PT.GHEMMI Cuek, Warga Ancam Matikan Jalan Akses

PRABUMULIH – Masalah permohonan pengerasan jalan Pal 6 simpang 3 sumur GNK-55 menuju PT.GHEMMI Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim akhir pekan lalu Berbuntut panjang, rabu (17/1/2018), perwakilan Masyarakat Kelurahan Gunung Kemala LKM-GK telah mengajukan Proposal permohonan pengerasan jalan setelah sebelumnya memblokir jalan akses ke PT.GHEMMI,sabtu (6/1/2018) lalu.

“Surat peringatan kedua beserta surat aksi demo akan segera kita layangkan” ungkap solmidin selaku kordinator lapangan

Dari pernyataannya surat pertama sudah seminggu lebih diberikan namun hingga kini tidak ada jawaban yang memuaskan, pihak perusahaan terkesan selalu mengulur waktu

“kito di iming-imingi proyek besak supaya kito idak blokir jalan, klo berani beri proyek besak sekalian proyek bangun jalan bae enjok ke kami” ungkap warga yang kesal.

Sekitar 16 tokoh masyarakat Kelurahan Gunung Kemala termasuk seluruh anggota RT dan RW menandatangani aksi penutupan jalan yang akan segera diberitahukan kepada pihak kepolisian dan yang berkepentingan jika pihak perusahaan tidak menanggapi.

“Kito blokir jalan menuju PT.GHEMMI 10 hari selama 24 jam, jangan sampai mereka begawe kalu dak galak bangun jalan kami” ungkap Romli ketua RT.02

Aksi yang direncakan berkerjasama dengan masyarakat Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim itu diperkirakan menyumbang massa sekitar 100 orang lebih untuk menutup jalan tersebut. (SN01)
Share:

Ngaku Anaknya, Pria Ini Ditipu Lewat Telepon Selular



PRABUMULIH– Penipuan melalui telepon selular saat ini mulai marak, hanya bermodalkan HP dan berpura-pura menjadi anak korban, kerabat bahkan kejadian kecelakaan membuat sebagian orang percaya bahwa yang menelpon itu benar- benar terjadi.

Wasimin (50) Warga Lampung yang tinggal di Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat tertunduk lesu ketika sadar bahwa dirinya telah ditipu melalui telepon

Penipu yang mengaku Anak korban meminta agar Wasimin mentransfer uang karena ia mengaku perlu uang untuk berobat, namun ia berkilah bahwa dirinya tak memiliki ATM untuk mentransfer uang.

Eko nama samaran yang mengaku Anak korban meminta agar mentransfer pulsa saja sebesar 500 ribu, tanpa rasa ragu korban mentransferkan pulsa sebesar yang diminta ke nomor 0812 8770 3662.

Tak berselang lama, pelaku kembali meminta korbannya untuk mengisi pulsa kenomor yang berbeda 0852 6142 3583

Davis Pelayan Outlet pulsa T.Jaya Cell yang berada di Gunung Kemala merasa curiga dengan Wasimin yang mengisi pulsa hingga 500 ribu dengan nomor yang berbeda dan menegurnya

“Pak siapo yang bapak telpon? Hati-hati pak sekarang banyak penipuan kemaren jugo ado yang isi pulsa sampai 1 juta”ungkapnya

Pelayan konter T.Jaya Cell berusaha menyadarkan dan meyakinkan korban bahwa sudah ditipu dengan menelpon dan sms balik penipu

 

Namun Korban yang merasa itu anaknya tak memperdulikan peringatan dari pelayan konter.



 

 

 

 

 

 
Wasimin tertunduk lesu usai mengetahui bahwa dirinya telah mentransfer pulsa ratusan ribu kepada orang tak dikenalnya

Setelah berselang sekitar 30 menit Wasimin merasa bingung dan menelpon anaknya yang berada dilampung dan mengaku tak pernah meminta pulsa kepada bapaknya, saat itu juga pria yang bekerja sebagai petani dan mengaku dirinya Dukun itu tertunduk lesu dan mengaku sudah mentransfer pulsa sebanyak 850 ribu untuk orang tak dikenal

“Aku sudah isikan pulsa 850rb, itu bae udah keliling 4 konter untuk kirim ke dua nomor itu” ungkapnya kesal. “Awas bae ntar malam tak ku kerjain “ tambahnya yang berlogat jawa itu

Modus yang berpura-pura sebagai korban kecelakaan, dan lainnya ini sudah lama terjadi namun bagi orang yang awan akan percaya pada kejadian yang tidak benar adanya dan ini lah yang ditakutkan pemerintah seringnya terjadi penipuan lewat telepon selular, kita wajib mendaftarkan kartu agar mudah dideteksi daftar kepemilikan kartu SIM telpon selularnya (SN01)
Share:

Resahkan Warga, Pol-PP PALI Kejar Kambing Liar

laporan:marsindo

 

PALI--Masih banyaknya binatang berkaki empat yang berkeliaran di jalanan dan di sekitar pemukiman penduduk diwilayah Bumi Serepat Serasan, padahal surat edaran dari Sekda PALI telah diumumkan ke masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten PALI mengejar dan menangkap kambing dan sapi yang masih liar.

Alhasil, dari operasi penertiban hewan ternak berkaki empat di Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi, Rabu (17/1), puluhan kambing diangkut, kemudian kambing tangkapan tersebut dikandangkan di kantor kepala desa setempat.

Aksi penertiban binatang berkaki empat tersebut dibantu pemerintah desa setempat, dan masyarakat pun antusias mendukung dan bersama-sama ikut menangkap kambing-kambing liar tersebut.

"Warga sudah resah dengan banyaknya kambing yang masih diliarkan pemiliknya,sebab banyak tanaman warga rusak akibat kambing yang tidak dijaga," ucap Erika Peru, kepala Desa Simpang Tais.

Untuk menertibkan hewan berkaki empat yang masih dibiarkan liar oleh pemiliknya, pemerintah desa tersebut dikatakan Erika Peru meminta bantuan pihak Satpol-PP.

"Kami minta bantuan dari Pemkab melalui Satpol-PP, dan alhamdulillah, kali ini sebanyak 18 ekor kambing diamankan.Selanjutnya,pemilik kambing akan kita panggil, kemudian apabila ingin kambingnya dikembalikan, maka  si pemilik kambing harus bersedia menandatangani surat pernyataan untuk memelihara dan mengandangkan kambingnya serta tidak meresahkan warga lainnya.Apabila nantinya,kambing tersebut kembali tertangkap dan masih diliarkan, maka jangan salahkan kami kalau kambing itu disita," tandasnya.

Sementara itu, Manamin kepala Satpol-PP Kabupaten PALI mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan ditengah-tengah masyarakat.

"Kegiatan ini sebagai tindak lanjut laporan masyarakat melalui kepala desa dan Camat,yang tidak mampu lagi memperingatkan warga pemilik kambing dan sapi.Hasilnya belasan kambing kita amankan, selanjutnya kita sarankan ke Kades untuk membuat peraturan desa," katanya.

Dengan adanya kegiatan ini,diharapkan Kasatpol-PP, masyarakat bisa patuhi untuk mengandangkan hewan ternaknya.

"Semua ini bertujuan memberikan kenyamanan kepada semua masyarakat PALI.Dan apabila hewan ternak dikandangkan, masyarakat pun bisa bertanaman dihalaman rumahnya tanpa ada gangguan binatang berkaki empat," harapnya.(admin)
Share:

MANTAP...SATRES NARKOBA POLRES PRABUMULIH, MERINGKUS 3 PEMUJA NARKOBA SEKALIGUS

PRABUMULIH – Lagi tim Satres Narkoba Polres Prabumulih meringkus 3 pemuja shabu beserta puluhan paket kecil narkotika, Minggu (15/1/2018) berawal dari informasi masyarakat Rinaldo Pratama (21) warga jalan Ade Irma Gang Dahlia Rt 11 Rw 5 Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih diringkus Depan swalayan Indomaret Simpang Muara Dua Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih sekitar pukul 17.30 wib.

Setelah melakukan penggeledahan petugas mendapati satu paket kecil Narkotika jenis Tembakau Gorila, dengan berat Bruto 0,22 Gram didalam kotak rokok.

Petugas melakukan pengembangan kasus dengan mengintrogasi Pelaku dan kembali berhasil meringkus Thomas Shabirin (19) warga Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan.

Shabirin ditangkap petugas di rumahnya di Gang Masjid Nurul Huda Rt. 01 Rw. 04 Kel. Majasari Kec. Prabumulih Selatan Kota Prabumulih sekitar pukul 22.00 Wib dan ditemukan dua paket kecil Narkotika jenis Tembakau Gorila dengan berat Brutto 1,23 gram.

Selanjutnya Randy Rambang Putra (22), warga Jalan Jend. Sudirman No. 05 Kelurahan Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih kembali menangkap pelaku Bandar Narkotika sekitar pukul 23.30 Wib setelah pengembangan kasus sebelumnya, pelaku Randy Yang merupakan Masiswa Negeri Di Palembang (Unsri) ini kedapatan membawa puluhan Paket Narkotika Ganja dengan berat bruto 316,12 Gram Ketiganya diringkus di lokasi yang berbeda.

Tersangka Randy mengaku Barang Haram itu adalah miliknya yang dibeli dari Jakarta dan dikirim melalui Via pengiriman JNE

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandi, SH membenarkan penangkapan ketiga pelaku dan saat ini sudah diamankan di Mapolres guna menyelidikan lebih lanjut (Bio/SN01)
Share:

Rampas Mobil Pedagang Sayur, Jon Tak Berkutik Ditangan Polisi

PALI--Bawa paksa sebuah mobil pick up milik korbannya bernama Suhardi (44) warga jalan Sangkuriang Kelurahan Muara Dua Kota Prabumulih,yang berprofesi sebagai pedagang sayur dimana pada saat itu sedang berjualan di pasar kalangan desa Raja Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI,Tersangka Januri alias Jon (45) warga Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI diciduk jajaran Polsek Tanah Abang saat tersangka Jon tengah berada di rumahnya.

Dari keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Tanah Abang,AKP Sibero bahwa kejadian itu berlangsung pada Senin (1/1/2018) lalu, saat korban sedang berjualan.

Saat berjualan itulah, korban ada yang memanggil oleh salahsatu warga untuk menuju kantor Desa Raja. Kemudian dikantor desa tersebut,korban bertemu dengan tersangka Jon dan kawan-kawannya (Debt Collector) yang ingin menyita mobil milik korban dengan alasan bahwa mobil tersebut telah nunggak kredit selama 8 bulan.

"Selama dikantor Kades Raja permasalahan itu belum dapat diselesaikan,kemudian korban kembali lagi berjualan dipasar kalangan.Namun,setelah setengah jam berselang, mobil korban sudah tidak ada lagi ditempat atau hilang," ungkap Sibero, Rabu (17/1).

Atas kejadian tersebut,lanjut Sibero, korban melapor ke Mapolsek Tanah Abang.

"Kerugian korban lebih kurang Rp. 87.000.000.Atas dasar laporan korban, kami langsung melakukan penyelidikan, dan pada,Selasa (16/1) sekitar pukul 15:00 WIB,kita mendapatkan informasi dari warga bahwa pelaku pencurian dan atau perampasan mobil Mitsubishi Colt L 300,No.Pol. BG 8688 K,sedang  berada di warung kopi jalan PT EPI Km 20 yang merupakan tempat tinggalnya," urai Sibero.

Kemudian ditegaskan Sibero bahwa jajarannya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Setelah sampai di tujuan memang benar pelaku yg dimaksud berada di warung kopi itu sekaligus dijadikan tempat tinggalnya.Sekira pukul 16:30 WIB, pelaku berhasil di amankan.Tapi disaat mau melakukan penangkapan terhadap pelaku ada perlawanan dari pihak keluarga yaitu istri dan ibu (orang tua) pelaku, melihat ada perlawanan tersebut anggota langsung meninggalkan tempat itu dengan membawa pelaku untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,dan saat ini situasi aman dan terkendali," tandasnya. (marsindo)
Share:

YD Anak SMA Pencuri Motor Diringkus Polisi

PRABUMULIH – Polsek Prabumulih Barat berhasil meringkus Pelaku Pencurian dengan pemberatan yakni BMS (16) warga jalan Arimbi RT.03 RW.05 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur dan YWP (16) warga Taman Baka Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (12/1/2018)

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban Febrian Diansyah (27) Warga jalan Bukit Lebar 1 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan dengan nomor laporan LP/B/04/1/Pbm Brt. Pencurian Sepada Motor dengan Pemberatan

Kejadian berawal saat korban sedang ngobrol santai dengan keluarga didalam rumah , Pelaku Bobby dan rekannya mengintai motor Yamaha Mio Sporty dengan Nopol BG 5476 CP yang terparkir digarasi rumah keluarganya Marbawi dijalan Kopral Toya Gang Setia Kawan Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumukih Utara.

Pelaku mencuri motor dengan cara masuk melalui pintu pagar dan membuka kunci motor dengan menjebolnya dengan Letter T kemudian pelaku langsung membawa kabur motor korban.

Setelah mendalami laporan korban team Opsnal Polsek Prabumulih Barat bergerak cepat dengan mengumpulkan data dari CCTV dan mengungkap nama pelaku yang tak lain adalah BMS dan YWP yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA).

Petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil meringkus Bobby yang saat itu sedang berada dirumahnya, tak lama petugas kembali melalukan penangkapan terhadap Yudha yang sedang bermain remi dirumah temannya tanpa perlawanan kedua pelaku berhasil diamankan

Bobby Mengatakan bahwa Motor yang dicurinya sudah mereka jual ke daerah Desa Segayam Kabupaten Muara Enim

“motornyo lah kami jual ke segayam pak, duetnyo lah sudah habis”terangnya

Saat dilakukan introgasi pelaku mengaku juga pernah mencuri motor Honda Fit X milik Rahmat Hidayat (20) warga Jalan Kopral Toga No.10 RT.04 RW.04 Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara

“Aku maling Motor waktu dio lagi maen internet di warnet @Net pak, kuncinyo ku congkel pake Letter T, terus ku bawak lari” bebernya.

Pelaku Bobby saat itu melakukan aksinya sekitar pukul 21.30 Wib di warnet @Net jalan Alipatan Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara bersama temannya EP’ yang saat ini masih buron dan masuk daftar Pencarian orang (DPO)

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Sofyan Afandi, SH yang memimpin langsung penangkapan pelaku mengatakan pelaku sudah diamankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut

Bobby Pelaku Curas akan dikenakan pasal 363 KUHP pencurian dan pemberatan dengan ancaman kurungan selama-lamanya 7 tahun penjara (Bio/SN01)

 
Share:

Tokeh Karet Dibegal, Perampok Bawa Kabur Duit Ratusan Juta

MUARA ENIM – Dua perampok ganas kembali beraksi di Desa Gunung Raja Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim Selasa (16/1/2018) pagi, dengan menggunakan Senjata Api (Senpi)

Muklis (45) Seorang Tokeh Karet dibegal oleh dua orang perampok dan berhasil membawa kabur uang miliknya sebesar Rp.160 juta

Kejadian berawal sekitar pukul 06.32 wib pagi saat Korban bersama anaknya Ferdy (16) melintasi jalan Jiwa Baru Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim menggunakan sepeda motor, tiba-tiba korban dihadang oleh 2 orang tak dikenal dan memberhentikan motornya.

Tanpa banyak bicara pelaku begal langsung menembakan pistol dan mengenai Perut sebelah kanan Muklis, melihat ayahnya yang bersimbah darah Ferdi langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar, warga yang mengetahui kejadian tersebut membawa korban ke rumah sakit AR.Bunda Prabumulih.

Usai menggasak uang ratusan juta, para pelaku kemudian melarikan diri kedalam hutan.

Muslimin, Kepala Desa (Kades) Gunung Raja mengatakan Korban bersama anaknya hendak membeli karet di Desa Jiwa Baru Kecamatan Rambang Dangku yang mana hari ini adalah jadwal Penimbangan karet.

Atas kejadian itu Ferdy mengaku trauma dan ketakutan saat terjadi penembakan kepada ayahnya (SN01)
Share:

Ridho Ancam Oknum POLPP Dan Dishub Terjerat Kasus Dipecat

PRABUMULIH - Kelakuan oknum Honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) di Kota Prabumulih beberapa waktu lalu membuat Wali Kota Prabumulih geram dengan kejadian yang telah memalukan institusi Pemerintahan.

Relly Aprianto (40) warga Majasari yang terjerat kasus Pungutan liar (Pungli) dijalan lingkar dan Richard Reza (39) Warga Tenggamus Perumahan Griya Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur sabtu lalu (13/1) diamankan petugas Sat Narkoba Polres Prabumulih saat hendak pesta sabu di kediaman temannya Medianto di Kawasan Kelurahan Pasar 1 Kecamatan Prabumulih Utara.

Hal ini membuat Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM geram dengan kelakuan mereka yang melanggar peraturan dan dianggap memalukan citra kota nanas.

“Kota Prabumulih sudah dari dulu dianggap kota Pungli, makanya kita berantas oknum-oknum nakal ini yang bisa merugikan masyarakat sendiri,ungkapnya. “ditambah lagi oknum pemakai narkoba apalagi mereka berdinas dipemerintahan, sungguh sangat memalukan”

Saat dibincangi diruang kerjanya Ir.H.Ridho Yahya,MM baru mengetahui hal tersebut dan akan langsung berkoordinasi dengan atasan yang bersangkutan untuk meminta konfirmasi terkait kelakuan yang memalukan itu, selasa (16/1/2018).

“Kita akan berkordinasi dengan atasannya, jika memang benar kejadian itu, kita akan Pecat oknumnya tanpa pandang bulu”tegasnya (SN01)
Share:

Tingkatkan Keamanan, Satlantas Polres Prabumulih Gelar Razia

PRABUMULIH – Satuan lalu lintas Polres Prabumulih kembali melakukan razia kendaraan roda empat dan roda dua demi meningkatkan keamanan dan dalam rangka Penegakan hukum berlalu lintas, senin (15/1/2018) diwilayah hukum Polres Prabumulih.

Satlantas menggelar razia di depan Kantor Polsek Prabumulih timur lama di Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih sekitar pukul 15.30 wib

Satlantas Polres Prabumulih berhasil menjaring para pelanggar dengan telah mengeluarkan surat tilang sebanyak 37 lembar diantaranya para pelajar yang belum memiliki surat izin mengemudi (SIM)

Kegiatan ini  bertujuan menekan angka kejahatan dijalan sekaligus antisipasi peredaran narkoba masuk wilayah Prabumulih

Satlantas Polres Prabumulih AKP Nofrizal DY, SH mengatakan hal ini untuk mengingatkan para pelanggar agar mematuhi peraturan berlalu lintas

“Kita akan tilang bagi pelanggar yang bandel dan tidak mentaati peraturan” tegasnya. (Fdh/SN01)
Share:

Pasang Spanduk, TNI-POLRI Prabumulih Semakin Kompak

PRABUMULIH - Kekompakan dua intitusi anggotaTentara Nasional Indonesia (TNI) Yon Zipur 2 SG dan personil Polisi Republik Indonesia (POLRI) Polres Prabumulih patut menjadi contoh yang baik.

Dua institusi ini selain membentuk tim Marawis yang terdiri dari Anggota TNI Yon Zipur 2 SG dan Personil Polres Prabumulih yang selalu tampil kompak diberbagai acara penting kini Wujud dari kekompak dua institusi ini kembali dapat dilihat dengan bersama-sama memasang spanduk di berbagai titik, senin (15/1/2018) salah satunya pemasangan didepan Markas Yon Zipur 2/SG

Pemasangan spanduk ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya kerjasama dan bersinergi untuk menjaga kedaulatan NKRI

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE.MM melalui Kabag Ops Polres Prabumulih Kompol Zaian saat dikonfirmasi mengatakan untuk di wilayah Kota Prabumulih kekompakan TNI dan Polri tidak perlu diragukan lagi,

“TNI POLRI selalu bersinergi dalam setiap kegiatan khususnya diwilayah Kota Prabumulih, kita juga punya tim Marawis yang bagus dan selalu tampil untuk acara penting”,ungkapnya (bio/SN01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts