Sungainya Dinyatakan Tercemar, Warga Lematang Desak Usut Tuntas Penyebabnya

PALI, SININEWS.COM -- Pasca Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menyatakan sungai Lematang positif tercemar kandungan BOD dan minyak lemak, dimana dua kandungan itu biasanya timbul karena adanya aktivitas industri menambah bulat niat ketua umum Fakar Lematang, Aka Cholik Darlin untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. 

Terkait perusahaan mana yang belum disebutkan DLH PALI akibat terkendala wilayah, Aka Cholik menganggap itu tidak jadi persoalan. Sebab sampel air sungai Lematang yang tercemar bakal jadi bukti untuk mengungkap perusahaan mana yang jadi penyebab tercemarnya sungai Lematang. 

Terlebih sejumlah warga menyebut hanya ada dua perusahaan yang beroperasi disekitar sungai Lematang.

"Mengusutnya mudah, ada sampel air tercemar yang bakal jadi barang bukti. Kita akan bawa secepatnya ke Kementerian LH serta kita akan laporkan ke Kapolda juga Kejati, jika ini terjadi pembiaran," tandas Aka Cholik, kepada media ini setelah ikut bersama tim DLH PALI mengecek kondisi air sungai Lematang, Selasa (29/10).

Ditegaskannya, masyarakat Lematang akan bergerak bersama, karena masalah itu menyangkut sumber kehidupan, baik masyarakat Lematang yang langsung mandi ke sungai maupun yang menggunakan air PDAM.

"Air PDAM sumbernya dari sungai Lematang. Jadi selama ini, warga Kecamatan Tanah Abang minum air, mandi dan lainnya menggunakan air yang tidak sehat," tukas Aka Cholik. 

Diketahui sebelumnya bahwa warga Kecamatan Tanah Abang yang bergantung air Sungai Lematang, sudah lebih dua bulan ini mengeluhkan warna air sungai itu keruh dan berbau. 

Banyak warga yang mengeluh gatal-gatal ketika usai mandi di sungai tersebut. Warga pun menyebut bahwa limbah dari perusahaan yang beroperasi disekitar sungai Lematang dibuang ke sungai itu menjadi akar dari permasalahan tersebut.  

Dan setelah masalah itu mencuat, DLH PALI langsung turun ke lapangan. Rupanya, DLH PALI rutin melakukan pengecekan dan hasilnya sejak tahun 2017, air sungai Lematang positif tercemar, dan ada dua kandungan bahan kimia ditemukan, yakni BOD dan Minyak lemak. (sn)
Share:

Harga Getah di PALI Naik Dikit

PALI, SININEWS.COM -- Petani karet di Bumi Serepat Serasan bisa sedikit tersenyum karena sudah dua pekan terakhir ini, harga getah sudah mulai membaik. Dimana setelah sekian lama didera nestapa, lantaran selain harga murah, juga kondisi kering akibat kemarau panjang menyebabkan pendapatan petani terjun bebas.

Seperti terpantau Selasa (29/10) di Pasar Getah Desa Persiapan Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Harga getah kualitas mingguan pada pasaran minggu terakhir Oktober dikisaran Rp 7.000 sampai Rp 7.300 per kilogram.

Senyum petani pun bertambah lebar lantaran dua hari berturut-turut hujan pun ikut mengguyur yang menandakan kemarau panjang akan berakhir. 

"Alhamdulillah dengan harganya yang sedikit naik dan musim penghujan bakal segera datang akan merubah nasib kami," ucap Nawawi, salah satu petani karet setempat.

Merangkaknya harga getah dikalangan petani diharapkan Sucipto, petani lainnya bisa bertahan lama dan terus mengalami kenaikan. 

"Kami berharap bisa tembus Rp 10.000 per kilogram. Karena dengan harga itu, antara penghasilan dan harga kebutuhan pokok akan seimbang," harapnya. 

Terpisah, Apias, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI meminta pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Pertanian untuk membantu petani dalam mendongkrak produksi hasil karet. Terlebih dikatakan Apias bahwa saat ini tengah peralihan musim dari kemarau ke penghujan, jadi untuk pemupukan sangat cocok dilakukan. 

"Petani butuh pupuk untuk merawat kabun. Sebab untuk saat ini, petani kesulitan dan belum mampu membeli pupuk sendiri karena harga getah belum stabil ditambah harga kebutuhan pokok masih tinggi," pinta Politisi PKS itu. 

Sementara itu, Erizon, Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI belum bisa dihubungi.(sn)
Share:

Positif Tercemar, Dua Perusahaan Ini yang Disebut Warga


PALI, SININEWS.COM -- Dengan banyaknya keluhan warga Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terutama yang bermukim tidak jauh di sekitar bantaran sungai Lematang akan berubahnya warna air sungai Lematang menjadi keruh serta berbau yang menimbulkan gatal-gatal membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PALI terjun ke lapangan. 

Setelah mengecek dan melihat secara langsung kondisi air Sungai Lematang, Plt Kepala DLH PALI, Kodsi Iskandar menyatakan bahwa kandungan air sungai tersebut positif tercemar. 

"Memang sudah tercemar. Kami rutin mengecek air di sungai Lematang setiap tahun. Setelah dicek, terdapat kandungan BOD serta minyak lemak. Dua zat kimia itu biasanya timbul akibat aktivitas industri," ungkap Kodsi, Selasa (29/10).

Namun diakui Kodsi, untuk mengungkap perusahaan mana yang menjadi penyebabnya, DLH PALI terkendala wilayah. 

"Perusahaan itu semuanya beroperasi di wilayah Muara Enim, warga PALI hanya kena imbas. Untuk itu kami sarankan agar masyarakat melalui pemerintah desa menyurati DLH provinsi dan DLH Kabupaten Muara Enim ditembuskan ke kita untuk segera ditindaklanjuti perusahaan mana yang jadi penyebabnya," kata Kodsi. 

Sementara itu, Rino salah satu warga Tanah Abang Selatan yang kesehariannya mencari ikan di sungai Lematang menyebut bahwa ada dua perusahaan yang beroperasi di sekitar sungai itu. 

"PT TEL dan PT GHEMMI atau PT GH yang beroperasi. Akibat air keruh dan berbau, tangkapan ikan kami jauh berkurang. Kondisi ini sudah kami alami sejak tahun 2017 lalu," katanya. 

Untuk mengembalikan kondisi air sungai Lematang, Rino meminta pemerintah atau instansi terkait menindak perusahaan penyebab pencemaran. 

"Tindak tegas dan kami minta kompensasi, karena kami lama dirugikan akibat pencemaran ini," pintanya. 

Mengetahui permasalahan itu, Irwanto, anggota DPRD PALI ikut turun dan mengecek langsung kondisi air Sungai Lematang. 

"Kita akan kawal masalah ini sampai tuntas, dan akan kita bawa ke paripurna," tandas Politisi Golkar itu. (sn)
Share:

Genjot Pembangunan Infrastruktur, Dewan Minta Pemkot Utamakan Kualitas

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Menyambut pekan olahraga tingkat provinsi (Porprov) yang digelar di Kota Prabumulih November mendatang, Pemerintah Kota Prabumulih terus memperbaiki infrastruktur. 

Pembangunan mega proyek seperti Jalan Sudirman, drainase dan median jalan di Kelurahan Patih Galung terus dikebut. 

Wakil Ketua I DPRD Kota Prabumulih, H Ahmad Palo mengatakan meski pembangunan infrastruktur berkejaran dengan waktu, namun tidak mengindshkan kualitas pembangunan itu sendiri. 

"Kualitas pembangunan harus diutamakan, itu diharapkan berlaku untuk semua pembangunan yang ada," ujarnya.

Dengan begitu, selain pembangunan dapat bertahan lama, juga memberikan kepuasan tersendiri kepada masyarakat terhadap bangunan tersebut. 

"Kalau bisa jangan baru dipasang, sudah dibongkar lalu diperbaiki lagi. Dengan begitu masyarakat sebagai pengguna pun merasa puas," ungkapnya. 

Tak hanya itu, dalam setiap pembangunan khususnya yang dianggarkan oleh Pemerintah, Palo berharap, Pejabat Pelakasana Teknis Kegiatan (PPTK) ataupun inspektorat melakukan pengawasan dengan ketat. 

"Sehingga mutu, kualitas atas apa yang dibangun bisa bertahan lama sesuai seperti yang diharapkan," terangnya.

Lebih jauh, Palo menuturkan, pembangunan median memang sudah mendesak. Oleh sebab itu, DPRD beberapa waktu lalu mengusulkan agar median jalan segera dibangun. 

"Kita anggap prioritas karena disitu memang rawan kecelakaan, sudah banyak laporan," tambahnya.(SN)
Share:

Pastikan Nyalon Bupati PALI, RK Datangi Tiga Parpol Sekaligus

PALI -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, H Rizal Kenedi (RK) mendatangi sekretariat DPC PPP Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan DPD II Partai Golkar serta Partai Hanura, Senin (28/10).

Kedatangan RK pada tiga Parpol tersebut tak lain untuk mengambil formulir pendaftaran pada PPP dan mengembalikan formulir pada Golkar serta pengambilan formulir pendaftaran pada Hanura sebagai Calon Bupati PALI periode 2020-2024.

"Melihat masih adanya ketimpangan pembangunan di PALI dengan APBD yang cukup besar menggugah saya untuk mencalonkan diri menjadi Bupati PALI," ungkap RK saat diwawancarai sejumlah awak media.

Untuk memuluskan langkahnya mencalonkan diri sebagai Cabup PALI, RK mengaku telah mengambil formulir di tiga Parpol dan saat ini komunikasi dan penjajakan politik terus dilakukannya.

"Maju sebagai calon kepala daerah ada dua opsi, yakni melalui jalur Parpol dan independen. Jadi kalau pun jalur Parpol tidak memenuhi, maka ada pilihan kedua, yakni melalui jalur independen," tukas politisi PPP itu.

Kebulatan tekad mencalonkan diri menjadi Cabup PALI, RK menegaskan dirinya siap meninggalkan kursi dewan.

"Kalau tiket mencalonkan diri sebagai Cabup itu saya dapatkan, saya siap mundur dari dewan dan saya sudah siap lahir batin," tandasnya.

Ditanya siapa pendampingnya nanti, RK mengatakan bahwa sudah ada nama yang dikantonginya, tetapi untuk saat ini tetap masih dalam penjajakan.

"Untuk wakilnya, bayangan itu sudah ada. Apakah itu dari kalangan politisi atau diluar itu semuanya memungkinkan, sebab ini adalah kontestasi politik yang bisa saja sewaktu-waktu berubah," katanya.

Karena dijelaskan RK, sosok Wakil Bupati adalah penyelaras dan penyeimbang suatu pemerintahan, namun bukan ban serep.

"Antara Bupati dan Wakil Bupati harus selaras, sama-sama kerja dan bekerja sama agar pemerintahan berjalan baik," terangnya.

Ditanya visi misinya mencalonkan diri sebagai Bupati PALI, RK menjabarkan bahwa pada intinya apabila dirinya terpilih, bakal mengurusi masyarakat PALI dari lahir hingga meninggal.

"Dengan APBD Rp 1,7 T dan wilayah tidak begitu luas serta jumlah penduduk kurang dari 200 ribu, saya yakin PALI bisa sejahtera. Dan slogan kami adalah PALI Bergoyang atau Bergerak, Gotong royong dan Berkembang bisa terwujud," tutupnya.

Terpisah Jhonyson, Bendahara DPC Partai Hanura Kabupaten PALI menyebut ada 11 kandidat yang mengambil berkas pendaftaran sebagai Cabup dan Cawabup.

"Cabup ada 5 kandidat sedangkan Cawabup ada 6. Batas pengembalian berkas sampai tanggal 8 November 2019," ucapnya.(sn)
Share:

Fakar Lematang Bawa Kasus Pencemaran Sungai Lematang ke Kementerian Lingkungan Hidup

PALI, SININEWS.COM -- Terjadinya perubahan warna air Sungai Lematang yang sering timbul akhir-akhir ini dan menuai permasalahan serta keluhan warga yang berada di bantaran sungai tersebut, membuat tokoh muda Lematang Aka Cholik Darlin angkat bicara.

Diungkapkan Aka Cholik, bahwa sejak berdirinya PT TEL, perusahaan pengolahan kayu yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muara Enim, masalah bau menyengat dan warna air Lematang keruh kerap timbul, terlebih saat musim kemarau.

"PT TEL terindikasi menjadi penyebab tercemarnya sungai Lematang. Dalam waktu dekat ini, Fakar Lematang bakal bawa kasus ini ke Kementerian Lingkungan Hidup (LH) RI dan akan bawa sampel airnya ke laboratorium," tandas aktivis muda Lematang itu, Senin (28/10).

Langkah tegas tersebut diungkapkan Aka Cholik karena masalah tersebut sudah sering disampaikan secara tertulis maupun melalui delegasi di DPRD, baik Kabupaten dan Provinsi, namun saat ini masih belum terjawab.

"Secara kasat mata, jelas itu pencemaran. Terbukti dengan kurangnya ikan di sungai, matinya pohon pisang, hambarnya rasa durian serta buah-buahan lainya. Untuk itu, Fakar Lematang ambil langkah tegas agar masalah itu bisa selesai dan masyarakat kembali menikmati air sungai Lematang dengan aman dan sehat," tukasnya.

Ditegaskan Aka Cholik bahwa kasus tersebut bakal dikawal sampai tuntas. "Imbas masalah ini warga yang ada di Kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI, sedangkan manfaat keberadaan perusahaan itu tidak ada. Sekali lagi kami tegaskan bahwa masalah ini harus tuntas," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya bahwa kondisi air sungai Lematang yang keruh dan bau sudah dialami sejak dua bulan terakhir. Warga yang menggunakan air tersebut untuk keperluan cuci dan mandi mengeluhkan gatal-gatal pasca mandi di sungai Lematang.

Menyikapi masalah itu, Dinas LH Kabupaten PALI bakal segera turun kelapangan untuk mengecek kondisi air tersebut. (sn)
Share:

H Juarsah Ajak Pemuda Berinovasi Untuk Berperan Aktif di Kancah Internasional


MUARAENIM, SININEWS.COM - Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH, mengajak pemuda  memiliki berinovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional, hal ini disampaikannya pada saat upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman Pemkab Muaraenim, Senin (28/10).

"Pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam Kancah internasional. Karena, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi yang baik, mapun sisi lainnya apabila tidak selektif malah berdampak negatif,” kata  Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH dalam sambutanya.

Juarsah menambahkan, pemuda Indonesia bisa lebih maju untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter kapasitas kemampuan inovasi kreativitas yang tinggi, Mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia pada saat ini. belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat serba instan lintas batas cenderung individualistik dan grammatik.

"Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara lintas budaya lintas agama dan interaksi mereka di sosial media berjalan real-time 24 jam,” ujarnya.

Di sinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang berkaitan dengan masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi dunia Pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukkan dunia. 

“Saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia gerakan revolusi mental menemukan relevansinya pembangunan karakter kita bisa bisa kuat tangguh dan kokoh dan ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia,” ujarnya lagi.

Dan, lanjutnya kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negatif dari modernisasi dan globalisasi. tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhny, papar dia.

Dia juga menambahkan, kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya, tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan, dan romantisme masa lalu serta kenyataan-kenyataan masa ini sehingga membuat mereka tidak sanggup keluar untuk menatap masa depan.

"Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap sikap primordial suku agama ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa maka tugas Pemuda saat ini adalah harus tangguh membuka pandangan keluar batas-batas tembok kekinian dunia demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik," pungkas dia.

Pada Kesempatan itu juga, Plt Bupati secara simbolis memberikan penghargaan kepada pemuda pemudi berprestasi yang ada di Muara Enim. Serta secara simbolis memberikan tropi kepada pemenang tri lomba yang diadakan oleh Dispora Muara Enim sebagai perayaan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Share:

Segera Beroperasi, Dinas Perkim Kebut Penyelesaian Bangunan Mapolres PALI

PALI -- Polisi Resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) direncanakan bakal diresmikan pada tanggal 18 November 2019 mendatang, dan langsung beroperasi. Untuk itu, dalam waktu kurang dari satu bulan, Dinas Perkim Kabupaten PALI terus menggenjot penyelesaian gedung Markas Polres yang saat ini masih ada beberapa bagian yang belum rampung.

Dikatakan Irwan, Plt Kepala Dinas Perkim PALI bahwa untuk gedung sudah siap ditempati, hanya saja sarana penunjangnya masih tahap penyelesaian.

"Seperti jalan lingkar dalam komplek Mapolres dan lapangan serta tempat parkir yang masih dikerjakan," ungkap Irwan, Senin (28/10).

Namun untuk halaman parkir ditambahkan Irwan tinggal pemasangan  conblock dan ditargetkan dalam beberapa hari ini akan selesai.

"Secara keseluruhan bangunan Mapolres siap ditempati, untuk penunjang lainnya kita upayakan selesai sebelum hari H," tandasnya.

Sementara dari pantauan media ini Senin (28/10), Bupati PALI Heri Amalindo didampingi Plt Polres PALI AKBP Yudi Sunaryadi, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI mendatangi Mapolres PALI untuk melihat kesiapannya.

Sebab diketahui bahwa tidak berapa lama lagi Mapolres PALI segera beroperasi dan siap menjaga dan menegakan aturan hukum untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Bumi Serepat Serasan. (sn)
Share:

Diduga Sungai Lematang Tercemar Limbah, Warga Keluhkan Bau dan Gatal



PALI, SININEWS.COM -- Air sungai Lematang yang menjadi tumpuan masyarakat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk keperluan mandi dan cuci saat ini dikeluhkan warga lantaran kondisinya kotor dan berbau. Warga sekitar bantaran Sungai Lematang pun menuduh ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai tersebut. 

"Iya pak kalau siang sampai sore air keruh dan bau menyengat. Kondisi ini sudah kami alami sejak dua bulan terakhir. Ada dugaan limbah salah satu  perusahaan sengaja di buang ke sungai," keluh Aminah, warga Desa Tanah Abang Selatan, Senin (28/10).

Akibat kondisi itu, warga mengeluh gatal-gatal. "Sesudah mandi, badan terasa gatal. Tapi apa boleh buat pak, kami tidak ada pilihan, karena air dari PDAM tidak bisa diandalkan," tukasnya. 

Sementara itu, Irwanto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PALI mendesak Dinas Lingkungan Hidup (LH) PALI untuk segera turun kelapangan, mengambil sample air dan mengusut perusahaan mana yang membuang limbah ke sungai Lematang. 

"Disekitar Sungai Lematang hanya ada dua perusahaan, yakni PT TEL dan PT Gou Huo Energy Musi Makmur Indonesia (GHEMMI). Ambil sample dan usut tuntas perusahaan mana yang telah mencemari sungai Lematang. Kalau terbukti, beri sanksi dan tuntut perusahaan itu untuk memberikan kompensasi terhadap warga yang terimbas limbah itu," tandas anggota dewan asli putra Lematang tersebut. 

Terpisah, Bakrin, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas LH Kabupaten PALI menyatakan bahwa pihaknya bakal segera ke lapangan. 

"Sesegera mungkin kami ke lokasi, dan kami akan berkoordinasi dengan Pemkab Muara Enim apabila terbukti ada perusahaan yang membuang limbah ke sungai Lematang, mengingat lokasi operasional perusahaan ada di wilayah Muara Enim," katanya. (sn)
Share:

Tahun 2020 Jaringan PDAM Baru di PALI Rampung

PALI -- Pembangunan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) PALI Anugerah saat ini tengah digenjot Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Perkim dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Bumi Serepat Serasan.

Dari pembangunan pompa air atau intake yang ada di Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang sampai pemasangan pipa utama yang nantinya bakal menghantarkan air bersih ke rumah-rumah warga saat ini tengah dikerjakan pihak pelaksana.

Irwan, Plt Kepala Dinas Perkim PALI menyebutkan bahwa masyarakat Kabupaten PALI sudah bisa menikmati air bersih dari jaringan baru tahun 2020.

"Sudah dianggarkan Rp 80 milyar untuk pembangunan jaringan PDAM baru, namun dibagi dua tahap. Kita targetkan akhir tahun 2020 sudah rampung dan air bersih sudah bisa dialirkan ke rumah-rumah pelanggan," ungkap Irwan, belum lama ini.

Untuk pengelolaan air bersih, Irwan menjelaskan bahwa sepenuhnya diserahkan ke PT Tirta PALI Anugerah.

"Kami hanya membangun jaringan serta sarana lainnya. Kalau pengelolaan itu kembali pada PDAM yang dikelola PT Tirta PALI Anugerah," tukasnya.

Terpisah, Hery warga Desa Sinar Dewa Kecamatan Talang Ubi sangat berharap PDAM cepat beroperasi. Karena menurutnya, desa Sinar Dewa merupakan daerah paling rawan mengalami krisis air bersih kala musim kemarau.

"Kami bergantung pada danau atau lebung yang ada tidak jauh dari desa kami untuk memenuhi kebutuhan mandi dan cuci, itupun kondisi airnya ketika kemarau sangat tidak sehat. Dan satu-satunya harapan kami untuk atasi masalah itu adalah segera beroperasinya PDAM yang kebetulan pipa utamanya melalui desa kami," harap Hery. (sn)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts