PRABUMULI -- Dengan di rencanakannya Nonton Bareng (Nobar) 17.01.19 debat perdana pemilihan presiden dan wakil presiden di priode 2019-2024 nanti, tim Relawan Ganti Presiden (RGP) kota Prabumulih, para pendukung dan relawan maupun simpatisan berkumpul bersama di Rumah Ismet Hasan yang berada di Jalan Jendral Sudirman No.15 Rt.01 Rw.02 kelurahan tugu kecil, kecamatan Prabumulih Timur.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
RGP kota Prabumulih Optimis Prabowo Sandi Tepilih Menjadi Presiden Priode 2019 -2024 Ini
PRABUMULI -- Dengan di rencanakannya Nonton Bareng (Nobar) 17.01.19 debat perdana pemilihan presiden dan wakil presiden di priode 2019-2024 nanti, tim Relawan Ganti Presiden (RGP) kota Prabumulih, para pendukung dan relawan maupun simpatisan berkumpul bersama di Rumah Ismet Hasan yang berada di Jalan Jendral Sudirman No.15 Rt.01 Rw.02 kelurahan tugu kecil, kecamatan Prabumulih Timur.
Sekertariat RN PAS Kota Prabumulih Mengadakan Nobar Debat Perdana Pilpres
PRABUMULIH -- Debat antara kedua Pasangan Calon (paslon) calon presiden dan calon wakil presiden tertangal 17,01,2019 pada debat perdananya sangat sangat menarik dan di debat pertamanya ini kedua paslon memaparkan gagasan gagasan yang menurut mereka itu yang paling utama dan baik untuk masadepan negara NKRI ini.
Pendukung pasangan capres dan cawapres Prabowo-Sandi, RN PAS kota Prabumulih ini sangat antusias untuk mengikuti ataupun menonton acara debat perdana ini bersama relawan relawan PAS untuk mendukung dan memilih presiden dan wakil presiden yang di selengarakan oleh KPU ini.
2019 Dewan Bentuk 27 Raperda
Rapat paripurna itu dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, Ir H Ahmad Yani MM dan H Juarsah SH, para asisten, kepala dinas, kepala badan, kepala kantor dilingkungan Pemkab Muara Enim.
Pembentukan 27 Raperda selama satu tahun itu disampaikan Ketua Badan Legislasi DPRD Muara Enim, Ruspandi. Adapun ke 27Raperda tersebut diantaranya, Raperda tentang perubahan badan hukum perusahaan daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (SPME).
Kemudian Raperda tentang retrebusi dan pelayanan pasar, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak, Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan, Raperda tentang berobat mudah dan gratis bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim.
Selanjutnya Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan, Raperda tentang asuransi kematian bagi masyarakat, Raperda tentang anak yatim, yatim piatu, anak duafa/anak fakir miskin dan lanjut usia.
Pada rapat paripurna tersebut, Ruspandri mengatakan, Raperda tentang anak yatim, yatim piatu, anak duafa/anak fakir miskin dan lanjut usia, diajukannya Raperda tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Muara Enim untuk melakukan pembinaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial terutama bagi anak yatim, anak yatim piatu, anak duafa/anak fakir miskin dan lanjut usia.
Tujuannya, lanjutnya, untuk meningkatkan beban hidup, memberikan modal keterampilan dan membantu anak yatim, anak yatim piatu, anak fakir miskin, lanjut usia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (SN)
Kinerja Semakin Baik, PLN Muara Enim Raih Tiga Penghargaan
Pada 2017, terjadi gangguan sebanyak 255 kali. Namun di 2018 menurun, menjadi 195 gangguan saja. “Di 2019 ini, kita targetkan kembali menurun. Harus dibawah 100 kali gangguan,” kata Manajer ULP Muara Enim, Randy Kusriansyah, Kamis (17/1).
Wilayah kerja ULP Muara Enim cukup luas, meliputi 8 kecamatan di dua kabupaten. Yakni Kecamatan Ujan Mas, Muara Enim, Lawang Kidul, Tanjung Agung, Semende Darat Tengah (SDT), Semende Darat Ulu (SDU), dan Semende Darat Laut (SDL) Kabupaten Muara Enim. Serta Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.
“Walaupun wilayah kerja luas, namun kami komitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Salah satu pelayanannya yaitu meminimalisir terjadinya listrik padam,” beber Randy.
Di sisi lain, pada kinerja tunggakan pembayaran listrik, pada Desember 2018 lalu, PLN ULP Muara Enim nihil tunggakan. Menurut Randy, hal ini membuktikan jika pelanggan PLN sudah semakin cerdas dan paham akan aturan berlaku tentang pembayaran rekening listrik setiap bulan.
“Di bulan Desember 2018, semua warga/pelanggan PLN ULP Muara Enim bayar rekening listrik. Tidak ada satupun yang tidak bayar,” tegasnya.
Semua pencapaian kinerja yang semakin membaik tersebut, lanjut dia, tak terlepas dari kerja keras dan kerja cerdas, dan ikhlas jajaran PLN ULP Muara Enim. “Serta tentunya berkat support daerah, dan rekan-rekan media di Kabupaten Muara Enim selama ini,” ucapnya.
Atas kinerja yang baik itu, PLN ULP Muara Enim pada 2018 berhasil meraih tiga penghargaan dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lahat. Di antaranya penghargaan Nihil Tunggakan, penghargaan Penurunan Tunggakan lebih dari 50 Persen dari Tahun Lalu, dan penghargaan Pendapatan kWh P2TL Terbaik ke-2.(SN)
3 Hari Mandi Air Galon
Rozi salah seorang warga mengatakan sudag tiga hari menggunakan air galon lantaran persediaan air sudah habis. "Sudah tiga hari tak mengalir, mau bagaimana lagi terpaksa menggunakan air galon untuk mandi, apalagi ada anak yang masih balita," ujarnya.
Lanjutnya, dalam sehari saja air bak harus di isi delapan buah galon dimana masing masing Rp 4000,-. Bila terus seperti ini pelanggan merasa dirugikan. "Ya rugi habis saja uang untuk membeli air galon, harusnya untuk minum malah untuk mandi," ungkapnya.
Dirinya mengaku tidak mengetahui apa penyebab tidak mengalirnya air kerumahnya, padahal tidak pernah telat membayar. "Bayar terus tapi pelayanan seperti ini, kami harap agar PDAM Tirta Enim memperbaikinya dan kembali mengaliri air," tegasnya.
Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Enim, Sartono mengatakan tidak mengalirnya air lantaran trafo milik PDAM tersambar petir saat hujan lebat beberapa waktu lalu. "Tapi alatnya sudah kami beli dan sedang dalam perjalanan," bebernya.
Menurutnya, bila alat sampai maka petugas langsung melakukan perbaikan sehingga bisa langsung mengaliri air. "Ada sekitar 3000 pelanggan yang terdampak yakni pelita sari, dusun Muara Enim, Transad dan islamic centre," tukasnya. (SN)
Travo Disambar Petir, Pelanggan Tak Nikmati Air Bersih
Kondisi itu membuat pelanggan ada yang terpaksa membeli air isu ulang alias air galon dipergunakan untuk mandi maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.
Selain itu ada juga pelanggan yang terpaksa membeli air menggunakan mobil tangki untuk memebuhi kebutuhan rumah tangganya.
Pelanggan juga sangat kecewa dengan sikap manajemen PDAM yang terkesan lambat dalam melakukan perbaikan travo pembangkir yang disambar petir tersebut. Membuat pelanggan menjadi kesulitan air.
Salah saorang pelanggan yang terpaksa membeli air isu ulang alias air galon adalah Rozi. “Sudah tiga hari ini aku menggunakan air galon lantaran persediaan air sudah habis. Mau bagaimana lagi terpaksa menggunakan air galon untuk mandi, apalagi ada anak yang masih balita," ujarnya, Kamis (17/1).
Menurutnya, dalam satu dia harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli air galon untuk diisikan dalam bak kamar mandinya. “Harga air isi ulang Rp 4000/galon, kalau 8 galon hitung sendirilah. Kalau dibilang rugi ya iya, habis saja uang untuk membeli air galon, harusnya untuk minum malah untuk mandi," tegasnya.
Kekecewaan serupa juga diutarakan Westi pelanggan PDAM lainnya. “Kita sangat menyesalkan pihak PDAM yang terkesan lambat dalam melakukan perbaikan. Seharusnya PDAM bisa menggunakan mesin genset, agar air bisa tetap dialirkan kerumah rumah pelanggan,” tegasnya.
Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Enim, Sartono ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengalirnya air lantaran travo milik PDAM tersambar petir saat hujan lebat beberapa waktu lalu. "Tapi alatnya sudah kami beli dan sedang dalam perjalanan," jelasnya.
Menurutnya, bila alat sampai maka petugas langsung melakukan perbaikan sehingga bisa langsung mengaliri air. "Ada sekitar 3000 pelanggan yang terdampak yakni pelita sari, dusun Muara Enim, Transad dan islamic centre," jelasnya.(SN)
Tim RGP Mengadakan Nonton Bareng Debat Perdana Calon Presiden RI
PRABUMULIH -- Debat Paslon Presiden RI antara kedua pasangan calon nomor urut satu, Joko Widodo berpasangan dengan Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno, akan di tayangkan di televisi pada pukul 20.00 wib, Kamis (17/1) malam nanti.
Nah, untuk menyaksikan debat tersebut. Relawan pendukung Prabowo-Sandi yang tergabung dalam Tim Relawan Ganti Presiden (RGP) kota Prabumulih mengadakan nonton bareng (nobar).
Nobar tersebut digelar di salah satu ruko di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Tugu Kecil, Mecamatan Prabumulih Timur. Nobar akan diikuti oleh seluruh relawan RGP Kota Prabumulih.
Ismet Hasan Koordintor RGP mengatakan nobar tersebut digelar bertujuan untuk menjalin sihrahturahmi dan keakraban tim relawan maupun tim pendukung dan warga yang ada di Kota Prabumulih.
"Nonton bareng ini Bersifat terbuka untuk umum dan walaupun ada pendukung dari pihak Pertahana mau menonton juga kami persilahakan kesini," Ujarnya Ismet.
Ismet berkeyakinan dalam debat tersebut Prabowo-Sandi akan lebih dominan dalam adu kecerdasan serta adu ide kerakyatan.
Lebih jauh Ismet menuturkan acara nobar sendiri telah direncanajan sejak tiga hari sebelumnya. Untuk peralatan serta konsumsi merupakan urunan dari seluruh relawan.
"Untuk dana nonton bareng ini kami seluruh tim RGP bergotong royong sumbangan secara sukarela," tuturnya.
Sementara, H Samsul Hadi Wakil perekrutan relawan, menjelaskan Pembentukan TGP ini, sudah dilakukan sejak tiga bulan di Palembang.
"Selain saya, wakil perekrutan itu ada pak Harnel, pak Adi Candra dan Dian," terangnya.
Lebih jauh, Samsul menjelaskan undangan nobar disebar melewati WhatsApp dan Facebook ataupun media sosial. "Nobar ini terbuka untuk semua golongan walaupun bukan pendukung tim Prabowo-Sandi," jelasnya sembari menambahkan jika nobar tersebut akan kembali dilaksanakan pada acara debat selanjutnya. (TH)
Polres Prabumulih kembali bekuk 4 Pemuja sabu dan 1 IRT
Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH dalam Konferensi Pers di halaman kantor Polres Prabumulih yang didampingi Kasatres Narkoba AKP Zon Prama, SH mengatakan dalam kurun waktu satu minggu Tim Gabungan Satres Narkoba dan Satreskrim Polsek Cambai berhasil mengamankan lima pelaku penyalagunaan narkotika jenis sabu, kamis (17/1/19).
Sebelumnya Tim gabungan Polres Prabumulih berhasil menangkap Komala (48) alias Boni yang kesehariannya bekerja sebagai pedagang di Jalan Jenderal Sudirman Rt.01 Rw.03 Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih itu dengan ditemukannya 31 paket sabu dengan berat bruto 7,77gram dan 1 butir pil ekstasi siap jual di dalam Caffe Boni miliknya.
Setelah introgasi dilakukan pengembangan petugas pun kembali menangkap Herman alias Abah, Angga, dan Hendri dijalan raya Muara Sungai Kecamatan Cambai yang diduga merupakan penyuplai barang haram tersebut.
https://youtu.be/_mKCAJKdQoU
Tak berhenti sampai disitu tim gabungan juga kembali melakukan penangkapan terhadap NS (18) pelajar yang masih duduk dibangku sekolah di simpang tiga Desa Muara Sungai Prabumulih, rabu (16/1/19).
Pelajar yang merupakan warga Desa Talang Nangka Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim itu digiring ke Mapolres Prabumulih karena kepemilikan satu paket sedang narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,31 gram.
Saat Konferensi Pers berlangsung NS sempat meneteskan air mata karena perbuatannya tersebut disaksikan langsung oleh ibu dan keluarga pelaku yang tak kuasa menahan tangis.
Terlihat dari kejauhan ibu NS menangis melihat anaknya saat diwawancarai oleh awak media.
“mangkonyo nak jangan lagi nakal, sekolah tu yang benar dak usah pakai barang haram cak itu lagi ” ucap Derusman ayah pelaku.(SN)
Disdukcapil PALI Datangi Lapas Muara Enim, Ada Apa?
Kegiatan tersebut merupakan Gerakan Nasional Jemput Bola KTP-el serentak Disdukcapil se-indonesia.
Menurut, Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI, sebanyak 180 warga binaan asal PALI melakukan pelayanan kependudukan.
"Sebanyak 12 KTP-el langsung di bagikan oleh petugas Lapas. KTP-el tersebut langsung kita cetak karena memang hanya dilakukan perubahan dari Muara Enim jadi PALI," ujar Rismaliza.
Sementara untuk 102 data, tidak ditemukan. Namun petugas Disdukcapil langsung memproses dengan melakukan pencarian di data base kemudian di entri dan diterbitkan KTP-el yang bersangkutan
"Saat ini pencarian data langsung entri dan perekaman. Jadi apabila ada warga binaan belum sama sekali melakukan perekaman, kita langsung data dan rekam kemudian diterbitkan," terangnya.
Kepala Disdukcapil PALI juga meminta masyarakat untuk aktif melakukan perekaman e-KTP tanpa menunggu tindakan dari Dukcapil, sebab selain untuk keperluan data diri, KTP-el juga untuk syarat menyalurkan hak pilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.
"Bagi masyarakat PALI yang belum mengurus administrasi kependudukannya silahkan datang ke kantor Disdukcapil, agar pada gelaran Pemilu nanti, seluruh masyarakat yang telah mempunyai hak pilih bisa berpartisipasi pada pesta demokrasi tersebut," ajaknya.(red)
Tekan Peredaran Narkoba, Satpol.PP PALI Tetap Pantau Hiburan OT
Disamping atas batasan waktu main, hiburan OT juga dilarang keras menggelar musik remix.
"Ini sebagai upaya pemerintah dalam menekan peredaran narkoba juga menjaga ketertiban umum. Sebab, kalau hiburan OT dimainkan sampai larut malam tentunya mengganggu warga lainnya," ujar Zulkopli, Plt Kepala Satpol.PP PALI, Kamis (17/1).
Diakuinya, sejak edaran Bupati PALI tentang larangan menggelar musik remix disebarkan diseluruh desa dan kelurahan, sudah banyak wilayah yang tidak menggelar hiburan OT sampai malam hari.
"Sudah ada sebagian desa yang hanya menggelar hiburan OT pada siang hari saja, sebagai pengisi saat sedekah adat. Namun untuk yang masih sampai malam, diharapkan jangan lampaui batas," harapnya.
Apabila masih saja ada ditemukan hiburan OT sampai larut malam atau menggelar musik remix, pihaknya akan menyita peralatan OT.
"Kita akan tegas, musik remix bisa memicu warga mengkonsumsi narkoba. Oleh Karenanya kita lakukan pencegahan. Kita juga terus lakukan patroli ketika ada hiburan OT yang digelar saat hajatan warga. Kepada camat dan kepala desa harus proaktif bekerja sama kelapangan dan memberikan informasi supaya tidak ada lagi yang kecolongan," tandasnya.(red)