-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Motor Guru dan Soal Ujian Digasak Begal, Pelajar Kelas 1-5 SDN 34 Talang Ubi Tunda Ujian
Mau Piagam Bintang BBPOM, Sekolah Wajib Hadirkan Kantin Makanan Sehat
Piagam tersebut hanya diberikan kepada sekolah yang berhasil menghadirkan kantin yang menyajikan makanan sehat, bergizi serta aman.
Balai Besar BPOM Kota Palembang menggelar bimbingan teknis (bimtek) Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang digelar di Balroom Hotel Griya Sintesa, kota Muara Enim, Senin (20/5). Bimtek dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah.
Kepala Balai Besar BPOM Kota Palembang, Harda Ningsi mengatakan piagam bintang akan dihadirkan untuk memotivasi sekolah-sekolah, supaya hanya menyajikan makanan-makanan sehat serta aman bagi anak-anak ataupun pelajar.
"Tentu saja sekolah harus memenuhi syaratnya yakni dari aspek kesehatannya baik, brgizi dan aman. Pangan tersebut dijual bersih maupun higienis dikantin maupun pedagang disekeliling sekolah,"kata Harda.
Saat ini BBPOM, lanjutnya diberi tugas mengawasi dan mensosialisasikan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) di 989 sekolah di Sumsel."kebetulan di Muara Enim mendapat kesempatan 72 sekolah terdiri SD 46 sekolah, SMP 16 sekolah serta SMA 11 sekolah,"ucapnya.
Menurutnya, pengan dan jajanan anak di sekolah sangat penting mendapat perhatian. Karena anak mendapat energi dan kecerdasan dari pangan tersebut. Dia pun meminta supaya sekolah segera membentuk tim keamanan pangan yang tugasnya menyelenggarakan kegiatan keamanan pangan di sekolah.
"Pastinya dukungan support dari pemerintah daerah sangat diperlukan, terutama kelanjutam program ini, program juga dapat diteruskan oleh dinas pendidikan dan kesehatan setempat,"urainya.
Sementara Wakil Bupati H Juarsah menegaskan siap mendukung langkah BBPOM yang ingin memastikan jajanan anak sekolah di Sumsel termasuk Kabupaten Muara Enim sehat dan aman.
"Pemkab Muara Enim sangat mendukung terciptanya keamanan pangan untuk kantin sekolah, diharapkan bimtek ini menjadikan sekolah menetapkan prinsip dasar keamanan pangan untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas atau sesuai visi Merakyat,"pungkasnya.
Mau Maju, Puskesmas Harus Bisa Mengatur Keuangan
"Tahun 2020, seluruh puskesmas di Muara Enim dicoba terapkan pola BLUD, kita ingin penerapannya sekaligus karena persiapan terus dimatangkan,"kata Sekda.
Sekda mengungkap ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi sebelum dijadikan BLUD. Di antaranya, harus memiliki sumber daya manusia (SDM), manajemen pengelolaan keuangan, dan faktor-faktor lainnya.
Adapun manfaat upaya pembentukan puskesmas BLUD tersebut, terang Sekda untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
”Ketika ada kekurangan bahan atau alat, bisa dilakukan secara mandiri. Dengan catatan, mengacu pada aturan perundang-undangan yang ada,” tukasnya.
Selain itu, penerimaan puskesmas yang menerapkan BLUD tidak akan masuk APBD, melainkan akan dikelolah secara mandiri.
"Jadi managemen mandiri sangat dibutuhkan disini, keberhasilan atau kemajuan puskesmas tergantung baik-buruknya pengelolaan masing-masing,"ucapnya.
Meski demikian, Sekda memastikan puskesmas juga tetap mendapati pengawasan dan evaluasi baik dari Pemda maupun lembaga konsultan. "Kalau diperiukam biaya mendorong BLUD, silahkan aja ajukan,"sebutnya.
Lebih lanjut, Sekda mengharapkan penerapan BLUD dapat menjadikan puskesman kreatif serta mandiri dalam memajukan pelayanan kepada masyarakat.
"Silahkan berkreasi, bisa saja gandeng swasta atau sebagainya, karena puskesmas berhak mengatur, melaksanakan hingga mengevaluasi sendiri,"pungkasnya.
Hendak ke Sekolah, Guru Cantik di PALI Jadi Korban Begal
Kali ini korbannya guru SDN 34 Talang Ubi, Mu'Awiyah S.Pd (25) yang hendak mengajar.
Dari data yang berhasil dihimpun media ini bahwa korban tengah mengendarai sepeda motornya menuju SDN 34 bersama temannya, Kristina (29) yang juga mengendarai sepeda motor berbeda dengan cara beriring-iringan.
Tetapi saat di TKP, korban tiba-tiba ditabrak dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor dari arah samping membuat korban menghentikan kendaraannya.
"Kedua pelaku tidak menggunakan topeng. Setelah menabrak aku, satu pelaku turun dan mencabut sebilah parang lalu mengancam akan membacok apabila tidak menyerahkan sepeda motor yang aku bawa," ungkap Mu'Awiyah, saat ditanyai media ini di Mapolsek Talang Ubi.
Mengetahui dirinya dirampok, kemudian teman korban, Kristina menancap gas meminta pertolongan, tetapi kondisi jalan saat itu sangat sepi membuat Kristina memutuskan memutar arah menuju TKP.
"Tetapi saat Kristina kembali, pelaku belum pergi, karena aku berupaya mempertahankan sepeda motor aku. Kemudian, saat Kristina datang, salahsatu pelaku memaksa meminta tas yang dibawa kristina, yang isinya soal ulangan," tukasnya.
Karena ketakutan, akhirnya sepeda motor jenis Honda Scupy warna biru milik Mu'Awiyah dan tas milik Kristina berisi soal ujian direlakan dibawa kabur dua pelaku.
"Pelaku kabur ke arah Pal 3 Maju Jaya. Dan setelah itu aku laporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi," ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan melalui Kanit Reskrim, Ipda M Arafah bahwa pihaknya telah lakukan olah TKP.
"Saat ini kita tengah mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan langsung melakukan pengejaran," tandasnya.
Dewan Segera Panggil MHP dan Dinas PU terkait Perbaikan Jalan Simpang Raja
Dewan PALI menekankan pihak MHP agar serius dalam pengerjaan perbaikan untuk disesuaikan dengan bobot angkutan logging.
Karena sudah banyak keluhan warga yang biasa menggunakan jalan tersebut terkait rusaknya jalan itu, sementara perbaikan yang dilakukan pihak perusahaan dinilai warga lelet dan teknis pelaksanaan dianggap salah.
"Dinas PU seharusnya mendampingi, agar pelaksanaan pekerjaan perbaikan tidak asal-asalan. Warga banyak mengeluh karena jalan semakin hancur meskipun tengah diperbaiki," ujar H Soemarjono, Ketua DPRD PALI, Senin, (20/5).
Dalam waktu dekat ini, ditegaskan Ketua DPRD bahwa pelaksana atau pihak MHP dan Dinas PU bakal dipanggil. "Kami akan pangggil pelaksana dan dinas PU, kami ingin memastikan bahwa pekerjaan perbaikan jalan yang telah dibangun Pemkab PALI yang saat ini rusak karena aktivitas MHP, sesuai ketentuan agar tidak ada keluhan lagi dari masyarakat," tandasnya.
Sementara itu, Jhon (35) salahsatu warga Tanah Abang yang sering berlalu lintas di jalan tersebut meminta agar pihak MHP mengevaluasi proses pekerjaan perbaikan jalan tersebut.
Diakuinya bahwa sering kali terjadi kemacetan akibat adanya armada logging yang terjebak lubang, yang tentunya menghambat seluruh aktivitas. Dirinya juga meminta pihak MHP untuk melakukan penyiraman jalan dari Simpang Raja sampai simpang jalan logging, karena debu tebal sering terhirup warga terutama pengendara sepeda motor ketika berlintasan armada logging.
"Alat berat selalu bolak balik di jalan tersebut membuat jalan tambah hancur, belum lagi puluhan armada logging kulu kilir setiap hari, membuat perbaikan jalan molor tak kunjung selesai, juga menimbulkan debu tebal. Tolonglah pada pihak MHP untuk crosscek kelapangan, benahi agar seluruh aktivitas baik warga dan perusahaan lancar," ungkap Jhon.
Sebelumnya, perwakilan PT MHP, Mutakabir SH saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/5) menyebut bahwa pekerjaan perbaikan jalan direncanakan rampung 21 Agustus 2019.
"Terdapat 44 point perbaikan di ruas jalan cor tersebut dengan lebar 5.126,75 M2 dan Panjang 962 M. Ditargetkan 21 Agustus 2019 sudah selesai pekerjaan , saat ini sudah berjalan 30% proses pekerjaan ( 40 hari kerja ) sdh berjalan. Umur beton 21-28 hari dan volume beton 1.026 m3 . Faktor cuaca menjadi faktor utama pendukung percepatan perbaikan jalan tersebut," terang Mutakabir yang sering di sapa Obby. (sn)
Jual Sabu dan Miliki Senpira, Kades Muara Meo Digaruk Petugas
Sebelum melakukan penggerbekan, petugas terlebih dahulu melakukan pengintaian dan pemgumpulan informasi. Setelah mendapatkan informasi yang valid, petugas menangkap tersangka di rumahnya dan melakukan penggeledahan dengan menemukan barang bukti berupa sabi seberat 8,1 gram dan senjata api rakitan (senpira) beserta amunisi.
Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juono melalui Wakapolres, Kompol Ari Drajat didampingi Kasat Narkoba, AKP I Putu Suryawan mengatakan, dari iniformasi yang didapat, petugas langsung melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi. Setelah dirasa cuku, petugas langsung menggerbek dan mengamankan tersangka.
“Tersangka sudah lama menjual narkoba. Dan ini menjadi keresahan warga. Bagai mana tidak, tersangka ini merupakan Kepala Desa (Kades) Muara Meo. Dari itulah kita langsung melakukan tindakan,” ujarnya.
Dari pemggerbekan, selain mengamankan narkoba yang diduga sabu, petugas juga mengamankan senpira laras panjang dan amunisi, serta handphone yangvkerap dijadikan alat komunikasi penjualan serta kendaraan roda empat milik tersangka.
“Tersangka kita kenakan tiga pasal yakni, 114, 112, 127 tentang narkotika dan UU darurat tentang kepemilikan senjata api. Saat ini terangka sudah kita amankan dan akan dilakukan proses hukum terhadap tersangka,” pungkasnya. (sn)
Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tandatangani Kerjasama Pengamanan Aset Negara
Peringati Hari Kebangkitan Nasional. Kapolres : Bangkit Untuk Bersatu
PRABUMULIH - Polres Prabumulih melaksanakan upacara peringati hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 di lapangan apel Polres Prabumulih, Senin (20/5/2019).
Upacara diikuti Wakapolres Prabumulih, Pejabat utama Polres Prabumulih, Kapolsek jajaran, anggota dan ASN Polres Prabumulih.
Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H bertindak selaku Inspektur upacara tersebut memulai kegiatan upacara dengan membacakan teks Pancasila dan diikuti oleh seluruh peserta upacara.
Dalam upacara, Kapolres Prabumulih membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara, dalam naskah sumpah palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada:
"Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa". Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia.
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut.
Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita.
Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita
Peringatan Hari Pahlawan kali ini mengambil tema “Bangkit Untuk Bersatu". Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.
Dalam sambutan itu, Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: gotong-royong.
Ketika diminta merumuskan dasar negara Indonesia dalam pidato di hadapan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno, menawarkan Pancasila yang berintikan lima asas.
Namun Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut juga memberikan pandangan bahwa jika nilai-nilai Pancasila tersebut diperas ke dalam tiga sila, bahkan satu “sila” tunggal, maka yang menjadi intinya inti, core of the core, adalah gotong-royong,” Ungkap Kapolres Prabumulih. (sn/bio)










