Sekda, Anggaran Sudah Ada Insentif Tenaga Kesehatan Siap Dibayarkan


PRABUMULIH, SININEWS.COM---Pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih menargetkan dalam dua hari kedepan pembayaran insentif tenaga kesehatan daerah (Inanakesda) terhitung dari bulan Januari hingga Agustus tahun 2021 sudah dibayarkan semua. Langka cepat ini dilakukan pemerintah kota (Pemkot) Prabumulih karena angaarannya sudah ada.

"Beberapa hari ini berkoordinasi dengan Dinkes dan kepala BPKAD, artinya memang ada keterlambatan administrasi dari puskesmas ke rumah sakit. Insya allah akan segera dibayarkan karena anggarannya sudah tersedia untuk insentif tenaga kesehatan," ujar Sekda Pemkot Prabumulih, Elman ST saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (31/8/2021).

Sekda Elman ST menerangkan, pihaknya mamang mengakui adanya keterlambatan karena kendala data nakes. Yang mana nakes kurangnya informasi dari Dinkes sendiri bagaimana pola pelaporan.

"Ya hampir seluruh tenaga kesehatan belum menerima insentif dari bulan Januari sampai Agustus. Dana pembayaran innsentif tenaga kesehatan daerah (lnnakesda) Tahun 2021 yang bersumber dari refocusing 8% dan Bok. Untuk Rp 400 juta dari bok sudah selesai dibayarkan untuk 4 bulan. Sedangkan Rp 750 juta yang belum dibayarkan, dan dua hari kedepan dibayarkan semua," ujarnya.

Masih kata Sekda Elman ST menambahkan, supaya tidak terjadi hal ini lagi pihaknya akan lebih cepat apalagi menyangkut insentif nakes. Secara administrasi akan lebih cepat lagi diupayakan, apalagi menyangkut pelayanan. " Meski insentif terlambat tidak mempengaruhi kinerja para tenaga kesehatan. Mereka tetap profesional dalam bekerja," katanya.

Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkot Prabumulih, drg Sri Widiya Astuti menerangkan, memang insentif tenaga kesehatan dari bulan Januari sampai Agustus tahun 2021 belum ada pembayaran. Saat ini berkas nakes masih tahap verifikasi dan kalau lengkap langsung kita bayarkan. 

"Estimasi kita kalau berkas lengkap langsung dibayarkan. Jadi gini pada saat verifikasi kalau ada kekurangan dan kesalahan berkas dikembalikan lagi. Puskesmas juga beban kerjanya banyak, mereka juga vaksinator dan kegiatan sehari-hari banyak, jadi kadang-kadang mereka lambat tapi lambatnya bukan tidak dikerjakan tapi kesulitan melakukan perbaikan," terangnya.

Oleh karena itu, sambung drg Sri Widiya Astuti, pihaknya bersama sama dengan puskesmas dan RSUD bagaimana caranya SPJ ini cepat. "Karena aplikasinya sudah disempurnakan dari Kemenkes jadi kawan-kawan nakes lebih mudah dan nilai uangnya langsung keluar. Tapi datanya tetap, kalau dulu masih manual makanya agak lambat. Untuk nakes tim covid ada 5 orang terdiri dokter dan perawat. Untuk puskesmas ada 5 orang tim covid satu puskesmas, jadi kalau ada 9 puskesmas kali 5 orang itulah jumlahnya. Kalau untuk RSUD ada SK nya sendiri," tegasnya.

Lebih lanjut drg Sri Widiya Astuti mengatakan, kalau untuk total pembayaran berdasarkan kasus. Jadi tidak sama, untuk dokter spesialis Rp 15 juta dan dokter umum Rp 5 juta. "Tapi itu total berapanya itu berdasarkan berapa hari dia bekerja dan kasus yang ditangani. Itulah yang membaut lambannya laporan. Oleh karena itu kami targetkan 2 hari kedepan insentif nakes terbayarkan semua," tandasnya.

Untuk diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan teguran kepada sepuluh Bupati/Walikota terkait pencairan insentif tenaga kesehatan daerah (Innakesda).

Teguran yang diberikan melalui surat tertanggal 26 Agustus 2021 itu dialamatkan untuk 5 Walikota, yakni Walikota Padang, Walikota Bandar Lampung, Walikota Pontianak, Walikota Langsa, dan Walikota Prabumulih, serta 5 Bupati, yakni Bupati Nabire, Bupati Madiun, Bupati Gianyar, Bupati Penajam Paser Utara, dan Bupati Paser.

Selain itu, pencairan insentif tenaga kesehatan daerah atau Innakesda telah lama menjadi atensi Presiden Joko Widodo. Sebab, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, sehingga seluruh haknya harus segera disampaikan atau diberikan. Berbagai ketentuan juga telah dikeluarkan sebagai payung hukum dalam pencairan Innakesda, yakni: Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non alam Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-I9) sebagai Bencana Nasional; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 233/PMK.07/2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.07/2019 tentang Pengelolaan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana Otonomi Khusus.

Tak hanya itu, sederet regulasi lainnya juga turut mendukung pencairan Innakesda, yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah; Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Dampaknya; Keputusan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang Pemberian lnsentif dan Santunan Kematian bagi Kesehatan yang menangani Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 

Share:

Gantikan Sudarmi, Supardi Hari Ini Resmi Jabat Wakil Rakyat


PALI. SININEWS.COM -- Setelah melakukan beberapa tahapan pasca meninggalnnya Sudarmi ST anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari partai Nasdem kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akhirnya pada Rabu (1/9/21), Supardi resmi menjabat anggota DPRD PALI melalui rapat paripurna ke-XI yang digelar DPRD PALI tentang Pengucapan Sumpah janji Penganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD PALI.


Rapat paripurna pengambilan sumpah janji PAW dipimpin ketua DPRD PALI H Asri AG diikuti 22 anggota dewan dari 25 dewan yang ada dihadiri wakil bupati PALI Drs H Soemarjono juga sejumlah kepala OPD dan Forkopinda di lingkungan Pemkab PALI. 

Surat Keputusan Gubernur Sumsel Herman Deru di bacakan Plt Sekertaris Dewan (Sekwan) Usmanto.

"Keputusan Gubernur Sumsel nomor 552/KPTS/1/2021 tentang peresmian pemberhentian Sudarmi dan peresmian pengangkatan Supardi sebagai Anggota DPRD PALI masa jabatan hingga tahun 2024," jelasnya.

H Asri AG, ketua DPRD PALI menjelaskan bahwa sebelum pengambilan sumpah janji PAW anggota DPRD PALI, pihaknya telah menerima rekomendasi dari partai Nasdem dan dirapatkan melalui paripurna penetapan nama PAW. 

"Setelah melalui beberapa tahapan, kemudian kita teruskan ke gubernur melalui bupati PALI sehingga SK gubernur keluar dan hari ini kita laksanakan rapat paripurna pengambilan sumpah janji saudara Supardi sebagai PAW anggota DPRD PALI. Semoga  amanah dan menjalankan tugas sesuai perundang-undangan sebagai wakil rakyat," kata ketua DPRD PALI. 

Sementara Wabup PALI Drs. H Soemarjono berharap dengan pengambilan sumpah janji Supardi sebagai PAW Anggota DPRD PALI menggantikan Sudarmi ST akan mampu melengkapi lembaga legislatif di kabupaten PALI yang beberapa bulan setelah Sudarmi ST meninggal terjadi kekosongan. 

"Selamat kami sampaikan kepada saudara Supardi, semoga kerjasama Legislatif dan Eksekutif tetap terjalin dengan baik selaras menuju PALI yang lebih maju," harapnya. (sn/perry)


Share:

CEGAH KELAPARAN PEMDES SEMANGUS SALURANKAN BLT 200 KPM WARGA PRASEJAHTERA

 

PALI,  Sininews. -- Sebagaimana amanah Permendes PDTT bahwa perioritas penggunaan Dana Desa, antara lain Penanggulangan Bencana Covid 19 dan bencana kelaparan, serta lainya. Maka untuk merealisasikan penggunaan Dana Desa sesuai petunjuk tehnis yang telah ditentukan. 

Pemeritahan Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Telah merealisasikan berbagai kegiatan untuk kebutuhan Masyarakat secara bertahap, baik melalui Anggaran Dana Desa (DD)  maupun Alokasi Dana Desa ( ADD). 

Hal ini disampaikan langsung oleh Ujang Kepala Desa Semangus dikediamannya pada awak Media (31/8/2021), dengan rincian kegiatan sebagai berikut :Sejak 2 tahun terakhir ini (2020/2021) Pemdes Semangus telah melaksanakan berbagai kegiatan sesuai yang tertuang dalam APBDes yang merupakan hasil mufakat Musyawarah Desa.

Untuk tahun 2021 Pemdes semangus telah melaksanakan kegiatan Penanganan Penunggalangan Bencana Covid 19, Anatara lain,  membuat Tim relawan siaga dan prasarana pendukung posko PPKM Covid 19,  serta pembagian Masker pada warga. 

Selanjutnya mengalokasi Bantuan Langsung Tunai ( BLT)  selama satu tahun anggaran pada warga Prasejahtera sebanyak 200 KPM (KK) ,hingga saat ini sudah tersalurankan 6 tahapan pencaeran. 

Juga melaksanakan kegiatan pemberian makanan tambahan pada usia Balita untuk mencegah terjadi Stunting ( cebol) pada anak di masa pertumbuhan. 

Termasuk melaksanakan program SDGs,  dengan membentuk Tim relawan SDGs untuk melakukan pendataan penduduk Door to Door dengan sistem " by name by Addrees "

Sambil menghirup kopi,  Kepala Desa Ujang,  meneruskan penjelasannya,  bahwa sejak dirinya memimpin Desa Semangus,  telah banyak melakukan berbagai kegiatan, Disamping kegiatan Pemberdayaan, ada juga kegiatan Pembangunan Balai dan Kantor Desa,  serta 5 unit sumur Bor dan Wifi Desa,  termasuk peningkatan prasarana umum lainnya. 

Dengan Nada semangat Ujang,  mengatakan semua kegiatan tersebut hanya Untuk memenuhi kebutuhan Masyarakat Desa Semangus. 

Kalau dalam giat Berbagai pembangunan di Desa semangus masih ada yang kurang sempurna, tentunya kita akan sempurnakan dengan tahapan Anggaran yang ada.

Dalam kesempatan ini,  Sebagai Kepala Desa yang berada diwilayah pinggiran pusat kota Kabupaten PALI,  mengajak Masyarakat dan Genarasi muda Desa Semangus untuk berpartisipasi dan bersenergi bersama sama membangun Desa Semangus untuk lebih baik lagi,  Maju dan Mandiri.... Ungkap.. Ujang Kades semangus. 

(Bungharto/SN).

#Umum

Share:

Catat Bor 16 Sumur di Akhir Agustus 2021, Pertamina Target Selesaikan 3 Sumur Pengembangan Baru di Sumsel



PRABUMULIH, SININEWS.COM - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 4 akan menyelesaikan pengeboran tiga sumur pengembangan baru di Sumatera Selatan pada pekan ke-4 Agustus 2021.

Ketiga sumur tersebut adalah PMN-A di Desa Prabu Menang, Kabupaten Muara Enim, KRG-PB di Desa Rambang Senuling, Kota Prabumulih dan LBK-INF3 di Desa Lembak, Kabupaten Muara Enim.

Pengeboran sumur PMN-A ditargetkan selesai dalam waktu 35 hari, dengan kedalaman 1.800 meter. Sumur ini dibor menggunakan rig #29.3/D1500-E, berkekuatan 1.500 HP (horse power).

Sumur ini diperkirakan memiliki potensi minyak sebesar 60 barel per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD) dan gas 2 juta standar kaki kubik per hari (Million Standard Cubic Feet Per Day/MMscfd).

Kemudian sumur KRG-PB akan dibor selama 35 hari, dengan kedalaman 1.600 meter. Sumur ini dibor menggunakan rig #32.2/N80UE-E dengan kapasitas 1.000 HP. Sumur KRG-PB diprediksi akan menambah produksi minyak sebesar 200 BOPD.

Sedangkan sumur LBK-INF3 akan dibor dengan durasi 35 hari dan kedalaman 1.750 meter. Sumur ini dibor menggunakan rig #42.3/N1500-E dengan kapasitas 1.500 HP. Potensi produksi yang disumbang dari sumur LBK-INF3 sebesar 300 BOPD.

Dengan tambahan pengeboran 3 sumur pengembangan ini, berarti hingga akhir Agustus 2021, Zona 4 telah berhasil mengebor 16 sumur dari target 37 sumur untuk tahun 2021.

Tiga belas sumur lainnya yang telah diselesaikan adalah BNG-A1 (Adera Field, PALI), AJDJ-113X, GRH-29X, GRH-30X, GRH-31X, GRH-114X (Ogan Komering dan Raja Tempirai Field, Ogan Komering Ulu), BN-20.2 (Ramba Field, Banyuasin) SPA-DZ14, SPA-DZ5, SPA-DZ4, SPA-DZ7, dan MSI-TAF2 (Pendopo Field, Musi Rawas), serta BEL-P1 (Limau Field, Muara Enim). 

Dari 16 sumur tersebut, dihasilkan tambahan produksi minyak sebesar 657 BOPD dan gas 2,51 MMscfd.
Sehingga produksi keseluruhan dari Zona 4, berdasarkan data 26 Agustus 2021, untuk minyak 24.621 BOPD (target 2021: 26.135 BOPD), dan gas 539,73 MMscfd (target 2021: 512,76 MMscfd).

General Manager Zona 4, Akhmad Miftah menyampaikan, perlu dilakukan pengeboran yang masif untuk meningkatkan produksi dan memenuhi target yang telah ditetapkan Pemerintah.

“Tahun 2020 lalu, kami mengebor 16 sumur pengembangan, 28 kerja ulang (workover), dan 255 pekerjaan pemeliharaan sumur (well intervention).
Target tahun 2021 menjadi 37 sumur pengembangan, naik signifikan dibandingkan tahun lalu, 26 workover, dan 285 well intervention. Kami akan berusaha maksimal dan optimis bisa mencapainya,” ujar Miftah.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan mengungkapkan, bahwa SKK Migas mendukung kegiatan pengeboran yang dilakukan Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 4.

“Program pengeboran ini memperlihatkan tekad Pertamina untuk terus mempertahankan tingkat produksi di Sumbagsel. Upaya ini juga merupakan bagian dari upaya SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam merealisasikan pencapaian target produksi minyak 1 juta BOPD dan gas 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD) pada 2030, yang akan dapat terwujud dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di daerah,” ungkap Anggono.

“Tahun ini SKK Migas meningkatkan target pengeboran sumur pengembangan menjadi 616 sumur secara nasional.
Target ini naik signifikan dibandingkan realisasi 2020 yang sebesar 252 sumur. 

Sumatera adalah salah satu tulang punggung produksi migas nasional di tahun 2021, dimana 5 provinsi di Sumbagsel berkontribusi sekitar 10% target produksi minyak nasional dan sekitar 30 % target produksi gas nasional,” tambah Anggono.

Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatra Zona 4 mengelola operasi produksi migas di wilayah Sumbagsel. Produksi dihasilkan dari tujuh lapangan yang dioperasikan sendiri, yaitu Prabumulih, Limau, Pendopo, Adera, Ramba, Ogan Komering, dan Raja Tempirai. 

Selain itu, juga berasal dari dua wilayah kerja non-operator, yaitu Corridor dan Unitisasi Suban, serta sembilan Kerja Sama Operasi (KSO) dan satu Technical Assistant Contract (TAC).
Share:

Polres PALI Salurkan Bantuan Beras dari Polda Sumsel


PALI. SININEWS.COM -- Selasa (31/8/2021) Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K didampingi Waka Polres PALI Satria Dwi Dharma, S.I.K, Kabag Logistik Kompol Rifan Wijaya, S.T, Kasat Binmas AKP Roni Hermawan, Kasat Lantas AKP Hikmat Solihin, S.H, Kasat Intelkam AKP Adi Sapril, H.S, S.H, Kasat Samapta Iptu Vedria Sukri, S.H menyalurkan bantuan kepada masyarakat. 

Sebanyak 3 Ton beras yang di distribusikan melalui LSM dan Organisasi Masyarakat, merupakan bantuan dari Polda Sumatera Selatan yang diberikan kepada Polres jajaran sehingga dalam hal ini, Kapolres PALI mengajak LSM dan Organisasi masyarakat untuk membantu Polres PALI dalam mendistribusikan beras-beras tersebut.

Bertempat 3 lokasi, untuk kegiatan pertama dilaksanakan di Mako Polres PALI Kapolres PALI menyerahkan 1 Ton beras yang terdiri dari 200 karung beras dengan berat 5 Kg, beras tersebut diterima langsung oleh Ketua Ikatan Masyarakat Pali Membangun Bersama Pemerintah Sopan dan Amanah (IMALI MEMPESONA) Aka Cholik, S.H.


Kemudian kegiatan kedua dilaksanakan di Rumah H. Darsono selaku ketua PC Muhammadiyah Kabupaten PALI yang terletak di Jalan Handayani, di tempat tersebut Kapolres PALI menyerahkan 10 Ton beras dan kegiatan ketiga berlokasi di Pesantren PB NU yang di hadiri oleh Ketua PC NU DR. Kyai Muhammad Erlin Susri, S.Sos.I, M.Pd.I, KH Anang Ruhiat selaku Rais Surya PB NU Kabupaten PALI dan H Mugni Zein selaku Ketua MUI Kabupaten PALI.


Dalam Sambutannya Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bantuan dari Polda Sumatera Selatan khususnya dari Persatuan Masyarakat Tyonghoa yang di salurkan ke Polres jajaran, Polres PALI mendapatkan 10 Ton beras dari Polda Sumsel dan pada hari ini kita distribusikan 3 Ton beras, kegiatan ini merupakan kegiatan Polres PALI dalam membantu masyarakat di masa Pandemi Covid-19 agar tidak terjadi penyimpangan ataupun tindak pidana yang di sebabkan karena masalah ekonomi, jadi besar harapan kami agar bantuan ini dapat diberikan serta membantu.

Tidak hanya menyerahkan beras kepada masyarakat, Kapolres PALI juga mengajak serta menghimbau masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, dimana besok pada tanggal 1 September 2021 akan dilaksanakan Vaksinasi Serentak 2 Juta dalam sehari, acara tersebut besok akan diadakan di Polres PALI sehingga masyarakat bisa langsung ke Polres PALI untuk melaksanakan Vaksinasi, karena banyak kasus kematian akibat Covid-19 hampir seluruhnya belum melakukan Vaksinasi, jadi Kapolres PALI mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan Vaksinasi. (sn/perry)

Share:

Dirikan PPMP, Pertamina Pendopo Jadikan Pertanian Organik Dikenal Luas dan Menjadi Produk Kebanggaan Masyarakat


PALI. SININEWS.COM -- Puluhan petani yang berada dalam wilayah kecamatan Talang Ubi yang domisilinya berada disekitar wilayah kerja PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Pendopo Field bertekad menggerakkan para petani yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk beralih dari petani konvensional menjadi petani modern dengan menerapkan sistem organik.


Tekad itu dikemukakan sejumlah petani yang optimis akan terwujud asalkan sebagian besar petani mendukung dan mau beralih karena petani modern dengan menerapkan sistem organik jauh lebih murah dibandingkan petani konvensional yang selalu mengandalkan pupuk sintetis atau kimia yang setiap tahunnya harga kian melonjak dan langka di pasaran. 

Terlebih lagi, puluhan petani yang mempunyai tekad bulat itu difasilitasi Pertamina Pendopo Field yang saat ini berubah nama menjadi PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Pendopo Field. Dimana Pertamina Pendopo telah mendirikan Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP) yang lokasinya dalam komplek Pertamina Pendopo dengan pendampingan langsung dari tenaga ahli pertanian organik. 

Sukardi  salah satu petani asal Rejosari  kelurahan Talang Ubi Utara menyatakan bahwa sejak ikuti pelatihan di PPMP kemudian langsung praktek merasa yakin bahwa petani yang berada di kelurahan Talang Ubi Utara serta sejumlah petani di wilayah lainnya yang sama-sama ikut pelatihan akan mampu menjadi pelopor pertanian modern. 

"Musim tanam tahun ini kami akan terapkan pola organik, dan saat ini kami tengah mempersiapkan pembuatan kompos sebagai pupuk dasarnya. Alhamdulillah fasilitas pembuatan kompos serta pembuat pupuk organik cair disiapkan Pertamina," ucap Sukardi, Selasa (31/8/21). 

Sama halnya diutarakan Joni Hendro, ketua kelompok belajar petani di PPMP bahwa bukan hanya petani laki-laki, kaum hawa pun dibimbing mandiri dengan menanam sayuran serta tanaman Toga secara organik di halaman PPMP. 

"Nantinya petani laki-laki akan menggarap di masing-masing lahannya, kaum perempuan akan mengolah tanaman herbal. Untuk mengolah tanaman herbal menjadi olahan obat herbal, kami minta Pertamina Pendopo untuk memberikan pelatihan tanaman herbal tahun berikutnya," pinta Joni Hendro. 

Sementara itu, Sr Manager Pendopo Field I Wayan Sumerta melalui Andi Njo Officer Comrel & CID zona 4 menyatakan bahwa pada PPMP mengusung konsep pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan (PSRLB), program ini mengajak petani untuk menggunakan pupuk kompos dan pupuk cair yang lebih ramah lingkungan. 

"Sudah banyak petani terbantu dengan adanya PPMP, seperti pak Subagio salah satu petani asal Jirak Muba dahulu hasil panen yang diperolehnya sebelum 
dibina Pertamina EP Pendopo penghasilannya sangat kurang. Karena di sawah garapan pak Subagio hanya menghasilkan 3,3 kg/ubin, sekarang sudah mencapai 5-7 kg/ubin. Kedepannya, harapan kami lebih banyak inovasi yang dilakukan di 
bidang pertanian. Dan kita jadikan pertanian organik dikenal luas dan menjadi produk kebanggaan masyarakat kabupaten PALI," terangnya. (sn/perry)
Share:

MELALUI Program layanan subuh, Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM langsung bergerak cepat dan merespon keluhan masyarakat soal infrastuktur rusak.


PRABUMULIH, SININEWS.COM --  Seperti senin (30/8/2021), tiga lokasi gorong-gorong ambalas. Dua diantaranya; di Jalan Suban Mas dan Jalan Kepodang Indah Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat. Dan, satu di Jalan Nias Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Pada kesempatan itu, Wako bersama Dinas PUPR dan Dinsos didampingi pihak kelurahan dan kecamatan setempat, tidak hanya meninjau tetapi juga langsung memberikan bantuan dana Bansos Penanggulangan Bencana sebesar Rp 20 juta untuk di Kelurahan Patih Galung. Dan, perbaikam Dinas PUPR untuk di Kelurahan Gunung Ibul.

Ridho, sapaan akrabnya mengatakan, lewat program layanan subuh terus berupaya merespon keluhan masyarakat. Tidak hanya masalah infrastruktur, tetapi juga masalah lainnya.

“Alhamdulillah, dua gorong-gorong di Kelurahan Patih Galung diperbaiki swadaya masyarakat secara gotong royong. Dana perbaikan, kita bantu dari dana Bansos Dinsos. Karena, kerusakannya tergolong ringan. Kegiatan itu juga membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan di tengah pandemi Covid-19,” ucap ayah tiga anak ini.

Kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, karena perbaikannya tergolong berat untuk Jalan Nias diperbaiki pihak ketiga ditunjuk Dinas PUPR. “Sudah kita minta Dinas PUPR, paling lama dua minggu sudah diperbaiki. Apalagi, amblasnya ketiga gorong-gorong karena curah hujan tinggi,” bebernya.

Share:

TPA Sampah Dekat KIR Dishub Akan di Pindahkan


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih mengatasi sampah rumah tangga untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) berangsur mulai dilakukan.

Polemik yang kerap terjadi karena oknum warga buang sampah sembarangan, membuat Pemkot berpikir keras untuk meluncurkan Programnya melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Prabumulih.

Kadin Perkim Bustomi, SE melalui Kabid Penyehatan Lingkungan Permukiman, Muslim Hakim, SE menegaskan pihaknya siap menempatkan Bak (𝘊𝘰𝘯𝘵𝘢𝘪𝘯𝘦𝘳) sampah di TPS dan rutin pengambilan setiap harinya.

"Kembali pada pemerintah kelurahan untuk menyiapkan tempat atau lokasi TPS. Kemudian pihak kita akan menyiapkan bak dan kendaraan pengangkut untuk secara rutin melakukan pengambilan dan dibawa ke tempat pembuangan akhir atau TPA," sebutnya, Senin (30/8/2021).

Lanjut Muslim, bahkan mobilitas pengangkutan 2 kali dalam sehari.
"Kita lihat banyaknya volume sampah yang menumpuk,setidaknya dua sampai tiga kali pengambilan sampah setiap harinya," bebernya.

Terakhir, mantan Lurah Muara Dua ini menghimbau kepada masyarakat di kelurahan, sampah bekas tebangan, bekas bangunan, pecahan asbes, batu, genteng silahkan langsung dibawa ke TPA.
"Biasanya bahan bekas seperti itu yang menjadi penyebab utama penumpukan sampah di setiap TPS," tungkas Kabid Muslim.

Sementara Lurah Karang Raja Liliana Santika S.Pd yang mengetahui adanya penumpukan sampah di Jalan Bukit Lebar seberang Kir Dishub, langsung mencari lokasi TPS sebagai solusi.

"Sebenarnya pemilik tanah tidak permasalahkan lahannya yang depan Kantor Kir dijadikan tempat buang sampah,namun karena pinggir jalan utama terlihat kurang sedap dipandang mata," imbuhnya.

Masih kata Lurah, "Alhamdulillah tempat yang baru masih sangat dekat dengan tempat lama, tepatnya di Jalan Amwaat. 

kita diizinkan oleh warga untuk pinjam pakai lahannya, bahkan kita dapat donatur dari salah seorang anggota DPRD Prabumulih Welizar untuk pengecoran lantai tempat bak sampah," tutup Liliana.

Terpisah, Anggota Dewan Fraksi Golkar saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp  nya, merespon solusi yang dilakukan oleh pihak Pemkot.

"Pada dasarnya masyarakat sadar akan larangan buang sampah sembarangan, tapi sering kali tempat dan fasilitas untuk buang sampah belum tersedia, jadi TPS dijalan Amwaat ini bisa digunakan juga oleh warga kelurahan lain yang terdekat," pungkas Welizar.
Share:

Viral, Pasar Tanah Abang Jadi Kolam Pemancingan


PALI. SININEWS.COM --  Belum adanya tanggapan dari intastansi terkait akan kondisi drainase pada pasar kalangan Tanah Abang kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tersumbat akibat sampah juga kapasitas gorong-gorong yang terlalu kecil membuat salah satu warga memancing pada kubangan air pada drainase tersebut. 


Tentu saja, atas aksinya itu menjadi viral di sosial media karena diunggah secara siaran langsung oleh salah satu warga yang merekam aksi itu.

"Aksi itu merupakan bentuk kekecewaan warga yang belum menanggapi keluhan kami. Sebab warga sekitar pasar mengeluhkan bau busuk akibat air tergenang serta banjir ketika turun hujan," ungkap Adi, salah satu warga setempat kepada media ini, Senin (30/8/21).

Ditambahkan Adi bahwa dirinya dan warga lainnya sudah berulang kali mengajukan permintaan perbaikan gorong-gorong ke UPTD pasar juga ke kepala desa, Camat dan BPBD.

"Genangan air itu nyaris menelan korban jiwa karena ada anak tercebur pada kubangan air itu. Sebelum ada korban jiwa, kami minta pemerintah desa, UPTD pasar, pemerintah kecamatan segera melakukan upaya, minimal pembersihan pada saluran yang tersumbat," pintanya. 

Sementara itu, Korian Agus Kepala desa Tanah Abang Utara mengemukakan bahwa Pemdes telah menyurati kepala UPTD pasar agar menindaklanjuti keluhan masyarakat dan pemdes juga telah mengajukan proposal kepada Dinas Perkim kabupaten PALI agar dibangun gorong-gorong. 

"Langkah awal dalam menyelesaikan masalah itu, kami berencana melakukan gotong royong membersihkan drainase yang tersumbat. Untuk itu kami mengajak kepada kepala UPTD pasar juga pihak kecamatan dan BPBD kabupaten PALI untuk membantu kerja bakti itu sembari menunggu bantuan direalisasikan oleh Pemkab PALI melalui dinas Perkim," ajak Kades. (sn/perry)
Share:

Kunjungan ke Dapil, Ir Hj Sri Kustina Serap Aspirasi Warga PALI


foto. Ir Hj Sri Kustina Kembali Serap Aspirasi Warga PALI 


PALI. SININEWS.COM -- Anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi Partai Nasdem Ir Hj Sri Kustina kembali melakukan kunjungan kerjanya ke kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (28/8/21) untuk menyerap aspirasi masyarakat di Bumi Serepat Serasan, kali ini kunjungan Ir Hj Sri Kustina ke Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal. 


Pada kunjungannya kali ini, protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat karena masa pandemi covid-19 belum berakhir. Tampak peserta kegiatan memakai masker dan menjaga jarak saty dengan yang lainnya. 


Dalam kunjungannya itu anggota DPR-RI dari Dapil Sumsel II yang meliputi 11 kabupaten/kota itu mendengar keluhan pengusaha roti di Deaa Spantan Jaya yang mengaku belum bisa melebarkan sayap usahanya karena terkendala belum adanya izin BPOM. 


Menyikapi keluhan itu, Ir Hj Sri Kustina memberikan masukan agar ketua kelompok segera mengurus SKU (Surat Keterangan Usaha). 


"Untuk memperluas jangkauan pasar saya berikan masukan agar kelompok usaha roti atau pemilik usaha mengurus izin PIRT produk tersebut dengan dibantu kepala Desa ke dinas Kesehatan Setempat agar mendapatkan jangkauan pasar yang luas," saran istri Bupati PALI H Heri Amalindo. 



Selain mendengarkan keluhan kelompok usaha roti, Ir Hj Sri Kustina juga menerima keluh kesah pengusaha  tanaman hias yang kurang mendapat antusias masyarakat sehingga mempengaruhi target penjualan. 


"Perlunya intensitas pemasaran produk agar masyarakat lebih 

mengenal tanaman hias. Pemasaran saat ini banyak cara dilakukan terutama eksis di sosial media sehingga produk yang dihasilkan bisa dikenal lebih luas," kata anggota DPR-RI yang aktif turun ke lapangan itu. 


Dalam kunjungannya itu juga, Ir Hj Sri Kustina melihat kesulitan pedagang bakso Magelang yang omsetnya jauh menurun akibat penjualan berkurang karena masa pandemi covid-19. 


"Untuk menaikkan harga penjualan, dibutuhkan keaktifan anggota untuk pemasaran produk mereka secara berkala," masukannya kepada pedagang bakso Magelang. 


Ir Hj Sri Kustina juga mengunjungi wisata Air Desa Spantan Jaya, serta mendengarkan aspirasi pengelola wisata itu dimana akibat adanya PPKM d saat pandemic ini sangat mempengaruhi penjualan tiket masuk wahana. Pengelola menyampaikan agar adanya kelonggaran program PPKM untuk tempat wisata.



Dalam hal ini, Hj Sri Kustina menyampaikan bahwa seluruh lapisan masyarakat harus mematuhi peraturan Pemerintah Pusat agar Pandemi covid 19 ini segera mereda bahkan hilang. Mengingat program PPKM level 4 ini berhasil menurunkan penyebaran Covid 19 secara signifikan.


Pertemuan itu masih berjanjut, dimana Hj Sri Kustina bertemu pengusaha kerupuk sagu. Pengusaha itu mengeluh adanya kendala di usaha kerupuk sagu berada di SDM mereka yang terbatas. Hal ini diakibatkan belum besarnya modal mereka untuk mempekerjakan karyawan baru. Tentu saja ini berpengaruh dengan hasil produksi mereka yang terbatas sebelum mempekerjakan SDM baru.


"Pengusaha ada baiknya meningkatkan program pemasaran. Dengan itu otomatis produksi dan omset meningkat. Omset yang meningkat inilah dipakai untuk mendapatkan SDM baru," tutupnya. 


Seperti yang dilakukan pada kegiatan serupa, Hj Sri Kustina juga memberikan bantuan modal usaha serta oleh-oleh beras kepada pelaku usaha yang Ia temui. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts