DJ dari Belarus Ramaikan Queen of Party

PALEMBANG - D'fairway Lounge & Sport Bar yang berada di Jl. Veteran, Merbau Palembang merupakan tempat hiburan bagi kaula muda.

D'fairway akhir pekan ini bakal menggelar event special bertemakan " Queen Of Party ", Dengan menghadirkan Questar dari Belarus Negara di Eropa Timur dengan ibukota Minsk. Hal ini disampaikan Reza Al Akhran selaku Manager Dfairway Lounge & Sport Bar kepada awak media.

 “Pada akhir pekan nanti, tepatnya Sabtu, 30 Maret 2019, tempat kami akan menghadirkan DJ Goldy Rise yang akan mengajak para tamu yang hadir untuk Party bareng lewat racikan musik DJnya”,Ungkapnya saat di wawancarai awak media(28/3).

Dikatakannya, dengan dekorasi lampu UV serta gemerlap lampu juga musik-musik yang diracik seperti R & B, Hip Hop, Dancehall & Mashup akan meningkatkan mood menikmati hiburan yang akan disajikan dan penampilan dari resident DJ reza_cun, erosemusic dan dflow_band menambah meriahnya suasana.

“ Yang paling penting ada juga promo spesial untuk bisa nikmati dengan pesan sofa dan dapatkan dirimu di lantai dansa yang akan digoyang questar ini " Tambahnya.

“Hanya cukup bayar Htm 100 ribu saja dan free for ladies untuk pemesanan tempat, silakan hubungi kami di 0711-5734402, +62816736700 atau ikuti @dfairwaylounge di instagram untuk info dan pembaruan lebih lanjut” Pungkasnya
Share:

Tahun ini Jalan Payuputat direncanakan dilakukan Pelebaran

"Foto : ilustrasi"

PRABUMULIH – Jalan Provinsi Kabupaten PALI – Prabumulih tepatnya dijalan Kelurahan Payuputat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih tahun ini direncanakan akan dilakukan pelebaran

Hal tersebut diungkapkan oleh jajaran DPRD Kota Prabumulih yang menginginkan dua ruas jalan Payuputat dan Kelurahan Sindur dapat dilakukan pelebaran jalan, kabar tersebut disetujui oleh Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM

Dikutip dari Tribunsumsel.com orang nomor satu di Prabumulih itu telah menyetujui pembangunan (pelebaran) badan jalan didua wilayah tersebut dengan dana yang didapat dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp.5 miliar

Namun kata Ridho Jalan Jenderal Sudirman mulai dari Tugu air mancur hingga Perbatasan Cambai lebih mendesak untuk dibangun mengingat jalan tersebut banyak digunakan oleh warga dan para pekerja menuju kantor Pemkot Prabumulih

Ketua DPRD Kota Prabumulih H.Ahmad Palo, SE beberapa waktu lalu mengungkapkan Jalan Payuputat sangat butuh dilakukan pelebaran karena menurutnya jalan tersebut sudah sempit dan pengguna jalan sudah mulai ramai dari berbagai daerah seperti Kabupaten Pali

Diketahui jalan provinsi menuju kabupaten Pali melewati Kelurahan Payuputat hingga kini masih belum bisa dilewati dengan kendaraan dengan tonase yang besar karena ada beberapa ruas jalan yang masih belum diselesaikan dan jembatan darurat yang juga belum dibangun (sn)
Share:

Jelang Kemarau Sosialisasi Terpadu Dilakukan PT MHP, Begini Tujuannya

Muara Enim --PT. Musi Hutan Persada (MHP) terus melakukan sosialisasi dalam rangka pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya, tidak lama lagi musim akan berganti dari penghujan ke kemarau. Untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) perusahaan tersebut gencar lalukan sosialisasi langsung ketengah-tengah masyarakat yang wilayahnya berdekatan dengan wilayah kerja PT MHP.

Seperti kali ini, sosialisasi dilakukan dengan melibatkan beberapa stakeholder terkait diantaranya kepolisian, TNI dan KPH. Dimana sebelumya PT.Musi Hutan Persada melakukan pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api ( MPA ) di beberapa desa yang berdekatan dengan areal kerja perusahaan.

"Kegiatan sosialisasi terpadu ini dilakukan dari tanggal 26 s/d 28 maret 2019 di tiga lokasi berbeda, yaitu Talang 84 Desa Sugihan Kecamatan Rambang, Talang Abik Desa Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Agung dan Talang Jernihan Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim,"  terang GM Fire Protection Ir. Agung Setyabud didampingi Fire External Communication Head Alioeng Bararata Sakti.SH, Jumat (29/3).

Pada kegiatan tersebut, dikatakan Alioeng, dilaksanakan dengan melibatkan perwakilan warga sebanyak 50 orang pada masing-masing Talang.

"Jumlah 50 orang diharapkan bisa menjadi penyambung informasi kepada para warga yang tidak bisa hadir pada kegiatan tersebut," tukasnya.

Dijelaskannya bahwa kegiatan sosialisasi terpadu itu adalah agenda tahunan Divisi Fire Protection menjelang musim kemarau.

"Kegiatan ini sebagai sarana penyadartahuan kepada masyarakat dan diharapkan bisa mengingatkan kembali tentang larangan pembakaran kebun dan lahan seperti yang tercantum dalam maklumat bersama yang ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Selatan, Kapolda dan Pangdam II SWJ," pungkasnya. (SN) 
Share:

Dirusak Babi Hutan Sebabkan Limbah Cemari Kebun, Warga Tuntut PT Techwin Berikan Ganti Rugi

PALI--Tempat penampungan limbah minyak milik KSO Pertamina EP- Techwin Benakat Timur yang letaknya berada di wilayah Dusun III Desa Suka Maju Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap kemudian mengalir terbawa arus air hujan dan masuk ke perkebunan milik warga setempat.

Dari keterangan Rudini, Kepala Desa Suka Maju kejadian tersebut sudah berlangsung lama akibat penampungan limbah minyak tidak sesuai standar kemudian merembes dan masuk ke kebun warga.

"Penampungan limbah tidak dibangun permanen, hanya dibatasi tanggul tanah. Sehingga ketika hujan meluap dan diperparah tanggul penampungan limbah itu dirusak sekawanan babi hutan mengakibatkan limbah minyak mencemari kebun warga," ungkap Rudini, Jumat (29/3).

Dikatakan Rudini, ada lima Kepala Keluarga (KK) pemilik kebun terdampak leleran limbah minyak. "Ada kebun karet dan sawit milik warga yang terkena limbah minyak itu. Saat ini kami pemerintah desa mewakili warga yang dirugikan meminta pertanggungjawaban dari pihak PT Techwin agar memberikan ganti ruginya," terang Kades.

Diakuinya bahwa pihak perusahaan sudah ada tawaran untuk memberikan tali asih terhadap warga yang dirugikan, tetapi nilai yang ditawarkan jauh tidak sebanding dengan kerusakan yang dialami warga pemilik kebun.

"Belum ada kesepakatan, kecuali pihak perusahaan memberikan ganti rugi yang sesuai. Kami juga mendesak agar pihak PT Techwin untuk segara membersihkan limbah minyak yang mencemari kebun warga, jangan dibiarkan berserakan dimana-mana," tandasnya.

Sementara itu, Husnizar Salami Humas PT Techwin Benakat Timur menyatakan bahwa proses pemberian tali asih masih negosiasi. "Hanya empat KK yang kena dampak dari leleran limbah minyak. Dan dari empat KK itu tinggal satu KK yang belum bersedia menerima tali asih dari kita," ucapnya.(SN) 
Share:

Pasukan Loreng SKK Migas Sapu Bersih Jalanan Desa Spantan Jaya

PALI-- Satgas penguatan Binter TNI AD SKK Migas, Yon Anhanud-12 dan Babinsa Koramil 404-03/Talang Ubi turun ke jalan bersama masyarakat Desa Spantan Jaya Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan bakti sosial atau kerja bakti dengan bersih-bersih sarana umum, seperti jalan dan masjid, Jumat (29/3).

Dikatakan Kapten Mursalin, Danki Satgas SKK Migas wilayah Sumsel melalui 
Danton Satgas SKK Migas Letda Arhanud Jonsontua Nainggolan SH, bahwa kegiatan tersebut bakal dilaksanakan secara rutin setiap bulan bekerja sama dengan Koramil 404-03 PALI. 

"Saat ini kita laksanakan di Desa Spantan Jaya, tetapi kedepan kita laksanakan ditempat lain yang diutamakan wilayahnya dilalui jalur pipa Migas. Sasaran Baksos kita ini adalah sarana umum, seperti jalan dan sarana ibadah," ungkap Jonsontua. 

Kegiatan Baksos juga diakui Jonsontua agar keberadaan Satgas SKK Migas bisa berbaur bersama masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset negara. 

"Kalau dijaga bersama, kelak anak cucu kita bisa merasakan manfaatnya," tukasnya. 

Diharapkan dengan kegiatan Baksos tersebut, tali silaturrahmi antara TNI terutama Satgas SKK Migas dengan masyarakat lebih erat lagi.

"Saat ini kita hanya lalukan bersih-bersih, tetapi tidak menutup kemungkinan, kita lalukan juga pemberian bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu," pungkasnya. 

Pada Baskos tersebut, masyarakat Desa Spantan Jaya yang langsung dikomandoi Kadesnya, Alamsri berbaur bersama anggota TNI Satgas SKK Migas dimana pada kegiatan itu menurunkan 10 anggotanya dibantu Koramil 404-03/Talang Ubi diwakili Babinsa Penukal Serda Abastari lalukan bersih-bersih. 

"Kami berharap rutin dilakukan di desa kami, karena kegiatan ini membantu kami dalam membersihkan lingkungan, serta memacu kesadaran warga kami untuk menerapkan pola hidup sehat," ucap Alamsri, Kades Spantan Jaya. (SN) 
Share:

Gelar Silaturahmi Agen Mandiri, MBC Palembang Sudirman III Prabumulih Berikan Reward


PRABUMULIH – MBC Palembang Sudirman III Prabumulih gelar Silatuhrami bersama puluhan Agen Mandiri dari berbagai daerah, acara yang digelar di Caffe Mom Kitchen Prabumulih itu ditujukan untuk kemajuan sekaligus memberikan wawasan kepada puluhan Agen di Kota Prabumulih dan sekitarnya, kamis (28/3/19)

MRO Cluster Palembang Widiah Rahmatika dalam acara Silatuhrami menjelaskan kepada puluhan Agen Mandiri ada banyak keuntungan yang didapat oleh agen yakni keuntungan dalam setiap transaksi, kemudahan transaksi dan menambah jaringan pelanggan ditempat usaha para agen mandiri itu sendiri

“Bank Mandiri memberikan pelayanan transaksi yang memudahkan masyarakat yang tempat tinggalnya jauh, dengan menghadirkan agen agen untuk membayar, membeli dan mentransfer antar bank tanpa perlu ke Bank” ucapnya

Dirinya menambahkan jika saat ini beberapa pelayanan seperti halnya dikantor bank bisa diakses melalui agen mandiri resmi yang telah menjadi agen reani bank mandiri

Sementara itu, MBC Cluster Manager Prabumulih Asep Muhapidin mengatakan semakin banyak transaksi yang dilakukan oleh agen menggunakan mesin EDC yang diberikan oleh Bank beberapa waktu lalu maka semakin banyak pula keuntungan yang didapat

“ya semakin banyak transaksi kita akan berikan Reward bagi yang mencapai target” jelasnya

Diketahui MBC Cluster Palembang Sudirman III Prabumulih telah membuka puluhan cabang agen resmi mandiri dibeberapa wilayah diantaranya wilayah Pali, Gelumbang, Lubai Muaraenim dan Prabumulih

Dalam acara silatuhrami yang digelar bertujuan memberikan kesempat agen untuk menyampaikan keluhan dan pendapat selama menjadi agen mandiri agar terus dapat diperbaiki dan berkembang

Tak hanya itu beberapa agen resmi mandiri juga mendapatkan undian langsung karena telah berhasil mencapai target transaksi yang cukup, seperti halnya Ahmad Supei warga Tanah Abang Kabupaten PALI mendapatkan reward sebagai Agen Mandiri dengan Transaksi terbanyak

“Allhamdulillah pak dapat reward lagi dari Mandiri, ini memicu saya untuk agar lebih banyak lagi bertransaksi” ucapnya saat dibincangi (sn)
Share:

Personol Polres Dites Urine

MUARA ENIM--Personil Polres Muara Enim mulai dari perwira hingga bintara dilakukan tes urine secara dadakan, Kamis (28/3) di Mapolres Muara Enim.
                Tes urine yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Afner Juwono itu, disiasaati pada saat kunjungan tim Supervisi divisi Propam Mabes Polri dipimpin  Kombes Perimin Warsito SH , menjabat Seretaris Biro Provost Divisi Propam Polri, dan Bid Propam Polda Sumsel, Kompol Javet.
                Tim supervisi Polri berkunjung ke Polres Muara Enim meninjau kesiapan pelaksanaan operasi mantap brata 2019 (Pilpres dan Pileg). Baik kesiapan peralatan maupun kesiapan personil dalam Pengamanan pesta demokrasi tersebut.
               Tim Supervisi juga meminta personil Polri wajib netral, harus disiplin, jangan terlibat korupsi dan pungli serta jangan sampai terlibat pelanggaran kode etik profesi Polri.
              Kemudian meminta seluruh personil Polres Muara Enim untuk menjaga penampilan sebagai anggota Polri, kelengkapan perorangan dan kelengkapan kendaraan yang digunakan.
                Setelah memberikan arahan, tim juga melakukan pemeriksaan kartu identitas anggota, mulai dari KTA, KTP, STNK kendaraan yang dipakai, SIM, kerapian pakaian dan rambut. 
Share:

Bandar Narkoba Gunung Raja Dibekuk


MUARA ENIM--Peredaran narkoba di wilayah Muara Enim nampaknya tidak ada habisnya. Meski sudah banyak yang ditangkap, namun perdaran narkoba masih tetapi berlangsung.
                Kali ini petugas Sat Narkoba Polres Muara Enim berhasil membekuk Dedi Kusuma (37), warga Dusun V Desa Gunung Raja, Kecanata Lubai, Muara Enim, Kamis (27/3) sekitar pukul 03.00 WIB.
              Bandar narkoba Desa Gunung Raja ini dibekuk petugas dikediamannya. Dari tangan pelaku petugas behasil menyita barang bukti 6 paket narkoba jenis sabu sabu seberat 5.48 gram, 1 unit HP,   1 buah timbangan digital. Kini pelaku bersama barang buktinya diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani proses hukum.
                 Penangkapan pelaku bermula dari petugas mendapatkan informasi bahwa dirumahnya sering terjadi transaski narkoba. Atas informasi itu petugas melakukan penyelidikan ke lokasi.  
               Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas melakukan penggrebekan rumah pelaku. Ketika digrebek, pelaku tengah berada di dalam rumahnya dan tidak melakukan perlawanan. Petugas menggeledah rumah pelaku hingga berhasil menemukan barang bukti tersebut.
                    Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Kamis (28/3) membenarkan penangkapan itu. “Pelaku bersama barang buktinya telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan, kasuanya masih dikembangkan,” jelasnya.
Share:

Siswa SD Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

MUARA ENIM--Hujan deras diserta angin kencang yang melanda Kabupaten Muara Enim, Rabu (27/3) sekitar pukul 16.30 WIB, telah menelah korban jiwa.
              Seorang pelajar bernama Mepi Keysa (9), warga Jalan Gereja Tengah, Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Muara Enim,  tewas mengenaskan akibat tertimpa pohon yang berada di samping rumahnya.
                Pohon tersebut tumbang akibat dihantam hujan deras diserta angin kencang menimpa rumah korban. Pada saat kejadian, korban yang duduk di kelas III SD Negeri 7 Talang Jawa ini, tengah berbaring di atas tempat tidur di dalam kamar rumahnya.
               Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian itu bermula pada Rabu (27/3) sekitar pukul 17.00 WIB, tengah terjadi hujan deras disertai angin kencang. Karena kondisi cuaca hujan deras, membuat korban berbaring di atas tempat tidur di dalam kamar rumahnya.
                Sementara keluarganya yang lain  duduk di ruang tamu rumah tersebut.  Ketika hujan berlangsung, ibu korban dan keluarganya yang lain mendengar seperti suara ranting pohon jatuh. Setelah mendengar suara tersebut, ibu korban dan keluarganya yang lain pindah duduk di ruang makan.
              Kemudian  ibu korban melihat korban yang berada di dalam kamarnya. Bahkan ibu korban sempat bertanya kepada korban soal suara tersebut. Lantas korban menjawab kalau suara itu mangga jatuh.
             Kamudian ibunya kembali duduk di ruang makan. Tak lama kemudian terdengar suara pohon tumbang yang mengenai bagian kamar tempat korban berbaring. Sangkingkan kerasnya benturan pohon tersebut membuat korban tewas di atas tempat tidur tersebut.
              Akibat tertimpa pohon tersebut membuat rumah korban mengalami rusak berat. Petugas Polsek Lawang Kidul bersama warga dan tim Sar PT BA menolong korban dengan membersihkan batang pohon yang ambruk tersebut.
              Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Kamis (28/3) membenarkan kejadian itu. “Peristiwa itu merupakan mencana alam diakibatkan terjadi hujan deras disertai angin kencang. Sehingga banyak pohon yang tumbang,” jelasnya. 
             Pihak Polsek telah berkordinasi dengan pihak terkait lainnya dan bersama masyarakat untuk memotong pohon yang tua di seputaran Tanjung Enim, untuk menghindari kejadian serupa. 
Share:

Tanjung Agung Kecamatan Terbanyak Masalah Batas Desa

MUARA ENIM--Perbatasan wilayah antar desa di Kabupaten Muara Enim masih banyak yang belum terselesaikan. Salah satu wilayah yang paling banyak permasalahan batas antar desa adalah di Kecamatan Tanjung Agung.

Dari seluruh permasalahan batas desa, di Kecamatan Tanjung Agung ada 7 batas desa yang masih harus diselesaikan. Hal ini dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Emran Tabrani, Kamis (28/3) diwawancarai usai melaksanakan rapat koordinasi pemetaan desa, di aula gladi bina desa gedung badan pemberdayaan masyarakat dan desa.

Emran menjelaskan, saat ini ada 37 perbatasan desa yang masihbharus diselesaikan. Belum didapatinya kesepakatan batas ini salah satunya dikarenakan masing masing desa memiliki dasar batas wilayah masing masing seperti surat lama (dokumen) dan keterangan dari para tetua desa.

“Nah dalam rapat ini kita mrnegaskanbkepada pra Kepala Desa agar segera menyelesaikan masalah tersebut dengan difasilitasi oleh Camat masing masing dengan batas waktu hingga bulan juni nanti,” ujar Emran.

Selanjutnya, ditambahkannya lagi, apabila hingga batas waktu yang ditentukan belum juga terselesaikan maka selanjutnya Tim dari Kabupaten yang akan menentukan batasnya. “Apabila sudah diputus oleh tim kabupaten maka tidal bisa diganggungugat karena bersifat final,” tambahnya.

Namun, ditambahkannya lagi, pihaknya selalu meberikan penjelasan dalam menetukan titik ini para kades dan perangkat untuk tidak menghilangkan objek kepemilikan. “Seacta tekhnis acuan menggunakan peta topografi di lapangan, kemudian alat sendiri menggunakan gps, dan para ahli,” terangnya.

Terakhir Emran mengatakan, setelah permasalahan batas antar desa ini selesai, pihaknya dan tim sudah kelapangan untuk memastikan berdasarkan data data maka selanjutnya hasil tersebut nantinya akan di buatkan Peraturan Bupati. “Setelah dibuatkan Perbup maka hal tersebut sudah final,” ujarnya.

Sementara permasalahan batas antar Kabupaten speeti fengan kabupaten Lahat, Emran juga menjelaskan saat ini sudah di coba fasilitasi di Provinsi namun belum ada kesepakatan. “Sekarang sudah di Kemendagri untuk keputusan final. Dan itu sudah ditetapkan,” pungkasnya.

Dalam rapat tersebut, yang hadir dalam kesempatan tersebut adalah Kepala kepala desa di Kabupaten Muara Enim, camat dan juga tim dari Kodam II Sriwijaya yang mengurus masalah batas wilayah.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts