Tumbuhkan minat baca, Pemkab Pali adakan Perpus Keliling

PALI - Genjot minat baca masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) perlu adanya upaya pemerintah untuk merangsang keinginan masyarakat dalam hal membaca. Seperti dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten PALI memberdayakan mobil perpustakaan keliling untuk terjun kelapangan mendatangi warga dengan membawa buku-buku pengetahuan.

"Kita terus berusaha meningkatkan minat baca masyarakat dengan cara berkeliling menggunakan mobil perpustakaan keliling bantuan dari Perpustakaan Nasional," terang Kusmayadi kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan PALI melalui sekretarisnya Hartiana, Kamis (6/12).

Target perpustakaan keliling dikatakan Hartiana ke sekolah-sekolah terutama SD dan SMP. Namun demikian, masyarakat umum yang datang untuk membaca di perpustakaan keliling tetap dilayani.

"Tujuan kita meningkatkan minat baca masyarakat, jadi siapa pun yang ingin membaca, kami terbuka untuk umum. Tetapi lokasi untuk membuka perpustakaan keliling kita utamakan di sekolah-sekolah," tambahnya.

Kedepannya, diakui Hartiana, bahwa pihaknya akan terus gencar turun ke lapangan dengan membawa banyak buku-buku pengetahuan.

"Dengan kita datangi, diharapkan akan minat baca masyarakat meningkat. Sebab, kita berkeinginan, dengan membaca, pengetahuan masyarakat kita akan terus bertambah," harapnya
Share:

Wabah Penyakit DBD, 74 terinfeksi dan sudah renggut 1 nyawa

PALI - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) memasuki musim penghujan ini terus menjalar tidak hanya di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saja, melainkan sudah menyebar ke Kecamatan Talang Ubi.

Dari data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi, pada bulan November saja, ada 74 pasien, satu diantaranya meninggal dunia. Dan awal Desember ini tercatat ada 10 pasien DBD satu diantaranya masih kategori kritis.

Informasi itu disampaikan Direktur RSUD Talang Ubi dr Fitri melalui Humasnya dr Nunik, Kamis (6/12). Menurutnya, pasien DBD terus meningkat saat memasuki musim penghujan. Dan sudah menyebar ke beberapa kecamatan di Kabupaten PALI.

"Data yang baru masuk dan saat ini dirawat inap ada 10 pasien, berasal dari Kecamatan Talang Ubi 5 Pasien, Kecamatan Penukal Utara 3 pasien dan dari Jirak 2 pasien," ujar dr Nunik.

Selain DBD, diakui dr Nunik bahwa pasien gangguan pencernaan juga cukup banyak disamping yang menderita jantung, darah tinggi, kencing manis, gangguan pernapasan dan demam.

"DBD atau penyakit lainnya menyerang disemua umur. Jadi bukan hanya Balita yang dirawat karena DBD, tetapi dewasa juga tidak sedikit. Begitu pun penyakit lainnya," tukasnya.

Selama Januari sampai Oktober 2018, dr Nunik menjelaskan bahwa pasien rawat inap mencapai 400 orang per bulannya, dan paling ramai di bulan Juli.

"Yang rawat jalan rata-rata 1.500 pasien setiap bulannya, kebanyakan gangguan pencernaan, tetapi tidak begitu fatal. Untuk itu, kami menyarankan agar masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatannya sebelum jatuh sakit," sarannya
Share:

Terlibat kejar-kejaran Polisi berhasil ringkul Preman Pungli

PALI - M Yusuf (37) warga Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) diamankan petugas kepolisian, selasa (4/12/18)

Dirinya diamankan lantaran melakukan kejahatan jalanan dengan melakukan pungutan liar (pungli) kesejumlah sopir truck yang melintas dijalan Talang bulang menuju Sekayu

Sucipto (52) warga asal Bekasi Jawa Barat itu mengaku sudah sering dipaksa pelaku untuk memberikan sejumlah uang, dirinya yang sering melintas untuk membawa barang ke PT.Pertamina Pendopo telah menjadi korban pungli



Sekitar pukul 17.00 Wib saat hendak melintas seorang pelaku memberhentikan laju mobilnya dan meminta paksa untuk memberikan sejumlah uang

Karena merasa dirugikan korban melaporkan kejadian tersebut kepihak berwajib. Dari laporan tersebut Kanit Reskrim Ipda Muh Arafah SH beserta Anggota satuan Reskrim Polsek Talang Ubi Menuju TKP dengan cara Menyamar ikut di dalam mobil

Tak lama pelaku yang sedang melakukan aksinya petugas melakukan penangkapan, pelaku yang merasa telah dibuntuti petugas langsung melarikan diri

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan ditemukan beberapa barang bukti dari Pelaku satu lembar pecahan Rp.20.000, dua lembar pecahan Rp.10.000, empat lembar pecahan Rp.5.000, serta satu Unit Sepeda Motor Milik korban merk Yamaha Vega warna Hitam putih tanpa Plat nomor Polisi dan surat

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 368 ayat (1) KUHP tentang pemerasan (pungli) di jalanan.
Share:

Tarik Wisatawan, Disbudpar PALI Buka Galeri Peninggalan Sejarah

PALI -- Destinasi wisata Candi Bumi Ayu yang letaknya di Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini mempunyai Galeri yang menyimpan koleksi artepak serta peninggalan bersejarah terkait Candi Bumi Ayu.

Dan mulai awal Desember 2018 ini, gedung galeri tersebut telah dibuka untuk umum.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Yunimawati melalui Kabid Kebudayaan, Palomina Emawati bahwa dibukanya galeri koleksi Candi Bumi Ayu untuk umum agar masyarakat PALI khusunya bisa melihat secara langsung dan membuka wawasan terkait sejarah Candi tersebut.

"Jangan hanya tahu ada Candi saja, tetapi diharapkan masyarakat bisa mengetahui sejarahnya. Terlebih saat ini, galeri telah dibuka yang isinya menyimpan ratusan koleksi peninggalan yang ditemukan disekitar Candi," ucap Ema sapaan Kabid Kebudayaan, Selasa (4/12).

Lebih jauh Ema menjelaskan bahwa dengan banyaknya pengunjung lokal untuk datang ke kawasan Candi Bumi Ayu dan masuk ke gedung galeri, diharapkan akan menyedot wisatawan luar wilayah PALI.

"Sebab, selain ada wujud Candi, juga di galeri tersebut tersimpan arca dan peta kawasan percandian juga dilengkapi dengan mini studio yang akan memutar film tentang sejarah Candi serta pendukung lainnya," tukasnya.

Meski dibuka, namun untuk peresmian diakui Ema bahwa akan dilaksanakan pada 2019 mendatang. "Rencananya akan diresmikan oleh Kementerian Pariwisata RI di tahun 2019. Dan dengan dibukanya galeri koleksi tersebut, diharapkan akan mendongkrak pengunjung luar daerah PALI," tutupnya
Share:

Bak Kubangan Kerbau, DPRD Pali Desak Pemprov Perbaiki Jalan Kintas PALI-Sekayu

PALI -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs H Soemarjono  mendesak pemerintah provinsi Sumatera Selatan agar secepatnya memperbaiki jalan lintas PALI-Sekayu yang letaknya berada di wilayah Desa Persiapan Gunung Menang Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dimana kondisinya saat ini memprihatinkan.

"Seharusnya pemerintah provinsi cepat tanggap, sebab jalan itu merupakan akses utama perputaran ekonomi dua kabupaten. Saat ini, kondisinya seperti kubangan kerbau dan membahayakan pengguna jalan," ucap Soemarjono, Selasa (4/12).

Untuk itu, Soemarjono menyarankan agar pihak terkait seperti Dinas PU kabupaten PALI agar segera berkoordinasi dengan PU provinsi.

"Kalau dibiarkan, dikhawatirkan jalan tersebut terputus, yang imbasnya perekonomian masyarakat juga akan terhambat," pintanya.

Sementara itu, Musiwan, kepala desa setempat membenarkan bahwa jalan tersebut sudah lama rusak, dan pemerintah desa sudah berulang kali menyampaikan permintaan perbaikan melalui Dinas PU dan memalui anggota dewan m,  baik itu dewan Kabupaten maupun provinsi.

"Sudah lebih dari lima bulan keadaan jalan tersebut rusak. Akibatnya, sudah banyak pengendara yang alami kecelakaan di jalan tersebut," terang Kades.
Share:

Diduga Tak Bisa Berenang, Santri Ponpes Al-rozi Tewas Tenggelam

PALI -- Reynal Frensisfin Sinurat (13) warga Desa Tanah Abang Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tewas tenggelam saat mandi disebuah danau sebelah pondok pesantren Al-Rozi Desa Sedupi Kecamatan Tanah Abang pada Minggu sore (2/12) sekitar pukul 16.20 WIB.

Dari keterangan Kapolsek Tanah Abang, AKP Sofyan Ardeni bahwa korban merupakan santri di pondok pesantren tersebut dimana kronologi kejadiannya korban sedang mandi bersama kedua temannya. Tetapi diduga korban belum bisa berenang akhirnya korban tenggelam.

"Sempat dicegah temannya karena korban belum bisa berenang, tetapi korban tidak mendengarkan teguran dan korban nekat berenang di danau itu. Akibatnya korban tenggelam. Mengetahui korban tenggelam, teman korban menyusul kearah tenggelamnya korban, tetapi korban tidak ditemukan," terang Kapolsek, Senin (3/12).

Karena tidak ditemukan setelah dicari beberapa jam, dikatakan Kapolsek, teman-teman korban kembali ke pondok pesantren,tetapi teman-teman korban merasa takut untuk memberi tahu kepada Ustadz (Guru).

"Namun salahsatu teman korban memberanikan diri melapor ke salahsatu ustadz, Setelah ustadz mengetahui  kejadian tersebut, ustadz itu langsung meminta tolong pada guru-guru lain dibantu masyarakat untuk mencari korban. Sekira pukul 17.20 WIB korban ditemukan didasar danau dengan kondisi  kritis. Setelah ditemukan korban langsung dilarikan ke Rs Prabumulih," terang Kapolsek.

Tetapi akibat terlalu lama tenggelam, diakui Kapolsek, nyawa korban tidak tertolong. "Korban meninggal dunia, dan saat ini telah dikebumikan pihak keluarga," pungkasnya.

Sementara itu, Amran Kades Sedupi menyebutkan bahwa korban sudah dua kali mencoba mandi di danau yang letaknya tidak jauh dari pondok pesantren.

"Pertama kali berhasil dicegah ustadz di pondok pesantren itu. Namun, untuk kedua kalinya, korban secara sembunyi-sembunyi pergi mandi bernama dua temannya yang mengakibatkan nyawa korban melayang," jelas Kades.
Share:

Waspada.!! di Tempirai PALI, 50 Warga Terserang DBD

PALI - Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) terus menjalar di Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinkes telah melakukan penyemprotan atau fogging dan membagikan bubuk abate untuk menekan berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD, tetapi penderita penyakit tersebut terus bertambah.

Seperti dialami Nabila (8) kelas 3 SD putri pasangan Indra dan Eni, warga Desa Persiapan Tempirai Barat yang telah terbaring sakit selama tiga hari.

"Bidan desa menyatakan anak kami terkena demam berdarah, saat ini anak dirawat di rumah saja. Sebab, saat hendak dibawa ke rumah sakit, panas badannya naik turun. Tetapi, tadi ada saran dari pak Kades, bahwa anak kami harus segera dibawa ke rumah sakit, sebab, yang menderita DBD, bukan hanya anak kami saja, tetapi tetangga kiri dan kanan juga, anaknya mengalami hal sama," ucap Indra, orang tua Nabila, Senin (3/12).

Sementara itu, Dedi Handayani, kepala Desa Persiapan Tempirai Barat menyebutkan bahwa dari data dan laporan warganya, dalam dua minggu terakhir ini, sekitar 50 warga Tempirai keseluruhan yang terkena DBD, didominasi oleh anak-anak dan Balita.

"Harusnya pemerintah atau instansi terkait menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) di Desa Tempirai, sebab jumlah penderitanya sudah puluhan orang. Dan banyak diantara warga yang terjangkit DBD, hanya dirawat di rumah karena ketiadaan dana," terang Kades.

Terpisah, Lydwirawan, Plt Kepala Dinkes PALI menyarankan agar warga yang positif mengidap DBD agar segera dibawa ke rumah sakit. Sebab, apabila dibiarkan dirawat di rumah sangat berisiko tinggi dan bisa menyebabkan kematian.

"Selain itu, kami himbau jaga kebersihan dan terapkan 3 C. Sebab, apabila hanya dilakukan fogging dan menaburkan bubuk abate cuma bertahan dua hari," ujarnya (sn)
Share:

Ketua DPRD PALI Lantik Dua Anggota DPRD PAW

PALI - Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilakukan Senin (3/11).

Proses pengambilan sumpah atau janji anggota DPRD PAW secara resmi diparipurnakan DPRD PALI yang dihadiri 19 anggota Dewan dari 25 anggota DPRD PALI juga Disaksikan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony serta sejumlah kepala OPD dan pengurus Parpol.

Adapun anggota DPRD PAW dimaksud adalah Dedi Arman pengganti Adi Warsito dari PKPI serta Aswawi Mansur pengganti Aka Cholik Darlin dari PPP.

"Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari SK gubernur, dan mulai hari ini DPRD PALI telah lengkap kembali setelah Aka Cholik Darlin dan Adi Warsito mengundurkan diri karena maju kembali sebagai Caleg dari partai lain," ujar Drs H Soemarjono, ketua DPRD PALI.

Ketua DPRD PALI juga memaparkan fungi serta tugas DPRD, yakni fungsi dewan meliputi pengawasan, badgeting dan legislasi dimana dewan bersama-sama dengan pemerintah membuat aturan yang dinamakan Perda.

"Tugas DPRD semakin hari semakin berat, sebab disatu sisi tuntutan masyarakat akibat kebutuhan yang semakin meningkat, dan disisi lain keterbatasan dana dan kemampuan SDM serta waktu untuk bisa melayani masyarakat terus meningkat. Untuk itu, sebagai anggota dewan dituntut kerja sungguh-sungguh dan tidak mengenal waktu," pesannya.
Share:

Senggol Bus Damri, Dedi Masuk Rumah Sakit

PALI -- Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan poros Simpang Raja-Sinar Dewa tepatnya di Jalan Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu pagi (2/12) sekitar pukul 07.30 WIB. Dimana sebuah sepeda motor dengan nomor polisi BG 5908 DO yang dikendarai Dedi Marina (25) membonceng Dedi B (40) keduanya warga Desa Persiapan Jerambah Besi bertabrakan dengan bus Damri rute Pendopo-Prambatan dengan nomor polisi BG 7243 LM.

Akibatnya, dua pengendara sepeda motor tersebut nyaris terlindas bus yang melaju dari arah Prambatan menuju Pendopo. Beruntung, kedua korban terhalang badan bus dan nyawa keduanya bisa selamat. Namun demikian, keduanya mengalami luka cukup parah dibagian kaki dan pahanya yang kemudian dilarikan warga ke RSUD Talang Ubi.

Tetapi setelah beberapa saat dirawat Di RSUD Talang Ubi, korban Dedi B meninggal dunia akibat lukanya yang cukup parah.

"Korban keduanya warga Desa Jerambah Besi dan keduanya bernama Dedi, tetapi yang paling parah adalah Dedi B. Dan saat di RSUD setelah mendapat perawatan, Dedi B menghembuskan napas terakhirnya," terang Heriyanto, Kepala Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi.

Sementara dari keterangan Amison, saksi mata kejadian bahwa kedua kendaraan sama-sama melaju kencang dari arah berlawanan, tetapi entah apa sebabnya, kedua kendaraan tersebut bersenggolan.

"Dedi B itu mungkin mau cepat datang ke rumah, pasalnya dia (Dedi B) saat bekerja mengambil kayu, dikabari keluarganya bahwa istrinya akan melahirkan. Kemudian Dedi B meminta tolong Dedi Marina, rekan kerjanya untuk mengantar pulang. Tetapi di lokasi kejadian berpapasan dengan bus Damri tersebut dan bersenggolan," ungkap Amison.

Terpisah, Iptu Nurdin, Kanit Lantas Polsek Talang Ubi menjelaskan bahwa saat ini pengemudi bus Damri telah diamankan pihaknya.

"Diduga kedua kendaraan sama-sama melaju kencang di jalan yang kondisinya lurus dan sedikit mendaki. Satu korban yang alami luka cukup serius dan setelah Di Rumah Sakit meninggal dunia. Untuk pengemudi dan bus Damri serta sepeda motor korban sudah kita amankan di  Mapolsek Talang Ubi," tandasnya. (Red)
Share:

Langgar Masa Kampanye, Bawaslu Tegaskan Sangsinya Bisa Dicoret Dari DCT

PALI--Tahapan Pemilu saat ini tengah memasuki masa kampanye, bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membagikan Alat Peraga Kampanye (APK) ke seluruh Parpol peserta Pemilu dan tim sukses pasangan presiden yang bakal bertarung pada Pemilu dan Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Pada perjalanan masa kampanye ini, diakui Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heru Muharom melalui Divisi Pengawasan, Humas & Hubungan antar Lembaga Bawaslu PALI Iwan Dedi ada beberapa laporan terkait adanya money politik serta pelanggaran terhadap pemasangan APK.

"Seperti adanya APK yang dipasang tidak mengindahkan etika, estetika, merusak keindahan dan tata letak yang merugikan pengguna jalan. Hal ini akan kita tindak dan bakal segera kita tertibkan. Terlebih adanya laporan money politik, kita akan telusuri. Apabila terbukti, maka yang bersangkutan bisa di coret dari Daftar Calon Tetap (DCT)," tandas Iwan Dedi, Minggu (2/12).

Untuk menekan pelanggaran dan memberikan pemahaman terhadap Caleg serta Parpol terkait pelaksanaan kampanye serta pemasangan APK, Iwan Dedi telah mengumpulkan seluruh Parpol serta Caleg untuk ikuti sosialisasi yang dilaksanakan belum lama ini.

Kegiatan tersebut dikatakan Iwan Dedi terkait dengan telah dilaksanakan tahapan-tahapan kampanye Pemilu 2019 dan diterimanya APK yang di fasilitasi oleh KPU yang telah diserahkan ke Parpol peserta Pemilu di Kabupaten PALI.

Saat sosialisasi Bawaslu mengundang stakeholder, kepolisian, Satpol.PP, ketua Parpol dan juga ketua dan anggota Panwascam se-kabupaten PALI.

"Kita sampaikan bahwa APK harus dipasang sesuai aturan, jangan mengganggu ketertiban umum serta merugikan pengedara serta memicu terjadinya kecelakaan karena APK dipasang menutup rambu lalulintas. Yang melanggar kita tegaskan bakal ditertibkan dengan menggandeng tim terpadu. Dan kita sarankan, agar Caleg maupun Parpol yang memasang APK diluar ketentuan agar menertibkan sendiri sebelum kita bertindak," pungkasnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts