TP.PKK PALI Gelar Lomba Mewarnai, Bupati: Bisa Membangun Keratifitas Anak

PALI-- Sebanyak 135 anak dari 37 PAUD dan TK se-kecamatan Talang Ubi berlomba memperebutkan Trophy dan piagam penghargaan dari TP.PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam lomba mewarnai tingkat PAUD Se-kecamatan Talang Ubi tahun 2019, di Rumah Cinta, Selasa (26/3).

Lomba yang merupakan program kerja (Pokja) 2 TP.PKK Kabupaten PALI itu dibuka langsung Bupati PALI Heri Amalindo. Juga dihadiri Bunda PAUD Kabupaten PALI, Ir Hj Sri Kustina, Plt Ketua TP.PKK PALI, Rusmalina, Ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono serta sejumlah tokoh pendidikan di Kabupaten PALI.

"Kegiatan ini perlu dilaksanakan rutin, karena dengan lomba mewarnai seperti ini bisa membangun keratifitas dan imajinasi anak-anak," ujar Bupati.

Disamping itu, kegiatan positif seperti lomba mewarnai dikatakan Bupati bisa mengembangkan pola pikir anak sejak dini.

"Inilah generasi penerus bangsa kita. Jadi kreatifitas anak jangan dicegah tapi diarahkan, agar tumbuh kembang anak-anak bisa bebas," tukasnya.

Dengan adanya lomba tersebut, Bupati juga berpesan kepada anak dan orang tua serta guru pembimbing agar jangan mengutamakan juara.

"Bagi anak jangan mudah mengeluh dan jangan mengutamakan juara, karena kami bukan cari yang juara tetapi mengajak anak agar pintar. Dan bagi para juri, silahkan nilai peserta secara profesional sesuai kriteria yang ditentukan," pesan Bupati.

Pada kesempatan itu juga, Bupati menjelaskan keberadaan Rumah Cinta, dimana PAUD Rumah Cinta diperuntukkan bagi anak dari kalangan keluarga kurang mampu.

"Sekolah di PAUD Rumah Cinta untuk anak dari keluarga kurang mampu. Kalau yang sudah mampu tolong cari sekolah lain. Keberadaan Rumah Cinta Untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang layak," pungkasnya. (SN) 
Share:

Jelang Ujian, Siswa SDN 55 Prabumulih wisata Edukasi


PRABUMULIH – Ujian Nasional (UN) yang akan dijalani oleh Sekolah mulai dari Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, SMP/MTSn dan Sekolah Dasar (SD) dengan Ujian Sekolah Berstandar Nasional sangat menyita waktu bagi para siswa, selain membutuhkan waktu lebih untuk belajar siswa juga dituntun untuk lebih aktif dalam belajar diluar jam sekolah seperti les tambahan (privat) agar berhasil dalam ujian nasional yang saat ini sudah mulai dipersiapkan

Tak hanya pelajaran tambahan yang dipersiapkan oleh para siswa, hiburan (Refreshing) juga sangat dibutuhkan sebelum menghadapi UN guna mempersiapkan mental para siswa, senin (26/3/19)

Hal tersebut dilakukan oleh Siswa Sekolah Dasar Negeri 55 Prabumulih menjelang ujian nasional tanggal 8 April mendatang siswa SDN 55 Prabumulih melakukan kunjungan edukasi untuk hiburan siswa sebelum ujian sekolah maupun nasional

“kegiatan ini sudah lama direncanakan, kita mengajak seluruh siswa kita untuk mengunjungi Museum Migas 3 Dimensi yang ada di Komplek Pertamina Asset 2 Prabumulih” Ucap Yanti, S.Pd, MM selaku Kepala Selolah SDN 55 Prabumulih saat dikonfirmasi

Dirinya menambahkan sebelumnya pihak sekolah telah mengajukan proposal permohonan kunjungan anak didiknya itu kepihak pengelolah Museum Migas 3 Dimensi Asset 2

“kita mengajukan proposal sebelum melakukan kunjungan wisata edukasi di museum” lanjutnya

Diketahui pihak pengelolah Museum Migas  menggratiskan semua fasilitas dalam kunjungan edukasi tersebut kepada siswa sekolah dasar dan pihak sekolah yang mengirim sekitar 250 muridnya itu dengan cara bergantian setiap harinya

“seluruh siswa mulai dari kelas satu sampai enam ikut kunjungan edukasi” tukasnya

Terpisah, Azril Zaki Fadera salah satu siswa kelas 6 SDN 55 saat dibincangi mengaku senang dengan kegiatan kunjungan ke museum migas yang penuh dengan kegembiraan

“senang kak, kami diajak foto dan disano kito biso belajar tentang minyak” ucapnya (sn)
Share:

2.756 Siswa SMK Ikut UNBK

MUARA ENIM--Pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Wilayah Muara Enim, dari total 2.777 siswa yang terdaftar, ada 21 siswa yang tidak bisa hadir dengan berbagai alasan.

21 siswa ini berasal dari beberapa SMK di Muara Enim seperti SMKN 1, SMK Handayani, dan SMK Bina Mulia. Kesuma siswa tadi tidak mengikuti ujian dikarenakan sakit, tidak ada keterangan (mengundurkan diri) dan lain lain.

Secara umum, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK, Muara Enim, Misniati mengatakan, pelaksanaan berjalan lancar tanpa terkendala apapun.

“Alhamdulillah dalam pelaksanaan UNBK hari pertama ini semua berjalan lancar tidak ada kendala seperti listrik yang mati maupun jaringan yang lelet. Begitu juga laporan dari smk smk di kecamatan, semua lancar, hanya beberpa siswa yang tidak hadir,” terang Misniati yang juga Kepala Sekolah SMKN 1 Muara Enim, Senin (25/3).

Misniati menambahkan, pada pelaksanaan hari pertama ini, yang diujikan adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan pelaksanaan sendiri tetdiri dari tiga sesi tang dimulai pukul 07.30 wib hingga pukul 14.00 wib sesi ketiga.

“Ada 19 smk negeri dan swasta yang melaksanakan ujian kali ini. Semuanya berada di kecamatan dan ada beberapa smk swasta yang menumpang pelaksnaan ujian yakni smk serasan dan smk handayani,” tambahnya.

Untuk para siswa yang tidak bisa hadir atau tidak bisa mengikuto ujian kali ini, diadakan ujian susulan pada tanggal 15-16 April mendatang. “Namun pada pelaksanaan susulan, dalam satu hari dua mata pelajaran yang akan diujikan,” tukasnya.

Pada hari pertama, mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan, kemudian di hari kedua mata pelajaran matematika, kemudian bahasa inggris dan hari terakhir adalah teori kejuruan. Sedangkan pengawas sendiri sialng antara satuan pendidikan.
Share:

Penataan Ruang Hindari Penyimpangan Pembangunan

MUARA ENIM--Guna menghindari kesalahan kesalahan dalam melakukan penataan ruang dan wilayah, Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar sosialisasi pengendalian pemanfaatan ruang, Senin (25/3).

Sosialisasi yang berlangsung sehari dibuka langsung oleh Wakil Bupati Muara Enim Ir. H. Juarsah, SH. Acara tersebut dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Muara Enim, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim serta peserta sosialisasi.

Juarsah dalam sambutannya mengatakan pengendalian penataan ruang adalah upaya untuk mewujudkan tertib tata ruang.

”Oleh karena itu, diperlukan tindakan pengendalian pemanfaatan ruang yaitu melalui pengawasan dan penertiban dari kecendrungan penyimpangan pembangunan,"kata Juarsah.

Terkait dengan dasar hukum dengan Rencana Tata Ruang Wabup Mengatakan bahwa telah ada dasar hukum dan diperlukan penyebarluasan informasi. 

“Rencana Tata Ruang Daerah Kabupaten Muara Enim telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah No 13 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tahun 2018-2023 maka dari itu diperlukan penyebaran informasi kepada masyarakat dan stakeholder seperti sosialisasi yang kita laksanakan hari ini”.jelasnya.

Meski demikian, Wabup menuturkan peran masyarakat dibutuhkan secara aktif karena pada akhirnya hasil dari penataan ruang adalah untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat. 

" Dan diharapkan kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dan dijadwalkan di tingkat kecamatan masing-masing,"pungkasnya.
Share:

328 Pengawas TPS di Baturaja Timur Dilantik

BATURAJA - Sebanyak 328 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (25/3), resmi dilantik oleh Ketua Panwascam Baturaja Timur,  Agus Purnawan.

Pelantikan itu sendiri digelar di Aula Kantor Camat Baturaja Timur yang dihadiri Anggota Bawaslu Kordiv Pencegahan, Hubungan Antar Lembaga dan Humas Yeyen Andrizal, Camat setempat Luqmanul Hakim, Kanit Intel Polsek Baturaja Timur IPDA Soleh serta unsur muspida lainnya.

Selain Pengawas TPS kata Devisi SDM Panwascam Baturaja Timur, Syaiful S.IKom, pihaknya juga melantik 13 orang Panitia Pengawas Lapangan (PPL). "Mereka semua akan ditugaskan untuk membantu mengawasi proses pemilihan dan penghitungan suara di seluruh TPS yang ada di Kecamatan Baturaja Timur," tegasnya.

Usai dilantik ungkap Syaiful, pihaknya langsung memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada seluruh Pengawas TPS dan PPL tentang tugas yang harus mereka lakukan saat pemilu nanti.

"Kita berharap melalui bimtek ini para Pengawas TPS dan PPL bisa bertugas dengan baik, mengerti apa yang akan dikerjakannya, serta dapat membantu menyelesaikan jika ada masalah di TPS," katanya.

Untuk itu lanjut dia, para Pengawas TPS dan PPL dilarang meninggalkan TPS sampai proses penghitungan suara selesai. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses penghitungan suara berjalan aman dan lancar.

Kemudian mereka juga diberi amanah untuk mengawal pergerakan kotak suara dari TPS ke kelurahan. Lalu memastikan seluruh saksi partai politik dan perorangan yang datang ke TPS membawa surat mandat. "Jadi tugas mereka sangat penting sekali membantu tugas kita di lapangan," tandasnya. (SN)
Share:

Kepergok Kuras Rumah Bidan, Darwin Masuk Sel dan Motornya Dibakar Massa

PALI-- Darwin (30), warga Desa Air Itam,  Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nyaris babak belur dihajar warga lantaran tertangkap basah tengah menguras isi rumah seorang bidan di Desa Tanding Marga Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI pada Minggu (24/3) sekitar pukul 13.00 WIB saat penghuni rumah tengah main bola volly dilapangan desa tersebut.

Tetapi beruntung aksi massa tersebut berhasil dilerai jajaran Polsek Penukal Utara yang datang tepat waktu dan langsung mengamankan pelaku. Namun kemarahan warga tidak redam begitu saja, meski pelaku telah diamankan polisi, tetapi warga melampiaskan kemarahannya dengan membakar sepeda motor pelaku yang terparkir tidak jauh dari rumah korban.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SH SIk melalui Kapolsek Penukal Utara, Iptu Roni Hermawan membenarkan jika pihaknya telah mengamankan seorang tersangka pencurian berikut barang bukti sepeda motor yang telah terbakar.

"Saat ini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Penukal Utara. Kita masih memeriksa tersangka guna mengetahui siapa-siapa teman tersangka dan dilokasi mana saja mereka sudah beraksi," ungkapnya.(SN) 
Share:

Pembinaan Linmas, PALI Raih Penghargaan Terbaik Se-sumsel

PALI-- Gubernur Sumatera Selatan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) atas prestasinya dalam melakukan pembinaan terhadap Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

Penghargaan terbaik se-sumsel pembinaan Linmas itu diberikan Gubernur saat puncak peringatan HUT Satpol.PP, Damkar dan Satlinmas di Palembang beberapa waktu lalu. Tentu penghargaan tersebut menjadi penyemangat Pemkab PALI untuk terus meningkatkan pembinaan terhadap anggota Linmas.

"Kami sangat bangga dengan penghargaan tersebut, ini berkat dukungan seluruh masyarakat PALI. Kedepan kita akan lebih meningkatkan lagi pembinaan terhadap anggota Linmas yang saat ini berjumlah 1.020 orang dari Limmas Desa dan Kecamatan," ungkap Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP, Senin (25/3).

Bukan hanya pembinaan, diakui Zulkopli bahwa pemerintah kabupaten PALI telah mengajukan honor untuk Linmas dalam peningkatan kesejahteraannya.

"Kesejahteraan Linmas untuk desa persiapan kita sudah sampaikan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) agar mendapatkan honornya melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Bagi yang Linmas berada di desa definitif yang lama telah mendapatkan honor, kita ajukan untuk dinaikan agar kesejahteraan mereka bisa meningkat," imbuhnya.

Setelah semua anggota Linmas mendapat honor, Zulkopli mewacanakan akan membatasi umur bagi anggota Linmas.

"Mengingat tugas Linmas tidak ringan, maka kami ada wacana agar Linmas ada batasan umur. Karena diketahui saat ini sudah banyak anggota Linmas yang telah uzur," terangnya.

Pada gelaran Pemilu 17 April mendatang, Zulkopli menegaskan bahwa seluruh anggota Linmas Dan Satpol.PP terlibat dalam pengamanan Pemilu.

"Linmas desa dan kecamatan pada Pemilu 2019 ini, sebanyak 1020 Linmas dan 235 anggota Satpol.PP dikerahkan untuk pengamanan Pemilu," tandasnya.(SN) 
Share:

Dilantik di Masing-masing Kecamatan, Sederet Tugas Menunggu Pengawas TPS

PALI--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melantik Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) serentak di lima kecamatan, Senin (25/3). Pengasas TPS yang dilantik berjumlah 589 orang sesuai jumlah TPS yang ada.

Usai dilantik, seluruh Pengawas TPS langsung ikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dimana materi bakal diberikan Panwaslu Kecamatan terkait proses pemungutan suara sampai penghitungan hasil pemungutan suara.

Dijelaskan Heru Muharom, ketua Bawaslu PALI didampingi dua komisioner lainnya, Iwan Dedi dan Basrul SAP bahwa pelantikan Pengawas TPS bukan hanya di Kabupaten PALI melainkan serentak di seluruh wilayah Indonesia.

"Pelantikan sendiri dilakukan Panwaslu Kecamatan, kita hanya lalukan pemantauan. Untuk materi Bimtek juga oleh Panwaslu Kecamatan, karena sebelum pelantikan Pengawas TPS, seluruh Panwaslu telah kita bekali melakui kegiatan TOT belum lama ini," ujar Heru Muharom.

Ketua Bawaslu juga menerangkan tugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2019 yakni melakukan pengawasan langsung terhadap proses pemungutan suara hingga rekapitulasi hasil suara di tingkat TPS.

"Tugas Pengawas TPS telah diatur dalam Pasal 114 Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu," tukasnya.

Dalam Pasal itu, dijabarkan Heru Muharom yaitu Pengawas TPS mengawasi persiapan pemungutan suara, pelaksanaan pemungutan suara, persiapan penghitungan suara, pelaksanaan penghitungan suara dan pergerakan hasil penghitungan suara dari TPS ke PPS.

"Selain itu, dalam Pasal 115 bahwa Pengawas TPS berwenang menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan dan/atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara, menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara dan melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," jelasnya.

Sedangkan, dalam pasal 116, Ketua Bawaslu PALI menambahkan bahwa Pengawas TPS berkewajiban untuk menyampaikan laporan hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara kepada Panwaslu Kecamatan melalui Panwaslu Kelurahan/ Desa.

"Dan menyampaikan laporan hasil pengawasan kepada Panwaslu, Kecamatan melalui Panwaslu Kelurahan/desa," pungkasnya. (SN) 
Share:

Rapat Gugus Tugas KLA, Ruang Publik Disarankan Sekda PALI Perlu Diperhatikan Untuk Anak

PALI--Perlunya pemberian ruang publik bagi anak dalam pemenuhan hak-hak anak dikemukakan Sekda Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil untuk memberikan ruang nyaman bagi anak dalam melakukan aktivitasnya.

Hal itu disampaikan Sekda saat membuka rapat Gugus tugas Kabupaten/kota Layak Anak (KLA), Senin (25/3) di Aula Kantor Bupati PALI, KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

"Ruang publik menjadi kebutuhan tersendiri bagi anak-anak utamanya yang sedang berada di usia bermain dan sekolah. Contoh sederhana, yakni adanya tangga sekolah yang jauh lebih tinggi dari tanah, tentunya ini akan mengganggu aktivitas anak dan itu harus dibuatkan tangga yang seimbang agar anak nyaman. Juga menyediakan trotoar yang aman dan ramah untuk anak," kata Sekda.

Ditambahkan Sekda bahwa indikator perkembangan anak tak hanya dinilai semata-mata dari prestasi akademik yang ia dapatkan, melainkan juga dapat dilihat dari waktu yang digunakannya untuk berkumpul bersama keluarga, berinteraksi dengan teman sebaya, hingga bagaimana anak tersebut menikmati waktu luang untuk mengembangkan keterampilannya.

"Bermain di ruang publik, menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengembangkan diri secara optimal, baik dalam aspek motorik, sosial dan emosional. Mereka dapat belajar mengenai kegigihan, kreativitas, organisasi, kontrol diri, ketekunan jiwa, keterampilan sosial, kemandirian, hingga menumbuhkan rasa percaya diri," tukasnya.

Dalam mewujudkan KLA, dijabarkan Sekda ada lima lima kluster yang harus dipenuhi, yakni hak sipil kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan anak dan pendidikan pemanfaatan waktu luang serta perlindungan khusus.

"Lima kluster tersebut harus kita perhatikan menuju KLA," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas KLA melalui sekretarisnya Drs Yenni Nopriani menyebutkan bahwa rapat gugus tugas tersebut dalam rangka persiapan penilaian KLA tahun 2019.

"Diketahui pada 2018 lalu, PALI mendapat penghargaan KLA tingkat pratama. Diharapkan tahun 2019 kita naik peringkat," harap Yenni.

Diakui Yenni, pemenuhan hak-hak anak sudah lama lakukan, salahsatunya telah membentuk gugus tugas tahun 2016. Selanjutnya telah dilakukan Rencana Aksi Daerah (RAD) KLA dan pada 2017 melakukan penandatanganan komitmen dengan Bupati tentang KLA.

"Kita juga telah menerbitkan Perda yang telah disetujui DPRD tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan Anak (PPPA). Pemda juga telah bekerja sama dengan PKK membangun posyandu terintegrasi dan perpustakaan. Sudah dibentuk sekolah ramah anak, ada puskesmas ramah anak, forum anak tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa. Tentunya semua yang telah dilakukan perlu kerjasama dan dukungan lintas sektoral untuk mengembangkan forum anak di kabupaten PALI," pungkasnya. (SN) 
Share:

Konferkab PWI Muara Enim, Elly: Tetap Jaga Hubungan Baik Yang Telah Dibina

MUARA ENIM -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Muara Enim menggelar Konferensi Kabupaten (Konferkab) dalamrangka pemilihan Ketua PWI Muaraenim periode 2019-2022, Senin (25/3/2019) di Hotel Griya Serasan Sekundang Muaraenim.

Kegiatan itu dibuka oleh Kasubbag Humas Setda Muaraenim Elly Martini mewakili Bupati Muaraenim. Dalam sambutannya, Elly berharap agar proses pemilihan nanti dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan.

“Semoga kerjasama yang baik antara Pemkab Muaraenim dengan PWI dapat terus terjalin dibawa kepengurusan PWI Muaraenim yang baru,” harapnya.

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar pada kesempatan itu mengatakan, pemilihan Ketua PWI merupakan agenda biasa yang merupakan proses pelaksanaan konstitusi PWI sesuai Peraturan Dasar/ Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Konferkab dilaksanakn sebagai proses pergantian kepengurusan. Siapa pun yang terpilih nanti merupakan yang terbaik dan harus dihormati bersama karena terpilih secara demokratis,”ungkapnya.

Firdaus juga mengapresiasi Pemkab Muaraenim yang telah mendukung kegiatan Konferkab PWI Muaraenim. Menurut Firdaus, kerjasama yang baik antara Pemkab Muaraenim dengan para wartawan bertujuan untuk mensinergiskan segala hal, termasuk visi misi kepala daerah.

“Namun sinergitas yang terjalin bukan berarti kita tidak mengontrol dan mengawasi kinerja pemerintah. Jika ada yang salah dalam pemerintahan jangan ditutupi, kontrol dan kritik harus tetap dijalankan karena inilah fungsi pers yang sebenarnya,” tegas Firdaus.

“Kritik yang disampaikan wartawan bukan berarti untuk menjatuhkan, namun merupakan niat baik untuk meluruskan dan memberi masukan kepada pemerintah,” lanjutnya.

Pantauan Sumselupdate.com, Konferkab PWI Muaraenim saat masih dilangsungkan. Dari data PWI Sumsel, ada 30 anggota dengan status biasa yang memiliki hak suara.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts