Masih Miliki Waktu Lama Serahkan Laporan Keuangan, Ridho : Minimal Kito Menang Selangkah


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Prabumulih Jauhar Fahri SE Ak CA dan Inspektur Kota Toni Selfriansyah SH, Wali Kota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM  menyerahkan laporan keuangan Pemerintah Kota Prabumulih tahun anggaran 2021 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Jl Demang Lebar Daun Palembang, Selasa (11/1).

“Dengan adanya laporan keuangan ini, kita berharap dengan penyajian ini dapat mempercepat proses lanjutan dalam pertanggungjawaban keuangan Pemerintah Kota,” katanya.

Kepala BPKAD Prabumulih, Jauhar Fahri menambahkan, penyampaian laporan dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 56 ayat (3) Undang–Undang nomor 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara yang menyatakan bahwa Laporan Keuangan disampaikan Gubernur/Bupati/Walikota kepada Badan Pemeriksa Keuangan paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Penyampaian Laporan tersebut disertai dokumen pendukungnya yang terdiri atas Surat Pernyataan Tanggung Jawab, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) dan Laporan Hasil Reviu Inspektorat.

“Berdasarkan informasi penyampaian laporan keuangan kita nomor 3 se-Indonesia setelah Kota Madiun dan Kabupaten Muba,” tutupnya.

Share:

Selamat Datang AKBP Efrannedy di PALI


PALI. SININEWS.COM -- Kapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berganti, dari AKBP Rizal Agus Triadi kepada AKBP Efrannedy. 


Kegiatan serah terima jabatan kedua perwira telah dilakukan sejak Senin pagi (10/1/22) dilanjutkan malam kenal pamit yang digelar di Gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo yang dihadiri langsung Bupati PALI H Heri Amalindo, wakil Bupati Drs H Soemarjono, Sekda PALI Kartika Yanti juga hampir semua kepala OPD dan pimpinan BUMD dan BUMN dilingkungan Pemkab PALI.

AKBP Rizal Agus Triadi berharap dibawah kepemimpinan AKBP Efrannedy PALI tambah aman dan peredaran Narkoba di PALI bisa diminimalisir. 


 (sn/perry)


Share:

Dukung GSMP, Lima Desa di PALI jadi Pilot Projek


PALI. SININEWS.COM -- Dalam rangka mendukung gerakan SUMSEL MANDIRI PANGAN (GSMP) yang dicanangkan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada 2021 yang lalu, 


Kini Pemda PALI memantapkan pilot projek di beberapa Desa untuk dijadikan percontohan di kabupaten PALI.

Kegiatan yang diselenggarakan aula pertemuan Sekda PALI dalam Pemantapan gerakan SMP ini dibuka l oleh   Bupati Penukal Abab Lematang ilir ( PALI ) melalui Wakil Bupati Drs. H.Sumarjono, Senin (10/1/22).


dihadiri Kadin Pertanian Provinsi Sumatera selatan, Kadin Pertanian dan Bidang Ketahanan Pangan PALI, Kadin Perikanan, PPL/PPEP,  serta Kepala Desa dan Ketua TP PKK 5 Desa Percontohan.


Dalam arahan wakil  Bupati PALI Drs. H.Sumarjono,  mendorong penuh pemantapan gerakan Sumsel Mandiri Pangan di 5 Desa percontohan mewakili 5 Kecamatan se Kabupaten PALI.


Lanjut Wakil Bupati PALI, meminta pada Kepala Desa dan TP.PKK Desa untuk melaksanakan program SMP ini dengan serius bersenergiritas dengan jajaran OPD terkait, 


agar angka keberhasilan progam dapat terlaksanakan dengan baik, serta menjadi contoh minat Masyarakat untuk menfaatkan lahan perkarangan rumah berdaya guna untuk kebutuhan keluarga ditengah pandemi Covid,19.


Juga mengajak  Masyarakat PALI untuk berkebun diperkarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari hari, bahkan bila dioptimalkan secara intensif lahan yang ada dibidang tanaman pangan dan peternakan 


dapat mungkinkan  peluang usaha keluarga punya potensi sebagai kegiatan alternatif selain pertanian Karet dan lainya.

Ajak Wakul Bupati PALI.


Adapun 5 Desa Percontohan gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) antara lain, 

1. Kelurahan Talang Ubi utara Kecamatan Talang Ubi

 2. Desa Tanah Abang Selatan Kecamatan Tanah Abang.

3. Desa Prambatan Kecamatan Abab.

4. Desa Air Itam Kecamatan Penukal.

5. Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara.


(Bungharto/ SN)

Share:

CPNS di PALI Dikukuhkan jadi ASN


PALI. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo mengukuhkan 195 CPNS menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (10/1/22) di halaman Kantor Bupati di Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi. Pada acara pengukuhan itu, Bupati juga memberikan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya. 


Bupati PALI berpesan agar pegawai yang baru dkukuhkan supaya benar-benar menjalankan tugasnya sesuai tugas dan fungsinya. 

"Kita ini pelayan masyarakat bukan minta dilayani, jadi layanilah masyarakat sesuai tugas kita. Abdikan diri kita sepenuhnya kepada negara, dan tingkatkan kinerja demi kemajuan daerah kita ini," pesan Bupati. 

Terlebih PALI daerah yang membutuhkan pegawai yang bisa bekerja maksimal, untuk itu Bupati menekankan kepada ASN yang baru dikukuhkan supaya mampu lari cepat dan bersinergi dengan atasannya. 

"Saat ini PALI terus berupaya mengejar ketertingalan, maka dari itu bekerjalah sepenuh hati dan cepat dalam melakukan pelayanan. Patuhi aturan dan jaga amanah ini supaya ASN di PALI menjadi contoh bagi masyarakat lain," tukasnya. 

Sementara itu, Albara Mahatma Nasri salah satu CPNS yang dikukuhkan menjadi ASN mengatakan bahwa meskipun dirinya ditugaskan sebagai guru di SDN 12 Kecamatan Penukal Utara yang merupakan kecamatan paling jauh dari ibukota PALI akan tetap menjaga amanah itu. 

"Saya akan bekerja penuh dalam mendidik pelajar, ini adalah amanah karena menjadi ASN tidak mudah dan amanah ini akan kami jalankan sepenuh hati. Dan kami juga berterimakasih kepada pak bupati yang telah mengukuhkan saya juga teman-teman lainnya," ucapnya. (sn/perry)
Share:

Revolusi Industri 4.0 Menjadi Pisau Bermata Dua Bagi SDM Indonesia di Era Pandemi




opini : Abi Fadillah – Mahasiswa MEP FEB UGM

Selama dua tahun terakhir, virus pandemi Covid-19 bukan menjadi persoalan yang hanya menggangu sektor kesehatan saja. Dampak virus tersebut merupakan persoalan multi-dimensi dari berbagai bidang, sebut saja sektor ekonomi, sosial, pendidikan, hukum, dan sebagainya.  Pengaruh virus tersebut jelas menunjukkan suatu perubahan baik secara langsung maupun tidak langsung. Tanpa kita sadari, aktivitas masyarakat akibat  dampak virus itu telah mengarah pada percepatan adaptasi Revolusi Industri 4.0. 

Percepatan revolusi industri tersebut menggambarkan perubahan zaman yang tumbuh pesat, perkembangan iptek yang sangat cepat, dengan berbagai lompatan raksasa, yang menyebabkan cepat usangnya teknologi yang ada, serta tergantikan dengan teknologi baru. Namun, revolusi industri yang tumbuh dengan cepat, terkadang menimbulkan situasi yang dilemma. Bahkan, di era pandemi seperti ini memaksa semua orang harus bisa menggunakan teknologi sehingga membuat situasi itu bagaikan “pisau bermata dua”. 

Dalam konteks pendidikan, transisi mobilitas ke arah penggunaan teknologi sudah terjadi. Perubahan media pembelajaran dari ruang kelas ke ruang online seperti aplikasi Zoom, mengharuskan semua pelajar dan pendidik wajib bisa menggunakannya. Demikian juga pada bidang kewirausahaan, yang ditandai dengan meningkatnya pengguna E-Commerce selama pandemi sebanyak 12 - 18 juta pengguna sampai akhir 2021.

Jelas, perubahan ini harus dimaksimalkan dan akan sulit bagi kelompok masyarakat yang menolak perubahan tersebut. Jika kita tidak siaga, perubahan ini berdampak lebih luas pada ketenagakerjaan, yang dapat menghilangkan lapangan kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru. Hal ini disebabkan penggunaan SDM akan dikurangi untuk memaksimalkan keuntungan perusahaan saat pandemi. Tercatat, selama tahun 2020 hingga pertengahan 2021, sebanyak 9.77 juta jiwa pekerja di-PHK. Dampak PHK itu membuat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia cenderung meningkat sebesar 1.79% dari tahun 2019 yang tercatat 5.28% menjadi 7.07% pada akhir 2020.

Teknologi yang terus berkembang dan berdampingan dengan setiap aktivitas masyarakat, membuat Indonesia harus bersiap dalam menghilangkan kesenjangan ini. Total penduduk Indonesia tercatat sebanyak 270.2 juta jiwa, sekitar 68.75 persen penduduk berumur 15-64 tahun. Ini menunjukkan bahwa kelompok usia produktif di Indonesia jauh lebih tinggi dari usia non-produktif yang hanya 24.5 persen (kelompok usia 0-14 tahun) dan 6.75 persen (kelompok usia 65+ tahun) (BPS, 2021). 

Kesempatan ini seharusnya dimanfaatkan dengan baik. Namun, terbukti sejak pandemi melanda, Indonesia sulit untuk bangkit karena masih dalam cengkraman dampak pandemi. Faktor-faktor yang mempengaruhi seperti transisi pada bidang teknologi 4.0 yang tidak disambut dengan siap oleh SDM Indonesia. Bahkan, sangat sedikit angkatan kerja yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan lapangan kerja baru yang diciptakan pada era saat ini. Kalaupun ada pekerja yang mendapatkan kerja, realitanya pekerja itu sulit untuk mencapai tingkat produktivitasnya dalam bekerja. Fenomena ini sama saja menunjukkan pekerja di Indonesia masih berada pada golongan pengangguran terselubung. 

Oleh karena itu, akan lebih baik jika kelompok usia produktif kita tidak bergantung pada lapangan perkerjaan yang ada, namun justru mampu membuka lapangan kerja sendiri dengan memanfaatkan peluang dalam kemajuan teknologi. Mahasiswa yang menjadi salah satu kelompok usia produktif harus melek teknologi. Bukan hanya sekedar bisa menggunakan teknologi, akan tetapi bisa mengembangkan teknologi itu serta mendesain teknologi baru yang lebih bermanfaat bagi kehidupan umat manusia dan pengembangan pengetahuan. Maka, dengan perubahan zaman dan transisi revolusi industri yang pesat, SDM Indonesia dituntut untuk dapat menggunakan teknologi serta mampu mengadopsi inovasi pengembangan ilmu pengetahuan.

Kedepan, tentunnya semua pihak, terutama lembaga pendidikan di Indonesia akan terus menyiapkan generasi milenial yang unggul dan berdaya saing di era revolusi industri 4.0. Di samping itu, masyarakat harus beradaptasi dalam perkembangan zaman, terutama mengandalkan digitalisasi pada semua aktivitas. Walaupun Indonesia telah menjalankan era revolusi industri dengan mengikuti perubahan-perubahan teknologinya, tetapi jika SDM yang tidak disiapkan dengan baik maka ini dapat menjadi petaka bagi negara.  Dalam menakar SDM Indonesia untuk menghadapi era revolusi, apapun bentuknya, sangat membutuhkan strategi yang tepat serta political will dan political action dari seluruh jajaran pemerintahan, dukungan rakyat, dan dukungan dari lembaga serta pemangku kepentingan lainnya. (ril) 

Share:

5 Hari Jaringan Lelet, Pengguna XL disini Migrasi Kartu

 

Foto : Hanya ilustrasi

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Jaringan Provider yang diklaim terluas di Indonesia nampaknya masih menjadi tanda tanya besar bagi sebagian masyarakat di Kota Prabumulih, hal tersebut nampak dikeluhkan masyarakat Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, Sumsel. Jumat (7/1/22).

 

Bagaimana tidak jaringan provider XL Axiata yang menjadi primadona masyarakat dengan program paket internet murah itu dinilai masyarakat tidak memberikan pelayanan jaringan yang memadai, apalagi jaringan internet sangat dibutuhkan oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat untuk sekolah dalam jaringan (Daring).

 

“Jaringan XL ini ilang terus, kamarin mati, siang ado terus mati lagi sinyalnyo” ucap Reval salah satu siswa sekolah yang mengeluhkan lambannya perbaikan yang dilakukan oleh teknisi jaringan provider XL.

 

Sementara itu, Humas bagian Jaringan provider XL Axiata Dimas ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengaku sedang dalam perbaikan.

“Ini lagi progres ya pak, sabar pak ya” ucapnya langsung memutuskan percakapan saat hendak dikonfirmasi.

 

Terpisah, Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Prabumulih Drs.Mulyadi Musa,M.Si melalui Ansori selaku Pelayanan Internet (Tower) mengaku jika jaringan Provider bukan kewenangan pihaknya, Kominfo selaku Dinas yang mengontrol pendirian menara (BTS) dan dampak menara (tower) jika ada gangguan seperti tersambar petir.

 

“kalau kita hanya memantau perizinan pendirian BTS, dan jika ada rumah warga yang tersambar petir dekat tower itu kita yang urus, dan melapornya ke kita” jelasnya seraya mengatakan jika ada keluhan bisa langsung ke provinsi bagian pemantau jaringan hanya ada satu yakni di Palembang.

 

Untuk informasi jaringan provider yang dikeluhakan warga Kelurahan Gunung Kemala sudah berlangsung 5 hari, jaringan yang tidak stabil membuat sebagian pelanggan migrasi atau pindah ke provider yang lebih stabil seperti Indosat dan Telkomsel. (sn/tau)

 

 

 

Share:

Jalan Mulus, Geliat Ekonomi Tanah Abang Terasa


PALI. SININEWS.COM -- Terhambatnya akses warga di sejumlah desa dalam kecamatan Tanah Abang kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akibat jalan penghubung dengan kondisi buruk yang sudah lama terjadi akan menjadi cerita masa lalu bagi warga. Pasalnya, dipenghujung tahun 2021, pemerintah provinsi Sumatera Selatan menggelontorkan anggarannya untuk melakukan perbaikan pada jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga kecamatan Tanah Abang. 


Lebih kurang 15 kilometer jalan dari Desa Harapan Jaya hingga melewati kantor Camat Tanah Abang saat ini telah mulus diaspal membuat aktivitas warga lancar dalam menjalankan kesibukannya sehari-hari. 


Tentu saja, dengan mulusnya jalan poros itu, perekonomian masyarakat setempat diprediksi bisa meningkat di tahun 2022 karena tidak ada lagi hambatan warga dalam berinteraksi terutama petani yang saat ini bebas menjual hasil pertaniannya kapan pun karena setiap hari pasaran, banyak pembeli hasil pertanian dari berbagai daerah datang hingga ke pelosok. 


Seperti diutarakan Putra, salah satu warga Desa Harapan Jaya yang berprofesi sebagai petani karet mengaku sebelumnya untuk menuju pusat kecamatan Tanah Abang membutuhkan waktu cukup lama karena akses jalan banyak yang rusak serta ketika hari pasaran, pembeli getah yang datang ke desanya hanya itu-itu saja membuat harga getah dikendalikan pembeli.


"Sejak jalan kami mulus, bukan hanya pembeli yang banyak datang ke pasar kalangan untuk membeli getah, juga petani lain yang menggeluti budidaya bibit karet melonjak permintaannya lantaran akses jalan kami kembali hidup," ujarnya, Kamis (6/1/22).


Juga diutarakan Eko, pemilik sebuah toko di Tanah Abang yang dirasakan banyak manfaatnya setelah jalan poros Tanah Abang mulus. "Alhamdulillah omzet kami meningkat setelah jalan diaspal. Banyak banyak pembeli datang dari pelosok yang sebelumnya malas keluar karena jalan rusak. Mudah-mudahan ini awal yang baik di tahun 2022," katanya. 


Terpisah Aka Cholik Darlin, tokoh muda Lematang menyebut bahwa dengan diperbaiki ruas jalan raya kecamatan Tanah Abang yang tentu saja menjadi penyemangat bagi masyarakat Lematang Ilir khususnya para pengusaha UMKM. 


"Yang tentu saja menjadi jalur perekomian yang efektif karena kita tahu bahwa kecamatan Tanah Abang menjadi pusat Pendidikan dan kesehatan dengan beroperasinya RS Pratama. Ini membantu minat masyarakat dalam mobilitas sehari-hari dengan tidak ragu saat musim hujan dan kemarau karena akses jalan cukup baik. Dengan dibangunnya jalan inu tidak lepas dari  kinerja Bupati PALI H Heri Amalindo yang cukup responsif terhadap keinginan masyarakat, tentu saja saya berikan apresiasi terhadap beliau," ujar mantan anggota DPRD PALI ini. (sn/perry)

Share:

Pejabat Eselon II Dan III Wajib Laporkan LHKPN Kepada KPK


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Paling lama satu Minggu, Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, Mm targetkan pengimputan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), dalam memenuhi kepatuhan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tahun lalu, seluruh pegawai di lingkungan Pemkot melaporkan LHKPN ke KPK,” terang Ridho.

Wako Prabumulih dua periode itu juga menyampaikan hanya pejabat eselon II dan III yang wajib untuk melaporkan LHKPN kepada KPK.

“Kita telah meminta, agar BKPSDM dan juga Inspektorat secepatnya melakukan penginputan data LHKPN. Dan, ditargetkan satu minggu selesai. Khususnya, Kabid dan Kasi,”jelasnya.

Hal ini juga harus menjadi perhatian Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akunya agar segera melakukan penginputan data LHKPN guna kepatuhan KPK. “Penginputan LKHPN ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya, bagian dari pengawasan dan pembinaan terkait pencegahan korupsi khususnya di Prabumulih,” ucap Politisi Partai Golkar ini.

Bagi pejabat dan pegawa Bui Pemkot yang tidak mau menginput LHKPN. Kata dia, akan dipanggil dan apa alasan tidak mau. “Apalagi ini wajib sifatnya, sudah ketentuan KPK guna mengawasi harta kekayaan pejabat dalam rangka pencegahan korupsi,” beber Adik Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Selatan (Sumsel).

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beny Rizal SH MH dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Kalau tahun ini, tidak semua pegawai menyampaikan LHKPN. Hanya pejabat eselon II dan III saja, sementara eselon IV tidak. Sesuai permintaan Pak Wako, segera kita lakukan penginputan,” pungkasnya.

Share:

Jangan Gagal Paham, Dinas Kominfo PALI Keluarkan Edaran Untuk Seluruh OPD Adanya Downtime


PALI. SININEWS.COM -- Adanya surat edaran dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PALI yang dikeluarkan tanggal 3 Januari 2022 terkait rencana pemulihan penyedia jasa pengerjaan pengadaan jaringan internet melalui e-purchasing di Dinas Kominfo dan akan adanya pekerjaan instalasi jaringan internet di seluruh perangkat daerah maka selama proses itu akan mengalami masa downtime dimana jaringan internet akan mengalami offline selama lebih kurang 14 hari membuat sejumlah warga PALI gagal paham. 


Pasalnya, warga yang panik itu mengira masa downtime itu akan terjadi pada seluruh wilayah PALI, tetapi sesungguhnya dijelaskan Plt kepala Dinas Kominfo Ali Akbar melalui Kabid Teknolgi Informatika dan Komunikasi Bertha Heriyanto bahwa jaringan internet akan mengalami offline hanya pada jaringan internet yang di fasilitasi oleh internet kominfo PALI.

"Sebelumnya kami minta maaf lantaran edaran itu membuat resah masyarakat. Untuk diketahui bahwa edaran itu untuk seluruh OPD di lingkungan Pemkab PALI bukan untuk seluruh masyarakat PALI," ujar Bertha, Rabu malam (5/1/22).

Artinya ditegaskan Bertha bahwa bagi masyarakat yang menggunakan provider atau operator GSM dan lainnya tidak ada masalah. 

"Masyarakat tidak perlu was-was yang terjadi offline selama masa pemulihan jaringan internet itu hanya pada kantor  OPD yang menggunakan jaringan internet yang difasilitasi Kominfo, bagi masyarakat umum tetap aman," tandasnya. (sn/perry)



Share:

Pinjam Motor Teman Tak Pulang-pulang, Johan Dijemput Polsek Pemulutan di OKU Timur

 


INDRALAYA, SININEWS.COM- Pelarian Johan ke OKU Timur berhasil diendus polisi yang mengejarnya sejak dua pekan lalu. Johan merupakan tersangka penggelapan sepeda motor milik rekannya sendiri di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir. Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Pemulutan Iptu Iklil Alanuari mengatakan, penggelapan tersebut bermula saat tersangka meminjam sepeda rekannya pada pertengahan Desember tahun lalu. "Tersangka dan pemilik motor merupakan rekan kerja sesama buruh. Tersangka ini pinjam motor dengan alasan beli pulsa," terang Iklil kepada wartawan, Rabu (5/1/2022). 


Korban yang tak curiga lalu meminjamkan motor kepada tersangka. Setelah ditunggu selama setengah jam, lanjut Iklil, tersangka tak kembali dan korban mulai cemas. "Korban merasa cemas karena di dalam box motornya ada uang Rp 3 juta," ungkap Iklil. Korban lalu mencari tersangka dengan mendatangi rumahnya. "Saat didatangi ke rumah, tersangka tidak ada. Yang ada hanya istri dan anaknya," ujar Iklil. Karena motor tak kunjung dikembalikan, pemilik motor lalu melapor ke Polsek Pemulutan. Polisi lalu mengejar tersangka yang membawa kabur motor itu. 


"Setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi, tersangka berhasil terlacak berada di wilayah OKU Timur," terang Iklil. Tim Crocodile Polsek Pemulutan pimpinan Kanit Reskrim Ipda Zulkarnain lalu menuju OKU Timur, tepatnya di Desa Gunung Jati, Kecamatan Cempaka. Saat melakukan penangkapan pada Selasa (4/1/2022) petang, Polsek Pemulutan berkoordinasi dengan tim dari Unit Reskrim Polsek Cempaka. Tersangka diamankan beserta barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion dengan plat nomor BH 3635 YP.  Selain sepeda motor, uang tunai milik korban yang masih tersisa sebesar Rp 1,5 juta juga diamankan petugas. 


"Tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," terang Iklil. Kepada polisi, tersangka Johan mengaku nekat menggelapkan motor rekannya sendiri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Motornya saya bawa untuk malam tahun baru. Uang yang 1,5 juta sudah saya belanjakan makanan dan rokok. Sekarang saya menyesal," kata tersangka.(Ber)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts