Larut Melukis Diatas Kain, Gubernur dan Istri Kagumi Batik PALI

PALI--Rupanya batik khas PALI jadi perhatian utama Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, saat orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini kunjungi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (22/4) saat membuka PALI Expo di Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo.

Gubernur yang datang didampingi sang istri, Febrita Lustia menyebut bahwa batik PALI bentuk keratifitas warga PALI yang cukup tinggi ditambah support penuh dari TP.PKK PALI yang terus membina pengrajinnya. Bahkan saat kunjungi stan TP.PKK PALI, istri Gubernur  langsung larut, menjajal proses pembuatan batik.

"Saya nilai batik PALI suatu karya yang patut diapresiasi. Sering saya pakai diacara resmi, baik itu dalam provinsi maupun diluar Sumsel, dan kualitas serta coraknya tidak kalah dengan batik-batik dari daerah lain juga motifnya cukup unik dengan mengambil tema dari kearifan lokal PALI. Dan ini sungguh kreatif," ujar Gubernur yang juga diamini sang istri.

Bukan hanya larut membatik, Gubernur juga dengan spontan mengalungkan aksesoris hasil karya binaan TP.PKK PALI terhadap istrinya yang langsung mengundang perhatian semua pengunjung di stan TP.PKK.

Pada pembukaan Pameran Pembangunan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten PALI ke-6, Bupati PALI Ir Heri Amalindo MM mengatakan bahwa tujuannya mensosialisasikan hasil karya pelaku usaha dan memompa kreatifitas masyarakat dalam berkarya untuk meningkatkan pendapatannya.

"Ini upaya pemerintah dalam membantu usaha kerakyatan dalam mempromosikan serta memasarkan hasil karya masyarakat. Diharapkan dengan adanya PALI Expo ini, produk yang menjadi ciri khas PALI lebih dikenal dan meningkatkan penjualan pelaku UKM yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat," jelas Bupati. (sn)
Share:

Peringati HUT PALI ke 6, Gubernur : Bupati Harus "Gas Pol" Turunkan Kemiskinan

PALI, SININEWS.COM - Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sumsel Febrita Lustia menghadiri peringatan ulang tahun (HUT) ke-6 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (22/4/2019).

Peringatan HUT PALI dilaksanakan di Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten PALI di Gedung Arsendora PT Pertamina E Pendopo. Saat menyampaikan sambutannya, peraih Bintang Jasa Pratama dari Presiden SBY Tahun 2009 tersebut, mengungkapkan apresiasinya atas penurunan angka kemiskinan yang berhasil dilakukan Kabupaten PALI.

"Saya akui PALI sudah menjadi kabupaten yang bergerak cepat maju mencapai apa yang diinginkan bersama masyarakatnya. Cuma pesan saya biar angka kemiskinan di PALI menjadi satu digit Bupatinya harus "Gas Pol", pesan Herman Deru usai acara.


Sebagai Bupati yang pernah mengelola Daerah Otonomi Baru (DOB) atau kabupaten pemekaran ia tahu betul tantangan yang dihadapi pemerintah Kabupaten PALI tidak mudah.

Oleh karena itu dia menargetkan dari sekitar 13 persen lebih angka kemiskinan PALI akan turun 2-3 persen sampai akhir masa jabatan Bupati yang sekarang.

"Kunci menurunkan angka kemiskinan itu satu, ajak keterlibatan masyarakat. Silahkan pemerintah mau konsep seperti apa yang pasti muaranya harus kesejahteraan masyarakat.Tolak ukur majunya sebuah kota itu bukan dari gapura menjulang, kantor Bupati yang mewah tapi infrastruktur bagus dan angka kemiskinannya kecil. Itu barometernya," jelas Herman Deru.

Saran itu ujarnya bukan tanpa alasan karena ia mengaku sudah membuktikannya sendiri saat dua periode menahkodai Kabupaten OKU Timur. Keterlibatan masyarakat, kepercayaan masyarakat pada DPRD dan pemerintahan penting untuk menciptakan kenyamanan masyarakat.


"Lihat di spanduk itu (dalam ruang rapat paripurna) ada seperti medali di baju saya. Itu adalah Bintang Jasa Pratama dari Presiden untuk saya sebagai kepala daerah yang dapat menurunkan angka kemiskinan secara signifikan. Ini Bukan ngamboki tapi motivasi. Kalau kita bersinergi, sinkron semua bisa karena Bupati tidak bisa kerja sendiri butuh juga semua ornamen lainnya," terangnya.

Karena tantangannya yang sangat besar itulah, Herman Deru mengimbau agar semua elemen bahu-membahu membangun Kabupaten PALI yang baru berusia 6 tahun.
Terutama BUMD dan BUMN yang ada di sekitar dihimbaunya untuk ikut berkontribusi membangun PALI sejajar dengan provinsi lainnya yang sudah lebih dulu maju.


"Untuk tahap awal saya akan bantu pembangunan Kantor Bupati dan Gedung DPRD masing-masing Rp5 miliar. Dan untuk aktivitas masyarakat terutama anak muda kita akan bangun gedung olahraga." Pungkasnya. (SN/Adv)
Share:

Tampil di PALI Expo, Stan Pertamina Sedot Pengunjung



PALI-- Stan Pertamina EP jadi pusat perhatian pengunjung PALI expo, lantaran pada stan tersebut dipamerkan bermacam hasil karya pelaku UKM mitra binaan Pertamina EP.

Sejak dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru didampingi Istri serta Bupati PALI Heri Amalindo pada Senin (22/4), stan Pertamina dipadati pengunjung.

"Ikuti pameran ini dalam rangka membantu pelaku usaha mitra binaan Pertamina dalam mempromosikan dan memasarkan hasil karyanya," ucap Ferry Prasetyo Wibowo, Ast manager LR Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field.

Ditambahkan, Wawan Hendrawan, CSR Pertamina EP Asset 2 Adera Field bahwa perusahaan Migas milik negara tersebut lakukan pembinaan terhadap pelaku UKM.

"Dengan harapan, pelaku usaha bisa menambah pengetahuan untuk meningkatkan usahanya dalam menambah penghasilan, serta kami berharap bantuan dari CSR Pertamina EP bisa dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan pelaku usaha itu sendiri," terangnya.

Disamping pamerkan produk UKM binaan Pertamina EP, stan tersebut juga mengenalkan ke masyarakat terkait produksi hulu Migas dengan sasaran pelajar yang mengunjungi PALI Expo. (adv/sn)
Share:

Jasad Pria Tergantung Dipohon Karet Hebohkan Warga Lunas Jaya

PALI--Warga Desa Lunas Jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)  mendadak gempar, lantaran pada Senin (22/4) sekitar pukul 11.00 WIB, warga setempat menemukan ada jasad tergantung diatas pohon karet.

Dari keterangan Armawan, kepala desa Lunas Jaya bahwa lokasi penemuan merupakan masuk di wilayah Desa Sedupi, tetapi jasad yang tergantung diketahui bernama Riki (30) yang merupakan warganya.

"Korban merupakan seorang duda, sehari-hari sebagai petani karet. Dan diketahui hilang sejak kemarin," terang Kades.

Terpisah, AKP Sofyan Ardeni Kapolsek Tanah Abang membenarkan adanya temuan seorang warga yang tewas tergantung dipohon karet.

"Diduga gantung diri. Lokasi penemuan di kebun karet milik warga," ucapnya.(sn) 
Share:

Berjalan Khidmat, Rapat Paripurna Perayaan HUT PALI Ke-6 Dihadiri Gubernur

PALI--Rapat paripurna istimewa DPRD PALI dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten PALI ke-6 digelar, Senin (22/4) di Gedung Arsendora, Komplek Pertamina Pendopo. Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung ketua DPRD PALI, Drs H Soemarjono, dihadiri Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru didampingi istri,  Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, sejumlah anggota Dewan Provinsi, Kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI.

Pada paripurna tersebut, Ketua DPRD PALI menyampaikan beberapa kemajuan yang yang telah dicapai di Kabupaten PALI.

"Kemajuan ini berkat pemerintah daerah. Juga beberapa penghargaan yang diperoleh, dimana yang paling membanggakan adalah pada tahun anggaran  2016, Kabupaten PALI mencapai pengelolaan keuangan yang baik dan mendapat predikat WTP. Tetapi keberhasilan itu tidak berlanjut pada tahun 2017 yang mendapat predikat WDP. Kami berharap, bukan hanya predikat yang dikejar, jadikan predikat sebagai cerminan kita dalam kesungguhan dalam bekerja," jabar Soemarjono.

Ketua DPRD PALI juga memuji kinerja TP.PKK PALI yang telah banyak mendulang prestasi, baik itu tingkat provinsi maupun nasional.

"Semoga menjadi motivasi masyarakat lainnya. Untuk itu, mari bangun dan kembangkan produk lokal kita agar perekonomian masyarakat bisa terus  tumbuh," ajaknya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, puji capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menjawab keinginan masyarakatnya. Karena dari penilaian Gubernur yang sebelum PALI mekar dan sampai saat ini, PALI menjadi kabupaten yang bisa bergerak cepat.

Untuk lebih mempercepat lagi kemajuan di Bumi Serepat Serasan, Gubernur memberikan masukan dan saran.

"Saran agar lebih cepat lagi, adalah fokus dalam menurunkan angka kemiskinan. Karena kemajuan suatu daerah bukan dilihat dari menjulangnya gapuranya atau bagusnya perkantoran pemerintah,tetapi barometernya ada pada angka kemiskinan yang rendah dan infrastrukturnya. Pada tahun 2019 ini, saya ingin PALI bisa menurunkan angka kemiskinan 2 atau 3 persen," kata Gubernur.

Saran selanjutnya disampaikan Gubernur adalah dengan mengajak masyarakat supaya berperan dalam pembangunan sampai level di desa-desa.

"Dengan infrastruktur yang baik, pendidikan, tata kelola keuangan, harmonisasi legislatif dan eksekustif akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, mencapai itu tidak mungkin dikerjakan Bupati sendiri, tetapi butuh dukungan semua elemen," sarannya.

Ditempat sama, Bupati PALI Heri Amalindo menyebut bahwa pemerintah kabupaten PALI telah banyak menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Salahsatu langkah dalam mendongkrak perekonomian masyarakat, pemerintah daerah PALI lakukan pengembangan di sektor pertanian.

"Indeks pembangunan manusia, Pemda PALI melalukan program kejar paket A, B dan C, dimana tahun lalu kita lakukan program itu yang diikuti 10.000 warga," terang Bupati. Bupati juga meminta dukungan serta bantuan dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan dalam penyelesaian pembangunan Rumah sakit.

"Tahun ini, kita bangun rumah sakit, dimana kalau sampai selesai membutuhkan dana lebih kurang Rp 110 M. Dengan hadirnya gubernur di PALI, harapan kami membawa Bangub untuk bantu pembangunan rumah sakit tersebut. Karena PALI merupakan daerah baru yang tentunya masih butuh dorongan dan bantuan dari pusat atau provinsi," harapnya. (sn/adv)
Share:

Kemajuan PALI Tuai Pujian Gubernur Sumsel

PALI--Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, puji capaian yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam menjawab keinginan masyarakatnya. Karena dari penilaian Gubernur yang sebelum PALI mekar dan sampai saat ini, PALI menjadi kabupaten yang bisa bergerak cepat.

Apresiasi terhadap kemajuan PALI diungkapkan Herman Deru saat sambangi Kabupaten berjuluk Bumi Serepat Serasan dan ikuti rapat paripurna DPRD PALI dalam rangka perayaan hari jadi Kabupaten PALI ke-6, Senin (22/4) yang dipusatkan di Gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo.

Untuk lebih mempercepat lagi kemajuan di Bumi Serepat Serasan, Gubernur memberikan masukan dan saran.

"Saran agar lebih cepat lagi, adalah fokus dalam menurunkan angka kemiskinan. Karena kemajuan suatu daerah bukan dilihat dari menjulangnya gapuranya atau bagusnya perkantoran pemerintah,tetapi barometernya ada pada angka kemiskinan yang rendah dan infrastrukturnya. Pada tahun 2019 ini, saya ingin PALI bisa menurunkan angka kemiskinan 2 atau 3 persen," kata Gubernur.

Saran selanjutnya disampaikan Gubernur adalah dengan mengajak masyarakat supaya berperan dalam pembangunan sampai level di desa-desa.

"Dengan infrastruktur yang baik, pendidikan, tata kelola keuangan, harmonisasi legislatif dan eksekustif akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat, mencapai itu tidak mungkin dikerjakan Bupati sendiri, tetapi butuh dukungan semua elemen," sarannya.

Sementara itu, Bupati PALI Heri Amalindo menyebut bahwa pemerintah kabupaten PALI telah banyak menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Salahsatu langkah dalam mendongkrak perekonomian masyarakat, pemerintah daerah PALI lakukan pengembangan di sektor pertanian.

"Indeks pembangunan manusia, Pemda PALI melalukan program kejar paket A, B dan C, dimana tahun lalu kita lakukan program itu yang diikuti 10.000 warga," terang Bupati.

Bupati juga meminta dukungan serta bantuan dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan dalam penyelesaian pembangunan Rumah sakit.

"Tahun ini, kita bangun rumah sakit, dimana kalau sampai selesai membutuhkan dana lebih kurang Rp 110 M. Dengan hadirnya gubernur di PALI, harapan kami membawa Bangub untuk bantu pembangunan rumah sakit tersebut. Karena PALI merupakan daerah baru yang tentunya masih butuh dorongan dan bantuan dari pusat atau provinsi," harapnya.

Pada kunjungannya ke PALI, Gubernur juga membuka Pameran Pembangunan di lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo. Lagi-lagi, saat buka PALI expo dan kunjungi stan TP.PKK PALI, Gubernur dan istrinya puji batik khas PALI yang dinilainya sangat kreatif. (adv/sn)
Share:

Seluruh SD dan SMP di PALI Ujian Nasional


PALI--Sebanyak 3.595 siswa SMP dari 54 sekolah di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Senin (22/4) ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ujian tersebut bakal digelar selama 4 hari sampai Kamis (25/4).

Dikatakan Kamriadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bahwa ujian nasional tingkat SMP kali ini serentak bersamaan dengan tingkat SD.

"Untuk jumlah SD sebanyak 114 sekolah dengan jumlah peserta 4.088 siswa. Kalau SMP UNBK, tetapi kalau SD Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)," jelas Kamriadi.

Kesiapan UNBK maupun USBN diakui Kamriadi diharapkan tidak ada kendala dan akan terlaksana sesuai jadwal.

"Jadwal UNBK selama 4 hari dan USBN selama 3 hari. Mudah-mudahan UNBK dan USBN berjalan lancar," imbuhnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN 1 Talang Ubi Arie Yulita Wulandari, menyebut bahwa sekolahnya ada 262 peserta UNBK dibagi tiga ruang, satu ruang maksimal 48 siswa.

"Untuk pelaksanaan UNBK di SMPN 1 dibagi tiga sesi, untuk komputer dan jaringan tidak ada kendala, kuncinya pada listrik PLN. Kami berharap, saat UNBK berlangsung, pihak PLN tidak mematikan jaringan listrik," harapnya.

Menaggapi kekhawatiran akan matinya listrik saat UNBK, Tasili, Manager PLN Rayon Pendopo menyatakan bahwa pihaknya terus berikan pelayanan maksimal agar saat UNBK listrik tetap menyala.

"Kecuali ada gangguan, karena hal itu tidak bisa kita hindari terlebih saat ini cuaca tidak menentu. Namun, petugas kami siap 24 jam memantau dan siap mangatasi setiap gangguan yang terjadi," tandasnya.(sn) 
Share:

Diduga Disunat Jin, Ardiansyah Hebohkan Warga Karang Tanding


PALI - Warga Desa Karang Tanding Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dihebohkan dengan adanya fenomena aneh pada Jumat pagi (19/4), lantaran salahsatu warganya, Ardiansyah, putra pasangan Inti (30) dan Sahmad (45), yang masih berusia 6 bulan ketika bangun dari tidurnya didapati alat kelaminnya sudah tersunat.

Tak ayal, warga pun berdatangan ke kediaman Sahmad karena penasaran ingin melihat secara langsung kejadian langka tersebut.

"Dari keterangan orang tuanya, anaknya tersunat diketahui pagi hari. Kondisi kelamin anaknya sudah rapi dan terlihat sudah sembuh,"  ungkap Ona, salahsatu warga setempat, Sabtu (20/4).

Sempat dibawa ke bidan desa, tetapi dikatakan Ona, bahwa bidan pun tidak bisa berpendapat secara medis.

"Kata bidan memang aneh, dan kabar Ardiansyah tersunat langsung menyebar ke desa-desa tetangga. Persepsi masyarakat pun bermacam-macam, ada yang menduga putra Sahmad disunat jin," imbuhnya. (SN)
Share:

Ingin Pecahkan Rekor MURI, Disdik PALI Gerakkan Seluruh SD dan SMP Surati Bupati

PALI--Pompa imajinasi dan keratifitas anak, Dinas Pendidikan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar lomba menulis surat untuk Bupati serentak di seluruh Sekolah tingkat Dasar (SD) dan SMP se-Kabupaten PALI, Kamis (18/4).

Dikatakan Kamriadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI bahwa kegiatan tersebut menyambut Hari jadi Kabupaten PALI ke-6 dengan tujuan meningkatkan daya pikir pelajar dan mengasah otak untuk mencari ide.

"Kita bebaskan pelajar untuk menyampaikan keinginannya atau menilai kepemimpinan pak Bupati selama menjabat melalui tulisan. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa SD dan SMP yang ada di Bumi Serepat Serasan secara serentak," ungkap Kamriadi.

Disamping meningkatkan IQ anak serta mengasah otak pelajar, diharapkan dengan kegiatan akbar ini akan mecatatatkan PALI di rekor MURI.

"Mudah-mudahan pecahkan rekor MURI, karena digelar serentak diseluruh SD dan SMP di masing-masing sekolah," tukasnya.

Untuk tingkat SMA, digelar lomba video short agar pelajar SMA bisa mengekspresikan saran maupun masukan serta mencari sendiri objek yang bakal mereka masukan di video terkait kemajuan Kabupaten PALI.

"Untuk kategori lomba menulis surat dan video seluruh pemenang mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piagam dari Dinas Pendidikan," terangnya.(SN) 
Share:

Usai Mencoblos, Wawako Pantau Pemilu di Prabumulih

PRABUMULIH--Wakil Walikota (Wawako) Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH ikut serta menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2019. Didampingi istri Hj Reni Inayani Fikri SKM beserta putri pertamanya mereka melakukan pencoblosan TPS 07, Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Rabu (17/4/19).

Dengan menggunakan pakaian serba putih, Wawako beserta istri dan anak disambut langsung oleh petugas TPS dan ratusan masyarakat. Usai melakukan pencoblosan, Wawako kemudian melakukan kunjungan ke sejumlah TPS untuk memantau pelaksanaan Pemilu 2019.

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Kota Prabumulih ini berpesan kepada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyalurkan hak suaranya ke TPS. Ia meminta masyarakat yang memiliki hak pilih agar tidak golput.

Disela-sela kunjungannya ia tampak bercengkrama dengan warga yang sudah antri untuk melakukan pencoblosan. Dalam kunjungannya itu, Fikri berharap pesta demokrasi di Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman, jujur, adil dan damai.

"Mari kita beramai-ramai menyalurkan hak suara ke TPS untuk menentukan pilihan. Tentukan pilihan sesuai hati dan nurani. Kenali calon nama pemimpin yang akan dipilih. Satu suara yang diberikan sangat berarti bagi kemajuan bangsa ini," ujar Fikri.

Fikri juga menghimbau agar masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan di Kota Prabumulih. Khususnya kepada anggota TNI, Polri dan Linmas agar dapat menjaga pengamanan yang maksimal selama pelaksanaan Pemilu 2019.

"Kalaupun ada kendala yang ditemukan di lapangan segera koordinasikan dengan petugas TPS. Pilihan boleh berbeda namun kekompakan harus tetap kita utamakan. Jangan sampai pesta demokrasi ini jadi cacat oleh hal-hal yang tidak kita inginkan," ungkapnya.

Fikri mengaku, siapa pun pemenang dalam Pilpres maupun Pileg nanti, itu adalah pilihan rakyat. Diharapkan pemimpin yang terpilih mampu menjalankan roda pemerintahan yang baik dan membawa Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera.

"Begitu juga dengan anggota dewan terpilih. Kiranya bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Prabumulih. Serta dapat menyampaikan aspirasi masyarakat yang betul-betul mewakili masyarakat," tuturnya.(Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts