SDN.13 Penukal Utara Peringati Hardiknas Kibarkan Merah Putih


PALI. SININEWS.COM  -- Dalam rangka peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 mei 2022 ini, 

Dan sesuai Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tehnologi  nomor 28255/MPK/TU/.02/03/2022 melalui surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir,  Nomor 420/57/disdik-II/2022  tentang Pedoman peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2022.

Dimana dijelaskan pelaksanaan Hardiknas tahun 2022 bisa dilaksanakan pada tanggal 13 mei 2022, mengingat tanggal  3 Mei bertepatan hari raya idul fitri 1442 hijriah.

 Dalam mengenang  hari yang  bersejarah ini SD.Negeri 13 Penukal Utara Kabupaten PALI turut memperingati HARDIKNAS ke 63 tahun ini dengan melaksanakan upacara pengibaran Bendera merah putih dengan penuh rasa haru.

Dalam sambutan Kepala SDN.13 Penukal utara Marlinda,Spd diapel upacara, mengajak para Dewan guru dan siswa, agar selalu menghayati nilai nilai pendidikan dengan baik dan benar,

Bagaimana tidak, setiap manusia setelah melalui pendidikan Sekolah dapat merubah jati diri dari kebodohan menjadi manusia santun, cerdas dan terampil.

Sambil mengisyaratkan pada semua siswa, agar dapat belajar dengan tekun dan bersungguh sungguh, sehingga dikemudian hari akan menjadi orang yang kaya ilmu pengetahuan

Dilanjutkan usai Upacara Bendera merah putih, para siswa mendatangi dewan guru memberikan ucapan terima kasihnya atas ilmu pengetahuan yang telah Mareka serap selama belajar di SDN.13 Penukal Utara yang berlokasi di Desa Tempirai Timur Penukal Utara.


(Bungharto/SN)


Share:

Persipra AllStar Kembali Tour Ke Daerah Di Provinsi Sumatera Selatan

MUARA ENIM, SININEWS.COM -- Rombongan Persipra AllStar kembali tour ke berbagai daerah yang ada di Sumatera Selatan, Jum'at (13/05).

Dimana tour yang kerap di lakukan oleh rombongan Persipra AllStar sempat terhenti sejenak guna menjalankan ibdah bulan Suci Ramdhan.

Tour Persipra kali ini di tuju ke Kabupaten Muara Enim, tepatnya di Lapangan Kesebalasan Perseta FC Desa Tanjung Tiga Kecamatan Belida Darat.

Walaupun sempat terhenti beberapa pekan Tour Persipra AllStar, namun perfoma tim Kota Nanas itu tak begitu mengecewakan para penonton.

Begitu dengan orang yang mengenakan Jersey bernomor punggung 10 (sepuluh) berhasil memborong gol dalam laga Friendly Match kali ini.

Siapa lagi kalo bukan Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, MM sang kapten Kesebelasan Persipra AllStar yang berhasil membuat kesebelasan tuan rumah Perseta FC kewalahan melawan timnya.

Pluit Panjang di tiupkan wasit, yang bertanda berakhirnya match tersebut dan score unggul di pihak Persipra 5-3.

Wako Prabumulih Ridho Yahya yang berhasil mengamankan 4 (empat) gol dalam fraindly match Persipra AllStar melawan Perseta FC ini menyampaikan bahwa tour Persipra tak hanya untuk memperkenalkan Tim Kota Nanas melainkan unsur pahala serta memperat silaturahmi sesam pemain lapangan hijau.

"karena menyenangkan dalam kebaikan adalah pahala, apa kato pemain sini kato masyarakat? waduh kami tadi salaman Samo pak wali, Weh tadi pak wali jatuh, Weh kami tadi foto-foto Samo pak wali,  itukan jalan kebaikan pahala jadi silahturahmi dapat, pahala dapat olahraga dapat begitu banyak manfaatnya," jelas kapten kesebelasan Persipra AllStar usai berlaga.

Meskipun sempat terhenti satu bulan, hal tersebut bukan alasan untuknya tak bermain secara akurat. "Ya Karno Kito sudah terbiasa olahraga jadi biaso baelah walaupun masih gini," kata bapak empat anak tersebut.

Selain itu, Ridho juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjalin silaturahmi ke daerah lainya serta ia juga menjelaskan bahwa perlunya kedekatan antara kepala daerah dengan masyarakat.

"sudah ini kita ke linggau kita ke Niru, Yo nyenengke masyarakat , biasonyo kan mereka menggap walikota bupati orang hebat padahal bukan, bupati walikota itu yang menjadikannya masyarakat yang hebat itu masyarakat bukan bupati walikota Yo gitu," tutupnya
Share:

Mobil Tangki Minyak Meledak di Jalan Merdeka PALI


PALI. SININEWS.COM -- Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Merdeka KM 11 Kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Kamis (12/5/22) sekitar pukul 03.30 WIB. Kecelakaan tunggal dialami sebuah mobil tangki Pertamina membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite 8 ton dengan nomer Polisi B 9834 SFU yang penyebabnya diduga pengemudi mengantuk. 


Akibat kecelakaan itu, mobil tangki meledak dan terbakar menghanguskan seluruh BBM yang dibawanya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal itu.

Dari sejumlah saksi menyatakan bahwa mobil tangki berisi BBM itu dari arah Timur menuju SPBU yang ada di Beracung, tetapi saat di lokasi mobil oleng ke sisi kanan, namun karena diduga sopir terkejut, sang sopir banting setir ke kiri dan mobil pun terbalik hingga mengeluarkan percikan api. 

"Setelah banting setir, mobil itu terguling dan terseret hampir 10 meter yang menyebabkan adanya percikan api. Beruntung sebelum mobil terbakar, supir dan kernet langsung keluar dari dalam mobil sehingga keduanya selamat," ujar Peri salah satu warga pengguna jalan.

Ditambahkannya setelah mengetahui mobil meledak dan terbakar, warga menghubungi pihak Dinas Damkar untuk melakukan pemadaman agar lalulintas tidak terganggu. 


"Beruntung saat kejadian aktivitas lalulintas masih lengang. Dan setelah beberapa saat terbakar  datang petugas Damkar dan lebih kurang satu jam, api bisa dipadamkan, sementara supir dan kernet dibawa ke rumah sakit meskipun terluka ringan," tukasnya. 

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Efrannedy melalui Kasat Lantas AKP Kaslan Sulis Pujiono disampaikan salah satu anggota Lantas saat olah TKP menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya mobil dan isinya hangus terbakar. 

"Dalam mobil itu ada dua orang terdiri dari supir dan kernet. Tujuan mobil tangki itu untuk mengisi SPBU di Beracung. Penyebab kecelakaan diduga sopir mengantuk. Kami masih lakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Untuk sopir dan kernet hanya alami luka ringan dan saat ini kabarnya sudah pulang ke rumahnya masing-masing," terangnya. 

Terpisah, Warno salah satu petugas SPBU Beracung menyatakan bahwa pasca kecelakaan mobil tangki BBM yang terbakar,  pasokan BBM jenis pertalite tetap tersedia.

"Mobil itu membawa 8 ton pertalite, dan untuk pasokan pertalite di SPBU Beracung tetap ada karena sebelumnya telah dipasok oleh Pertamina sebanyak 16 ribu ton," katanya. (sn/perry)
Share:

Program Unggulan Kota Nanas Bakal Di Setop?

PRABUMULIH, SININEWS.COM  – Sebelum masa jabatannya berakhir 19 September 2023 mendatang, Wali Kota Prabumulih, H Ridho Yahya bakal menghentikan program unggulan bedah rumah. 

Orang nomor satu di kota nanas itu menuturkan, program bedah rumah yang anggarannya berasal dari infak Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkot Prabumulih itu dihentikan lantaran dirinya khawatir setelah masa jabatannya berakhir. dana infak ASN yang dikumpulkan oleh Baznas tidak dikelola dengan baik untuk program bedah rumah. 

Apabila penggantinya nanti mau melanjutkan program tersebut sambung Ridho, program bedah rumah bisa dilanjutkan kembali.

“Silahkan jika mau nanti dilanjutkan, tinggal dilanjutkan saja yang penting sebelum jabatan saya berakhir di stop dulu,” tuturnya.

Menanggapi wacana tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo berharap program tersebut jangan dihentikan.

“Jangan (dihentikan, red) karena yang paling penting berapa banyak data rumah yang belum dibedah, kalau masih ada yang belum dibedah dan masih antre yo sebaiknya diteruskan bae jangan distop,” ujarnya.  

Terkait kekhawatiran adanya penyimpangan dana program bedah rumah tersebut sambung Palo, seluruh elemen yang ada termasuk DPRD Kota Prabumulih dapat melakukan pengawasan.

“Dak perlu khawatir terhadap itu (kemungkinan terjadi penyimpangan), apa yang dilakukan sudah baik sebagusnya jangan distop,” tukasnya. 

Share:

Field Limau Beroprasi Normal Kembali

SININEWS.COM -- Stasiun Kompresor Gas I (SKG I) Pertamina EP Limau Field (PEP Limau) di Prabumulih, Sumatera Selatan, sudah beroperasi normal sebagai penyuplai kebutuhan own use gas di Limau Field.

Senior Manager Limau Field, Zulfikar Akbar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa kegiatan operasional SKG I sudah berjalan seperti kondisi awal. Zulfikar menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi bukan ledakan pipa gas.

Sebelumnya pada Senin (9/5), Tim Tanggap Darurat Pertamina berhasil menangani peristiwa kebakaran.

“Insiden dapat dikendalikan. Api mulai dapat dipadamkan mulai pukul 06.15 WIB dan berhasil padam pada pukul 07.12 WIB dengan terus dilakukan pendinginan di sekitar lokasi SKG 1. Pada lokasi kejadian telah dipasang garis pembatas untuk mencegah pihak yang tidak berkepentingan masuk ke area tersebut,” kata Zulfikar.

Dua warga yang terdampak peristiwa tersebut sudah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Palembang yang memiliki fasilitas penanganan luka bakar untuk mendapat penanganan terbaik. Kedua pasien dalam tingkat kesadaran penuh dan baik dan Pertamina EP memberikan bantuan akomodasi kepada pihak keluarga yang mendampingi di Palembang.

Pertamina EP turut prihatin dan bersimpati kepada kedua warga yang terdampak serta bertanggung jawab penuh atas kejadian ini.

Peristiwa ini sedang dalam proses evaluasi dan Pertamina terus melakukan continuous improvement dalam meningkatkan kehandalan fasilitas operasi, dengan selalu mengedepankan aspek HSSE sebagai prioritas utama. (SN/RIL)
Share:

Ridho Tinjau Lokasi Ledakan SKG 1 Pertamina


 PRABUMULIH,SININEWS.COM -- Kebakaran di dekat SKG 1 (Stasiun Kompresor Gas 1) ,yang berada di Desa Kemang Tanduk, kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), kota Prabumulih, provinsi Sumatera Selatan yang terjadi pada hari Senin 09/05/2022 sekitar pukul 06.10 WIB, telah teratasi dengan langkah sigap.Yang diambil oleh pihak Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) Pemerintah, PT.Pertamina Hulu Rokan (PHR) regional 1 Zona 4 Limau field dan PT.Titis Sampoerna, yang beroperasi di bawah pengawasan SKK Migas.

UNtuk menuntaskan dengan cepat, terkait insiden tersebut telah dilakukan olah TKP.Olah TKP langsung oleh Puslabfor Polda Sumatera Selatan, di dampingi oleh Ditpamobvit Polda Sumatera Selatan,Polres kota Prabumulih, pada hari Selasa 10/05/2022.

Dalam kegiatan tersebut Tim Puslabfor melakukan pengambilan gambar dari atas, mengambil sampel cairan di lokasi kejadian kebakaran, melakukan pengecekan rekaman CCTV milik PT.Titis Sampoerna dan melihat peta jaringan pipa minyak dan gas milik PT.Pertamina Hulu Rokan Zona 4, maupun milik PT.Titis Sampoerna.

Selain itu juga dilakukan supervisi terkait keamanan kepada pihak security Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 yang bertugas. Sampai saat ini investigasi penyebab pasti, insiden yang terjadi di belakang pagar antara fasilitas operasi PHR Regional 1 Zona 4 Limau field dan PT.Titis Sampoerna ini, masih akan terus berjalan.Namun sudah dapat dipastikan bukanlah akibat dari ledakan pipa. Hal ini pula menandakan bahwa insiden yang terjadi, menjadi perhatian serius bagi SKK Migas.

Kepala perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan, Anggono Mahendrawan memastikan pihak KKKS PHR Zona 4 akan menjaga komitmen untuk memaksimalkan penyelesaian kejadian ini. Dengan tetap berkoordinasi dengan SKK Migas, Pemerintah Daerah setempat, aparat kepolisian dan TNI.seperti halnya hari ini Selasa 10/05/2022, Anggono Mahendrawan menyampaikan ungkapan apresiasinya dan terima kasih,atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak baik pemerintah kota Prabumulih, kepolisian resor kota Prabumulih, dan Kepolisian Daerah provinsi Sumatera Selatan.

SKK Migas perwakilan Sumbagsel, juga akan memastikan agar PHR Zona 4 Prabumulih yang membawahi lapangan limau, untuk tetap menyiagakan petugas keselamatan dan pemadam kebakaran demi menjaga kondisi hingga di nyatakan benar-benar aman dan terkendali.

“Kami telah mintakan kepada PHR Zona 4 Prabumulih, agar bersama mitra untuk segera melakukan investasi penyebab kejadian ini.sehingga kedepannya dapat ditentukan strategi-strategi ataupun langkah preventif.untuk menghindari terjadinya kembali musibah atau insiden yang serupa”,Ujar Anggono Mahendrawan.

Selanjutnya SKK Migas mengharapkan, agar masyarakat dapat bekerjasama untuk memberikan waktu dan keleluasaan dalam proses penelusuran penyebab insiden tersebut.Hingga benar-benar mendapatkan mendapatkan informasi yang akurat dan tepat, untuk di sampaikan kepada masyarakat. Nantinya terkait penyebab terjadinya penyebab terjadinya insiden, sehingga akan meningkatkan kewaspadaan bersama di kemudian hari.

Melihat adanya korban luka bakar dalam kejadian tersebut, SKK Migas juga menekankan kepada PHR Zona 4 untuk terus memantau kondisi korban. Agar mendapatkan penanganan serius dari Tim medis, serta bagi korban luka bakar agar terpenuhi.

Selain itu juga diharapkan agar kegiatan operasional di lapangan,harus tetap berjalan dengan semestinya dan tetap mengedepankan kaidah-kaidah ,Serta berdasarkan SOP yang berlaku.Hal tersebut diperlukan untuk menjaga ketahanan energi nasional,tentu dengan tidak lalai dan lepas dalam penanganan kejadian ini.

Sementara pada proses olah TKP tersebut H.Ir.Ridho Yahya.MM, walikota Prabumulih meninjau dan melihat langsung kondisi Tempat Kejadian.Pada kesempatan tersebut Walikota Prabumulih, menyampaikan rasa haru dan prihatin kepada korban luka bakar.Yang merupakan warganya dan berharap mendapatkan perawatan yang intensif hingga sembuh kembali. H.Ir.Ridho Yahya.MM walikota Prabumulih, juga mengungkapkan apresiasinya kepada SKK Migas dan PHR Zona 4 yang telah mengambil langkah cepat dalam menangani kejadian tersebut, sehingga cepat teratasi.

“Kalau bukan karena langkah cepat yang diambil Pertamina, kejadian ini bisa jauh lebih membahayakan kita semua,khususnya di wilayah ini.Saya atas nama warga masyarakat kota Prabumulih, menyampaikan terima kasih, karena korban luka bakar telah di tangani dengan baik dan di bantu sepenuhnya oleh pihak Pertamina”, Ungkap H.Ir.Ridho Yahya.MM Walikota Prabumulih.

Share:

PEP Limau Field dan Titis Sampurna Sigap Tangani Insiden

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Stasiun Kompresor Gas 1 (SKG 1) di Desa Kemang Tanduk, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Kota Prabumulih, beroperasi dengan normal pasca insiden yang terjadi pada Senin (9/5), sekitar pukul 06:10 WIB. 

Lokasi insiden berada di belakang pagar antara fasilitas operasi Pertamina EP (PEP) Limau Field dan PT Titis Sampurna. Lokasi SKG 1 dan operasionalnya tidak terdampak. 

Segera setelah diketahui adanya insiden, Tim Tanggap Darurat Pertamina langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman. “Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi kejadian telah dipasang garis pembatas untuk mencegah pihak yang tidak berkepentingan masuk ke area tersebut,” ujar Yudy Nugraha, Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera.

Yudy juga menambahkan bahwa penyebab kejadian masih diinvestigasi. “PEP Limau Field dan PT Titis Sampurna tengah melakukan investigasi bersama untuk mengetahui penyebab kebakaran. Kami telah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah terkait,” ungkap Yudy.

Selain sigap memadamkan kebakaran, PEP Limau Field juga sigap membantu penanganan korban insiden di Desa Kemang Tanduk. Keduanya sedang mendapatkan perawatan terbaik berupa observasi dan penanganan tim dokter di RS Pertamina Prabumulih. “Kami sangat prihatin dan bersimpati terhadap kedua korban. Pertamina dan Titis Sampurna akan bertanggung jawab sepenuhnya. Kedua korban tersebut rencananya akan dirujuk ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapat penanganan yang lebih intensif,” pungkas Yudy. (SN/ril)

Share:

Pertamina Berhasil Temukan Cadangan Migas Baru di Sumatera Selatan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Pertamina Subholding Upstream, melalui PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) - Regional Sumatera Zona 4 berhasil temukan cadangan minyak dan gas pada sumur eksplorasi Wilela (WLL)-001 yang berlokasi di Desa Paduraksa, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, sekitar 15 km dari Stasiun Pengumpul  (SP) Merbau dan 25 km dari SP Limau. 

Sumur WLL-001 ditajak pada 28 Maret 2022 dan mencapai kedalaman akhir 1.358 meter Measured Depth (mMD) pada 19 April 2022. Sumur ini dapat menemukan gas dan kondensat melalui Uji Kandungan Lapisan (Drill Stem Test/DST) pertama (DST#1) yang dilakukan pada reservoir batu pasir Formasi Air Benakat pada interval 880-886 m. 

“Dari hasil Uji Kandungan Lapisan pertama diperoleh laju aliran gas sebesar 5,69 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dan kondensat 482,7 barel per hari (BCPD). Selanjutnya akan dilakukan Uji Kandungan Lapisan kedua dan ketiga pada interval batu pasir lain di Formasi Air Benakat,” ujar Direktur Utama PHR-Regional Sumatera, Jaffee Arizon Suardin.

Lebih lanjut Jaffee mengatakan temuan ini merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan cadangan dan upaya memenuhi kebutuhan gas yang semakin tinggi, seiring dengan meningkatnya pertumbuhan industri di Sumatera Selatan, serta mendukung pencapaian target produksi migas nasional.

 “Dengan Spirit of SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive), PHR-Regional Sumatera akan terus menjalankan operasi migas yang selamat dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi secara signifikan dan berkelanjutan,” ujar Jaffee.

Direktur Eksplorasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE)-Subholding Upstream, Medy Kurniawan, berharap pencapaian ini menjadi pemantik semangat pekerja Pertamina di Regional Sumatera untuk terus berupaya menemukan cadangan-cadangan migas baru. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para pemangku kepentingan.

 “Subholding Upstream menpunyai rencana kerja yang masif dan agresif pada tahun 2022 antara lain pengeboran eksplorasi sebanyak 29 sumur serta pengeboran sumur pengembangan sebanyak 813 sumur dan 500 sumur di antaranya berada di wilayah PHR. Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, maka aktivitas operasi perusahaan dalam mencari dan memproduksi migas dapat berjalan lancar dan kebutuhan energi di Indonesia dapat terpenuhi.  Terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung operasi Zona 4, sehingga pengeboran sumur eksplorasi WLL-001 berjalan lancar dan berhasil menemukan cadangan migas,” ujar Medy.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan,  menyebutkan bahwa temuan ini merupakan pencapaian yang sangat baik sebagai hasil dari upaya yang selama ini dilakukan oleh PHR. “Sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang memiliki target pengeboran paling banyak di tahun 2022 ini, PHR memang harus berupaya lebih banyak untuk menemukan cadangan-cadangan migas di wilayah operasi,” ujar Anggono.

Anggono juga menyampaikan bahwa SKK Migas selanjutnya akan memberikan dukungan terhadap rencana-rencana pengeboran yang dijalankan oleh semua KKKS, khususnya di wilayah Sumbagsel, termasuk PHR. “Penemuan ini akan berkontribusi pula terhadap pencapaian target produksi migas nasional, harapannya semua target yang diberikan kepada PHR dapat terpenuhi dan produksi terus meningkat. Kita wajib optimis bahwa target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada tahun 2030 dapat diwujudkan,” tutup Anggono.

Pengeboran eksplorasi sumur Wilela-001 dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE yang tinggi, menerapkan protokol pencegahan COVID-19 secara ketat, serta menerapkan operational excellence. (SN/ril)

Share:

Pertamina Sigap Bantu Penanganan Warga Terdampak Kebakaran


PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 tindak serius atas kejadian ledakan di Pertamina Field Limau SKG I di desa Kemang Tanduk Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih.

Senin, (09/05) sekitar pukul 06.15 WIB ledakan tersebut membuat dua warga Kelurahan Patih Galung menjadi Korban atas kejadian tersebut, diantaranya yakni Inisial K (52) dan N (47).

Dua korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan itu, langsung di larikan ke Rumah Sakit (RS) Pertamina Kota Prabumulih.

Korban yang saat ini sedang menjalani perawatan terbaik dari RS Pertamina Kota Prabumulih dan tengah dalam observasi serta penanganan Dokter.

Sementara, Perusahaan BUMN tersebut langsung menurunkan tim HSE dan tim investigasi guna memadamkan kobaran api dan menyelidiki penyebab ledakan  dan kebakaran tersebut.

“Saya sudah menerima laporan, tim sudah turun melakukan investigasi guna mencari tahu penyebabnya,” ungkap General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Agus Amperianto ketika dikonfirmasi melalui telepon whatsapp (WA). 

Akibat ledakan tersebut, masyarakat sekitar menjadi berhamburan guna mengungsi jauh dari lokasi kejadian agar tak terjadi hal yang tidak di inginkan. (Sumber. Palpos)




Share:

Terekam Cctv, Kades Talang Bulang Geram


foto. potongan rekaman cctv 


PALI. SININEWS.COM -- Kepala Desa Talang Bulang kecamatan Talang Ubi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Menriadi geram lantaran akhir-akhir ini di lingkungan pemerintahannya tidak aman karena kerap terjadi pencurian. 


Bahkan, kantor desa Talang Bulang tidak luput dari aksi pelaku pencurian. Tetapi aksi yang dilakukan sesosok pria diduga pelaku pencurian terekam cctv saat melakukan aksinya di kantor desa pada Senin subuh (9/5/22) sekitar pukul 04.30 WIB. 

"Wajah pelaku jelas terekam cctv, hanya saja saat beraksi di kantor desa, pelaku tidak sempat masuk kedalam, namun berkas dan sejumlah uang milik anggota Linmas yang jaga malam saat itu hilang, karena barang-barang milik anggota Linmas tersebut disimpan diatas meja di teras kantor desa," ungkap Menriadi. 

Diakuinya, sejak menjelang hari raya, wilayah desanya tidak aman, hampir tiap malam ada saja kejadian warga yang melaporkan kehilangan barang di rumahnya. 

"Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Untuk laporan resmi, kami segera mendatangi ke Mapolsek Talang Ubi," tandasnya. (sn/perry)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts