JALAN TEMPIRAI - AIR ITAM AMBLAS, KAUM MILINEAL PRIHATIN DAN CARI SOLUSI



PALI. SININEWS.COM -- Jalan poros Desa Tempirai  menuju Desa Air Itam amblas dan dinding penahan (Turap)  Jalan mengalami Longsor sehingga mengakibatkan keretakan Badan Jalan sepanjng 150 meter, 


Dimana Keretakan Badan Jalan ini berdampak pada 10 rumah warga Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI yang bersentuhan langsung ( Seputaran) lokasi kejadian. 


sejak kejadian kerusakan jalan ini (15/9/2021) hingga berita ini diturunkan belum ada solusi penyelesaiannya.


Melihat keadaan demikian,  Para Kaum Melenial asal Tempirai dari berbagai Profesi tergugah hatinya untuk menginisiasi persoalan ini dengan solusi secara bergotong royong.


Menurut Amrullah Masrsup, saat berkunjung ke lokasi kejadian pada awak Media ini (18/9/2021) menjelaskan, 


Laporan Masyarakat atas kejadian ini pada Pemda PALI melalui berbagai Instansi terkait sudah diterima dan dipahami,  bahkan BPBD Kabupaten PALI sudah turun kelapangan bersama tim tehnisnya untuk mendata dan menginventarisasi kerusakan Jalan berikut dampaknya,  


serta sudah dikoordinasikan ke Dinas PU. Bina Marga,  Namun Masyarakat perlu memahami bahwa kondisi keuangan Pemda PALI saat ini mengalami Defisit sejak diterpa badai Covid 19 yang berkepanjangan. 


Kepala BAPPENDA Kabupaten PALI ini, sebagai Wang Tempirai mengajak Kaum Milineal dan Masyarakat untuk bergotong royong sedikit peduli pada kampung Halaman, tentunya untuk kebutuhan Masyarakat Se Tempirai Raya. 


Lanjut,  Amrullah Marsup, didampingi Suharto Ketua LPMD Tempirai Timur, ajakan ini secara Pribadi sebagai wang Tempirai, yaitu Peduli Tempirai dan sedikit membantu meringankan beban Pemda PALI ditengah Pandemi Covid 19.


Untuk Masyarakat Tempirai Raya, Amrullah Marsup mengundang para Kaum Milineal asal Tempirai dimanapun berada. 

Untuk di Kabupaten PALI ini saja,  banyak para Kader Kader terbaik asal Tempirai,  antara lain Haji Amran, Alpian Herdy, Agen Aledy, Usman Dani, Patisman Semait,  Hamdani Seta,  dan simpatisan warga Tempirai di Palembang dan Jakarta.  


Adapun tehnis gotong royong ini yaitu membuat rajakan/cerucup kayu gelam dan timbunan tanah dalam karung/goni, untuk membantu penahan dinding jalan (Turap) sementara, 


Sehingga keretakan jalan dan longsor ini tidak melebar, dan memberikan rasa nyaman bagi warga bermumkim disekitar lokasi kejadian.

Ajak... Amrullah Masrsup 


senada disampaikan Mulyadi Zainuri dan Martosa keduanya sebagai Babinsa se Tempirai Raya,  siap mendukung gerakan gotong royong ini,  sebagai prajurit yang sudah ditempa dengan semangat Korsanya, tetap siap siaga untuk kepentingan Rakyat, 

Ujar Mulyadi dengan Semangat. 


Begitu juga  PDAM Unit IKK Tempirai, bersama jajaran tim tehnis perpipaan instalasi air bersih,  siap mendukung kegiatan gotong royong ini. 

Ungkap Andri Leviansya Kepala IKK Tempirai. 


( Bungharto/SN)

Share:

Pelaku Dugaan Pencabulan Diamankan Polisi, LBH Sampaikan Ini


PALI. SININEWS.COM - Gerak cepat anggota Polres PALI dalam mengamankan pelaku tindak pidana pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur diapresiasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PALI.


Penangkapan terhadap pelaku dilakukan Kamis malam (16/9/2021), saat bersembunyi di kediaman keluarhanya, di Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel.


Disampaikan Kuasa Hukum korban, J. Sadewo,S.H.,M.H. dan rekan-rekan dari LBH PALI, penangkapan pelaku membuat lega keluarga korban. Sebab, mereka hidup satu desa dan bertetangga. Sehingga, selalu was-was saat akan meninggalkan anaknya untuk bekerja ke kebun karet.


"Bukan hanya keluarga korban, namun warga yang lain juga jadi khawatir terhadap anak mereka. Dengan pelaku sudah ditangkap, maka keresahan mereka jadi sirna," ujar J. Sadewo, di dampingi rekannya Ira Handayani Harahap,S.H.,M.H., Dedi Triwijayanto,S.H., Aminudin dan Ryan Tanuwijaya, Jumat siang (17/9/2021).


Ditambahkan Josa, demikian ia kerap disapa, meski pelaku sudah berusia tua, yakni sekira 70 tahun, namun tidak dapat menghapus sanksi hukumnya. Apalagi tindak pidana yang dituduhkan bukan delik aduan.


"Terhadap pelaku berlaku lex spesialist UU Perlindungan Anak. Ini termasuk extra ordinary crime. Kejahatan terhadap anak dapat merusak masa depan mereka," cetusnya.


Oleh karenanya, keseriusan Polres PALI dalam menangani perkara ini, sangat diapresiasi oleh mereka. Mewakili keluarga korban, LBH PALI mengucapkan terima kasih pada Polres PALI.


"Kami ucapkan terima kasih atas respon cepat Polres PALI. Ini juga sekaligus jadi bukti bahwa Polres PALI tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum. Asas hukum equality before the law memang dijunjung tinggi," pujinya.


Selanjutnya, tambah J. Sadewo, LBH PALI selaku Kuasa Hukum korban, berharap kasus ini dapat segera P21, dan pelaku dihukum setimpal dengan perbuatannya.


"Banyak pihak turut memberi perhatian terhadap kasus ini. Kami ucapkan terima kasih. Anak-anak adalah aset bangsa. Merekalah yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di masa akan datang," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Jalan Poros Tempirai-Air Itam Longsor, Warga Resah Aliran Air Bersih Tidak Mengalir.


PALI. SININEWS.COM -- Dampak keretakan dan Lonsor pondasi Jalan poros Tempirai - Air Itam, yang merupakan jalan Penghubungan Kecamatan Penukal dan Penukal Utara mengakibatkan Pipa aliran air bersih PDAM IKK Tempirai terputus. 


Sejak Tanggal 15 September 2021, aliran air bersih untuk Masyarakat se Tempirai Raya ( 4 Desa Defenitif dan 1 Desa Persiapan) mengalami ganguan pendistribusian ( terhenti) ke rumah warga sebanyak  1.400 pelanggan PDAM Tirta Anugrah unit IKK Tempirai mengalami keresahan. 


Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Safikal Usman, bahwa Kerusakan Jalan dan Aliran air bersih tidak mengalir, 


Setelah Kepala Desa bersama perangkatnya meninjau langsung ke lokasi kerusakan Jalan poros Tempirai - Air Itam yang terletak didusun 1 Tempirai selatan, kejadian ini sangat memperhatinkan. 


"Masyarakat se Tempirai Raya,  berharap pada Pemda PALI, Khususnya Dinas PU Bina Marga, Dinas Perkim, BPBD dan PDAM Tirta Anugerah,  dapat merespon cepat dan mengakomudir keluhan Masyarakat ini," Harap Kepala Desa. 


Ditempat terpisah Kepala Unit IKK Tempirai Andri Leviansyah, ST Menjelaskan pada awak Media ini (17/9/2021), pihaknya telah melakukan upaya perbaikan pipa PDAM tersebut namun oleh karena keterbatasan peralatan hingga kini belum terselesaikan. 


"Dan persoalan ini sudah dilaporkan ke pimpinan Perusahaan PD. Tirta Anugerah di Pendopo Talang Ubi, akan tetapi sembari menunggu bantuan dari pihak terkait. Tim Tehnis Lapangan Unit IKK Tempirai,  terus berupaya untuk mengatasi ini dengan peralatan seadanya, dan berharap pada Masyarakat Se Tempirai Raya untuk sedikit bersabar," ujar kepala Unit IKK Tempirai ini. 


Pada waktu bersamaan setelah mendapat laporan Masyarakat, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana yang dipimpin langsung Kepala BPBD PALI Junaidi Anwar, SE. Msi didampingi Sandy, ST Kabid. Rekonstruksi dan Logistik turun ke Desa Tempirai,


Penjelasan Junaidi Anwar,  bahwa benar kejadian Tanah Lonsor ini, setelah diukur dan dianalisa Tim Tehnis BPBD disimpulkan Kerusakan Jalan sepanjang 150 meter dengan lebar 6 meter pada badan Jalan dan Dinding penahan Jalan. 


Lanjutnya,  atas dampak keretakan badan jalan dan lonsor dinding penahan jalan ini,  mengakibat Pipa PDAM Unit IKK Tempirai tidak dapat difungsikan, 


Disamping mengganggu akses Lalu lintas Pengguna jalan,  10 rumah di dua sisi jalan di khawatirkan akan mengalami Diskestabilan posisi letak rumah atau roboh. 


Terakait masalah ini dan termasuk salah satu rumah warga yang terdampak longsor alias nyaris roboh milik atas Ujang ini,  pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU.Bina Marga,  PDAM Tirta Anugerah dan instansi lainya, akan mencarikan solusi yang terbaik.


"Mudahan dalam waktu singkat ini,  pihak Pemda PALI dapat mengatasi masalah ini,  dan kepada Masyarakat dihimbau untuk bersabar dan berhati hati saat melintasi Jalan tersebut," Pinta Kepala BPBD PALI. 


( Bungharto/SN)

Share:

Pertamina-DLH-Dinas Pertanian Lakukan Komunikasi Intens terkait Penurunan Produksi Sawit


PALI. SININEWS.COM -- Menanggapi laporan Edi Pramono, salah satu warga Desa Benuang kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang mengklaim lahan perkebunan kelapa sawit miliknya jauh menurun produksinya karena menilai lahannya terdampak bocornya pipa minyak mentah milik Pertamina Pendopo Field yang kejadiannya tahun 2019 lalu, pihak Pertamina Pendopo langsung membentuk tim verifikasi. 

Dalam membentuk tim verifikasi, Pertamina Pendopo melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, pemerintah desa setempat juga dari kecamatan untuk memastikan penyebab menurunnya produksi kelapa sawit milik warga tersebut. 

Untuk meneliti hal itu, tim verifikasi turun langsung kelokasi dengan mengajak pemilik lahan pada Jum'at (17/9/21) lalu disaksikan sejumlah warga setempat. 

Andi Njo, Officer Comrel & CID Zona 4 menyatakan bahwa sebelum melakukan survei ke lokasi, pihaknya telah menjalin komunikasi terkait klaim lahan yang lokasinya berada di seberang bekas pipa minyak yang bocor tahun 2019 lalu di wilayah Desa Benuang.

"Tim Pertamina Pendopo dengan pemilik lahan telah melakukan komunikasi intens perihal klaim tanaman sawit yang terdampak aktivitas operasional. Pemilik lahan menyampaikan turunnya produktivitas tanaman sawit. Namun produksi tanaman sawit bisa dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya faktor cuaca dan pemupukan," ujar Andi Njo, melalui pesan whatsapp, Minggu (19/9/21).

Dijelaskan Andi Njo, dalam diskusi pada tanggal 8 September 2021, disepakatai akan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup untuk menilai faktor-faktor penyebab turunnya produksi tanaman sawit. Pada tanggal 16 September 2021, Pertamina Pendopo menyampaikan perihal ini kepada Dinas Pertanian PALI. 

"Dan setelah kita ke lolasi lakukan survei bersama DLH dan Dinas Pertanian, kita menunggu hasilnya yang akan disampaikan dua instansi itu. Pada prinsipnya Pertamina Pendopo menghormati hasil rekomendasi yang akan diterbitkan oleh dinas-dinas terkait," tandasnya. 

Sementara itu, Bakrin, Plt Kepala DLH kabupaten PALI menyatakan bahwa pihaknya hanya meneliti kondisi tanah apakah tercemar limbah minyak atau tidak, untuk tanamannya itu wewenang dinas pertanian. 

"Tapi sayangnya ketika kita akan mengambil sampel tanah untuk dilakukan uji lab, pemilik kebun keberatan. Hasil dari survei nanti akan disampaikan secara resmi setelah kami melakukan kajian," terang Bakrin. 

Terpisah, Edi Pramono, pemilik lahan kelapa sawit meminta pihak Pertamina Pendopo untuk memberikan ganti rugi. Pasalnya, menurut Edi bahwa saat kejadian yang lokasi pipa pecah berseberangan dengan kebun miliknya disertai hujan deras mengakibatkan minyak mentah yang keluar dari pipa minyak itu masuk ke kebunnya. 

"Kejadiannya tanggal 20 Desember 2019 malam Selasa sekitar pukul 22.00 WIB, saat itu hujan deras dan leleran minyak mentah terbawa arus hujan masuk ke kebun kami. Pihak Pertamina membersihkan leleran minyak pada Selasa siangnya sekitar pukul 11.00 WIB," kenang Edi.

Sejak saat itulah diakui Edi bahwa produksi kebun kelapa sawitnya menurun bahkan jauh menurun meski pemupukan dilakukan secara rutin. Dimana dari pengakuan Edi bahwa saat sebelum terkena leleran minyak mentah, produksi kelapa sawit seluas lebih kurang 2 hektar mencapai 3,5 ton, tapi saat ini hanya dikisaran 600 kg per bulan. 

"Sudah dua tahun kejadian itu berlangsung, dampaknya sudah terasa dimana bukan hanya produksi sawit kami saja yang jauh menurun tapi pohon kemang juga enggan berbuah dalam dua tahun ini. Untuk itu kami minta keadilan agar pihak Pertamina Pendopo memberikan ganti rugi sesuai dampak yang ditimbulkan," pinta Edi. (sn/perry)
Share:

LIMA ASEPTOR KB ASAL TEMPIRAI TIMUR TERIMA PELAYANAN GRATIS



PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka menjaga jarak melahirkan dan meningkatkan Pelayanan terhadap Kaum Perempuan Pasangan Usia Subur (PUS).


Pemerintah Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi sumatera selatan, melalui 

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Anak dan Perempuan ( DPPKBPA) 


Kamis, 17/9/2021,  Bersama RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI, Menggelar pelayanan KB Gratis secara serentak di 5 Kecamatan sekabupaten PALI. 


Menurut Haninawati Lubis salah seorang Petugas Sub PPKBD Desa Tempirai Timur Kecamatan Penukal Utara bersama petugas PPKBD Kecamatan Penukal utara Lesi Atmo yang ikut Mendampingi, 


bahwa benar hari ini Desa Tempirai Timur telah menghadirkan 5 Akseptor KB untuk mendapatkan Pelayanan KB gratis dengan baik,


yang ditangani para Tenaga Medis yang Profesional, seperti Suntik, Susuk Sapiral, Implan dan sampai ke tingkat Operasi tingkat ringan. 


Dalam kegiatan ini, kelima kaum Perempuan pasangan Usia Subur ( PUS) yang ber usia dari 27 hingga 35 tahun ini, setelah menerima Pelayanan KB, Mareka mendapat bingkisan dan Bimbingan moral cara melaksanakan Program KB yang baik dan Benar. 


Lanjut Kader Sub PPKBD Tempirai Timur ini, satu minggu sebelum kegiatan dimulai, sebagai Pendamping, telah memberikan  motivasi dan edukasi kepada para ibu ibu bahwa pentingnya Program KB yaitu untuk masa depan Keluarga yang baik dan masa depan anak yang berkualitas....

Ujar... Haninawati Lubis. 


Juga salah seorang Peserta Tempirai Timur Bunda Minar, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian Pemda PALI pada kaum emak emak di Pedesaan. ...

Sambil tersenyum...! 


Demikian Kepala Desa Tempirai Timur M. Teguh Jaya,  tetap berkomitmen mendukung Program KB dan mengapreasi kepada para Kader KB serta peserta Akseptor KB Desa Tempirai Timur.... 

Ungkap... M. Teguh Jaya melalui pesan singkatnya. 


( Bungharto/SN)

Share:

Balon Karang Taruna Kota Prabumulih di Buka, Ini Syarat Wajib Harus Dipenuhi.

 

Foto : Dok./ Ketua Karang Taruna Kota Prabumulih Newin Sugandi menyerahkan SK Pantia TKD kepada Ketupel Terpilih, Kamis (16/9/21).

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Panitia Temu Karya Daerah (TKD) Kota Prabumulih mulai membuka penjaringan Bakal Calon (Balon) Karang Taruna masa bakti 2021-2026. Pendaftaran calon pemimpin itu dipusatkan di Sekretariat di Jalan Alihasan No.1 Rt.01 Rw.01 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara,Jumat (17/9/21).
 
Para Balon Karang Taruna yang berniat ikut mencalonkan diri untuk mempin lima tahun kedepan panitia TKD telah menyiapkan berkas mulai hari ini tanggal 17 September 2021 hingga 20 September 2021 mendatang.
 
Newin Sugandi Nasution Ketua Karang Taruna Kota Prabumulih saat ini mengatakan pihaknya telah melakukan rapat pleno pimpinan Karang Taruna untuk persiapan TKD 2021.
 
“Ya kita sudah menggelar rapat pleno persiapan TKD sekaligus penjaringan dan seleksi Balon Karang Taruna” jelasnya ketika dihubungi.
 
Rapat pleno yang digelar oleh seluruh pimpinan Karang Taruna Kota Prabumulih itu diputuskan Mardianto terpilih menjadi ketua TKD sekaligus penjaringan seleksi Balon Karang Taruna masa bakti 2021-2026.
 
“Dari hasil rapat kita dipercaya menjadi ketua panitia TKD sekaligus penjaringan Balon Karang Taruna Kota, bagi warga Prabumulih yang berniat memimpin 5 tahun kedepan wajib memenuhi syarat” ucap Mardianto Ketua Panitia TKD terpilih.
 
Salah satu persyaratan yang wajib bagi peserta yakni wajib mengambil berkas secara langsung tanpa diwakilkan dan terpenting harus menyanyikan Mars Karang Taruna di Skeretariat dihadapan paniti.
 
Nah, bagi yang berminat memimpin Karang Taruna Kota Prabumulih bisa langsung mengambil formulir pendaftaran di kantor dijalan Jalan Alihasan No.1 Rt.01 Rw.01 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara. (tau/sn)
Share:

Aktivis Desa PALI Temui Kades Sungai Baung

PALI, SININEWS.COM -- Sejumlah Kader Aktivis Desa PALI yg di komandoi oleh Jhoni Iskandar, ST melakukan tatap muka bersama Kepala Desa Sungai Baung beserta perangkat Desa, Kamis (16/09).

Kehadiran Aktivis Desa PALI mencari kebenaran terhadap info yg beredar ini dengan menanyakan langsung kepada Kepala Desa yg di dampingi oleh Sekretaris Desa dan Perwakilan setiap Kadus.

Dijelaskan oleh Kepala Desa Sungai Baung Bapak Sulhandi bahwa tidak ada pemotongan Dana BLT, keterangan dari perangkatnya bahwa itu yg memberikan adalah masyarakat dengan seikhlasnya. 

"Setelah mendapat info bahwa ada perangkat Desa yang memotong Dana BLT saya langsung memanggil semua perangkat Desa untuk mendengarkan keterangannya, semua perangkat mengatakan bahwa mereka tidak memotong namun masyarakat yg memberikan kepada mereka dgn ikhlas" ungkapnya saat berdiskusi

Kepala Desa juga menegaskan jika memang hal pemotongan Dana BLT itu mmg benar ada maka dia tdk sungkan mengambil tindakan memberikan peringatan yg setimpal terhadap oknum yg melakukannya.

"Saya tentu marah jika mmg ada oknum yg tega memotong Dana BLT, namun hal serupa tdk ada yg ada uang tersebut diberikan masyarakat kepada perangkat" tambahnya 

Setelah mendengarkan penjelasan dari
Kepala Desa beserta perangkatnya dgn bukti data dan keterangan dari warga penerima Dana BLT bahwa benar tidak ada pemotongan  Dana BLT dan uang yg mereka berikan ikhlas tanpa dipaksa dgn perangkat Desa.

Hadir dalam pertemuan ini kader Aktivis Desa PALI Fajar, Alsi, Raka. (Perry/SN)
Share:

Kejagung Tetapkan Tersangka Alex Noerdin Kasus Korupsi


SININEWS.COM -- Mantan Gubernur Sumatera Selatan (SUMSEL) Alex Noerdin ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung (KEJAGUNG) Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumsel Periode 2010 - 2019, Kamis (16/09).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer mengatakan selain Alex, Komisaris Utama PDPDE Gas berinisial MM juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

"Berdasarkan surat perintah penyidikan yang dikeluarkan hari ini, menaikkan status dari saksi ke tersangka atas nama AN (Alex Noerdin) selaku mantan Gubernur Sumsel dan MM selaku Komisaris Utama PDPDE Gas," kata Eben.

Eben juga menjelaskan bahwa pihaknya langsung menahan Alex yang kini menjabat anggota DPR dari Fraksi Golkar dan MM untuk 20 hari ke depan. Alex ditahan di Rutan Kelas I Cipinang cabang KPK, sedangkan dilakukan penahanan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

"Untuk mempercepat penyidikan kedua tersangka dilakukan penahanan," ujarnya. Alex diketahui memenuhi panggilan penyidik Kejagung hari ini.

Sebelumnya, dalam kasus ini Kejagung sudah lebih dulu menetapkan dua orang tersangka, yakni CISS selaku direktur utama PDPDE Sumatera Selatan periode 2008 dan direktur PT Dika Karya Lintas Nusa berinisial AYH.

Share:

Bawa SENPIRA, Warga Sukarame Kota Palembang Berhasil Di Amankan


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Warga Kelurahan Alang-alang Kecamatan Sukarame Kota Palembang berhasil di amankan oleh Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur yang di Pimpin Oleh Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur IPDA Haryono Amin, SH saat sedang Patroli.


Dicky Tridinata (30) tak berkutik saat di amankan bersama barang berupa satu buah Senjata Api Rakitan (SENPIRA) jenis Revolver dan lima buah Amunisi Kalber 38 oleh Tim Opsnal Polsek Prabumulih Timur di Jalan Seminung Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Selasa (14/09).


Pelaku langsung di giring ke Polsek Prabumulih Timur bersama barang bukti, sebagaimana dimaksud dalam Undang - Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Pasal 1 Ayat 1

Share:

Ke Empat Belas Kalinya, Sumatera Selatan Kembali Adakan Ajang Pemilihan Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2021


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Sumatera Selatan kembali mengadakan ajang pemilihan Puteri Indonesia Sumatera Selatan Tahun 2021 untuk ke-14 kalinya.

Tak hanya itu kegiatan tersebut sekaligus bertujuan untuk mempromosikan Pariwisata Sumatera Selatan serta ajang pemberdayaan perempuan di bumi Sriwijaya.

Dalam hal tersebut, pemenang pertama Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2021 kedepannya akan di ikut sertakan pada pemilihan Puteri Indonesia 2021-2022 di Jakarta pada ajang Puteri Indonesia.

Dua tahun berturut-turut Provinsi Sumatera Selatan pernah menyebet Runer Up atau Puteri Indonesia Lingkungan yang di kirim langsung ke Miss International di Jepang pada tahun 2013 dan 2014 serta Elfin Pertiwi Rappa yang kala itu mewakili Indonesia di tahun 2014 berhasil tembus 10 besar dan memenangkan gelar Atribut Best National Custome.

Di tahun2 selanjutnya, Sumsel juga konsisten tembus 10 besar bahkan 2 kali finish sebagai Runner Up 4 tahun 2018 dan 2019 atas nama Berliana Permatasari dan Helvanda Herman
Selain itu Sumsel berapa kali mendapat gelar atribut diantaranya Puteri Indonesia Berbakat 2014 dan 2015, Best Traditional Custome 2019, Puteri Kepulauan 2006

Dan sekarang sebagai pembuktiannya para alumni Puteri Indonesia Sumsel telah sukses di bidangnya masing2. Diantaranya sebagai Dokter, TV News Anchor, Karyawati Bank, Politiku, Enterpreneur, Dosen dan lainnya

Dan sekarang kesempatan terbuka lebar, untuk para puteri di Sumatera Selatan untuk bergabung di Pemilihan Puteri Indonesia Sumatera Selatan 2021. Pendaftaran telah dibuka, sampai tanggal 20 Sept 2021 dan untuk contact person, para puteri bisa menghubungi ketua pelaksana Marta Adri di nomor 0852 6765 6512 atau melalui official resmi @officialputeriindonesiasumsel

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts