Prabumulih Jawara di Ring Tinju

SININEWS.COM - Atlet tinju memboyong tiga medali emas cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Sumatera Selatan di Taman Prabu Jaya Sabtu 23 November 2019.

Tiga emas ini mengukuhkan KontingenTinju Kota Prabumulih sebagai juara umum cabang olahraga tinju.

Selain emas, atlet tinju Kota Prabumulih juga menyabet dua perak dan empat perunggu. Sebelumnya, Kota Prabumulih juga juara umum di Cabang Hockey dan soft tenis.

Sekretaris Daerah Kota Prabumulih Elman ST MM mengalungkan medali kepada para pemenang.

(Humas Kota Prabumulih)
Share:

Kembali Bagikan Seragam dan Sepatu Sekolah

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah tahap awal dibagikan sebanyak 56 setel seragam putih merah berikut masing-masing satu pasang sepatu sekolah untuk siswa kelas I. SD Negeri 4 Belimbing, di tahap kedua ini, kembali membagikan sebanyak 278 setel seragam dan sepatu sekolah.

                Seragam dan sepatu tersebut, dibagikan kepada siswa-siswi kelas II sampai VI, Jumat (22/11). Sedangkan siswa kelas I tidak lagi menerima bantuan ini, karena sudah dibagikan pada tahap pertama.

                Kepala SD Negeri 4 Belimbing, Erpawi, S.Pd mengatakan, pembagian seragam dan sepatu gratis ini berlangsung di halaman sekolah usai pelaksanaan upacara Senin, kemarin. Turut menyaksikan pembagian seragam dan sepatu Ketua Komite SD Negeri 4 Belimbing Heriswan Fitri dan para guru.

                “Adapun sumber dana seragam putih merah dan sepatu yaitu berasal dari APBD/Bosda Tahun Anggaran 2019, yang merupakan salah satu program Bapak Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, dalam rangka untuk membantu meringankan orang tua dalam menyiapkan sarana anak-anak,” ungkap Erpawi.

                Adanya bantuan tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah karena ketiadaan biaya untuk membeli perlengkapan sekolah.


“Saya selaku Kepala SD Negeri 4 Belimbing mewakili guru serta masyarakat Desa Simpang Tanjung, Kecamatan Belimbing, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah. Harapan kami, ke depan program seperti ini dapat dilanjutkan,” tukasnya.(SN)
Share:

Pelamar CPNS di PALI Membludak, Saat Ini Capai 1.657 orang

foto. ilustrasi 

PALI -- Pendaftar pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) membludak. 

Dari data yang telah diversifikasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten PALI, pada Jumat (22/11), jumlah pendaftar disemua formasi mencapai 1657 orang. Dimana, angka tersebut akan terus bertambah hingga waktu penutupan pendaftaran.

"Dari data yang telah kita lihat sejauh ini, sudah ada 1657 peserta yang telah melakukan pendaftaran. Dan diperkirakan akan terus bertambah hingga waktu pendaftaran ditutup," ujar Deasy Rosi Rosalia, Kepala BKPSDM PALI.

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa masih ada formasi yang masih kosong hingga saat ini. Yang sebelumnya formasi dokter gigi dan SatpolPP. Kini, formasi satu orang rekam medik ahli pertama yang masih kosong pendaftar.

"Ada satu formasi yakni, D4 rekam medik ahli pertama sejauh ini yang belum ada pendaftarnya. Namun, kita yakin hingga jadwal penutupan, akan ada peserta yang akan mendaftar formasi tersebut," katanya.

Ditambahkanya, bahwa bukan server yang mengalami gangguan, melainkan jaringan internet. "Jadi jaringan internet yang menjadi kendala, karena kami akan memverifikasi berkas pelamar," tutupnya. (sn) 
Share:

Diduga Jual Sabu, Wanita Ini Ditangkap Tim Elang

PALI -- Maiza Handayani (34) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Simpang Raja Kelurahan Handayani Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terpaksa digelandang tim Elang Jajaran Reskrim Polsek Talang Ubi lantaran diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu.

Tersangka Meiza diamankan pada Selasa (19/11/2019), dimana sepekan sebelumnya  tim Elang mendapatkan informasi bahwa pelaku kerap mengedarkan dan menjual sabu-sabu dikontrakannya di Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya. Setelah dilakukan Penyelidikkan dan observasi tim elang memastikan penindakan terhadap pelaku.

"Pada Selasa tim Elang Polsek Talang Ubi melakukan penggerbekan terhadap pelaku." ungkap Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadi, melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST MSi, didampingi kanit reskrimnya Aipda Hairil Rozi, Jumat (22/11/2019)

Setelah berhasil mengamankan pelaku, lanjut Kapolsek, didapati barang bukti berupa 14 (empat belas) paket bungkus plastik bening masing-masing berisikan kristal putih narkotika jenis sabu-sabu dengan berat brutto keseluruhan 2,58 gram, satu buah kotak cotton Bud sebagai tembat sabu-sabu, satu pcs plastik bening kosong, Dot bayi sebanyak lima pcs, satu unit Handphone, dua lembar uang pecahan Rp. 50.000, dan dompet sebagai tempat barang bukti.

"Pelaku dan barang bukti saat ini telah diamankan dimapolsek Talang Ubi. Pelaku kita jerat dengan pasal 112 junto 114 KUHP undang-undang narkotika tahun 2009 nomor 35 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara," tandasnya. (sn)
Share:

Prabumulih Kembali Sumbang Dua Emas Lewat Cabor Soft Tenis


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Perjuangan para atlet Prabumulih dalam mengumpulkan medali emas di ajang Porprov XII tahun 2019 ini nampaknya tak sia-sia. 

Atlet Prabumulih dari cabor Soft Tenis  berhasil menyumbang 2 medali emas dari nomor pertandingan tunggal putra dan ganda campuran. 

Hal itu terbukti pada saat acara penyerahan medali kepada para pemenang yang dipimpin langsung oleh Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH. Dan dihadiri oleh Ketua Pesti Provinsi Sumatera Selatan Iskandar Syarianto, Pimpinan Bank Sumsel Babel Kota Prabumulih, Robert, Kepala Dinas Kominfo Kota Prabumulih H Muhammad Ali, dan Camat Prabumulih Utara Hendri Donan.

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH menyampaikan, inilah kota Prabumulih, kota yang memisahkan diri dari Kabupaten Muara Enim sejak 18 tahun silam. "Pada tahun ini kita dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini. 

Dan seperti yang sering Walikota Prabumulih ucapkan walau kita masih belum siap secara keseluruhan tapi kita harus siap untuk mensukseskan Porprov XII 2019 ini yang tentunya itu semua dapat terwujud dengan adanya dukungan dari segala pihak dan masyarakat," tuturnya. 

Dalam kesempatan itu, Fikri sapaanya tampak turut berpesan kepada para atlet yang berhasil meraih juara agar kiranya kedepan dapat terus mempertahankan prestasi tersebut. "Dan yang terpenting jangan menyombongkan diri. Sedangkan bagi atlet yang belum berhasil jangan berkecil hati tapi jadikan ajang ini untuk mengevaluasi diri," tegasnya. 

Ditempat yang sama, Zaenab Endang Kurniati selaku Ketua Pelaksana Cabor Soft Tenis mengatakan, adapun nama-nama kontingen yang berhasil memperoleh medali di Cabor Soft Tenis yang digelar selama 5 hari tersebut yakni kota Prabumulih dengan mendapatkan 2 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. "Lalu, Kabupaten Muara enim dapat 1 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Kabupaten Muba mendapatkan 1 emas, 1 perak dan 4 perunggu. Lahat dapat 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu, Mura 1 emas dan 2 perunggu. Sedangkan, kota Palembang memperoleh 1 emas dan 1 perunggu,” ungkapnya.(sn1)
Share:

Cegah Narkoba Masuk Lingkungan Sekolah

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, menggelar sosialisasi Dampak Buruk Narkoba Bagi Generasi Milenial. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim dan diikuti 100 siswa.

Sosialisasi tersebut, dimaksudkan untuk mencegah masuknya narkoba ke lingkungan pendidikan serta sebagai upaya menyebarluaskan informasi bahayanya penyalahgunaan narkoba, sehingga pelajar lebih mengetahui sejak dini.

“Bahaya narkoba sudah tidak diragukan lagi, dampak buruknya sangat merugikan masyarakat yang menggunakannya. Karena dampaknya itu, maka jangan sampai menyerang dan merusak masa depan generasi muda yang sedang mengenyam ilmu di bangkus sekolah,” ungkap dr. Farah, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel.

Dr. Farah mengatakan, yang menjadi perhatian dunia saat ini ada dua, pertama darurat perang, dan kedua darurat narkoba. “Melalui sosialisasi ini, kami harapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Muara Enim kembali menyampaikan ilmu yang sudah didapat kepada orang terdekat, bahwa narkoba itu berdampak sangat buruk,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Unggulan Muara Enim, H. Darmadi, S.Pd., M.Si, menyambut baik adanya sosialisasi dampak buruk narkoba. Lewat kegiatan ini, diharapkan anak didiknya semakin tahu bahwa narkoba tidak memiliki manfaat. Efek narkoba justru dapat merusakan kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

“Kami harapkan kegiatan seperti ini terus digencarkan, sehingga wawasan anak-anak tentang bahaya narkoba semakin luas. Dengan demikian, mereka tidak akan mengenal apalagi coba-coba menggunakannya,” ungkap Darmadi, Kamis (21/11).(SN)
Share:

Cabor Hockey Tim Putri Prabumulih Raih Emas

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Tambahan medali emas kembali diraih kontingen kota Prabumulih. Adapun tambahan medali tersebut berasal dari Tim Putri Prabumulih yang berhasil meraih juara 1  kategori putri di cabang olahraga (Cabor) Hockey.

Bukan hanya itu, dalam penyerahan medali yang bertempat di lapangan Joker Kecamatan Prabumulih Barat, kontingen Prabumulih juga berhasil meraih juara III untuk kategori Mix.

Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH yang saat itu menyerahkan medali mengaku bersyukur selama pertandingan hockey berjalan dengan lancar meskipun masih terdapat kekurangan disana sini. "Selaku tuan rumah, Pemerintah kota Prabumulih mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota cabang olahraga Hockey dan permohonan maaf sebesar besarnya kepada seluruh peserta serta kabupaten/kota yang telah mengikuti Porprov XII 2019, apabila dalam pelaksanaan Porprov di Prabumulih masih ada kekurangan,"tukasnya saat itu menyerahkan medali turut didampingi Ketua Cabang Olahraga Hockey Prabumulih H. Eddy Rianto.

Sebelumnya, adapun nama-nama pemenang cabang olahraga Hockey Porprov XII tahun 2019 tersebut yakni untuk kategori Mix, juara III diraih kontingen asal kota PRABUMULIH, Juara II kabupaten Banyuasin, dan juara I diraih atet asal kota Palembang.

Sedangkan untuk kategori putra, juara III diraih OGAN ILIR, juara II Ogan Komering Ilir, dan juara I Musi Rawas. Kemudian untuk kategori Putri, juara III yakni Musi rawas, juara II Ogan Ilir dan juara I diraih Prabumulih.

Sementara itu, sebelumnya secara terpisah, Walikota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya MM menyampaikan bahwa akan memberikan hadiah tambahan dan memberikan kesempatan bekerja di Pemerintah kota Prabumulih kepada para atlet yang berhasil memenangkan kompetisi dalam cabang olahraga yang mereka ikuti. (Sumber: Diskominfo Pemerintah Kota Prabumulih)
Share:

Komite Wasit PSSI Sumsel Laporkan Kisruh Sepak Bola PALI vs Mura ke Komisi Disiplin

PRABUMULIH, SININEWS.COM -- Ketua Komite Wasit Asprov PSSI Sumsel, Isham mengaku menyayangkan terjadinya kericuhan pertandingan final sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII antara PALI dan Musirawas (Mura), Rabu sore kemarin. Seharusnya kedua tim bisa menahan diri sehingga hal tersebut tidak terjadi. 

Isham mengatakan baku hantam terjadi karena kedua tim tidak dapat menahan emosi ketika pertandingan sudah memasuki dua menit babak tambahan waktu. 

Tim Mura yang mendapat tendangan bebas tidak langsung dijarak sekitar 20 meter akibat pelanggaran tim PALI dimenit akhir mencoba memaksimalkan peluang dengan mengerahkan seluruh pemain kearea pertahanan lawan. Termasuk salah satu diantaranya kiper Mura. 

Namun, kata Isham, terjadi gesekkan antara Kiper Mura dengan pemain lawan disisi kiri gawang PALI. Dimana, Kiper Mura diduga mensikut pemain PALI. Akibatnya kedua pemain saling adu dorong yang berujung terjadinya pemukulan. 

"Kalau kita lihat, itu Kiper Mura yang melakukan pemukulan terlebih dahulu," ujar Isham, Kamis (22/11). 

Setelah itu, lanjut Isham, pemain lain yang terpancing emosi kemudian ikut dalam baku hantam tersebut. "Bukan pemain inti saja, pemain cadangan dan oficial juga ikut," ungkapnya. 

Pihaknya telah menyerahkan berkas dan menyertakan bukti-bukti kericuhan untuk ditindaklanjuti ke komisi disiplin PSSI. "Kita belum tahu hukuman apa yang akan diterima, karena belum disidang. Bisa saja pemain yang dianggap vokal dikenakan sanksi larangan main setahun," terangnya.  

Terlepas dari masalah itu, Isham mengapresiasi sikap sportifitas yang ditunjukkan oleh pemain, pelatih serta manager tim sepak bola masing-masing. Sehingga pertandingan bisa diteruskan kembali sampai usai. 

 "Yang buat kami salut juga, Final itu kan dihadiri Bupati Mura pak Hendra Gunawan. Beliau bisa memberikan contoh yang baik, bahkan sempat mengalungkan medali emas untuk pemain PALI," terangnya.

Isham menjelaskan partai final kemarin pihaknya menerjunkan wasit-wasit nasional yang biasa memimpin pertandingan di liga, satu, liga dua dan liga tiga. Ini dilakukan agar kedua dapat bertanding secara profesional. 

"Kami tegaskan, disetiap pertandingan selalu netral. Bisa dilihat tim yang masuk final itu tim terbaik di grup masing-masing. Bahkan partai final kemarin itu dipimpin Suhardianto, wasit terbaik Sumsel yang kerap memimpin pertandingan di Liga satu," jelasnya. 

Terpisah, Ketua PSSI Kota Prabumulih, Yovi saat dikonfirmasi menyayangkan adanya insiden tersebut, seharusnya kedua belah pihak dapat menahan emosi sehingga Porprov di Kota Prabumulih dapat berjalan lancar. 

"Kita sangat menyayangkan. Tapi alhamdulillah dari informasi kiper Mura sudah mulai baikan dan sadarkan diri," tambahnya.
Share:

Hari Ini Warga PALI Tetap Waspada, Hujan Petir dan Angin Kencang Masih Berpotensi

PALI --  Warga yang ada di Bumi Serepat Serasan tetap harus mengantisipasi adanya cuaca ekstrem saat memasuki musim pancaroba atau peralihan musim dari kemarau ke penghujan. Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya, bmkg.go.id akhir-akhir ini selalu mengeluarkan peringatan dini dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Seperti kali ini, Kamis (21/11), BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini terhadap masyarakat yang ada di provinsi Sumatera Selatan, termasuk wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

"Waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat pada siang hingga malam hari di wilayah OKI, OKU, OKU Timur, Muara Enim, PALI, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Prabumulih dan Ogan Ilir," tulis situs resmi BMKG.

Menyikapi seringnya BMKG mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi cuaca ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI juga mengeluarkan himbauan agar warga PALI harus waspada.

"Meski prediksi tersebut hingga saat ini belum berdampak, namun potensi cuaca buruk yang dikeluarkan BMKG tersebut memang terjadi. Untuk itu, bagi warga agar berhati-hati, terlebih saat kita tengah diperjalanan menggunakan kendaraan agar waspada. Apabila hujan lebat terjadi, carilah tempat berlindung yang aman.  Jangan paksaan menempuh perjalanan saat angin kencang, sebab dikhawatirkan ada pohon roboh," himbau Junaidi Anuar, Kepala BPBD PALI.

Antisipasi ha-hal yang tidak diinginkan, Junaidi menyatakan bahwa BPBD siap siaga selama 24 jam.

"Bukan tidak mungkin cuaca ekstrem bisa menimbulkan kerugian bahkan mengganggu aktivitas warga. Antisipasinya, kami tetap siaga, terutama memantau jalur lalu lintas. Sebab, jalur lalulintas rawan terjadi tertutup batang kayu yang roboh saat hujan lebat disertai angin kencang," tukasnya. (sn)
Share:

Berujung Baku Hantam! Komentar Menohok Netizen : PALI Juara, Juara Tinju

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pertandingan final cabang sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) antara PALI dan Musirawas (Mura) yang berlangsung dilapangan Ria Jaya Komplek Pertamina Prabumulih berakhir ricuh. 

Bahkan kiper dari Tim Mura harus dilarikan kerumah sakit lantaran mengalami luka cukup serius pada bagian kepala dan dada akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh pemain PALI.

Namun, belum diketahui pasti penyebab terjadinya baku hantam tersebut. Dari informasi yang berhasil dihimpun, saat pertandingan hampir selesai dimana skor semetara 1:0 untuk PALI. Wasit memberikan tendangan bebas kepada pemain Mura. 

Saat itu kiper Mura berlari kearah gawang lawan untuk membantu serangan. Setelah sampai dipertahanan lawan, kiper tersebut tiba-tiba memukul salah satu pemain tim sepak bola PALI yang berbuntut baku hantam antar kedua kesebalasan.  

Terlepas salah benar kejadian itu. Aksi kurang terpuji yang ditunjukkan oleh kedua kesebelasan, sangat disayangkan oleh masyarakat khususnya pecinta sepak bola.

Kejadian ini pun sempat menghebohkan dunia maya setelah video baku hantam antara kedua kesebelasan dan oficial tersebar luas disosial media facebook, instagram dan aplikasi whatsapp. 

Video itupun mendapat beragam komentar dari netizen yang rata-rata mencibir aksi kurang terpuji yang dipertontonkan oleh para pemain. 

"Hebat anda sungguh hebat. Inilah calon-calon pemain timnas indonesia" tulis Indarqo. 

"PALI juara, juara tinju" tulis Doni Sawiran

"Jauh nian, numpang belage bai di Prabu" tulis Wonx Milan.(SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts