Fakar Lematang Bawa Kasus Pencemaran Sungai Lematang ke Kementerian Lingkungan Hidup

PALI, SININEWS.COM -- Terjadinya perubahan warna air Sungai Lematang yang sering timbul akhir-akhir ini dan menuai permasalahan serta keluhan warga yang berada di bantaran sungai tersebut, membuat tokoh muda Lematang Aka Cholik Darlin angkat bicara.

Diungkapkan Aka Cholik, bahwa sejak berdirinya PT TEL, perusahaan pengolahan kayu yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim, masalah bau menyengat dan warna air Lematang keruh kerap timbul, terlebih saat musim kemarau.

"PT TEL terindikasi menjadi penyebab tercemarnya sungai Lematang. Dalam waktu dekat ini, Fakar Lematang bakal bawa kasus ini ke Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI dan akan bawa sampel airnya ke laboratorium," tandas aktivis muda Lematang itu, Senin (28/10).

Langkah tegas tersebut diungkapkan Aka Cholik karena masalah tersebut sudah sering disampaikan secara tertulis maupun melalui delegasi di DPRD, baik Kabupaten dan Provinsi, namun saat ini masih belum terjawab.

"Secara kasat mata, jelas itu pencemaran. Terbukti dengan kurangnya ikan di sungai, matinya pohon pisang, hambarnya rasa durian serta buah-buahan lainya. Untuk itu, Fakar Lematang ambil langkah tegas agar masalah itu bisa selesai dan masyarakat kembali menikmati air sungai Lematang dengan aman dan sehat," tukasnya.

Ditegaskan Aka Cholik bahwa kasus tersebut bakal dikawal sampai tuntas. "Imbas masalah ini warga yang ada di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, sedangkan manfaat keberadaan perusahaan itu tidak ada. Sekali lagi kami tegaskan bahwa masalah ini harus tuntas," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa kondisi air sungai Lematang yang keruh dan bau sudah dialami sejak dua bulan terakhir. Warga yang menggunakan air tersebut untuk keperluan cuci dan mandi mengeluhkan gatal-gatal pasca mandi di sungai Lematang.

Menyikapi masalah itu, Dinas LH Kabupaten PALI bakal segera turun kelapangan untuk mengecek kondisi air tersebut. (sn)
Share:

H Juarsah Ajak Pemuda Berinovasi Untuk Berperan Aktif di Kancah Internasional


MUARAENIM, SININEWS.COM - Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH, mengajak pemuda  memiliki berinovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional, hal ini disampaikannya pada saat upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Pemkab Muaraenim, Senin (28/10).

"Pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional. Karena, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi yang baik, mapun sisi lainnya apabila tidak selektif malah berdampak negatif,” kata  Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH dalam sambutanya.

Juarsah menambahkan, pemuda Indonesia bisa lebih maju untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter kapasitas kemampuan inovasi kreativitas yang tinggi, Mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia pada saat ini. belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat serba instan lintas batas cenderung individualistik dan grammatik.

"Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara lintas budaya lintas agama dan interaksi mereka di sosial media berjalan real-time 24 jam,” ujarnya.

Di sinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang berkaitan dengan masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi dunia Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia. 

“Saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia gerakan revolusi mental menemukan relevansinya pembangunan karakter kita bisa bisa kuat tangguh dan kokoh dan ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia,” ujarnya lagi.

Dan, lanjutnya kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi. tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhny, papar dia.

Dia juga menambahkan, kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya, tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan, dan romantisme masa lalu serta kenyataan-kenyataan masa ini sehingga membuat mereka tidak sanggup keluar untuk menatap masa depan.

"Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap sikap primordial suku agama ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa maka tugas Pemuda saat ini adalah harus tangguh membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik," pungkas dia.

Pada Kesempatan itu juga, Plt Bupati secara simbolis memberikan penghargaan kepada pemuda pemudi berprestasi yang ada di Muara Enim. Serta secara simbolis memberikan tropi kepada pemenang tri lomba yang diadakan oleh Dispora Muara Enim sebagai perayaan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Share:

Segera Beroperasi, Dinas Perkim Kebut Penyelesaian Bangunan Mapolres PALI

PALI -- Polisi Resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) direncanakan bakal diresmikan pada tanggal 18 November 2019 mendatang, dan langsung beroperasi. Untuk itu, dalam waktu kurang dari satu bulan, Dinas Perkim Kabupaten PALI terus menggenjot penyelesaian gedung Markas Polres yang saat ini masih ada beberapa bagian yang belum rampung.

Dikatakan Irwan, Plt Kepala Dinas Perkim PALI bahwa untuk gedung sudah siap ditempati, hanya saja sarana penunjangnya masih tahap penyelesaian.

"Seperti jalan lingkar dalam komplek Mapolres dan lapangan serta tempat parkir yang masih dikerjakan," ungkap Irwan, Senin (28/10).

Namun untuk halaman parkir ditambahkan Irwan tinggal pemasangan  conblock dan ditargetkan dalam beberapa hari ini akan selesai.

"Secara keseluruhan bangunan Mapolres siap ditempati, untuk penunjang lainnya kita upayakan selesai sebelum hari H," tandasnya.

Sementara dari pantauan media ini Senin (28/10), Bupati PALI Heri Amalindo didampingi Plt Polres PALI AKBP Yudi Sunaryadi, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI mendatangi Mapolres PALI untuk melihat kesiapannya.

Sebab diketahui bahwa tidak berapa lama lagi Mapolres PALI segera beroperasi dan siap menjaga dan menegakan aturan hukum untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Bumi Serepat Serasan. (sn)
Share:

Diduga Sungai Lematang Tercemar Limbah, Warga Keluhkan Bau dan Gatal



PALI, SININEWS.COM -- Air sungai Lematang yang menjadi tumpuan masyarakat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk keperluan mandi dan cuci saat ini dikeluhkan warga lantaran kondisinya kotor dan berbau. Warga sekitar bantaran Sungai Lematang pun menuduh ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai tersebut. 

"Iya pak kalau siang sampai sore air keruh dan bau menyengat. Kondisi ini sudah kami alami sejak dua bulan terakhir. Ada dugaan limbah salah satu  perusahaan sengaja di buang ke sungai," keluh Aminah, warga Desa Tanah Abang Selatan, Senin (28/10).

Akibat kondisi itu, warga mengeluh gatal-gatal. "Sesudah mandi, badan terasa gatal. Tapi apa boleh buat pak, kami tidak ada pilihan, karena air dari PDAM tidak bisa diandalkan," tukasnya. 

Sementara itu, Irwanto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI mendesak Dinas Lingkungan Hidup (LH) PALI untuk segera turun kelapangan, mengambil sample air dan mengusut perusahaan mana yang membuang limbah ke sungai Lematang. 

"Disekitar Sungai Lematang hanya ada dua perusahaan, yakni PT TEL dan PT Gou Huo Energy Musi Makmur Indonesia (GHEMMI). Ambil sample dan usut tuntas perusahaan mana yang telah mencemari sungai Lematang. Kalau terbukti, beri sanksi dan tuntut perusahaan itu untuk memberikan kompensasi terhadap warga yang terimbas limbah itu," tandas anggota dewan asli putra Lematang tersebut. 

Terpisah, Bakrin, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas LH Kabupaten PALI menyatakan bahwa pihaknya bakal segera ke lapangan. 

"Sesegera mungkin kami ke lokasi, dan kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Muara Enim apabila terbukti ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai Lematang, mengingat lokasi operasional perusahaan ada di wilayah Muara Enim," katanya. (sn)
Share:

Tahun 2020 Jaringan PDAM Baru di PALI Rampung

PALI -- Pembangunan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PALI Anugerah saat ini tengah digenjot Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Perkim dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Bumi Serepat Serasan.

Dari pembangunan pompa air atau intake yang ada di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang sampai pemasangan pipa utama yang nantinya bakal menghantarkan air bersih ke rumah-rumah warga saat ini tengah dikerjakan pihak pelaksana.

Irwan, Plt Kepala Dinas Perkim PALI menyebutkan bahwa masyarakat Kabupaten PALI sudah bisa menikmati air bersih dari jaringan baru tahun 2020.

"Sudah dianggarkan Rp 80 milyar untuk pembangunan jaringan PDAM baru, namun dibagi dua tahap. Kita targetkan akhir tahun 2020 sudah rampung dan air bersih sudah bisa dialirkan ke rumah-rumah pelanggan," ungkap Irwan, belum lama ini.

Untuk pengelolaan air bersih, Irwan menjelaskan bahwa sepenuhnya diserahkan ke PT Tirta PALI Anugerah.

"Kami hanya membangun jaringan serta sarana lainnya. Kalau pengelolaan itu kembali pada PDAM yang dikelola PT Tirta PALI Anugerah," tukasnya.

Terpisah, Hery warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi sangat berharap PDAM cepat beroperasi. Karena menurutnya, desa Sinar Dewa merupakan daerah paling rawan mengalami krisis air bersih kala musim kemarau.

"Kami bergantung pada danau atau lebung yang ada tidak jauh dari desa kami untuk memenuhi kebutuhan mandi dan cuci, itupun kondisi airnya ketika kemarau sangat tidak sehat. Dan satu-satunya harapan kami untuk atasi masalah itu adalah segera beroperasinya PDAM yang kebetulan pipa utamanya melalui desa kami," harap Hery. (sn)
Share:

Desa Ini Siapkan Ambulan Gratis

PALI--Penuhi kebutuhan warganya dibidang kesehatan, Desa Tanah Abang Utara Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) siapkan mobil ambulan untuk melayani keperluan warga yang hendak berobat ataupun membawa jenazah ke pemakaman.

Armada ambulan tersebut diperoleh desa tersebut menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 yang merupakan hasil rapat desa. Dimana usulan masyarakat yang menginginkan keberadaan mobil angkutan khusus untuk layani kebutuhan kesehatan.

"Saat ini alhamdulillah sudah terlihat manfaatnya. Armada ambulan dan drivernya siap siaga 24 jam, yang terparkir di kantor desa," ungkap Korian Agus, Kepala Desa Tanah Abang Utara, Minggu (27/10).

Ditambahkan Korian, pelayanan ambulan secara gratis. Warga setempat yang butuh berobat, baik itu dalam keadaan darurat atau untuk rawat jalan ke rumah sakit tidak repot lagi menunggu ambulan dari Puskesmas.

"Terkadang ambulan di rumah sakit atau puskesmas sibuk untuk menjemput atau mengantar pasien. Atas dasar itu, kami berembuk untuk menyediakan mobil ambulan desa dan saat diusulkan, ternyata masyarakat juga menginginkan hal sama," imbuhnya.

Diakui Korian bahwa di Kabupaten PALI baru tiga desa yang memiliki ambulan gratis yang menggunakan dana desa.

"Saat pembelian ambulan, kami ajak Desa Air Itam Kecamatan Penukal dan Desa Modong Kecamatan Tanah Abang. Dan alhamdulillah, warga saat ini terbantu dan mudah-mudahan manfaatnya akan terus bisa dinikmati masyarakat," tuturnya. (sn) 
Share:

Catatan Kaki Kabinet Indonesia Maju

SININEWS.COM -- tetapkannya nama-nama menteri dalam kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Jokowi pada hari ini Rabu (23/10), menyisakan beberapa catatan kaki menarik untuk diulas. 

Mencuatnya beberapa nama mentri baik dari kalangan profesional maupun utusan partai tidak lepas dari kompromi politik di tingkat elit. Terlebih dari parpol, jauh hari sebelum pelantikan presiden/wapres, dipastikan sudah ada pergerakan baik kasat mata maupun bergerilya. Komunikasi politik bahkan tawar menawar telah sedemikian rupa mengambil peran, meski penentuannya kembali kepada hak prerogatif presiden. 

PAN & Demokrat : Korban manuver yang vulgar.
Pun akan halnya di injury time, ada 2 gerbong yang sengaja ditinggalkan oleh Jokowi meskipun pimpinan parpol tersebut telah menghadap Jokowi. Hal ini lumrah untuk dimaklumi, PAN dan Demokrat adalah dua parpol yang mempunyai kesan oportunis dalam sejarah koalisi-oposisi pemerintahan dari periode ke periode. Siapa yang tidak terkenang bagaimana manuver selalu dimainkan oleh dua partai dalam setiap tahapan demokrasi : penentuan capres/wapres, dukungan terhadap capres/wapres sampai kepada titik ditetapkannya hasil Pemilu yang memenangkan Jokowi-Amin, kedua partai "besanan" inipun masih sibuk dengan manuver yang semakin vulgar. Tentu saja dinamika tersebut menjadi catatan kaki bagi Jokowi dalam masa ploting assignment jabatan menteri. 

Sebagai petugas partai Jokowi pun tidak mungkin untuk menetapkan sendiri serta melangkahi induk semangnya yang telah berjasa mengutusnya sampai jadi presiden dua periode. Apalagi sang induk semang, yakni Megawati notabene adalah mantan presiden yang sangat berpengalaman dalam tarik menarik jabatan politis di pemerintahan. Masih terekam sangat jelas bagi sang Ibu bagaimana sikap PAN dan Demokrat yang menyatakan dukungan terhadap Prabowo bukan karena idealisme yang sama, namun lebih kepada coba-coba. Wajar saja kalau akhirnya dua gerbong ini dengan sengaja ditinggalkan. 

Apalagi gesture sang Ibu sudah semakin terlihat pada satu momen terhadap Agus Harimurti seorang pentolan Demokrat sekaligus pewaris tahta kedepan. Sikap "mutungan" dari sang Ibu ini kembali ditunjukkan dengan tegas kepada Surya Paloh yang terindikasi bermanuver terhadap Anies Baswedan. 

Pro Kontra mentri dari Profesional.
Jangan pernah kita membayangkan profesional yang terpilih adalah benar-benar profesional selayaknya kita merekrut tenaga kerja profesional di perusahaan. Profesional yang dimaksud disini adalah mereka yang memang secara legal tidak berafiliasi kepada parpol manapun, namun kita tidak bisa memisahkan ikatan batin mereka secara tegas terhadap ikatan emosional organisasi tertentu. 

Apakah miilk ormas A atau B misalnya. Bukan itu saja, seorang Jokowi pun pasti berproyeksi dan memprediksi keterlibatan mentri yang telah dipilihnya, apakah akan mampu menerjemahkan kepemimpinannya atau justru sebaliknya akan menjadi beban berat yang mempengaruhi performance.

Beberapa nama yang mencuat dan disebutkan posisinya menimbulkan anggukan setuju, tapi juga kernyitan di dahi bagi sebagian orang awam. Kita ambil nama Nadiem Makarim contohnya, sebagian besar kalangan apalagi praktisi pendidikan merasa tersentak ketika nama ybs didapuk sebagai mentri pendidikan dan kebudayaan. Bagaimana tidak? Job desk mentri pendidikan bukanlah pos yang bisa dipandang sebelah mata. Dibutuhkan seseorang yang berpengalaman di bidang pendidikan, ditunjang familiar dengan perkembangan regulasi pendidikan dari masa ke masa, serta skill manajerial yang mumpuni untuk menemukan format sistem pendidikan yang terbaik untuk potret pendidikan di Indonesia yang sampai saat ini masih terus mencari bentuk. Tanpa bermaksud merendahkan Nadiem sebagai entepreneur start-up yang berhasil di bidang transportasi, rasanya job ini kurang tepat diembannya. Mengapa dia tidak ditantang di meja Badan Ekonomi Kreatif umpamanya. 

Sama halnya dengan Dr. Terawan, seorang dokter militer yang penemuannya akan teknik terapi atau penyembuhan stroke banyak diakui orang, terlepas dari pro kontra yang ada di dunia medis. Kesehatan sama krusialnya dengan pendidikan, karena dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan sehingga ada pepatah : kalau sehat bisa belajar, kalau belajar bisa sehat". Meskipun ybs dianggap mumpuni karena pernah menjadi direktur RS Militer terbesar di Indonesia, namun saat ini yang dihadapi adalah kesehatan global, pelayanan publik dan carut marut BPJS yang menantikan solusi. 

Di luar negeri SDM potensial seperti Nadiem dan Terawan tidak ditawari jabatan politis yang risky seperti pos mentri, justru mereka diberikan ruang khusus dan dukungan fasilitas untuk semakin mengembangkan bakat atau skill yang mereka miliki. Jarang tercatat dalam sejarah dunia seorang penemu legendaris atau pencipta teori yang mendunia didapuk menjadi mentri kecuali di Indonesia.

Reformasi Kepolisian
Sebagian publik pasti bertanya, apa alasan Jokowi menunjuk seorang perwira tinggi yang menjabat Kapolri sebagai Mendagri. Apakah mungkin presiden sedang mencari tempat yang pas untuk polri dalam sistem tata negara di Indonesia, sehingga berharap sang mendagri terpilih yang notabene adalah mantan komandan tertinggi di polri dapat menjadi bridging yang pas untuk hal itu. Karena sebagaimana diketahui di negara lain, institusi kepolisian bukan badan yang berdiri sendiri namun terintegrasi dalam Ministry of Civil Service. Bisa jadi...

Nama yang mengandung kontroversi.
Mari kita sebut nama Erick Thohir, Siti Nurbaya dan I Gusti Ayu Bintang Parmavati. Kembali kita dipancing untuk merekam track record mereka ketika mendengar nama-nama tersebut. Erick Thohir yang mendapatkan jabatan strategis sebagai kepala dari semua BUMN hanya kita kenal karena pernah mencetak sejarah sebagai the one and only Indonesian who owned InterMilan ever, sekaligus sebagai timses Jokowi. Apakah ini tidak lebih dari politik balas budi atau ada hidden agenda yang konstruktif di balik penunjukannya. Begitu pula Siti Nurbaya, politisi Nasdem yang dapat menduduki kembali pos lamanya sebagai Menhut & LH di tengah sorotan hot spot dan kabut asap yang semakin meningkat eskalasinya akhir ini. 

Tidakkah ini menjadi pertimbangan Jokowi ketika mempercayakan kembali pos tersebut kepadanya? Atau I Gusti Ayu yang notabe adalah istri dari seorang mantan mentri Koperasi sehingga dirasa pas sebagai mentri PPA? Mungkinkah ada pertimbangan lain untuk pemerataan karena ybs berasal dari Bali yang mana Bali merupakan salah satu kantong dengan kasus tertinggi bersama Jakarta yang rawan akan isu pemberdayaan dan perlindungan anak. 

Wallahualam jawabnya karena sebagai pengamat dan pemerhati kita hanya dapat memproyeksi dan memprediksi kemungkinan-kemungkinan tanpa bermaksud mendiskreditkan ybs. Kalaupun ulasan ini sapertinya menampilkan beragam kekhawtiran, bukan berarti kita sebagai penilai adalah maha tahu seperti netijen di medsos. Justru ulasan ini bisa dijadikan cambuk untuk mematahkan segenap pesimistis yang sempat muncul di akar rumput seperti kita semua yang awam.

Selamat Bekerja Kabinet Indonesia Maju....

Akhmad Muftizar Zawawi
Penulis adalah Dosen Magister Ilmu Pemerintahan Univ Tamansiswa Palembang.
Pengamat dan Pemerhati bidang Politik, Pemerintahan dan Pendidikan.
Share:

Soal Limbah Batubara, Warga Terus Tuntut PT.GHEMMI dan Ancam Blokir Jalan

Foto : Tim Kementerian LHK saat mengambil sampel limbah di PT.GHEMMI beberapa waktu lalu
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Menunggu hasil yang tak kunjung terlihat dari dampak limbah perusahaan PT.GHEMMI yang sudah puluhan tahun merusak lahan pertanian warga Kelurahan Payuputat dan Gunung Kemala tak menemui kesepakatan

Sebelumnya Perusahaan Batubara di Desa Gunung Raja itu telah didatangi tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) untuk mengambil sampel limbah perusahaan yang diduga telah mencemari lahan pertanian warga, kedatangan Tim LHK Pusat tak lain berdasarkan laporan warga Gunung Kemala dan Payuputat

“dalam waktu dekat kami akan melakukan aksi demo lagi ke kantor DPRD Prabumulih dan akan memblokir jalan akses perusahaan jika ini tak selesai” Ucap Saiful Antoni saat dikonfirmasi

Dari keterangannya masa akan terus menuntut Pihak Pemerintah dab Perusahaan agar segera menyelesaikan ganti rugi yang saat ini sudah sekitar 4 tahun lebih masih belum juga bisa menemui titik terang

“mungkin selasa depan kita akan buat surat aksinya” lanjut Saiful

Sementara itu, PT.GHEMM Indonesia melalui Hubungan Masyarakat Laspri Antoni mengatakan saat ini belum bisa menanggapi keluhan warga, dirinya mengaku masih menunggu intruksi dari pihak Mangeman Perusahaan yang menangani kasus limbah perusahaan

“untuk saat ini kita belum bisa menanggapi karena itu hak pihak Mangemen yang menyampaikan” tapi lanjutnya pihak perusahaan masih menunggu hasil uji Laboratorium di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan.

Terpisah, Dodi Arief Budikusuma Kasie Pencegehan dan Pemantauan Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp mengatakan saat ini masih dalam proses pengujian di Laboratorium

“kita belum dapat hasilnya mas, masih nunggu pak Salman dibagian Labor” katanya

Diketahui dalam waktu dekat hasil labor yang telah diambil sampelnya beberapa waktu lalu akan menjadi acuan perusahaan agar segera memperbaiki manajemen pengelolaan limbah batubara dan segera mungkin menyelesaikan ganti rugi lahan warga yang telah dituntutkan sebelumnya (sn1).

Share:

Kembali Jadi Pengantin Baru, 100 Pasutri di PALI Ikut Itsbat Nikah

PALI -- Keceriaan terlihat dari 100 pasangan suami istri (Pasutri) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lantaran pada Kamis (24/10), mereka (Pasutri) tersebut ikuti itsbat nikah secara gratis yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI.

Sebab menurut Amran (50) salah satu warga yang ikuti Itsbat nikah bahwa saat melangsungkan pernikahan tahun 2003 lalu dirinya hanya melakukan secara agama saja dan hingga saat ini belum memiliki buku nikah.

"Kami kesulitan mengurus akta kelahiran bagi anak, sebab hingga saat ini kami belum miliki buku nikah. Beruntung Pemkab PALI melalui Disdukcapil menggelar acara ini, gratis pula," ujar Amran. 

Sementara Rismaliza, Kepala Disdukcapil PALI menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperoleh kepastian hukum serta melindungi hak-hak anak yang lahir dari perkawinan sah. 

"Kita gelar kegiatan pelayanan terpadu Itsbat nikah, juga pelayanan pembuatan buku nikah dengan menggandeng Pengadilan Agama Muara Enim dan Kemenag Kabupaten PALI. Juga kita lakukan pelayanan administrasi kependudukan dan pelayanan pemeriksaan golongan darah, semuanya gratis," ungkap Rismaliza. 

Diakuinya bahwa pada pelaksanaan Itsbat nikah, ada 100 pasangan suami istri yang ikuti dan 25 Pasutri diantaranya dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) Talang Ritam.

"Sengaja kami prioritaskan KAT Talang Ritam, karena setelah berkoordinasi dengan Dinsos untuk melengkapi administrasi sebagai daerah KAT," tukasnya. 

Disamping mendapat pelayanan gratis, seluruh peserta Itsbat nikah dikatakan Rismaliza mendapat bantuan paket Sembako. 

"Akta nikah langsung bisa diterima peserta, juga mendapatkan paket Sembako. Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk mewujudkan PALI tertib adminduk," tandasnya. 

Ditempat sama, Bupati PALI, Heri Amalindo yang menghadiri kegiatan tersebut berharap agar kegiatan ini bisa bermanfaat bagi peserta Itsbat nikah. 

"Kita ketahui bahwa buku nikah atau akta nikah sangat penting. Selain mengurus akta kelahiran anak, juga saat kita akan umrah atau beribadah haji, yang lebih dahulu ditanyakan adalah akta nikah. Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang memiliki akta nikah," harap Bupati. (SN/ADV) 



Share:

AKa Cholik Orang Pertama Daftar Cawabup di PPP

PALI -- Tokoh muda Lematang Aka Cholik Darlin menjadi orang pertama yang mengambil formulir pendaftaran sebagai Calon Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang membuka pendaftaran sejak Senin (21/10) lalu. 

"Saya ikuti langkah Heri Amalindo untuk ambil formulir pendaftaran disetiap Parpol yang telah buka penjaringan Cabup dan Cawabup," ungkap Aka Cholik, Rabu (23/10).

Diakuinya bahwa sebelum mengambil formulir di PPP, mantan anggota DPRD PALI ini juga telah mengambil formulir pendaftaran di Hanura. 

"Hari ini juga, saya mengembalikan formulir pendaftaran di Partai Nasdem, dilanjutkan ke Hanura dan PPP sebagai Cawabup," tukasnya. 

Sementara itu, dari keterangan Hairul Mursalin sudah tiga calon Bupati yang mengambil formulir pendaftaran yakni Heri Amalindo, Devi Haryanto dan Burdani Akil. 

"Untuk Cawabup, Aka Cholik orang pertama yang mendaftar. Aka Cholik bukan orang asing bagi PPP, ini seperti rumahnya sendiri," ujar Hairul Mursalin. (sn) 


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts