Diduga Disabotase, Pipa Minyak Milik Pertamina Pendopo Bocor

PALI--Kebocoran pipa minyak mentah milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field kembali terjadi, kali ini tidak tanggung-tanggung ada 7 titik yang secara bersamaan mengalami kebocoran akibat diduga disabotase pihak yang tidak bertanggungjawab.

Kejadian bocornya 7 titik pipa minyak milik Pertamina Pendopo ini pada Minggu (24/2) lalu, namun penanganannya sampai saat ini masih dilakukan pihak Pertamina.

Lokasi pipa minyak tersebut terletak di perbatasan antara Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Pal 3 Desa Setia Jaya kecamatan Jirak Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Kejadian itu diketahui saat line checker bernama Ryan melakukan pengecekan pada jalur pipa tersebut pada Minggu (24/2) sekitar pukul 18:40 WIB. Mengetahui ada kebocoran pipa minyak tersebut, Ryan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada HSSE dan dengan cepat tim penangulangan dampak insiden lingkungan  PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field melalui PT Elnusa OMTAP  melakukan langkah penanggulangan.

Sebagai langkah awal untuk menghentikan semangkin meluasnya ceceran minyak tersebut PT Elnusa OMTAP menutup kebocoran pipa tersebut dengan dicor/disemen pada titik yang bocor serta memasang oil boom pada hilir anak sungai supaya ceceran minyak tidak menggalir lebih jauh.

Selain itu juga dilakukan penyedotan ceceran minyak dengan menggunakan vacum truck dan pengambilan sisa minyak dengan mengunakan kantong limbah.

Pendopo Legal & Relation Ast. Man R. Ferry Prasetyo Wibowo saat di konfirmasi menyampaikan bahwasannya benar telah terjadi kebocoran pipa minyak di Pal 3 perbatasan Desa Setia Jaya Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin dengan Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI akibat di sabotase oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Diketahui sebanyak 6 titik dengan jarak  lebih kurang 100 meter di gesek dan satu titik  flange sengaja dikendorkan,tentu kita sangat menyesalkan kejadian ini, sebagai tindak lanjut, kita langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Talang Ubi dan Polsek Sungai Keruh agar kejadian tersebut segera ditindak lanjuti," ungkap Ferry, Selasa (20/3).

Diakui Ferry bahwa kejadian tersebut beruntung segera diketahui sehingga insiden ini tidak menyebar jauh ke lokasi yang lebih luas. Namun demikian, sebanyak 8 barel minyak tumpah tetapi berhasil di recovery dengan penyedotan menggunakan vacum truck.

Dan belum lama ini, bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PALI, pihak Pertamina meninjau hasil pembersihan selama ini.

"Kami melalui PT Elnusa OMTAP akan terus melakukan  pembersihan  hingga lokasi tersebut benar-benar bersih,dan belum lama ini kami meninjau hasil pembersihan ceceran minyak tersebut bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten PALI," pungkas Ferry.(marsindo)
Share:

Hindari Jerat Hukum, Bupati PALI Imbau Kades Agar Kelola Dana Desa Secara Transparan

 

PALI. Pentingnya penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) secara transparan, partisipatif dan akuntabel agar tidak tersandung hukum terus digelorakan pemerintah dan mengingatkan kepala desa sebagai pengguna anggaran agar melaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar sosialisasi Percepatan penyaluran dana desa dan alokasi dana desa tahun 2018 dengan tema ‘Mari kita wujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, partisipatif dan akuntabel sebagai implementasi undang-undang no 6 tahun 2014 menuju desa Maju, mandiri dan sejahtera’,Selasa (20/3) di gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo.



Dalam sosialisasi tersebut, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM mengingatkan agar seluruh kepala desa tidak main-main dalam penggunaan DD serta ADD.

Karena besarnya anggaran DD yang setiap tahunnya meningkat harus dibarengi dengan transparansi penggunaanya. Serta dikatakan Bupati bahwa selain anggaran DD yang sebentar lagi dikucurkan ke rekening desa,juga ada Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD Kabupaten PALI sebesar Rp 85 Milyar.

"Jangan pernah main-main dalam penggunaan Dana Desa dan ADD, tetapi kepala desa juga jangan takut melakukan terobosan dan menyampaikan inovasi demi pembangunan," pesan Bupati saat menyampaikan sambutannya di acara sosialisasi percepatan penyaluran dana desa dan alokasi dana desa tahun 2018,yang di gelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PALI, Selasa (20/3) di gedung Pesos komplek Pertamina Pendopo.

Agar tidak tersandung hukum, disarankan Bupati bahwa Kepala desa agar Sering-sering berkoordinasi dengan instansi terkait.

"Kami juga dalam menyalurkan ADD bakal melakukan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan, silahkan berkoordinasi ke instansi terkait bagi kepala desa agar tidak tersandung hukum," saran Bupati.



Bupati juga menjelaskan bahwa inti anggaran DD dan ADD tidak seluruh desa mendapat anggaran sama, terutama ADD bakal dibagi sesuai hasil tinjauan dan penilaian tim terpadu.

"Jadi ADD tidak dibagi rata, melainkan sesuai hasil peninjauan dan penilaian tim terpadu yang dibentuk pemerintah melalui DPMD," jelas Bupati.

Dari pantauaan, Sosialisasi tersebut dihadiri juga Ketua DPRD PALI DRS.Soemarjono, Kejari PALI Yunitha Arifin, Sejumlah Kepala OPD terkait, Kapolres Muara Enim yang diwakili Kapolsek se-kabupaten PALI serta puluhan Kades yang ada di Bumi Serepat Serasan.(marsindo)
Share:

Polisi dan BNN Grebek Rumah Diduga Bandar Narkoba, 2 Kg Sabu-sabu Diamankan

PALI-- Keheningan Desa Air Itam Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak heboh lantaran ada puluhan petugas menggunakan 6 unit mobil, menggrebek rumah salahsatu warga setempat yang diduga bandar narkoba.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, penggrebekan dilakukan pada Selasa pagi (20/3) sekitar pukul 08:30 WIB.

"Informasi yang menggrebek dari Polda atau Polres Muara Enim dan BNN Sumsel. Barang Bukti (BB) yang saya lihat juga banyak warga lainnya lihat sekitar 2 kilogram diduga narkona jenis sabu-sabu serta uang tunai sejumah lebih kurang Rp 200 juta," ungkap Ferry kepala desa Air Itam Timur, Selasa (20/3).

Dijelaskan Ferry bahwa rumah diduga bandar narkoba berinisial Ar. "Sayangnya tidak satupun pelaku berhasil ditangkap. Lebih lanjutnya silahkan hubungi pihak berwenang," tandasnya.

Sampai berita ini diturunkan,belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian. (marsindo)
Share:

SP 1 Intai Pegawai PALI Yang Sering Mangkir

PALI -- Ini peringatan yang harus diketahui oleh seluruh pegawai dilingkungan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dimana tindakan tegas bakal dilakukan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terhadap pegawainya baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS) apabila tidak disiplin maupun lalai dalam melakukan tugasnya. Termasuk mangkir saat ikuti apel gabungan yang diadakan setiap hari Senin dipertengahan bulan.

Surat Peringatan Pertama atau SP 1 bakal dilayangkan kepada pegawai bersangkutan yang kedapatan tanpa keterangan tidak ikut apel gabungan.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Daerah (Setda) kabupaten PALI, Robby Kurniawan saat pimpin apel gabungan dan secara langsung turun tangan mengabsen pegawai satu persatu setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman kantor Bupati, Senin (19/3).

Dikatakan Sekda PALI bahwa kegiatan seperti itu dilakukan untuk membantu meningkatkan disiplin pegawai dalam meningkatkan kinerjanya. Karena  menurutnya modal dasar untuk dapat bekerja dengan baik adalah harus disiplin, apalagi terhadap pegawai pemerintahan sebagai pelayan masyarakat.

"Dari itu, hari ini (Senin,red) kita melakukan pengabsenan langsung terhadap setiap OPD." ucap Sekda.

Apabila ada pegawai yang tidak ikuti apel atau pun tidak masuk kerja tanpa ada keterangan, maka ditegaskan Robby Kurniawan yang bersangkutan siap-siap menerima SP 1. Dan diucapkannya bahwa SP 1 akan dilayangkan setelah Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) PALI selesai merekap absen.

"Dari hasil rekapan BKSDM, diketahui siapa saja dan dari dinas mana yang tidak masuk kerja, maka kita akan langsung memberikan SP 1. Dengan seperti ini, kita semua akan sadar untuk bekerja dengan baik, ikhlas, dan lugas, dan akan meningkatkan performa kinerja kita." tambah Robby.

Sekda juga akan memerintahkan kepada setiap OPD dalam setiap absen pegawainya harus menggunakan alat Fingerprint agar tidak ada lagi absen titipan atau yang mengisi orang lain.

"Mulai April nanti, setiap OPD tidak lagi menggunakan absen manual tetapi sudah menggunakan Fingerprint. Dan dalam minggu ini, Asisten serta Inspektorat bakal lakukan pembinaan ke setiap OPD terkait kedisiplinan dan akreditasi kinerja masing-masing OPD," tandas Sekda. (marsindo)
Share:

Sepekan Terendam Banjir, Banyak Tanaman Petani Layu dan Mati

PALI--Sejumlah petani kacang panjang dan sayuran lainnya di Desa Curup,desa Sedupi,desa Suka Raja dan Desa Tanah Abang Selatan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir terpaksa harus memendam impian akan memperoleh panen yang melimpah. Sebab, lebih dari satu pekan tanaman petani yang hampir panen terendam banjir akibat luapan Sungai Lematang yang tidak mampu menampung air hujan yang turun aktif setiap hari akhir-akhir ini.

Akibat terendam banjir itulah, tanaman petani perlahan mulai layu serta banyak petani memutuskan memanen tanamannya meskipun belum saatnya mengurangi bertambah besarnya kerugian yang bakal dialami.

Sunar, salahsatu petani kacang panjang dan tomat asal desa Tanah Abang mengaku bahwa dipastikan dirinya merugi karena kebun miliknya terendam dan tanamannya mulai layu. Serta diakuinya bahwa dirinya terpaksa memanen kacang panjangnya yang belum waktunya sebelum tanamannya mati.

"Hampir satu minggu tanaman kacang kebanjiran, apalagi tanaman tomat, sama sekali tidak bisa memetik hasilnya," ungkap Sunar.

Diharapkan Sunar, ada bantuan dari pemerintah untuk memberikan bibit pasca banjir.

"Hasil panen dini saat ini tidak berapa nilainya, untuk mengembalikan modal saja berat. Untuk itu kami meminta pemerintah memberikan bantuan bibit sayuran ke petani, agar beban petani bisa sedikit ringan," harap Sunar.

Terpisah, wakil ketua DPRD PALI Darmadi Suhaimi menyarankan pemerintah daerah harus pro aktif, terutama dinas terkait agar menjemput bola melakukan pendataan. Karena hampir separuh wilayah Kabupaten PALI terkena imbas banjir beberapa hari lalu.

Menurut politisi PAN ini, petani yang terkena dampak langsung banjir harus dibantu untuk mengurangi beban petani.

"Banyak keluhan petani yang menyampaikannya ke Dewan, terutama petani di bantaran sungai Lematang yang mati tanamannya karena lama teremdam. Bantulah dan data petani terkena dampak langsung," saran Darmadi.

Sementara itu, Plt Dinas Pertanian Kabupaten PALI Akhmad Jhoni mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan dan menginventarisasi kerugian petani. Bahkan pihanya bakal membantu bibit bukan hanya sayuran melainkan bibit padi juga sudah siap dibagikan.

"Untuk bibit padi hibrida sudah siap dibagikan karena yang terkena imbas tak hanya petani sayuran. Juga bibit kacang tanah serta jagung telah tersedia untuk petani yang kena banjir," jelas Jhoni. (marsindo)
Share:

Kawal Truck Batubara Masuk Kota, 2 Preman Diringkus Tantura Polres Prabumulih

PRABUMULIH – Tim Tantura Polres Prabumulih mengamankan dua pemuda pelaku Pungli yakni Herianto (31) alias Korek warga Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat dan Hendra Supriadi (23) Warga Talang Ubi Kota Prabumulih

Penangkapan berawal saat tim Tantura Sat Shabara Polres Prabumulih sedang melakukan Patroli Rutin guna mencegah dan mengantisipasi tindak pidana 3C dan Pelanggaran hukum lainnya,minggu (18/3/18).

Tim yang beranggotakan delapan personil itu bergerak dan menyisir titik yang dianggap rawan terhadap tindakan kriminal, mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Padat Karya hingga pelosok yang disinyalir daerah berbahaya, giat patroli yang dilaksanakan sekitar pukul 03.00 wib dini hari itu memberhentikan mobil truck yang bermuatan batubara yang melintas dijalan kota (Jalan Jend.Sudirman.red)

Saat tim pimpinan Katimsus Tantura Bhayangkara IPDA Sardinata,SH memberhentikan mobil tersebut petugas memergoki seorang pelaku yakni Kotek melakukan Pungli dengan modus Pengawalan terhadap sopir truck Batubara

Petugas melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan mendapati uang Rp.200.000 diduga hasil pungli, setelah pelaku di introgasi Kotek mengaku dirinya bekerjasama dengan rekannya. Tak lama Hendra pun dibekuk Petugas didepan Rumah Makan Arjuna Kota Prabumulih

Setelah dilakukan penyelidikan kedua pelaku Pungli mengaku sopir truck batubara membayar uang keamanan jalan untuk melintas di jalan kota Jend.Sudirman sebesar Rp.700.000 perbulan

Dari kejadian itu Tim Tantura Sat Shabara Polres Prabumulih telah mengamankan kedua pelaku dengan barang bukti Satu unit motor, dua buah handphone dan uang Rp.200.000 hasil pungli diamankan di Polres Prabumulih guna penyelidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut (bio/sn01)
Share:

Umat Hindu Karya Mulia Rayakan Nyepi

PRABUMULIH – Umat agama Hindu di Desa Karya Mulia Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih mulai melaksanakan ibadah Mecaro Taur Kesangka dalam memperingati hari Raya Nyepi kemarin, jum’at (16/3/18)

Ibadah Mecaro Taur Kesangka adalah ibadah menyambut hari raya Nyepi bagi umat hindu yang meliputi upacara Urun Umbun yang ditujuhkan untuk Bumi Pertiwi

Serangkaian acara keagamaan itu dilanjutkan dengan upacara Tileman yang bertujuan untuk mensucikan diri dari dosa yang telah diperbuat semasa hidup

Acara tersebut dilaksanakan sebelum menghadapi ibadah Catur Brata yang diamana umat agama Hindu diwajibkan untuk tidak beraktifitas selama ibadah berlangsung seperti aktifitas ke kebun, bekerja, dan menyalakan api

Selama ibadah Catur Brata berlangsung Masyarakat khususnya umat agama Hindu hanya berdiam diri saja dirumah tanpa beraktifitas

I Gusti Mangku Brata selaku ketua Pure Udiyana mengatakan ibadah umat Hindu ini dilaksanakan sebelum hari Raya Nyepi guna membersihkan diri dari dosa

Selama giat ibadah berlangsung umat Hindu Desa Karya Mulia mendapat pengamanan dari Personil Polres Prabumulih dan Polsek Rambang Kapak Tengah

Kapolsek Rambang Kapak Tengah (RKT) Iptu Vetria Sukri bersama anggotanya yang turut hadir memberikan keamanan selama ibadah berlangsung sampai hari raya Nyepi, sabtu (17/3/18). bio/sn01
Share:

Prabumulih Terendam Banjir Kapolres: Hati-hati Terseret Arus

PRABUMULIH - Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M bersama dengan jajarannya mengecek banjir yang terjadi di tiga Kelurahan di wilayah Kota Prabumulih, Kamis (15/3/2018).

Adapun ketiga wilayah tersebut yaitu Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur, Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat, Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.

Dalam kesempatan pengecekan di tiga lokasi banjir tersebut Kapolres Prabumulih didampingi Para Kapolsek , Lurah, Babinsa serta Bhabinkamtibmas.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M dalam kesempatan tersebut menyampaikan himbauan kepada warga agar tetap waspada dengan banjir susulan mengingat curah hujan di Kota Prabumulih yang masih tinggi.

" Awasi anak-anak yang bermain air bajir agar tidak hanyut terbawa arus, serta apabila mengungsi waspada dengan segala tindak pidana yang mungkin terjadi(Bio/sn01)
Share:

Hujan Deras Turun Semalaman, Sejumlah Desa Di PALI Banjir

PALI-- Hujan yang turun cukup deras pada Rabu malam (14/3) hingga Kamis pagi (15/3) mengguyur hampir diseluruh wilayah Bumi Serepat Serasan menyebabkan banjir semakin meluas.

Sejumlah desa teremdam pasca hujan turun pada Kamis pagi, dimana sebelumya hanya di desa Curup Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saja.

Seperti di Desa Panta Dewa Kecamatan Talang ubi, Talang Puyang Talang Ubi, desa Purun Kecamatan Penukal, Tanah Abang dan Desa Persiapan Jerambah Besi.

Akibatnya, aktivitas warga sempat lumpuh dan banyak kendaraan roda dua mogok karena pengendara memaksa menerobos banjir.

 

Herman,salahsatu warga Desa Persiapan Jerambah Besi kecamatan Talang Ubi mengaku akibat banjir,isi kolam ikannya habis.

"Ikan didalam kolam habis semua karena kolam terendam banjir," keluh Herman.

Terpisah, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI mengaku bahwa banjir selain di desa Curup merupakan karena air hujan yang cukup deras, namun ketika hujan reda beberapa jam saja, air akan surut.

"Hanya lewat saja banjir itu," ucap Junaidi.

Tetapi diakui Junaidi, pihaknya mendirikan posko banjir di desa Curup sebagai antisipasi serta menanggulangi banjir yang diperkirakan belum akan berakhir di Desa tersebut.

"Kita sudah dirikan posko dari Rabu kemarin bersama Dinkes dan Dinsos di Desa Curup," katanya.(marsindo)
Share:

Polres Prabumulih Masuk Nominasi Wilayah Bebas Korupsi

PRABUMULIH - Personil Polres Prabumulih melaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di halaman Polres Prabumulih, Rabu (14/3/201.

Polres Prabumulih sendiri menjadi satu-satunya Polres di wilayah Sumsel yang ditunjuk masuk penilaian zona Integritas menuju zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Penilaian WBK tersebut merupakan penunjukan langsung dari Polda yang selanjutnya akan dikirimkan ke Mabes Polri dan MenPAN RB.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, S.E., M.M saat di konfirmasi mengatakan saat ini baru akan dilakukan penilaian.

Untuk menuju WBK sendiri, pihaknya sudah melakukan penandatanganan pakta integritas dengan seluruh anggota. Adapun penilaiannya sendiri, di mulai bulan April hingga November mendatang dan pada Desember nanti akan diumumkan.

"Kalau sudah ditetapkan berarti masuk WBK," ujar Kapolres.

Dalam hal penilaian tersebut, pihaknya pun sudah melayangkan surat ke Pemkot, ke Kejaksaan dan lainnya untuk memberitahukan karena ini terkait dengan pelayanan di wilayah hukum Prabumulih.

Untuk penilaian ini, pihaknya juga akan terus melakukan pelayanan dengan baik dan meningkatkan pelayanan. "Seperti pelayanan SKCK, pembuatan SIM dan lainnya memang harus sesuai standar dan harus dijauhi calo," jelasnya.

Pihaknya juga bakal melakukan inovasi dan akan diupayakan terkait dengan sarana-prasarana yang saat ini dalam tahap proses. "Seperti misalnya di Samsat ada kursi roda, ruang menyusui yang saat ini sudah ada dan bakal diperbaiki dan sekarang tahap proses, mudah-mudahan cepat selesai ," imbuhnya.

Dengan diraihnya WBK nantinya maka juga akan mempengaruhi kenaikan Tunkin (tunjangan kinerja) Polres Prabumulih. "Dengan diraihnya WBK ini nantinya juga akan mempengari kenaikan tunkin yang bakal naik satu grade," jelasnya.

Jika nantinya sudah meraih WBK dan dipertahankan selama lebih-kurang dua tahun, maka akan meningkat kembali menjadi WBBM (wilayah birokrasi bersih melayani).

Kami juga mengharapkan peran serta semua pihak dan masyarakat Kota Prabumulih untuk mendukung dan mengawasi agar Polres Prabumulih bisa meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi " Tungkas Kapolres (bio/sn01)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts