Polsek Talang Ubi Razia Kendaraan, Dua Motor dan Satu Remaja Bawa 'Aibon' Diamankan

PALI,SININEWS.COM - Unit Lantas Polsek Talang Ubi bersama Dishub Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Satpol.PP serta pihak TNI menggelar operasi Zebra di depan Mapolsek Talang Ubi, Sabtu malam (14/9).

Razia yang dipimpin Kanit Lantas Polsek Talang Ubi, Iptu Nurdin berhasil menjaring puluhan kendaraan sepeda motor dan mobil. Namun sebagian besar pelanggar lalu lintas hanya diberi teguran, karena rata-rata pengendara tidak memakai helm.

"Kebanyakan pelanggaran dilakukan pengendara dengan tidak memakai helm serta ada juga pengendara dibawah umur. Tidak ada yang kita tilang, hanya diberi teguran dan apabila ada pengendara dibawah umur, kita panggil kedua orang tuanya dan diberi pemahaman bahwa anaknya belum boleh mengendarai kendaraan bermotor," terang Nurdin, Minggu (15/9).

Meski hanya teguran, namun ditegaskan Nurdin bahwa bagi pengendara yang tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraannya maka pihaknya mengamankan kendaraan tersebut.

"Kita amankan dua unit kendaraan roda dua, karena pemilik kendaraan tidak membawa dan tidak bisa menunjukkan surat menyuratnya," imbuhnya.

Bukan hanya mengamankan dua unit kendaraan R2, Kanit Lantas Polsek Talang Ubi menyebutkan bahwa pihaknya juga mengamankan satu orang remaja yang kedapatan mengantongi lem merek aibon dan diduga remaja itu masih dibawah pengaruh lem tersebut.

"Remaja tersebut kita amankan, namun kita panggil orang tuanya untuk diberi pengarahan serta menekankan orang tua remaja itu untuk lebih intensif lagi dalam pengawasan," katanya.

Nurdin juga menghimbau warga pengguna jalan apabila dalam berkendara harus perhatikan keselamatannya, terutama memakai helm SNI.

"Jangan lupa juga bawa STNK, SIM dan cek kondisi kendaraan sebelum berkendara. Operasi Zebra ini akan kita lakukan rutin setiap minggu, dengan waktu dan tempat kita sesuaikan. Serta kita tegaskan bahwa untuk razia selanjutnya kita akan bertindak lebih tegas bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas," tandasnya. (sn) 
Share:

Nyubo Maleng Besi Pertamina, Dua Pria sedarah terpaksa diikat borgol besi

Foto : Dua pelaku Ayah dan Anak saat diamankan beserta barang bukti besi pagar milik PT.Pertamina EP Asset 2 Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Anggota Timsus Pertamina Polres Prabumulih berhasil mengamankan dua orang tersangka yang di duga pelaku pencurian pagar sumur milik PT Pertamina Prabumulih.

Lokasi kejadian tersebut bertempat di sumur Talang Jimar (TLJ) 78 dan Talang Jimar (TLJ) 152 Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sabtu (14/09/ 2019) sekira pukul 14.00 Wib.

Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun dari media ini kedua pelaku tersebut masih satu keluarga yakni Jukri (52) dan anaknya Aan (30) warga Jalan Lingkar Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H saat di konfirmasi prihal tersebut mengatakan, penangkapan kedua pelaku tersebut bermula pada saat Anggota timsus Pertamina polres Prabumulih dipimpin oleh Bripka Dedi Irawan dan beranggotakan Bripka Aris Munandar dan Bripka Awaludin mendapatkan informasi telah terjadi pencurian besi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) lalu kemudian melakukan pengintaian di lokasi tersebut.

Tidak lama kemudian petugas langsung menuju TKP dan melihat kedua pelaku sedang melakukan aksi pencurian. Tak ingin buruan nya kabur, petugas kita yang telah mengepung pelaku segera melakukan penangkapan tanpa adanya perlawanan,”ungkapnya.

Tito mengatakan, saat ini kedua pelaku dan barang bukti 20 batang potongan pipa pagar sumur ukuran 3 inci, dengan panjang berbagai ukuran, telah di amankan di Polres Prabumulih.

“Kedua pelaku masih di lakukan pendalaman oleh Tim Penyidik, dan para pelaku juga bakal kita ancam dengan pasal (363 KUHP) dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.(puput/sn)
Share:

Tiga kali tembakan peringatan, Pria ini tersungkur usai 1 pelor bersarang di kaki

Foto : Pelaku Keri Yadi (27) terpaksa ditembak kaki saat kabur dari kejaran petugas

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Seorang pelaku pencurian dan kekerasan terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas polisi, pelaku yang merupakan residivis dalam kasus Curanmor dan bongkar rumah terpaksa ditindak tegas dengan 4 kali tembakan.

Saat penangkapan Keri Yadi (27) warga jalan Bukit Lunjuk Rt.03 Rw.01 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Utara yang terlibat kasus pencurian bongkar rumah milik Dedi Saputra (27) warga jalan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara 

Berdasarkan Laporan Polisi Lp / B-  49  / VII / 2017 / Sumsel / Pbm / Sek Pbm Barat Tanggal senin 18 Desember 2017 pelaku diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara lima tahun

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat AKP Murshal Hadi membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap pelaku yang mencoba kabur dari kejaran petugas

“saat penangkapan pelaku sempat melawan dengan mencoba kabur dari kejaran petugas” ucapnya

Pelaku Keri yang ditangkap sekira jam 14.00 Wib saat sedang bekerja menjadi tukang bangunan mencoba kabur, saat diberi tembakan peringatan sebanyak 3 kali pelaku tak lantas menyerah hingga akhirnya 1 peluru timah panas terpaksa bersarang dikaki kanannya, jumat (13/9/9)

Kejadian yang menyita perhatian warga itu sempat menjadi tontonan dan hingga akhirnya pelaku diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih untuk mendapat perawatan (ril/sn1)

Share:

Warga Panik! Kepulan Asap Keluar dari Pemakaman

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Kebakaran lahan terjadi di area pemakaman umum RT 2 RW 1 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sabtu (14/9) sore sekitar pukul 16.30 wib. 

Api diketahui warga sekitar setelah melihat adanya kepulan asap yang melambung tinggi. Warga kemudian menelusuri titik api dan diketahuilah jika TKP yang terbakar adalah diarea Pemakaman. 

Ketua RT 02 Kelurahan Gunung Ibul, Hendro Seno yang mendapat laporan dari warga langsung mengajak warga sekitar untuk memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. 

Proses pemadamanpun cukup sulit dan memakan waktu cukup lama, lantaran api cepat menjalar dan melahab tanaman disekitarnya yang sudah mengering. 

Ketua RT 02 Hendro Seno mengaku belum mengetahui pasti penyebab kebakaran lahan yang diperkirakan menghanguskan hampir 1 hektar lahan tersebut. 

"Belum tahu penyebabnya. Warga tahu setelah api membesar di lokasi," ungkapnya.

Proses pemadaman dilakukan oleh warga sekitar secara bergotong royong dengan menggunakan pompa air milik salah satu warga setempat tanpa bantuan pemadam kebakaran. 

"Airnya disedot dari kelekar," ujar Riko Perdian, salah satu Warga. 

Setelah berjibaku dengan api selama kurang lebih dua jam, apipun akhirnya dapat dijinakkan oleh warga. "Api padam sekitar pukul 18.20," terang Riko.  
Share:

Asri AG Jadi Ketua DPRD PALI, Ini Pesan Ferdian Andreas Lacony

PALI, SININWES.COM - Setelah resmi menerima SK ketua DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2019-2024 di Palembang pada Sabtu (14/9) dari DPP PDI-P, H Asri AG dituntut harus mampu menjadi rumah rakyat yang bisa menyerap dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

"Sebagai ketua DPRD, tentu harus menjalankan tanggung jawab agar DPRD kedepan semakin mampu menjadi rumah rakyat," pesan Ferdian Andreas Lacony, ketua DPC PDI-P PALI. (sn)
Share:

Kebakaran Lahan di PALI Kian Parah, Petani Karet Panik

PALI,SININEWS.COM - Dalam sepekan terakhir ini, kebakaran lahan di wilayah Bumi Serepat Serasan terus meluas. Titik api kian hari semakin bertambah meskipun petugas dari tim terpadu penanggulangan Karhutlah yang dipimpin langsung kepala BPBD PALI  berjibaku tanpa henti menaklukkan api.

Kejadian itu membuat panik petani karet yang kebunnya terancam terbakar lantaran api terus merambat menghanguskan apa yang dilewatinya.

Seperti yang dialami ratusan petani di Desa Pengabuan Kecamatan Abab. Hampir seluruh petani turun ke kebunnya masing-masing untuk menjaga api agar tidak menjalar ke lahannya.

Bahkan dari sejumlah petani ada yang sudah dua hari menginap di kebunnya karena khawatir kebun yang menjadi sumber penghidupannya terbakar.


"Sudah dua hari kami buat sekat disekeliling kebun agar api tidak menjalar, sebab sudah banyak kebun milik petani lain hangus terbakar akibat api belum kunjung padam sejak tiga hari lalu," terang Sakri, salah satu petani asal Desa Pengabuan, Sabtu (14/9).

Sementara itu, Junaidi Anuar, Kepala BPBD PALI mengakui bahwa pihaknya cukup kewalahan akibat kejadian kebakaran lahan kali ini. Sebab dengan banyaknya titik api sementara peralatan dan personil terbatas, ditambah sumber mata air minim juga kondisi dilapangan cukup kering membuat api sulit dipadamkan.

"Lokasi kebakaran di Desa Pengabuan susah dijangkau oleh armada kita juga kondisi lahan semi gambut, lahan yang terbakar terus bertambah dan saat ini kami masih berupaya melakukan pemadaman disekitar sumur 46. Meski demikian kami bertekad akan terus membantu warga dan pantang pulang sebelum api padam," tekadnya. (sn)
Share:

Asri AG Ditunjuk DPP PDI-P Pimpin DPRD PALI

PALI, SININEWS.COM - Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ardani menyampaikan kabar bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menunjuk H Asri AG sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) periode 2019-2024.

"Ya, penyerahan SKnya dilaksanakan di Palembang, pada hari ini," terang Ardani melalui pesan whatsapp, Sabtu  (14/9). (sn) 
Share:

Srikandi PALI Support BPBD Padamkan Api, Begini Caranya

PALI, SININEWS.COM - Kebakaran lahan yang terjadi saat ini di wilayah Bumi Serepat Serasan tentu menguras energi petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pengendalian Bahaya Kebakaran (DPBK), TNI dan kepolisian yang menjadi tim terpadu pengendalian Karhutlah.

Kerja keras tim Karhutlah yang banting  tulang siang dan malam dalam menanggulangi api mengundang simpatik berbagai kalangan. Salah satunya Srikandi PALI.

Srikandi PALI yang merupakan bentukan kepala OPD dan kepala FKPD wanita dilingkungan Pemkab PALI mendatangi tim terpadu Karhutlah pada Jumat (13/9), saat petugas tengah melakukan pemadaman api di wilayah Talang Subur Kelurahan Talang Ubi Selatan.

Kedatangan Srikandi PALI yang diwakili Kepala Kejari PALI, Yunitha Arifin membawa puluhan dus air minum, yang langsung dibagikan pada petugas disaat berjibaku memadamkan api.

"Kegiatan ini bentuk support kami para wanita untuk menyemangati tim terpadu Karhutlah yang dipimpin Kepala BPBD PALI. Karena saat ini, diketahui hampir diseluruh kecamatan ada kejadian kebakaran lahan," ungkap Yunitha Arifin.

Kepala Kejari PALI juga menyampaikan keprihatinanannya atas banyaknya kebakaran yang terjadi saat ini.

"Kami ketahui bahwa BPBD, Damkar, TNI Polisi tidak pernah istirahat dalam upaya memadamkan api. Kami berharap ini segera berlalu dan kami juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi mengantisipasi kejadian kebakaran lahan," ajaknya.

Sementara itu, Junaidi Anuar, kepala BPBD PALI menyampaikan apresiasinya atas perhatian Srikandi PALI yang diwakili Kajari PALI.

"Mungkin baru di PALI ada Kajari turun langsung ke lokasi kebakaran. Meski bentuknya menyemangati dengan membagikan air minum, namun atas support ini menambah semangat petugas dilapangan," kata dia. (sn)
Share:

PALI Dikepung Api

PALI,SININEWS.COM - Kebakaran lahan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus meluas. Pada Jumat (13/9) siang ini saja tercatat 17 titik api tersebar di lima kecamatan. Diantaranya di Sungai Baung, Simpang Bandara, Talang Subur, Pengabuan, Karang Agung, Prambatan, Betung dan Air Itam serta Danau Burung Tempirai Penukal Utara.

"Hari ini saja ada 17 titik api yang terpantau hotspot," ujar Junaidi Anuar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI, Jumat (13/9).

Dikatakan Junaidi bahwa hingga saat ini sejak musim kemarau tahun 2019 ada 83 titik terdeteksi BPBD. Dalam melakukan pemadaman, Kepala BPBD temui beberapa kendala.

"Kendala kami adalah medan yang sulit dijangkau, juga sumber mata air yang minim, kemudian peralatan yang kurang. Namun demikian kami bertekad pantang pulang sebelum api padam," tandas Junaidi.

Diakui Junaidi yang paling parah kebakaran ada di Kecamatan Abab.

"Api yang paling besar dan membakar lahan semi gambut ada di Desa Pengabuan Kecamatan Abab, melebar ke wilayah Desa Betung dan Karang Agung kemudian ke Prambatan. Lahan yang hangus sudah mencapai 75 hektar di Desa Pengabuan saja," terangnya.

Untuk atasi kebakaran di Desa Air Itam, Junaidi telah meminta bantuan pihak PT Aburahmi.

"Peralatan kita terbatas, jadi kami meminta PT Aburahmi untuk bantu warga padamkan api," tuturnya. (sn)
Share:

Bandit Pecah Kaca Beraksi, Mobil Salah satu Pejabat PALI Jadi Sasaran

PALI,SININEWS.COM - Mobil dengan nomor polisi BG 1644 P jenis Honda BRV warna putih jadi korban bandit pecah kaca di depan rumah makan Fadhilah, kawasan Beracung Kelurahan Talang Ubi Selatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Jumat (13/9) sekitar pukul 11.30 WIB. 

Dikabarkan pemilik mobil tersebut adalah Kepala SMKN 1 Tanah Abang, Yulisa Wandasari. 

Dari keterangan Yulisa, bahwa dirinya memang pulang dari bank Sumsel Babel, tetapi bukan untuk mengambil uang, hanya untuk melakukan pergantian bendahara sekolah. 

"Tidak ada uang yang hilang, mungkin pelaku dikira saya melakukan pengambilan uang. Hanya berkas-berkas penting yang hilang dan kaca depan mobil sebelah kiri yang pecah," terangnya.

Saat ini, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi. 

"Kejadian itu saat saya memesan nasi di rumah makan Fadhilah, tetapi sekira lebih kurang 5 menit saya masuk Rumah makan, ada suara berteriak. Rupanya ada warga yang melihat kaca mobil saya dipecahkan. Dari informasi warga yang melihat, ada dua pelakunya menggunakan sepeda motor," tukasnya. (sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts