Kurang dari 24 Jam Polsek Talang Ubi Ungkap Perampokan SPBU Simpang Tais, Satu Pelaku Tewas

PALI, SININEWS.COM -- Kasus perampokan SPBU 24.312.138 yang ada di Desa Simpang Tais Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dimana kejadiannya pada Jumat (8/11) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin akhirnya terungkap.

Satu dari empat kawanan perampokan, yakni berinisial DA dari ketengan polisi warga Talang Baru Kecamatan Talang Ubi berhasil diamankan petugas Polisi Sektor (Polsek) Talang ubi kurang dari 24 Jam.

Pelaku yang merupakan Target Operasi Polisi dan diduga kuat sebagai tersangka sejumlah kasus di wilayah hukum Polsek Talang ubi di amankan di rumah kontrakannya di Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang ubi, berjarak kurang lebih 1 KM dari lokasi kejadian.

"Dengan berbekal rekaman kamera pengawas CCTV di SPBU tersebut dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, pelaku memenuh kriteria yang dimaksud. Pelaku diamankan pada Jumat sore dan tanpa perlawanan," ungkap Kapolres Muara Enim, Melalaui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST melalui Kanit Reskrim Ipda M Arafah SH, Sabtu (9/11/2019).

Ditambahkan Kanit, saat dilakukan penyelidikan terhadap pelaku DA, pelaku mengeluh sesak napas dan dihentikan. Sehingga pada Sabtu pagi pelaku dilarikan kerumah sakit, setelah mendapatkan perawatan sekitar 2 jam, nyawa pelaku tidak terselamatkan.

"Pelaku tewas karena riwayat penyakit yang diidapnya, dan pelaku saat ini telah kita pulangkan kerumah duka. Untuk catatan, pelaku merupakan TO dan diduga terlibat pada sejumlah kriminal di wilayah hukum Polsek Talang Ubi. Pelaku juga merupakan resedivis 365 tahun 2008 hingga 2017 dari lapas Nusa Kambangan dan tidak segan menghabisi nyawa korbannya," tambahnya.

Saat ini, lanjut Ipda Arafah, pihaknya masih mengejar ketiga pelaku yang identitasnya telah dikantongi. Dan saat mengamankan pelaku DA petugas mengamankan satu pucuk Senjata Api Rakitan (Senpira) dan tiga amunisi aktif.

"Barang bukti kita amankan berupa pakaian, tas, sepatu dan Senpira yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya," pungkasnya. (sn) 
Share:

HEBAT, IRIADI DT TUMANGGUNG DIDUKUNG ALEX NOERDIN


JAKARTA, SININEWS.COM - , Sosok Iriadi Dt Tumanggung yang maju dalam Pilbup Solok tahun 2020 mendatang terus memperoleh dukungan banyak kalangan. Walau selama ini banyak bertugas di luar Sumatera Barat, Iriadi sangat memperhatikan tanah kelahirannya.

Selama 35 tahun sampai saat ini, Iriadi mengabdikan diri sebagai Aparatur Sipil Negara di Sumatera Selatan. Berbagai jabatan penting pernah diembannya seperti Kacabdin Pertanian Pasang Surut Kabupaten Musi Banyuasin, Kabag Pemerintahan Kantor Pembantu Gubernur Wilayah Musi Banyuasin, Sekretaris KPU Kabupaten Musi Banyuasin selama 11 tahun, Kepala Samsat Kota Palembang dan saat ini masih menjabat sebagai Koordinator Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan.

Mantan Gubernur Sumsel 2 periode yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Alex Noerdin mengakui kemampuan Iriadi dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN. Dirinya melihat Iriadi memiliki kemampuan manajerial tinggi dan selalu dapat melaksanakan tugas dengan tuntas dan baik.

“Sejak saya menjabat Bupati Musi Banyuasin sudah cukup mengenal sosok Iriadi ini. Penilaian saya, beliau (Iriadi –red) sangat berpengalaman dan mumpuni. Malah saat menjabat Gubernur, Iriadi menjadi Kepala UPTD Samsat yang berhasil gemilang dengan memaksimalkan target pemasukan pajak sebesar Rp 100 miliar perbulan. Ini tentunya sebuah prestasi tersendiri, “ tutur Alex Noerdin kepada awak media, Sabtu (9/11) pagi.

Ditambahkan Alex Noerdin yang pada tahun 2005 telah diberi gelar Dipertuan Datuk Sri Baginda dari Yang Dipertuan Agung Raja Alam Pagaruyung ini, dirinya mengapresiasi positif pencalonan Iriadi sebagai Bupati Solok mendatang. 

“Saya sangat memahami karakter masyarakat Minang yang tidak sembarangan dalam memiliki pemimpin. Tentu dengan terlebih dulu melihat track record para kandidat yang ada. Nah, Iriadi ini merupakan sosok yang berpengalaman dalam birokrasi dan memiliki pergaulan luas baik di lembaga legislatif maupun eksekutif. Saya rasa cocok untuk kebutuhan Kabupaten Solok sekarang ini,” ujar Alex Noerdin yang juga Ketua Partai Golkar Sumsel ini.

Terpisah, Iriadi menyatakan dukungan yang diberikan Alex Noerdin merupakan spirit baginya untuk meraih kemenangan dalam Pilbup tahun 2020 mendatang. “Saya banyak belajar dari kepemimpinan Pak Alex Noerdin baik sebagai Bupati Musi Banyuasin terutama saat beliau menjabat Gubernur Sumsel 2 periode,” ujarnya.

Menurut Iriadi, salah satu keberhasilan Alex Noerdin mampu menarik investor dan dana dari Pusat untuk membangun Sumsel. “Kalau hanya mengandalkan APBD Sumsel, tentu tidak seperti yang dapat kita lihat sekarang ini hasilnya. Contoh nyata, Sumsel atau Palembang pertama kali di Indonesia yang memiliki LRT. Bayangkan berapa triliun dana yang digelontorkan untuk membangunnya? DIpastikan jika menggunakan dana APBD tentu tak akan mampu,” tambah Iriadi lagi.
Maka itu, tutur Iriadi yang memiliki kuda pacu bernama Dewi Gunung Talang dan pernah menjuarai lomba pacuan kuda di Bukit Tinggi ini, dirinya akan mengadobsi kemampuan kepemimpinan Alex Noerdin yang mampu membawa nama Sumatera Selatan dalam kancah internasional.

“Solok ini sangat banyak potensinya. Di samping mengoptimalkan produksi bareh solok (beras unggulan dari Solok), saya juga akan mengembangkan kawasan danau Singkarak sebagai kawasan wisata nasional yang dilengkapi resort dan hotel berbintang. Jika kawasan ini maju dan mampu menarik banyak wisatawan lokal dan mancanegara tentunya perekonomian masyarakat akan semakin meningkat,” kata Iriadi.

Di samping itu, Iriadi juga melirik potensi besar produksi sayuran di lahan sejuk yang berlokasi di Alahan Panjang, kampung kelahiran mantan Bupati Solok  mantan Gubernur Sumbar dan mantan Mendagri Gamawan Fauzi.(sn1)
Share:

Kembali Persembahkan Prestasi

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan sejumlah siswa-siswi SMA Negeri 1 Ujan Mas, kali ini prestasi didapat dari Gebyar SMANSAGEL yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Gelumbang, belum lama ini.

                Prestasi yang dibawa pulang pada ajang ini meliputi, juara II vokal solo oleh Aldi Pratama, juara I LTBB campuran, juara II LTBB putri, juara harapan III LTBB putri, dan juara I lompat jauh putra diraih oleh Alvin Dwi Anugrah.

                Disamping itu, salah satu siswi atas nama Seni Iryani, turut pula berprestasi dengan memperoleh juara harapan III pada lomba menulis cerpen yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga Muara Enim dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Kepala SMA Negeri 1 Ujan Mas, Penderizal, S.Pd., M.M bersyukur anak didiknya terus beprestasi di bidang akademik maupun non akademik. Lewat prestasi yang diraih ini, nantinya bisa digunakan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sekaligus memotivasi siswa-siswi yang lain untuk juga berprestasi.

                “Alhamdulillah, anak didik kita kembali mempersembahkan piala juara, kali ini diraih pada ajang Gebyar SMANSAGEL yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 1 Gelumbang dan lomba menulis cerpen yang digelar Dispora Muara Enim,” ungkap Penderizal, Jumat (8/11).

                Penderizal menyebut, sekolah selalu memberikan dukungan kepada siswa untuk pengembangan bakat. Sekolah bahkan memberikan fasilitas agar siswa lebih leluasa mengikuti latihan untuk mengasah kemampuan di bidang masing-masing.

                “Untuk pengembangan bakat dan minat, di sekolah diadakan sejumlah kegiatan organisasi serta ekstrakurikuler, seperti paskibra, pramuka, dan masih banyak yang lainnya. Jadi siswa boleh memilih ekskul yang disukai,” papar dia.

                Dia berharap, dengan adanya kegiatan organisasi dan ekstrakurikuler di sekolah, dapat mengambangkan bakat yang kemudian disalurkan pada setiap perlombaan yang diikuti, baik di lingkungan sekolah sendiri maupun luar sekolah.


                “Lewat upaya ini, kami berharap akan semakin banyak prestasi yang diraih anak-anak, sehingga prestasi itu akan membawa harum anak itu sendiri dan tentunya nama sekolah,” tutupnya.(SN)
Share:

Empat Kawanan Perampok Satroni SPBU Simpang Tais, Satu Karyawan Tertembak

PALI -- SPBU yang ada di Desa Simpang Tais disatroni empat kawanan perampok bersenjata api pada Jumat (8/11) sekitar pukul 12.00 WIB saat kondisi di SPBU tersebut sepi dan hendak tutup karena karyawannya akan menunaikan sholat Jumat.

Dari keterangan Abdi (37), salah satu karyawan SPBU, ketika kejadian, dirinya hendak menutup aktivitas SPBU, tetapi tiba-tiba empat kawanan perampok datang  menghampiri Abdi dengan wajah ditutup cadar.

"Ketika empat orang itu datang dengan menggunakan dua sepeda motor, kemudian saya tanya, mau apa?, salah satu dari mereka menjawab, mau nodong dan langsung mengacungkan pistol ke arah paha, dan tanpa tanya lagi langsung menembak paha saya kemudian memukul kepala saya menggunakan gagang pistol itu," kata Abdi saat ditanya media ini di ruang IGD RSUD Talang Ubi.

Setelah salah satu pelaku menembak dan memukul, diakui Abdi salah satu pelaku lainnya menarik tasnya.

"Empat orang itu turun semua dari motor, dan saya lihat ada dua orang acungkan pistol. Setelah itu tas saya ditarik dan mereka langsung kabur," tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan membenarkan kejadian tersebut. "Kita sudah ke TKP dan saat ini tengah melakukan pengejaran," katanya singkat. (sn)
Share:

Cegah Kecelakaan Pelajar, Polisi Datangi Sekolah


MUARA ENIM, SININEWS.COM - Satlantas Polres Muara Enim lakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Ujan Mas. Sosialisasi ini, juga bersamaan dengan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-74 tahun 2019.

Lewat sosialisasi yang dihadiri langsung Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Feby Febriyana diwakili Kanit Dikyasa Ipda Aming Iriana dan beberapa anggota Satlantas tersebut, sebagai upaya menekan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan pelajar secara langsung.

Ipda Aming Iriana mengatakan, sosialisasi ini sangat penting dilakukan agar pelajar memahami peraturan berkendara hingga tercipta keselamatan sekaligus menekan angka kecelakaan.

Lebih lanjut, kata Aming, sosialisasi ini terus digencarkan, karena masih banyak ditemui siswa yang menggunakan angkutan umum dengan cara naik ke atas atap mobil maupun bergelantungan di bagian belakang mobil, serta banyak juga siswa SMP yang membawa kendaraan bermotor ke sekolah.

“Sosialisasi kita gencarkan karena kita peduli terhadap keselamatan siswa berikut sopir angkutan umumnya. Jangan sampai sudah terjadi kecelakaan, kita baru mau peduli. Kami juga minta kepada orang tua, supaya jangan memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak yang belum cukup usianya,” pesan Aming dalam kesempatan itu.

Jika imbauan yang diberikan ini masih dilanggar, Aming menegaskan akan menidak sopir yang tetap bandel menaikkan pelajar di atas atap mobil, serta menindak anak-anak yang belum memiliki SIM namun sudah membawa kendaraan bermotor. “Kalau masih nekat melanggar, kita beri sanksi tegas,” sebut Aming.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Ujan Mas, Ipan Darmanto menyampaikan, pihaknya sangat senang kehadiran anggota Satlantas Polres Muara Enim untuk memberikan penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas.

“Kami menyambut baik kepolisian dalam hal ini Satlantas Polres Muara Enim telah memberikan imbauan kepada siswa kami akan bahaya naik ke atas atap mobil dan bergelantungan. Karena kita sudah terus himbau, namun masih tetap terjadi,” ucap Ipan.


Masih kata Ipan, terkait permintaan Satlantas Muara Enim untuk bertemu dengan wali murid, mereka siap memfasilitasinya. “Insya Allah nanti jika kita ada pertemuan dengan wali murid, kita juga akan undang Satlantas agar dapat memberikan informasi betapa pentingnya tertib berlalu lintas dan larangan memberikan sepeda motor pada anak-anak,” pungkasnya.(SN) 
Share:

Festival Bahari Kepri 2019 Promosikan Budaya Melayu

KEPRI, SININEWS.COM - Festival Bahari Kepri 2019 dengan 14 kegiatan seni dan budaya menjadi ajang untuk mempromosikan budaya Melayu kepada wisatawan.

Festival Bahari Kepri 2019 resmi dibuka Selasa (5/11/2019) dengan menampilkan 14 kegiatan yang sarat dengan budaya Melayu. Festival Bahari Kepri 2019 tersebut akan berlangsung hingga 10 November 2019 dengan dimeriahkan salah satunya oleh aksi penyanyi jebolan Indonesian Idol, Virzha, saat puncak acara. 

“Festival Bahari Kepri 2019 menjadi media branding yang efektif. Dengan festival ini, destinasi Tanjungpinang semakin mendunia. Kami juga akan dorong destinasi Pulau Penyengat agar semakin populer. Destinasi ini luar biasa karena kental dengan nuansa budaya Melayu dan bahari,” kata Plt Gubernur Kepri Isdianto.

Pembukaan Festival Bahari Kepri 2019 digelar di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Para tamu undangan disajikan atraksi Tari Sekapur Sirih. Tarian tradisional ini merupakan ‘ucapan’ selamat datang khas Melayu. Suasana pembukaan makin meriah dengan aksi Oji Liga Dangdut Indonesia.

Di Festival Bahari Kepri 2019, wisatawan diperkenalkan dengan permainan tradisional Gasing dalam format lomba yang telah digelar pada hari Rabu (6/11/2019). Ada juga Pertunjukan Musik dan Tari Tradisional serta Lomba Drum Band tingkat SLTA dan STLTP se-Kepri yang digelar pada Kamis (7/11/2019).

Pada hari yang sama, ikut disajikan juga Sound from The Motherland of Malay yang merupakan pertunjukan musik dan tari khas Kepri. Konten tersebut menjadi kolaborasi Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri. 

Festival Bahari Kepri juga dirangkai dengan Pameran UKM Ekraf dan Foto, pada Jumat (8/11) dan ada juga Panggung Penyair dan Pentas Seni.

“Kepri memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar. Ada banyak pulau dengan beragam karakternya. Lebih unik, di dalamnya juga hidup beragam budaya dan kearifan lokal yang menginspirasi. Festival ini tentu menjadi media terbaik untuk meramu warna bahari dan budaya tersebut,” ungkap Ketua Tim Pelaksana Calendar of Event Kemenparekraf Esthy Reko Astuty.

Salah satu event bahari di festival ini adalah Festival Sungai Carang pada Sabtu (9/11/2019). Festival ini berisi parade kapal hias yang berakhir di tepi laut Tanjungpinang. Meski demikian, festival tetap menyelipkan warna religi. Festival Bahari Kepri 2019 juga akan menggelar Tabligh Akbar: Maulid Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (9/11/2019).

“Festival ini memiliki konten-konten menarik. Untuk itu, silakan datang dan bergabung di berbagai kemeriahan konten festival. Dengan kekuatan bahari dan budaya, kami optimistis pergerakan wisatawan akan terus positif,” papar Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenparekraf Dessy Ruhati.

Opening ceremony Festival Bahari Kepri 2019 juga terasa spesial. Karena, dikunjungi oleh 43 yachter mancanegara peserta Wonderful Sail to Indonesia. Mereka memarkir 20 yacht-nya di sekitar perairan Tanjungpinang. Total ada 16 negara yang bergabung di antaranya Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, Italia, dan lainnya. 

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani mengatakan, arus wisman di Kepri semakin positif.

“Kehadiran para yachter mancanegara tentu menjadi value positif bagi Festival Bahari Kepri 2019. Event ini sudah memiliki brand kuat di mancanegara. Setelah ini, pergerakan wisman di Kepri akan semakin positif. Mereka pasti membranding berbagai hal eksotis yang dijumpainya selama berada di perairan Kepri,” tutup Rizki.

Kemeriahan Festival Bahari Kepri 2019 berlangsung selama 6 hari penuh. Puncaknya adalah penampilan penyanyi Virzha yang merupakan jebolan juara ajang adu bakat bergengsi Indonesian Idol. Penyanyi bernama lengkap Di Muhammad Devirzha memiliki album Pertama yang dirilis (2015) dan Kedua (2018).

“Festival ini didesain menarik. Selain budaya tradisional, kami tetap memasukan musik warna kekinian. Virzha menjadi opsi yang bagus. Namanya populer dan fansnya banyak. Kami yakin, kehadirannya akan memberikan impact positif. Pergerakan wisatawan di festival ini akan semakin besar,” jelas Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar.(ril)
Share:

Polres Prabumulih Nobar Film "Hanya Manusia". Kapolres : Ini Gambaran Tugas Seorang Polisi


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Film “Hanya Manusia” mulai tayang di Cinemax Citimall serta seluruh bioskop di Indonesia , Kamis (7/11/2019).

Ditayangkannya film Hanya Manusia ini menjadi pilihan personel Polres Prabumulih untuk nonton bareng alias nobar.

Nobar film persembahan Divisi Humas Polri mengingatkan tentang nilai kemanusiaan itu, tayang secara serentak di seluruh Indonesia digagas Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH.

Hanya Manusia merupakan karya sutradara Tepan Kobain serta penulis naskah Rebecca M. Bath, Monty Tiwa, dan Putri Hermansjah. Film berdurasi 91 menit ini berada dalam naungan Mabes Polri Divisi Hubungan Masyarakat.

Menurut Wayan, film ini berkisah tentang Setiap pekerjaan memiliki resiko masing-masing, termasuk polisi. Annisa salah satu polisi yang baru saja pindah tugas ke Jakarta Utara. Dia seorang perwira muda yang harus berbagi waktu antara tugas dan keluarga.


Sementara itu, tempat penugasan barunya di Jakarta Utara sedang penuh dengan teror penculikan anak-anak di bawah umur. Beberapa korban bahkan ditemukan telah menjadi mayat. Annisa yang kini bertugas di Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara mendapat tugas untuk mengusut kasus tersebut. Selalu ada korban tiap harinya. Belum selesai masalah penculikan, tiap hari Anissa juga mendapat tekanan dari hal-hal lain seperti rekan kerja. Saat kasus semakin rumit, bukannya datang titik terang, adik satu-satunya yang sangat dia sayangi justru menjadi korban penculikan. Para pemain yang bergabung di film Hanya Manusia di antaranya Prisia Nasution, Yama Carlos, Lian Firman, Verdi Solaiman, Tegar Satrya, Shenina Cinnamon, Soleh Solihun, Fuad Idris, Nagra Kautsar, Egi Fedly, dan Windy Apsari.,” katanya didamping Wakapolres, Kompol Harris Batara SIk SH bersama Pejabat Utama (PJU), kemarin.

Ditambahkan Kapolres, menjadi anggota polri itu tidak mudah. Saat memutuskan, berarti sudah harus siap dengan segala risiko dan konsekuensinya. Termasuk berkorban nyawa agar tetap bisa melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat dan bertanggung jawab atas segala situasi kamtibmas.

“Kepada siapapun atau apapun, ini pengorbanan kami dan kami tetap melanjutkan pelayanan terhadap masyarakat," ujar pria berdarah Bali ini. 

Lanjutnya, sangat mengapresiasi film tersebut, dan mengajak personel Polres Prabumulih untuk sama-sama menonton.

“Sehingga dijadikan contoh dalam pelaksanaan tugas polri dengan rasa disipilin dan tanggung jawab,” tambahnya.(sn1)
Share:

Nongkrong Bawa Pisau, Remaja asal Prabujaya diamankan Tantura Polres Prabumulih


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Lagi-lagi tim Tantura Polres Prabumulih berhasil mengamakan remaja yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau, pelaku diamankan di Jalan Prabujaya dekat Tugu Adipura dekat Rel Kereta Api Kelurahan Prabujaya, rabu (6/11)

Pelaku yakni MA (15) yang merupakan warga jalan M Yusuf Wahit Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, dirinya diamankan tim tantura Polres Prabumulih saat melakukan Patroli rutin didaerah rawan pelaku Curas, Curat dan Curanmor (C3) sekitar pukul 22 30 wib

Saat petugas berkeliling patroli didaerah prabujaya tiba-tiba sekelompok pemuda merasa gugup saat hendak diperiksa, benar saja salah satu pemuda memiliki sebilah pisau yang simpannya dipinggang

Usai dilakukan penggeledahan petugas langsung membawa pelaku ke kantor Polres Prabumulih untuk dimintai keterangan (sn1).



Share:

Wartawan Harus Miliki Kesadaran, Pengetahuan dan Kemampuan

PALEMBANG, SININEWS.COM - dasar yang harus dimiliki oleh seorang wartawan adalah awareness atau kesadaran. Ini sangat diperlukan guna menimbulkan dan membuat wartawan bisa lebih peka terhadap lingkungannya dan menciptakan karya karya jurnalistij yang baik. Hal ini disampaikan Ketua PWI Sumsel, Firdaus Komar dalam sambutannya saat membuka pelaksanaan Orientasi anggota PWI Sumsel yang ke VII, di hotel Amaris, Kamis (7/11).

Selain kesadaran, lanjut Firdaus, knowledge atau pengetahuan juga hal yang perlu dimiliki oleh seorang wartawan. Karena, tanpa pengetahuan, kita tidak memiliki referensi dan informasi yang akan kita gunakan dalam menuloslan suatu berita.

Terakhir, selain dua hal di atas, yang tak kalah penting, tegas Firdaus adalah skill atau kemampuan. Baik itu dalam membuat suatu tulisan dalam karya jurnalistik berupa berita, maupun kemamapuan dalam mengumpulkan data data yang dibutuhkan untuk menunjang pembuatan berita.

“Jadi, seorang wartawan dituntut untuk memahami dan memiliki hal hal itu. Karena, bila semua itu dimiliki maka diyakini seorang wartawan alan bisa menjalanlan tigasnya dengan baik dan bisa menjalanlan fungsinya di masyarakat,” katanya.

Pada kesempatan itu, dalam orientasi anggota PWI kali ini, ada dua narasumber yang memberikan materi berupa pengetahuan mengenai dasar dasar jurnalistik serta kaedahnya oleh bapak Iman Hardiman, serta keorganisasian oleh Dewan Kehormatan Provinsi yakni bapak Kurnati Abdullah.

Dalam pelaksanaan orientasi ke VII ini, diikuti oleh 85 peserta dari kabupaten kota yang ada di Sumsel yakni, OKI, Prabumulih, Banyuasin, Muara Enim, Lahat, PALI, OKU Selatan, dan jumlah ini meningkat dari pelaksanaan sebelumnya.

Diharapkan, dari orientasi ini, para calon anggota mengerti betul mengenai apa itu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang merupakan organisasi profesi serta memmahami aturan serta kode etik dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai undang undang.
Share:

Pelaku Pencurian Kotak Amal Masjid Al-Mukhlisin Dikenal Kebal, Tapi Ternyata

PALI -- Rupanya pelaku pencurian terhadap kotak amal Masjid Al-Mukhlisin Komplek Pertamina Pendopo pada Kamis siang (7/11), yakni Samsul Hilal (50) warga Talang Pipa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikenal warga setempat kebal terhadap senjata tajam. 

Tidak mempannya kulit pelaku terhadap senjata tajam seperti pisau dan silet kerap diunggahnya di media sosial miliknya. 

Namun setelah ditangkap jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi pada Kamis (7/11) sekitar pukul 12.50 WIB, ilmu kebal pelaku terungkap. 

Rupanya, badan korban bukan tidak mempan dibacok atau disayat, melainkan itu hanya akal bulus pelaku, yakni hanya mengelabui warga agar dirinya ditakuti.

"Mata silet dan pisau sudah dibuat tumpul pak, jadi apabila disayatkan ke kulit tidak akan mempan. Kalau tidak percaya, silahkan coba," kata pelaku Sampul dihadapan polisi ketika diinterogasi. 

Atas keterangan pelaku, sejumlah anggota polisi yang tengah menginterogasi pelaku mencoba silet yang selalu dipakai Samsul, dan hasilnya memang benar, silet tersebut meski terlihat tajam tapi tidak mempan melukai kulit anggota polisi yang mencoba. 

"Rupanya hanya akal bulus. Silet sudah dibuat tumpul. Pelaku masih kita interogasi untuk pengembangan, dan akibat perbuatannya, pelaku kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara," tandas Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah. (sn) 
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts