sekitar ramai mendatangi lokasi kejadian dan langsung melapor ke kepolisian serta berusaha menolong korban dengan membawanya ke puskesmas terdekat. 


"Kejadiannya kurang tahu pasti, karena kami mendapat kabar korban sudah berada di Puskesmas. Kabar itu kami terima sekitar pukul 12 malam lewat," ujar Wandra, Kepala Desa Panta Dewa, Selasa (6/5/21).


Ditambahkan Kades bahwa saat ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga dan Polisi dari Polsek Talang Ubi telah melakukan olah TKP. 


"Korban merupakan warga Dusun 4, kejadian di Dusun 2. Info yang kami dapat, hanya gara-gara bercanda, tapi untuk lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kepolisian," tukasnya.


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi Ipda Bambang SH mengaku bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. 


"Diduga pelaku mabuk saat melakukan aksinya ketika korban tengah bercanda dengan temannya. Pelaku telah kita ketahui identitasnya dan saat ini tengah kami kejar yang mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pelaku bisa kita amankan," tandas Kanit Reskrim Polsek Talang Ubi. (sn/perry)

Share:

Datangi KUA, DPPKBPPPA PALI Edukasi Calon Pengantin Cegah Stunting dan Kesehatan Reproduksi


PALI. SININEWS.COM -- Pencegahan terjadinya kasus stunting atau terhambatnya tumbuh kembang anak akibat kurang asupan gizi yang baik, terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan cara gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. 


Bukan hanya itu, cegah stunting sejak dini, DPPKBPPPA langsung mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Penukal pada Senin (5/4/21) kemarin untuk memberikan pemahaman kepada calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di KUA tersebut sebanyak 10 pasangan. 

Dikemukakan Dra Hj Yenni Nopriani kepala DPPKBPPPA PALI yang memimpin kegiatan itu bahwa pencegahan stunting akan terwujud apabila keluarga bisa mendukung terutama para orang tua. 

"Sebelum melangsungkan pernikahan kita edukasi calon pengantin agar mempersiapkan diri sejak dini asupan gizi yang dikonsumsinya agar saat hamil nanti janin yang dikandungnya sehat dan tumbuh kembang baik," ujar Yenni Nopriani, saat disambangi media ini di kantornya Selasa (6/4/21).

Karena cegah kasus stunting ditambahkan Yenni harus dilakukan bukan saat kehamilan melainkan menjelang kehamilan harus dipersiapkan pola makan ibunya. 


"Kalau terlambat atau si ibu yang mengandung tidak memperhatikan pola makan bahkan gizi yang dikonsumsinya tidak seimbang terlebih saat setelah lahir tidak memperhatikan asupan gizi, maka dikhawatirkan tumbuh kembang anak terganggu dan mengakibatkan stunting. Untuk itu, disamping saat menjelang hamil harus terpenuhi gizi juga saat pasca lahir, atau 1.000 hari pertama kehidupan untuk anak kita atau HPK juga asupan gizi harus lengkap," terangnya. 

Ditambahkannya bahwa dalam mengedukasi calon pengantin, DPPKBPPPA juga memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). 

"Tujuan pernikahan adalah mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Untuk itu cegah hal-hal yang tidak diinginkan saat mengarungi bahtera rumah tangga, kesehatan reproduksi harus diperhatikan agar kelak tujuan hidup bahagia dan sejahtera bisa terwujud dan melahirkan anak sehat dan bebas dari stunting," pungkasnya. (sn/perry)
Share:

Ridho Yahya Tanggapi Keluhan Warga Gunung Kemala Terkait Jalan Yang Dilintasi Kendaraan Berat

FOTO : Ridho Yahya tanggapi keluhan warga Gunung Kemala atas tuntutan perbaikan jalan pal 6, senin (5/4)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Terkait keresahan warga Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat atas mobilisasi perusahaan tambang batubara yang melintasi jalan perkampungan beberapa waktu lalu ditanggapi oleh Walikota Prabumulih, senin (5/4).

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya,M.M saat ditemui diruang kerjanya menyampaikan beberapa pesan agar pihak perusahaan mematuhi peraturan walikota (Perwako) yang telah dibuat yang isinya melarang angkutan batubara dan mobil besar melewati jalan kota.

“Kami mohon dengan sangat kepada pihak perusahaan untuk mematuhi peraturan walikota, sayangilah kota kami” ucapnya.

Ridho Yahya juga mengajak warga Kota Prabumulih untuk bersama-sama menjaga jalan agar tidak dilintasi kendaraan berat yang melebihi tonase yang ditakutkan akan rusak sebelum waktunya.

“Kepada masyarakat Kota Prabumulih sama-sama kita jaga jalan kita jangan sampai rusak sebelum waktunya” seru Ridho kepada masyarakat.

Terpisah, Lurah Gunung Kemala Jusmairi,SE melalui Sekretaris Lurah Tohirin,S.Pd mengatakan pihaknya telah memanggil pihak perusahaan PT.Dana Artha Mining (DAM) yang diwakili oleh Pelaksana Lapangan Jefri Nugroho yang turuy hadir Pemerintah Desa Gunung Raja untuk bersama-sama memperbaiki jalan yang rusak.

“Tadi pihak perusahaan sudah kami panggil dan mereka sepakat untuk memperbaiki jalan dengan Langka Kedaruratan sebelum dilakukuan cor beton” ucap Tohirin melalui sambungan telepon

FOTO : Warga dan Pemerintah melakukan mediasi dengan pihak perusahaan terkait tuntutan warga

Lebih lanjut Tohirin menyampaikan akan segera memanggil seluruh perusahaan yang melintasi jalan pal 6 yang diduga rusak oleh mobilisasi perusahaan tambang.

“Kita akan memanggil semua perusahaan yang terkait untuk bersama-sama melakukan perbaikan jalan itu, namun untuk sementara dilakukan pengerasan secara menyeluruh setelah ada kesepakatan dari beberapa perusahaan itu” lanjutnya. (tau/sn)

 SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :



 

Share:

KONI Berkomitmen Dukung SIWO PWI Sumsel di Porwanas



PALEMBANG -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyampaikan komitmen mendukung kiprah Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Sumsel untuk berpartisipasi pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2021.


Hal itu disampaikan saat SIWO PWI Sumsel melaksanakan audiensi bersama KONI Sumsel, Senin (5/4/2021). Audiensi dihadiri Ketua Umum KONI Sumsel Hendri Zainuddin, Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) I Rizky Perdana, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar, Sekretaris PWI Sumsel Dwitri Kartini dan Ketua SIWO PWI Sumsel Kawar Dante.


"Intinya KONI Sumsel mendukung penuh kiprah SIWO PWI Sumsel untuk berlaga di Porwanas nanti, termasuk memperjuangkan anggaran ke Gubernur Sumsel," kata Hendri Zainuddin.


Hendri meminta SIWO PWI Sumsel segera membuat surat permohonan audiensi kepada Gubernur Sumsel Herman Deru. Serta menyiapkan proposal anggaran yang dibutuhkan untuk berkompetisi di ajang Porwanas 2021.


"Nanti surat permohonan audiensi saya dan Ketua PWI Sumsel yang tandatangan. SIWO siapkan proposal real, berapa kebutuhan yang dibutuhkan untuk Porwanas," tegasnya.


Hendri juga menyinggung soal bantuan Rp100 juta untuk pengurus provinsi (Pengprov) Cabor Anggota KONI Sumsel. Kata dia, dana itu bantuan dari Gubernur Sumsel yang disalurkan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).


"Dana itu untuk cabor, untuk membeli peralatan cabor demi meningkatkan prestasi atlet," kata dia.


Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar menambahkan, awalnya Porwanas 2021 akan digelar di Malang Jawa Timur. Namun dampak Covid-19, ada opsi Porwanas akan digelar di Jakarta, dan diambilalih PWI Pusat.


"Tapi 95 persen Porwanas dipastikan digelar tahun 2021, sekitar bulan November 2021 atau setelah perhelatan PON di Papua," kata Firdaus.


Terkait audiensi, lanjut Firdaus, untuk meminta bantuan KONI Sumsel mendorong bantuan anggaran keberangkatan atlet Sumsel di Porwanas 2021.


"SIWO adalah anggota KONI, makanya kami meminta bantuan dari KONI Sumsel untuk memperjuangkan anggaran Porwanas ke pemerintah. Kalau memang Porwanas digelar di Jakarta, maka biaya yang dikeluarkan sedikit lebih ringan," papar Firdaus. 

Share:

Fakar Lematang Ajak Masyarakat Menggunakan Medsos Dengan Baik


PALI. SININEWS.COM -- Dengan semakin majunya teknologi saat ini, dimana masyarakat dengan mudah mengakses atau mendapat informasi secara cepat melalui sosial media jangan serta merta mengubah kebiasaan atau budaya yang diturunkan nenek moyang salah satunya menjaga perilaku serta tutur bahasa yang sopan dan menghormati sesama menjadi hilang. 


Bahkan jadikan kemudahan teknologi untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam segala bidang serta menambah teman juga mempererat tali silaturrahmi antar sesama baik yang telah mengenal sebelumnya atau baru bertemu melalui sosial media. 

Ajakan itu diutarakan Ketua umum Fakar Lematang Provinsi Sumatera Selatan, Aka Cholik Darlin yang juga bendahara PERADMI ( Persatuan Advokat Muslim Indonesia ) Sumatera Selatan, Senin (5/4/21).

"Jadikan medsos sebagai wadah bersilaturahmi dan berbagi Informasi serta menyalurkan bakat berbisnis secara online," ujar Aka Cholik. 

Dijelaskan anggota DPRD Kabupaten PALI periode 2014-2018 itu bahwa masyarakat PALI adalah masyarakat yang terbiasa hidup bersama dengan kearifan lokalnya, yaitu gotong royong yang tentunya hal ini harus dipelihara dan bahkan ditingkatkan memanfaatkan teknologi canggih saat ini. 

"Jangan sebaliknya, akibat kemajuan teknologi digital merubah kebiasaan leluhur kita yang hidup bergandengan bersama jadi terpecah, bahkan saling hujat yang berujung ke meja hijau. Tentu hal itu jangan sampai terjadi. Mari gunakan Medsos secara bijak untuk mengembangkan diri sendiri atau bahkan untuk daerah kita," ajaknya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts