Tingginya Itensitas Air , Warga : Banjir Kali Ini Cukup Tinggi


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Curah hujan yang deras dan tingginya itensitas air, membuat air sungai kelekar di Kota Prabumulih naik ke permukiman warga, Rabu (15/09).

Hujan yang belum reda dari pukul 19.00 WIB hingga dini hari membuat warga yang berada di kawasan rawan banjir menjadi panik.

Bagaimana tidak, seperti Kelurahan Majasari yang sering terdampak banjir di wilayah RT 06 RW 04 tepatnya didekat sungai kelekar dan Kelurahan Wonosari yang berada di belakang kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Prabumulih nampak seperti lautan. 

Tak hanya itu, Jalan Jend. Sudirman yang dan kantor Dinas Pendidikan Kota Prabumulih juga ikut tergenang air setinggi mata kaki.

"Kalo untuk banjir memang sudah sering di wilayah belakang kantor dinas pendidikan karna gorong-gorong di bawah rel dak pacak nahan banyu banyak, tapi yang ini cukup tinggi dari yang sebelumnya," jelas Sri Senan kepada awak media.

Di sisi lain, ia juga mengharapakan agar pemerintah lebih memperhatikan wilayah yang rawan banjir di kota Prabumulih.

"Yo, untuk pemerintah minta tolong  perhatiannya, apo lagi tempat yang rawan banjir cak ini," tuturnya.



Hingga hujan mereda pada pukul 12.30 WIB itensitas air sempat menurun namun mengalami kenaikan pada pukul 01.00 WIB.

"Jam duo belas tu kan toron nah pacak tedok, pas jam satuan naek lagi," kata Wicaksono warga kelurahan Karang Raja yang rumahnya ikut tergenang air.

Wicaksono juga mengharapkan untuk air tidak lagi naik dan cuaca cerah seperti biasa.

"Moga Bae dak katek lagi banyu datengan jadi dak saro, Samo cuaca semoga Bae bersahabat," pungkasnya. (Ari/SN)

Share:

PKB PALI Apresiasi Gus Muhaimin Atas Perpres No 82 Tahun 2021


PALI. SININEWS.COM -- Ketua DPC PKB Kabupaten PALI Aka Cholik Darlin SPdI SH MM bersyukur dan mengapresiasi perjuangan DPP PKB dalam memperjuangkan peraturan Presiden  ( Perpres ) No 82 Tahun ,2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, Selasa (14/9/2021).

Menurut Aka Cholik Darlin terbitnya Perpres ini membawa angin segar dan kado terbaik untuk hari Santri Nasional yang sangat dinantikan pesantren di nusantara ini 

"Alhamdulillah berkat inisiator dari PKB dan dikawal terus oleh Gus Muhaimin sebagai partai koalisi 4 besar dan memiliki 58 kursi fraksi DPR RI ini akhirnya Perpres bisa terbit dan ini sangat dinantikan oleh seluruh Ponpes di Nusantara," ungkap putra Lematang itu, Rabu (15/9/21).

Dirinya menambahkan bahwa Pemkab sudah memiliki payung hukum jelas dan nantinya agar segera terealisasi , PKB sebagai partai koalisi H Heri Amalindo di Kabupaten PALI akan segera menyampaikan ini kepada Bupati PALI terkhusus kepada para kiyai NU sebagai wujud syukur atas Perpres No 82 Tahun 2021 ini 

"Terimakasih kami sampaikan kepada Gus Muhaimin berkat perjuangan beliau akhirnya Perpres ini di tanda tangani oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," ucap mantan Wakil Ketua Komisi 1 DPRD PALI ini. (sn/perry)

Share:

Diduga Telah Dicabuli Oknum Guru Ngaji, Korban dan Orang Tua Datangi LBH '


PALI. SININEWS.COM  - Tindak asusila pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kali ini, korbannya menimpa tiga anak perempuan yang masih berusia 9 dan 10 tahun.


Terkait hal itu, Rabu (15/9/2021), dua  dari tiga orangtua anak (sebut saja) bernama Melati, Mawar dan Anggrek itu pun mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PALI. Mereka bermaksud memohon pertolongan hukum, atas aib memalukan yang menimpa putrinya.


Di LBH PALI, yang berada di kawasan Jl. Merdeka Talang Ubi Pendopo, para warga salah satu desa di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI itu, disambut advokat dan paralegal : J Sadewo,S.H.,M.H., Ira Handayani Harahap,S.H.,M.H., Dedy Triwijayanto,S.H., Aminudin dan Ryan Tanuwijaya.


Setelah menceritakan kronologis kejadian, mereka pun menanda tangani Surat Kuasa Khusus pada LBH PALI, dan memohon agar perkara tersebut dapat dikawal hingga mendapatkan rasa keadilan serta kepastian hukum.


"Kemarin kita sudah membuat laporan di Polres PALI, serta sudah dimintai keterangan. Namun hingga sekarang Pelaku belum juga ditangkap. Sedangkan kasus ini sangat memalukan dan membuat keluarga kami terpukul," cetus Ri, salah satu ayah korban, pada awak media.


Menurut lelaki setengah baya itu, anaknya yang baru duduk di kelas III Sekolah Dasar (SD) beserta beberapa kawannya, telah menjadi korban pencabulan oleh pelaku bernama R alias T (sekira 77 tahun) berulang kali. Namun baru terkuak setelah putrinya mengaku, karena terus didesak.


"Kami memang sudah lama curiga. Sebab, saat kami pulang dari kebun karet, ia sering pulang main bawa uang. Rata-rata Rp10 ribu. Saat ditanya, ia tidak mengaku. Bilangnya habis jual rongsokan, kadang beralasan nemu," terangnya, didampingi dua orangtua korban yang lain, di Kantor LBH PALI.


Setelah diberi rekaman video oleh seorang teman korban, barulah ulah tak senonoh seorang kakek itu terungkap. Para korban pun akhirnya mengaku, bahwa mereka telah dieklploitasi secara seksual oleh pelaku, dengan iming-iming diberi imbalan uang.


"Pelaku ini merupakan tokoh agama-lah di desa kami. Ia juga sering ngajar ngaji. Namun kedekatannya dengan anak-anak justru dimanfaatkan untuk melakukan tindak asusila. Makanya kami mohon keadilan dan pelaku dihukum seberat-beratnya. Sebab masa depan anak-anak kami jadi taruhannya," tukasnya, sedih.


Sementara itu, Kuasa Hukum korban, Joko Sadewo,S.H.,M.H. di dampingi rekan-rekannya dari LBH PALI, mengatakan bahwa korban sudah melaporkan peristiwa itu ke Polres PALI dengan LP Nomor : LP/B-61/IX/2021/SUMSEL/RES PALI, Selasa, 14 September 2021.


"Para korban sudah dimintai keterangan dan dilakukan visum, kemarin. Para orangtua korban ini memohon pada penyidik Polres PALI agar dapat segera mengamankan pelaku. Sebab, khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena mereka ini kan satu desa dan tetangga, yang bertemu tiap hari," ujar Joko Sadewo, yang kerap juga disapa Josa.


Apalagi, tambahnya, unsur-unsur pada  pasal yang disangkakan memang sudah pas dan didukung oleh alat bukti yang sangat kuat, yakni antara lain rekaman video saat pelaku beraksi.


"Nanti kami akan koordinasi dengan penyidik, terkait perkembangannya. Semoga saja, pelaku dapat segera diamankan untuk diproses hukum lebih lanjut. Sebab, ulah pelaku ini tentu sudah sangat meresahkan masyarakat setempat. Ini termasuk predator atau pedofilia, yang akan terus mencari mangsa," tukasnya.**

Share:

PERUMAHAN ANDALUSIA LAND UNDANG WARGA PALI, MILIKI HUNIAN STRATEGIS DAN MODERN

PALI, SININEWS.COM -- Dalam rangka menyambut perkembangan masa depan "PALI YANG CEMERLANG" kini Perumahan ANDALUSIA LAND hadir ditengah Masyarakat Bumi serepat serasan. 


Dimana Pembangunan Hunian yang Modern dan Ekonomis ini terletak dikawasan Strategis Talang Rimbo Desa Talang Bulang Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  Provinsi Sumatera Selatan ini, dipinggir Jalan Raya Provinsi 
( PALI - Prabumulih)  Berjejer Hunian KPR ( Kredit Perumahan Rakyat) Tipe 36 luas Tanah 120 Meter dengan Bangunan beton bertulang bergaya Minimalis. 

Menurut Mukhlis Direktur Pemasaran Perumahan Andalusia Land (PT. Mitra Albi Abadi)  didampingi Manager Marketing nya Masa Komrianto, SE. Menjelaskan pada awak Media ini, Selasa, (14/9/2021)

Pada tahap awal ini pihak Pengelolah Perumahan akan membangun 150 unit Rumah diatas lahan seluas 3 hektar persegi dengan fasilitas lampu PLN dan air bersih (PDAM)  serta Jalan induk masuk kawasan Perumahan lebar 12 meter. 

Pada tata letak master plan bangunan bagian Depan kawasan Perumahan ( Pinggir Jalan Raya Provinsi) akan dibangun Hunian High Class dan prasarana umum lainnya sehingga menambah keindahan Pemandangan Kawasan Perumahan bernuansa Alami. 

Lanjut Direktur Pemasaran ini,  Pengembang perumahan berkerjasama berbagai Lembaga keuangan, Bank BNI, Mandiri Bank, Bank Sumsel Babel dan Bank Syahria Indonesia. 

Sebagaimana komitmen Perusahaan Properti ini akan memberikan pelayanan terbaik dan Kualitas yang handal
Dengan menampilkan informasi yang mudah dipahami Masyarakat. 

A.  Spesifikasi Rumah :
- Bangunan beton bertulang, Lantai Keramik, dan kelengkapan bangunan yang berkualitas lainya. 

B. Harga Rumah :
- dari cicilan terendah 850 ribu sampai dengan 3 juta, sesuai Kontrak Kredit yang disepakati. 

C. Persyaratan :
- Fotocopy KTP, KK, Surat Nikah, NPWP, Foto Suami istri, dan surat Keterangan Usaha. 

Dalam kesempatan ini Pengelola Perumahan Andalusia Land mengundang pada Masyarakat segera bergabung untuk mendapatkan Harga Promosi dan tata letak Strategis dalam lahan kawasan Perumahan. Ajak Direktur Pemasaran ini. (Bungharto /SN)
Share:

Munoh, Embat Bini Orang, Dua ASN di Prabumulih dilaporkan.

Foto : Abi Samran,SH dan rekan Law Office SAW kuasa hukum CL, selasa (14/9/21).

PRABUMULIH, SININEWS.COM -Laporan kasus dugaan perselingkuhan oknum Pekerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih antara HS dan MTP masih terus di Proses oleh pihak Inspektorat Kota Prabumulih.

Hal tersebut di utarakan langsung oleh Kepala Inspektorat, Toni Salfriansyah SH saat dikonfirmasi oleh awak media melalui via telpon, Selasa (04/09/2021).

“Iya, lagi proses. Karena butuh waktu, guna mengklarifikasi dugaan perselingkuhan tersebut. Butuh waktu, memanggil sejumlah pihak. Setidaknya, butuh waktu 1-2 bulan prosesnya,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengakui telah menerima sejumlah bukti dari pelapor. Tetapi, hal itu merupakan bukti permulaan dan perlu pendalaman lagi. 
“Memang ada bukti diserahkan kepada kita, tetapi belum bisa membuktikan dugaan perselingkuhannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Abi Samran SH dari Law Office SAW selaku Kuasa Hukum dari CL yang merupakan istri sah HS mendesak pihak Inspektorat memproses laporan dugaan perselingkuhan itu secepatnya. 
Apalagi, hal ini melibatkan oknum PNS di salah satu OPD di lingkungan Pemkot.

“Kita menginginkan proses di Inspektorat cepat selesai, apalagi sejumlah barang bukti baik itu soft copy foto dan video serta rekaman telah diserahkan guna memperkuat laporan tersebut terkait dugaan perselingkuhan antara HS dan MTP,” ujar Abi kepada awak media, Selasa (14/9/2021).

Dikatakan Abi, laporan dugaan perselingkuhan telah dilaporkan sejak Agustus lalu. Dan, ia berharap jika memang benar dugaan tersebut jelas harus ada sanksi tegas.

“Karena, dugaan perselingkuhan ini melibatkan oknum PNS di OPD, juga akan mencemarkan nama baik. Akibat dugaan perselingkuhan itu,” terangnya.

Sejauh ini, aku Abi, kasusnya masih diproses di Inspektorat dan diharapkan prosesnya tidak lama. Sehingga, jelas HS terbukti berselingkuh dengan MTP atau tidak. 

“Kalau terbukti, sudah aturan jelas soal sanksi oknum PNS berselingkuh,” terangnya.

Di tempat yang sama, CL mengaku, mengetahui dugaan perselingkuhan sang suaminya HS bersama MTP sejak April 2021. “Puncaknya, suami saya HS tanpa sepengetahuan saya membeli rumah di Kawasan Sukajadi, alasan mengontrak penghuninya MTP. Belakangan saya tahu, MTP merupakan dugaan selingkuhannya,” akunya.

Setelah berkordinasi dengan KH, akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Inspektorat. 
“Saya sudah dipanggil Inspektorat, guna mengklarifikasi dugaan perselingkuhan saya laporkan. Dan, sudah dijelaskan kepada petugas Inspektorat,” terangnya.

Ia berharap, kasus dilaporkan ke Inspektorat segera selesai. Sehingga, jelas apakah bersalah atau tidak suaminya HS dan MTP. “Kalau terbukti, kita berharap disanksi tegas sesuai hukum berlaku,” bebernya.

Bukan hanya istri HS, tetapi suami MTP yaitu RB, juga telah melaporkan kejadian itu juga ke Inspektorat didampingi KH, Wahyu Dwi Saputro SH. “Sudah kita laporkan ke Inspektorat bersamaan dengan laporan istri HS, CL. Iya, terkait dugaan laporan perselingkuhan HS dan MTP,” bebernya.

Sekarang ini, kliennya, ujar Wahyu telah dilaporkan MTP ke Pengadilan Agama (PA) dengan gugatan cerai tuduhan KDRT. 

“Tetapi, tudingan itu tidak benar dan telah kita bantah. Mseba sebaliknya, MTP diduga berselingkuh dengan teman kerjanya. Apalagi, sering DL bersama,” sebutnya. (sn/rel)
Share:

BELAJAR BERKEBUN YANG BAIK, KELOMPOK TANI TEMPIRAI KUNJUNGI PT. ARGO LANGGENG

PALI, SININEWS.COM -- Dalam rangka untuk meningkatkan Pengetahuan Berkebun sawit yang baik dan benar,Pengurus Kelompok Tani MAJU BERSAMA Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Selasa, (15/9/2021) Kunjungi Perkebunan Sawit PT. Argo Langgeng simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI. 


Dalam kunjungan ini Kelompok Tani Maju Bersama yang dipimpin Ketuanya Penting Heriyanto ini,  disambut baik Pimpinan Manajemen PT. Argo Langgeng dan langsung menggelar diskusi diruang Aula Kantor Perusahaan yang bergerak dibidang Kelapa sawit berjalan edukatif dan harmonis. 

Menurut Ketua Kelompok Tani Maju Bersama Penting Heriyanto, maksud kunjungan ini yaitu untuk membangun Komunikasi dan belajar tata kelola berkebun sawit yang baik dan berkesenambungan. 

Mengingat Kelompok Tani Maju Bersama Desa Tempirai, pada tahun 2021 ini mendapat amanah dari Menteri Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Untuk mengelolah program Perdana di Kabupaten PALI Peremajaan Kelapa Sawit ( PSR) seluas 500 hektar. 
Tentunya dalam upaya membangun perkebunan sawit ini, Kelompok Tani Maju Bersama membutuhkan dukungan berbagai pihak, baik secara administrasi maupun teknis penanam sawit hingga menjadi ke tahap produksi. 

Maka untuk itu, sangatlah tepat bila Mengunjungi Perkebunan Kelapa sawit Argo Langgeng yang dikelolah oleh para Tenaga Ahli dan profesional dibidang Kelapa sawit ini.

"Juga terima kasih kepada jajaran  manajemen PT. Argo Langgeng yang telah membuka diri dan mendukung serta mengedukasi dalam menyukseskan program Peremajaan Sawit ( PSR)  di bumi serepat Serasan ini." ujar Heriyanto. 

Demikian  Ali Tarmizi Jenderal Manager (JM)  PT. Argo Langgeng didampingi Direktur Utama Budi Handoko dan Manager Humas Joni Nedy, menjelaskan pada awak Media ini, Bahwa membenarkan kehadiran Kelompok Tani Maju Bersama Desa Tempirai, meminta dukungan dan bimbingan tehnis cara berkebun Sawit yang baik dan benar. 

"Dan pihak Manajemen PT. Argo Langgeng sambut baik niat Kelompok Tani ini untuk banyak belajar tentang tata kelola berkebun sawit sehingga tidak gagal panen serta menjadi program unggulan di Kabupaten PALI, dengan slogan semangat harus bisa," tuturnya.
Share:

Pembangunan Posyandu Kemala Dimulai, Kapolres PALI Lakukan Peletakan Batu Pertama


PALI. SININEWS.COM - Kegiatan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Posyandu Kemala Bhayangkari Cabang PALI Sekaligus Pemberian Bantuan Berupa Paket Sembako Kepada Warga yang kurang mampu.

langsung di Pimpin oleh Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi,S.I.K Sekaligus Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari yang didampingi oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang PALI Ny.Yuni Rizal, Wakapolres PALI Kompol Satria Dwi Darma,S.I.K, Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny.Heny Satria Beserta Pengurus Cabang Bhayangkari Dan Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB).


Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triyadi, S.I.K mengungkapkan dirinya selaku Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang PALI yang membawahi TK Kemala Bhayangkari mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu tamu undangan beserta orang tua murid. tak lupa mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungannya kepada bapak dan ibu orang tua murid yang sudah memberi kepercayaan kepada sekolah kami TK Kemala Bhayangkari,”kata Rizal disela -sela acara Selasa, (14/09/2021).


Rizal menuturkan bahwa dalam pembangunan Posyandu ini Sangat Mengharapkan cepat selesai dalam hal pengerjaannya karena dengan adanya Posyandu Kemala Bhayangkari Cabang PALI sangat berguna bagi Pelayanan Kesehatan Khususnya Anggota Polres PALI beserta Keluarga dan masyarakat umum.


Nantinya Pelayanan Kesehatan yang bersifat internal dan eksternal sehingga ini sangat Bermanfaat serta dukungan dari instansi samping Pemerintah Daerah seperti Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit dapat berkerjasama dalam pelaksanaannya,”jelasnya.


Menurut saya, Posyandu dengan posisi strategis yang dibuat senyaman mungkin ini.


Supaya menjadi sarana kontak sarana komunikasi dengan masyarakat yang efektif dan representatif itu harapan ke depannya.(sn/perry)

Share:

Respon Cepat Pertamina Adera Perbaiki Jalan Masuk SMKN Tanah Abang


PALI. SININEWS.COM -- Jalan masuk SMKN 1 Tanah Abang lokasinya di Desa Raja kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang bonyok akibat diguyur hujan menyebabkan pelajar pada sekolah itu kesulitan menuju tempat belajarnya akhirnya mendapat perhatian dari PT Pertamina Adera Field. Dengan menurunkan sejumlah alat berat, perusahaan Migas plat merah itu memperbaiki jalan yang becek dan berlumpur agar siswa serta masyarakat lancar beraktivitas. 


Edy, salah satu warga setempat menyatakan bahwa masyarakat sekitar terutama pelajar dan warga yang setiap hari beraktivitas menggunakan jalan itu merasa lega lantaran ada kepedulian Pertamina Adera. 


"Kami berharap, bukan hanya diratakan atau dibuatkan drainase saja, namun perusahaan itu juga melakukan pengerasan agar jalan tidak licin ketika ditimpa hujan," pinta Edy. 


Sementara, Aka Cholik Darlin tokoh masyarakat Lematang memberikan apresiasi kepada pihak Pertamina Adera yang langsung merespon kesulitan pelajar dan warga setempat. 


"Kondisi jalan ini sempat viral di sosial media karena awal belajar tatap muka, sejumlah siswa harus menempuh jalan berlumpur ketika menuju sekolahnya. Sebenarnya jalan itu apabila musim kemarau lancar digunakan masyarakat, tapi akibat hujan jadi licin dan berlumpur. Juga oleh Pemkab PALI telah dilakukan pengecoran, hanya saja belum tembus ke lokasi sekolah. Dengan respons cepat perusahaan, kami sampaikan terimakasih," ungkap mantan anggota DPRD PALI itu. 


Oleh sebab itu, Aka Cholik Darlin meminta kepada pemerintah agar melanjutkan proyek pembangunan jalan menuju SMKN 1 Tanah Abang. 


"Saya harapkan Pemkab melalui Dinas PU untuk segera menganggarkan lanjutan pembangunan jalan menuju SMKN Tanah air. Serta pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah desa Raja terus peduli terhadap keluhan masyarakat," harapnya. 


Terpisah, Erwin HP Relation zona 4 mewakili Manager Pertamina Adera Field mengaku bahwa upaya perbaikan jalan masuk SMKN Tanah Abang sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelajar juga masyarakat. 


"Jalan itu merupakan jalan perusahaan namun sudah jarang digunakan, maka fungsi fungsi yg berhubungan di Perusahaan kita libatkan untuk survey kondisi jalan itu yang berlumpur, tim Adera field langsung turun ke lokasi dengan mengerahkan sejumlah alat agar jalan itu bisa layak dilalui dan kegiatan masyarakat jadi tidak terkendala," kata Erwin. (sn/perry)

Share:

Kejam! Perut Ditijak lalu Kepala Dibenamkan ke Sungai, Antoni Habisi Anak Tirinya


PALI. SININEWS.COM -- Tidak ada rasa perikemanusiaan dan tidak ada belas kasihan, Antoni pria kelahiran tahun 1994 warga Tebing Atmojo Kelurahan Pasar Bhayangkara Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tega menghabisi nyawa anak tirinya Niko (1,8) dengan cara sadis hanya gara-gara cemburu buta menuduh istrinya berselingkuh.


Cara biadab sebelum menghabisi nyawa anak tirinya, terlihat saat Polsek Talang Ubi disaksikan Kejaksaan Negeri kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan pengawalan ketat menggelar rekonstruksi kasus tersebut pada Selasa (14/9/21) dengan 17 adegan. 

Dimana pada adegan ke empat, Antoni memijak perut korban hingga korban susah bernapas. Tidak hanya disitu, pada adegan ke lima Antoni juga menyelupkan kepala korban ke sungai dengan posisi kaki diatas hingga korban meninggal dunia. 

Pada reka ulang itu, sempat terjadi ketegangan antara pihak keluarga korban dan nyaris menghakimi pelaku. Tetapi penjagaan personil Polsek Talang Ubi yang cukup ketat bisa menenangkan proses rekonstruksi kasus yang sempat 
menggemparkan warga Desa Semangus Kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) itu beberapa waktu lalu. 

Dikatakan Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Alpian Nasution disampaikan Kanit Reskrim Ipda Arzuan bahwa pelaku dijerat pasal 340 KUHP dan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup. 

"Ada 17 adegan dalam reka ulang kasus pembunuhan dengan korbannya anak tiri dari tersangka usia 1,8 tahun. Tersangka kabur ke Tangerang setelah mengetahui korban meninggal. Korban ditinggalkan disebuah rumah kosong di wilayah Desa Semangus bersama kakak perempuan korban yang masih berusia 4  tahun," terang Arzuan. 

Sementara itu dari Kejaksaan Negeri PALI, Desty Puspita Sari mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu berkas dari penyidik terkait kasus pembunuhan anak dengan pelaku bapak tirinya. 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan, berkasnya masih disusun penyidik. Jadi kita masih menunggu," kata Desty. 

Sedangkan Paiman, kakek korban setelah melihat reka ulang geram dan meminta penegak hukum untuk memberikan ganjaran kepada pelaku dengan hukuman seberat-beratnya. 

"Kelakuan Antoni bukan lagi biadab tapi lebih dari binatang. Tega menghabisi anak kecil. Hukumlah seberat-beratnya. Kami dari keluarga korban tidak terima," ucapnya.

Sebelumnya diketahui bahwa beberapa waktu lalu salah satu warga Desa Benakat Minyak menemukan jasad anak kecil berusia lebih kurang satu tahun beserta satu anak usia sekitar empat tahun yang tiada lain kakak dari jasad tak bernyawa itu di sebuah rumah kosong di wilayah desa itu, Tim Elang terus melakukan penyelidikan penyebab kematian anak tersebut dan memburu pelakunya. 

Hingga akhirnya pada Sabtu (4/9/21), Tim Elang unit Reskrim Polsek Talang Ubi berhasil membekuk pelakunya yang rupanya ayah tiri dari korban tersebut. 

Dalam memburu pelaku Tim elang harus menyebarang ke pulau jawa lantaran pelaku setelah menghabisi nyawa anak tirinya langsung kabur ke Tangerang provinsi Banten. (sn/perry)


Share:

Dua Kades ini Wakili PALI Ikuti Diklat Peningkatan Kapasitas Desa Se-Sumsel


PALI. SININEWS.COM -- Kepala Desa Sukaraja Kecamatan Penukal Ali Fadillah dan Kepala Desa Sukamaju kecamatan Talang Ubi Rudini menjadi duta dari kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk ikut Pendidikan Kilat (Diklat) Peningkatan Kapasitas Desa se-sumatera selatan yang digelar di kota Palembang yang dibuka Senin (13/9/21).

Diklat tersebut diikuti oleh perwakilan kepala Desa se Kab/Kota Sumatera Selatan. Kegiatan itu diinisiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemprov Sumatera Selatan. 

Kegiatan Diklat  kapasitas Desa di Palembang dilaksanakan dari tanggal 13 September sampai 20 September 2021. 

Ali Fadilah mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan itu menambah pengetahuan kepala desa untuk bisa menggali potensi di desanya yang kemudian dikembangkan menjadi sesuatu yang bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat. 


"Alhamdulillah kami berdua (Kades Sukaraja dan Kades Sukamaju) dipercaya Pemkab PALI melalui DPMD mewakili desa-desa yang ada di kabupaten PALI untuk menimba pengetahuan melalui Diklat ini. Dalam kesempatan ini kami akan menyerap apa yang disampaikan pemateri agar sepulangnya dari kegiatan ini ada yang bisa kami terapkan di desa kami khususnya, pada umumnya di seluruh desa yang ada di Bumi Serepat Serasan," ucap Ali Fadillah. 

Ditambahkan Kades Sukaraja bahwa harapan menjadikan desanya bisa memanfaatkan potensi serta mengangkat kearifan lokal agar bisa berdaya saing bisa terwujud apabila ditunjang Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal. 

"Inilah salah satu manfaat kegiatan Diklat Peningkatan Kapasitas Desa yang akan mencetak SDM handal. Meski hanya kami berdua, mudah-mudahan sepulang dari kegiatan ini akan kami tularkan ilmu kepada masyarakat di desa kami juga desa lainnya agar seluruh desa di PALI maju dan mandiri sesuai amanah undang-undang nomor 6 tahun 2014," jabar Ali Fadillah. 

Disebutkan Ali Fadillah bahwa Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjadi langkah utama dalam mewujudkan kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan.

"Desa memiliki peran utama dalam mengelola, memberdayakan dan memajukan sumber daya yang tersedia, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Sehingga pada akhirnya mampu menggerakkan roda pembangunan," tutupnya. (sn/perry)




Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts